Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 04 Oktober 2021

Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kesenden, Pemda Kota Cirebon Ucapkan Selamat HUT Ke 76 TNI


FOKUS CIREBON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon menyampaikan selamat hari ulang tahun (HUT) ke-76 TNI. Sarana dan prasarana di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kesenden yang rusak juga segera diperbaiki.

Jelang peringatan HUT ke-76 TNI, ziarah nasional dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) digelar di berbagai daerah di Indonesia. Di Kota Cirebon, ziarah nasional dan tabur bunga dilakukan di TMP Kesenden, Senin (4/10/2021). Sebelum ziarah dan tabur bunga, terlebih dahulu digelar upacara yang dipimpin oleh Kepala Staf Korem (Kasrem) 063/SGJ, Letkol (Inf) Heri Rustanto.

Turut hadir  Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si. dan segenap unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cirebon.

Sekda Agus atas nama pemda dan masyarakat Kota Cirebon menyampaikan selamat hari ulang tahun ke-76 TNI. 

“Kita berharap TNI terus mengawal pertahanan dan keamanan Republik Indonesia. NKRI harga mati,” kata Agus

Agus juga yakin TNI senantiasa menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. Ia bersama dengan Dandim 0614 Kota Cirebon, Letkol (Inf) Andi Hasbullah juga sempat melihat kondisi yang ada di TMP Kesenden. 

“Kami melihat ada beberapa yang memang perlu dilakukan pemeliharaan dan perbaikan,” katanya.

Pemeliharaan dan perbaikan itu diantaranya masih ada alang-alang yang belum terbabat, sarana dan penerangan yang ternyata tidak berfungsi dan lainnya. 

Kami sudah meminta kepada Pak Asep (kepala UPT TMP) untuk segera melapor ke Kepala Dinas Sosial,” ujar Agus.

Dengan begitu bisa langsung dilakukan perbaikan. “Jangan sampai saat momentum ziarah malam atau renungan suci kondisi disini gelap sekali,” tutur Agus. Sedangkan untuk pengelolaan TMP Kesenden berada di bawah Dinas Sosial Kota Cirebon. (din)

Lolos Ke Final, Tiga Mahasiswa FSEI IAIN Cirebon di Jambore Ekonomi Syariah Nasional III Terus Berjuang

Inilah Mahasiswa FSEI IAIN Cirebon yang menjadi kontingen Jambore Ekonomi Syariah Nasional III, di UIN Surakarta.


FOKUS CIREBON - Semangat tinggi yang tak mudah pupus dan pantang menyerah, terus menggelora di tubuh tiga mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang lolos masuk final.

Ketiganya tengah berjuang merebut kejuaraan di Jambore Ekonomi Syariah Nasional III, yang tengah berlangsung lima hari sejak 3 sampai 7 Oktober 2021, bertempat  di UIN Surakarta, Jawa Tengah.

Pada ajang tersebut, mahasiswa FSEI selain mengikuti Jambore Ekonomi Syariah Nasional III juga Forum Nasional (Fornas) Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Islam Indonesia (MEBI) III.

Dekan FSEI IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Aan Jaelani MAg menjelaskan, kegiatan yang berlangsung lima hari kedepan tersebut, tiga mahasiswa FSEI berhasil masuk final.

“Pada Jambore Ekonomi Syariah III ini, alhamdulillah, 3 mahasiswa kita (FSEI IAIN Syekh Nurjati Cirebon) berhasil masuk ke final dan hari ini sedang berjuang untuk meraih prestasi yang gemilang,” kata Aan, Senin (4/10/2021).

Aan juga menambahkan, ke tiga mahasiswa yang berhasil masuk ke final tersebut, mengikuti lomba debat ekonomi syariah, video kreatif ekonomi syariah, business plan, seni teater, dan call for paper.

“Tentu saja kami berharap mereka terus  memiliki semangat juara dan kita diharapkan dapat memperoleh hasil yang terbaik untuk peningkatan kompetensi mahasiswa, terutama di bidang ekstrakurikuler. Selain itu juga untuk akreditasi, baik di jurusan, fakultas, maupun di tingkat institut," katanya.

