Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 04 Mei 2020

Kasus ODP, PDP Di Bekasi Mulai Menurun


BEKASI - Kabar menggembirakan datang dari Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Ada angka tren kemajuan baik ODP, PDP maupun yang terkonfirmasi positif. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, terus bekerja.

Setelah mengalami kenaikan pada akhir April 2020 lalu, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi sejak empat hari terakhir kembali mendatar. Tercatat sejak tanggal 1-4 Mei 2020 tidak ada penambahan kasus baru.
Menurut laman resmi pikokabsi.bekasikab.go.id, mencatat kasus baru positif Covid-19 pernah stabil selama 5 hari dari 21-25 April 2020 dengan jumlah kasus bertahan di angka 63. Namun setelah itu angka terkonfirmasi positif terus bergerak hingga menyentuh angka 88 kasus.
Meski demikian, yang cukup melegakan, pada angka 88 tersebut kasus positif Covid-19 kembali stabil dan tidak mengalami kenaikan selama empat hari. Sampai Senin (04/05/20) jam 08.00 WIB jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi masih bertahan di angka 88 kasus.
“Alhamdulillah, kasus positif, ODP dan PDP cukup landai. Semoga awal Mei ini jadi kulminasi dan selanjutnya terus turun,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah, Minggu (04/05/20).
Selain itu kasus ODP dan PDP di Kabupaten Bekasi juga mengalami penurunan. Per tanggal 4 Mei 2020, kasus ODP turun dari 491 menjadi 425 kasus atau berkurang sebanyak 66 kasus. Kemudian untuk PDP juga turun dari 119 ke 101 kasus atau berkurang sebanyak 18 kasus.
Pihaknya menyebutkan, pemeriksaan dan pelacakan kasus Covid-19 pada April 2020 gencar dilakukan, tapi kasus positif, ODP dan PDP menunjukkan grafik yang landai.
“Kasus ODP dan PDP terus turun. Hari Senin (04/05) Bapelkes sudah mulai meluluskan ODP yang diisolasi selama 14 hari. Semoga ini menambah energi kita bersama untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Bekasi,” harapnya.
Saat ini prosentase ODP yang  masih dalam pemantauan hanya 15 persen, sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hanya 13 persen.  Sedangkan tingkat prosentase kesembuhan dalam tiga hari terakhir lebih besar daripada yang dirawat maupun yang meninggal yaitu 48 persen sembuh, 41 persen masih dirawat dan 11 persen meninggal.
Kabar baik selanjutnya adalah pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh juga terus menunjukkan trend kenaikan. Pada 1 Mei 2020 jumlah pasien sembuh tercatat sebanyak 35 orang. Kemudian pada 2 Mei 2020 bertambah 4 menjadi 39 dan pada 3 Mei 2020 kembali bertambah 3 menjadi 42 serta pada Senin kembali bertambah 1 orang, sehingga total warga Kabupaten Bekasi yang sembuh sampai Senin (04/05/20) mencapai 43 orang. (*)

Tertahan Pulang Kampung Di Tengah Wabah Corona, Ormawa IAIN Cirebon Berikan Bantuan Kepada Mahasiswa

CIREBON, FC - Sejak mewabahnya virus Covid 19 pada Maret 2020, sejumlah mahasiswa IAIN Cirebon tertahan untuk pulang kampung. Kondisi ini membuat Organisasi mahasiswa (Ormawa) IAIN Syekh Nurjati Cirebon memberikan bantuan kepada mahasiswa kampus.
Presiden Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jajang Kartawijaya mengatakan, ada puluhan mahasiswa yang hingga kini belum bisa pulang ke rumah masing-masing, dan masih tinggal di tempat kost yang berada di sekitar kampus.
“Ada mahasiswa yang belum bisa masuk ke kampung halamannya dikarenakan memang tempat tinggal mereka berada di zona merah dan sudah memberlakukan PSBB (Pembatasan sosial berskala besar), di antaranya Jakarta dan Banten,” ujar Jajang, Senin (4/5/2020).
Ada juga mahasiswa yang berasal dari luar Pulau Jawa, di antaranya dari Pulau Sumatera.
“Cukup sulit untuk mengakses daerah mereka saat ini. Sehingga mahasiswa lebih memilih bertahan di sekitar kampus. Mahasiswa yang masih bertahan di Cirebon dan sekitar kampus ini di kisaran 60-80 orang,” tuturnya.
Oleh karena itu, menurutnya, Ormawa tergerak untuk membantu mahasiswa tersebut dengan cara memfasilitasi makanan.
“Suatu kegiatan yang kita rancang di tengah pandemi ini yaitu bakti sosial mahasiswa terdampak Covid-19, yaitu kita rancang agar mahasiswa yang berasal dari luar cirebon yang tidak bisa pulang kampung dan masih berada di Cirebon khususnya di sekitar kampus, kita dari Ormawa memfasilitasi makanan untuk mereka,” tambah Jajang.
Ia juga mengatakan,  selain niat untuk membantu sesama, pihaknya juga ingin mengharapkan berkah Ramadhan.
“Kita berharap mereka bisa terbantu dari adanya bakti sosial ini. Terlebih ini adalah bulan Ramadhan, bulan penuh berkah,” ujarnya. (nur)

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Teluk Bayur Gelar Kegiatan Rapid Test



