Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 16 Maret 2020

Presiden Meminta Program Kerja Kementerian Diarahkan Untuk Penanganan Pandemi Global Virus Corona


BOGOR,FC – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan seluruh jajarannya untuk mempercepat agenda kerja kementerian.
Di saat yang bersamaan, Presiden juga meminta agar program kerja kementerian terkait turut diarahkan untuk mengantisipasi sekaligus mengedukasi masyarakat pada hal-hal yang berhubungan dengan penanganan pandemi global virus Corona di Indonesia.
Demikian disampaikan Presiden saat memimpin rapat melalui telekonferensi kepada Kabinet Indonesia Maju di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (16/3/2020).
“Saya mengajak kita semuanya untuk yang berkaitan dengan program-program yang ada agar dalam rangka mengedukasi masyarakat semuanya diarahkan agar bisa berkaitan dengan yang ada hubungannya dengan Covid-19,” ujarnya.
Seperti program-program di Kementerian Dalam Negeri misalnya, Kepala Negara meminta agar kementerian tersebut dapat berkoordinasi kepada para kepala daerah untuk menelurkan kebijakan yang tepat sasaran yang pada akhirnya dapat mengurangi dampak yang ditimbulkan akibat persebaran virus Corona.
“Policy yang bisa tepat sasaran, sehingga bisa mengurangi pergerakan, mengurangi pertemuan-pertemuan, sehingga dengan ini kita akan bisa mengurangi dampak dari Covid-19,” ucapnya.
Demikian halnya dengan sektor pendidikan yang menjadi bidang dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar kementerian tersebut melakukan kalkulasi mendetail terkait kebijakan meliburkan (belajar dari rumah), sekolah yang mana kondisi di tiap sarana pendidikan atau wilayahnya berbeda-beda. Meski demikian, Presiden mengatakan bahwa pihaknya memberikan prioritas bagi kesehatan dan keselamatan masyarakat.
“Tetapi yang paling penting memang kita harus memulai belajar dari rumah kalau memang harus diliburkan,” kata Presiden.
Selain itu, Presiden kembali menyinggung pentingnya pembatasan sosial (social distancing) sebagai upaya mengurangi laju persebaran virus Corona.
Sebagaimana diketahui, terkait hal tersebut, Kepala Negara telah mengimbau agar masyarakat mulai mengurangi aktivitas di keramaian.
“Untuk perusahaan-perusahaan atau pemerintah juga bisa melakukan kerja dari rumah dan juga beribadah di rumah. Ini, sekali lagi, untuk mengurangi pergerakan karena social distancing itu penting sekali,” tuturnya.
Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

LPTQ Kabupaten Belitung Selenggarakan Pembinaan Kepada 38 Peserta Terbaik MTQ

LPTQ Kabupaten Belitung selenggarkan kegiatan pembinaan Tilawah, Tahfizh, Khatt, Fahmil dan Syahril selama dua hari di  Green Tropical Village Hotel dan Resot Belitung
BELITUNG, FC - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ)  Kabupaten Belitung, selama dua hari, Minggu-Senin, 15-16 Maret 2020, menyelenggarakan kegiatan pembinaan Tilawah, Tahfizh, Khatt, Fahmil dan Syarhil tingkat kabupaten. 
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Belitung, H.Sahani Saleh, S.Sos dan diikuti peserta sebanyak 38 putra, terdiri dari 18 putra dan 20 putri,  bertempat di Green Tropical Village Hotel dan Resot Belitung.
Ketua LPTQ Kabupaten Belitung, Drs Fari mengatakan, tujuan kegiatan tersebut untuk memotivasi peserta dan dapat memperbaharui semangat dalam mempelajari ilmu-ilmu Al Qur'an.
"Kegiatan ini merupakan program Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an Kabupaten Belitung dengan tujuan untuk memotivasi peserta sekaligus mencintai budaya dan tradisi membaca serta mencintai al-quran sebagai kitab suci yang berisi petunjuk hidup,"  terangnya.
Drs Fari juga menegaskan, bahwa MTQ bukan hanya sekedar ajang beradu bakat keahlian membaca al-quran dan menghafalkannya, tetapi memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan dan pengembangan ajaran al-quran agar tercipta insan berakhlak mulia.
"Peserta pembinaan tilawah, tahfizh, fahmil, syahril dan khatt tingkat Kabupaten Belitung merupakan peserta terbaik I dan II pada MTQ tingkat Kabupaten Belitung tahun 2020 yang berjumlah 38 peserta yang terdiri dari 18 putra dan 20 putri," terangnya. (din)

Minggu, 15 Maret 2020

Cegah Wabah Corona, Polres Kepulauan Seribu Gelar Kegiatan Bersih-Bersih




JAKARTA, FC- Antisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19) Polres Kepulauan Seribu adakan kegiatan bersih-bersih, Sabtu (14/3), di Masjid Baitul Jannah Marina Ancol.

