Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 14 Januari 2020

TNI Dan Polri Bersih Bersih Di Lokasi Pasca Banjir


FOKUS CIREBON - Pasca banjir yang menggenangi ratusan rumah permukiman warga, Pemkot Cirebon bersama Kodim 0614/Kota Cirebon, Danlanal, Pres Cirebon Kota, Damkar dan sejumlah instansi lain langsung melakukan bersih-bersih lumpur dan sampah sisa banjir semalam. 

Dalam setingho 1,5 cm ini, selain beraus deras juga membawa material lumpur dan sampah. Dari banjir tersebut, Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Kota Cirebon mencatat, sekitar 320 KK dengan 164 rumah di Kelurahan Kalijaga terdampak banjir. Sementara, kondisi serupa dialami pula sekitar 98 KK dengan 87 rumah di Kelurahan Pegambiran. 

"Ya, sejauh ini dia kelurahan di Kecamatan Harjamukti terdampak banjir," ungkap Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kota Cirebon Iing Daiman.

Kendati begitu dapat dilaporkan jika saat ini banjir di Kota Cirebon telah surut, yakni pada Selasa (14/1/2020), setelah pada Senin (13/1/2020) meluap dan menggenangi lebih dari 100 permukiman. 

Dikabarkan, banjir yang menggenangi Kelurahan Kalijaga dan Pegambiran di Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Senin (13/1/2020) malam, telah surut sekitar pukul 23.30 WIB. 

Banjir menggenangi permukiman penduduk di Kalijaga setinggi sekitar 1,5 meter dan di Pegambiran setinggi sekitar 1 meter. Lebih dari 400 kepala keluarga (KK) dan 250 rumah ikut terdampak banjir. Hingga Selasa (14/1/2020) siang, otoritas setempat menyatakan sejumlah keluarga masih mengungsi.

Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Kota Cirebon mencatat, sekitar 320 KK dengan 164 rumah di Kelurahan Kalijaga terdampak banjir. Sementara, kondisi serupa dialami pula sekitar 98 KK dengan 87 rumah di Kelurahan Pegambiran. 

"Ya, sejauh ini dua kelurahan di Kecamatan Harjamukti terdampak banjir," ungkap Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kota Cirebon Iing Daiman. 

Tak hanya itu, upaya penyelamatan juga dilakukan bersama petugas Damkar, personil Lanal Cirebon, Polair, Babinsa, Basarnas Pos SAR Winong, PMI Kota Cirebon, Polres Cirebon Kota, PSC 119, TAGANA, Satpol PP, serta masyarakat sekitar. (nur)

Pasca Banjir Wali Kota Cirebon Langsung Ke Lokasi Dan Berikan Bantuan Bagi Korban Banjir


FOKUS CIREBON - Pasca banjir ya g melanda permukiman warga di RW 02 dan RW 03 Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon mendapat perhatian khusus pemerintah daerah setempat (Pemkot) yakni dengan memberikan bantuan kepada korban banjir. Bantuan tersebut berupa makanan dan lainnya, Selasa (14/1/2020).
.
“Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon hadir membantu masyarakat yang menjadi korban banjir,” ungkap Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH.

Karena itu, sejak semalam dinas terkait sudah diinstruksikan untuk melakukan berbagai upaya untuk membantu masyarakat yang diterjang bencana banjir. “Bantuan juga sudah kami salurkan untuk warga yang menjadi korban banjir,” ungkap Azis.

Dijelaskan Azis, sekitar 10 hari yang lalu mereka bersama-sama dengan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkompimda) dan masyarakat sebenarnya sudah melakukan antisipasi terjadinya bencana banjir di Kelurahan Kalijaga. 


“Kami sudah melakukan upaya bersih-bersih sungai,” ungkap Azis. Tidak hanya itu, pengerukan sungai juga telah dilakukan. Khusus yang menjadi tanggung jawab Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung juga telah dikoordinasikan agar sungai-sungai tersebut segera dikeruk.

Ditambahkan Azis, yang terpenting saat ini yaitu memberikan pertolongan kepada korban-korban banjir. “Apalagi mereka tidak bisa mencari nafkah karena menjadi korban banjir,” paparnya.. 

Pada kesempatan itu, Azis juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada. Terutama karena saat ini intensitas hujan sudah semakin tinggi di wilayah Kota Cirebon.
Sementara itu, dapur umum juga telah dibuat untuk membantu korban banjir. 

Dapur umum dibuat di Kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kota Cirebon. Kepala DSPPPA Kota Cirebon, Iing Daiman S.IP. M.Si., menjelaskan jika sejak pagi tadi bantuan berupa makanan sudah mereka salurkan ke korban-korban banjir. “Bantuan makanan kami salurkan sehari tiga kali,” ungkap Iing.

Berdasarkan informasi dari KPBD Kota Cirebon, banjir yang terjadi semalam disebabkan curah hujan yang tinggi selama 3 jam pada Senin, 13 Januari 2020. Sehingga pemukiman warga di RT 07 di RW 02, RW 03, RT 08 di RW 03 Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon terendam air. 



Air menggenangi sekitar 164 rumah warga dengan ketinggian sekitar 1,5 meter. Air mulai masuk ke pemukiman warga sekitar pukul 20.00 WIB dan surut sekitar pukul 23.30 WIB. Hingga kini, petugas terkait masih siaga di lokasi terjadinya banjir. (bam)

Hadapi Akreditasi Tahun 2021, Perpustakaan IAIN SNJ Cirebon Siapkan 9 Poin Persyaratan


FOKUS CIREBON - Berbagai persiapan tengah dilakukan, termasuk pembenahan menuju 9 poin persyaratan akrefitasi. Hal itu yang saat ini dilakukan Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon. tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi akreditasi yang akan dilaksanakan pada tahun 2021 mendatang.
Kepala Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Yayat Suryatna MAg mengatakan, dalam proses akreditasi tersebut ada 9 poin persyaratan yang telah ditentukan dan harus dipenuhi. Pasalnya, hal itulah yang akan menghasilkan nilai dalam akreditasi tersebut.
"Untuk akreditasi itu ada 9 borang standar. Yaitu, terkait layanan, kerjasama, koleksi, pengorganisasian bahan perpustakaan, sumber daya manusia, gedung, anggaran, manajemen perpustakaan, dan perawatan koleksi perpustakaan,” jelas Yayat ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/1/2020).