TELUK BAYUR, FC -  Sebagai salah satu wujud keseriusan perusahaan dalam rangka turut memutus mata rantai persebaran Corona Virus Disease (Covid-19), PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Teluk Bayur/IPC Teluk Bayur melaksanakan kegiatan rapid test kepada seluruh unsur manajemen dan pekerja perusahaan,

Kegiatan yang digelar, Senin (4/5), bertempat di Ruang Baruna Sasana Karya Kantor IPC Teluk Bayur, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sebagaimana yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Pelaksanaan kegiatan rapid tes ini dapat terlaksana berkat adanya dukungan penuh dari Direksi PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) serta dukungan dari pihak PT Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta, salah satu anak perusahaan IPC bidang kesehatan yang tergabung di dalam IPC Group, khususnya dalam hal dukungan teknis berupa penyediaan alat tes dan juga tenaga kesehatan yang membantu pada saat pelaksaan tes.

Sebanyak 123 pekerja IPC Teluk Bayur terlihat sangat antusias mengikuti rapid test tahap pertama tersebut, mulai dari unsur manajemen hinga seluruh pekerja perusahaan termasuk pekerja non organik. Tes ini juga diikuti oleh seluruh pekerja dari Anak Perusahaan yang ada di Pelabuhan Teluk Bayur lainnya yakni dari PT IPC Terminal Petikemas dan PT PTP Multipurpose.

"Kegiatan rapid test ini kami selenggarakan sebagai bentuk keseriusan perusahaan dalam upaya memutus mata rantai persebaran Covid 19 yang saat ini sudah ditetapkan sebagai pendemi global oleh organisasi kesehatan dunia (WHO) beberapa waktu lalu. Tes ini sendiri akan dilakukan sebanyak 2 kali dengan jeda waktu tes berikutnya sekitar 7 sampai 10 hari ke depan," kata General Manager IPC Teluk Bayur, Wardoyo.

Dengan semakin meningkatnya jumlah pasien positif Covid 19 di Provinsi Sumatera Barat, khususnya di Kota Padang, maka upaya rapid test ini perlu dilakukan mengingat pelabuhan merupakan salah satu area pelayanan publik tempat keluar masuknya kapal, manusia dan barang dari dan menuju Provinsi Sumatera Barat baik dari dalam maupun luar negeri.

Sementara itu, IPC Teluk Bayur bersama dengan pihak Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Teluk Bayur juga terus mendukung upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang yang saat ini sedang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) khususnya di lingkungan Pelabuhan Teluk Bayur. Beberapa kebijakan yang telah diterapkan diantaranya adalah adanya pelarangan bagi seluruh crew (awak) kapal untuk turun dari kapal selama kapal sedang melaksanakan kegiatan bongkar muat barang dan juga adanya larangan sementara waktu bagi seluruh kapal penumpang untuk membawa atau mengangkut penumpang dan hanya diijinkan membawa muatan barang (kargo). Kebijakan pelarangan ini berlaku untuk seluruh kapal dengan rute pelayaran domestik maupun rute luar negeri.

"Pada prinsipnya IPC Teluk Bayur bersama dengan pihak KSOP Teluk Bayur selaku regulator pelabuhan Teluk Bayur senantiasa mendukung kebijakan Bapak Gubernur Sumatera Barat dan Bapak Walikota Padang dalam penerapan pemberlakuan PSBB yang telah diterapkan sejak tanggal 22 April 2020 lalu. Hal ini juga sebagai salah satu upaya kami dari unsur maritim dalam memutus rantai persebaran Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat dan Kota Padang Khususnya melaui jalur transportasi laut," ujarnya.

Di tengah kondisi wabah Covid 19, kinerja IPC Teluk Bayur sepanjang periode Triwulan I (Januari s.d Maret) tahun 2020 relatif berjalan stabil. Hal ini dapat dilihat dari capaian kinerja arus kunjungan kapal teralisasi sebesar 2,87 juta GT (Gross Tonage) atau 4,31 persen di atas realisasi Triwulan I tahun 2019. Sementara untuk realisasi trafik bongkar muat petikemas tercatat sebesar 19.899 TEUs atau 1,30 persen diatas realisasi periode Triwulan I 2019.

Sedangkan untuk trafik bongkar muat non petikemas terelisasi sebesar 963.396 ton atau 7,37 persen dibawah realisasi Triwulan I 2019, diakibatkan menurunnya kegiatan bongkar muat komoditi curah kering diantaranya bungkil yang diakibatkan menurunnya permintaan atas komoditas tersebut dengan tujuan New Zealand dan komoditi Gypsum dari Oman yang disebabkan menurunnya permintaan dari PT Semen Padang.

Sedangkan untuk trafik penumpang terealisasi sebesar 25.182 orang atau 1,95 persen dibawah realisasi periode yang sama di Triwulan I 2019. Hal ini disebabkan karena menurunnya jumlah penumpang yang menggunakan layanan kapal penyeberangan Mentawai Fast khususnya untuk wisatawan yang berlibur ke Kepulauan Mentawai melalui Pelabuhan Muara Padang pasca adanya wabah Covid 19.

