Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 26 Maret 2020

Mako Polsek Sunda Kelapa Disemprot Disinfektan

Cegah penyebaran virus covid 19, Mako Polsek Sunda Kelapa, Jakarta, disemprot disinfektan
JAKARTA, FC - Upaya pencegahan wabah virus Corona Covid 19, Mako Polsek Sunda Kelapa, Jakarta, disemprot disinfektan. Pada kegiatan penyemprotan ini, seluruh petugas di lingkungan Polsek Sunda Kelapa juga melakukan bersih-bersih lingkungan

Kapolsek Sunda Kelapa, Kompol Armayni, SH, MH ingin tetap dapat  memberikan pelayanan dengan rasa aman dan nyaman. "Kegiatan ini sebagai bentuk kewaspadaan penyebaran virus corona (Covid19)," ujar Kapolsek, Senin (26/3).

Dijelaskan, penyemprotan disinfektan dilakukan di seluruh lingkungan Mako Polsek, baik itu ruangan kerja, ruang SPK, ruang tahanan, mushola dan lainnya. 

Kendati demikian, selama penyemprotan berlangsung, tidak mengganggu proses pelayanan kepada masyarakat.

Kapolsek juga mengimbau agar masyarakat selalu mentaati informasi yang telah disosialisasikan oleh pemerintah, seperti menghindari lokasi kerumunan massa, membatasi aktifitas di luar rumah, sering cuci tangan menggunakan sabun serta mengkonsumsi makanan  bergizi.

"Bila batuk, pilek berkelanjutan serta sesak nafas, segera lakukan pemeriksaan kerumah sakit. Masyarakat tidak perlu takut dan hendaknya tetap waspada dengan mengikuti anjuran pemerintah," kata Armayni. (dade)

Sisir Sejumlah Tempat, Petugas Semprotkan Disinfektan di Kantor Kemenag Kota Cirebon

Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Cirebon, H.Selamet M.Ag bersama para petugas disinfektan dari PMI Kota Cirebon
CIREBON, FC - Usai penyemprotan di lingkungan Dinas Pendidikan, petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cirebon menyisir tempat lainnya.

Melalui perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD), petugas disinfektan dari PMI Kota Cirebon memasuki lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon. 

Satu persatu ruangan dikosongkan dan langsung dilakukan penyemprotan. Para pegawai Kemenag yang tengah bertugas piket langsung menjauh agar jarak pasca penyemprotan, udara tidak terhisap hidung, Kamis (26/3/2020). 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon, melalui Kasi Bimas Islam, H.Selamet M.Ag, kepada fokuscirebon.com mengatakan, kegiatan penyemprotan ini sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona Covid 19. 

Selamet mengatakan, kegiatan penyemprotan disinfektan ini memang sudah diprogramkan dan diajukan permohonannya kepada pihak PMI sebagai petugas disinfektan. 

"Alhamdulillah, kantor kami sudah dilakukan penyemprotan disinfektan dan program ini untuk membantu pemerintah dalam mempercepat pencegahan penyebaran virus corona covid 19. Semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua, dan semoga virus ini segera hilang dari bumi Indonesia," ujar Selamet, mendoakan keselamatan bangsa dan negara. (din)


Kantor Dinas Pendidikan dan 3 Titik Lokasi Di Kota Cirebon Tengah Diadakan Penyemprotan Disinfektan

Petugas disinfektan PMI Kota Cirebon tengah melakukan penyemprotan di seluruh ruangan dan area lingkungan Dinas Pendidikan Kota Cirebon 
CIREBON, FC - Petugas disinfektan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cirebon, Kamis (26/3/2020) tengah melakukan penyemprotan di lingkungan Kantor Dinas Pendidikan Kota Cirebon.

Agus Setiawan, Kepala Humas PMI Kota Cirebon kepada www.fokuscirebon.com mengatakan, sebelum di lingkungan Dinas Pendidikan, penyemprotan sudah dilakukan di lingkungan SMPN 4 di Jalan Pemuda, Kota Cirebon.

"Usai dari Dinas Pendidikan, kami akan beralih ke Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon yang berada di Jalan Perkantoran, Bima, Kota Cirebon, usai itu langsung ke  titik lokasi di wilayah Majasem," ujarnya.

Agus juga menjelaskan, pasca penyemprotan, pengosongan ruangan harus dilakukan selama 30 menit hingga 1 jam kedepan. Ini untuk menghindari kontak udara (pernafasan) dan kontak mata.
Sementara itu, penyemprotan yang dilakukan para petugas disinfektan PMI Kota Cirebon dilakukan di semua ruangan Kantor Disdik Kota. Selain area luar, area dalam dan MCK pun mendapat penyemprotan. (din)


50 Titik Lokasi Di Kota Cirebon Sudah Disemprot Disinfektan

Agus Setiawan Kepala Humas PMI Kota Cirebon
CIREBON, FC - Wabah virus Corona Covid 19 yang tengah melanda negeri Indonesia mendapat penanganan serius pihak pemerintah daerah Kota Cirebon. Melalui petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cirebon, petugas sudah melakukan penyemprotan disinfektan di 50 lokasi di Kota Cirebon.