Kegiatan bersih-bersih ini dilakukan sebagai upaya antisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19) ditempat umum dimana masjid Baitul Jannah adalah masjid yang berada dalam wilayah Taman Impian Jaya Ancol dan lokasinya berdekatan dengan Kantor Perwakilan Polres Kepulauan Seribu

Dibawah pimpinan Kepala Bagian Perencanaan Polres Kepulauan Seribu Kompol Winnama, 20 personil Polres Kepulauan Seribu, DKM Masjid dan Warga sekitar melakukan kegiatan bersih bersih masjid. Pembersihan meliputi lantai, kamar mandi, dinding, pepohonan sekitar masjid dan halaman masjid

"Sejumlah 20 personil Polres Kepulauan Seribu bersama DKM Masjid dan Warga sekitar melakukan kegiatan bersih bersih masjid. Pembersihan meliputi lantai, kamar mandi, dinding, pepohonan sekitar masjid dan halaman masjid," kata Kompol Winnama.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Seribu AKBP M.Sandy Hermawan, S.H,S.I.Kom membenarkan bahwa kegiatan tersebut adalah perintahnya sebagai upaya membantu masyarakat dalam mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) ditempat umum, selain Polres kegiatan serupa juga dilakukan ditingkat Polsek bahkan Polsubsektor jajaran

"Kegiatan tersebut adalah sebagai upaya membantu masyarakat dalam mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19), selain Polres kegiatan serupa juga dilakukan di tingkat Polsek bahkan Polsubsektor jajaran, ujar Sandy. (dade)

Ajang Kreatifitas Mahasiswa FUAD Ditutup Dengan Kajian Gus Sabrang "Noe Letto"


PERJUANGAN, FC Ajang Kreatifitas Mahasiswa FUAD (AKAD) resmi ditutup kemarin malam. Jum’at, (13/3/2020).
Event yang diadakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon itu berlangsung di halaman Fakultas UAD. 

Pada acara penutupan ini, sekaligus malam puncak yang diisi oleh bintang tamu Gus Sabrang (Noe Letto), dengan kajian “Welas Asih Ing Sepepada (Petatah Petitih Sunan Gunung Djati)”.

Ketua Pelaksana, Ahmad Nasai mengatakan, acara penutpan perlombaan antar jurusan se FUAD ini tiak hanya ceremony saja, namun harus ada esensinya.

“Maka dari itu, kami mendatangkan Gus Sabrang yang akan membawakan atau memberikan wajengan terkait tema yang kami usung” kata Nasa’i.


Dr. Anwar Sanusi, M.Ag , selaku Wakil Dekan III berpesan, dengan berakhirnya perlombaan ini jangan justru berhenti berkreasi.
Ajang ini, kata Anwar, merupakan tonggak kreatifitas bagi mahasiswa FUAD, teruslah berkelanjutan, karena ini bukan akhir.

Gus Sabrang, selaku naraumber kajian menyampaikan, Kenapa pada tema ini tidak menggunakan Cinta, tetapi Asih? Karena Asih tingkatannya lebih tinggi dari pada cinta. Namun ia seperti anak dan bapak yang tidak bisa dipisahkan.

Menurutnya, Cinta itu seperti bunga, ketika ia mekar, maka ia akan harum.


“Cintanya Allah kepada Nur Muhammad, karenanya Allah menciptakan jagat raya. Seorang yang penuh asih ia akan selalu merespon, sebaliknya, jika ia tak mempunyai asih maka ia akan tidak peduli,” ujar mantan vokalis band Letto itu. (din)

Sabtu, 14 Maret 2020

Satu Orang Positif Terinfeksi Virus Corona, Minggu Walikota Cirebon Rapat Pencegahan


CIREBON, FC - Satu orang pasien dalam pengawasan positif terinfeksi virus corona (Covid-19), dan dalam perawatan di RSD Gunung Jati Kota Cirebon. Saat ini kondisinya stabil.  

Direktur RSD Gunung Jati, dr Ismail Jamaludin menyatakan, pasien nomor 10 tersebut kondisinya sudah stabil. 

“Pasien sekarang sudah tidak batuk, tidak pilek dan tidak panas,” kata Ismail dalam konferensi pers di Rumah Dinas Walikota, Sabtu petang (14/3/2020). 

Sementara Wali Kota Cirebon, H Narsudin Azis, Minggu, (15/3/2020) segera melakukan rapat dengan Forkompinda guna membahas penangan dan pencegahan wabah corona ini.

Wali Kota juga meminta agar masyarakat tenang dan tidak resah. Percayakan saja kasus wabah corona ini ke pihak Pemerintah daerah Kota Cirebon. "Ya, kami akan segera melakukan rapat dan meminta semua cepat melakukan pengawasan, pencegahan dan penanganan," katanya. (nur)  

Jumat, 13 Maret 2020

BMK 1957 DKI Jakarta Bagikan 2.500 Masker dan Hand Sanitizer Gratis


JAKARTA,FC - Menyikapi langka dan mahalnya masker serta hand sanitizer di pasaran, Dewan Pimpinan Daerah Barisan Muda Kosgoro (BMK) 1957 DKI Jakarta membagikan kedua barang tersebut secara gratis.

"Pembagian 2.500 masker dan hand sanitizer ini dilakukan di sekitar Terminal Bus Blok M dan Stasiun KRL Sudirman. selain untuk membantu mengatasi kelangkaan, pembagian masker dan hand sanitizer cuma-cuma ini untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," kata Ketua DPD BMK 1957 DKI, Mohammad Omar Syarief, Jumat (13/3), di Cafe Little League, Jl. Prof. Joko Sotono, No. 21, Jakarta Selatan.

Kegiatan sosial ini kami lakukan adalah untuk membantu pemerintah khususnya Pemprov DKI dalam tindakan pencegahan penyebaran virus corona sesuai dengan petunjuk protokol dari WHO yakni melalui pembagian masker dan hand sanitizer yang pastinya berguna bagi masyarakat.

