Hari Jadi Kota Cirebon Dimeriahkan Dengan Olah Raga Panahan Khas Kerajaan Mataram

CIREBON, FC -  Wakil Walikota Cirebon, H Eti Herawati menjelaskan seputar Jemparingan yang berasal dari kata jemparing yang artinya  anak panah. Olahraga panahan ini khas Kerajaan Mataram, yang dilakukan dengan duduk bersila.

Asal usulnya dapat ditelusuri sejak awal keberadaan Kesultanan Yogyakarta, tepatnya saat masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwono I (1755-1792). Saat itu, Sri Sultan mendorong segenap pengikut dan rakyatnya untuk belajar memanah sebagai sarana membentuk watak kesatria.

Watak kesatria sendiri terdiri dari sawiji yang bermakna konsentrasi, greget yang bermakna semangat, sengguh yang bermakna rasa percaya, dan ora mingkuh yang bermakna bertanggungjawab.

"Alhamdulillah, saat Hari Jadi ke-653 Cirebon, Gladhen Jemparingan sukses digelar dengan peserta dari berbagai daerah. Semoga dengan pelaksanaan kegiatan ini,  selain olahraga juga menjadi olahrasa yang tentunya mengandung nilai filosofi mendalam dan patut kita lestarikan," ungkap Wakil Walikota Cirebon. (Nisa)

Terkini