Untuk itu, harap Aan, semangat dan perjuangan mereka bisa menjadi tauladan yang baik untuk adik-adik mahasiswa di masa yang akan datang untuk terus memiliki semangat berprestasi atas nama IAIN Syekh Nurjati Cirebon,” terangnya. (din

Jumat, 01 Oktober 2021

Jelang Musim Hujan, DPUPR Kota Cirebon Tingkatkan Pemeliharaan Drainase

FOKUS CIREBON – Pemerintah Daerah Kota Cirebon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) meningkatkan intensitas pemeliharaan drainase, menjelang datangnya musim hujan.

Hal itu dilakukan guna memastikan kondisi drainase siap dialiri air dengan debit lebih tinggi dibanding sebelum musim hujan. Setidaknya dapat mengurangi potensi luapan air ketika intensitas hujan tinggi.

Kepala DPUTR Kota Cirebon, Syaroni ATD., M.T., menuturkan, prioritas pemeliharaan drainase diantaranya di ruas Jalan Cipto Mangunkusomo dan Jalan Terusan Pemuda. Di ruas jalan tersebut sering terjadi genangan air saat musim hujan.

“Ini sebagai langkah antisipasi terjadi genangan air di badan jalan pada ruas yang sering terjadi genangan,” kata Syaroni, Kamis (30/9/2021), di Balai Kota Cirebon.

Pemeliharaan yang dilakukan meliputi membersihkan gorong-gorong, penyedotan lumpur dan membersihkan sampah yang menutupi drainase. “Hampir semua drainase yang rawan genangan sudah kami bersihkan,” ujarnya.

Menurut Syaroni, saat musim hujan tidak ada ruas jalan di Kota Cirebon yang banjir, melainkan hanya ada genangan air. 

“Kalau banjir itu air surutnya lebih dari sehari. Sedangkan genangan air surut dalam hitungan jam,” katanya.

Pihaknya, lanjut Syaroni, telah menyiapkan tim khusus di saat terjadi genangan air pada musim hujan. Hal ini berkaitan dengan instruksi walikota Cirebon tentang siaga bencana di musim hujan. “Kami ada tim yang siap diterjunkan kapan pun dan di mana pun,” kata Syaroni.

Dia juga mengaku terbuka menerima pengaduan dari masyarakat terkait infrastruktur di Kota Cirebon. Baginya, kenyamanan adalah prioritas utama yang diberikan sebagai pelayan masyarakat. 

“Kalau ada keluhan terkait infrastruktur kami siap akan turun memperbaiki,” katanya. (din)

Kamis, 30 September 2021

Bupati Imron : Lulusan Perguruan Tinggi Harus Berkonstribusi Bagi Kemajuan Daerah

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag

FOKUS CIREBON- Bupati Cirebon, Drs.H. Imron, M.Ag menghadiri wisuda Sekolah Tinggi Agama Islam Mahad Ali (Staima) di Patra Hotel, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (30/9/2021).

Dalam sambutannya, Bupati Imron mengatakan, peran lulusan perguruan saat ini tidak hanya untuk untuk kemajuan sendiri, melainkan harus berkontribusi terhadap kemajuan daerah serta bangsa.

Menurut Imron, pada zaman orde baru, upaya meningkatkan kemajuan daerah harus diselaraskan dengan intruksi dari pemerintah pusat, sehingga tidak ada persaingan antar daerah.

"Pada era sekarang, kabupaten pun berlomba-lomba untuk kemajuan dan pemerintah dipersilahkan. Lulusan dari perguruan tinggi ini yang menjadi salah satu penentu," kata Imron.

Imron berharap, ilmu dari para dosen yang ditransferkan kepada mahasiswa bisa membantu pemerintah dalam upaya memajukan daerah. Membangun daerah, harus dengan ilmu serta potensi.

Menurut Imron, siapapun yang mampu menggali potensi, pasti akan maju dan bisa menyejahterakan dirinya sendiri, maupun sekitarnya.

"Jebolan almamater ini harus membuat program Cirebon ke depan harus bagaimana. Mangga, nanti kami fasilitasi bagi yang memiliki potensi," kata Imron.

Imron optimistis banyaknya generasi penerus di Kabupaten Cirebon yang bersungguh-sungguh menempuh pendidikan tinggi akan memiliki potensi bagus. 