Demikian dinyatakan Kepala Humas PMI Kota Cirebon, Agus Setiawan yang juga sebagai koordinator penyemprotan disinfektan di Kota Cirebon, Kamis (26/3/2020) kepada www.fokuscirebon.com

Agus menjelaskan, dalam kegiatan penyemprotan disinfektan, pihaknya terbagi kedalam dua group, satu group berisi 7-8 orang dan satu group melakukan kegiatan penyemprotan hingga empat titik lokasi. 

Mengenai volume cairan disinfektan yang dibutuhkan dalam satu kali semprot pada satu titik lokasi, kata Agus, membutuhkan sebanyak 25 liter cairan disinfektan. 

"Alhamdulillah, seluruh petugas dengan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap, sukses menjalankan keegiatan penyemprotan ini. Mereka para petugas pun sudah dibekali pengetahuan tentang penanganan virus covid 19 ini, sehingga kami para petugas masih terus bekerja hingga daerah Kita Cirebon dinyatakan bebas dari wabah virus tersebut," kata Agus 

Agus juga mengimbau agar masyarakat ikut serta mematuhi apa yang disarankan atau di instruksikan oleh pemerintah. Yakni hidup bersih dan sehat, melalui cuci tangan menggunkan sabun, masker dan tidak berkerumun, atau tinggal di rumah. (din)

Putus Penyebaran Virus Covid 19, Kota Tegal Di Lockdown 4 Bulan


TEGAL, FC - Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono terpaksa mengambil kebijakan local lockdown menyusul munculnya kasus pertama warga Kota Tegal yang terkonfirmasi positif terjangkit virus corona (Covid-19) pada Rabu (25/3/2020).

Kebijakan local lockdown tersebut, diputuskan selama empat bulan ke depan untuk mencegah wabah corona di daerahnya.

Penutupan akses keluar mauk di Kota Tegal itu termasuk seluruh wilayah perbatasan. Artinya, akses keluar masuk di kota tersebut tertutup beton movable concrete barrier (MBC) mulai 30 Maret sampai 30 Juli 2020.

"Seluruh wilayah perbatasan akan kita tutup, tidak pakai water barrier namun MBC beton. Yang dibuka hanya jalan provinsi dan jalan nasional," kata Dedy, Rabu (25/3/2020) 

Dedi berharap, masyarakat dapat memahami dengan kebijakan yang diambilnya itu.

"Kalau saya bisa memilih, lebih baik saya dibenci warga daripada maut menjemput mereka," kata Dedy, saat konferensi pers terkait satu warganya yang positif corona, di Balai Kota Tegal, Rabu (25/3/2020) malam.

Dalam video jumpa pers yang diunggah Youtube Odhay Official, Dedy Yon menjelaskan, pasien laki-laki berusia 34 tahun itu  masuk RSUD Kardinah pada 16/3/2020 dengan diagnosa sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Kemudian, pada pemeriksaan swab pertama, dinyatakan negatif. Namun, pada hasil pemeriksaan swab kedua pada tanggal 24/3, dinyatakan positif Covid-19 dan sekarang ditempatkan di ruang isolasi RSUD Kardinah, Kota Tegal.

"Pasien laki-laki usia 34 tahun itu baru pulang dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Dia dari Jakarta menggunakan Kereta Api . Jam 2 dini hari, dia datang ke rumah sakit Kardinah, karena mengeluh batuk, pilek, panas, mencret dan sesak nafas," jelas Dedy.

Pihak Pemerintah Kota Tegal sendiri telah menginformasikan hal tersebut kepada Provinsi Jawa Tengah. Termasuk nama-nama penumpang yang satu gerbong kereta dengan pasien. 

"Kita sebelumnya telah meminta pihak PT. KAI, nama-nama penumpang yang satu gerbong dengan pasien. Setelah mengantongi nama-nama penumpang tersebut, kita langsung informasikan ke Provinsi," ungkap Dedy didampingi Sekda Kota Tegal beserta jajarannya.

Diterangkannya, kasus Covid-19 di Kota Tegal, ada 22 PDP dengan 14 PDP masih dirawat di Rumah Sakit. 

Untuk warga Kota Tegal yang dirawat, ada 4 PDP. Sementara dari Kabupaten Tegal yang dirawat di RS Kota Tegal, 5 PDP. Kabupaten Brebes yang dirawat di RS Kota Tegal, 3 PDP dan Kabupaten Pemalang, 1 PDP.

"Ada 7 PDP lainnya sudah diperbolehkan pulang, sedang 1 orang PDP dinyatakan meninggal dunia," katanya. (*)

Rabu, 25 Maret 2020

Jama'ah Majelis Sholawat Dusun Sampiran Bersama Babinsa dan Babinmas Adakan Penyemprotan Disinfektan

Penyemprotan disinfektan di Dusun Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon
SAMPIRAN, FC - Virus Corona Covid 19 terus mendapat perlawanan melalui penyemprotan disinfektan yang dilakukan pemerintah maupun komponen masyarakat. Melalui kegiatan ini, penyemprotan dilakukan mulai dari provinsi, daerah, baik kota maupun kabupaten hinga pelosok- pelosok desa. 

Selain penyemprotan, bentuk perlawanan lainnya adalah melalui program masyarakat yang harus menetap di dalam rumah, tidak berkerumun di luar dan selalu mempergunakan masker serta mencuci tangan dengan air dan sabun.

