Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 19 Maret 2022

Bersama Kementerian Keuangan dan 8 PTKIN, Kampus IAIN Cirebon Menjadi Tuan Rumah Pembahasan Draf Akhir BLU

Pembahasan draf BLU yang dihadiri langsung dari Kementerian Keuangan RI serta Biro Keuangan Kementerian Agama RI di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Sabtu (19/3/2022).


CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon dipercaya menjadi tuan rumah dalam bagian rangkaian perumusan finalisasi Badan Layanan Umum (BLU) bersama 8 PTKIN. Kegiatan tersebut dihadiri Kementerian Keuangan RI serta Biro Keuangan Kementerian Agama RI, Sabtu (19/3/2022).

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag mengucapkan terimakasih atas kepercayaan kepada IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi tempat untuk membahas finalisasi Keputusan Menteri Agama (KMA) terkait standar pelayanan  minimum BLU. 

Kemudian juga selamat datang, selamat bergabung dengan kita semua, bekerja untuk merumuskan hal-hal yang terkait dengan BLU.

"Seperti ada ibu Anisa dari Kementerian Keuangan dengan tim, dan juga rekan-rekan dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon, seperti ada Ibu Warek 2, dan ibu Kabiro," tuturnya.

Menurut Sumanta, dengan dilaksanakannya pembahasan draf ini, kita bisa melakukan upaya akselerasi menuju Badan Layanan Umum. Ada banyak aset yang nanti bisa kita kelola nanti di BLU.

Sementara itu, Kepala Biro Keuangan Kementerian Agama RI, Drs H Subarja juga mengucapkan terimakasih kepada BKBLU yang memberikan peluang kepada kita.

Subarja juga menjelaskan, dengan adanya pengelolaan pemanfaatan aset BMN, maka peluang itulah yang kita tangkap. Karena hanya itulah dalam rangka pengembangan non akademis itu kita raih.   

"Saya yakin dan teman-teman ingin meyakinkan bahwa ini akan kita raih, tapi tentunya secara bertahap, walaupun kami sendiri lagi berusaha bagaimana yang mereka belum menggerakkan sisi pendapatan akademisnya dan untuk melakukan remunisasi. Jadi kami tegaskan bahwa antara anggaran Penerima Negera Bukan Pajak (PNBP), dengan anggaran RM itu tidak ada perbedaan.  "Jadi tidak beda dari remunisasi deng Tukin dalam pembayaran," tegas Subarja 

Sementara itu, Warek II, Dr Kartimi, M.Pd membenarkan bahwa IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi tuan rumah dalam finalisasi draf penyusunan BLU-KMA SPM yang diikuti oleh 8 PTKIN di Indonesia.

Ke delapan PTKIN tersebut di antaranya IAIN Surakarta, IAIN Salatiga, IAIN Purwokerto, IAIN Pekalongan, IAIN Palopo, IAIN Batusangkar, IAIN Padangsidimpuan dan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

"Ya, Cirebon sebagai tuan rumah dalam  penyusunan finalisasi draf BLU. Persiapan kami juga sudah 90 persen, ini adalah transformasi BLU tahap akhir dan setelah itu kita tinggal menunggu Sidang Munaqosah yang rencananya akan dilakukan pada akhir Maret 2022," paparnya.

Setelah Sidang Munaqosah, lanjutnya, kita tinggal mengembangkan unit-unit bisnis seperti Ma'had, ATM, gedung olah raga, Geshous, kendaraan, percetakan, laboratorium, sertifikat halal dan sertifikat haji dan masih banyak lagi yang bisa kita dikembangkan. 

"Target pembahasaan ini, tersusunnya KMA SPM, untuk mengatur terkait BLU yakni pengaturan keuangan dan pengabdian atau Tri Darma Perguruan Tinggi dan standar minum yang berkaitan dengan pendidikan dan pelayanan umum lainnya," tandas Kartimi. (din)






Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Cirebon ke-540, Bupati Lakukan Pengobatan Massal Gratis di Kecamatan Kaliwedi

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag


CIREBIN, FC, Memperingati Hari Jadi Kabupaten Cirebon yang ke-540, Pemkab Cirebon bersama Dinkes Kabupaten Cirebon melakukan pengobatan massal gratis. Kali ini bertempat di Balai Desa Kalideres Kecamatan Kaliwedi Kabupaten Cirebon.

Hadir pada kesempatan itu, Direktur RSUD Arjawinangun, Bambang Sumardi dan Kadinkes Kabupaten Cirebon, Neneng Hasanah.

Terlihat, ratusan warga di lokasi pengobatan begitu antusias, dan rela untuk mengantri. Hal tersebut mendapat apresiasi langsung dari Bupati Cirebon, Imron. Menurutnya, dia merasa terharu melihat keinginan warga untuk dapat hidup sehat.

"Saya ikut senang melihat begitu antusiasnya warga disini, yang mengikuti pengobatan gratis. Mereka sebetulnya ingin hidup sehat," kata Imron, Sabtu (19/3/2022).

Imron menjelaskan, pengobatan massal gratis tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Cirebon. Pemkab Cirebon ingin dihari jadi tersebut, bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat.