Untuk layanan, dia menjelaskan, saat ini perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon membuka pelayanan selama 5 hari kerja, yaitu Senin sampai Jumat dari pukul 7.30 pagi hingga 04.00 sore. Namun, perpustakaan ini belum bisa membuka layanan hingga hari Sabtu dan Minggu.
Sedangkan terkait kerjasama, Yayat mengungkapkan, pihaknya telah melakukan berbagai kerjasama dengan berbagai perpustakaan, baik ditingkat lokal maupun nasional. Seperti dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam (APPTIS), dan perpustakaan daerah yang ada di Cirebon.
“Kemudian terkait koleksi, setiap tahunnya koleksi yang ada di Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini bertambah. Untuk saat ini saja kami sudah memiliki 74 ribu eksemplar buku yang terdiri dari 27 ribu judul. Berdasarkan Permendikbud, jumlah buku yang dimiliki perpustakaan itu minimalnya 10 persen dari jumlah mahasiswa. Sedangkan saat ini, jumlah mahasiswa aktif di kampus ini ada sekitar 10 ribu. Jadi jika melihat peraturan tersebut, perpustakaan ini minimal harus memiliki seribu buku, tapi kami sudah memiliki 74 ribu buku, jadi kami sudah jauh melampui jumlah minimum,” kata Yayat.
Untuk pengorganisasian bahan perpustakaan, dia melanjutkan, pihaknya juga telah melakukan pengelompokan buku-buku di Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Pengelompokan tersebut dilakukan dengan menyatukan satu tema buku ke dalam satu tempat atau lokasi, sehingga hal itu dapat memudahkan pengunjung mencari buku yang mereka butuhkan.

Bahkan, Yayat memaparkan, keunikan perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang mungkin tidak ditemui di tempat lain adalah terdapatnya BI Corner dan Cirebon Corner yang ada di salahsatu sudut ruangan perpustakaan ini. Untuk BI Corner dikhususkan untuk buku yang terkait keuangan dan ekonomi. Sedangkan Cirebon Corner adalah untuk buku-buku yang membahas terkait Cirebon, seperti sejarah, budaya, dan lain sebagainya.
“Untuk sumber daya manusia, kami baru memiliki 4 pustakawan dan 13 tenaga lainnya. Gedung kami sudah ada dan Insya Allah 2021 akan ada pembangunan untuk perpustakaan. Terkait anggaran untuk perpustakaan itu minimal 5 persen dari total, tapi di kami masih jauh, baru ratusan juta. Dan poin terakhir, terkait perawatan koleksi perpustakaan itu seperti memperbaiki buku-buku yang rusak sehingga bagus dan layak untuk digunakan lagi. Alhamdulillah itu sudah berjalan dengan baik,” ucap Yayat.
Dia mengakui, dalam menghadapi akreditasi ini masih banyak kendala dan kekurangan yang dimiliki IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Tetapi, hal itu bukan menjadi halangan, masih ada waktu yang cukup untuk pihaknya melakukan berbagai pembenahan agar target dan program yang telah direncanakan dapat tercapai dengan baik.


“Kalau target mah setingi-tingginya, yaitu akreditasi A, kami optimis. Memang kami masih banyak kekurangan, tapi Insya Allah masih ada waktu bagi kami melakukan berbagai pembenahan untuk menghadapi akreditasi tersebut. Semoga persiapan yang kami lakukan dapat berjalan lancar, sehingga dapat membuahkan hasil baik yang bisa membanggakan kita semua,” tandasnya.(nur)

Kedua Negara, RI - Inggris Sepakat Untuk Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi


FOKUS JAKARTA – Inggris merupakan salah satu mitra dagang penting di Eropa dan investor besar di Indonesia. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Mahendra Siregar saat menerima kunjungan Menteri Asia Pasifik Inggris, Heather Wheeler di Kementerian Luar Negeri.
Ditambahkan Wamenlu, Inggris menjadi prioritas penting bagi penguatan diplomasi ekonomi Indonesia di kawasan Eropa. Kedua negara sepakat untuk tingkatkan kerja sama ekonomi di bidang-bidang potensial seperti perdagangan dan investasi, industri kreatif termasuk digital technology di sektor keuangan (Fintech), energi khususnya energi terbarukan, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, maritim, dan lain-lain.
Menteri Heather Wheeler menyambut positif pernyataan Wamenlu RI tersebut dan sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama RI-Inggris, utamanya dalam rangka meningkatkan kinerja perdagangan bilateral termasuk investasi dan pendidikan melalui mekanisme Trade Review.
Hal ini dipandang penting sebagai langkah konkret mempersiapkan kerja sama ekonomi komprehensif RI-Inggris paska Brexit sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi lebih besar bagi kedua negara.
Kunjungan Menteri Wheeler tersebut dipandang sebagai penegasan kembali komitmen kemitraan dan hubungan persahabatan RI-Inggris. Selain isu bilateral, dibahas pula upaya penguatan kerja sama kedua negara dalam isu-isu global dan regional yang menjadi kepentingan bersama.
Pertemuan merupakan sinyal yang sangat baik untuk menambah intensitas kerja sama kedua negara di berbagai bidang guna mencapai pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
Pada pertemuan tersebut, Wamenlu Mahendra Siregar juga menyampaikan rencana Indonesia menjadi tuan rumah World Economic Forum – ASEAN Indo-Pacific Infrastructure and Connectivity Forum pada Juli 2020, dan mengundang partisipasi Inggris pada Halal Industry Summit yang akan diselenggarakan pada akhir 2020 di Jakarta.
Menteri Heather Wheeler melakukan kunjungan kerja ke Jakarta pada 13-15 Januari 2019. Kunjungan Menteri Heather Wheeler ke Indonesia merupakan pertama kali sejak menduduki jabatannya pada Juli 2019.
Selain dengan Wamenlu, Menteri Wheeler juga akan bertemu dengan Wakil Menteri Perdagangan, Sekretaris Jenderal ASEAN dan meresmikan kantor Perutusan Tetap Inggris untuk ASEAN di Jakarta. (IWO)
Sumber: Kemenlu RI