“Era sekarang, semua orang bersaing satu sama lain. Kalau mengabaikan pendidikan, maka secara otomatis akan kalah sendiri,” kata Imron. (din)

Usai 6 Hari Kegiatan, Bupati Tutup Secara Resmi MTQ Ke-47 Tingkat Kabupaten

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag

FOKUS CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag secara resmi menutup Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-47 tingkat Kabupaten Cirebon di Kecamatan Greged, Kamis (29/9/2021) malam. 

Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-47 berlangsung selama enam hari dari Jumat 24 sampai Rabu 29 September 2021. 

Imron mengatakan, penyelenggaraan MTQ ini merupakan tidak hanya berbicara prestasi. Akan tetapi bisa diambil hikmah dan nilai tambah oleh seluruh potensi masyarakat. 

" MTQ ini merupakan pengamalan nilai Alquran dan membudayaan gemar mambaca Alquran dalam rangka membentuk manusia yang beriman, sehat, cerdas dan sejahtera," katanya. 

Imron mengucapkan selamat kepada pemenang lomba dalam ajang MTQ ke-47 ini. 

"Semoga prestasi yang sudah diraih terus ditingkatkan sehingga dapat mengharumkan nama Kabupaten Cirebon tidak hanya di tingkat provinsi, nasional bahkan tingkat Internasional.  Kepada peserta yang belum berhasil jangan patah semangat masih banyak kesempatan untuk memacu prestasi," ujarnya. 

Imron juga mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak-pihak yang sudah membantu menyukseskan penyelenggaraan MTQ ke-47 tahun 2021. 

"Terima kasih penghargaan setinggi-tingginya kepada pihak yang sudah memberikan perhatian secara khusus dan bimbingan petunjuk dan arahan sehingga sangat membantu penyelenggaraan MTQ ke-47 dengan lancar," katanya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon sekaligus Ketua Umum LPTQ, H.Asdullah mengatakan, kesuksesan MTQ ke-47 tahun 2021 ini tidak lepas dari semua dukungan pemerintah dan masyarakat Kabupaten Cirebon. 

Menurutnya, kegiatan MTQ harus memberi pengaruh terhadap perilaku kehidupan masyarakat muslim, untuk ikut di masa mendatang agar setelah penyelenggraan MTQ ini dapat memberikan manfaat dan pengaruh positif untuk pembinaan keagamaan di masyarakat. 

"Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat Kecamatan Greged yang sudah berupaya bersungguh-sungguh dan penuh keikhlasan menjadi tuan rumah yang baik untuk MTQ Kabupaten Cirebon. Mudah-mudahan gema dan syiar bisa memberikan berkah untuk jajaran pemerintah dan masyarakat khususnya Kecamatan Greged dan masyarakat Cirebon pada umumnya," ujarnya. 

Asdullah menjelaskan, pihaknya mempunyai harapan besar kepada pengurus LPTQ semua tingkatan agar dapat melakukan langkah-langkah strategis dan program teknis untuk melaksanakan secara terencana pembibitan qori, qoriah, hafid maupun yang lainnya dengan pengembangan potensi sumber daya manusia yang dimiliki oleh daerah masing masing. 

"Terima kasih kepada panitia dan juri yang mengamankan dan melaksanakan secara sungguh-sungguh acara MTQ ini. Komitmen LPTQ untuk diselengarakan MTQ yang bersih ,jujur, berakhlak berkualitas dan berprestasi," katanya. (din)

Rabu, 29 September 2021

Memasuki Musim Penghujan, Wali Kota Cirebon Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan


CIREBON – Jelang musim penghujan, Wali Kota Cirebon meminta seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Tindakan untuk mengantisipasi terjadinya bencana juga perlu dilakukan.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., saat Apel Gabungan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Hidrometeorologi 2021/2022 di lapangan Balai Kota Cirebon, Rabu (29/9/2021).

“Berdasarkan press release dari BMKG menyebutkan awal musim di Jabar diprakirakan terjadi September dan di Kota Cirebon pada Oktober-November,” kata Azis. Sedangkan puncak musim hujan diprakirakan terjadi Januari 2022.