"Di tengah situasi wabah pandemi Covid 19 ini kami terus berupaya memberikan pelayanan prima dan menjamin berjalannya kegiatan ekspor berbagai komoditi unggulan yang dimiliki oleh Provinsi Sumatera Barat, termasuk menjaga kelancaran pasokan logistik di Provinsi Sumatera Barat dengan tetap memberikan pelayananan operasional pelabuhan selama 24 jam dalam sepekan," ungka Wardoyo. (dade)



Jelang PSBB, Lima Kepala Daerah Melakukan Pertemuan Di Pemkab Majalengka



MAJALENGKA, FC - Terkait persiapan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tingkat Provinsi Jawa Barat, lima kepala daerah di wilayah Ciayumajakuning melakukan pertemuan di Pemkab Majalengka.

Kelima daerah itu yakni Bupati Kabupaten Majalengka Karna Sobahi, Bupati Kabupaten Cirebon, Imron, Bupati Kabupaten Kuningan Acep Purnama, Plt Bupati Kabupaten Indramayu Taufik Hidayat, dan Walikota Cirebon Nasrudin Azis.

Dalam pertemuan tersebut  disepakati beberapa hal oleh kelima kepala daerah.

Bupati Majalengka H Karna Sobahi menyampaikan, pertemuan lima kepala daerah ini disepakati mengenai pelaksanaan PSBB yang akan dilaksanakan pada Rabu 6 Mei 2020 mendatang. Kesepakatan sendiri fokus pada mobilitas daerah perbatasan dan kebijakan umum lainnya.

"Kami berlima (kepala daerah) sepakat, akan menentukan siapa-siapa saja orang yang boleh melakukan mobilitas ke luar wilayah di kawasan Ciayumajakuning,"kata Bupati Karna saat menggelar jumpa pers bersama awak media di pendopo setempat, Minggu (3/5/2020).

Orang yang diperbolehkan melakukan mobilitas, lanjut mantan wakil Bupati Majalengka dua periode ini, yakni Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tengah melakukan tugas negara, pekerja atau buruh serta para petani.

Kemudian, lanjut Karna, kendaraan yang mengangkut sembako dan ambulance diperbolehkan keluar masuk daerah perbatasan. Ketika PSBB diberlakukan juga, para pemudik yang keluar masuk, akan benar-benar diperiksa oleh petugas di posko perbatasan.

"Berkaca pada kasus positif Covid-19 di Majalengka itu penyebabnya adalah imforted case. Jadi, kita semua tidak ingin kasus ini terulang kembali dan ini perlu dicegah sejak dini,"ucapnya.

Mengenai keberadaan pasar tradisional kebijakannya diserahkan kepada kota dan kabupaten masing-masing. Mengingat setiap pasar berbeda-beda jam usahanya.

"Kalau alfamart/indomart, mall itu dibuka pukul 08.00 sampai dengan 18.00 WIB. Ini berlaku se-Ciayumajakuning,"katanya.

Berkaitan dengan agenda ibadah, lanjut dia, pada bulan suci Ramadhan mengacu pada himbauan Kementrian Agama RI. Sedangkan shalat Jum'at diganti dengan shalat dzuhur. Termasuk shalat Idul-Fitri dan ziarah kubur juga ditiadakan. Karena ini sangat rentan dan beresiko.

"Mengenai teknis di lapangannya yang bertindak nanti, tim Gugus Tugas, para Kapolres, para Dandim, dan para OPD di Ciayumajakuning yang akan menindaklanjutinya lebih jauh,"ucapnya.

Dari kesepakatan ini, pihaknya berharap pelaksanaan PSBB dapat berjalan efektif, terkendali, dan membuahkan hasil.

"Kebijakan ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang dampaknya sangat luar biasa. Semoga wabah ini segera berakhir," tuturnya. 

(Humas Covid-19).

Minggu, 03 Mei 2020

Lakalantas, Truk Vs Mobil Tanki, 1 Orang Kritis, 2 Lainnya Luka-Luka


CIREBON, FC - Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) terjadi di jalur Gegesik Jayapura, Kabupaten Cirebon, antara truk bermuatan dedek dengan kendaraan tanki, Minggu, (3/5/2020) sekitar pukul 20.10 WIB. 

Dilaporkan dakam kecelakaan tersebut 1 orang kritis dan 2 orang lainnya luka-luka, seluruh korban langsung dilarikan ke RS Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, kecelakaan yang melibatkan kedua kendaraan roda empat ini sempat memacetkan laju lalu lintas di jalur TKP. 

Bahkan warga yang mendengar suara keras benturan kendaraan tersebut langsung berhamburan ke luar rumah, dan banyak warga yang hilir mudik di jaur tersebut berhenti untuk melihat dari dekat peristiwa lakalantas tersebut.

Belum diperoleh keterangan pasti dari erkait penyebab terjadinya kecelakaan tersebut. (bambang)

PT Pelabuhan Indonesia II Siapkan 30.000 Lebih Paket Sembako Dalam Bentuk E-Voucher


JAKARTA, FC - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC menyiapkan 30.000 lebih paket sembako dalam bentuk e-voucher bagi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan masyarakat di sekitar pelabuhan. Sembako pertama kali dibagikan kepada 1.073 penerima berupa e-voucher.    