Belajar Jurnalistik, UKM LPM Fatsoen IAIN SNJ Cirebon Lakukan Studi Redaksi Dan Kunjungan Ke Media Di Jakarta


FOKUS CIREBON -  Sebagai agenda tahunan, UKM LPM Fatsoen dan mahasiswa jurnalistik jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon melakukan studi redaksi dan kunjungan media yang ada di Jakarta, Selasa (14/1/2020). 

Mereka mengunjunhi Remotivi, yakni  salah satu tempat yang berada di daerah Kuningan Jakarta Selatan, Remotivi merupakan lembaga studi dan pemantauan media. Cakupan kerjanya meliputi penelitian, advokasi, dan penerbitan.

Media yang dibentuk di Jakarta pada 2010 ini merupakan bentuk inisiatif warga yang merespon praktik industri media pasca-Orde Baru yang semakin komersial dan mengabaikan tanggung jawab publiknya.

Sejak pendiriannya, biaya operasional Remotivi didanai oleh donasi publik, hasil usaha, proyek penelitian, dan hibah lembaga donor. 

Kunjungan redaksi ini diselenggarakan merupakan salah satu agenda tahunan yang selalu dilaksanakan di akhir periode kepengurusan.

Ketua Umum UKM LPM Fatsoen, Azizah menjelaskan, tujuan dilaksanakannya kunjungan redaksi yaitu untuk belajar tentang keredaksian, supaya mahasiswa paham proses kerja jurnalistik.

"Tentunya teman-teman mahasiswa jurnalistik yang ikut kunjungan ini ingin mengenal lebih rinci lagi cara kerja keredaksian, bikin tulisan berita dan mengolah data dari hasil wawancara supaya tertulis dengan benar serta memanajemen media yang lebih baik lagi,"paparnya.

Kemudian selain ke Remotivi, mahasiswa juga berkunjung ke Museum Antara yang ada di Jakarta Pusat, di situ mereka banyak melihat sejarah jurnalistik dan galeri-galeri seputar jurnalistik.

"Tentunya saya sangat senang sekali, di samping jalan-jalan namun ada edukasinya juga, banyak hasil yang didapatkan setelah berkunjung ke beberapa tempat yang ada di Ibu Kota ini" kata Linah, Mahasiawa KPI IAIN Cirebon yang ikut serta dalam studi media. 

Nasruddin, Ketua Pelaksana berharap  mahasiswa bisa menerapkan ilmu yang didapatnya, dan menjadi terobosan baru untuk memulai kepengurusan UKM Fatsoen yang akan dilantik nanti. (nur)

Banjir Kalijaga Kagetkan Penduduk, Warga Terpaksa Di Evakuasi


FOKUS CIREBON -  Hujan deras yang mengguyur wilayah Cirebon, pada Senin sore (13/1/2020), sekitar pukul 17.30 WIB mulai menampakkan gejala air pasang. Hal itu dilihat dari volume air di Sungai Kalijaga, Harjamukti, kian tinggi dan hampir ke permukaan jalan. 

"Itu yang saya lihat kemarin sore, dan malamnya sekita pukul 19.00 WIB air benar-benar pasang dan mengalir ke permukaanntanah atas dan permukiman warga, semua tentu terkejut, karena air datangnua pun begitu cepat," kata Sumarni, warga Harjamukti, Kalijaga, Kota Cirebon, Selasa (14/1/2020).

Hal yang sama diungkapkan Yayan, warga Perum Harjamukti lainnya, dirinya bersama rekannya menyusuri sejumlah ruas jalan di Harjamukti. 

Yayan mengaku ikut membantu warga yang terjebak banjir, satu persatu warga yang masih bertahan di rumah dengan kondisi banjir hingga mencapai 110 cm langsung di evakuasi. 

Namun di antara mereka, ada juga warga yang masih tetap bertahan di rumahnya.

"Berdasarkan pantauan kami di lapangan, memang banjir Kalijaga yang cukup parah, sementara ada juga banjir atau genanga air di ruas jalan lain di Harjamukti, seperti juga yang terlihat di Gunung Kelud dan sejumlah jalan lainnya, seperti di Jalan depan RS Putra Bahagia, Perum Harjamukti," paparnya. (nur)





 

Senin, 13 Januari 2020

Hari Jadi Satpam Ke 39, Satpam IAIN SNJ Cirebon Dinilai Sigap Dan Berkinerja Baik


FOKUS CIREBON - Seluruh Satpam perwakilan PT, instansi dan lainnya berkumpul di halaman Parkiran Grage City Mall dalam rangka melaksanakan Upacara memperingati hari jadi Satpam ke 39 yang dipimpin langsung Wakapolres Cirebon Kota, Senin (13/1/2020).

Kegiatan peringatan hari jadi Satpam ini dilaksanakan melalui Satbinmas Polres Cirebon Kota yang diikuti oleh seluruh perwakilan Satpam se kota Cirebon.

Dalam arahannya, Wakapolres Cirebon Kota berharap agar kedepan kinerja Satpam bisa lebih baik lagi, baik dalam soal berpakaian (harus sesuai aturan) serta lebih sigap.