Bila dikaji dari kejadian bencana selama 3 tahun ke belakang, ada tren yang menunjukkan bahwa banjir akan melanda Kota Cirebon di awal tahun. Seperti terjadi di RW 06 Suradinaya, Kelurahan Pekiringan pada Maret 2018, banjir di kawasan Kecamatan Harjamukti dan Kecamatan Lemahwungkuk pada Januari-Februari 2020, serta banjir di Kelurahan Kalijaga yang baru terjadi di akhir Maret 2021. Kejadian tersebut berdampak pada sekitar 12 ribu penduduk yang berada di sekitar area banjir.

“Untuk itu masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan tanah longsor untuk meningkatkan kewaspadaan menjelang puncak musim penghujan,” kata Azis.

Terlebih curah hujan pada musim penghujan kali ini, sambung Azis, lebih tinggi daripada sebelumnya. 

“Perlu pula dilakukan tindakan antisipasi bencana bersama-sama,” katanya.

Seperti melakukan normalisasi sungai dan kali, memperbaiki drainase, memantau debit air sungai dan kali serta melakukan pembersihan sungai dari sampah dengan kegiatan kerja bakti.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., menjelaskan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon bersama-sama dengan TNI/Polri dan instansi terkait lainnya akan melakukan kerja bakti dengan membersikan drainase dan normalisasi saluran. “Tindakan ini untuk mengantisipasi terjadinya bencana di musim penghujan,” kata Agus.

Pada kesempatan itu Agus juga meminta agar tidak terjadi delay atau waktu tunggu yang sama saat terjadi kebencanaan. “Begitu ada informasi bencana, teman-teman BPBD bisa meluncur ke lokasi,” ujarnya.

Namun Agus juga yakin personel BPBD Kota Cirebon sudah tangguh dan teruji. Sehingga mereka selalu siap menolong setiap terjadi kejadian kebencanaan.

Selain kesiapan personil, kesiapan sarana dan prasarana hingga logistik juga harus dilakukan BPBD Kota Cirebon. Untuk kesiapan sarana dan prasarana dapat dilakukan bekerja sama dengan TNI/Polri. Sedangkan untuk logistik juga telah disiapkan. “Kalau kurang, kita support. Kita upayakan dari berbagai sumber daya lainnya,” kata Agus.

Sedangkan titik rawan banjir di Kota Cirebon diantaranya Jalan Ciptomangunkusumo, Jalan Terusan Pemuda, dan Kalijaga. Sedangkan rawan longsor berpotensi terjadi di Kelurahan Larangan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Cirebon, Khaerul Bahtiar, S.T., menjelaskan apel ini sebagai wujud kesiapan BPBD dan instansi terkait lainnya menghadapi bencana hidrometeorologi di Kota Cirebon. 

“Memasuki musim penghujan perlu kewaspadaan secara khusus,” kata Khaerul. Terlebih berdasarkan informasi dari BMKG, curah hujan tahun ini diprakirakan lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Sehingga kewaspadaan perlu ditingkatkan.

Untuk sarana dan prasarana yang dimiliki oleh BPBD Kota Cirebon menurut Khaerul juga sudah siap dan layak untuk digunakan. Jika pun dianggap kurang, mereka telah berkoordinasi dengan Polres Cirebon Kota dan TNI untuk kesiapan sarana dan prasarana yang mereka miliki. (din)

Pemkab Cirebon Lakukan Revisi Perda RTRW


FOKUS CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon mulai melakukan proses revisi Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2018 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Hal tersebut terjadi karena adanya fluktuasi kepentingan masyarakat.

Sekda Kabupaten Cirebon Rahmat Sutrisno mengatakan, revisi perlu dilakukan untuk memajukan Kabupaten Cirebon. Perubahan ini pun sesuai anjuran dari Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Negara (BPN).

"2020 kemarin kami sudah melakukan. Artinya, diskusi yang akan dilakukan mulai hari ini hingga beberapa hari ke depan akan berdampak pada 20 tahun ke depan untuk Kabupaten Cirebon," kata Rahmat saat melakukan diskusi rencana tata ruang wilayah di Apita Tower, Kabupaten Cirebon, Selasa (28/9/2021) malam.

