Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 06 Oktober 2020

Wakil Walikota Cirebon Mendapat Penghargaan Dari Komnas Perlindungan Anak

CIREBON, FC - Kepedulian sosok Hj Eti Herawati kepada kehidupan anak-anak di Kota Cirebon, membawa dirinya untuk menerima penghargaan yang tidak mudah didapatkan, kecuali dengan kepedulian yang tinggi, keikhlasan, kesabaran dan penuh perhatian. 

Atas kepeduliannya itu, Wakil Walikota Cirebon ini menerima penghargaan dari Komisi Nasional Perlindungan Anak atas Kepedulian Terhadap Gerakan Perlindungan Anak.

"Terimakasih Komnas Perlindungan Anak atas apresiasi yang sudah diberikan. Penghargaan ini menjadi inspirasi sekaligus pemacu saya secara pribadi dan Pemda Kota Cirebon untuk meningkatkan kualitas anak semakin baik," kata Eti.

Penghargaan yang diberikan ini juga merupakan hasil kerja keras semua pihak terkait, yang telah mendukung, bekerjasama dalam memberikan perlindungan kepada anak di Kota Cirebon.


"Melalui capaian ini, saya berharap anak-anak di wilayah Kota Cirebon dan sekitarnya sehat, kuat, cerdas, dan berakhlak," ucapnya. (Nur)

Wali Kota Cirebon Mendukung Transformasi IAIN Menjadi UIN Cirebon

CIREBON, FC- Dukungan transformasi IAIN Cirebon ke UIN kian kuat. Berbagai tokoh mulai lintas Perguruan Tinggi, ORMAS hingga para aktivis politik dan sosial sudah mulai angka bicara. Bahkan Wali Kota Cirebon sendiri, Drs H Nasrudin Azis langsung memberikan dukungannya, Selasa (6/10/2020).

Dalam pernyataanya, Azis mengatakan, sepanjang transformasi tersebut dapat memberikan kontribusi positif untuk masyarakat Kota Cirebon, tentu pemerintah daerah setempat pun akan mendukungnya.

“Sepanjang itu menguntungkan untuk perguruan tinggi tersebut dan memberikan kebaikan untuk mahasiswanya serta membawa kebaikan untuk masyarakat Kota Cirebon.” kata Walikota Cirebon.

Azis juga menyatakan, jika keberadaan IAIN Syekh Nurjati ini berdomisili di Kota Cirebon. Sehingga, tentu pemerintah daerah akan mendukung transformasi IAIN Cirebon ini menjadi UIN.

Kendati begitu, Azis berharap, dengan transformasi tersebut, IAIN Syekh Nurjati Cirebon dapat menjadi bagian untuk meningkatkan sumber daya di Kota Cirebon.

Tentunya, harap Azis, IAIN Cirebon menjadi bagian dari dan untuk meningkatkan sumber daya di Kota Cirebon itu yang paling utama.

"Jadi kualitas individu masyarakat di Kota Cirebon dapat lebih meningkat dengan adanya transformasi tersebut,” ucapnya. (din)


Walikota Cirebon : Ulama Sebagai Perekat Umat

CIREBON - Ulama memiliki peran sebagai perekat umat. Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon selalu berupaya untuk mendukung kegiatan yang dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH, saat Pembukaan Musda VII MUI Kota Cirebon tahun 2020 di Islamic Center Kota Cirebon, Selasa, 6 Oktober 2020.

“Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cirebon memiliki tugas strategis untuk membangun kemaslahatan dan memperkokoh ukhuwah islamiah,” ungkap Azis. 

Untuk itu Pemda Kota Cirebon menurut Azis akan senantiasa mendukung sejumlah program yang dilakukan oleh MUI. 

Terlebih ke depannya Azis meyakini tantangan MUI semakin berat dan kompleks dengan beragamnya dinamika yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Selanjutnya Azis juga meminta doa dari seluruh anggota MUI untuk bisa bersama-sama mendoakan agar pandemi Covid-19 segera berakhir, tidak hanya di Kota Cirebon namun juga di berbagai belahan dunia lainnya. 

“Pandemi Covid-19 ini menjadi keprihatinan dan ujian yang berat untuk kita semua,” paparny.

Azis juga menekankan bahwa Pemda Kota Cirebon dengan dukungan seluruh komponen masyarakat akan bekerja maksimal untuk memutus penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon.

Pada kesempatan itu, Azis juga meminta kepada seluruh peserta Musda VII MUI Kota Cirebon untuk tetap menaati protokol kesehatan. 

“Dengan kerendahan hati kami juga memohon doa dari seluruh ulama agar kondisi negara segera membaik dan pandemi Covid-19 segera berakhir,” tandas Azis. (Lan)

Ketua HMJ KPI : Diksar ini Untuk Memperkenalkan Jurusan KPI dan Prospek Kerja Kedepannya


CIREBON - Mutualime tidak selalu harus berkuantitas, tetapi kuantitas harus bermutu. Untuk itu,Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar pendidikan dasar (diksar) ke 7 bagi mahasiswa baru (maba) tahun akademik 2020/2021, Selasa (5/10/2020).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, khusus untuk tahun ini kegaiatan diksar yang  berlangsung di Aula Gedung Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) kampus setempat ini dilaksanakan secara online.