BMK 1957 DKI pun mengimbau seluruh pihak seperti spekulan, produsen maupun distributor kedua barang tersebut, tak mengambil keuntungan dari kondisi memprihatinkan seperti sekarang. "Sebab tindakan tersebut teramat merugikan masyarakat yang membutuhkan perlengkapan pencegahan corona melalui masker dan hand sanitizer," ujarnya.

Mari sama-sama kita berdoa dan bekerja sama dalam tindakan pencegahan,

penanganan, maupun penuntasan virus corona. Semoga bangsa kita berhasil melewati ini semua.

Sementara itu, Sekretaris DPD BMK 1957 DKI Gary Haley, mengajak seluruh elemen pemuda Jakarta bisa ikut membantu pemerintah menanggulangi corona. "Kami juga meminta pemerintah untuk membuka informasi sebesar-besarnya terkait pemberitaan kasus tersebut, agar masyarakat tahu apa yang dapat dilakukan sejak dini agar tidak terpapar virus corona," ungkap Gary.

Bendahara DPD BMK DKI Jakarta, Ronny Bara Pratama, mengajak masyarakat melakukan tindakan-tindakan pencegahan seperti menjaga kesehatan dan kebersihan tangan, serta menggunakan masker penutup mulut dan hidung ketika berada di tempat umum.

Ronny pun mengimbau masyarakat tak panik dalam menanggapi wabah corona, namun tetap waspada. "Saya juga ingin menyampaikan keprihatinan saya terhadap munculnya pasien positif corona di Indonesia. Kita semua berharap agar mereka dapat segera sembuh. Pemerintah pun diharapkan lebih serius dalam mengatasi penanganan corona di Tanah Air," ujarnya.

Sehingga, virus yang telah membunuh empat ribu orang itu tak meluas, seperti yang terjadi di negara-negara lain. Kita harapkan juga pemerintah mengambil tindakan tegas seperti yang dilakukan negara-negara lain. Diketahui, pasien positif corona di Indonesia hingga Jumat (13/3) sore mencapai 69 orang. Empat orang dinyatakan meninggal dunia.

"Mereka tak hanya dirawat dan diisolasi di rumah sakit di Jakarta, tapi juga di Bali, Solo dan lainnya," ungkap Ronny. (dade)

Cegah Wabah Virus Corona, Personil Polsek Kawasan Sunda Kelapa Giat Olahraga


JAKARTA, FC - Guna untuk menjaga stamina kesehatan badan tetap fit dan prima, Anggota Personil Polsek Kawasan Sunda Kelapa dipimpin langsung oleh Kapolsek  Kompol Armayni S.H, M.H melaksanakan olah raga jalan sehat mengelilingi Allianz Ecopank, Jumat (13/3), di Ancol.

Kegiatan olah raga pagi yang diikuti oleh personil Polsek  tersebut dilaksanakan dengan diawali Apel Pagi di Mapolsek  dipimpin langsung Kapolsek, setelah itu dilanjutkan gerakan pelenturan dan pemanasan tubuh. "Selesai kegiatan pemanasan dan pelenturan di Mako Polsek dilanjutkan olah raga mengelilingi Allianz Ecopank, Ancol," kata Armayni.

Setiap hari Jumat, meskipun ditengah-tengah kesibukan aktifitas bertugas, anggota tetap perlu meluangkan waktu untuk berolah raga demi kesehatan. "Dengan melaksanakan Olah raga jalan sehat ,tubuh kita akan selalu diberi kesehatan terhindar dari penyakit dan selalu siap dalam melaksanakan tugas tugas Kepolisian yaitu sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat," ujarnya. (dade)

Ingin Miliki Kendaraan Operasional, SLB Negeri Cirebon Berharap Adanya Bantuan Bupati

Kepala SLB Negeri Cirebon, Asih Roswati Dewi M.MPd
CIREBON, FC - Asih Roswati Dewi M.MPd, Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Cirebon mengaku, sejak 4 tahun membangun kemajuan SLB, dirinya masih kesulitan dalam mewujudkan cita-citanya untuk dapat meringankan beban orang tua siswa. Yakni penjemputan siswa SLB melalui kendaraan operasional yang dimiliki sekolah ini.

Asih berharap, Bupati Cirebon dapat tersentuh dengan kondisi SLB dan memberikan bantuan kendaraan operasional yang sangat membantu bagi kepentingan sekolah dan para siswa SLB.

"Ya, sejak memimpin sekolah ini, saya selalu berharap ada kepedulian dan bantuan dari luar bagi kemajuan SLB, terutama kendaraan operasional. Mengingat selama ini SLB belum memiliki kendaraan operasionl dan kendaraan ini nantinya digunakan untuk meringankan beban orang tua siswa, yakni melalui penjebutan siswa di rumah, ke sekolah," kata Kepsek SLB, Asih Roswati Dewi saat dikunjungi di kantornya, di Jl Arief Rahman Hakim No.33 Kabupaten Cirebon.

Ruang kerja sederhana dengan pemandangan atap plafon sudah banyak yang rusak (berlobang), Asih tampak tak merasa terganggu kenyamannya. Baginya, kenyamanan belajar di ruang kelas siswa SLB dan lingkungan sekolah lebih utama, sehingga Asih banyak mencurahkan waktunya untuk ini. 