"Arahan Wakapolres adalah kedepan kinerja Satpam harus lebih ditingkatkan, karena sejatinya Satpam itu adalah membantu pihak kepolisian untuk menjaga keamanan di masing-masing tugasnya. Kemudian tidak ada lagi Satpam yang berpakaian tidak sesuai aturan dan bersikap lebih tegas dan sigap," kata Riki yang mengikuti Upacara memperingati hari jadi Satpam ke 39.

Riki Sofyan Hadinata SH, Koordinator Satpam IAIN Cirebon juga menjelaskan, 
sebagai perwakilan dari IAIN, pihaknya sangat mengapresiasi karena Satpam di IAIN SNJ Cirebon bisa bersaing dengan Satpam.di instansi lain dalam hal kesigapan, cara berpakaian dan lainnya.

"Ya, saya sangat mengapresiasi kinerja  Satpam di IAIN SNJ Cirebon, karena selalu fokus dalam bertugas, disiplin, sigap dan berkinerja baik," ucap Riki.


Untuk tugas Satpam sendiri, kata Riki di lingkungan IAIN Satpam dibagi kedalam tiga shif, yakni shif pertama pada pagi hari pukul 07.30 WIB  sampai dengan pukul 15.30 WIB sore hari, kemudian dilanjut shif ke dua yakni pukul 15.30 WIB sampai pukul 23.30 WIB, dan shif ketiga dari pukul 23.30 WIB sampai dengan pukul.07.30 WIB.

Riki menjelaskan jika setiap shif ada 3-4 orang dan mereka juga terbagi kedalam 4 pos. "Seluruh anggota kami ada sekitar 33 orang, dan kami meminta agar kedepan bisa lebih fokus terhadap tugas. Jadi, bekerjalah dengan hati, bertugaslah dengan baik dan tingkatkan kesigapan dan kewaspadaan," tandas Riki. (din)



Tingkatkan Mutu Dan Kualitas Jurnal, FUAD IAIN SNJ Cirebon Gelar OJS Berbasis Daring


FOKUS CIREBON - Kegiatan pelatihan dasar Open Journal System (OJS) berbasis daring, sebagai dasar keilmuan tentang jurnal, digagas dan digelar Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN SNJ Cirebon, di Ruang Auditorium, lantai IV, Kampus setempat, Senin (13/1/2020).

Dekan FUAD, H.Hajam MAg menyatakan, kenapa pelatihan ini perlu dilakukan, karena untuk peningkatan mutu atau kualitas jurnal yang bisa meningkatkan akreditasi.


"Sekarang kita sudah memiliki sarpras sendiri, sehingga editor dan tim jurnal bisa bekerja. Dulu kita masih menyatu di Kampung Jurnal, yakni di Tarbiyah, tetapi untuk semua jurusan," katanya.

Dr Hajam juga menjelaskan, dari sembilan jurnal, baru lima jurnal di FUAD yang sudah masuk ke dalam portal Science and Technology Indeks (Sinta). Empat di antaranya sudah berada di posisi Sinta 4 dan satu jurnal sudah di posisi Sinta 5.
“Sisa empat jurnal lagi sedang berproses. Harapan kitapun masing-masing jurnal ada peningkatan, misalnya yang tadinya Sinta 4 jadi Sinta 3, yang sudah Sinta 3 jadi Sinta 2. Kalau sudah ada di posisi Sinta 2 atau 1 itu sudah berkualitas tinggi,” ujarnya.
Ia menambahkan, jurnal juga merupakan bukti dari peningkatan pangkat dosen. “Dosen wajib nulis jurnal. Mereka terlebih dahulu harus melakukan penelitian, kemudian di-publish, dan diakses di jurnal agar bisa dibaca siapa saja,” ujar Hajam.
Adapun peserta dari pelatihan ini merupakan dosen, terutama mereka para dosen baru. “Kita harap ada output yang optimal setelah pelatihan ini,” paparnya. (din)

Minggu, 12 Januari 2020

Selain Kunjungan Ke PEA, Di Abu Dhabi Presiden Melakukan Pertemuan Bilateral Dengan MBZ


FOKUS JAKARTA – Presiden Joko Widodo bertolak menuju Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA), guna melakukan kunjungan resmi, Minggu (12/1).
Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 08.10 WIB dan direncanakan mendarat di Abu Dhabi International Airport.
Di hari pertama kunjungannya ke Abu Dhabi ini, Presiden akan disambut dengan upacara penyambutan resmi di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan oleh Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed bin Zayed (MBZ).
Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono yang turut serta dalam kunjungan ke PEA menyampaikan bahwa di Abu Dhabi, Presiden juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan MBZ.
“Pertemuan bilateral ini untuk menindaklanjuti hasil kunjungan MBZ ke Bogor pada 24 Juli 2019 yang lalu,” ucap Heru.
Heru menambahkan, adapun isu yang akan dibahas Presiden dengan MBZ antara lain kerja sama ekonomi, khususnya investasi PEA di Indonesia.
Sementara itu, di hari kedua, Senin 13 Januari 2020, Presiden dijadwalkan akan menyampaikan pidato kunci di Abu Dhabi Sustainability Week.
“Di Abu Dhabi Sustainability Week, Presiden akan menyampaikan model pembangunan green but bright economic development. Presiden juga akan mengenalkan sebuah paradigma baru dari ketahanan energi menjadi energi yang berkelanjutan, from energy security to sustainable energy,” kata Heru.
Heru mengatakan bahwa Presiden dan rombongan akan kembali ke Tanah Air pada tanggal 13 Januari 2020 siang hari dan tiba kembali di Jakarta pada tengah malam.
Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Abu Dhabi antara lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, dan Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto.
Selain itu turut pula Komandan Paspamres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Sekretaris Pribadi Presiden Anggit Noegroho, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, dan Staf Khusus Presiden AAGN Ari Dwipayana.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah berada di Abu Dhabi untuk mempersiapkan kedatangan Presiden. (IWO)
Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Banyak Pihak Bangga, Sejak Dilantik Kinerja Kapolri Baik Dan Penuh Prestasi