Ketua pelaksana, Hanif menjelaskan, diksar ini diselenggarakan setiap tahun oleh jurusan KPI untuk mahasiswa baru sebagai bekal dan informasi mengenai jurusan tersebut. Namun, untuk pelaksanaan tahun ini memang berbeda karena dalam situasi pandemi. Akan tetapi, hal itu tidak menurunkan semangat para peserta.

“Konsep kita online, karena kita tidak mengadakan acara tatap muka langsung, teknisnya kita melalui live streaming siaran langsung di aplikasi Zoom, Google Meet, sama Youtube,” jelasnya.

Sementara Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Deni Auli menuturkan, kegiatan diksar ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk mengetahui dan memperkenalkan prospek kerja ke depannya.

“Pada intinya diksar ini untuk memperkenalkan jurusan KPI dan juga prospek kerja ke depannya. Nanti akan dijelaskan divisi-divisi yang ada di jurusan KPI ini. Ada 5 Divisi di KPI, yaitu sosial dakwah, cinema, fotography, radio, dan jurnalistik,” tutur Deni.

Sebanyak 5 divisi tersebut, imbuh Deni, dapat dimanfaatkan para mahasiswa untuk meningkat kemampun yang dapat diterapkan di dunia kerja ke depan. Pasalnya, kata dia, jurusan KPI pasti tidak jauh prospeknya terhadap 5 divisi tersebut. (Nur)

Senin, 05 Oktober 2020

HIMA-ILHA Gelar Kajian Bahasa Bertajuk 'Urgensi Bahasa Arab dalam Membina Umat Islam’


CIREBON - Himpunan Mahasiwa Jurusan Ilmu Hadis (HIMA-ILHA) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan kajian bahasa, Senin (5/10/20).Kajian tersebut bertemakan ‘Urgensi Bahasa Arab dalam Membina Umat Islam’.

“Bahwasanya bahasa Arab adalah bahasa legendaris, bahasa kebanggaan umat Islam, yang mana nabipun berdakwah menggunakan bahasa Arab, bahkan kitab suci umat Islampun berbahasa arab”, tutur Rizki selaku Ketua Umum HIMA ILHA.

Menurutnya, bahasa Arab adalah bahasa satu-satunya yang dipakai oleh Khoirul Anam, Sayyidul Arabi wal Ajami Muhammad Rasulullah SAW.

Sementara itu, Raden Miqdad selaku pemateri menyampaikan, bahasa Arab berubah menjadi bahasa persatuan keilmuan yang membimbing dan membina umat Islam menuju peradaban yang sangat berharga dan bernilai.

“Salah satu contoh kecilnya yaitu kitab Al Qanun fi Ath Thibb karya Ibnu Sina, kitab berbahasa Arab yang menjelaskan hukum-hukum dalam kedokteran,” papar Miqdad.

Ia menambahkan, karya tersebut yang dijadikan sebagai rujukan utama pertama bagi umat manusia dalam dunia medis.

“Bahasa Arab merupakan kehidupan spritual kaum muslimin mulai dari syahadat, shalat, zakat, puasa dan haji,” ujarnya.

Maka, menurutnya, tidak berlebihan ketika dikatakan bahwa bahasa Arab adalah kunci pertama di dalam memahami seluruh aset keilmuan Islam yang kaya.

“Bahasa Arab adalah bahasa yang disahkan Allah untuk digunakan sebagai wasilah pengantar ibadah mahdhoh”, kata Miqdad. (Nur)

Putus Matarantai Penyebaran Virus Covid 19, Walikota Cirebon Berencana Membatasi Tatap Muka di Tempat Usaha

CIREBON, FC - Keseriusan Pemkot memutus mata rantai penyebaran virus Covid 19 melalui protokol kesehatan kian gencar dilakukan. Dimana Wali Kota Cirebon Drs. H. Nashrudin Azis, SH, berencana membatasi kegiatan tatap muka khsususnya di tempat usaha hingga pukul 18.00 WIB. Hal itu dilakukan untuk pencegahan penularan virus Covid-19.

Alasan memilih rencana tersebut karena berdasarkan pantauan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di sejumlah tempat usaha yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan baik. 

“Kami sering mendapati restoran yang tidak menerapkan physical distancing dengan baik,” katanya Senin (05/10/2020) usai menghadiri rapat bersama Satuan Tugas Penangan Covid-19 Kota Cirebon.

Azis menuturkan permintaan Pemda Kota Cirebon kepada tempat usaha untuk membatasi pengunjungnya sebanyak 50 persen dari total kapasitas juga tidak dilaksanakan oleh pemilik usaha. “Teknis pembatasannya seperti apa akan kami bahas lebih lanjut, yang jelas aktivitas tatap muka akan dibatasi hingga pukul 18.00 WIB,” tuturnya.

Azis mengungkapkan tempat usaha yang tidak dibatasi adalah tempat usaha yang memiliki layanan online, untuk usaha jenis ini diizinkan tetap beroperasi hingga pukul 21.00 WIB. “Rancangan pembatasan sudah dirancang sejak lama, tapi belum kami sahkan, dan sekarang kami pertimbangkan untuk mengambil langkah itu,” ujarnya.