"Gak apa-apa mas, saya selalu bersyukur, ruangan kerja ini tidak begitu menganggu bagi tugas-tugas saya sebagai kepala sekolah. Justru yang paling penting adalah  di ruang kelas bagi kenyamanan para siswa SLB. Alhamdulillah, anak-anak SLB saat KBM merasa nyaman," terang Asih, yang tengah memikirkan pula kursi roda yang sudah banyak yang rusak dan berkarat dan perlu diganti dengan kursi roda yang baru.

Pemandangan kontras juga terlihat  di ruang kerja Kepsek yang sederhana itu. Betapa tidak, deretan piala, piagam dan sejenisnya terlihat berderet di atas bufet/lemari kerja. Ini menandakan begitu banyak prestasi yang sudah di torehkan SLB Negeri Cirebon.

Saat berbincang, pemandangan lain pun terlihat oleh media ini, di mana dua siswa SLB mengetuk dan membuka pintu ruang kerja kepala sekolah dan meminta uang untuk jajan. Asih pun lantas bergegas dan mengambil beberapa pecahan uang seribuan dan memberikannya kepada siswa tersebut dan siswa pun lantas pergi meningalkan ruangan dengan perasaan senang.

Siswi SLB Negeri Cirebon tengah bermain gadget (HP Android) bersama pendampingan, guru setempat. Mereka tampak asyik dan terlihat menyenangkan.
Saat ditanya di luar ruangan, sejumlah guru mengatakan jika hal itu sudah biasa dan kerap dilakukan kepala sekolah maupun para guru SLB. Bahkan di halaman depan kantor terdapat seorang guru yang tengah bermain gadget (HP Android) bersama sejumlah siswa SLB. Mereka para siswa ternyata sudah mahir memainkan perangkat IT tersebut, yang juga mendapat pendampingan dari gurunya.

Walaupun secara mental dan fisik mereka ada kekurangan, namun siswa SLB yang berjumlahkan sekitar 172 ini, terlihat ceria dan bergembira bersama teman-teman dan gurunya. (din)

Kamis, 12 Maret 2020

Berkunjung Ke TPST Bantargebang, Pengusaha Belanda Tertarik Ingin Berinvestasi


BEKASI, FC – Kedutaan Besar Negeri Belanda dan para pengusaha dari Belanda berkunjung ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Rabu (11/03).
Hal itu, rombongan tiba di TPST Bantargebang, telah disambut baik oleh Rizky Febriyanto sebagai Kasubag TU Dinas Lingkungan Hidup (LH) Provinsi DKI Jakarta dan para stafnya.
Mereka, langsung berkeliling lokasi TPST Bantargebang, dan melihat sistim pengolahan sampah yang di olah menjadi pupuk organik (Komposting), tidak hanya itu mereka melihat PLSTa TPST Bantargebang.
“Para pengusaha dari Belanda tertarik melihat kondisi pengelolaan sampah di TPST Bantargebang sehingga ingin menamkan investasinya,” ujar Rizky Febriyanto. (*)

Bentuk Rasa Syukur, Kapolsek Kawasan Muara Baru Adakan Pengajian Bulanan


JAKARTA, FC - Kapolsek Kawasan Muara Baru AKP Slamet Riyanto mengadakan pengajian dan tausiyah. Pengajian rutin yang dilaksanakan setiap bulan ini untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan rahmat yang Allah SWT berikan.

Pada pengajian ini, tampak seluruh personil Polsek Kawasan Muara Baru, Ibu-Ibu Bhayangkari Ranting Muara Baru, masyarakat, dan tokoh agama Muara Baru khusyu mengikuti hingga selesai.

"Kegiatan pengajian ini kita laksanakan setiap bulan pada hari Kamis sore sebagai rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan dan sebagai motivasi bagi kita untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT," kata Riyanto, Kamis (12/3), di Mushola An-Nur Polsek Kawasan Muara Baru.

Sementara itu, Ustadz H. Gozali selaku tokoh agama di Muara Baru Penjaringan Jakarta Utara yang memimpin Pengajian dan tausiyah menyampaikan bahwa kita selaku hamba Allah sudah sepatutnya kita menjauhi segala larangan Allah dan menjalankan segala perintah Allah SWT.

"Diharapkan dengan diadakannya pengajian setiap bulan ini semoga dapat mempertebal iman kita, dijauhkan dari segala dosa dan kesalahan serta dapat melayani masyarakat dengan lebih profesional," ujarnya. (dade)

SMPN 1 Lemahabang 100 Persen Siap Melaksanakan UNBK Mandiri

Imam Mulyadi SPd, Wakasek Kesiswaan SMPN 1 Lemahabang, Kabupaten Cirebon
LEMAHABANG, FC - Sebanyak 331 peserta Ujian Siswa Siswi SMP Negeri 1 Lemahabang, Kabupaten Cirebon, siap mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). 
Kepala Sekolah SMPN 1 Lemahabang, Drs Didin Jaenudin MM melalui Imam Mulyadi SPd, Wakasek Kesiswaan menyatakan 100 persen siswa siswinya siap mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer.