"Selanjutnya sepanjang Mei 2020 ini, perusahaan akan membagikan voucher elektronik itu untuk TKBM dalam wilayah kerja IPC maupun masyarakat sekitar pelabuhan. Pembagian paket sembako yang dilakukan secara bertahap ini, disebutkan sebagai bentuk tanda cinta IPC kepada TKBM di cabang-cabang area kerja perusahaan," kata Direktur Utama IPC, Arif Suhartono, Sabtu (2/5), di Jakarta. 

Niat kami adalah untuk memberikan bantuan untuk para TKBM, yang terus berperan penting dalam menjaga kelancaran pelayanan arus logistik di Pelabuhan terutama pada masa pandemi ini. 

Menghindari kerumunan atau pengumpulan massa, sekaligus sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid–19, maka pembagian paket dalam bentuk e-voucher menjadi pilihan perusahaan.

Lebih lanjut, Arif mengungkapkan E-voucher ini dapat ditukarkan sembako ke mini market terdekat. Sementara untuk menentukan TKBM penerima, maka perusahaan mengirimkan pesan singkat (SMS) ke telepon genggam masing-masing penerima atau keluarga," ujarnya.

Data telepon genggam diperoleh setelah sebelumnya IPC melakukan pendataan TKBM dari masing-masing cabang pelabuhan. Pembagian paket tahap I ini dilakukan di 5 (lima) cabang pelabuhan wilayah kerja IPC yaitu Panjang, Palembang, Bengkulu, Jambi dan Pangkalbalam. 

"Kegiatan ini IPC lakukan juga sebagai bentuk apresiasi IPC serta wujud nyata kepedulian kepada TKBM di hari buruh ini,” ungkap Arif. 
                                                     Sebelumnya, IPC juga membagikan lebih dari 40.000 masker kain kepada masyarakat termasuk TKBM yang beraktivitas di wilayah kerja Pelabuhan IPC dan Anak Perusahaannya. (dade)

Sabtu, 02 Mei 2020

Kemenkes Setujui PSBB Untuk Wilayah Jawa Barat, Gubernur Jabar : 6 Mei 2020 Sudah Dimulai

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil

CIREBON, FC
 - Gubernur Jawa Barat, Ridwal Kamil menggelar konferensi pers pada Sabtu, (2/5/2020). Dalam siaranya itu, Kemenkes sudah menyetujui Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk wilayah provinsi Jawa Barat.

Ridwan Kamil menyebut pemberlakuan PSBB di Provinsi Jabar akan dimulai pekan depan, yakni pada 6-19 Mei 2020.

Dengan adanya keputusan tersebut, maka akan ada penambahan 17 kabupaten/kota di Jabar yang akan menerapkan PSBB. 

"17 kota/kabupaten di Jabar akan melaksanakan PSBB yang disetujui oleh Menteri Kesehatan dan akan dimulai pada Rabu, 6 Mei 2020," ujarnya.

Dalam penerapannya, kata Gubernur akan ada pembatasan dalam pergerakan masyarakat serta pintu-pintu di 27 daerah tersebut.

Ridwan Kamil menyebut penerapan PSBB ini dapat dibilang efektif dalam menekan angka penyebaran Covid-19.

"Kami mendapati kajian sebelum dan setelah PSBB itu perbedaannya luar biasa. Pergerakan masyarakat selama PSBB masih 50 persen walaupun idealnya menurut teori kita sedang menuju 30 persen," ujarnya.

"Jadi kalau PSBB di Jawa Barat ini bisa menjaga pergerakan hanya sampai 30 persen maka itu lebih efektif, dan beberapa wilayah yang menerapkan PSBB penyebaran virusnya cenderung menurun," kata Ridwan Kamil. (*)

Jumat, 01 Mei 2020

Polsek Kawasan Muara Baru Bersama Serikat Buruh Gelar Bakti Sosial, Peringati Hari Buruh Sedunia


JAKARTA - Kegiatan Bakti Sosial yang di laksanakan, Jum'at (1/5) hasil kerjasama Polsek Kawasan Muara Baru dengan serikat buruh/pekerja dari PT. Frist Marine Sefood dan PT. Indomaguro tunas unggul Muara Baru yang tergabung dalam FSB Kamiparho DKI Jakarta.

Kegiatan ini dalam rangka Empathy Building and Social Bonding serta memperingati May Day atau Hari Buruh Sedunia Tahun 2020 dengan Motto Indahnya Berbagi di Bulan Yang Suci yang dilaksanakan di Jln. Hiu Raya Depan Polsek Kawasan Muara Baru.

Pembagian 150 Masker, 150 Handsanitezer dan 150 Nasi bungkus serta Aqua dikemas di dalam tas dan dibagikan kepada buruh perikanan, pengendara sepeda motor, bajaj dan angkutan ikan yg melintas di Jalan Hiu Raya Pelabuhan Muara Baru.

Dalam pelaksanaan kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Muara Baru AKP Slamet Riyanto SH., SIK., MSI., didampingi Kanit Intelkam Ipda Aji Mulyanto SH. dan Ketua Serikat Buruh PT. First Marine Seafood Ibu Suparti, Ketua Serikat Pekerja PT. Indomaguro Tunas Unggul Rismanto serta Ketua DPC FSB DKI Jakarta Alson Naibaho sera 10 orang Pengurus FSB Kamiparho DKI Jakarta.