"Setidaknya, masyarakat juga merasakan kebahagiaan pada Hari Jadi Kabupaten Cirebon ini. Kami tidak bisa memberikan hal lebih, namun setidaknya pada hari jadi ini Pemkab Cirebon bisa hadir dan peduli terhadap masyarakat," ungkap Imron.

Imron juga menjelaskan, pada tanggal 31 bulan ini, Pemkab Cirebon kembali akan melakukan pengobatan masaal gratis di 60 Puskesmas yang ada di Kabupaten Cirebon. Ini sebagai bentuk rasa syukur kepada para pendahulu yang telah membangun Kabupaten Cirebon.

"Kabupaten Cirebon bisa berdiri, karena perjuangan para pendahulu kita. Bahkan di Jawa Barat, peradaban Cirebon sangat berpengaruh sekali," ucapnya.

Sementara itu, Kuwu Kalideres, Suherni, mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Cirebon khususnya Bupati, yang telah memberikan inspirasi yang sangat positif. Dirinyapun memberikan apresiasi yang tinggi kepada RSUD Arjawinangun, yang telah memberikan bantuan pengobatan gratis di desanya.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada Bupati dan pihak RSUD Arjawinangun, yang telah hadir dan memberikan bantuan berupa pengobatan gratis. Semoga warga Kalideres bertambah sehat dan Kabupaten Cirebon semakin maju," tukasnya. (Indah)

Delapan PTKIN Hadir di Kampus IAIN Cirebon Bahas KMA Terkait Standar Pelayanan Minimum BLU

CIREBON, FC - Kementerian Keuangan dan Kementerian Agama melakukan finalisasi draf Keputusan Menteri Agama (KMA) terkait standar pelayanan minimum Badan Layanan Umum (BLU) di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PKIN), Sabtu (19/3/2022).

Kegiatan yang dilaksanakan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon ini diikuti 8 PTKIN lainnya yang sedang berproses menuju BLU.

Sebanyak 8 PTKIN tersebut yaitu, IAIN Syekh Nurjati Cirebon, IAIN Salatiga, IAIN Surakarta, IAIN Pekalongan, IAIN Purwokerto, IAIN Batusangkar, IAIN Palopo, dan IAIN Padangsidimpuan.

Seperti diketahui, IAIN Syekh Nurjati Cirebon terus berproses untuk bertransformasi, salah satunya transformasi tata kelola keuangan yang sebelumnya Satuan Kerja Penerimaan Negara Bukan Pajak (Satker PNBP) menjadi BLU.

Wakil Rektor II IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Kartimi MPd menjelaskan, persiapan IAIN Syekh Nurjati Cirebon menuju BLU tersebut sudah mencapai 90 persen. Dia menargetkan, sebelum memasuki Ramadhan 1443 H ini, sidang terkait layanan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon ke BLU dapat dilaksanakan.

“Persiapan (IAIN Syekh Nurjati Cirebon ke BLU) sudah 90 persen,” kata Kartimi saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Dia mengungkapkan, proses transformasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon dari Satker PNBP ke BLU telah memasuki tahap akhir.

“Kita sudah akan dijadwalkan untuk sidang munaqosah untuk BLU. Tadi disampaikan itu harapannya sebelum Ramadhan atau akhir Maret 2022 ini,” jelas Kartimi.

Untuk itu, lanjut Kartimi, kegiatan yang dilangsungkan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon tersebut, yaitu membahas draf KMA tentang Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Minimum PTKIN Satker BLU.

“Kegiatan ini adalah finalisasi draf penyusunan KMA-nya. Kalau untuk penyusunan drafnya, itu sudah dilakukan di Jakarta. Ini finalisasinya di sini (IAIN Syekh Nurjati Cirebon),” terangnya.

Bahkan, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg mengatakan, tahun 2022 ini pihaknya telah memulai menata sejumlah aset yang dimiliki kampus setempat dengan pola BLU.

“Kita punya Guest House bisa disewakan, gedung ICC, fasilitas olahraga, lahan di Cikawung (Indramayu), dan aset lainnya yang dikelola dengan pola BLU. (FC/din)

FITK IAIN Cirebon Gelar PPG Dalam Jabatan Tahun 2022

CIREBON, FC - Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Syekh Nurjati Cirebon kembali akan menyelenggarakan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Tahun 2022 yang akan dilaksanakan dalam 3 gelombang.

Untuk gelombang ke 1, perkuliahan akan dimulai tanggal 24 Maret 2022 yang akan diikuti 224 peserta terdiri dari 124 peserta mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 100 peserta mata pelajaran madrasah.

Bahkan, untuk sebagai wujud komitmen untuk peningkatan mutu PPG Dalam Jabatan Tahun 2022,  FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon pun telah melaksanakan refreshment bagi 70 dosen dan tutor serta admin PPG yang dilaksanakan di Grand Tryas Hotel, Sabtu (19/3/2022).

Dalam kegiatan tersebut, peserta diberi wawasan dan pemahaman ulang tentang kebijakan pendidikan profesi guru tahun 2022, tata kelola akademik dan perkuliahan, serta keterampilan teknis pengelolaan Learning Management System (LMS) Space dari tiga narasumber panitia nasional.

Dalam sambutannya, Dekan FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Farihin MPd meminta kepada para dosen dan panitia untuk meningkatkan sukses penyelenggaraan dan sukses hasil.