Upaya ini dilakukan untuk mencegah  ganasnya wabah virus corona, sehingga diharapkan dapat menghindari dari kemungkinan hinggapnya virus corona covid 19.

Kegiatan serupa juga dilakukan oleh Jamaah Majelis Sholawat Dusun Sampiran. Mereka bersama Babinsa dan Babinmas mengadakan penyemprotan di permukiman warga Dusun Sampiran termasuk masjid, mushola juga madrasyah dan lingkungan pendidikan TK.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa, Koramil dan Babinmas Polsek Talun bekerja saling bahu membahu, bergotong royong bersama jamaah majelis Sholawat dan komponen lain, membersihkan lingkungan juga penyemprotan disinfektan. (Bambang)

Cegah Penyebaran Virus Corona, LPBI Dan Sejumlah Organisasi NU Lakukan Penyemprotan Disinfektan


CIREBON, FC - Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Nahdlatul Ulama (NU) bekerjasama dengan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU, Jam’iyah Waqi’ah Permata Hati dan Komunitas Berlin melakukan penyemprotan disinfektan.

Penyemprotan disinfektan itu dilakukan pada masjid dan musholla sekitar lingkup Japura Kecamatan Astanajapura. Rabu, (25/3/2020).

Ketua PAC Fatayat NU Astanajapura, Hj. Siti Qori’ah mengatakan, penyemprotan disinfektan ini bertujuan untuk meminimalisir penyebaran virus Covid 19 atau Corona.
Ia mengaku bahwa, kegiatan ini dilakukan secara sukarela demi pencegahan penyebaran virus covid 19, terkhusus di sekitar Astanajapura.

“Bermula dari keprihatinan dan kepedulian akan semakin meluasnya penyebaran virus ini, maka kami melakukan inisiatif untuk penyemprotan disinfektan”. ujarnya.

Sementara itu, Katib Syuriyah PCNU Kab. Cirebon KH. Abdul Hadi, MA Menyambut baik adanya gerakan disinfektan ke masjid dan tajug oleh sukarelawan Nahdliyin.
"Kegiatan secara tidak langsung bisa membantu pemerintah dalam mengurangi wabah covid-19". katanya. (Jamil)

Samsat Kabupaten Cirebon Adakan Penyemprotan Disipektan Covid 19

Kantor Bersama SAMSAT Sumber, Kabupaten Cirebon
CIREBON, FC - Seluruh lingkungan Samsat, mulai dari ruang kerja, sampai ruang pelayanan serta kantin dan area parkir dilakukan penyemprotan disinfektan. 

Kegiatan yang dilakukan Dispenda Jabar Cabang Kabupaten Cirebon ini, sengaja untuk mengantisipasi penyebaran virus covid 19 yang tengah mewabah hampir di seluruh pelosok dalam negeri.

Kepala Kantor Samsat bersama jajaranya berkeinginan, melalui penyemprotan tersebut, lingkungan kantor Samsat tetap steril dan berada pada kondisi bersih, sehingga dapat dijauhkan dari virus corona. 

"Ini harapan kami, dan kami meminta mari semua selalu menjaga kebersihan, mulai dari diri sendiri, lingkungan maupun di keluarga, dan kegiatan penyemprotan di lingkungan Samsat Kabupaten Cirebon sebagai bagian upaya untuk pencegahan penyebaran virus covid 19," kata Kepala Kantor Samsat melalui para petugas Samsat setempat.

Dalam kegiatan ini, Kepala Samsat Kabupaten Cirebon juga mengimbau agar kita semua tidak  lupa untuk membiasakan diri memakai masker dan selalu cuci tangan serta berdoa kepada Allah SWT agar selalu diberikan kesehatan dan panjang umur.

Kita juga dituntut, dalam menghadapi situasi seperti ini, kita harus selalu waspada, namun tidak cemas dan panik dalam menghadapi situasi ini. Harus dengan sikap tenang, tegar serta percaya diri dan kita serahkan semuanya kepada Allah SWT pemilik langit dan bumi ini. 
"Ya, harus sabar, tetap istiqomah, berusaha untuk melakukan berbagai upaya pencegahan, tapi jangan panik dan cemas, Insya Allah dengan cara hidup sehat,  kita akan dihindarkan dari virus Covid 19 yang mematikan ini," ungkap  staf Dispenda Jabar Cabang Kab Cirebon. (Heri/Bam)

Selasa, 24 Maret 2020

Pemerintah Kota Cirebon Luncurkan Website Resmi Seputar Virus Corona

Kepala DKIS Kota Cirebon, Ma'ruf Nurasa 
CIREBON, FC - Sosialisasi dan upaya pencegahan terhadap wabah virus Corona Covid 19, tengah gencar dilakukan pemerintah dan seluruh komponen masyarakat indonesia. 

Virus yang dianggap membahayakan bagi keselamatan jiwa manusia dan cepat dalam penyebarannya, memang harus segera ditangani secara serius oleh seluruh pihak. 

Karena itu, atas inisiasi Dinas Komunikasi, Informatika Dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon, Website Informasi seputar virus Corona pun diluncurkan. Hal ini bertujuan untuk memantau perkembangan virus Corona atau Covid-19 di Kota Cirebon.