"Kami siap melaksanakan UNBK. Persiapan kami juga sudah100 persen, karena kami sebelumnya sudah melaksanakan kegiatan gladibersih yang diselenggarakan oleh seluruh siswa dan alhamdulillah tidak ada kendala, karena server dan sebagainya sudah kami cek semaksimal mungkin, sehingga tidak ada hal yang mengganggu pelaksanaan kegiatan UNBK nanti," terang Imam Mulyadi, Kamis (12/3/2020).
Kendati begitu, Imam mengaku dengan keterbatasan jumlah komputer yang dimiliki, maka pelaksanan UNBK dilaksanakan secara bergelombang yakni dibagi kedalam tiga seasson. 
Gelombang pertama jam 08.00 WIB sampai dengan Jam 10.00 WIB. Gelombang kedua jam 10.00 WIB sampai dengan jam 12.00 WIB dan  gelombang ketiga jam 13.00 WIB sampai dengan jam 15.00 WIB. 
"Ada 4 mata pelajaran yang diujikan, yakni mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA," terangnya.
Sementara menyangkut kesiapan siswa, Imam menegaskan, sejauh ini pihaknya sudah mempersiapkan melalui kegiatan pengayaan yang dilaksanakan pada semester ganjil, yakni di bulan September 2019.  
Sedang untuk semester genap ini, karena musim hujan, kegiatan pengayaan dilaksanakan sebelum jam KBM berlangsung dan semuanya berjalan lancar.
Demikian juga dengan persiapan lainnya, pihak sekolah sudah mengantisipasi agar siswa bisa mempersiapkan diri melalui imbauan yang diberikan para guru di sekolah, yakni agar tetap menjaga stamina, perbanyak latihan (belajar), dan menjaga dari hal-hal yang dapat membahayakan dirinya.


"Ini kami lakukan bagi kelas sembilan, agar mereka bisa lancar dan sukses mengikuti UNBK tanpa hambatan apapun," jelas Imam yang juga mewakili Wakasek Kurikulum SMPN 1 Lemahabang yang tengah menjalankan tugas sekolah. (din)

Rabu, 11 Maret 2020

PT Pelindo II (Persero)/IPC dan Port of Rotterdam Kerja Sama Pengembangan Logistik Maritim dan Infrastruktur


JAKARTA, FC - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/ IPC dan Operator Pelabuhan Rotterdam, Belanda (Port of Rotterdam) menandatangani kesepakatan kerja sama di bidang pengembangan logistik maritim dan infrastruktur. 

Selama tiga tahun ke depan, kedua belah pihak menyusun program pengembangan dan manajemen pelabuhan, digitalisasi pelabuhan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.            

"Salah satu fokus kerja sama ini adalah pengembangan Pelabuhan Internasional Kijing di Mempawah, Kalimantan Barat. Port of Rotterdam akan berbagi pengetahuan dan pengalaman untuk mengembangkan Terminal Kijing sebagai salah satu dari tujuh pelabuhan hub di Indonesia,” kata Direktur Utama IPC, Arif Suhartono, Rabu (11/3/2020), saat acara  penandatanganan MoU, di IPC, Tanjung Priok, Jakarta, Utara.

Dalam penandatanganan tersebut, Pelabuhan Rotterdam diwakili oleh Rene Van Der Plaas selaku Direktur Port Rotterdam International. 

Hadir juga delegasi utusan Kerajaan Belanda yang dipimpin oleh Menteri Infrastruktur dan Pengelolaan Air Belanda, Cora Van Nieuwenhuizen. 

Sebelum penandatanganan berlangsung, Cora mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi dan menandatangani kerja sama guna meningkatkan kerja sama antara kedua negara.

Lebih lanjut, Arif mengatakan, IPC akan terus mengembangkan kerja sama dengan pelabuhan-pelabuhan besar dunia, untuk memperluas jejaring di kancah global. 

“Dengan adanya kerja sama ini tentu ada transfer pengetahuan dan teknologi yang akan meningkatkan kapasitas SDM,” ujarnya.

Pada kesempatan berbeda, PT Pengerukan Indonesia (Rukindo) sebagai anak perusahaan IPC juga menjalin kerja sama dengan PT Van Oord Indonesia untuk menjajaki peluang kerja sama berbagai proyek pengerukan dan reklamasi di Indonesia. 

MoU kerja sama ini ditandatangani oleh Direktur Utama PT Rukindo, Wahyu Hardiyanto dan  Direktur PT Van Oord Indonesia, Mark Alexander Van Der Hoeven.

"Kami sepakat untuk menjajaki peluang kerja sama dalam pelaksanaan beberapa proyek reklamasi dan pengerukan beberapa pelabuhan di Indonesia. Dengan kompetensi, pengalaman serta peralatan dan metode yang mereka punya, kita optimistis pengerjaan proyek pengerukan atau reklamasi ini bisa lebih efektif dan efisien dari segi biaya dan waktu pengerjaan,” ungkap Wahyu. (dade)

Cegah Wabah Corona, Universitas 17 Agustus 1945 Ciptakan Hand Sanitizer Bantu Masyarakat


JAKARTA, FC - Virus corona sudah masuk ke Indonesia. Kondisi ini membuat seorang pasien meninggal dunia, sementara 33 orang dinyatakan positif terjangkit virus yang memiliki nama lain Covid-2019 tersebut.

Masuknya corona membawa dampak lanjutan lainnya seperti berbondong-bondongnya masyarakat membeli masker dan hand sanitizer, sebagai upaya pencegahan. Hal ini membuat kedua barang itu menjadi langka di pasaran, atau jika ada, harganya menjadi mahal.