Rahmat mengatakan, hasil pembahasan yang dilakukan pemerintah daerah serta konsultan nantinya akan ditembuskan langsung ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk pengoreksian.

Lalu, berharap hasil dari perubahan revisi ini sesuai dengan apa yang diinginkan masyarakat Kabupaten Cirebon. "Mudah-mudahan diskusi ini lebih bermanfaat," katanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cirebon, Iwan Rizky mengatakan, raperda ini hasil penjaringan aspirasi dari masyarakat melalui dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD).

Hasil evaluasi dari perda sebelumnya, ada perubahan wilayah administrasi dengan kabupaten atau kota tetangga. 

"Kami akan tempuh langkah-langkah untuk revisi RTRW ini. Diharapkan bulan Desember bisa selesai," katanya. (din)

Selasa, 28 September 2021

Seleksi CPNSD di Lingkungan Pemerintah Kota Cirebon Bersih dari KKN dan Tidak Dipungut Biaya

Sekda Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si.


FOKUS CIREBON – Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Daerah (CPNSD) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon mengedepankan prinsip transparansi. Melalui seleksi ini, diharapkan Pemda Kota Cirebon akan mendapat CPNS terbaik.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., saat membuka seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil pada Pemda Kota Cirebon formasi 2021 di Convention Hall Kampus II UMC Jalan Fatahillah menjelaskan pengadaan CPNSD Kota Cirebon 2021 dilakukan berdasarkan ketentuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur negara.

“Yaitu mengedepankan prinsip transparansi, tidak dipungut biaya apapun serta bebas korupsi, kolusi dan nepotisme,” tutur Agus, Selasa (28/9/2021).

Untuk itu, Agus meminta kepada seluruh peserta agar tidak mempercayai oknum-oknum yang mengatasnamakan Pemda Kota Cirebon dan berjanji dapat meloloskan mereka menjadi CPNS.

Dijelaskan Agus, peserta yang akan diterima menjadi CPNS Kota Cirebon formasi 2021 merupakan peserta terbaik. Ini dikarenakan mereka harus menjalani seleksi berjenjang untuk menjadi CPNS. Dimulai dari seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar (SKD) dan dilanjutkan dengan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT).

“Hari ini seleksi kompetensi dasar. Setelah lolos dilanjutkan dengan seleksi kompetensi bidang. Sehingga CPNS yang diterima nantinya memiliki kualifikasi yang terbaik,” kata Agus. 

Seleksi ini juga untuk memenuhi kebutuhan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemda Kota Cirebon.

Sedangkan jumlah peserta SKD CPNS Kota Cirebon formasi 2021 berjumlah 2102 orang. sebanyak 1.917 orang memilih mengikuti seleksi di UMC sedangkan peserta lain memilih titik lokasi selain di UMC sebanyak 185 orang. 

“Untuk alokasi formasi CPNS sebanyak 104,” katanya. Dengan rincian 69 tenaga kesehatan dan 35 tenaga teknis.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Cirebon, Dra. Sri Lakshmi Stanyawati, M.Si., menjelaskan untuk hari pertama seleksi dibagi menjadi 3 sesi. “Semoga lancar semua dan tidak ada yang bermasalah,” tutur Sri. Yang terpenting, lanjut Sri, peserta bisa mengerjakan soal dengan teliti. (din)

Pemkab Cirebon Fokus Pada Pemulihan Ekonomi


FOKUS CIREBON.- Sebanyak tujuh Fraksi DPRD Kabupaten Cirebon menyampaikan pandangannya tentang Hantaran Bupati terhadap RAPBD perubahan tahun anggaran 2021 pada Rapat Paripurna di Gedung DPRD setempat, Selasa (28/9/2021). 

Rapat paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD, Rudiana, SE dan dihadiri Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag, Wakil Bupati, Hj.Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si perwakilan Forkopimda dan kepala SKPD camat. 

Perwakilan fraksi dari PDI Perjuangan yang dibacakan Hj. Amenah, SE mengatakan, pihaknya mengapresiasi Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon yang sudah melakukan upaya pemulihan ekonomi saat pandemi Covid-19. 