Serikat buruh/pekerja mengucapkan terimakasih kepada Kapolsek atas kerjasamanya memberikan bantuan berupa nasi bungkus sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.

Selain itu Kapolsek berpesan agar mari sama-sama tetap menjaga keamanan dan ketertiban khususnya di Wilayah Pelabuhan Muara Baru.

Selama kegiatan bakti sosial berlangsung hingga selesai mendapat pengamanan dari Personil Polsek Kawasan Muara Baru dan dapat berjalan aman dan kondusif. (dade)

Kamis, 30 April 2020

Peran Polri Kawal PSBB dan Cegah Mudik Upaya Memutus Penyebaran Covid 19 di Masyarakat


JAKARTA - Selain menjaga keamanan, peran komunikasi Polri juga diperlukan dalam mensosialisasikan kebijakan penanganan wabah virus corona pemerintah kepada masyarakat. Seperti kebijakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan pelarangan mudik.

Sebab, Kepolisian bersentuhan langsung dengan masyarakat dan masyarakat cenderung lebih patuh terhadap sebuah aturan atau kebijakan apabila aparat keamanan atau penegak hukum yang menyampaikan.

"PSBB tidak efektif ketika Polri tidak melakukan komunikasi sosial kepada masyarakat. Oleh karena itu perlu sekali strategi komunikasi yang profesional yang efektif yang dapat diterima masyarakat," kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Mohammad Iqbal, Kamis (30/4), dalam webinar atau seminar virtual bertajuk 'Peran Komunikasi Massa dalam Pengendalian Gelombang Mudik sebagai upaya Mencegah Persebaran Covid-19' yang digelar Divisi Humas Polri, Hotel Ambhara, Jakarta Selatan.

Menurut Iqbal, aparat kepolisian di segala tingkatan termasuk di Divisi Humas, telah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang kebijakan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. Upaya ini dilakukan baik secara langsung ke masyarakat, maupun melalui berbagai medium lainnya seperti media sosial.

Polri juga mengajak para tokoh masyarakat atau orang-orang yang memiliki pengaruh, bersama-sama menjalankan peran tersebut. Seluruh langkah ini, menurutnya merupakan perintah Kapolri Jenderal Idham Azis.

"Bapak Kapolri meminta agar Polri menggandeng seluruh masyarakat agar tugas Polri lebih optimal dan efisien," ujar Iqbal.

Iqbal menilai, komunikasi intensif dan peran penindakan Polri di tengah masa pandemi covid-19 seperti saat ini harus dijalankan. Mengingat, selain dampak kesehatan, wabah corona juga membawa risiko keamanan.

"Pandemi ini membawa domino effect yang berimbas kepada kondisi ekonomi. Oleh karena itu Polri ditugaskan menjaga agar masyarakat tidak panik agar situasi tetap kondusif," ungkap Iqbal.

Sementara, dosen sekaligus sosiolog Universitas Nasional, Erna Ermawati Chotim, menyebut peran seluruh stakeholder termasuk Polri, penting dalam menyukseskan kebijakan penanganan corona pemerintah.

"Negara tidak mungkin melakukan ini sendiri, sehingga kemudian di sinilah peran para stakeholder membuat kebijakan yang sudah diambil pemerintah menjadi efektif," katanya.

Ia menyarankan agar para komunikator pemerintah ini, selain menyampaikan fakta, juga data-data terkait mengapa kebijakan tertentu diambil pemerintah.

"Sehingga tercipta kesepakatan secara rasional," ucap Erna.

Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi, Arif Budimanta, memandang mengkomunikasikan kebijakan penanggulangan covid-19 pemerintah dengan baik ke masyarakat, sangat relevan dengan kebutuhan kondisi saat ini. Mengingat, kini penyebaran corona di seluruh dunia, bukan hanya Indonesia, semakin meluas dan masif.

"Ini merupakan tema yang penting dan relevan untuk dibahas terkait dengan komunikasi, mudik, covid-19, dan pengendalian transportasi. Covid-19 ini dilihat dari data terakhir yang positif di seluruh dunia sudah lebih dari 3 juta, negara yang terpapar sudah lebih dari 200 negara," jelasnya.

"WHO menyatakan suasana ini sudah menjadi suatu pandemi, artinya suatu kasus terhadap wabah yang telah mengakibatkan implikasi/dampak yang sangat luas dan lama bersifat antar negara, karena ini memiliki implikasi terhadap kesehatan," imbuhnya.

Sedangkan Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Benyamin, mengatakan, di samping melakukan penjagaan dan penindakan, edukasi kepada masyarakat senantiasa pihaknya lakukan agar kebijakan pemerintah seperti larangan mudik dan PSBB bisa berjalan efektif.

"Kemudian kontrolnya untuk Lalu Lintas (Korps Lalu Lintas Polri) berada di jalanan, melakukan pengecekan satu persatu, menyampaikan untuk tidak berangkat mudik. Serta tidak henti-hentinya memberikan himbauan kepada masyarakat," paparnya.

"Dan untuk yang tidak mengerti (tidak patuh) dilakukan penyekatan (dihadang)," sambung Benyamin. (Bambang)

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Mencatat Kenaikan Laba Bersih Perseroan Tahun 2019 Sebesar Rp.2,503 Triliun


JAKARTA FC - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC mencatat kenaikan laba bersih perseroan tahun 2019 sebesar Rp.2,503 triliun. 