“FITK Syekh Nurjati Cirebon menargetkan kelulusan PPG tahun 2022 sebanyak 95%,” kata Farihin.

Untuk meraih target tersebut, lanjut Farihin, memerlukan komitmen, kesabaran dan ketelatenan para dosen dalam mendampingi peserta PPG selama mengikuti program mulai dari kegiatan pendalaman materi, lokakarya pengembangan perangkat, pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), dan uji kompetensi.

Untuk diketahui, PPG Dalam Jabatan tahun 2022 yang diselenggarakan oleh FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon dilaksanakan daring atau online melalui LMS Space Siaga Pendis dalam tiga gelombang (3 batch).

Melalui sistem tersebut memungkinkan peserta melaksanakan kegiatan program PPG berbasis domisili, baik dalam bentuk kegiatan sinkronus dan asinkronus.

Pada pelaksanasn PPG Dalam Jabatan tahun 2021 lalu, FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon secara keseluruhan telah meluluskan 394 peserta dari 484 peserta. Untuk 90 orang peserta yang belum lulus dapat mengikuti ujian retaker yang secara periodik dilaksanakan oleh panitia nasional Kemendikbud setiap tahun. (FC/din)


 


Rabu, 16 Maret 2022

FSEI IAIN Cirebon Sosialisasikan 2 Fakultas Baru dan 8 Prodi Pada Penerimaan Mahasiswa Baru

Dekan FSEI IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Aan Jaelani, M.Ag pada kegiatan sosialisasi PMB pada dua fakultas baru dan 8 Prodi.

CIREBON, FC - Fakultas Syari'ah dan Ekonomi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru, Rabu (16/3/2022). Kegiatan yang digelar selama tiga hari ini, dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Syari'ah dan Ekonomi Islam, Dr H Aan Jaelani, M.Ag.

Aan Jaelani menjelaskan, bahwa Fakultas Syari'ah dan Ekonomi Islam tengah menggelar kegiatan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru IAIN Syekh Nurjati Cirebon tahun akademik 2022-2023.

Penyelenggaraan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru ini menurut Aan, dibagi menjadi dua gelombang an seluruh peserta bejumlah 100 orang. 

Di hari pertama ini, kegiatan sosialisasi  diikuti oleh sekolah-sekolah Madrasah Aliyah, SMK dan SMA, mereka berasal dari Kabupaten Kuningan, Tegal, Brebes, dan Majalengka.

Tujuan sosialisasi ini, kata Aan, pertama terkait dengan pengembangan kelembagaan atau transformasi kelembagaan dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon menuju UISSI Syeh Nurjati Cirebon, kedua sosialiasi perubahan kelembagaan dari fakultas syari'ah menjadi Fakultas Syari'ah dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Fakultas Syari'ah ini memiliki 4 Program Studi (Prodi), yakni Hukum Keluarga, Hukum Ekonomi Syariah, Hukum Tata Negara Islam, dan Ilmu Falak. Dan untuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam terdiri dari Prodi Perbankan Syariah, Prodi Ekonomi Syariah, Prodi Akutansi Syariah dan Prodi Pariwisata Syariah.

Delapan Prodi yang ada pada dua fakultas yang akan dikembangkan ini, mudah-mudahan bisa lebih dikenal, bisa disosialisasikan kepada masyarakat luas. Karena bertujuan untuk mengembangkan dan mempercepat akses pemerataan pendidikan, khususnya di Provinsi Jawa Barat bagian timur. 

"Ini semata-mata memberikan informasi pada para calon mahasiswa dari lulusan SLTA dan yang sederajat untuk bisa mendaftarkan diri bergabung dan mengikuti perkuliahan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon," paparnya.

Untuk itu, lanjutan Aan, sosialisasi ini akan dilakukan secara substantif terkait dengan pengembangan fakultas delapan Prodi yang ada juga secara teknis akan disosialisasikan ketentuan-ketentuan dalam pendaftaran atau penerimaan mahasiswa baru.

"Mudah-mudahan sosialisasi ini bisa memberikan manfaat terutama bagi pihak sekolah yang nanti bisa menginformasikan kepada anak-anak di sekolahnya supaya bisa memperoleh dan mendaftarkan diri di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Ada dua Prodi yang baru, yaitu Pariwisata Syariah dan Ilmu Falak, kedua Prodi ini memiliki peluang yang lebih besar untuk pemerataan akses pendidikan tinggi, sehingga penerimaan jumlah mahasiswanya akan berbeda pada tahun sebelumnya 

"Ya harapan kami adalah delapan Prodi ini setelah disosialisasikan dapat dengan mudah siapapun untuk mendaftarkan diri di IAIN Cirebon dan mudah-mudahan memberikan manfaat secara luas bagi masyarakat," tandas Aan. (Nurudin)

LP2M IAIN Cirebon Ekspose hasil Pemetaan Potensi Desa Berbasis Komoditas Unggulan

CIREBON, FC - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar ekspose hasil pemetaan potensi desa berbasis komoditas unggulan di Desa Buninagara, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka.

Ketua LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Ahmad Yani MAg menjelaskan,  ekspose tersebut merupakan bagian dari diseminasi hasil pemetaan potensi desa terkait dengan komoditas unggulannya yang sebelumnya telah dilakukan melalui pemetaan ruang, penelusuran sejarah desa, dan identifikasi komoditas unggulan.