Kepala DKIS Kota Cirebon, Ma'ruf Nurasa, mengatakan, website ini mengadopsi pikobar dari Pemprov Jawa Barat yang dilokalkan dan sengaja dibuat sesederhana mungkin agar mudah dipahami.
"Dalam website yang bisa di akses di http://covid19.cirebonkota.go.id itu, masyarakat bisa memperoleh informasi valid dari Pemerintah terkait pencegahan secara dini penyebaran virus Corona," jelas Ma'ruf, selasa (24/3/2020)

Tidak hanya itu, website ini juga memuat data PDP dan ODP yang akan di update setiap hari. Dan juga, terdapat nomor pengaduan apabila ada masyarakat yang mengalami gejala seperti, batuk, pilek dan demam.

Serta data pasien positif Covid-19 di Kota Cirebon dan pasien positif Covid-19 secara Nasional.
"Ada juga layanan kedaruratan 112 dan layanan call safety center 119 serta nomor informasi Dinkes Jabar. Tak hanya itu, website ini sebagai upaya Pemkot Cirebon menangkal hoaks selama pendemi Covid-19," ujar Ma'ruf. (din)

Cegah Virus Corona, Kuwu Kecomberan Bersama Unsur Desa Lakukan Penyemprotan Dan Bersih-Bersih Lingkungan

Kuwu Desa Kecomberan bersama anggota TNI/Babinsa saat persiapan untuk kegiatan penyemprotan di sejumlah titik tempat, upaya pencegahan virus Corona Covid 19
KECOMBERAN, FC - Upaya pencegahan wabah virus Corona Covid 19 tengah gencar dilakukan di seluruh pelosok, baik di kota maupun di desa-desa. Seperti juga dilakukan di Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, melalui inisiatif Kuwu Kecomberan, Mastur, lingkungan desa, Masjid, Mushola dan permukiman warga dilakukan penyemprotan.

Penyemprotan ini bertujuan agar  lingkungan tetap bersih, sehingga  dilakukan penyemprotan sebagai upaya pencegahan.

Kegiatan yang diprakarsai oleh Kuwu kecomberan, Mastur ini, dilakukan bersama perangkat desa, Karang Taruna,  Bungdes dan lainnya. 

Adapun titik lokasi penyemprotan, dilakukan di sekitar kantor desa, masjid/mushola serta lingkungan rumah penduduk warga masyarakat kecomberan.
Upaya ini sebagai bentuk tanggungjawab bersama untuk memerangi virus Corona Covid 19 yang mengganas di seluruh dunia, termasuk negara Indonesia.

Kuwu Desa Kecomberan yang tanggap pada kondisi ini langsung mengajak komponen lain untuk bersama-sama melakukan penyemprotan agar lingkungan tetap bersih dan mencegah mewabahnya virus Corona.
"Kami bangga dengan kepemimpinan pak kuwu Mastur yang tanggap dan cepat dalam mengambil langkah atas mewabahnya virus Corona yang tengah melanda wilayah indonesia, dengan melakukan penyemprotan dan ini sangat membanggakan," terang warga Kecomberan. (Bam)

Senin, 23 Maret 2020

Mereka Adalah Pahlawan, Menteri Agama Apresiasi Dedikasi Petugas Medis

Menteri Agama Republik Indonesia
JAKARTA - Menteri Agama Fachrul Razi mengapresiasi dedikasi dan pengorbanan luar biasa yang dilakukan petugas medis. 
Mereka adalah para dokter dan perawat yang menangani pasien yang terindikasi kena wabah virus Korona (Covid-19) di seluruh rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang ada di Tanah Air. 
“Para dokter dan perawat yang menjalankan tugasnya dalam situasi darurat seperti saat ini, adalah benar-benar pahlawan kemanusiaan tanpa tanda jasa. Mereka berbuat demi menyelamatkan nyawa manusia. Bahkan sebagian ada yang meninggal akibat
terpapar Covid-19 karena berinteraksi dengan pasien," terang Menag di Jakarta, Minggu (22/03).
"Menolong dan menyelamatkan nyawa manusia adalah perwujudan dari fungsi kehalifahan manusia. Semua agama pasti menganjurkan yang sama. Mereka menjalankan amanah sebagai khalifah di muka bumi. Kita semua wajib mengapresiasi, dan itu adalah ibadah yang sangat bernilai di mata Tuhan Yang Maha Esa,” sambungnya.
Menteri Agama lebih jauh meminta masyarakat dan umat beragama agar memercayakan penyelenggaraan jenazah pasien Covid-19 pada rumah sakit dan petugas medis yang telah punya standar penanganan yang aman. Namun, Menag juga mengingatkan para petugas yang mengurus jenazah agar tata cara penyelenggaraan jenazah menurut ajaran agama masing-masing tetap terpenuhi. Misalnya, untuk jenazah muslim tetap dimandikan, dikafani, dishalatkan, dan dikubur sebagaimana aturannya.
Dalam situasi darurat kesehatan sekarang ini, Menag mengajak umat beragama terus berikhtiar dan berdoa. Semoga Bangsa Indonesia memperoleh perlindungan dan pertolongan Tuhan. Lembaga pengelola dana sosial keagamaan agar memfokuskan programnya untuk penyelamatan kelompok rentan terdampak kondisi darurat ini. Misalnya, buruh, pekerja di sektor informal, penerima upah harian, dan warga miskin lainnya. Sehingga,  kebutuhan pokok dan fisik minimal mereka tetap terpenuhi sebagaimana mestinya. 
Ujian ini, kata Menag, diharapkan menguatkan kesadaran transedental umat beragama sebagai makhluk yang lemah di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa. "Mari jaga kesehatan diri, keluarga, lingkungan dan melindungi keselamatan bersama. Taati imbauan pemerintah yang pasti sudah disesuaikan dengan aturan agama, dan patuhi saran para ahli kesehatan," pungkasnya. 