Angka ini naik Rp. 73,1 miliar atau 3 persen dibandingkan perolehan tahun 2018, yang mencapai Rp. 2,43 triliun rupiah. Pendapatan usaha mencapai Rp.11,14 Triliun, atau turun 2,5 persen dibandingkan pendapatan usaha 2018 sebesar Rp.11,43 triliun.                          

Direktur Utama IPC, Arif Suhartono mengatakan terhadap kewajiban penyetoran pajak kepada negara, IPC mencatatkan nilai sebesar Rp1,172 triliun atau naik Rp8 miliar dari tahun sebelumnya.

"Sedangkan deviden yang disetorkan ke negara mencapai Rp832,7 miliar atau naik sebesar Rp178,8 miliar dibandingkan tahun 2018," kata Arif, Kamis (30/4), di Jakarta.

Di tengah melambatnya arus ekspor/impor di tahun 2019, IPC berhasil melampaui perolehan laba bersih tahun 2018. "Ke depan, kami akan terus melakukan inovasi untuk menjaga tren positif perolehan laba bersih perseroan. Sepanjang tahun 2019, IPC juga berhasil membukukan peningkatan nilai aset korporasi sebesar Rp.608 miliar, dari Rp.51,4 triliun menjadi Rp52,04 triliun," terangnya.

Lebih lanjut, Arif mengungkapkan perolehan pendapatan perusahaan memang sangat berkaitan dengan trafik keluar masuk (throughput) peti kemas. Tahun 2019, trafik arus peti kemas berhasil dipertahankan di angka 7,6 juta TEUs. 

“Figur ini cukup positif dengan adanya tantangan perlambatan perekonomian dunia,” ujarnya.

Sepanjang 2019, kata Arif terus menambah kedatangan kapal-kapal besar. Saat ini, dalam sebulan minimal terdapat 8 kapal raksasa (mother vessel) berkapasitas di atas 10 ribu TEUs yang berlabuh di Tanjung Priok. 

Untuk menjaga trafik peti kemas, IPC juga terus memperbanyak rute-rute pelayaran langsung (direct call) ke berbagai benua. 

“Saat ini Tanjung Priok sudah melayani direct call dengan rute ke Amerika, Eropa, Australia dan China," ungkap Arif.

Meskipun tren kenaikan laba bersih korporasi berhasil dipertahankan, Arif mengakui ada beberapa catatan untuk perbaikan kinerja perusahaan ke depan. 

Apalagi tahun ini IPC dihadapkan pada situasi yang penuh tantangan, di mana pandemic Corona (Covid-19) sangat berpengaruh pada trafik peti kemas. Kondisi ini terjadi di hampir semua pelabuhan dunia. Namun kami akan tetap berupaya agar kinerja perusahaan terjaga.

"Pada periode Januari-Februari 2020, terjadi penurunan throughput peti kemas sebesar 5,13 persen. Penurunan itu merupakan dampak langsung dari pandemic Covid-19, yang penyebarannya dimulai di Wuhan, China, sejak Desember 2019. Namun penurunan arus peti kemas di dua bulan pertama 2020 bisa sedikit tertahan pada periode Maret. Kita berharap pandemic global Covid-19 segera berlalu, dan aktivitas produksi, ekspor maupun impor bisa bergerak naik,” katanya.

IPC sendiri sejak kuartal pertama 2020 sudah merespons pelambatan ekonomi global dengan melakukan pengaturan pelayanan yang efektif, dengan tetap mengutamakan kualitas pelayanan dan operasional. Arif mencontohkan operasional pelayanan kepelabuhanan di Terminal terus berjalan dengan pengaturan deployment yang diperhitungkan sesuai dengan jadwal kedatangan kapal sehingga dapat tetap terlayani dengan baik di tengah pembatasan aktivitas masyarakat secara umum, katanya lagi. (dade)

Rabu, 29 April 2020

Puluhan Wartawan Jalani Pemeriksaan Kesehatan Rapid Test Di Covid Center


CIREBON, FC- Upaya pencegahan dan memutus rantai penyebaran virus covid 19, juga dilakukan di komunitas kuli tinta. Terkait ini puluhan wartawan dari berbagai media, baik cetak, online maupun elektronik, menjalani pemeriksaan kesehatan rapid test di Covid Center Watubelah, Sumber, Rabu (29/4/2020). 
Rapid test dilakukan mengingat profesi wartawan dinilai sangat rentan terpapar Covid-19.
Kabag Humas Setda Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan, menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari Pemkab Cirebon. 
Hal itu, sebagai bentuk kepedulian Pemkab Cirebon kepada para Jurnalis agar bisa menjalankan tugasnya dengan tenang, aman dan nyaman di tengah pandemi Covid-19.
“Karena kami melihat awak media ini profesi yang rentan dan berpotensi besar (terpapar) covid-19,” ujar Nanan, Rabu (29/4/2020).
Menurut Nanan, kegiatan tersebut sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Nanan menjelaskan, profesi Jurnalis itu sebenarnya adalah Orang Dalam Risiko (ODR) yang sangat tinggi karena setiap hari selalu berhubungan dengan banyak narasumber.
“Tujuan utama pemeriksaan untuk kalangan jurnalis ini sebagai salah satu upaya awal untuk mencegah penyebaran virus corona di lingkungan pekerja media. Kami berharap, dengan adanya rapid test ini para jurnalis bisa bekerja dengan tenang dan tetap bisa menyampaikan informasi yang benar ke publik,” kata Nanan. (bam)

ASBUPI Bekerjasama Komponen Pelabuhan Tanjung Priok Dan Forwami Berikan Bantuan10 Ribu Masker


JAKARTA, FC - Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ASBUPI) bekerjasama dengan Kantor Syahbandar Pelabuhan Tanjung Priok, KPPP Pelabuhan Tanjung Priok, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, dan Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami) memberikan bantuan sebanyak sepuluh ribu masker untuk masyarakat kepelabuhanan Tanjung Priok. 