“Desa Buninagara saat ini sedang bertransformasi dari desa maju menuju desa mandiri. Berdasarkan Indeks Kemandirian Desa (IDM), status desa maju yang diperoleh Desa Buninagara menunjukkan bahwa desa ini telah berhasil mengelola potensi sumber daya sosial, ekonomi, dan ekologi guna meningkatkan kualitas  hidup  dan kesejahteraan masyarakatnya,” kata Kang Yani sapaan akrab Dr Ahmad Yani MAg, Selasa (16/11/2021).

Pada tahap selanjutnya, jelas dia, Desa Buninagara bersiap menuju desa mandiri dengan meningkatkan kemandirian pembangunan desa untuk semakin meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Upaya tersebut dapat dilaksanakan dengan melibatkan kerja sama, baik dengan unsur pemerintah pusat hingga kabupaten serta stakeholder lain, termasuk perguruan tinggi.

“LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon mendorong transformasi Desa Buninagara menjadi desa mandiri. Upaya yang dilakukan oleh LP2M IAIN Syekh Nurjati ini menjadi bagian perwujudan amanah tri dharma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Kang Yani, sebagai bagian dari tri dharma perguruan tinggi, LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon berupaya untuk bisa mendampingi masyarakat hingga level desa dengan harapan akan muncul inovasi-inovasi untuk pembangunan desa, khususnya Desa Buninagara yang didampingi tahun 2021 ini.

“Selanjutnya pendampingan ini bisa terus dilanjutkan dalam berbagai bentuk kerja sama antara Pemerintah Desa Buninagara dengan Perguruan Tinggi IAIN Syekh Nurjati Cirebon,” jelasnya.

Kang Yani memaparkan, tim pelaksana pendampingan pemetaan potensi desa berbasis komoditas unggulan ini terdiri dari dosen dan mahasiswa yang secara partisipatif melibatkan peran masyarakat desa dalam pelaksanaan kegiatan pemetaan di lapangan.

Yaitu, lanjut dia, digawangi Toto Suharto SE MSi, Turasih SKPm MSi, dan Suciyadi Ramdhani MAnt, dan 7 mahasiswa dari Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon berhasil  menyusun output pemetaan berupa peta ruang potensi desa.

Selasa, 15 Maret 2022

LPM IAIN Cirebon Gelar FGD IKD Untuk Peningkatan Layanan Dosen dalam Meningkatkan Kepuasan Mahasiswa

Kepala LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Ayus Ahmad Yusuf, M.Si saat membuka kegiatan FGD IKD di salah satu hotel di Cirebon, Selasa (15/3/2022).

CIREBON, FC - Lembaga Penjamin Mutu (LPM) IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengggelar kegiatan Focus Group Discussion tentang penilaian Indeks Kinerja Dosen (IKD), Selasa (15/3/2022), di salah satu Hotel di Cirebon.

Kepala LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Ayus Ahmad Yusuf M.Si dalam sambutannya mengatakan, kegiatan FGD IKD ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan LPM dan hasil IKD akan diumumkan pada Desember 2022 pada rapat IKD nanti, dan tentunya pengumuman IKD ini akan ditunggu para dosen.

"Pada kegiatan ini kita juga mendapat suport dari sponsorship yakni BRI untuk dosen yang mendapatkan nilai IKD tinggi," terangnya.

Dijelaskan Ayus, bahwa IKD ini menuju peningkatan pelayanan dosen kepada mahasiswa. Selain itu, juga bentuk upaya dalam mendorong dan mempercepat proses transformasi kelembagaan.

Sebagai informasi, kata Ayus, untuk menjadi universitas ini sebenarnya IAIN sudah memenuhi syarat. Tapi dalam perjalanannya ada salah satu klausul dalam PMA itu minimal 4 fakultas sedang kita baru 3 fakultas, sehingga kita harus memekarkan fakultas untuk memenuhi PMA tersebut. 

Dan saat ini sedang berusaha, bahkan sedang berproses. Yakni fakultas Adab Ushuludin dan fakultas dakwah komunikasi Islam, kemudian  fakultas syari'ah dan fakultas ekonomi perbankan Islam. 

"Kita juga sedang transformasi dalam hal keuangan yang juga bertransformasi ke Badan Layanan Umum (BLU) dan mohon doanya karena targetnya Oktober 2022 sudah menjadi universitas dan BLU," kata Ayus.

Untuk itu, tandas Ayus, pihaknya melalui LPM terus bekerja, termasuk membuat 5 proposal PJJ untuk 200 mahasiswa, dan membuka 5 prodi yang akreditasinya A. Dan ini sedang berproses dan bulan April yang sudah submit sudah up.

"Kita juga sedang memprogram pelatihan untuk dosen. Dan silahkan ke prodi masing masing karena kita akan siapkan untuk 100 peserta. Dan proses-proses belajar sedang kita arahkan ke sana dan April ini akan ada sertifikasi dosen," ujar Ayus lagi.

Untuk itu, kata Ayus, LPM dengan banyaknya agenda seperti itu, berharap kepada teman-teman dari fakultas dan prodi untuk meningkatkan kualitas untuk menyesuaikan transformasi ini.