Menyikapi kondisi itu, Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 (UTA'45) Jakarta mencoba membantu masyarakat dengan memproduksi hand sanitizer hasil racikan mereka sendiri yang sesuai standar Badan Kesehatan Dunia (WHO).

"Upaya ini kita lakukan karena hand sanitizer langka, sudah sangat sulit ditemukan di pasaran," kataWakil Rektor II UTA '45 Jakarta, Brian Matthew Darsono, Rabu (11/3), di kampus UTA' 45 Jakarta, Sunter, Jakarta Utara.

Hand sanitizer yang mereka buat dijual di bawah harga pasaran yakni Rp 7.500 per botol. Mereka hanya menghitung biaya penyediaan botol, belum bahan baku dan lain sebagainya. Harga yang teramat murah ini dipatok, agar bisa membantu masyarakat yang membutuhkan cairan tersebut.

"Kita jual di bawah harga pasar, agar bisa membantu saudara-saudara kita," ujarnya.

Dalam penyediaan hand sanitizer murah ini, UTA '45 bekerja sama dengan pihak lainnya untuk pengemasan dan bahan baku. Sementara yang meracik, ialah para ahli dari Fakultas Farmasi UTA' 45.

Pada tahap awal, 2 ribu botol dijual Fakultas. Setiap orang bisa membeli dua botol.

Untuk sementara, penjualan hand sanitizer hanya dilakukan bagi internal kampus yakni kepada dosen, mahasiswa, dan warga UTA '45 lainnya.

Menurut Dekan Fakultas Farmasi UTA '45 Diana Laila Ramatillah, penjualan hand sanitizer masih dilakukan di internal lantaran mereka masih mengurus izin produksi dan izin edar ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes), sesuai ketentuan yang berlaku. Jika izin sudah didapat, mereka akan memasarkannya ke masyarakat luas.

"Sudah sampai Kemenkes, izin produksi dan izin edar. Mudah-mudahan tidak sampai satu bulan ini selesai," ungkap Brian .

Menurut Diana, hand sanitizer yang diproduksi sangat efektif membunuh virus, karena sesuai standar WHO yakni menggunakan alkohol jenis etanol.

"Hand sanitizer kita sesuai standar WHO karena pakai formula yang satu, pakai ethanol. Pakai etanol itu lebih efektif membunuh virus dibanding alkohol propanol. Propanol lebih efektif untuk bakteri, sementara etanol ini lebih efektif untuk membunuh virus," papar dia.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan UTA '45 Jakarta, Rudyono Darsono, berharap adanya kerja sama yang terjalin baik dengan seluruh pihak guna mengatasi wabah corona di Indonesia. Tak terkecuali keterlibatan para akademisi seperti yang dilakukan kampusnya.

"Kami berharap adanya kerja sama yang baik, koordinasi yang baik, antara pemerintah, pejabat-pejabat pemerintah. Antara pemerintah dengan legislatif. Antara pemerintah dengan yudikatif," kata Rudyono.

"Karena corona ini bukan masalah pribadi-pribadi lagi, tapi masalah bangsa. Dibutuhkan kesatuan, kebersamaan kita untuk mencegah, menanggulangi," imbuhnya.

Gotong-royong seluruh rakyat Indonesia dalam menanggulangi virus yang telah membunuh 4 ribu orang ini, dinilai penting. Mengingat dampak yang ditimbulkan dari keberadaan virus asal Wuhan, China ini cukup serius.

"Masalah corona ini keselamatan bangsa, karena yang dihantam corona bukan hanya kesehatan, tapi juga ekonomi, mungkin juga politik, kalau terus dipolitisir, diributkan, dikaitkan dengan masalah lain, saya khawatir dengan kelangsungan bangsa kita," paparnya.

Rudyono pun meminta proses produksi dan proses penyebaran secara massal barang seperti hand sanitizer maupun masker oleh pihak-pihak yang berniat membantu, bukan mencari untung, dipermudah pemerintah. Sebab, menurutnya ada kondisi darurat di mana diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk menyelesaikannya. (dade)

Sukabumi Diguncang Gempa, Sejumlah Rumah Alami Kerusakan


JAKARTA, FC - Beredar di sebuah  media sosial (medsos) terkait sejumlah rumah yang rusak akibat gempa yang terjadi dan juga laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi yang melaporkan bahwa sedikitnya tiga warga mengalami luka ringan pascagempabumi bermagnitudo 4,9 di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (10/3). Ketiga warga tersebut masing-masing Hanna (Laki-laki), Mimin (Perempuan), dan Andi Maulana (Laki-laki) warga Kalapa Nunggal, Sukabumi.

Selain itu, BPBD Kabupaten Sukabumi juga melaporkan bahwa gempa tersebut menyebabkan 1 unit rumah rusak di Kecamatan Kalapanunggal, 2 unit rumah rusak di Kecamatan Parakansalak, 1 unit rumah rusak di Kecamatan Kabandungan, 1 unit rumah rusak di Kecamatan Cidahu.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Bogor juga memverifikasi bahwa terdapat rumah yang rusak akibat gempa  di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masing-masing 1 unit rumah di Desa Gunung Bunder, 1 unit rumah di Desa Cibunian, 6 unit rumah di Desa Purwabakti, 1 unit rumah di Desa Cibitung Kulon dan 1 unit rumah di Desa Pasarean.