FOKUS JAKARTA – Masih jelas dalam ingatan kita, prinsip Jenderal Idham Azis saat dilantik menjadi Kapolri pada 1 November 2019 lalu yakni Sekali layar terkembang, pantang biduk surut ke pantai.
Sang Jenderal langsung memimpin jajarannya untuk menunjukkan kinerja dengan prestasi demi prestasi penting menjaga keamanan dalam negeri.
Dalam trimester sejak menjabat, tercatat puluhan kasus sindikasi narkoba kelas besar yang berhasil diungkap Jenderal Idham Azis, beberapa pelaku bahkan diberikan tindakan tegas kepolisian hingga meninggal dunia.
Tidak hanya itu, ratusan teroris ditangkap, pelaku illegal mining-logging-fishing pun dijerat dengan pasal berlapis untuk memberikan detterence effect.
Prestasi paling fenonemal di akhir tahun 2019 menurut Dahroni, Direktur Eksekutif Aufklarung Institute adalah kemampuan Idham Azis dalam mengungkap dan menangkap pelaku penyiraman air keras pada Novel Baswedan, yang kasusnya sudah hampir tiga tahun berjalan.
Ini merupakan salah satu prestasi besar Idham dalam mengungkap kasus mangkrak, yang selama ini menjadi perhatian besar publik.
“Idham harus diapresiasi, sebab kasus ini menemukan titik terang di masa Idham. Idham memberikan jawaban dengan kinerja terhadap orang yang sebelumnya meragukannya,” puji Dahroni kepada mantan Kapolda Metro Jaya ini.
Dahroni juga percaya bahwa Idham sebagai Kapolri mampu menangani kejahatan-kejahatan terkait kelompok radikal dan jaringan teroris, kejahatan siber, kejahatan transnasional termasuk narkoba, dan kejahatan-kejahatan konvensional.
“Rekam jejak Idham menunjukkan kemampuan itu, dan jejak Idham memulai awal tahun 2020 dengan kinerja yang prestisus. Ini harus kita apresiasi,” ungkapnya.
Dihubungi terpisah, tokoh nasional yang juga Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait, yang dikenal dekat dengan Kapolri juga memberikan penilaian yang sama.
Ara, panggilan Maruarar mengenal Idham, selain sebagai orang baik juga merupakan sosok yang tegas dan berani.
“Ia juga sangat profesional. Waktu saya menghadiri undangan pelantikan Kapolri oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Pak Idham bilang sama saya, bahwa sebenarnya Ia tak mau menjadi Kapolri. Namun Ia juga mengatakan akan menggunakan jabatan Kapolri ini dengan selon, artinya berani dan siap mengambil resiko untuk menjaga Indonesia,” ungkap Ara.
Menurut Ara, pengungkapan kasus Novel Baswedan juga merupakan salah satu bukti keberanian dan sikap adil Idham, yang akan menindak siapa saja pelakunya dengan aturan dan hukum yang berlaku.
Maruarar juga mengapresiasi sikap tegas Idham yang yang mau memecat Polda dan Polres bila terbukti minta jatah proyek, sehingga Polri memberikan kepastian hukum dan investasi.
“Kapolri ini sosok yang antara perkataan dan perbuatannya sejalan dan seiring. Artinya Idham merupakan sosok yang komitmen dan konsisten sehingga bisa diikuti oleh seluruh jajaran,” beber Ara. (IWO)

Penghijauan Di Daerah Pesisir, Pemkot Cirebon Mendukung Gerakan Sejumlah Pihak


FOKUS CIREBON - Pemerintah Daerah Kota Cirebon mendukung gerakan penghijauan yang dilakukan sejumlah pihak di kawasan pesisir.
Hal itu dikatakan Pj. Sekda Kota Cirebon H. Anwar Sanusi S. Pd, M. Si usai mengikuti kegiatan penanaman pohon yang diinisiasi oleh Polres Cirebon Kota bekerjasama dengan Forum Masyarakat Cinta Sungai di Kawasan Pesisir Kesenden, Jumat (10/01/2020).

“Gerakan penghijauan perlu terus dilakukan untuk mencegah bencana ekologi khususnya di kawasan pesisir,” katanya.

Anwar menuturkan bencana ekologi merebak di sekitar kita akibat penebangan pohon, eksplorasi alam, dan tidak adanya sumur resapan sehingga menyebabkan jantung infiltrasi air laut ke darat.

“Maka penanaman pohon merupakan langkah awal yang bagus untuk mencegah bencana ekologi,” tuturnya.

Adapun upaya yang dilakukan Pemda Kota Cirebon kata Anwar melalui Dinas Lingkungan Hidup akan melaksanakan berbagai kegiatan untuk tujuan Cirebon Bersih dan Hijau.

“Sejumlah pihak akan kami rangkul untuk bersama-sama bergerak mulai dari Polri, TNI dan unsur komunitas masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forum Masyarakat Cinta Sungai, Bambang menambahkan untuk kegiatan penanaman pohon saat ini telah disiapkan sekitar 7.000 bibit mangrove.