Bahwa asosiasi ini dibentuk untuk menghimpun para operatot pelabuhan yang didirikan oleh Pelindo I-IV.

"Para anggotanya harus sudah memiliki ijin BUP. ASBUPI ikut program kolektif untuk kepentingan masyarakat di masa pandemi Corona ini, alasan pembagian masker ini karena saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Namun saat ini masyarakat masih mengalami kesulitan membeli masker," kata Ketua Umum Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ASBUPI), Dede Martin, Rabu (29/4), bertempat di terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Priok.      

Masker yang dibagikan ini dibuat oleh para UKM sehingga ini juga bermanfaat bagi semuany. ASBUPI juga sangat berperan dalam mendorong kelancaran lalu lintas logistik di pelabuhan, terutama di Tanjung Priok.

"Acara juga dihadiri oleh Kepala Syahbandar Pelabuhan Kelas Utama Tanjung Priok, Capt. Hermanta, Kepala Otoritan Pelabuhan (OP) Priok Jece Julita Piris, General Manager (GM) Pelindo Pelabuhan Tanjung Priok Suparjo, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Kurniawan Rongre S.I.K., M.Si, KPPP Pelabuhan Tanjung Priok Jefri, Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami), dan Instutusi terkait lainnya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Syahbandar Pelabuhan Kelas Utama Tanjung Priok, Capt. Hermanta mengungkapkan terimakasihnya atas inisiasi yang dilakukan ASBUPI dengan memberikan bantuan 10 ribu masker. Semoga masker ini bermanfaat bagi semuanya, dan bisa menangkal Corona.

"Bagaimana kita bisa tetap menjaga kesehatan, mematuhi apa yang dianjurkan pemerintah dan yang paling penting tidak Mudik sesuai Kepmenhub no 25 tahun 2020. Ia, sangat mendukung terhadap pencegahan Corona in," ungkap Hermanta.

Kami pesan agar sering cuci tangan, menggunakan masker, jaga jarak, jaga imun tubuh kita. (dade)

Dandim 0712/Tegal Dirikan Dapur Umum, Bantu Ringankan Beban Masyarakat




TEGAL, FC- Untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak Pandemik Covid-19, Kodim 0712/Tegal mendirikan Dapur umum, bertempat di Makodim Tegal, Selasa(28/4).

Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Richard Arnold Yeheskiel Sangari,S.E.,M.M., mengungkapkan bahwa Dapur Umum merupakan sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Daerah peduli Covid-19, itu setiap harinya menyediakan makanan siap saji untuk masyarakat, khususnya warga kurang mampu di Sekitar Kodim 0712/Tegal.

"Makanan dari Dapur Umum ini dibagikan kepada warga kurang mampu yang terkena dampak Covid-19,” kata Dandim.

Adapun Jumlah paket Nasi kotak 1000  dengan sasaran antara lain dibagikan ke masyarakat sekitar makodim jumlah 200, masyarakat wilayah Koramil 08/Talang 200 Kotak,Masyarakat wilayah koramil 10 /Dukuhturi 200 kotak,masyarakat wilayah koramil 07/Adiwerna 200 kotak dan 200 kota lagi dibagikan ke masyarakat sekitar koramil 21/Tegal Selatan. 

Kegiatan pembagian nasi kotak di lima tempat dilaksanakan secara serentak diwilayah kodim 0712/Tegal. merupakan wujud dan peran serta  Kodim Tegal peduli terhadap Warga yang terdampak Covid-19," ujarnya. (dade)

Selasa, 28 April 2020

Peduli Warga Terdampak Covid 19, Alumni Smansa 94 Cirebon Berbagi Salurkan Bantuan

Ikatan Alumni Smansa 94 Cirebon saat memberikan bantuan hidangan berbuka puasa bagi warga terdampak Covid 19 di Ponpes Ponpes Darul Yatim Al Mabrur, Kedawung, Cirebon. (Foto/Ist)
CIREBON, FC -  Merebaknya wabah pandemi Covid 19, mendorong banyak komunitas untuk melakukan aksi peduli terhadap sesama. Salah satunya dilakukan oleh Ikatan Alumni Smansa 94 Kota Cirebon.

Kegiatan bertajuk SELUDS SMANSA 94 CIREBON BERBAGI ini, Ikatan Alumni Smansa 94 Kota Cirebon membagikan hidangan berbuka puasa. Kegiatan tersebut juga sekaligus dalam rangka bulan ramadhan 1441 H.