Damkar Kota Cirebon Semprotkan Disinfektan Ke Tempat Ibadah, Perkantoran dan Tempat lainnya


CIREBON,FC - Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon dengan kekuatan armada /kendaraan Damkar melakukan penyemprotan disinfektan secara massal untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) di sejumlah ruas jalan pada Senin (23/3).

Pemda Kota Cirebon sebelumnya juga gencar melakukan penyemprotan disinfektan di kawasan perkantoran, tempat ibadah, dan tempat yang masih cukup banyak dikunjungi masyarakat.

Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis mengatakan, penyemprotan rencananya dilakukan secara teratur di area-area publik mulai dari Jalan Siliwangi, Kartini, Cipto Mangunkusumo, Sudarsono, Jalan Pemuda, dan Jalan Brigjen Dharsono dengan mobil pemadam kebakaran untuk mempersempit ruang gerak COVID-19.



Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis memimpin langsung penyemprotan desinfektan. (Foto: MP/Mauritz)
“Melalui penyemprotan ini kami ingin menggugah warga agar sama-sama menekan potensi penyebaran COVID-19 di Kota Cirebon,” katanya.

Azis mengungkapkan, secara bertahap seluruh area publik di Kota Cirebon akan diberikan penyemprotan disinfektan yang nantinya dibantu oleh petugas di kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW.

“Pemda Kota Cirebon bertekad dan serius menangani pasien COVID-19 dan melakukan upaya-upaya pencegahan seperti dengan penyemprotan,” ujarnya. (Bam)

Warga Terdampak Virus Covid-19 Di Bekasi Akan di Cek Darah Dan Dahak


BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan tes kesehatan berupa cek darah dan Dahak bagi warga terdampak virus Covid-19. 
Kita ketahui wilayah Jabodetabek menjadi episentrum penyebaran Virus Covid-19 dan di wilayah Bodetabek ini dan terakhir terdata sebanyak 41 orang dari 55 orang positif di wilayah Jawa Barat.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan sebab dilakukan tes kesehatan di Kota Bekasi karena wilayah Bodetabek menjadi penyumbang terbanyak sebanyak 41 orang yang positif Covid-19 dari 55 orang se-Jawa Barat. 
Tes kesehatan dilakukan berupa pemeriksaan tes darah dan dahak.
“Saya hadir ke Kota Bekasi untuk berkordinasi dengan Walikota Bekasi dan mengecek kesiapan Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi untuk dipergunakan dalam pemeriksaan yang bakal direncakan digelar mulai Selasa atau Rabu pekan depan. Ini karena menunggu alat pendukung dari Pemerintah Pusat,” kata Ridwan Kamil, Minggu, (22/3/2020) di Area Stadion Patriot Chandrabaga kepada wartawan.
Ridwan Kamil mengatakan pada tahap pertama akan dilakukan pemeriksaan bagi warga dalam kategori atau kriteria sebagai Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan 50 orang sekitar ODP, kemudian Pasien Dalam Pemantauan (PDP) beserta 50 orang masing-masing sekitar PDP, termasuk Positiv Covid-19 dan 50 orang sekitar Positif Covid -19.
Kemudian pemeriksaan kesehatan juga dilakukan bagi kriteria kedua, bagi petugas kesehatan dan mereka profesinya banyak berinteraksi dengan masyarakat seperti camat, lurah, pemuka agama, dan kiyai.
“Setelah tahap satu selesai masuk ke tahap dua untuk mereka yang ingin memeriksakan diri dan melaporkan untuk dites kesehatannya. Jadi diprioritaskan terlebih dahulu bagi warga disekitar ODP, PDP, Positi Covid dan profesi yang rentan terpapar dan berinteraksi dengan suspeck Covid-19,” kata Ridwan.
Lebih lanjut dikatakan Ridwan Kamil, secara teknis pemeriksaan kesehatan sedang disusun. Namun secara umum akan disiapkan pemeriksaan di tiga jalur. Kendaraan mobil, motor dan warga yang tidak berkendara. Jadi sistemnya mengelilingi stadion atau drive thru.
“Tersedia tenda untuk pendaftaran, pemeriksaan cek darah dan dari hasil cek darah ini langsung diketahui hasilnya. Pengambilan hasil tes diperoleh warga di sisi Timur Stadion Patriot Cahandrabaga. Kira-kira seperti itu yang akan kita lakukan,” ungkap Ridwan Kamil.
Pemeriksaan Tes dilakukan di tiga stadion di Jawa Barat. Pertama di lakukan di Stadion Patriot Chandrabaga untuk warga Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang. Stadion kedua yakni Stadion Pakan Sari untuk Kota dan Kabupaten Bogor dan Depok. Stadion ketiga di Stadion Jalak Harupat Kabupaten Bandung.
Sembari memberikan penjelasannya, Ridwan Kamil juga berterima kasih kepada Walikota Bekasi Dr H Rahmat Effendi yang telah bersedia bahu membahu melakukan upaya bersama bagi warga masyarakat di tengah pendemi Covid-19 di Jawa Barat. Terutama dapat dilakukan di Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi.
Bagi Pemerintah Daerah Bodetabek, Ridwan Kamil berpesan agar terus memonitor langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah DKI Jakarta karena kondisinya serupa dan berdekatan.
“Mulai Minggu ini saya rekomendasi untuk tidak ada berkantor. Seperti jakarta selama seminggu dimasa kritis. sosial distanding atau hindari tempat umum berada di rumah saja. Arahan saya kebijakan DKI Jakarta di copy karena situasinya persisi, kotanya padat kemudian statistik ODP tertinggi sehingga dilakukan hal sama,” pungkas Ridwan Kamil.
Sementara itu, Walikota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan Pemeirintah Kota Bekasi mendukung upaya yang digagas Pemprov Jabar dalam pemeriksaan tes massal Covid-19 di Stadion Patriot. Ia menyadari Kota Bekasi masuk Zona Merah penyebaran karena sudah ada yang positif Covid 19.
“Kita menitikberatkan pemeriksaan kesehatan untuk ODP dan PDP dan interaksi lainnya bagi warga positif. Mudah-mudahan yang posiif ini bisa kita selesaikan rehabilitasinya,” kata Walikota Bekasi Rahmat Effendi.
Dilansir dari situs corona.bekasikota.go.id terupdate pada Sabtu, 21 Maret 2020 pukul 18.21 WIB, terdata sebanyak 81 Orang Dalam Pamantauan terdiri dari 56 orang masih dalam proses pemantauan dan 25 orang selesai pemantauan.
Sementara, sebanyak 52 Pasien Dalam Pengawasan terdiri dari 45 orang masih dirawat dan 7 orang dinyatakan sehat dan sudah pulang. Untuk jumlah warga Positif Covid-19 sebanyak 9 orang dan sudah dirawat di RS Rujukan Covis-19, tidak ada yang melakuakan isolasi mandiri, belum ada yang dinyatakan sembuh dan ataupun meninggal. (*)

