Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 20 Desember 2021

UKM HTQ IAIN Cirebon Gelar Webinar Nasional Semarak Seni Qur'ani 2021

Semarak Seni Qur'ani 2021


FOKUS CIREBON - Mahasiswa Hay'atu Tahfidzul Qur'an (HTQ), IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan webinar nasional yang merupakan salah satu rangkaian acara di Semarak Seni Qur’ani 2021.

Kegiatan hasil besutan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Hay’atu Tahfidzil Qur’an (HTQ) ini, dilaksanaka di auditorium Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Senin (20/12/2021).

Pada kegiatan tersebut, HTQ pada Semarak Seni Qur’ani 2021, mengangkat tema “Membangun dan Mewujudkan Generasi Emas yang Berkompeten bersama Al-Qur’an”. 

Dalam sambutannya, Arief selaku ketua umum HTQ menjelaskan, kegiatan Semarak Seni Qur'ani (SSQ) Tahun sekarang bisa sampai pada tingkat Nasional dengan pelaksanaannya via Zoom Meeting dan Platform Youtube Htq Senja Cirebon. 

"Kegiatan ini dilakukan secara daring dan luring, semoga dengan semangat dari teman-teman kita bisa bersama untuk mewujudkan tujuan tersebut dan pada akhirnya akan mendapatkan berkah dari Al - Qur'an. Aamiin," ujarnya.

Narasumber yang terlibat dalam Webinar tersebut yaitu KH. Lukman Hakim, MA (Pencetus Metode Ilham-QU) & Drs, H. Amir, M.Ag (Direktur Utama Ma'had Al-Jami'ah IAIN Cirebon)

Berdasarkan tema ini, topik bahasan pada webinar ini adalah webinar nasional Semarak Seni Qur’ani 2021, dengan tujuan agar kita semua dapat mengetahui dan menerapkan strategi dalam menghafal al-Qur’an dan dapat menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam al-Qur’an pada kehidupan sehari-hari. 

Pada kegiatan ini, dua pembicara berlatar belakang Qur’ani . Pembicara pertama adalah KH. Lukman Hakim, MA dan pembicara kedua yakni Bapak Drs. H. Amir, M. Ag. Kedua pembicara ini membawakan materi dengan santai dan dapat dicerna baik oleh peserta webinar. 

Kyai Lukman pembicara pertama menyampaikan, bahwa orang sukses itu 80 persen ditentukan oleh soft skill dengan karakter sang pemenang dan berani menghadapi tantangan. 

"Memang ini membutuhkan sebuah proses yang panjang. Tetapi mari kita berproses menjadi generasi Qur'ani yang unggul dengan di mulai dari diri sendiri untuk senantiasa menyapa al-Quran, giat, meyakinkan keyakinan yang kuat dan berani untuk sebuah keberhasilan, serta bisa menghargai sebuah proses yang panjang," paparnya.

Dari pemaparannya itu, salah satu kutipan dari KH. Lukman Hakim yang menarik yakni menyapa dan berinteraksi dengan al-Qur’an adalah investasi terbaik, karena ia akan menggapai kebahagiaan di dunia dan dia di akhirat serta keberkahan dan kemuliaan di dunia.

Sementara menurut H.Amir, narasumber ke 2, bahwa untuk membangun generasi emas yang unggul butuh seseorang yang dapat mengarahkan dan memberikan petunjuk, kemudian mengayomi serta memberikan arahan-arahan. 

Dalam hal ini tentu kita butuh seorang murabbi, seorang pelatih,  seseorang yang mampu memberikan kenyamanan bagi kita untuk menuju kesuksesan. Sehingga betul-betul memberikan alasan yang tepat untuk mengetahui potensi diri kita, potensi yang ada dalam diri kita, dan itu akan meresponnya dengan baik. 

Disamping itu H Amir juga menambahkan, bahwa orang yang hidupnya menyapa Al-Qur'an, maka dia sedang berinvestasi di dunia dan akhirat.

Ketua Divisi Tahfidz, Lutfi Mubarok menyatakan, untuk dapat mewujudkannya tentu sangatlah kurang jika tidak dibarengi dengan keyakinan terkabulnya do'a kita, karena dengan berdo'a dan disertai dengan keyakinan tersebut. 

HTQ sebagai sebuah UKM harus mempunyai visi dan misi untuk mewujudkan cita-cita tersebut, seperti halnya yang dikatakan kyai Lukman. 

"Kita harus memiliki karakter sang pemenang yang memiliki keyakinan dan keberanian yang kuat dan bisa menghargai sebuah proses yang panjang," tandasnya.

Minggu, 19 Desember 2021

Mohamad Reza Terpilih Menjadi Ketua Umum LDM IAIN Cirebon Hasil Mubes Ke XXI


FOKUS CIREBON - Lembaga Dakwah Mahasiswa (LDM) IAIN Syekh Nurjati Cirebon selenggarakan Musyawarah Besar (MUBES) ke-XXI selama dua hari, yakni 18-19 Desember 2021, bertempat di Laboratorium Majasem Ruang Lab TV.

Menariknya, MUBES kali ini agak berbeda dari sebelumnya. Kader dan tamu undangan yang hadir dilakukan secara Hybrid, yakni pertemuan luring (luar jaringan) di lokasi dan daring (dalam jaringan) menggunakan aplikasi Google Meet.

“Sedikitnya ada 40 peserta yang hadir sebagian luring dan sebagian daring,” kata Ketua Umum LDM IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kadadi.

Mulai dari Ketua Pelaksana, Ketua Umum, Pembina, dan Warek III semuanya memberikan apresiasi dan dukungnan kepada seluruh pihak yang hadir dalam sambutannya. Karena MUBES ini merupakan acara besar yang sangat berkesan.

Dengan mengusung tema “Bersinergi Dalam Regenerasi Kepemimpinan Demi Wujudkan Lembaga Dakwah yang Progresif". Memberikan suasana yang berbeda dikarenakan peserta yang sangat aktif dalam berargumen ataupun kritikan terhadap apa yang disampaikan di forum. 

Besar harapannya Lembaga Dakwah ini senantiasa berprogresif ke arah yang lebih baik dari tahun sebelumnya dengan kader yang bersinergi kuat hingga akhirnya bisa berdampak pada regenerasi kepemimpinannya.

"Kami pengurus (LDM) IAIN Syekh Nurjati Cirebon periode 2020-2021 pamit undur diri. Setelah berakhirnya MUBES dan berganti estafet kepemimpinan dakwah ini kepada formatur terpilih yang menjadi Ketua LDM periode 2021-2022 yaitu Mohamad Reza Syah Fahlefi (Mahasiswa IAT Semester III) dan Wakil Ketua Umum yaitu Iman Sariman (Mahasiswa Tadris Matematika III) dengan konsep yang berbeda dalam pengaturan formatur pada MUBES kali ini memberikan satu konsepsi yang terinisiasi dari kepengurusan LDM angkatan 2020-2021, dengan tetap semangat menebar kebaikan,"ucapnya. (din)

Sabtu, 18 Desember 2021

Di Hari Migran Internasional 2021, Pemkab Cirebon Raih Penghargaan Kabupaten/Kota Peduli Pekerja Migran Indonesia

FOKUS CIREBON - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI menyelenggarakan Peringatan Hari Migran Internasional tahun 2021 dengan tema "PMI Tangguh Indonesia Tumbuh" di Cirebon, Sabtu (18/12/2021). 