Selain itu, kita juga akan membuat piagam penghargaan untuk gugus mutu yang sudah paripurna, ini untuk kenang kenangan pribadi saja. 

"Sekali lagi saya ucapkan banyak terimakasih kepada semua yang sudah memberikan pemikiran, mendorong dan membantu demi untuk kemajuan lembaga kita ini," tutup Ayus saat membuka kegiatan FGD tersebut. (din)

Vaksinasi di Kabupaten Cirebon Sudah Capai Target

CIREBON, FC - Vaksinasi untuk warga Kabupaten Cirebon sudah mencapai target yang telah ditentukan oleh pemerintah. 

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, saat ini warga Kabupaten Cirebon yang sudah mengikuti vaksin, sudah mencapai 100 persen dari target yang ditentukan oleh pemerintah. 

Untuk capaian vaksinasi berdasarkan kegiatan yang diselenggarakan di Kabupaten Cirebon, saat ini sudah mencapai 1.608.121 atau setara 90,11%. 

"Tapi kalau kegiatan berdasarkan KTP Kabupaten Cirebon, sudah mencapai 1.817.142 atau 101.92 %," ujar Imron, Selasa (15/03/2022). 

Imron menjelaskan, untuk vaksinasi tahap 2, berdasarkan kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten Cirebon, sudah mencapai 70,51 persen atau 1.257.096 jiwa. 

Sedangkan capaian vaksinasi tahap 2 berdasarkan KTP Kabupaten Cirebon, lebih tinggi dibandingkan capaian dari kegiatan yang sudah dilaksanakan di Kabupaten Cirebon. 

" Vaksinasi berdasarkan KTP Kabupaten Cirebon, saat ini sudah mencapai 1.417.390 atau 79.50 %," kata Imron. 

Saat ini, ujar Imron, pihaknya sedang mengejar kegiatan vaksinasi booster atau vaksinasi tahap 3. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda Kabupaten Cirebon, yang sudah mendukung kegiatan vaksinasi. 

"Saya juga mengapresiasi kepada para nakes, yang rela lembur untuk bisa mencapai target vaksinasi," kata Imron. (indah)

Selangkah Lagi, IAIN Cirebon Bertransformasi Menjadi UISSI

CIREBON, FC – Selangkah lagi, rencana alih status IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia (UISSI) dan dibukanya program Pendidikan Jarak Jauh Pendidikan Agama Islam (PJJ-PAI) di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Kependidikan (FITK) kian nyata.

Kini, IAIN Cirebon mewacanakan dibukanya Program PJJ di semua fakultas yang ada di IAIN Cirebon. Wacana ini diwujudkan dengan mengajukan 5 prodi yang berakreditasi A atau unggul untuk membuka program PJJ. Langkah pertama dalam mewujudkannya dengan menyusun proposal pembukaan PJJ berbagai jurusan tersebut.

Berkenaan dengan ini, LPM Melakukan Pendampingan Penyusunan Proposal PJJ 5 Jurusan di IAIN Cirebon ini. Antara lain Prodi Tadris ILmu Pengetahuan Sosial (T-IPS), Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Prodi Aqidah Filsafat Islam (AFI), Prodi Sejarah Peradaban Islam ( SPI), dan Prodi Hukum Keluarga (HK).

“Ada prodi lain yang menyusul selain PAI untuk PJJ yang akreditasinya A. Ini sedang dibahas dalam FGD ini, proposalnya kemudian nanti disubmit di BAN PT, turun persetujuan kemudian nanti di SK kan oleh Kemenag,” kata Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg.

Sementara itu, Kepala LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Ayus Ahmad Yusuf SE MSi mengatakan, pengajuan PJJ baru pada lima jurusan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Prodi PAI sendiri telah mengawali membuka program PJJ di IAIN Cirebon.

Ayus menambahkan, FGD Penyusunan Proposal PJJ Baru ini dilakukan sebagai langkah awal pengajuan program PJJ. Ayus juga mengatakan, penyusunan proposal oleh masing-masing prodi yang diajukan untuk selanjutnya di submit ke Diktis.

“Dalam kaitan dengan hal ini, LPM melakukan pendampingan penyusunan proposal PJJ lima jurusan di IAIN Cirebon,” pungkasnya. (din)

Senin, 14 Maret 2022

Angka Stunting di Kabupaten Cirebon, Lumayan Tinggi

SUMBER, FC - aat ini, angka stunting di Kabupaten Cirebon lumayan tinggi. Kisarannya ada pada angka 9,4 persen. Untuk itu, diperlukan kewaspadaan dini dari semua pihak, agar Kabupaten Cirebon benar-benar terbebas dari stunting. Demikian dikatakan Bupati Cirebon, Imron, saat memberikan sambutan pada acara Rakor Pokja Stunting tingkat Kabupaten Cirebon, bertempat di Hotel Apita, Senin (14/3/2022).

Imron menyebutkan, peran serta semua pihak sangat diperlukan. Hal itu, dikarenakan program stunting merupakan program yang sangat penting.  Pencegahan, adalah prioritas utama yang harus dilakukan oleh masyarakat. Untuk itu, dirinya meminta agar wanita hamil diberikan pengetahuan seputar bahaya dan pencegahan stunting.