“Lokasi penanaman dilakukan di 5 titik, Kawasan Kesenden dan Lemahwungkuk untuk Kota Cirebon,” tambahnya. (Muis)

Tim BNPB Lakukan Inspeksi Melalui Udara Dengan Helikopter

FOKUS BOGOR - Kepala BNPB memerintahkan timnya untuk melakukan pemetaan rehabilitasi lahan-lahan yang longsor di Kabupaten Bogor akibat banjir bandang pekan lalu.
Tim BNPB langsung melakukan inspeksi melalui udara dengan helikopter dan tim darat, melaksanakan pengukuran titik sasaran.
Tinjauan yang berhasil dipantau ada beberapa titik longsor di Desa Sipayung, Desa Harkatjaya, Desa Kiara Pandak dan Desa Urug. Sedangkan untuk Desa Sukajaya yang terdampak parah ditunda, karena cuaca buruk dan jarak pandang minim, pemetaan akan dilanjutkan saat cuaca baik.
Selain itu, BNPB dan BIG juga akan memperkuat pemetaan dengan analisis spasial dan foto udara dengan drone.
Tim BNPB yang memantau dari udara terdiri dari dua staf ahli Kepala BNPB yaitu Mayjen TNI (Purn) Komaruddin dan Mayjen TNI (Purn) Amrin, beserta Kalaksa BPBD Kab. Bogor Yani Hasan dan Kasiter Korem 061/SK Letkol. Asep Muspida, Kasubdit Dukungan Pengerahan Logistik dan Peralatan BNPB Luqmanul Hakim, dan Een Irawan Putra. Rombongan berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma, kemarin.
Pemetaan dilakukan untuk analisa dan menyiapkan langkah-langkah yang akan diambil untuk segera merehabilitasi lahan-lahan yang longsor. Sesuai arahan Presiden RI kepada Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo untuk menanam vetiver untuk mencegah terjadinya longsor.
Langkah awal Kepala BNPB adalah memperbaiki ekosistem hulu dan kawasan hutan yang ada agar segera pulih. Melakukan penanaman dengan tiga karakter tanaman, yaitu vetiver sebagai pengikat tanah untuk jangka pendek, tanaman keras khas Jawa Barat yang memiliki nilai ekologis untuk pengembalian fungsi kawasan hutan dan buah-buahan yang memiliki nilai ekonomis.
Terakhir adalah tanaman jangka pendek seperti porang dan kapulaga yang tidak butuh waktu lama untuk bisa dipanen masyarakat. Untuk porang dan vetiver, ia kembali mengingatkan, hanya ditanam di lahan yang rata (datar) bukan di lahan yang curam dimana ditanam untuk mencegah longsor. “Tanaman ini memang memiliki nilai ekonomi untuk membantu masyarakat. Tapi, ditanamnya di kebun atau ladang yang lahannya datar. Dikombinasikan dengan pohon-pohon keras.” katanya.
Selain menyiapkan bibit siap tanam, BNPB juga melakukan pelatihan serta sosialisasi. Unsur yang terlibat BNPB, TNI, POLRI, BPBD, akademisi, kelompok pecinta alam, BUMN serta pihak swasta. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai media massa serta segenap aktivis lingkungan.
Sebagai informasi tambahan, ada tiga jenis karakter pohon demi memulihkan ekosistem hulu. Pertama, tanaman keras dan buah-buahan yang memiliki nilai ekonomis dan ekologis. Beberapa pohon yang bisa ditanam antara lain; alpukat, cempedak, matoa, sukun, aren, rasamala, puspa, cempaka, mindi atau pohon Sukarno, ketapang, jabon putih, biola cantik, beringin, sempur, mahoni, gandaria, kayu putih, kenanga, kopo dan pohon endemik Jawa Barat lainnya.
Kedua, tanaman vetiver sistem sebagai pengikat tanah untuk jangka pendek. Vetiver sejenis sereh wangi yang akarnya kuat dan kencang seperti kawat baja, mencengkram tanah serta menahan longsor.
Ketiga, tanaman Porang. Porang sejenis umbi-umbian yang memiliki nilai ekonomis untuk masyarakat. Porang antara lain digunakan sebagai bahan baku untuk mie shirataki, rendah karbohidrat dan gula, serta sangat baik untuk menjaga kesehatan penderita diabetes dan orang-orang yang sedang melakukan diet.
Sementara itu, proses penanganan para korban dan pengungsi masih terus dilakukan oleh BNPB, Pemda Kabupaten Bogor, TNI, Polri, relawan, dll. BNPB juga telah menyiapkan helikopter untuk distribusi logistik untuk para korban. (IWO)
Sumber: Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB

Kota Cirebon Butuh Anggaran Untuk Segera Mengurai Kemacetan


FOKUS CIREBON - Cirebon macet, kian dekat dengan telinga masyarakat. Pemicunya adalah semakin bertambahnya volume kendaraan yang melintas di ruas jalan kota, ditambah dengan banyaknya parkir liar yang musti ditertibkan oleh pihak Dinas Perhubungan Kota Cirebon serta perlintasan pintu Kereta Api. Hal itu disampaikan  langsung oleh Jaenudin, warga Kejaksan Kota Cirebon, Minggu, (12/01/2020).

Beberapa ruas jalan kota yang rentan macet tersebut, kata Jaenudin, memerlukan perhatian serius Pemerintah Kota Cirebon dalam hal ini adalah Dinas Perhubungan (Dishub). Kendagi kemacetan  di beberapa ruas jalan kota masih terbilang belum sepadat di kota kota besar, namun jika terus dibiarkan tanpa penangan dan program, maka bisa dipastikan kondisinya bisa seperti kemacetan di kota kota besar.

"Ya, Pemkot harus serius mencari solusinya, jika tidak kemacetan di kota-kota besar akan terasa juga di Kota Cirebon, karena banyak hal yang memicunya. Jadi harus segera dianggarkan agar cepat teratasi," pintanya.

Sementara itu, sebelumnya, Kepala Dishub Ir H Yoyon Indrayana MT beberapa wqktu lalu menjelaskan, jika jalanan di Kota Cirebon memang harus segera di desian one way. Dan berdasar rencana, one way ini mestinya diberlakukan tahun 2020, tetapi dishub belum dapat anggaran untuknitu. 