Dalam ajang tersebut, Kabupaten Cirebon mendapatkan penghargaan sebagai Kabupaten/Kota Peduli Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengatakan, selama hampir dua tahun, Covid-19 telah membuat berbagai negara mengambil kebijakan untuk menutup sementara masuknya warga negara asing. 

Atas kebijakan tersebut, pemerintah Indonesia mengambil tindakan penutupan sementara untuk penempatan Pekerja Migran Indonesia dalam rangka melindungi warga negaranya dan mencegah tersebarnya Covid-19. 

"Tentu kondisi ini membuat kita semua sedih, khususnya bagi calon pekerja migran kita. Oleh karena itu, tema 'PMI Tangguh Indonesia Tumbuh' merupakan gambaran situasi dan harapan yang dirasakan oleh kita semua," kata Fauziyah. 

Fauziyah menambahkan, saat ini sejumlah negara sudah mulai membuka untuk warga negara asing. 

Pihaknya meminta komitmen semua pihak terkait agar pembukaan penempatan ini menjadi momentum untuk saling bahu membahu dan bekerja sama untuk menjaga kepercayaan negara-negara penempatan dengan memastikan CPMI yang dikirim benar-benar terbebas dari Covid-19. 

"Saya percaya dan meyakini, penempatan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia di masa pandemi Covid-19 ini dapat diatasi dengan baik dan elegan oleh kita semua," katanya. 

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, penghargaan tersebut adalah sebuah kehormatan bagi Kabupaten Cirebon.

Menurut Imron, PMI Kabupaten Cirebon cukup memberikan banyak kontribusi positif terhadap devisa negara. 

"Pemerintah Kabupaten Cirebon mengajak seluruh stakeholder untuk memberikan perhatian khusus kepada PMI, selain memberikan perlindungan juga menyampaikan informasi tentang prosedur baik," kata Imron.

"Kepada pemerintah pusat untuk memberikan sanksi tegas kepada biro atau jasa pemberangkatan PMI yang tidak bertanggung jawab terhadap keamanan pekerja tersebut," sambungnya.

Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker, Suhartono, mengatakan, pemerintah melalui Kemnaker setiap tahun menyelenggarakan peringatan Hari Migran Internasional. 

Pada tahun ini, penyelenggaraan peringatan Hari Migran Internasional di Cirebon karena  merupakan kantong PMI keenam dalam periode 4 tahun terakhir setelah Indramayu, Malang, Blitar, Ponorogo, dan Cilacap. 

Adapun penyelenggaraan acara ini dilakukan secara hybrid event yang diikuti secara langsung 500 orang stakeholder dan secara virtual diikuti 10 desa basis PMI di Kabupaten Cirebon dan sekitarnya, serta Perwakilan RI di negara-negara tujuan penempatan PMI sebanyak 12 perwakilan juga seluruh provinsi yang ada di Indonesia. 

Bersamaan dengan penyelenggaraan peringatan Hari Migran Internasional ini, Kemnaker memberikan Anugerah Indonesian Migrant Worker Awards kepada 15 penerima dengan 12 kategori.

Selain menghadiri penghargaan tersebut, Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia meninjau Layanan Satu Atap Pekerja Migran Indonesia di Transito Krucuk. (din)

Jumat, 17 Desember 2021

Mahasiswa Bahasa Sastra Arab IAIN Cirebon Unjuk Gigi di Tingkat Nasional

FOKUS CIREBON - Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa Sastra Arab (HIMABSA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Festival Sastra Arab (FESTRAB) Guna ‘Membumikan Bahasa, Melangitkan Sastra’ juga sebagai tema pada kegiatan ini, Kamis, (16/12/2021).

Acara yang berlangsung secara hybrid, diikuti sebanyak 70 peserta dari berbagai kalangan maupun jurusan. Acara semakin semarak ketika Nisa Rengganis sebagai pemateri berdiskusi tentang ‘Relevansi Sastra dan Politik’. 

Ketua Pelaksana, Hasbi menjelaskan, kegiatan FESTRAB (Festival Sastra Arab) merupakan kegiatan tingkat nasional. Hasbi sangat bangga karena kegiatan bisa berjalan lancar dan sukses. 

"Alhamdulillah walau dengan persiapan yang minim, tetapi semua berjalan baik.  FESTRAB ini merupakan kegiatan tingkat nasional perdana di BSA IAIN Cirebon,” papar Hasbi.

Acara yang merupakan besutan Divisi Pengembangan Aparatur Organisasi (PAO) ini, kata Hasbi, penting untuk diikuti bagi semua mahasiswa berbasis sastra dan bahasa arab. 

"Terimakasih disampaikan kepada para pihak yang banyak membantu dan berkontribusi pada tahun ini, kami sebagai HIMABSA bisa merealisasikan walaupun dengan banyak evaluasi nantinya," ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan Otis Ridiana, Ketua Umum HIMABSA, FESTRAB juga penting diikuti bagi kalangan mahasiswa sastra arab karena sama pentingnya dengan mengasah kemampuan mahasiswa sastra arab 

“Ini acara perdana yang direalisasikan oleh kami, hari ini adalah acara puncak, dimana rangkaian acara sebelumnya ada perlombaan. Ada 4 perlombaan yang kami ajangkan yaitu, drama monolog, taqdimul qishoh, puisi, dan ghina aroby,” ucapnya. 

Ia berharap dengan diadakannya festival sastra arab ini bisa mengasah kemampuan mahasiswa untuk membumikan bahasa. Dapat menjadikan HIMABSA menjadi organiasi yang tetep utuh terdepan dalam melangitkan sastra. 

Sementara, Erfan Ghazali M.Si selaku sekretaris jurusan BSA mengapresiasi betul atas kinerja dari HIMABSA dalam melaksanakan kegiatan ini.

Acara ditutup dengan penampilan-penampilan oleh mahasiswa BSA IAIN Cirebon dan sesi foto bersama. (din)

Wakil Wali Kota Cirebon, Hj Eti Herawati Hadiri Gebyar Arsip dan Literasi Tahun 2021

FOKUS CIREBON - Wakil Wali Kota Cirebon, Hj Eti Herawati menghadiri Gebyar Arsip dan Literasi tahun 2021. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mengenalkan berbagai macam arsip dan memperkenalkan masyarakat terhadap digitalisasi arsip. 

"Pandemi Covid-19 telah mengubah banyak rencana yang sebelumnya dirancang. Termasuk membangun pojok-pojok literasi hingga ke tingkat terkecil yaitu rukun tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW)," tutur Eti.


Untuk itu, Pemda Kota Cirebon berharap Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cirebon untuk dapat kembali mengintensifkan kerja sama dengan berbagai pihak. 

