DPW APHI JABAR Ucapkan Selamat Dan Meminta MA RI Baru Tegakkan Hukum Berkeadilan

Ketua Dewan Pimpinan wilayah Asosiasi Profesi Hukum Indonesia, (DPD APHI) Jawa Barat, Dr H Sugianto SH MH
CIREBON, FC - Dewan Pimpinan wilayah Asosiasi Profesi Hukum Indonesia, (DPD APHI) Jawa Barat,  mengucapkan selamat atas terpilihnya Dr H Mochamad Syarifudin SH MH sebagi Ketua Mahkamah Agung RI - Periode 2020-2025 menggantikan Prof Dr H Hata Ali SH MH yang memasuki pensiun.

Ketua DPW APHI Jabar, Dr H Sugianto SH MH berharap, Ketua Mahkamah Agung RI yang baru dapat melaksanakan tugas dengan baik dan mengutamakan pada penegakkan hukum bermartabat dengan mengedepankan keadilan.

Menurutnya, kedudukan Mahkamah Agung RI sebagai lembaga tinggi negara di bidang Yudikatip tentunya selain penegakan hukum dan keadilan juga pentingnya penguatan pengawasan. 

"DPW APHI Jabar menekankan pentingnya penegakan hukum bermartabat dan mengedepankan keadilan, dan berharap Ketua MA RI yang terpilih harus bisa melakukan upaya sinergitas dg Komisi Yudisial RI sebagai lembaga pengawasan etik hakim," pinta Sugianto.

Dijelaskan, bahwa Mahkamah Agung telah mengeluarkan Maklumat MA No 1 Tahun 2017 tentang pengawasan dan Pembinaan Hakim, aparatur MA dan peradilan dibawahnya.

Namun disayangkan, Maklumat MA yang sudah berjalan 3 tahun ini, perjalannya masih lemah dan belum tersosialisasi dengan baik dikalangan internal Mahkamah Agung  dan peradilan dibawahnya.

Terbukti kata Sugianto, publik banyak menyoroti oknum peradilan yang bermain 'kotor' akibat  lemahnya pengawasan di internal MA dan Peradilan dibawahnya, sehingga banyak oknum hakim dan aparaturnya yang tersangkut proses hukum dan tersangkut OTT KPK/Kejaksaan dan Kepolisian.

Untuk itu, DPW APHI Jabar meminta kepeda Ketua MA RI yg baru Dr H Mochamad Syarifudin SH MH agar ke depan dapat memperbaiki citra penegakan hukum di Indonesia.

"DPD APHI Jabar berharap dapat menekankan Bawas (Badan Pengawas) Mahkamah Agung untuk dapat memperkuat pondasi  lembaga MA RI dan peradilan dibawahnya agar lebih bermartabat," ujarnya.

Demikian juga diharapkan, Maklumat No 1 Tahun 2017 dapat diimplementasikan dengan serius oleh Ketua Mahkamah Agung yang baru. Setidaknya bersinergi dengan  Komisi Yudisial RI, sehingga bila pengawasan diperketat tentunya tidak akan ada lagi oknum-oknum hakim dan aparatur dibawahnya yang bermain mata dalam mainan perkara/putusan majelis hukum.

"Saya berharap hukum harus ditegakkan dengan baik dengan mengedepankan keadilan bermartabat," tandas Dr H Sugianto SH MH yang juga Ketua Prodi HKI - MH " Pasca Sarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon. (din)

Terkini