Berdasarkan laporan, gempa terasa di sejumlah wilayah meliputi; Kota Bogor sekitar 4-6 detik, terasa sedang hingga kuat di Kota Sukabumi sekitar 4-5 detik, terasa lemah di Kabupaten Lebak, Banten dan terasa lemah di Jakarta sekitar 5-8 detik dan terasa sedang di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Sementara ini Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Sukabumi telah menuju ke Kecamatan Kalapa Nunggal untuk melakukan kaji cepat. Menurut laporan, kendala sementara di lapangan adalah padamnya listrik di dua desa. Namun hal itu merupakan bagian dari prosedur keamanan yang dilakukan oleh PLN terkait gempa. Di sisi lain, TRC BPBD Kabupaten Bogor juga bergerak menuju ke Kecamatan Pamijahan untuk kaji cepat.

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat gempa yang mengguncang wilayah Sukabumi pada pukul 17.18 WIB tersebut berada pada koordinat 6.81 LS dan 106.66 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 23 kilometer arah Timur Laut Kota Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 10 kilometer.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar (Strike-Slip Fault).


Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya satu aktivitas gempa pendahuluan (foreshock) dengan magnitudo 3,2 sekitar sembilan menit sebelum gempa susulan atau sekitar pukul 17.09 WIB. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

Agus Wibowo
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB


IAIN Cirebon Terpilih Menjadi Tuan Rumah Even Internasional, Icon - UCE


JAKARTA, FCKegiatan berkelas internasional akan digelar di Kota Cirebon. Pada kegiatan ini IAIN Cirebon dipastikan akan menjadi tuan rumah Icon-UCE (International Conference on University Community Enggagement).
Event internasional ini digelar tiap dua tahun, untuk mendiskusikan, memamerkan, dan meningkatkan networking penyelenggaraan kegiatan pemberdayaan masyarakat terutama yang dilakukan oleh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). 
Kepastian IAIN Cirebon sebagai lokasi Icon-UCE tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 752 Tahun 2020 tentang Penetapan Tuan Rumah Kegiatan The 4th Icon-UCE 2020.
"Icon-UCE 2020 akan diselenggarakan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Penetapan IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai tuan rumah di antaranya karena Cirebon telah memiliki best practices atas penyelenggaraan pemberdayaan masyarakat yang sangat baik," terang Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Arskal Salim, dalam pertemuan koordinasi penyelenggaraan Icon-UCE, di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (10/03/2020).
Pertemuan ini digelar antara Diktis dengan IAIN Syekh Nurjati. Hadir, Kepala Subdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Suwendi, dan Kepala Seksi Pengabdian kepada Masayarakat, Abdul Basir, Kepala Seksi Penelitian dan Pengelolaan Hak Kekataan Intelektual, Mahrus, dan Kepala Seksi Publikasi Ilmiah, Iwan Yusuf. 
Sementara dari pihak IAIN Syekh Nurjati Cirebon, tampak hadir Rektor IAIN Syekh Nurjati, Sumanta, Wakil Rektor bidang Administrasi, Adib, Kepala Biro, Subarja, Kepala LP2M, Ahmad Yani, dan beberapa ASN di lingkungan IAIN dan Diktis.
"Pendekatan dalam pemberdayaan masyarakat seperti Participatory Action Research (PAR) juga lekat dengan dosen-dosen di lingkungan IAIN Syekh Nurjati," sambungnya.
Menurut Arskal Salim, Icon-UCE akan dihadiri sejumlah akademisi dari berbagai negara. Ajang ini juga akan mendiseminasikan hasil-hasil pengabdian masyarakat yang dilakukan PTKI kepada para pemangku kepentingan. “Icon-UCE akan mengukur sejauhmana dampak program-program perberdayaan itu terhadap peningkatan kapasitas di masyarakat secara nyata,” papar Arskal. 
“Sejumlah pendekatan dalam kegiatan pengabdian masyarakatpun akan didiskusikan dalam event tersebut, sehingga pada gilirannya terdapat keterkaitan yang erat antara proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian di perguruan tinggi kita,” lanjutnya.
Rektor IAIN Syekh Nurjati, Sumanta, menyatakan kesediaan dan kesiapannya sebagai tuan rumah Icon-UCE. “Sejumlah infrastruktur transportasi untuk menuju Cirebon, saat ini sudah representatif. Bandara International Kertajati, stasiun kereta api, dan akses perjalanan tol sudah tersedia. Demikian juga ketersediaan hotel, kuliner, dan wisata religi, serta pusat-pusat pendidikan dan pondok pesantren serta desa-desa binaan juga sangat lengkap. Intinya, IAIN Cirebon dan masyarakat Cirebon dengan melibatkan pemerintah daerah sekitar insya Allah akan siap menjadi tuan rumah,” ungkap Sumanta.
Kepala Subdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Suwendi, menyatakan Icon-UCE 2020 di IAIN Cirebon ini merupakan event kali keempat. “ICON-UCE pertama tahun 2014 di UIN Alauddin Makassar. Disusul tahun 2016 di UIN Sunan Ampel Surabaya, dan tahun 2018 di UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang,” ungkap Suwendi.
Dia berharap Icon-UCE tahun ini akan melahirkan terobosan akademik dalam penguatan pemberdayaan masyarakat di kampus. Pada aspek penguatan metodologi misalnya, metodologi pemberdayaan masyarakat itu memiliki varian yang sangat banyak; ada PAR (Participatory Action Research), CBR (Community Based Research), ABCD (Asset Based Community Development), Service Learning dan lain-lain. Beberapa metode pemberdayaan itu belum menjadi disiplin pengetahuan yang diajarkan secara khusus di lingkungan PTKI. Sementara program pemberdayaan masyarakat dan praktik Kuliah Kerja Nyata sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat setiap tahun bahkan setiap semester selalu diselenggarakan. Hal ini perlu didiskusikan, dimatangkan, dan diberikan catatan kritis bagaimana metodologi pemberdayaan ini didiseminasikan kepada mahasiswa dan dosen di lingkungan perguruan tinggi.