Pada saat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, dr. H Edy Sugiarto M. Kes.,  memaparkan pada pekan-pekan ini jumlah positif Covid-19 di Kota Cirebon terus mengalami peningkatan dan didominasi oleh Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 85 persen, dan sisanya terpapar virus dengan gejala.

“Kami minta masyarakat terus waspada, sebab rumah sakit mulai penuh. Meskipun ada hotel yang dijadikan tempat karantina, kami berharap jumlah kasusnya tidak bertambah,” pungkasnya. (Lan)

Disporbudpar Kota Cirebon Gelar Kegiatan Sosialiasi dan Edukasi di Pasar Kramat

CIREBON, FC - Sejumlah petugas dari Dinas Pendidikan Olahraga, Budaya dan Pariwisata Kota Cirebon mengelar kegiatan sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan di Pasar Kramat Kota Cirebon, Senin (5/10/2020).

Petugas dengan membawa perbekalan sejumlah masker langsung mendatangi pasar tradisional (Pasar Kramat) yang berada di bilangan jalan Siliwangi, Kota Cirebon.

Para petugas yang mendapati warga tidak mengenakan masker langsung didata dan diberikan sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan.


Warga juga langsung diminta mengenakan masker yang dibawa petugas Diaporbudpar saat itu juga untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran covid 19. (Lan)

Gubernur Jabar Gencar Sosialisasikan 36 Cara Baru Menangani Covid 19

BANDUNG - Gubernur Jabar Ridwan Kamil atau Kang Emil mengungkapkan bahwa dirinya sedang gencar mensosialisasikan 36 cara baru menanggulangi covid 19 di Jabar. 

Tanpa merinci ke-36 indikator itu, Kang Emil menyebutkan bahwa semuanya dilakukan berlandaskan ilmiah. 

"Keberadaan Saya di Kota Depok dalam minggu-minggu ini di antaranya untuk mensosialisasikan 36 indikator cara baru penanganan covid itu seperti 3 M, 3 T dan lain-lain" katanya, dalam jumpa pers perkembangan penanganan Covid 19, di Gedung Sate Kota Bandung, Senin (5/10/2020).

Terkait update informasi penanganan  covid 19 di Jabar, Kang Emil menyebutkan bahwa minggu lalu sudah ada penurunan kasus sebesar 28% dibanding minggu-minggu sebelumnya.

"Meskipun kasusnya masih terbilang tinggi dan naik turun, namun  tercatat minggu lalu ada penurunan kasus sebesar 28 persen. Wilayah Bodebek masih penyumbang tertinggi sebasar 73 persen" katanya.

Terhitung masih ada 10 Desa dan Kelurahan yang masuk zona merah atau resiko tinggi minggu lalu, dan 8 diantaranya berada di wilayah Depok. 

Sedangkan Kabupaten Kota yang masuk zona merah berdasarkan catatan minggu lalu ada 5 daerah.

"Kelima daerah itu adalah Kabupaten dan Kota Bekasi, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung dan Kota Bogor. Saya meminta kepada kepada 5 daerah itu untuk meningkatkan kewaspadaan" ungkapnya.

Selain itu Kang Emil juga menyampaikan bahwa fokus penanganan covid di Jabar minggu ini adalah klaster pesantren, terkait kasus pesantren di Kuningan dan Tasikmalaya. Kemudian masalah kewaspadaan gelaran Pilkada di 8 daerah.

"Selain kita fokus pada protokol kesehatan saat Pilkada, dampaknya juga kita harus mengatur ulang penyaluran bansos tahap ke empat yang akan diserahkan setelah 9 Desember atau setelah Pilkada berlangsung" jelasnya.

Menurut Kang Emil, pengaturan ulang jadwal penyaluran bansos tahap ke-4 itu dilakukan untuk menghindari kesalah pahaman, jangan sampai bansos dikaitkan dengan Pilkada. (fc)

Berikan Pembekalan Mengenai Informasi Jurusan, KPI IAIN SNJ Cirebon Gelar Diksar Ke 7

CIREBON, FC - Pendidikan Dasar (Diksar) yang digagas setiap tahunnya oleh jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon merupakan yang ke 7 bagi para mahasiswa baru. Kegiatan tersebut sebagai bekal dan informasi mengenai jurusan, Selasa (5/10/2020).

Untuk tahun ini, kegiatan diksar yang  berlangsung di Aula Gedung Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) kampus setempat ini dilaksanakan secara online.

Ketua pelaksana, Hanif menjelaskan, diksar ini diselenggarakan setiap tahun oleh jurusan KPI untuk mahasiswa baru sebagai bekal dan informasi mengenai jurusan tersebut. Namun, untuk pelaksanaan tahun ini memang berbeda karena dalam situasi pandemi. Akan tetapi, hal itu tidak menurunkan semangat para peserta.

“Konsep kita online, karena kita tidak mengadakan acara tatap muka langsung, teknisnya kita melalui live streaming siaran langsung di aplikasi Zoom, Google Meet, sama Youtube,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Deni Auli menuturkan, kegiatan diksar ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk mengetahui dan memperkenalkan prospek kerja ke depannya.

“Pada intinya diksar ini untuk memperkenalkan jurusan KPI dan juga prospek kerja ke depannya. Nanti akan dijelaskan divisi-divisi yang ada di jurusan KPI ini. Ada 5 Divisi di KPI, yaitu sosial dakwah, cinema, fotography, radio, dan jurnalistik,” tutur Deni.