Sabtu, 21 Maret 2020

Mulai 16 Sampai 28 Maret 2020, IAIN Cirebon Menerapkan Perkualihan Dengan Cara Online

CIREBON, FC- Menyikapi pendemi corona covid 19, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon mengeluarkan surat edaran, salah satunya adalah mengganti perkuliahan tatap muka di kampus dengan melalui daring selama 2 pekan ke depan, yaitu mulai 16 sampai 28 Maret 2020.
Hal itu dilakukan sebagai upaya kewaspadaan dini, kesiapsiagaan, serta tindakan antisipasi pencegahan infeksi Covid-19 di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Dikeluarkannya surat edaran tersebut berdasarkan penetapan Pandemi Covid-19 oleh World Health Organization (WHO), Surat Edaran Kementerian Agama Republik lndonesia Nomor 13 Tahun 2020 tentang Kewaspadaan Dini, Kesiapsiagaan, serta Tindakan Antisipasi Pencegahan lnfeksi Covid-19 di Lingkungan Kementerian Agama.
Selain itu juga berdasarkan Surat Edaran dari Direktur Jenderal Pendidikan lslam Kementerian Agama Republik lndonesia Nomor: B-574.1/DJ.l/HM.0110312020 tentang Kesiapsiagaan Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Penyakit Pneumonia di Lingkungan Madrasah, Pondok Pesantren, dan Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).
Untuk itu, Rektor lAlN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg telah menetapkan langkah-langkah kebijakan untuk mencegah penyebaran infeksi Covid-19 di lingkungan kampus tersebut.
Poin dari surat edaran tersebut yaitu, untuk kegiatan akademik, seperti perkuliahan di lingkungan lAlN Syekh Nurjati Cirebon terhitung sejak tanggal 16 s/d 28 Maret 2020 dilakukan secara online (daring) dengan memaksimalkan Smart Campus atau menggunakan metode perkuliahan lainnya yang tidak menggunakan tatap muka langsung.
Kegiatan praktik (laboratorium, praktik lapangan, KKN, dan sejenisnya) dilakukan penjadwalan ulang atau diganti dengan metode lain yang sesuai dengan perkembangan keadaan. Kegiatan Ujian Seminar Proposal dan Munaqosah tetap berjalan sebagaimana mestinya dengan membatasai jumlah peserta/audien. 
Sedangkan untuk seluruh dosen, tenaga kependidikan, cleaning service dan satpam tetap beraktivitas sebagaimana mestinya. Apabila mengalamigejala demam, batuk, pilek, nyeritenggorokan, dan flu disarankan tidak masuk kerja dengan menyertakan surat keterangan dokter.