"Kami memahami pemulihan ekonomi daerah paska Covid-19 Kabupaten Cirebon perlu tekad yang kuat dan gotong royong bersama-sama untuk ikut menstabilkan peningkatan sektor ekonomi dan pembangunan untuk kembali pulih," katanya. 

Amenah mengatakan, Fraksi PDIP memiliki dua catatan sektor yang sangat strategis yang selama ini terdampak pandemi Covid-19. Bahkan, sektor tersebut terkena recofusing anggaran.

"Pertama sektor ekonomi, banyak masyarakat terdampak akibat pandemi Covid-19 dengan kebijakan pemerintah yang melakukan pembatasan kegiatan di masyarakat. Serta Kabupaten Cirebon mempunyai destinasi wisata yang strategis seperti wisata kuliner, budaya, belanja batik, religi semuanya 80 persen tutup akibat pandemi ini," ujarnya. 

"Sementara yang kedua sektor Infrastruktur pembangunan banyak ikut terdampak juga. Seperti jalan yang banyak rusak, infrastruktur pertanian juga ikut terdampak karena semua anggaran terkena recofusing," tambahnya.

Ia mengungkapkan, Pemkab Cirebon dapat mampu mengatur laju infasi yang cukup rendah dengan besaran inflasi 2,7 sampai 3,5 persen. 

"Sekarang daya beli masyarakat Kabupaten Cirebon mulai berangsur-angsur stabil. Kita ketahui bersama, pandemi Covid-19 memang menurunkan daya beli di masyarakat. Akan tetapi, kami Fraksi PDIP apresiasi dan acungi jempol kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam kondisi sulit seperti ini mampu meningkatkan pendapatan daerah sebesar Rp 3.9 triliun lebih bertambah Rp 542 miliar lebih atau naik 15,8 persen," kata Amenah. 

Sementara itu, dalam jawaban bupati atas pemandangan umum DPRD terhadap RAPBD perubahan tahun anggaran 2021, yang dibacakan langsung Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, di masa pandemi Covid-19 Pemerintah Kabupaten Cirebon terus fokus dalam pemulihan ekonomin di daerah. Bahkan, Pemkab Cirebon terus mengejar target dalam vaksinasi Covid-19. 

"Sampai saat ini vaksinasi baru terealisasi  31.84 persen. Kami harapkan pada akhir tahun 2021 Kabupaten Cirebon mempunyai target masuk level 2 dengan syarat vaksinasi harus mencapai 50 persen dosis pertama dan  40 persen untuk lansia," kata Imron. 

Menurut Imron, banyak kendala dalam mencapai target vaksinasi, yakni kurangnya stok vaksin dari pemerintah pusat dan provinsi. 

"Kita tetap berusaha agar akhir 2021, 50 persen vaksin sudah tercapai, sehingga Kabupaten Cirebon bisa masuk level 2. Dan ekonomi bisa kembali berjalan secara stabil kembali," katanya.

Selain pemulihan ekonomi, Imron mengatakan, Pemkab Cirebon juga sedang fokus dalam penerimaan PPPK untuk tenaga guru honorer.  Bahkan, banyak guru honorer yang tidak lolos seleksi PPPK karena kurangnya nilai  passinggrade. 

"Sebagai tindak lanjut dengan diterbitkannya Peraturan Bupati Cirebon Nomor 54 tentang Guru Pengganti. Pemerintah Kabupaten Cirebon telah mengalokasikan anggaran untuk guru pengganti di Dinas Pendidikan tahun anggaran 2022 sebesar Rp 15 miliar untuk enam ribu guru pengganti," katanya. (din)

TP PKK Kabupaten Cirebon Juara Bazar Online Jabar


FOKUS CIREBON -Tim Penggerak PKK Kabupaten Cirebon menyabet juara 1 lomba Bazar Online Jawa Barat  secara virtual. Kegiatan Bazar Online tersebut diikuti 27 TP PKK kota/kabupaten se-Jabar dan dihadiri oleh Kepala Disdik, dan Kepala DPMD Provinsi Jabar. 

"Selamat kepada TP PKK Kabupaten Cirebon yang sudah menjadi juara 1 lomba Bazar Online tingkat Jawa-Barat secara virtual, " kata Ketua Umum TP PKK Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya Ridwan saat acara Bazar Online tingkat Jabar, Selasa (28/9/2021). 