"Baik dengan komunitas, pegiat, bunda literasi baik di tingkat kota, kecamatan hingga kelurahan," tandasnya.  (din)

Wakil Wali Kota Bangga Kota Cirebon Kini Memiliki Alfa Flayying Schoool Membuka Wisata Udara



FOKUS CIREBON - Wakil Wali Kota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati bersama Kapolres Cirebon berkeliling di atas pesawat Cessna mengitari Kota Cirebon dari ketinggian. 

Menurut Eti, ini merupakan pengalaman pertama wisata berkeliling Cirebon melalui udara. 

"Ternyata asyik juga. Bersama Kapolres Cirebon Kota dan dibawa pilot berlisensi menggunakan pesawat cessna 172 untuk melihat aktivitas dari atas pelabuhan Cirebon," katanya.

Wakil Wali Kota Cirebon mengucapkan  terimakasih kepada Alfa Flying School yang sudah membuka wisata udara. 

"Keberadaan wisata udara ini kami yakin akan menunjang pariwisata di Kota Cirebon dan sekitarnya," tuturnya.  (din)

Kamis, 16 Desember 2021

Wakil Wali Kota Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon Terkait Persetujuan Properda Tahun 2022

Wakil Wali Kota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati


FOKUS CIREBON - Mewakili Wali Kota Cirebon, Wakil Wali Kota, Hj Eti Herawati  menghadiri rapat paripurna DPRD dalam rangka pengambilan keputusan / persetujuan terhadap program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) Kota Cirebon tahun 2022, Kamis, (16/12/2021).

Pemerintah Daerah (Pemda) dan DPRD Kota Cirebon sepakat menyetujui Program Pembentukan Peraturan Daerah tahun 2022. 

Sebanyak 20 rancangan peraturan daerah (raperda) akan disetujui dibahas tahun depan. Pemda Kota Cirebon senantiasa berkomitmen untuk mengangkat isu-isu strategis dan aspirasi yang berkembang di masyarakat.


"Kami mengimbau kepada kepala perangkat daerah pemrakarsa untuk segera menyiapkan pula regulasi yang bersifat petunjuk teknis dari rancangan perda yang diusulkan untuk dituangkan dalam rancangan perwali," punya Eti.

Tujuannya, kata Eti, agar antara perda dan perkada dapat tercipta harmonisasi dan sinergi. Baik substansi maupun norma hukum yang diaturnya. (din)


Bersama Dua Menteri, Bupati Imron Ikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Mapolresta Cirebon

FOKUS KAB CIREBON - Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri rapat koordinasi lintas sektoral secara virtual dalam rangka Operasi Lalu Lintas Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Markas Kepolisian Resor Kota (Mapolresta) Cirebon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (16/12/2021).

Rakor tersebut dihadiri Menteri Perhubungan (Menhub) Ir. Budi Karya Sumadi dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P.

Sementara untuk perwakilan forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) Jawa Barat, dihadiri Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil, ST., M.Ud, Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana, serta Panglima Kodam (Pangdam) III Siliwangi Mayjen Agus Subiyanto.

Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan, untuk menghadapi libur Nataru 2021, seluruh pihak yang ada di Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19. Seluruh warga sasaran harus menerima vaksin minimal dosis kedua.

Dalam upaya mempercepat tersebut, kata Menhub, pihaknya bakal membuka gerai vaksinasi Covid-19 mulai dari terminal, stasiun, dan bandara. 

"Pengawasan harus dibantu pemerintah di daerah, dan juga harus membantu dalam pelaksanaan. Harus komunikaskan juga secara masif," kata Menhub Budi Karya Sumadi.

Dalam operasi tahun ini, kata Menhub, dipastikan tidak ada penyekatan seperti pada momen libur lainnya, melainkan pengetatan protokol kesehatan (prokes) di akses masuk wilayah.

"Tidak ada penyekatan, cuma pengetatan mulai dari pemeriksaan sudah mendapatkan vaksin Covid-19 atau prokes lainnya," katanya.

Sementara Gubernur Jawa Barat mengatakan, pada libur Nataru tahun ini pihaknya sudah meminta kepada forum gereja di Jawa Barat untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan wabah.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan, tidak akan ada kerumunan di beberapa pusat keramaian. Hal tersebut lantaran tidak adanya libur semester untuk anak sekolah.

"PNS juga kami larang untuk berpergian di luar kedinasan sampai awal tahun baru. Menurut hitungan kami, kelihatannya bakal aman terkendali karena cakupan vaksin kami sudah tinggi dan mudah-mudahan kondusif," katanya.

Gubernur yang akrab disapa Emil mengatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Jawa Barat diimbau untuk mengantisipasi bencana alam yang kerap terjadi pada libur tersebut.

Berdasarkan catatan 10 tahun terakhir, setiap harinya di Jawa Barat ada empat kejadian bencana alam, mulai dari banjir, tanah longsor, hingga bencana angin puting beliung. "Hal ini harus menjadi perhatian dari BPBD," katanya. (DISKOMINFO)

Diskominfo Kabupaten Cirebon Mendapat Penghargaan Bidang Pengembangan Smart City


TANGGERANG - Sebanyak 100 (seratus) kota/kabupaten berhasil mengikuti implementasi program kota cerdas (smart city) tahun 2021 dan 48 kota/kabupaten yang berada pada Kawasan Pariwisata Prioritas Nasional dan Kawasan Ibu Kota Negara Baru, berhasil menyusun masterplan kota cerdas (smart city).

Dengan mengikuti gerakan ini, kota/kabupaten tersebut telah memiliki rencana induk (masterplan) yang akan mengakselerasi pembangunan berbasis smart city.

Atas keberhasilan mengikuti Gerakan Menuju Smart City 2021, pemimpin daerah dari kota/kabupaten tersebut mendapat penghargaan dari Pemerintah Pusat.

Penghargaan diberikan oleh Johnny G. Plate, Menteri Komunikasi dan Informatika RI pada 14 Desember 2021 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD.

Dalam sambutannya Menteri Komunikasi dan Informatika , Johnny G. Plate mengatakan bahwa “Smart city bukan soal teknologi. Smart city adalah sebuah inisiatif yang bertumpu pada inovasi dan kolaborasi, dengan tujuan utama meningkatkan taraf hidup seluruh warga. Teknologi lebih sebagai enabler yang mempercepat perwujudan mimpi tersebut,” ungkap Johnny G. Plate.

“Karena itu, penting bagi Gerakan Menuju Smart City untuk terus bergulir dan melibatkan semua pemangku kepentingan. Demi kemajuan seluruh warga negara, demi kemajuan Indonesia,” tutup Johnny G. Plate. 

Pemerintah Kabupaten Cirebon kembali mendapatkan penghargaan dalam bidang pengembangan Smart City. Kali ini, menjadi salah satu penerima Smart Society Award Gerakan Menuju 100 kabupaten/kota Smart City.