Sebanyak 5 divisi tersebut, imbuh Deni, dapat dimanfaatkan para mahasiswa untuk meningkat kemampun yang dapat diterapkan di dunia kerja ke depan. Pasalnya, kata dia, jurusan KPI pasti tidak jauh prospeknya terhadap 5 divisi tersebut.

“Saya berharap agar temen-temen mahasiswa baru ini lebih tahu dulu apa sih jurusan KPI ini, di dalamnya ada apa saja, dan prospeknya apa, karena maba ini ketika masuk, KPI itu apa, terus ke depannya apa, nanti kerjanya apa dan bidang apa,” paparnya.

Deni juga menjelaskan, untuk kegiatan diksar ke 7 tahun 2020 ini diadakan selama 2 hari, yaitu Senin sampai Selasa, ( 5-6/10/2020). 

Dalam agendanya diksar ini dihadiri oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FUAD Dr Anwar Sanusi MAg, Ketua Jurusan KPI  H Aan Moh Burhanudin MA, serta Sekertaris Jurusan KPI Asriyanti Rosmalina MAg.

“Ada beberapa pemateri untuk mengisi kegiatan diksar ini, salah satunya dari Doktor Komunikasi KPI yaitu Dr Arief Rachman MSi selaku Dosen Komunikasi di jurusan KPI serta para alumni yang sudah sukses dengan pekerjanya masing-masing,” jela Deni.

Sementara itu, Ketua Jurusan KPI, H Aan Moh Burhanudin MA menurutkan, peserta diksar tahun 2020 ini mencapai sekitar 200 mahasiswa yang sudah terdaftar di sistem kampus. Untuk itu, melalui kegiatan ini diharapkan, para mahasiswa dapat belajar serta kuliah dengan rajin dan mengikuti kegiatan ini dengan serius.

“Kegiatan Diksar ini sangat penting bagi mahasiswa baru, untuk mengetahui deskripsi singkat tentang prosfek atau kiprah jurusan KPI ini untuk jurusannya, dengan mengetahui hal itu mahasiswa menjadi rajin kuliah rajin belajar,” tandasnya (Agus)

Jumat, 02 Oktober 2020

Pertemuan Direktur PD-Pontren Dengan Rektor IAIN Cirebon Bahas Penguatan Ma'had


FOKUS CIREBON, FC - Jajaran Pimpinan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jum'at,(02/0/2020) menerima kunjungan kerja (Kunker) Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Kementerian Agama RI, Dr H Waryono MAg.


Kunjungan kerja ke kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini dalam rangka sharring program yang bisa disinergikan dengan PTKIN.


Pertemuan yang berlangsung sekitar 2 jam itu, banyak hal yang dibicarakan termasuk kerjasama produktif bagi PTKIN, karena di pesantren juga mengurusi santri berprestasi (Ma'had Aly) dan juga santri berprestasi yang ditempatkan di beberapa PTKIN.

Wahono mengaku, arah kerjasama beasiswa santri ini sedang dilakukan pembahasan dan penggodogan. Kemungkinan besar akan dibuat kembali programnya.

"Yang pasti, program bea siswa bagi santri itu saat ini sedang dilakukan pemetaan. Jadi prinsipnya, dari kami itu kira-kira PTKIN punya keunggulan apa yang bisa ditawarkan, itu yang kami pilih, sesuai juga dengan kebutuhan masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg kepada Fokus Cirebon menyatakan, bahwa pertemuan ini adalah silaturrahmi untuk sharring program. 

Sumanta menjelaskan, ada beberapa poin dari hasil pertemuan tersebut, pertama IAIN Syekh Nurjati Cirebon  mendapatkan jatah beasiswa santri tersebut.

Kemudian yang kedua adalah penguatan Ma'had, karena kita ketahui Ma'had ini bagian yang tidak terpisahkan dari akademik kampus. 

"Jadi nanti kita akan mencoba membuat hubungan atau kerjasama yang sinergis antara IAIN Cirebon dengan PD Pontren untuk bisa menguatkan fungsi Ma'had," paparnya.

Dijelaskan, Ma'had nanti sebagai keunggulan kampus, sehingga perlu dikuatkan dari sisi akademis. Seperti Ma'had punya program bahasa, kemudian Ma'had punya program standarisasi Alquran dan sebagainya.

"Terkait dengan soal teknisnya kami sudah mendelegasikan langsung kepada Warek III, Dr H Ilman Nafia MAg dan Wadek III, Dr H Anwar Sanusi MAg yang menjadi leading sektornya," kata Sumanta. (din)


ASN dan Pegawai BUMD Yang WFH Ikut Sosialisasikan Protokol Kesehatan

CIREBON, FC - Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai BUMD di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon yang tidak melaksanakan tugas atau tengah Work From Home (WFH) diwajibkan untuk memberikan sosialisasi dan edukasi penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat.

Aturan tersebut tertuang dalam petunjuk pelaksanaan surat Wali Kota Cirebon Nomor 443/1438-Adm. PemUm tentang Petunjuk Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Penerapan Protokol Kesehatan oleh ASN dan pegawai BUMD di Kota Cirebon.