Kegiatan akademik atau non-akadernik yang melibatkan banyak peserta, baik di dalam maupun di luar kampus diimbau untuk ditunda pelaksanaannya. Bahkan, prjalanan Dinas Luar Negeri untuk dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa ditunda sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian.
Terkait dengan agenda kunjungan yang sudah direncanakan dengan pihak-pihak luar agar dikoordinasikan kembali. Dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa diimbau tidak melakukan perjalanan dinas dalam negeri yang tidak penting.
Seluruh unit di lingkungan lAlN Syekh Nurjati Cirebon harus menyediakan handwash pada KM/WC dan hand sanitizer di tempat-tempat tertentu.
“Sivitas akademika lAlN Syekh Nurjati Cirebon pun diimbau untuk tetap tenang, menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS), dan selalu bertawakkal kepada Allah SWT dalam menghadapi situasi dan kondisi akhir-akhir ini,” pesan Sumanta dalam surat edaran tersebut. (din)

Polsek Kawasan Muara Baru dan Sat Kamla TNI AL Bersih-Bersih Lingkungan


JAKARTA, FC- Ditengah merebaknya wabah virus corona (Covid-19), membuat kita harus betul-betul menjaga kebersihan lingkungan kerja dan kebersihan diri kita dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun maupun antiseptic untuk mencegah wabah virus corona.

Berbagai upaya dilakukan untuk mengantisipasi agar tidak terjangkit wabah virus corona, Kapolsek Kawasan Muara Baru AKP Slamet Riyanto dan anggotanya bersama Sat Kamla TNI AL Muara Baru serta UPT PPSNZJ gotong royong membersihkan ruangan dan halaman serta Mushola Polsek Kawasan Muara Baru, Sabtu (21/30).

Untuk lebih aman dari wabah virus corona, seluruh ruangan Polsek dilakukan penyemprotan Disinfectant dari UPT PPSNZJ yaitu Bapak Supri selaku Kepala Bagian Umum UPT PPSNZJ, Inggit Setiawan selaku petugas penyemprotan, Rommy. AS selaku Asisten penyemprotan dan Eko. B Security UPT.

Dalam kegiatan tersebut Polri bersama TNI di bantu petugas penyemprotan dari UPT PPSNZ secara bersama - Sama melakukan penyemprotan di Mako Polsek Kawasan Muara Baru, Kemudian penyemprotan cairan Disinfectant di lakukan di masing-masing ruangan, Kamar mandi dan Mushola Polsek Kawasan Muara Baru.

Gejala Covid-19 mirip seperti gejala flu ataupun pilek. Pada mulanya, penderita merasa seperti demam dan kemudian diikuti dengan batuk kering. Setelah satu minggu akan mengalami tersengal-sengal.

Masa inkubasi-antara penularan dan menunjukkan gejala-adalah sekitar 14 hari, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Namun sejumlah peneliti mengatakan periode ini dapat memakan waktu 24 hari.

Virus ini berbahaya jika telah masuk dan merusak fungsi paru-paru, atau dikenal dengan sebutan pneumonia, yaitu infeksi atau peradangan akut di jaringan paru yang disebabkan oleh virus dan berbagai mikroorganisme lain, seperti bakteri, parasit, jamur, dan lainnya.

Gejala terjangkit virus corona yaitu Batuk, flu, demam hingga sesak nafas, virus corona 2019-nCoV memiliki gejala yang sama dengan infeksi virus pernafasan lainnya. Gejala ringan yaitu flu disertai batuk. Kemudian, jika memberat, akan menyebabkan demam dan infeksi radang tenggorokan. Kemudian jika masuk ke saluran nafas, kata Diah akan menyebabkan bronkitis.

Untuk mencegah dan mengurangi resiko terpapar virus corona adalah dengan menjalani pola hidup yang sehat dengan cara memberikan asupan makan yang sehat dan sempurna, istirahat cukup dan selalu cuci tangan usai ke tempat umum atau menyentuh alat-alat publik karena berpotensi mengandung virus yang disentuh oleh pengidap virus corona serta menggunakan masker saat di ruang publik.

“Semoga dengan kerja bakti membersihkan ruangan kerja dan halaman Polsek serta usaha yang kita lakukan dapat mencegah dan mengurangi resiko terpapar virus corona dengan tidak lupa kita selalu berdoa semoga dijauhkan dari segala penyakit," kata Riyanto. (dade)

Cegah Wabah Corona, Warga Tegal Gubug Sholawat Thoun Keliling Kampung


TEGAL GUBUG, FC - Berbagai macam cara masyarakat Indonesia menghadapi dan menangani mewabahnya virus Corona Covid 19. Salah satunya warga Tegal Gubug, Kabupaten Cirebon, melalui sholawat thoun keliling kampung (baritan), warga berharap kegiatan ini bisa menjadi tolak bala. 

Sholawat Thoun keliling kampung dimaksudkan untuk mendoakan bangsa dan rakyat Indonesia, khususnya daerah cirebon agar terhindar dari ganasnya virus Corona yang mewabah cepat di tanah air.

Warga setempat menilai bahwa kegiatan ini sebagai upaya untuk  tolak bala, maka sholawat thoun ini sangat baik dibaca dan diamalkan disaat situasi genting seperti ini.

Sementara kegiatan yang melibatkan ratusan bahkan ribuan warga ini, diikuti oleh seluruh warga, baik laki-laki, wanita maupun anak-anak. 