One way kata Yoyon, akan diberlakukan di ruas jalan yang tergolong padat. Seperti Jl RA Kartini, Jl Pangeran Suryanegara (Pagongan), ataupun Jl Siliwangi. Bila pemerintah menyetujui, sangat dimungkinkan penerapan jalan satu arah diberlakukan tahun ini juga.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub, Gunawan juga menyqtqkan, jika jalan satu arah (one way) memang rencananya akan diberlakukan di sejumlah ruas jalan di Kota Cirebon. Namun Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon justru terkendala oleh anggaran. 

“Jalan satu arah itu solusi terakhir. Kalau parkir dan lainnya sudah diberesin masih macet, ya solusinya one way,” ujarnya.

Dari tinjauan dishub, penyebabnya di Kota Cirebon ada dua jenis. Yakni di ruas jalan, dan di persimpangan. Mudah untuk memecahkan solusi kemacetan di persimpangan. Yakni dengan memasang rambu lalu lintas atau alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL).

Sementara untuk di ruas jalan, justru lebih sulit. Karena di ruas jalan, banyak faktor yang harus ditertibkan. Seperti pedagang kaki lima, parkir, dan banyaknya mobilisasi kendaraan yang melintasi jalan tersebut. “Perlu kajian dan survei, sedangkan survei itu perlu biaya,” tandasnya.

Gunawan mengatakan, dishub baru akan melakukan kajian komperehensif terkait pemberlakuan one way. Sebab, penerapan one way akan berimbas pada evaluasi jaringan jalan lainnya yang ada di Kota Cirebon. 

“Pastinya waktu tempuh jaringan jalan harus lebih singkat dibanding dengan kondisi saat ini jika one way itu diberlakukan,” katanya.


S!edikit gambaran yang disebut Gunawan, bahwa one way hanya diberlakukan di jam tertentu. Yakni di jam sibuk di mana saat itu kendaraan banyak yang melintas.  Pada kasus tertentu, one way juga bisa menjadi tidak efektif. Misalnya di depan Asia dan Surya.
"Ini dikarenakan adanya parkir badan jalan, persimpangan dan bottle neck lalu lintas. Semua kendaraan yang hendak menuju Jl Bahagia, Jl Karanggetas dan Jl Pagongan, semuanya melewati jalan di depan Asia dan Surya," ungkap Gunawan. (Muis)

Sabtu, 11 Januari 2020

Menhub Bakal Menyiapkan Dana Sebesar Rp 72 Miliar Untuk Pembangunan Bandara Ngloram, Jawa Tengah


FOKUS JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan telah menyiapkan dana sebesar Rp 72 miliar guna pembangunan Bandara Ngloram, Blora, Jawa Tengah.
Hal itu diungkapkan Menteri Perhubungan, Budi Karya, dalam kunjungan kerjanya ke Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (11/1).
Ngloram itu lebih progresif, karena untuk tanahnya sudah selesai semuanya. Oleh karenanya kita menyediakan anggaran kurang lebih Rp 72 miliar untuk pembangunan,” ujar Menhub Budi.
Menhub Budi menjelaskan, anggaran Rp 72 miliar yang telah disiapkan untuk mengcover dua hal yaitu perpanjangan runway dan pembangunan terminal Bandara Ngloram.
Target pembangunannya sendiri, lanjut Menhub, diharapkan sudah selesai dan beroperasi secara komersil pada Tahun 2021.
Menhub Budi mengatakan, menugaskan Dirjen Perhubungan Udara Polana B. Pramesti dan Direktur Bandar Udara Praminto Hadi untuk melakukan test flight terlebih dahulu hari ini.
Direncanakan Menhub akan berkunjung ke Bandara Ngloram bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bulan depan.
“Jadi sekarang ini penerbangan perdana oleh saya itu baru boleh dilakukan kalau ada test flight terlebih dahulu. Sekarang sedang dilakukan oleh Bu Dirjen dan Pak Direktur Bandara, kalau bagus mungkin bulan depan saya mau ajak Pak Gubernur nanti,” jelas Menhub.
Sementara itu, setelah melakukan pendaratan di Bandara Ngloram, Dirjen Perhubungan Udara Polana B. Pramesti menyampaikan, pendaratan dapat dilakukan dengan baik pada runway sepanjang 1.200 meter tersebut.
Dia berharap, Bandara Ngloram segera dapat beroperasi secara komersil, agar dapat menghubungkan masyarakat setempat dengan daerah-daerah di sekitarnya.
“Alhamdulillah kalau dari hasil pendaratan secara visual bagus, tapi landasan nanti akan dicek secara teknis, hari ini sudah mulai dites. Bandar udara ini mulai dibangun di tahun 2019, sekarang panjang landasannya 1.200 meter. Mudah-mudahan bisa segera dioperasikan untuk pesawat sejenis ATR 72 (secara) terbatas. Saya berharap dengan keberadaan bandar udara ini bisa membantu masyarakat disini untuk dapat terhubung lebih cepat dengan tempat-tempat lain di sekitar sini,” jelasnya.
Saat ini Bandara Ngloram memiliki runway sepanjang 1.200 m x 30 m dan belum memiliki terminal penumpang. Ke depannya, akan dilakukan 4 tahap pengembangan Bandara Ngloram.
Tahap pertama runway akan diperluas menjadi 1.400 m x 30 m, apron 84 m x 60 m, serta pembangunan terminal penumpang seluas 240 m² dengan kapasitas <50.000 penumpang/tahun. Tahap ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2020, agar dapat segera dioperasikan menjadi bandara komersil.
Pada tahap kedua dilakukan pengembangan runway menjadi 1.600 x 30 m, apron menjadi 127 m x 90 m, terminal penumpang menjadi 2.013 m² dengan kapasitas 138.562 penumpang/tahun.
Tahap ketiga, runway diperluas menjadi 1.850 m x 45 m, apron menjadi 168 m x 90 m, dan terminal penumpang menjadi 3.726 m² dengan kapasitas 237.390 penumpang/tahun.
Tahap terakhir direncanakan runway akan memiliki panjang 2.000 m x 45 m, apron seluas 168 m x 90 m akan di fasilitasi untuk dapat menampung 4 pesawat ATR 72-600 serta 2 pesawat Boeing 737-600, serta terminal penumpang yang luasnya 5.216 m² dengan kapasitas 420.551 penumpang/tahun.
Sumber: Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub RI