Surat yang ditandatangani langsung oleh Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., tersebut meminta kepada pimpinan perangkat daerah dan pimpinan BUMD untuk mengatur, menugaskan dan mengendalikan ASN dan pegawai BUMD yang tidak sedang melaksanakan tugas atau bekerja di kantor (work from office) untuk ikut serta melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi penerapan protokol kesehatan di lingkungan masyarakat dan pusat keramaian.

“Banyak yang WFH ini dianggapnya libur. Malah keluar kota terus ketularan, balik ke Cirebon,” ungkap Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., usai memberikan arahan kepada ASN di ruang Adipura Kencana Balaikota Cirebon, Kamis, 1 Oktober 2020.

Untuk itu, Azis meminta kepada semua ASN di Kota Cirebon untuk bersama-swab untuk membantu pencegahan penyebaran covid-19. Yaitu dengan menjadi agen dan motivator untuk memberikan edukasi kepada masyarakat di Kota Cirebon. “Karena kita ini orang yang ditugasi untuk mengurus masyarakat Kota Cirebon,” ungkap Azis.

Nantinya, ASN dan pegawai BUMD yang tengah WFH dibentuk dalam kelompok-kelompok kecil dan akan bertugas berkeliling kota. Mulai dari ruas jalan hingga sejumlah pasar tradisional yang ada di Kota Cirebon. “Tapi saya minta ASN yang ditugasi memberikan sosialisasi juga dibekali dengan perlengkapan keselamatan,” ungkap Azis. Seperti disediakan masker dan face shield serta diminta untuk menggunakan lengan panjang.

Pada kesempatan itu Azis meminta kepada Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan Pengembangan Pelatihan Daerah (BP4D) Kota Cirebon, Drs. Anwar Sanusi, M.Si., untuk menjadi koordinator dan memonitor ASN mana saja yang tidak menjalankan tugas mereka.

“ASN yang sedang WFH dan tidak menjalankan tugas dengan baik, apalagi hare-hare tolong dicatat,” ungkap Azis. Jika tetap tidak menunjukkan kepedulian, bisa diberikan sanksi administrasi. Bila perlu, penundaan kenaikan pangkat. “Ini penting agar ASN kita memiliki kepedulian,” ungkap Azis.

Dengan ASN yang turun langsung mengedukasi masyarakat secara terus menerus setiap hari, Azis berharap tingkat kedisiplinan masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan di Kota Cirebon semakin meningkat.

“Semoga dengan ini masyarakat bisa sadar dan peduli bahwa ia bisa tertular dan menularkan covid-19 sehingga akan disiplin menjalankan protokol kesehatan,” ungkap Azis.

Bantu Pemerintah, Hotel Langensari Digunakan Untuk Isolasi Pasien Terpapar Covid 19

CIREBON, FC -Hotel Langensari sudah mulai digunakan untuk isolasi pasien yang terpapar Covid-19. Pasien yang rata-rata Orang Tanpa Gejala (OTG) juga tidak diperbolehkan untuk keluar dari area hotel.


“Hari ini pasien yang menjalani isolasi sudah 11 orang,” ungkap dr. Farah Fadilah, dokter yang tengah menjalankan piket di tempat isolasi pasien yang terpapar Covid-19 di hotel Langensari, Kota Cirebon, Jumat, 2 Oktober 2020.

Rencananya hari ini akan ada 3 lagi pasien yang akan masuk ke tempat isolasi tersebut.

Dijelaskan Farah, hotel tersebut sudah mulai digunakan untuk tempat isolasi pasien yang terpapar Covid-19 sejak kemarin, Kamis, 1 Oktober 2020. Bahkan pasien yang tengah menjalani isolasi mandiri di diklat BKKBN juga dipindahkan ke hotel tersebut. 

“Rata-rata pasien merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG),” ungkap Farah. Namun tempat tinggal mereka tidak memungkinkan untuk melakukan isolasi mandiri.

Dijelaskan Farah karena tidak memiliki gejala, pasien yang melakukan isolasi mandiri di hotel tersebut lebih tenang. 

“Namun sebelum masuk kita tetap melakukan pemeriksaan, dan setiap hari kondisi mereka juga dicek oleh tim yang bertugas," terangnya.

“Satu tim terdiri dari satu dokter, dua perawat dan satu administrasi yang mengurusi urusan logistik,” ungkap Farah lagi.

Tidak hanya itu, pasien dengan status OTG juga disubsidi dengan multivitamin, antibiotik, anti virus dan obat lainnya jika mereka memiliki gejala seperti pusing dan mual.

Masing-masing pasien menempati satu kamar. Namun menurut Farah ada juga pasangan suami istri yang menempati satu kamar. “Tapi sekalipun satu keluarga tidak semua bisa satu kamar,” jelasnya. 

Karena mereka yang duluan melakukan isolasi tidak mungkin disatukan dengan yang baru akan menjalani isolasi sekalipun masih memiliki hubungan keluarga.

Sekalipun menjalani isolasi di hotel, protokol kesehatan tetap dijalankan secara ketat. 

Pasien juga tidak boleh keluar dari lingkungan isolasi dan mendapatkan pantauan ketat dari tim kesehatan Dinkes Kota Cirebon yang bekerja 3 shift, pagi, siang dan malam. 