Kabupaten Cirebon dinobatkan menjadi salah satu kabupaten terbaik berdasarkan enam dimensi Smart City. Dari sana, Kabupaten Cirebon memperoleh penghargaan terbaik Dimensi Smart Society. Adapun smart city meliputi 6 Dimensi yaitu Smart Government, Smart Branding, Smart economy, smart living, smart society dan smart environtmen.

Penghargaan itu diserahkan Dirjen Aptika Kementerian Kominfo RI, Samuel Abrijani Pangerapan, kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon, Sugeng Darsono. 

Menurut Sugeng, Gerakan Menuju 100 Smart City” adalah gerakan yang diinisiasi oleh kemeninfo di dukung oleh kementerian terkait yaitu kementerian keuangan, kementerian dalam negeri, kementerian PAN RB, Kementerian PUPR, Kementerian coordinator bidang perekonomian, Bappenas, Kementerian Pariwisata dan ekonomi kreatif, dan kantor staf kepresidenan. 

mendorong pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan pemanfaatan teknologi, “Jadi yang dikedepankan di program ini adalah strategi meningkatkan pelayanan masyarakat, sementara teknologi menjadi enabler dari usaha tersebut,”  kata Sugeng, Rabu (15/12).  

Program Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cirebon termasuk dalam dimensi smart society antara lain pembangunan kesiapsiagaan kewaspadaan bencana di tingkat desa, penanganan pada saat bencana sehingga resiko bencana dapat terminimalisir sampai dengan program pemulihan pasca bencana. 

"Kedepannya setelah terbentuk masyarakat yang tanggap bencana akan disupport oleh system kegawatdaruratan sehingga informasi dapat langsung diterima oleh perangkat daerah dan unsur kewilayahan terkait," terangnya.

Pada agenda  yang diadakan oleh kementerian kominfo tersebut kabupaten Cirebon mengikuti pula agenda Forum SPBE Nasional dan Pameran Virtual Exhibition Smart City dari tanggal 14 Desember – 28 Desember 2021, yang mana Kabupaten Cirebon mengirimkan video dan poster kegiatan Quikwin 6 Dimensi smart City. 

Seperti kegiatan PSC 119 Dinas Kesehatan, Bus Wisata Cirebon Katon dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Aplikasi Sintren Dokumen kependudukan dari dinas kependudukan dan catatan sipil, Layanan Satu Atap Pekerja Migran Indonesia dari Dinas Ketenagakerjaan, DESTANA (desa tanggap bencana) dari BPBD, Taman Edukasi Ruang Terbuka Hijau dari Dinas Lingkungan Hidup. (din)

Mahasiswa IAIN Cirebon, Fatihul Fauzi Raih Nilai Tertinggi di Diklatpinmas PTKI Se Indonesia

SELAMAT, ucapan yang pantas diberikan kepada mahasiswa IAIN Cirebon berprestasi, Fatihul Fauzi, yang meraih nilai tertinggi pada Diklatpinmas PTKI Se Indonesia.


FOKUS CIREBON - Fatihul Fauzi Mushofahuddin Al Karim, semester 7 Jurusan PGMI, IAIN Syekh Nurjati Cirebon dinobatkan sebagai peserta terbaik dengan nilai tertinggi pada gelaran Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Nasional Ke II di UIN Banten. 

Fatihul Fauzi mampu menggungguli 80 peserta dari delegasi 80 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se Indonesia. Yakni dari sabang sampai merauke, Papua, Kalimantan Sulawesi dan lainnya, yang semuanya ikut andil dalam kegiatan ini.

Fauzi kepada fokuscirebon.com menjelaskan, Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (Diklatpimnas) Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se Indonesia ini,  diselenggarakan Kementrian Agama di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten, di Hotel Le Dian, Serang.

"Kegiatannya dilakukan selama 10 hari. Di mana pelaksanaan kegiatan tersebut  daring dari tanggal 6 hingga 12 Desember 2021, sedangkan kegiatan luring dilaksanakan di Banten dari 13-15 Desember 2021," ungkapnya.

Dijelaskan Fauzi, bahwa dirinya dinobatkan dengan nilai tertinggi setelah mampu menjalankan berbagai kegiatan, seperti pengerjaan tugas harian dan akhir, serta  keaktifan di forum dan manajemen forum.

"Alhamdulillah, dengan persiapan singkat dan dijalankan dengan fokus, saya mendapat nilai tertinggi," katanya kepada fokuscirebon.com, Kamis (16/12/2021).

Selain itu, kata Fauzi, dirinya juga mendapat doa dan dukungan dari pihak kampus. "Sebelum berangkat saya minta doa ke orang tua, sahabat-sahabat, Kajur, jajaran Dekan, Wakil Rektor 3 sampai Rektor, dan mereka mendoakan baik," terangnya.

Fauzi menuturkan, untuk mendapatkan nilai tertinggi ini, dirinya harus menghadapi berbagai tantangan. Selain melalui kerja keras dan usaha yang maksimal, juga yakin dengan kemampuan diri yang tinggi. 

"Ya, prestasi ini dicapai dari hasil usaha yang maksimal, bahkan di sela kegiatan diklat hari ke 2, saya sempat sakit gejala tipes dan harus cek up ke klinik dengan harapan sembuh dan bisa berangkat ke banten, namun semua tantangan ini dapat terlewati dengan baik," jelasnya. 

Di akhir perbincangan dengan fokuscirebon.com, Fauzi berharap, agar mahasiswa IAIN semuanya bisa mewujudkan pencapaian prestasinya, baik akademik maupun non akademik, tentunya dengan usaha dan doa. 

Fauzi juga berharap pasca Diklat ini, dirinya bisa menstransfer ilmu dari hasil diklat, karena diklat diisi oleh pemateri2 yang luar biasa, dari skala nasional sampai internasional. (Nurdin)


Pemkab Cirebon Peringati HKSN Tahun 2021 di Kecamatan Gegesik


FOKUS KAB CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tahun 2021 di Desa Panunggul Kecamatan Gegesik, Rabu (15/12/2021). 

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si, Kepala Dinas Sosial, Iis Krisnandar, sejumlah perwakilan OPD dan para Kuwu se-Kecamatan Gegesik. 

Wabup Ayu sapaan akrabnya mengatakan, nilai-nilai kesetiakawanan sosial dalam kehidupan bangsa Indonesia pada dasarnya sudah ada sejak nenek moyang dulu jauh sejak  kemerdekaan. 

Menurutnya, jiwa semangat kesetiakawanan merupakan potensi spiritual dan sekaligus sebagai perekat kesatuan dan kesatuan dari seluruh etnik. "Oleh karena itu, kesetiakawanan sosial nilainya bermakna bagi bangsa Indonesia," katanya. 

Ayu menjelaskan, nilai kesetiakawanan sosial yang telah tumbuh di dalam masyarakat dari dahulu perlu terus dilestarikan. Sebab, setiap 20 Desember diperingati sebagai HKSN. 

"Karena bertepatan dengan peristiwa bersatunya lapisan masyarakat untuk mengatasi permasalahan dalam mempertahankan kedaulatan negara pada 20 Desember 1948. Sehingga diperingati sebagai HKSN," katanya. 