Atalia mengajak semua TP PKK kota/kabupaten di Jawa Barat untuk melakukan edukasi kepada para pelaku UMKM agar memanfaatkan teknologi yang ada.

Teknologi merupakan media yang bisa digunakan selama ini, khususnya pada Pandemi Covid-19. 

Atalia mengatakan, di masa pandemi Covid-19 banyak sektor kehidupan masyarakat yang terdampak  seperti, sosial, budaya pendidikan, bahkan paling berat terdampak yakni masalah ekonomi. 

"Data dari Dinas UMKM Provinsi Jabar ada 37 ribuan  UMKM terkena dampak Pandemi Covid-19. Belum lagi di kota/kabupaten lain banyak orang kehilangan pekerjaan  karena mereka dirumahkan, untuk data menunjukkan  ada 99 ribuan para pekerja yang sudah dirumahkan, belum lagi perusahan yang gulung tikar," ujarnya. 

Atalia mengajak kepada pelaku UMKM agar bisa memanfaatkan teknologi yang ada. Bahkan di masa pandemi ini banyak peluang dalam melakukan bisnis dari rumah. 

"Mereka para pelaku UMKM bisa memanfatkan teknologi yang ada, seperti FB, IG dan lainnya untuk melakukan pekerjaan secara online," ungkapnya. 

Ia mengajak para Tim Pengerak PKK kota/kabupaten se-Jabar untuk membantu para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya. 

"Pekerjaan rumah kita hari ini bagaimana edukasi kepada pelaku usaha binaaan agar bisa kita fasilitasi dan dampingi untuk memasarkan produknya sehingga ke depan mereka mampu mengenalkan  produk mereka secara mandiri," kata Atalia. 

Kegiatan Acara Bazar Online TP PKK diikuti oleh Ketua TP PKK Kabupaten Cirebon, Hj. Nunung Roosmini dan para pengurus. (din)

Batalyon Arhanud 14/PWY Cirebon Miliki Rudal Starstreak


FOKUS CIREBON - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Cirebon, Drs. H. Mochamad Syafrudin menghadiri acara penyambutan senjata baru rudal starstreak di Batalyon Arhanud 14/PWY Cirebon, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (28/9/2021).

Rudal starstreak yang diterima oleh Batalyon Arhanud 14/PWY Cirebon ini yakni, satu unit kendaraan commander, satu unit kendaraan pengangkut misil, satu unit kendaraan maintenance logistik, satu unit radar syikra CM 200, 4 unit kendaraan MMS, dan delapan unit LML-NG.

Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kodam) III/Siliwangi Brigadir Jenderal TNI Darmono Susastro menyebutkan, Alat Utama Sistem Senjata (alutsista) ini sengaja diberikan karena Kodam III/Siliwangi memiliki wilayah penyangga ibu kota.

Menurutnya, batalyon ini harus memiliki alat tempur yang canggih. "Posisi di sini strategis di mana Cirebon menjadi daerah penyangga ibukota negara. Diharapkan mampu menangkal kemungkinan adanya ancaman," kata Darmono.

Kemudian, alutsista tersebut pun digunakan untuk menghalau ancaman, karena di wilayah Cirebon Raya ada beberapa kawasan objek vital nasional. Secara posisi sangat strategis kalau disimpan di Batalyon Arhanud 14/PWY Cirebon.

"Alat ini mampu menembakkan efektif sejauh 7 KM dan memiliki radar sepanjang 250 kilometer. Ini artinya, jangkauannya sampai wilayah Jakarta," ujarnya.

Selain menyerahkan alustsista, Kodam III/Siliwangi membantu pemerintah daerah dalam rangka percepatan penanganan Covid-19, yakni dengan cara menggelar vaksinasi massal untuk masyarakat.

Selain itu, dalam upaya pemulihan ekonomi, pihaknya juga memfasilitasi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Cirebon/Kota Cirebon untuk memamerkan produknya. (din)

Berprestasi di Poros Jati 2021, Jurusan Hukum Keluarga FSEI IAIN Dinobatkan Juara Umum

Piala Juara Umum Poros Jati 2021 diraih kontingen Jurusan Hukum Keluarga (HK) Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Selasa (28/9/2021).