Jumat, 10 Januari 2020

Bupati Secara Resmi Membuka Acara MUSDA DEKOPINDA Kabupaten Kuningan


FOKUS KUNINGAN - Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH., MH Memberikan Arahan sekaligus Membuka Secara Resmi Acara MUSDA DEKOPINDA Kabupaten Kuningan, yang dilaksanakan di Aula Kantor Dekopinda Kabupaten Kuningan Jl. RE Martadinata Cijoho. Rabu (8/1/2019).
Ketua Dekopinda Kabupaten Kuningan H. Fachrudin menyampaikan bahwa MUSDA DEKOPINDA Kabupaten Kuningan ini menjadi salah satu kabupaten yang melaksanakan MUSDA yang pertama di tahun 2020 baik tingkat Provinsi Jawa Barat bahkan nasional. Menurutnya tema yang diangkat pada MUSDA ini ialah “meningkatkan peran gerakan koperasi untuk mencapai Kuningan unggul”. 
Dengan tujuan untuk mengevaluasi kerja selama 5 tahun terakhir, kemudian menyampaikan laporan pertanggunjawaban khususnya laporan tahun 2019, serta menyampaikan rencana kerja dan rencana anggaran di tahun 2020.
Sementara itu Ketua DEKOPINWIL Provinsi Jawa Barat Drs. H. Mustopa Zamaludin, M.Si, bahwa gerakan koperasi di Kabupaten Kuningan sudah berjalan dengan hasil yang baik dengan terus bahu membahu berkerjasama membangun gerakan koperasi di Jawa Barat. 
Ia juga menjelaskan bahwa terdapat beberapa kepentingan yang harus dikembangkan DEKOPINDA dalam rangka mengembangkan usaha ekonomi berjamaah melalui koperasi diantaranya yaitu melalui pendekataan kebersamaan musyawarah mufakat, koperasi di Kuningan harus mampu eksis bersaing dengan pelaku usaha lainnya, pengurus koperasi adalah orang terpilih yang terbaik untuk memberikan kenyamanan anggota koperasinya, serta adanya dorongan dari berbagai pihak seperti pemerintah daerah dan anggota koperasi untuk membentuk visi misi 5 tahun kedepan.
Sementara itu Bupati yang membuka MUSDA DEKOPINDA tersebut menyampaikan bahwa koperasi sebagai upaya strategis dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Kuningan. 
Lanjutnya ia menjabarkan bahwa dalam rangka meningkatkam koperasi dan UKM, Kementerian Koperasi memiliki program strategis dalam meningkatkan peran koperasi diantaranya, memperbesar akses pasar baik dalam maupun luar negeri, meningkatkan kualitas produk dan inovasi, agregrasi pembiayaan, pengembangan kapasitas manajemen, serta memberikan kemudahan dan kesempatan dalam mengembangkan usaha.


Maka dari itu ia mengapresiasi DEKOPINDA yang telah berhasil membina koperasi di Kuningan untuk terus bermitra, karena apa yang dihasilkan oleh koperasi telah membawa dampak positif terhadap perkembangan koperasi di Kabupaten Kuningan.

Gandeng Pemkab Kepulauan Seribu, Polres Tanam 2050 Pohon


FOKUS JAKARTA-- Dalam rangka mendukung Program Polri Peduli Penghijauan, Polres Kepulauan Seribu menggandeng Pemkab Kepulauan Seribu melakukan penanaman pohon di Pulau Kelapa Dua, Kepulauan Seribu Utara, Jumat (10/1).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Kepulauan Seribu AKBP M. Sandy Hermawan, SH., S.I.Kom didampingi Pejabat Utama Polres Kepulauan Seribu, Polwan jajaran Polres Kepulauan Seribu, Polsek Kepulauan Seribu Utara, Bhayangkari Ranting Kepulauan Seribu Utara, TNI bersama unsur Pemkab Kepulauan Seribu yakni Kelurahan Pulau Kelapa, PPSU, Dinas Kementrian Lingkungan Hidup, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan perwakilan Mahasiswa dari Undip serta Unsri.

Sebelum dilakukan penanaman pohon, kegiatan diawali dengan apel persiapan penanaman pohon yang digelar lokasi penanaman dipimpin langsung oleh Kapolres kepulauan Seribu. Sebanyak dua ribu batang pohon mangrove dan lima puluh pohon jeruk limau ditanam di Pulau Kelapa Dua, Kepulauan Seribu Utara.

"Hari ini kita melaksanakan Program Polri Peduli Penghijauan, Program ini sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan dan upaya dalam mencegah pemanasan global maupun bencana alam. Kepulauan Seribu sendiri yang wilayahnya terdapat banyak pulau-pulau, penanaman pohon mangrove ini sangat berguna sebagai peredam erosi dan abrasi dikawasan pantai," kata Sandy.

Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk menanam dimana pun berada, terutama di tempat-tempat yang alamnya mulai rusak, mari hijaukan kembali lingkungan kita guna mengembalikan keseimbangan alam. Kita menanam sekarang, dan kita tinggalkan warisan alam yang baik kepada anak cucu kita.

Selain kegiatan Polri Peduli Penghijauan, Kapolres Kepulauan Seribu juga melakukan pelepasan penyu hijau yang didampingi oleh Kepala Taman Nasional Kepulauan Seribu. "Usai melaksanakan penanaman pohon, kami bersama Kepala Taman Nasional Kepulauan Seribu juga melakukan pelepasan penyu hijau dari penangkaran menuju ke laut.

Ini kita lakukan untuk mencegah berkurangnya populasi penyu hijau di lautan," ujarnya. (dade)