Selain itu, kata Ayu, jiwa semangat kebersamaan dan kegotongroyongan kekeluargaan dan kerelaan berkorban dalam masyarakat harus terus dikembangkan dan didayagunakan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh bangsa Indonesia. 

Bahkan, saat ini bangsa Indonesia tidak lagi menghadapi peperangan tetapi yang dihadapi masalah sosial sehingga kekuatan jiwa dan semangat kesetiakakawanan sosial harus diperkokoh dan diarahkan untuk mengatasi berbagai masalah sosial yang semakin kompleks.

Ayu mengungkapkan, kegiatan HKSN memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Prinsip Tridaya yaitu penyelenggara HKSN dilaksanakan dapat memberdayakan manusia, dunia usaha dan lingkungan sosial sebagai satu kesatuan," ucapnya.

Ayu menambahkan, pemerintah diharapkan mempromosikan diri bukan sebagai provider pembangunan tapi sebagai fasilitator, regulator dan pengendali. 

"Guna mencapai kondisi tersebut perlu dibangkitkan spirit kepada masyarakat untuk mengatasi masalah untuk memenuhi kebutuhannya berdasarkan potensi yang dimiliki wilayah masing-masing," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cirebon, Iis Krisnandar mengatakan, kegiatan HKSN tahun 2021 ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa dan semangat kebersamaan kegotongroyongan, kekeluargaan dan kerelaan berkorban tanpa pamrih, keberkahan dan kemaslahatan masyarakat Kabupaten Cirebon. 

"Lalu mendorong tumbuh sikap dan tindakan yang saling peduli berbagi serta dilandasi kerelaan kesetiaan kebersamaan toleransi dan tidak diskriminasi, terutama di masa pandemi Covid-19," katanya. (Fiki)

Pemkab Terima Penghargaan dari KPPN Cirebon atas Predikat Capaian WTP


KABUPATEN CIREBON.- Pemerintah Kabupaten Cirebon menerima penghargaan atas laporan keuangan 2020 yang berhasil mendapatkan predikat capaian wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Cirebon.

Penghargaan tersebut diberikan langsung pihak KPPN Cirebon kepada Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag di Aula KPPN, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu (15/12/2021).

Selain mendapatkan penghargaan tersebut, Bupati Cirebon pun menyerahkan langsung daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) 2022 kepada KPPN Cirebon.

Bupati Cirebon mengatakan, penghargaan diberikan karena Kabupaten Cirebon mendapatkan penghargaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) lima tahun berturut-turut.

"Semoga SKPD bisa mempertahankan kerjanya dengan baik dan tetap melaporkan kinerjanya secara tepat waktu," katanya.

Kepala KPPN Cirebon Lidi Khamiliyah mengatakan, DIPA tahun 2022 dilaksanakan lebih awal. Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, termasuk di Kabupaten Cirebon.

Selain itu, diberikan waktu lebih awal untuk memudahkan pemerintah daerah merancang pembangunan secara strategis.

"Diketahui, APBN 2022 telah ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 6 tahun 2021 tentang APBN 2022 dengan tema melanjutkan pemulihan ekonomi dan reformasi struktural," katanya.

Lidi mengatakan, pemerintah daerah diminta untuk melakukan belanja daerah lebih efisien dan bersinergi dengan pemerintah pusat. Ketidakpastian akibat pandemi, membuat hal tersebut harus dilakukan.

"Meskipun dalam kondisi pandemi, pemerintah tetap harus reformasi struktural untuk mempercepat pemulihan ekonomi," katanya. (din)

Rabu, 15 Desember 2021

Bupati Imron Tinjau Proyek Pembangunan di Empat Lokasi, Ini Kata Bupati


FOKUS KAB CIREBON - Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag bersama sejumlah kepala satuan perangkat daerah (SKPD), melakukan safari pembangunan ke sejumlah lokasi proyek pembangunan yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon, Rabu (15/12/2021).

Pantauan Tim Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon, Imron bersama sejumlah kepala SKPD berangkat dari Kantor Bupati Cirebon sekira pukul 13.00 WIB dan langsung menuju TK Plumbon di Desa Lurah, Kecamatan Plumbon.

Setelah melakukan pemantauan hasil pembangunan di TK Plumbon, Bupati Cirebon bersama rombongan langsung menuju lokasi proyek pembangunan Pasar Pasalaran di Jalan Otto Iskandar Dinata, Kecamatan Weru.

Setelah itu, rombongan pun kembali melakukan perjalanan ke jalan baru yang menjadi penghubung antara Kelurahan Watubelah (Kecamatan Sumber)- Kelurahan Pejambon (Kecamatan Sumber) dan Asrama Haji di Jalan Fatahillah.

Bupati Imron mengatakan, dalam pemantauan tersebut, seluruh proyek pengerjaan di empat lokasi berjalan dengan lancar dan sesuai target yang sudah ditentukan dinas terkait.

"Pembangunan berjalan lancar, mulai dari TK Plumbon sampai Asrama Haji Watubelah," kata Imron.

Ditambahkan Imron, ia meminta supaya jalan penghubung antara Kelurahan Watubelah dan Kelurahan Pejambon segera diberi nama. Hal ini supaya lebih memudahkan masyarakat.

Menurut Imron, nama jalan baru tersebut disarankan menggunakan nama tokoh atau pun pahlawan dari Kabupaten Cirebon. "Contoh, bisa diberi nama Jalan Mbah Kuwu atau yang lainnya," ujar Imron.

Asrama Haji Watubelah yang semula tampak dalam kondisi rusak dan tidak terawat, kini sudah baik dan layak digunakan setelah dilakukan perbaikan. 

Imron mengatakan, pembangunan dilakukan lantaran adanya keluhan dari para calon jemaah haji.

Diharapkan, lanjut Imron, keberadaan asrama haji tersebut bisa memberikan rasa aman dan nyaman kepada calon jemaah haji dari Kabupaten Cirebon. 

"Sekarang sudah sangat layak, mudah-mudahan tahun depan pelaksanaan ibadah haji bisa dilaksanakan dan tempat sudah bisa digunakan," katanya. (din)

Selasa, 14 Desember 2021

Bupati Cirebon Hadiri Pelantikan Pengurus Wilayah NU Jawa Barat

FOKUS INDRAMAYU - Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri Pelantikan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat masa khidmah 2021-2026 di Pondok Pesantren Hidayatut Tholibiin, Kabupaten Indramayu, Selasa (14/12/2021).

Kepengurusan PWNU Jawa Barat kini dipimpin Dr. KH. Abun Bunyamin sebagai Rais Syuriyah dan KH Juhadi Muhammad sebagai Ketua Tanfidziyah.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof. Dr. K.H. Said Aqil Siradj mengatakan, Nahdlatul Ulama (NU) sejak dahulu, saat ini, hingga masa yang akan datang tidak akan menghilangkan semangat kebangsaannya.

Di Jawa Barat, pemerintah provinsi bersama NU memiliki beberapa program kerja untuk masyarakat, pesantren, dan santri dengan jumlah anggaran sekira Rp 750 miliar dalam dua tahun terakhir ini.