“Jika sebelum riset kita diwajibkan untuk menguasai metodologi risetnya, maka sebelum turun melakukan program pemberdayaan masyarakat dan KKN, maka perlu diberikan pengetahuan metodologi pemberdayaan masyarakat secara memadai,” jelas doktor lulusan UIN Jakarta.
Icon-UCE rencananya diselenggarakan pada pertengahan Juni 2020. Para akademisi dan aktivis pemberdayaan masyarakat dari dalam dan luar negeri akan diundang dalam kegiatan ini, termasuk di antaranya melalui call for paper terseleksi. (din)

Selasa, 10 Maret 2020

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Musnahan Barang Bukti Jenis Shabu


JAKARTA, FC - Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan pemusnahan barang bukti Narkotika sejenis Shabu, Selasa (10/3), saat acara Konferensi Pers, di Lapangan Promoter Polres Pelabuhan Tanjung.

Pemusnahan Barang Bukti yang dipimpin oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, S.I.K., dengan didampingi oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si. Hadir dalam pemusnahan barang bukti Narkotika, yaitu Kejaksaan Negeri Jakarta Utara diwakili oleh Kasubsi Pra Penuntutan Iskandar, S.H., M.H, Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Suhadin, Puslabfor Mabes Polri Iptu Amel, S.Si, KPU Bea Dan Cukai Tanjung Priok diwakili Kepala Seksi Penindakan, Irwan Patonding, Perwakilan dari IPC PT. Pelindo dua Cabang Tanjung Priok, Makmur, dan Pos Bantuan Hukum Jakarta Utara Nursugiyatmi, S.H.

Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok memusnahkan ribuan barang bukti narkoba dari berbagai jenis, hasil pengungkapan bekerja sama dengan Bea Cukai, Pelindo, dan PT Pelni Pelabuhan Tanjung Priok dari bulan November 2019 hingga Februari 2020. "Barang bukti yang dimusnahkan dengan cara dibakar dan diblender kemudian dimasukkan ke dalam air, diantaranya 4640 gram sabu-sabu, 18585 butir ekstasi, dan 3430 gram ganja," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes POL Yusri Yunus, S.I.K.

Total harga dipasar gelap Narkotika Rp. 18.582.790.000 dan dapat berpotensi menyelamatkan orang korban narkoba sejumlah 133.275 orang.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si, mengatakan empat orang tersangka yang diduga sebagai bandar dan pengedar narkoba, diantaranya JS, HK, MS, dan IS yang merupakan jaringan narkoba antar pulau, jaringan Aceh-Kepri-Jakarta, Jaringan Kepri-Madura, dan Jaringan Kepri-Jakarta.

"Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal 114, pasal 112, pasal 132 UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 6 tahun dan maksimal hukuman mati," ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si. (dade)

Majelis Sholawat Basyairul Khairaat Akan Dibuka Di Desa Sampiran Talun


TALUN, FC - Dalam waktu dekat ini, Desa Sampiran, akan dibuka Majelis Sholawat Basyairul Khairaat, karangan Syekh Abdul Qodir Al Jalani, RA. "Insya Allah dibuka di bulan Syawal 1441 H, di lapangam tengah PGB/baperkam, Blok Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Panitia majelis juga tokoh masyarakat, Bambang HS mengatakan, bahwa kegiatan Majelis Sholawat Basyairul Khairaat ini akan dilakukan setiap bulan (sebulan sekali).

Sementara tujuan pembukaan majelis ini membina dan mengembangkan ajaran islam dalam rangka membentuk  masyarakat betaqwa kepada Allah SWT dan mencintai Nabi Muhammad SAW, keluarganya, para sahabatnya serta alim ulama penyambung dakwah Rasulullah SAW.

Kemudian tujuan berikutnya sebagai ajang berlangsungnya silaturrahmi massal yang dapat menghidup suburkan dakwah dan ukhuwah islamiyah. Juga sebagai sarana dialog yang berkesinambungan antara ulama dengan umat.

Tujuan lainnya media penyampaian gagasan yang bermanfaat bagi pembangunan umat khususnya dan bangsa pada umumnya. Selain itu bertujuan sebagai sarana kegiatan yang positif untuk anak muda aebagai generasi peneru ya g berakhlakul karimah.

"Acara pada pembukaan majelis ini nanti, dianyaranya tahlil, sholawat Basyairul.khairaat, tausiyah, ksmudian doa penutup. Dan majelis ini adalah majelis milik bersama," ucap Bambang.


Bambang juga menjelaskan, bahwa keuangan majelis ini didapat dari keuntungan penjualan produk-produk Merchandise Majelis.


"Untuk kelancaran kegiatan ini, kami membuka bantuan lain (pihak luar), baik bantuan dana, barang maupun tenaga dari seluruh warga demi segera terselesainya pembangunan sekretariat majelis ini," ucap Bambang. (nur)