"Kegiatan ini merupakan keikutsertaan Ikatan Alumni Smansa 94, untuk membantu masyarakat di wilayah Cirebon yang terkena dampak pandemi covid 19," kata Ketua Gugus Tugas Alumni, dr Isyanto, Selasa (28/4/2020).

dr Isyanto menjelaskan, bantuan hidangan berbuka puasa ini diberikan kepada Ponpes Darul Yatim Al Mabrur yang beralamat di kedawung kabupaten Cirebon.

"Alhamdulillah, hari ini salah seorang alumni Bramasto Kusdaryono sebagai salah seorang donatur secara simbolis membagikan bantuan hidangan berbuka puasa ke Ponpes Darul Yatim Al Mabrur," ungkap dr Isyanto.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Alumni Ikasmansa 94 Kota Cirebon, Iwan Hendarwan, bahwa kegiatan berbagi akan berlansung selama bulan ramadhan ini. Penggalangan dana adalah dari alumni yg tersebar di seluruh daerah di Indonesia.

"Untuk membantu pelaksanaan kegiatan ini, Ikasmansa 94 Cirebon memberdayakan semua unsur alumni, termasuk penyediaan dan distribusi hidangan buka puasa yang dilakukan oleh alumni Dedi Nurhadi, dan Luigi Riva Risdianto sebagai pelaksana distribusi di lapangan," ucapnya.

Iwan Hendarwan juga menjelaskan, selain bantuan berbentuk hidangan, bentuk kepedulian lainnya adalah  membagikan masker. Hal ini dalam rangka turut serta Ikatan Alumni Smansa 94 dalam membantu pemerintah mencegah dan memutus rantai penyebaran covid 19. (din)

UTA'45 Berikan Bantuan Sembako dan Sarana Kesehatan Untuk Masyarakat


JAKARTA, FC- Beri Bantuan Sembako Hingga Sarana Kesehatan Untuk Masyarakat Terdampak Wabah Corona. Akibat wabah virus corona atau Covid-19 ekonomi masyarakat terpukul. Daya beli masyarakat menurun secara drastis terutama di kalangan masyarakat kelas bawah.

Untuk meringankan beban masyarakat, melalui Program Pengabdian Masyarakat yang bertema "Peduli Covid-19", Universitas 17 Agustus 45 (UTA’45) Jakarta menyusun serangkaian kegiatan sebagai berikut: 

1. Pada tanggal 28 April 2020, akan diberikan paket Bantuan Sembako kepada masyarakat Kecamatan Tanjung Priok.

2. Pada tanggal 29 April 2020 akan dibagikan sembako kepada karyawan dan karyawati UTA 45 Jakarta.

3. Pada tanggal 30 April 2020 akan didonasikan hand sanitizer dan masker kepada RS Sulianto Saroso dan Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, para petugas keamanan dan awak media.

4. Aktivitas Peduli Covid-19 dalam bentuk pemberian sembako dan perlengkapan kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 akan dilakukan secara berkala.

“Kami terpanggil untuk ikut ambil bagian dalam memberikan harapan kepada saudara-saudara kita di wilayah Jakarta Utara, dengan segala keterbatasan kami, untuk tetap dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang kesulitan," kata Wakil Rektor II UTA’45 Brian Matthew, Selasa (28/4), saat acara pemberian bantuan donasi, di Universitas 17 Agustus 45 (UTA'45).

Aktivitas di atas merupakan lanjutan dari aktivitas sosialisasi dan edukasi yang sebelumnya telah dilaksanakan guna penanggulan penyebaran Covid-19. Ini kegiatan bakti sosial yang kedua kami laksanakan, selama pandemi Covid-19.

"Kegiatan bakti sosial ini akan terus kami jalankan selama Covid-19 ini. Sesuai dengan kemampuan kami. Itu saja tujuan bakti sosial dan pengabdian pada masyarakat yang kami lakukan,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Brian mengungkapkan UNTAG'45 memberikan 1.000 paket mulai dari sembako dan perlengkapan medis berupa 2 kg beras, 4 bungkus indomie, 1 hand sanitizer dan 1 masker memberikan juga paket sabun cair dan galon air untuk sanitasi warga yang akan distribusikan juga kepada setiap lingkungan di wilayah Jakarta Utara.

"Sembako akan kami bagikan langsung ke masyarakat Jakarta Utara yang memang benar-benar membutuhkan, lalu kepada para pejuang medis di Rumah Sakit Sulianti Saroso dan Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, kepada awak media di lingkungan rumah sakit tersebut, dan kepada satuan pengamanan di lingkungan tanjung priok berupa alat perlengkapan kesehatan dan kebersihan," ungkap Brian.

Sementara itu, Rektor Universitan 17 Agustus 45 (UTA'45), Virgo Simamora mengungkapkan untuk kegiatan kali ini, didukung oleh Femme Cosmetic dan APTFI (Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Indonesia) Korwil II.

"Respon masyarakat atas kegiatan ini sangat antusias, apalagi Yayasan UTA'45 mendukung penuh kegiatan ini.

Untuk penerima bantuan, kita ambil dari Kecamatan Tanjung Priok, gak hanya satu RW saja, tapi kita lakukan sebaran siapa yang membutuhkan, kita pakai kupon disebar ke masyarakat kelas menengah ke bawah," kata Virgo. (dade)