"Salah satu program terbaik adalah satu desa, satu hafiz Al-Quran. Sudah berjalan 2.300 desa. Mudah-mudahan Jawa Barat aman," katanya.

Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil, ST., M.Ud mengatakan, ada beberapa kerjasama antara Provinsi Jawa Barat dengan PWNU Jawa Barat yang dimulai 2018 sampai saat ini.

Beberapa program di antaranya yakni, ajengan masuk sekolah. Tokoh agama yang ke dalam sekolah itu menyampaikan rasa cinta terhadap negara dan agama Islam kepada siswa. 

"Sebelum Covid-19 program bisa berjalan, tetapi gara-gara pandemi dihentikan sementara dan akan dihidupkan lagi tahun depan," kata Gubernur Jawa Barat yang akrab disapa Kang Emil.

Kemudian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun memiliki program one pesanten one product (OPOP). Tercatat, sebanyak 2.600 pondok pesantren di Jawa Barat sudah mengikuti program tersebut.

Emil mengatakan, dari 2.600 pesantren tersebut, sebanyak 2.000 merupakan pesantren Nahdatul Ulama.

Ditambahkan Emil, beberapa posisi pimpinan di Jawa Barat, di antaranya, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Kementerian Agama (Kemenag), dan ketua dewan masjid provinsi merupakan keluarga besar NU.

"Pemerintah intinya mengembalikan kembali uangnya kepada rakyat, dan mayoritas penduduk di Jawa Barat itu merupakan dari keluarga NU," katanya.

Emil mengatakan, pada kepengurusan PWNU yang baru ini direncanakan akan membangun rumah sakit. Menurutnya, pemerintah bakal membantu rencana untuk masyarakat tersebut.

"Kami terbuka untuk diobrolkan. Kalau lahan ditemukan, maka akan langsung dibangun. Kami mendukung," katanya. (Hafidz)

Pemkab Cirebon Bakal Siapkan Grand Desain Pembangunan Kependudukan

FOKUS KAB CIREBON - Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon berencana membuat Grand Desain Pembangunan Kependudukan. 

Hal tersebut diungkapkan Sekda Kabupaten Cirebon, Drs. H. Rahmat Sutrisno, M.Si saat membuka acara Rapat Lanjutan Orientasi Penyusunan  Grand Desain Pembangunan Kependudukan di Kantor DPPKBP3A,  Selasa (14/12/2021). 

Menurut Rahmat, data Kependudukan menjadi kunci utama dalam Desain Pembangunan Kependudukan. Sebab, pihaknya harus mengetahui secara rinci jumlah penduduk di Kabupaten Cirebon. 

"Kunci utama dalam Grand Desain ini adalah data. Sehingga nanti Disdukcapil melakukan analisa pertumbuhan penduduk di Kabupaten Cirebon, setiap tahun yang lahir berapa yang pindah dan yang datang berapa serta yang  meninggal berapa coba dianalisis," pintanya.

Rahmat mengatakan, dalam program Grand Desain Pembangunan Kependudukan ini tidak hanya dilakukan oleh satu lembaga saja melainkan  semua lembaga pemerintah harus ikut serta dalam program ini. 

"Pembangunan Kependudukan itu perlu Sinergi, Sinkronisasi, Harmonisasi seluruh unit kerja di Pemerintah Daerah Kabupaten Criebon. Di Kabupaten Cirebon ini kendalanya ada di keyakinan data sehingga ketika kita bisa meyakini data itu, maka itu analisanya sudah akan benar. Ketika analisanya benar tentu programnya juga akan benar," ujar Rahmat.

Namun demikian, kata Rahmat, dalam penyusunan Grand Desain Pembangunan Kependudukan perlu dilakukan beberapa perencanaan, agar hasilnya lebih maksimal. 

"Kita harus bisa mengendalikan pertumbuhan penduduk. Kalau pertumbuhan penduduk semakin cepat maka pemerintah juga harus mengimbangi dengan layanan krpendudukan dan layanan hak sipilnya.

Pemerintah daerah juga harus menjamin kesehatan, pendidikan, ekonomi warganya," katanya.

Rahmat mengajak seluruh OPD  di Pemerintahan Kabupaten Cirebon untuk bergerak dengan tugas serta fungsinya masing-masing dalam Program Grand Desain Pembangunan Kependudukan. 

Sebab, pengendalian pertumbuhan penduduk dan kualitasnya juga harus ditingkatkan. 

"Bagaimana kita menata persebaran dan mengarahkan mobilitas persebaran penduduk ini, ini menjadi penting. Artinya, ini soal kebijakan lokal untuk pemerataan penduduk. Oleh karena itu butuh kerjasama semua pihak agar program ini bisa tercapai," katanya. 

Tampak hadir dalam rapat tersebut, Kepala DPPKBP3A, Hj. Enny Suhaeni, SKM, M.Kes, Kepala Bappelitbangda, Suhartono, S.Sos, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Cirebon dan sejumlah perwakilan dari OPD. (Heri)

Kedatangan Menag Yaqut di Kampus IAIN Cirebon Diburu Wartawan Lokal dan Nasional

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas didampingi Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag, saat menemui wartawan seusai meninjau ruang Syber PJJ PAI, Selasa, (14/12/2021).


FOKUS CIREBON - Wartawan yang sejak pagi sudah menunggu kedatangan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, langsung diburu setelah kendaraan dinas Menteri Agama memasuki area kampus IAIN Cirebon, Selasa (14/14/202).

Menag Yaqut langsung menuju ruang Rektor bersama rombongan pejabat Kementerian Agama, usai itu, Menag langsung menuju ruang lobi dan kemudian  ke venue utama untuk melangsungkan peresmian Prodi PJJ PAI. 

Usai Soft Lounching, Menteri Agama bersama rombongan melakukan peninjauan langsung ke ruang Studio PJJ PAI. Usai itu, Yaqut keluar didampingi Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag menemui para wartawan.

Ketika ditanya soal kekerasan seksual, Menag dengan tegas sudah menerjunkan tim investigasi. Pihaknya saat ini tengah menunggu hasilnya. 

"Saya sudah memerintahkan jajaran di Kementerian Agama mulai tingkat provinsi hingga kabupaten/kota untuk melakukan investigasi menyeluruh serta mitigasi pencegahan kekerasan seksual di lembaga pendidikan keagamaan," ujar Menag Yaqut.

Investigasi tersebut, kata Yaqut, dengan menurunkan semua jajaran Kementerian Agama, agar melakukan investigasi di daerah masing-masing. 

"Investigasi dan mitigasi ini, akan dilakukan di seluruh satuan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama mulai dari madrasah, pesantren, hingga perguruan tinggi dan meminta untuk segera melaporkan hasilnya," kata Menag.

Menag juga berharap dengan diterjunkannya tim tersebut dapat mengungkap hingga memitigasi potensi kekerasan seksual. (din)

Rektor IAIN Cirebon Sambut Kedatangan Menteri Agama RI di Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas beserta rombongan pejabat Kementerian Agama RI saat tiba di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Selasa, (14/12/2021).