"Diperlukan peran serta semua pihak. Masyarakat harus bersama-sama melakukan pencegahan dini, terlebih kepada wanita hamil. Wanita hamil harus diberikan pengetahuan secara mendalam terkait bahayanya stunting," ungkap Imron.

Justru, lanjut Bupati, pencegahan akan semakin susah manakala stunting sudah dirasakan pada bayi yang baru lahir. Untuk itu, harusnya sebelum pernikahan, semua wanita sebetulnya wajib mengetahui apa dan bagaimana bahaya, serta pencegahan stunting. Dengan begitu, stunting akan bisa dicegah sedini mungkin.

"Diberi pengetahuan mengenai stunting, lebih baik diawal sebelum melakukan pernikahan. Asupan gizi yang baik, tentu akan mencegah sedini mungkin para wanita hamil terkena stunting. Dan ini harus secepatnya disosialisasikan," ucapnya.

Sementara itu, Kadinkes Kabupaten Cirebon, Neneng Hasanah mengaku, Dinkes sudah melakukan berbagai upaya menangani persoalan stunting. Hal tersebut dilakukan mulai tingkat desa sampai tingkat kabupaten. Untuk itulah, perlu adanya rapat percepatan untuk menangani masalah stunting.

"Rapat ini tujuannya mengetahui dan memahami peran SKPD, terkait dalam menyusun analisa situasi dari semua sektor. Ini terkait bagaimana bisa merumuskan kegiatan intervensi masalah stunting," paparnya.

Nantinya, tambah Neneng, pembahasan tersebut akan diikuti oleh banyak peserta. Termasuk diantaranya SKPD terkait, PKK dan ketua Karangtaruna Kabupaten Cirebon. Diharapkan, nantinya ada kesamaan persepsi dalam menangani dan mencegah stunting di Kabupaten Cirebon.

"Targetnya Kabupaten Cirebon bebas stunting. Meskipun banyak kendala, tapi kami tetap fokus dan berusaha, karena dibantu peran serta masyarakat yang peduli dengan masalah ini," tukasnya. (Red/indah)

Bupati Cirebon Salurkan CSR BPR Astanajapura

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag pada kegiatan penyaluran CSR dari Bank BPR Astanajapura, Kab Cirebon.


CIREBON, FC - Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., menyalurkan Corporate Social Responsibility dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Astanajapura, Senin (14/3/2022). 

Dalam kesempatan tersebut, bupati memberikan secara simbolis, CSR untuk dua mushola dan madrasah di Kabupaten Cirebon. 

Imron mengatakan, bahwa dukungan dari berbagai pihak, untuk memberikan bantuan dalam bidang pendidikan, sosial dan keagamaan. 

"Karena kalau semuanya dari pemerintah, sangat terbatas dananya," ujar Imron. 

Apalagi, jika pengajuan tersebut dilakukan melalui anggaran pemerintah, maka prosesnya akan lumayan lama. Sehingga, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada BPR Asjap yang sudah memberikan CSR untuk masyarakat Kabupaten Cirebon. 

Imron berharap, BPR Asjap bisa bertambah maju dan berkembang, sehingga nantinya anggaran CSR yang bisa diberikan kepada masyarakat, bisa lebih besar. 

Ia juga mendorong perusahaan-perusahaan lainnya yang ada di Kabupaten Cirebon, mengikuti jejak yang sudah dilakukan oleh BPR Asjap. 

"Karena CSR perusahaan itu, merupakan bagian hak dari masyarakat sekitar," katanya. 

Sementara itu, Direktur BPR Astanajapura, Multahibun menuturkan, total dana CSR yang disalurkan yaitu sebesar Rp 180 juta. Pada hari ini, ada tiga lembaga yang mendapatkan bantuan CSR. 

"Namun masih banyak lagi CSR yang akan disalurkan," ujar Multahibun. 

Ia mengatakan, BPR Asjap akan selalu berkoordinasi dengan Pemda Kabupaten Cirebon dalam mendistribusikan CSR. Ia juga bersyukur, bahwa pada tahun kemarin, BPR Asjap masih bisa mencatatkan laba. 

Multahibun juga mengatakan, pihaknya sangat berharap, pada tahun ini akan ada peningkatan pendapatan. Karena ia menilai, saat ini masalah Covid-19 sudah mulai landai, sehingga perekonomian diharapkan bisa menjadi lebih bangkit. 

"Tahun ini, target pendapatan BPR Asjap sebesar Rp 7 Milyar," katanya. (Bam)

Mahasiswa PIAUD IAIN Cirebon Mampu Ukir Prestasi Dikancah Nasional

CIREBON, FC - Kiprah mahasiswa Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon dikancah nasional diapresiasi pejabat kampus. Salah satunya Wakil Rektor III, Dr H Ilman Nafi’a MAg.

Dalam kesempatan Pelantikan dan Rakernas Ikatan Mahasiswa PIAUD Seluruh Indonesia ke-III Periode 2021-2023 di IAIN Cirebon, Dr Ilman Nafi’a mengatakan, telah banyak mahasiswa PIAUD mengukir prestasi di tingkat nasional.

“Kreasi mahasiswa PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon selalu berbasis pada prestasi dan output karya. Makanya banyak sekali karya-karya yang dihasilkan oleh mahasiswa PIAUD,” kata Ilman, Senin (14/3).