Gerbang masuk ke lingkungan hotel juga ditutup, sehingga memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat termasuk warga sekitar. ((Nur)

Kamis, 01 Oktober 2020

Wakil Walikota Cirebon Turut Berduka Atas Wafatnya Jurnalis Senior dan Pemerhati Budaya Cirebon Nurdin M.Noer

Caption : Foto kenangan Wakil Walikota Cirebon bersama almarhum semasa masih hidup.

FOKUS CIREBON, FC - Atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Daerah Kota Cirebon turut berduka atas wafatnya Jurnalis Senior dan Pemerhati Budaya Cirebon, Nurdin M Noer, Kamis, (01/10/2020) karena sakit.

"Tentu saya merasa sangat kehilangan. Beliau adalah salah satu tokoh pengembangan budaya di Kota Cirebon. Terakhir, saya bertemu beliau dalam Forum Diskusi Komunitas Kopi Pahit. Semangatnya untuk melestarikan budaya tak pernah meredup hingga di usia senja," tutur Eti Herawati. 

Wakil Walikota Cirebon ini, mengapresiasi setinggi-tingginya untuk beliau. 

"Selamat jalan, sang budayawan. Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," ucapnya. (Nur)


Panglima Laskar Agung Macam Ali, Dukung Penuh Transformasi IAIN Menjadi UIN Cirebon



FOKUS CIREBON , FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui Kasubag Humas IAIN, H Muhamad Arifin MAg melakukan kunjungan balik setelah sebelumnya Panglima Laskar Agung Macan Ali Prabu Diaz melakukan kunjunga ke IAIN Cirebon.

Dalam kunjungan balik tersebut, dihadapan sejumlah media cetak dan online, Prabu Diaz, Panglima Laskar Agung Macan Ali, dan juga Presiden LIRA mendukung penuh transformasi IAIN menjadi UIN Cirebon, Kamis (01/10/2020) di Sekretariat Laskar Agung Macan Ali di bilangan Jalan Keraton Kasepuhan, Kota Cirebon.

Selain memberikan dukungan, Prabu Diaz juga minta pihak pemerintah daerah ikut mendukung bersama dari transformasi lembaga ini, termasuk pemerintah pusat RI di Jakarta.

Prabu Diaz juga memandang sangat tepat kampus UIN berada di Jalan Perjuangan Cirebon, karena bisa menjadi kebanggaan daerah memiliki satu-satunya Perguruan Tinggi Negeri dan Cirebon bisa menjadi daerah pendidikan.

"Setelah menjadi UIN Cirebon, akan banyak yang bisa dikerjasamakan," ucap Panglima Laskar Agung Macan Ali.

Prabu Diaz menyampaikan, sebagai masyarakat Cirebon dukungan ini diberikan secera penuh dan pihaknya akan mengajak institusi lain untuk ikut mendukung transformasi ini.

"Selain itu, kami juga akan membuat surat secapatnya kepada Presiden RI, juga instansi pemerintah daerah berkaitan dengan percepatan transformasi lembaga ini," katanya.

Panglima Prabu Diaz juga siap memfasilitasi jika ada kendala-kendala teknis dalam pengurusan, tapi tentunya dengan cara-cara legal dan bermartabat.

"Kami meminta dukungan pemerintah daerah agar segera membantu apakah dalam bentuk rekomendasi maupun bentuk-bentuk lainnya," kata Prabu Diaz.

"Malu lah kalau sampai Pemkot tidak memberikan bantuan apapun, karena posisi UIN ada di Kota Cirebon," katanya lagi.

Selain dukungan, Panglima Laskar Agung Macan Ali juga mengingatkan bahwa peguruan tinggi terbesar di Indonesia adalah IAIN, apalagi perguruan tinggi ini di antaranya memakai nama Sunan Gunungjati.

Namun sayang, nama itu sudah keburu diambil daerah lain, padahal seharusnya Pemerintah daerah sejak dulu bisa lebih cepat merespon. Namun pada kenyataannya justru nama itu dipakai daerah lain.

"Sebagai masyarakat Cirebon, apalagi Cirebon sebagai pusatnya bumi dan tempatnya para wali, maka saya sangat mensuport transformasi IAIN ke UIN," tandasnya.

Di akhir unjungan tersebut, Diaz juga menyampaikan bahwa saat ini keanggotan Laskar Agung Macan Ali di Indonesia dan di Asia seluruhnya ada 980 ribuan. (din) 

Wakil Walikota Cirebon Menerima Kunjungan Staf Ahli Kemenko Pulhukam


FOKUS CIREBON, FC - Pemerintah Daerah melalui Wakil Walikota Cirebon, Hj Eti Herawati menerima kunjungan kerja rombongan Staf Ahli Kementerian Koordinator Politik, Hukum, Keamanan Republik Indonesia di Ruang Adipura, Balaikota. 


Kunjungan dilakukan untuk penguatan ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan sumber kekayaan alam dan SDM lokal guna menjaga stabilitas politik, hukum dan keamanan.

Sejatinya, Kota Cirebon tidak memiliki sumber daya alam dan sumber energi yang diandalkan. Namun, Kota Cirebon mempunyai wilayah yang strategis bagi perkembangan pembangunan sumber energi. 

Untuk itu, perlu mensinergikan semua potensi yang ada, sehingga roda perekonomian bisa terus menggeliat bahkan semakin maju.