FOKUS CIREBON - Kedatangan Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qaumas di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon disambut hangat Rektor IAIN Cirebon beserta jajarannya, Selasa, (14/12/2021).

Kedatangan Menteri Agama untuk melaunching Siber PAI, yang peresmiannya langsung dilakukan oleh Yaqut Cholil Qaumas, Menteri Agama  melalui virtual zoom meeting.

Selain kedatangan Menteri Agama, hadir pula Dirjen Pendis, Sekjen, Dirjen PTKI, dan tamu undangan lainnya.


Menteri Agama dan rombongan pejabat Kementerian Agama RI, langsung menuju ruang kerja Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, tak lama kemudian menuju ruang lobi dan pengambilan sesi pemotretan.

Usai di ruang lobi, Menteri Agama bersama rombongan, didampingi Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag beserta jajaran langsung menuju venue utama, di mana Siber PJJ PAI akan diresmikan. (din)






Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas Resmikan Prodi PJJ PAI IAIN Cirebon, 200 Mahasiswanya Kuliah Gratis

Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas saat memberikan pidato peresmian Prodi Siber PAI IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Selasa (14/12/2021).


FOKUS CIREBON - Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas secara resmi melaunching Prodi Siber PAI IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Selasa, (14/12/2021).

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag dalam sambutannya mengatakan, di era serba digital seperti sekarang ini, metode pendidikan yang memanfaatkan media internet bukan lagi menjadi teknologi eksperimental. 

Hal tersebut dapat dilihat dari kenyataan bahwa saat ini perkembangan teknologi komunikasi dan informasi tersebut juga ikut melahirkan knowledge society.

Selain itu, pandemi Covid-19 juga ikut mendorong agar pemanfaatan teknologi informasi berupa internet, khususnya di pendidikan tinggi, terus dimaksimalkan. 

Hal ini kemudian di jawab oleh pemerintah melalui Kementerian Agama yang mengusung pengembangan pendidikan tinggi dengan menginisiasi pendidikan jarak jauh di IAIN Syekh Nurjati. 

"Tentu saja, pengimplementasian tersebut bukan sekedar memindahkan proses pendidikan ke ruang maya, namun juga mengaktualisasikan pendidikan jarak jauh dengan basis pengetahuan yang kompetitif," kata Sumanta.

Sumanta juga menjelaskan, pendidikan jarak jauh bukan hanya tentang ketersediaan teknologi komunikasi dan informasi, melainkan juga tentang kualitas materi ajar, pengajar, peserta didik, metode pedagogi, interaksi yang dapat diakomodir, dan sistem pendukung lainnya yang terus diupayakan dan dimaksimalkan oleh seluruh sivitas akademika IAIN Syekh Nurjati.

Selanjutnya, dalam pengimplementasian pendidikan jarak jauh, tambah Sumanta, juga memerlukan integrasi sebagai upaya untuk memadukan ilmu agama (Islamic Studies/Dirasah Islamiyah) dengan ilmu umum (Islamic Science).

"Dalam pengimplementasiannya pada pendidikan jarak jauh, proses integrasi ilmu agama dan ilmu umum harus mampu menawarkan muatan nilai kearifan budaya lokal (local wisdom) yang merupakan bagian dari nilai-nilai Islam yang universal," katanya. 

Karena bagaimanapun hubungan Islamic Science dan Dirasah Islamiyah yang integratif memiliki konsekuensi dan implikasi berupa perluasan akses pendidikan ilmu keagamaan sekaligus penyelenggaraan pendidikan yang mampu menjabarkan nilai-nilai universal Islam dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. Inilah yang kemudian menjadi spirit transformasi kelembagaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi UISSI.

Selain itu, lanjut Sumanta, terdapat pula alasan historis yang ikut melatarbelakangi proses transformasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon, yaitu kenyataan bahwa Cirebon yang  memiliki kekayaan sosio-kultural keagamaan, pernah menjadi pusat penyebaran Islam sekaligus salah satu pusat penyebaran pengetahuan di Jawa Barat. 

Oleh sebab itu, pemilihan IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai pilot project pendidikan jarak jauh diharapkan memiliki semangat menjadikan Cirebon kembali menjadi salah satu rujukan sekaligus destinasi pengetahuan. 

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag saat memberikan sambutan pada acara peresmian Prodi PJJ PAI, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Akhirnya, IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai lembaga perguruan tinggi negeri yang ada di Cirebon berupaya maksimal untuk dapat mengimplementasikan pendidikan jarak jauh yang integratif yang mampu menginternalisasi nilai-nilai luhur dari budaya Cirebon ke dalam proses pembelajaran khususnya, dan lembaga perguruan tinggi secara umum. 

Karena itu, Sumanta berharap, transformasi kelembagaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon bukan hanya tentang keunggulan dalam pemanfaatan teknologi melalui pendidikan jarak jauh semata, namun juga dapat menjadi lembaga yang melahirkan knowledge society yang berhasil mempertalikan agama dengan nilai kebudayaan lokal melalui cara pandang yang moderat di ruang maya.

"Jadi sudah cukup jelas, bahwa kahadiran UISSI di Cirebon menjadi tonggak sejarah yang terbangun melalui sejarah panjang Kota Cirebon sebagai destinasi pendidikan Islam. Dan UISSI dalam proses transformasinya telah melahirkan satu pendidikan jarak jauh, yakni PJJ PAI Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Dirjen Pendis, Kemenag RI, Ali Ramdhani saat memberikan sambutan 0ada kegiatan peresmian Prodi PJJ PAI, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Demikian juga sambutan yang disampaikan Prof Dr H Ali Ramdhani, Dirjen Pendis Kemenag RI, bahwa  kehadiran Cyber Islamic University ini didasari semangat untuk memenuhi janji konstitusi, yaitu memastikan bahwa tidak ada warga negara yang tidak terlayani untuk kuliah di perguruan tinggi keagamaan Islam.  

Dengan model pembelajaran yang sepenuhnya daring mulai dari proses pendaftaran mahasiswa sampai kelulusan, Cyber Islamic University diharapkan akan menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) pertama di Indonesia yang sepenuhnya diselenggarakan secara darring.

Dirjen Pendis menekankan, program PJJ ini untuk menemukan kualifikasi kompetensi yang bermuara kepada kesejahteraan.

Apalagi, katanya, ada 40 ribu guru madrasah yang belum memenuhi kualifikasi S1 dan ini yang kemudian menggugah Menteri Agama untuk segera menyambutnya dengan pendidikan yang berkualitas, melalui program PJJ Siber.

"Jadi sudah cukup jelas, bahwa IAIN ditetapkan sebagai UISSI sebagai pilot projek perguruan tinggi berbasis Siber, dan UISSI ini akan menjadi Siber PJJ PAI yang akan menjadi pilot projek. Selain itu, UISSI juga mampu menjadi pusat riset dan lainnya. Dengan demikian, IAIN Cirebon diharapkan menjadi titik episentrum bagi PTKIN lain," tandasnya.