Menurutnya, mahasiswa PIAUD kerap mengharumkan nama IAIN Cirebon melalui karya lada beragam ajang baik di level lokal, regional, maupun nasional. Hal itu membuktikan kepiawaian mahasiswa PIAUD menunjukan eksistensi akademis.

“Beberapa kegiatan seni khususnya biasanya anak-anak berprestasi mendominasi banyak dari mahasiswa-mahasiswa PIAUD. Karena mereka memang dari awal sudah diajarkan dosennya untuk punya emosi seni. Baik yang bersifat lokal, regional maupun nasional,” kata dia.

Untuk itu, ujar Ilman, mahasiswa PIAUD sangat diharapkan menjadi delegasi IAIN Cirebon dalam kegiatan-kegiatan bergengsi. Semangat mahasiswa PIAUD tak diragukan. Sehingga pihaknya optimis bisa memetik hasil manism

“Kita berharap ke depan, mahasiswa-mahasiswa PIAUD bisa didelegasikan untuk kegiatan nasional. Karena persoalan pendelegasian mahasiswa IAIN Cirebon itu adalah keberanian mahasiswa itu sendiri untuk tampil di muka umum. Singapura, Malaysia, Australi itu banyak,” jelas Ilman.

Kiprah mahasiswa PIAUD juga dapat disaksikan melalui kanal-kanal YouTube yang dibuat mahasiswa. Dari pantauan Ilman, telah banyak tayangan edukatif yang diproduksi mahasiswa PIAUD. Itu bisa dimanfaatkan para orang tua agar menambah wawasan dalam mendidikan anak usia dini.

“Saya berbahagia beberapa mahasiswa PIAUD yang berprestasi bisa masuk-masuk channel YouTube untuk memberi tahu tentang bagaimana pentingnya pendidikan usia dini. Beberapa karyanya bisa disaksikan mahasiswa lain,” jelas Ilman.

Sementara itu Ketua Pelaksana Pelantikan dan Rakernas Ikatan Mahasiswa PIAUD Seluruh Indonesia ke-III Periode 2021-2023, Devi A menjelaskan, dukungan dan bimbingan para dosenlah yang membuat kiprah mahasiswa PIAUD diakui secara luas.

Dia berharap, melalui wadah bersama, mahasiswa PIAUD seluruh Indonesia dapat berkontribusi bagi kemajuan pendidikan anak usia dini melalui karya. (din)

CIREBON, FC – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2023 menjadi ajang strategis bagi para pemangku kebijakan, guna merumuskan arah pembangunan tahun depan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Fitria Pamungkaswati dalam sambutannya saat Musrenbang RKPD tahun 2023, di Ballroom Hotel Prima, Senin (14/3/2022).

Disampaikan Fitria, Musrenbang RKPD ini merupakan forum antarpemangku kepentingan, dalam rangka menyusun rencana pembangunan daerah.

“Dengan tujuan untuk menjamin penyelenggaraan pemerintahan yang demokratis, transparan, akuntabel, efisien dan efektif di bidang perencanaan pembangunan daerah,” kata Fitria.

Ia menambahkan, pada tahun 2021 yang lalu, anggota DPRD Kota Cirebon telah melaksanakan 3 kali Kegiatan reses, yaitu masa persidangan I pada Maret, masa persidangan II pada Mei dan masa persidangan III pada Oktober.

“Selanjutnya hasil reses yang merupakan aspirasi masyarakat tersebut telah dihimpun dan dirangkum dalam bentuk pokok-pokok pikiran DPRD yang sudah terinput dalam SIPD,” jelasnya.

Fitria mengingatkan, bahwa pokok-pokok pikiran DPRD yang telah terakomodir pada SKPD dari hasil reses anggota DPRD pada tahun perencanaan sebelumya, yaitu 2020 dan 2021 tidak terealisasi.

“Dikarenakan pandemi Covid-19 yang mengharuskan Pemerintah Kota Cirebon melakukan refocusing (anggaran belanja) untuk melakukan pencegahan dan penanggulangannya,” kata Fitria.

Selanjutnya, sebagai bentuk komitmen DPRD memberikan dukungan dengan menyetujui untuk menggeser anggaran pokok-pokok pikiran DPRD guna kebutuhan belanja penanggulangan Covid-19.

“Walaupun timbul kekecewaan pula dari kami bahwa komitmen tersebut tidak berjalan dengan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Menurut Fitria, dalam Perubahan APBD 2021 yang lalu ternyata masih banyak anggaran infrastruktur yang muncul dan terealisasi, namun mengesampingkan anggaran pokok-pokok pikiran DPRD sebagai program prioritas.

“Tentunya kami sebagai penyelenggara pemerintahan daerah sangat prihatin dengan kondisi tersebut,” katanya.

DPRD Kota Cirebon berharap, Musrenbang RKPD dapat menghasilkan perencanaan pembangunan dengan mempertimbangan, mengakomodir, serta merealisasikan aspirasi masyarakat.

“Baik melalui pokok-pokok pikiran DPRD maupun aspirasi yang terakomodir oleh instansi terkait,” kata Fitria.

Selain itu, Fitria juga mengingatkan, tahun perencanaan 2023 ini menjadi sangat penting dalam rangka menuntaskan dan menyelesaikan visi-misi yang diusung walikota dan wakil walikota. Sebab, 2023 menjadi tahun terakhir masa jabatan walikota dan wakil walikota.