"Mudah-mudahan masukan dari kami Pemda Kota Cirebon dapat disampaikan dan selanjutnya didorong oleh pemerintah pusat
dalam pelaksanaannya," terangnya. (Nur)




Innalillahi Wainnailahi Rojiun, Hari Ini Pakar Budaya Cirebon Nurdin M.Noor Tutup Usia




FOKUS CIREBON, FC - Lagi, Cirebon berduka dengan wafatnya budayaan Cirebon, Nurdin M.Noor tutup usia, Kamis (01/10/2020), karena sakit.

Sosok pakar budaya ini, banyak meninggalkan kenangan manis dengan masyarakat Cirebon dan sekitarnya. 

Terlebih soal-soal kajian budaya dan bahasa Cirebon, sangat memberikan arti bagi masyarakat dan para generasi muda untuk mengetahui dan lebih mengenal sejarah Cirebon.

Beliau juga adalah sosok senior di jurnalis, yang karya-karya nya sangat monumental dan penuh kajin, intelektual dan akademisi.

Selamat jalan Nurdin M.Noor, nama dan kiprahmu untuk daerah, akan selalu dikenang oleh seluruh masyarakat Cirebon dan sekitarnya. (Nur)


DEMA-SEMA FUAD IAIN SNJ Cirebon Dorong Mahasiawa Aktif Berorganisasi

FOKUS CIREBON, FC - Senat Mahasiswa (SEMA), Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon dan Senat Mahasiswa (SEMA), Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Online Jilid II. Kamis, (01/10/2020).

Kegiatan ini diisi oleh SEMA, DEMA Institut, SEMA, DEMA Fakultas dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) yang ada di FUAD.

Ketua Umum SEMA Institut, Rohmawan menjelaskan SEMA itu organisasi kemahasiswaan yang tataran nya tertinggi di kampus.

"Sema itu lembaga normatif atau legislatif, senat sendiri memiliki fungsi legislasi, seperti yang kita pahami bersama, senat adalah tugasnya membuat aturan, aturan organisasi kemahasiswaan, AD/ART, rapat-rapat kebutuhan Organisasi Mahasiswa di tingkat isntitut," paparnya.

Rohmawan mengatakan, SEMA Institut berfungsi sebagai pengawas yang membawahi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Unit Kegiatan Khusus (UKK).

"UKM dan UKK itu adanya di ormawa tingkat institut, kita membawahi sekaligus mengawasi. Jadi, untuk garis kordinasi dan instruksi kita ada pada UKM, UKK dan DEMA,"jelasnya.

Ketua Umum DEMA FUAD, Anton Ahyari mengatakan bahwa sebenarnya yang membedakan SEMA, DEMA Institut dan SEMA, DEMA Fakultas itu hanya ruang lingkup nya saja.

"SEMA, DEMA Institut itu jalur kordinasi nya ke UKM, UKK dan Fakultas. Kalau di Fakultas sendiri jalur kordinasi nya ya ke ormawa yang ruang lingkupnya di FUAD, seperti HMJ-HMJ yang ada di FUAD. Mungkin perbedaan nya ya ruang lingkup atau jalur kordinasi," ucapnya.

Ia juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini DEMA FUAD akan menyelenggarakan seminar beasiswa.

"Di akhir bulan ini, kita akan menyelenggarakan seminar beasiswa yang insyaAllah kita akan mendatangkan pemateri dari Staf Khusus ke-Presidenan, tapi seminar ini ruang lingkupnya hanya untuk mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah saja," jelasnya. (Cholis)





Menteri Agama RI, Sambut Baik PBAK Wabinar Gelombang II 2020 Fakultas UAD IAIN Cirebon Dalam Wujudkan Generasi Unggul

FOKUS CIREBON, FC - Kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Gelombang II, Fakultas Ushuludin, Adab dan Dakwah IAIN SNJ Cirebon mengusung tema "Mewujudkan Generasi Unggul" disambut baik oleh Menteri Agama Republik Indonesia bersama jajaranya, Kamis, (01/10/2020), di ruang Auditorium FUAD, lantai 4, kampus setempat.

Kegiatan tingkat fakultas ini diikuti sebanyak 169 mahasiswa baru dan dibuka langsung oleh Wakil Rektor III, Dr H Ilman Nafia, MAg mewakili Rektor IAIN SNJ Cirebon yang berhalangan hadir.

Warek III dalam sambutannya mengucapkan selamat datang di kampus IAIN Cirebon dan mengikuti kegiatan PBAK Gelombang II 2020, FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Warek III juga menyampaikan kepada seluruh mahasiswa baru bahwa sangat tepat memilih IAIN Cirebon sebagai tempat belajar, karena memang kampus ini bertujuan ingin mewujudkan generasi unggul. 

Hal ini sesuai dengan dua kata kunci yang juga dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, tentang mewujudkan generasi unggul.

"Seluruh pimpinan sudah mempersiapkan FUAD menjadi file project, di mana beberapa kelas yang ada bertingkat internasional,," kata Ilman. 

Warek III juga memuji tim kreaor, tutor dan fasilitator termasuk tim IT (Humas IAIN Cirebon) yang sudah bekerja baik hingga sejumlah kegiatan virtual berjalan sukses dan baik. 

Ketua Umum Dema Fakultas Ushuludin IAIN SNJ Cirebon, Anton Ahyari, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan PBAK yang kedua Fakultas Ushuludin.