FOKUS CIREBON - Rasa senang dan bangga terlihat di raut wajah para sang juara termasuk Ketua Jurusan Hukum Keluarga (HK), H Nursyamsudin MA dan Ketua Umum HMJ HK, Dewi Safitri. Betapa tidak, kontingen dari Jurusan HK ini mampu merebut piala kemenangan dan di nobatkan sebagai juara umum pada ajang Poros Jati 2021, Selasa (28/9/2021).

Ketua Umum Himpunan Jurusan Hukum Keluarga, Dewi Safitri, menjelaskan bahwa juara umum diraih Jurusan HK ini karena 4 lomba berhasil direbut HK dan menjadi juara 1 pada ajang Poros Jati. 

Empat lomba tersebut masing-masing, lomba Hadroh, Bulutangkis ganda putra, Puitisasi Alquran, Musabaqoh Qiro'atul Kutub. Sedang untuk kategori juara 2 diraih Sarah Kamila El Islamy melalui lomba karya tulis ilmiah sosial, dan Indah Nur Azizah pada cabang Catur klasik putri.

"Sebenarnya masih ada sejumlah cabang lain yang diikuti Jurusan HK, namun 4 cabang itulah HK berhasil dinobatkan sebagai juara umum, karena ke empat cabang olah raga tersebut mampu merebut juara satu," katanya.

Dengan perolehan medali atau piala ini, pihaknya mengucapkan terimakasih atas perjuangan dan kontribusinya para peserta hingga mampu mengharumkan jurusan HK.

Dewi bercerita, sebelum dinobatkan sebagai juara umum, peserta lomba dari Jurusan HK masih tertinggal jauh dengan jurusan-jurusan lain di lomba tersebut. Namun di akhir perlombaan, peserta dari jurusan HK seperti mendapat energi kuat untuk mengejar ketertinggalan dari peserta lain, dan berhasil sukses menjadi juara satu serta juara umum.

"Ini motivasi yang luar biasa, walau tertinggal namun terakhir hasilnya menggembirakan, bisa menjadi juara satu sekaligus dinobatkan juara umum," terangnya.

Dewi menambahkan, inilah nama-nama para kontingen yang memenangkan di ajang Poros Jati Diesnatalis IAIN Syekh Nurjati Cirebon ke-56, di antaranya Sahrul Hanafi dan Rizal Ramadhan pada cabang Badminton ganda putra sebagai juara 1 kemudian Azmy Mubarok cabang Puitisasi Al-qur'an juga sebagai juara 1.

Kemudian juara 1 lainnya di cabang Lomba hadroh yakni Agia Iffa Ghufraini, M Kahirul Umam, Miftah Fauji, Nadzeef Makinun Amien, Sanjaya, Muhamad Putra Wildanul Mubarok, Indra Suhendra dan Farkhan. Sedangkan juara 1 di cabang lainnya diraih oleh Fajar Alfi Fauzi, cabang Musabaqoh Qira'atul Kutub.

Untuk peraih juara 1, kata Indah, diraih oleh Sarah Kamila El Islamy pada cabang Karya Tulis Ilmiah dan Indah Nur Azizah pada cabang Catur Klasik Putri.

Dewi berharap, dengan prestasi gemilang ini, peserta lomba (kontingen) bisa terus Istiqomah dalam meraih juara umum ini, dan mendatang bisa meningkatkan diri dari ajang tingkat institut ke luar, baik Jabar, nasional bahkan internasional. 

Sementara itu, Ketua Jurusan Hukum Keluarga, H Nursyamsudin MA, juga menyatakan rasa bangganya. Pihaknya sangat bangga dengan hasil yang diraih para peserta lomba dari Jurusan HK. Bahkan pihaknya akan terus memberikan bimbingan dan motivasi untuk meraih juara pada ajang-ajang lainnya.

"Ya, kami akan terus suport mereka, bahkan akan berkoordinasi dengan Warek III di tingkat institut untuk membicarakan kelanjutan bagi para sang juara dalam aspek pembinaan dan lainnya," tandasnya. (din)