Sementara sambutan Menteri Agama  Yaqut Cholil Qaumas, bahwa Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia (UISSI) ini sudah dimulai dengan dilakukannya soft launching Prodi Siber PAI. 

"Kita tinggal melakukan launching UISSI, hanya saja ada kendala di jumlah fakultas, sehingga saya meminta untuk disegerakan agar launching UISSI bisa segera dilakukan," terangnya.

Menteri agama juga menyatakan, UISSI ini merupakan program Kementerian Agama RI dan pertama di PTKIN pada kepemimpinan Yaqut Cholil Qaumas.

"Saya minta secara khusus dan menjadikan UISSI ini sebagai prioritas, kenapa, karena guru madrasah masih sulit kejar tingkat kesejahteraan. Masih belum bisa ikuti sertifikasi untuk syarat naikkan kesejahteraannya," paparnya.

Yaqut juga menjelaskan, kenapa sulit karena ada dua faktor, karena ketiadaan biaya untuk melanjutkan sekolah di perguruan tinggi dan kedua biasanya madrasah itu ada di pinggiran yang jauh dari perguruan tinggi.

Untuk itu, Yaqut berharap, ini bisa menjadi solusi bagi anak bangsa untuk lebih mudah mengakses pendidikan dan lebih hemat biaya. Terutama yang berada di pelosok-pelosok daerah di Indonesia agar mereka bisa dengan mudah mengakses pendidikan. Sehingga pendidikan berbasis Siber ini, benar-benar bisa membantu mereka.

Yaqut juga menegaskan, bahwa pandemik ini meskipun membawa kesulitan namun ada berkah, yakni menjadikan Universitas Islam Syber Syekh Nurjati Indonesia. 

"Kita atasi keterjangkauan secara finansial, kita buat sekolah murah secara virtual. Biaya yang dikeluarkan akan jauh lebih sedikit, paling banter quota untuk mengikuti kuliah dan seluruh mahasiswa ini diberikan kuliah gratis, jadi sebanyak 200 mahasiswa PJJ PAI itu gratis" terangnya. 

Menteri Agama juga ingin bagaimana mengembangkan UISSI bukan hanya sekedar penuhi janji, terus goodby. "Itu ga boleh. Saya akan berikan target-target berikutnya usai launching. Saya berharap UISSI ini akan jadi Universitas papan atas pada waktunya. Kita harus punya perhatian penuh pada UISSI ini," jelasnya. (din)

Gua Sunyaragi, Tempat Bersejarah Yang Masih Eksis Di Tengah Kota


Oleh : Rubae’atul A’dawiyah
 
Cirebon merupakan salah satu Kota yang ada di Jawa Barat, yang biasa disebut dengan Kota Udang. Selain itu juga disebut dengan Kota Wali, hal tersebut disebabkan karena Syekh Syarif Hidayatullah yaitu seorang wali yang datang ke Kota Cirebon untuk menyebarkan agama Islam  dan kebudayaan Islam. Cirebon memiliki ragam budaya dan tempat bersejarah juga disebabkan oleh hal tersebut. Salah satunya adalah Gua Sunyaragi tempat bersejarah yang berdiri di tengah Kota beralamat di Jl. Sunyaragi No.5, Kec. Kesambi, Kota Cirebon.
 
Sejarah Awal Mula Gua Sunyaragi
Dahulu Gua Sunyaragi memiliki nama “Taman Kaputren Panyepi In Raga” memiliki arti tempat menyucikan diri dan jiwa yang berasal dari bahasa kearifan lokal. Nama Sunyaragi berasal dari dua kata yaitu Sunya dan ragi artinya Sunya adalah sunyi dan ragi adalah raga (tempat betapa atau bertawasul).  

Gua ini menarik perhatian karena bangunannya unik dan terletak di tengah Kota Cirebon, dibangun pada tahun 1529-1884 oleh keturunan Sunan Gunung Jati juga berasal dari keraton Kasepuhan, dengan memiliki luas 15 hektar yang dibangun disebuah danau besar dengan dikelilingi pohon jati. Namun, saat ini danau sudah mengering tidak seperti dahulu.
 
Arsitektur Bangunan yang Unik
Bangunan terbuat dari batu dengan pola, gaya ataupun corak terlihat percampuran gaya arsitektur dari Indonesia, Eropa, Cina, juga gaya Timur Tengah. Menurut salah satu pemandu ternyata ada mitos yang beredar bahwa seluruh bangunan terbuat dari batu karang diambil dari pantai selatan dan konon bangunan ini ditempel dengan putih telur lho.
 
Keunikan bangunannya yang khas menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung lokal bahkan sampai pengunjung manca negara. Sebelum adanya pandemi COVID-19 sebanyak 50 sampai 100 orang disetiap harinya, sedangkan ketika liburan pengunjung meningkat 2x lipat lebih banyak.

Sebelum pandemi pada tahun 2019 juga pernah mengadakan Festival Budaya Sunyaragi atau Sunyaragi Culture Festival yang memadukan sejarah, seni, dan budaya yang dikemas dalam satu kesatuan. Namun setelah adanya pandemi jumlah pengunjung berkurang, dan sangat memperhatikan mengenai protokol kesehatan guna keamanan dan keselamatan bersama. Sedangkan untuk jam operasional pukul 08.00 – 17.00 pada Weekday dan pada Weekend pukul 08.00 – 18.00 dengan harga tiket yang terjangkau.
 
Bagian dan Fungsi Gua Sunyaragi
Dengan luasnya Gua Sunyaragi terbagi menjadi 12 bagian Gua dengan fungsi yang berbeda pada masing-masingnya, yaitu : Gua Langse sebagai tempat bersantai. Gua Peteng sebagai tempat nyepi untuk kekebalan tubuh. Gua Arga Jumud sebagai tempat berkumpulnya orang penting keraton. Gua Padang Ati sebagai tempat bersemedi.

Gua kelanggengan sebagai tempat bersemedi agar langgeng daei jabatan.
Gua pengawal sebagai tempat berkumpul para pengawal sultan. Gua Pandekemasang sebagai tempat untuk membuat senjata tajam. Gua Simanyang sebagai tempat pos penjagaan. Gua lawa sebagai tempat khusus kelelawar. Gua pawon sebagai dapur dan penyimpanan makanan Bangsal Jinem sebagai tempat sultan memberi wejangan sekaligus melihat prajurit berlatih. Kompleks Mande Kemasan (sebagian bangunan sudah tidak utuh)
 
Tak heran jika Gua Sunyaragi menjadi tempat wisata yang harus dikunjungi oleh siapapun, karena bisa mengetahui sekaligus belajar sejarah, budaya juga religi, dan dari ke 12 Gua tersebut seperti Perawan Sunti, Bangsal Jinem, Gua Peteng dan Argojumut menjadi spot favorit pengunjung untuk berswafoto. Selain itu juga bisa menikmati fasilitas lain yang ada di tempat tersebut seperti sepeda gantung dan ayunan.