"Pada kegiatan ini ada 169 mahasiswa yang diterima SPMB gelombang dua dari 7 jurusan yang ada di fakultas FUAD. Yakni ilmu Hadist, BKI, Tafsir Quran, KPI, PMI, Filsafat Islam, Sastra Arab," paparnya.

Tema mewujudkan generasi unggul, kata Anton, menjadi judul untuk mengembangkan ke mahasiswa baru di pandemi Covid 19, yang dikembangkan dalam hal pendidikan, bukan berarti mahasiswa luntur karena pandemi, justru adanya ini bisa membawa gairah untuk tetap semangat belajar walau sistem daring.

"Harapan yang diinginkan adalah semoga dengan adanya PBAK ini tidak mengurangi obsesi belajar dalam situasi apapun, akan tetapi adanya pandemi ini bisa membawa keberkahan untuk kita semua untuk menjalankan berbagai aktivitas," ujarnya.

Sedangkan Ketua Dema Institut, Jajang Hermawan, dalam sambutannya juga mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru dalam PBAK 2020 di Fakultas UAD IAIN Cirebon. 

Jajang menjelaskan, 169 mahasiswa baru yang mengikuti kegiatan PBAK gelombang II ini, bertujuan untuk mencetak mahasiswa unggul, pemuda unggul dan bisa menjadi jembatan bagi masa depan mendatang. 

Imam Bashori MAg, Kasubit Kementerian Agama RI, mengungkapkan pilihan menjadi mahasiwa FUAD adalah sangat tepat karena PTKI itu wajah Indonesia. 

"Menjadi mahasiswa berati menjadi kaum intelektual, baik itu cara mengkritisinya maupun cara berpikirnya. Maka orang yang memiliki drajat yang baik adalah mereka yang memiliki empati dan ahlakul yang baik," ucapnya.

Menurutnya IAIN ingin menghantarkan mahasiswa menjadi orang yang berkarakter dan memiliki kecerdasan dan intelktual yang baik. Termasuk kecerdasan spiritual yang tinggi.

"Jadilah mahasiawa yang cerdas emosional, cerdas intelektual dan cerdas spiritual. Ini yang akan melahirkan karakter yang berakhlakul karimah, karena mampu bekerjasama dengan orang lain dan selalu memiliki rasa empati yang tinggi," katanya.

Sementara itu, Dirjen Pendis Kementerian Agama RI, menyatakan pihaknya mengaku jika kegiatan ini menjadi sebuah kebanggan karena pihaknya bisa bersilaturrahmi dengan seluruh mahasiawa baru IAIN Cirebon.

"Harapan PTKI adalah menjadi mahasiswa berkarakter akhlakul karimah, dan kita harus siap menghadapai Indonesia emas dan revolusi industri 4.0. Kemudian orang terpelajar adalah pemilik masa lalu dan orang yang mau terus belajar adalah orang yang akan memiliki masa depan," ujarnya.

Ingat untuk menjadi intelektual kata Dirjen Pendis, tidak menjadi menara gading tetapi mampu menerangi dan menjadi cahaya bagi kegelalapan.

Hal yang sama dinyatakan oleh Menteri Agama RI, Fakhru Rozi, bahwa menjadi mahasiwa adalah suatu kebanggaan, bukan saja karena dekat dengan keserjanaan ataupun status sosial. 

Selain itu, lanjut Menteri Agama, mahasiswa harus peka munculnya transnasional dan ancaman bagi NKRI, akibat pemahaman keagamaan yang kurang moderat dan cenderung anarkis.

"Misi kebangsaan dan keagamaan ini penting dan siapapun yang akan menggangu keberlangsungan NKRI maka mahasiawa PTKI harus siap menjadi garda terdepan, dan profil lulusan PTKI adalah yang mereka yang mencintai agama dan negara Indonesia dalam satu tarikan nafas," jelasnya.  


Kegiatan PBAK ini diikuti oleh Dekan Fakuktas FUAD, Dr Hajam MAg, Wadek III bidang kemahasiswaan FUAD, Dr Anwar Sanusi MAg, Warek III, Dr H Ilman Nafia MAg, serta jajaran pimpinan FUAD IAIN SNJ lainnya, juga Menteri Agama RI dan sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Agama RI. (din)






Selamat Jalan Abah Nurdin M. Noor Sang Inspirator

FOKUS CIREBON, FC - Innalilahi wa Inna ilaihi rojiun. Telah berpulang ke Rahmatullah, Rabu 30 September 2020 Tokoh Cirebon, Budayawan, Sastrawan, Wartawan Senior dan guru kami Abah Nurdin M. Noor. 

Semoga Husnul Khatimah, diterima seluruh amaliah beliau, diampuni segala dosanya serta kepada keluarga diberikan kes abaran dan ketabahan. 

Pengabdian dan karya-karya beliau di bidang sastra Cirebon, jurnalisme dan kebudayaan, semoga menjadi amal jariyah beliau. 

"Sosok yang tak tergantikan, semoga kita semua diberi kekuatan untuk dapat memanjangkan amal jariyah dan perjuangan beliau. Aamiin ya robbal aalamiin," ucap M.Joharudin, akademisi dan juga Ketua Bawaslu Kota Cirebon.