“Oleh karena itu kami mendukung langkah-langkah bapak (walikota) dalam menyusun penyelarasan dan percepatan program prioritas oleh masing-masing SKPD,” katanya.

Seperti diketahui, masa jabatan Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH dan Wakil Walikota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati akan berakhir pada 12 Desember 2023 mendatang. (din)

Minggu, 13 Maret 2022

BRIGADE CAKRA Rayon Talun Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim Piatu

Ketua Rayon BRIGADE CAKRA Talun, Samdi ST, bersama pengurus dan para anak yatim piatu saat berbahagia makan bersama di Waroeng Bancakan Talun, Minggu (13/3/2022).


CIREBON, FC - Rasa bahagia sangat terlihat di wajah parah pengurus BRIGADE CAKRA Rayon Talun pada kegiatan berbagi kasih dan pemberian santunan kepada 50 anak yatim piatu yang datang dari sejumlah desa di Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon. 

Kegiatan makan bersama di Waroeng Bancakan Cirebon ini, merupakan salah satu program kerja BRIGADE CAKRA Rayon Talun untuk bisa berbagi kebahagiaan. 

"Ini merupakan program BRIGADE CAKRA Rayon Talun untuk berbagi kebahagiaan bersama mereka dan mudah-mudahan ke depan, kegiatan bakti sosial kita akan terus berjalan untuk masyarakat Kecamatan Talun," ujar Ketua Rayon, Samdi ST, saat dikonfirmasi di sela-sela kegiatan makan bersama dengan para anak yatim piatu di Waroeng Bancakan, Talun, Minggu (13/3/2022).

Menurut Samdi, kegiatan ini semula akan menghadirkan para pengurus BRIGADE CAKRA tingkat Kabupaten Cirebon, namun mengingat masih dalam kondisi Covid 19, kegiatan cukup diinisiasi oleh para Pengurus BRIGADE CAKRA Rayon Talun. 

Samdi juga menjelaskan, sebanyak 60 pengurus Rayon Talun, bersatu ikut larut dalam kebahagiaan bersama para anak yatim piatu ini. 

"Kegiatan ini merupakan salah satu dari program kami, dan program lainnya ke depan, kami akan menggelar bakti sosial dan program-program kemasyarakatan dengan tujuan BRIGADE CAKRA Rayon Talun bisa terus membangun kebersamaan dengan rakyat dan memajukan masyarakat di semua aspek di Kecamatan Talun," katanya.

Kegiatan ini, lanjut Samdi, juga dijalankan  dengan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan, di mana para pengurus dan para anak yatim piatu diwajibkan mengenakan masker dan mencuci tangan.

Sementara itu, dengan pakaian seragam lengkap, para pengurus BRIGADE CAKRA Rayon Talun, juga memberikan motivasi kepada para anak yatim piatu untuk semangat belajar dan saling memperkenal diri, sehingga tampak rasa persaudaraan di antara mereka begitu kuat dalam menciptakan rasa kekeluargaan. 

Ketua Rayon BRIGADE CAKRA Talun, Samdi, ST, saat memberikan santunan dan pembagian masker kepada para anak yatim piatu yang dilakukan satu persatu.


Demikian juga rasa bahagia terlihat jelas di raut wajah para anak yatim piatu. Satu sama lain saling melempar senyum kebahagiaan. 

"Saya senang dengan kegiatan ini, semoga BRIGADE CAKRA Rayon Talun menjadi organisasi yang besar dan sangat dicintai masyarakat," ujar salah seorang pengantar anak yatim piatu pada acara tersebut. 

Di akhir acara, kegiatan ditutup dengan ramah tamah, makan bersama dan  pemberian santunan. (din) 

Wakil Wali Kota Cirebon Dukung Bela Diri Pencak Silat Menjadi Eksteakuriker di Sekolah

CIREBON, FC – Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati mendukung jika seni bela diri pencak silat menjadi ekstrakurikuler, mulai tingkat SD hingga SMA.

Hal itu disampaikan Eti menanggapi pernyataan Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Uu Ruzhanul Ulum, S.E., usai menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Pencak Silat Indonesia (DPW PPSI) Jawa Barat periode 2022-2027, di Pendopo Bupati Cirebon Jalan Kartini Kota Cirebon, Sabtu (12/3/2022).

“Saya setuju dan mendukung jika seni bela diri pencak silat menjadi ekstrakurikuler di sekolah, sebagaimana disampaikan Pak Uu,” ungkap Eti.

Dengan begitu, Eti meyakini, akan semakin banyak atlet pencak silat yang terlahir di Jawa Barat dan berprestasi, mengharumkan nama daerah, bahkan Indonesia.

“Jawa Barat merupakan tanah legenda yang melahirkan banyak orang-orang hebat dan para juara,” katanya.

Sementara itu, Uu berharap, seni bela diri pencak silat menjadi ekstrakurikuler di sekolah, mulai SD hingga SMA. Sebagai warisan leluhur, seni bela diri pencak silat harus dilestarikan. 

“Pengurus PPSI bisa datang ke bupati atau wali kota, mengusulkan seni bela diri pencak silat menjadi ekstrakurikuler,” kata Uu. (Indah)