Mereka berharap dengan pembacaan sholawat Thoun secara berjamaah ini bisa menjadi doa  agar Allah SWT melindungi mereka dan masyarakat Indonesia. (nur)

Gubernur Tetapkan 8 Wilayah Di Jawa Barat Sebagai Zona Terpapar Virus Corona

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil
JABAR, FC - Berdasarkan banyaknya sebaran data pasien positif corona di wilayah Jawa Barat, Pemprov Jabar menetapkan delapan wilayah di Jawa Barat sebagai zona merah virus corona baru (covid-19). 

Delapan wilayah berzona merah tersebut, masing-masing adalah Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cirebon, Kota Bandung dan Kabupaten Bandung.

“Zona merah ini adalah wilayah-wilayah yang sudah ada warganya secara medis dinyatakan positif,” ucap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Sabtu (21/3).

Kendati demikian, Emil mengatakan, dirinya tidak mau menggunakan istilah zona merah. Sebab menurutnya, hal tersebut akan membuat kepanikan untuk masyarakatnya.

Definisi ini masih akan kita terjemahkan mungkin istilahnya bukan zona merah tapi zona yang terpapar secara positif karena wilayahnya sangat luas, sehingga tidak memperpanik keluarga juga. 

"Jadi zona yang wilayahnya terpapar warganya secara domisili positif corona,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, Ridqan Kamil mengaku akan lebih memperhatikan wilayah-wilayah yang warganya lebih banyak terjangkit positif corona.

“Sehingga bantuan logistik, kewaspadaan, komunikasi, pengetesan proaktif akan banyak dilakukan di zona-zona yang terpapar positifnya banyak,” tandasnya. (nur)

Calon Mahasiswa Baru Bisa Daftar Jalur SPAN Atau Ujian Mandiri (UM) PTKIN

CIREBON, FC- Dilaksanakannya sosialisasi Penerimaan Mahasiswa baru (PMB) S1 yang digelar di Auditorium Pascasarjana pada Sabtu (15/2) lalu, karena PMB di IAIN Syekh Nurjati Cirebon sudah dibuka.
Karena itu, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan sosialisasi  dan diikuti oleh ratusan guru bimbingan dan konseling (BK) tingkat SLTA se-Ciayumajakuning.
Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA Mak menjelaskan, calon mahasiswa baru bisa segera daftar langsung melalui berbagai jalur. Seperti Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) atau Ujian Mandiri (UM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). 
Dijelaskan, SPAN merupakan jalur masuk calon mahasiswa baru berdasarkan prestasi akademik yang pernah dicapai selama di jenjang SLTA.
Dalam SPAN, lanjut Kamal, calon mahasiswa berprestasi akan diprioritaskan masuk tanpa tes. Sedangkan UM ujian mandiri yang digelar pihak kampus penyelenggara. Di IAIN Cirebon, UM bakal digelar setelah tahapan SPAN selesai.
“Jadwalnya sudah dilaunching di  brosur, kemudian dari dua jalur yang menggunakan tes itu untuk tahun ini ujian masuk UM-PTN maupun ujian mandiri sudah menggunakan sistem CBT atau computer based test,” jelasnya.
Menurutnya, peran guru BK dalam membantu calon mahasiswa baru dalam mendaftarkan siswanya ke IAIN Cirebon sengat vital. Pasalnya, melalui guru BK lah, calon mahasiswa bakal mendapat banyak informasi mengenai perguruan tinggi untuk melanjutkan kuliah. (din)

Jumat, 20 Maret 2020

Cegah Penyebaran Virus Corona, BAZNAS Kota Cirebon Bagikan 200 Sajadah Di Masjid Raya At Taqwa

CIREBON, FC – Sekalipun penyebaran virus Corona mengganas di sejumlah negara, termasuk Indonesia, namun untuk daerah Kota dan Kabupaten Cirebon belum dianggap darurat Corona Covid 19. Masyarakat Kota Cirebon tetap melaksanakan salat Jumat di sejumlah masjid.l, termasuk di Masjid Raya At Taqwa.  
Disaksikan Ketua Baznas M Taufik dan Ketua Umum At Taqwa Center DR H Ahmad Yani MAg, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membagikan sebanyak 200 sajadah gratis kepada jamaah shalat Jum'at yang mulai hadir pukul 11.00 WIB.
Kendati begitu, protokol pencegahan pun tetap dilakukan untuk meminimalisasi potensi penyebaran virus corona. Dimana sebelum jamaah salat Jumat menerima sajadah, terlebih dahulu menggunakan hand sanitizer yang disediakan petugas DKM  At Taqwa.
Ketua Baznas Kota Cirebon, M Taufik menjelaskan, pembagian sajadah untuk mendukung program DKM At Taqwa yang mengadakan salat Jumat. 
“Minimal mengantisipasi virus corona dengan memberikan sajadah dan sebagai antisipasi berikutnya,” kata Taufik, Jumat (20/3/2020).
Ketua Umum At Taqwa Center DR H Ahmad Yani MAg menyatakan, pertimbangan melaksanakan salat Jumat karena sudah koordinasi dengan pemkot dan beberapa pihak termasuk dengan MUI. 
Kendati begitu, pengurus DKM tetap memberlakukan protokol pencegahan penyebaran Covid-19. (nur)