Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 31 Juli 2022

Cirebon Expo 2022, Ajang Pulihkan Ekonomi Masyarakat


Bupati Cirebon, Drs. H. Imron MAg 


KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron MAg menyambut baik diadakannya kegiatan Cirebon Expo 2022 yang digelar di Halaman Parkir Sport Center Watubelah, Kecamatan Sumber.

Dijelaskan Imron, selama ini ekonomi masyarakat terpuruk akibat pandemi. Oleh sebab itu, Imron melihat diperlukan langkah strategis guna menumbuhkan kembali kondisi perekonomian masyarakat.

"Saya berterima kasih kepada penyelenggara yang telah melaksanakan Cirebon Expo 2022 ini. Semoga kegiatan ini bisa memperbaiki kondisi ekonomi masyarakat pasca pandemi," ujar Imron usai membuka kegiatan, Minggu (31/7/2022).

Imron juga mengajak kepada masyarakat untuk datang dan menghadiri Cirebon Expo 2022 ini. "Mari kita ramaikan Cirebon Expo ini, karena ada pameran UMKM Kabupaten Cirebon dan juga pasar rakyat," tutupnya ketika mengunjungi salah satu stand yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, yakni stand BPR Kabupaten Cirebon (BKC). Bupati mengapresiasi partisipasi serta kesiapan para peserta yg mengikuti kegiatan ini.

Ketua Pelaksana Cirebon Expo 2022, Dedi Dahuri menyebut kegiatan ini mundur dari jadwal awal pada Maret 2022 lalu. Hal tersebut, kata dia, dikarenakan kondisi pandemi yang belum berakhir.

"Kita awalnya ingin melaksanakan kegiatan ini dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Cirebon. Tetapi, karena pandemi, akhirnya baru bisa terealisir sekarang yang dimulai dari tanggal 22 Juli hingga 6 Agustus 2022 mendatang," terang Dedi.

Ditambahkannya, masih banyak pelaku usaha maupun BUMN, serta BUMD yang tidak ikut serta dalam pameran. Dia mengatakan, ada ketidaksiapan dari peserta untuk mengikuti kegiatan kali ini.

"Kembali lagi, karena pandemi, banyak perusahaan yang kita undang tidak jadi ikut serta. Tetapi, kita sangat bersyukur masih ada pelaku UMKM dan juga perusahaan yang ambil bagian," ungkapnya.

Selain pameran UMKM, Dedi menegaskan adanya pasar rakyat yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dalam mendapatkan hiburan murah. "Pasar rakyat ini juga segmentasinya semua kalangan masyarakat. Banyak permainan dan wahana yang bisa dinikmati warga. Semoga kegiatan ini bisa terus kita laksanakan, agar UMKM berkembang dan tentunya masyarakat mendapatkan hiburan," ujarnya.

Sementara itu, nampak beberapa perusahaan ikut andil dalam pameran pada Cirebon Expo 2022 kali ini. Diantaranya Perumnas Cabang Cirebon, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cirebon, BPR Kabupaten Cirebon (BKC), BPR Cirebon Jabar (BCJ), Bank BJB Cabang Sumber, Galeri UMKM Disperdagin Kabupaten Cirebon dan perusahaan lainnya. (Nisa)

Sabtu, 30 Juli 2022

Hari Jadi Ke 653 Cirebon Banyak Capaian Yang Diraih Pasangan Azis dan Eti

CIREBON, FC - Peringatan Hari Jadi ke-653 ini bertepatan dengan tahun keempat pemerintahan Nashrudin Azis dan  Eti Herawati, sebuah perjalanan yang luar biasa.

Terlebih kita diuji pandemi global Covid-19 pada 2020-2021. Meski begitu, alhamdulillah kita mampu mengatasinya bersama dengan semua unsur. Bahkan kita mampu bergegas bangkit.

Misalnya terlihat pada keberhasilan mengendalikan inflasi pada posisi 1,81 persen, meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 74,89 poin menjadi 75,25 poin (tertinggi se-Ciayumajakuninh dan ke-6 di Jawa Barat), dan capaian lainnya.

"Dalam peringatan Hari Jadi ke-653 Cirebon ini, kami mengusung tema “Cirebon Ngobeng Yuh”. Sebuah narasi pendukung untuk mengingatkan kita semua, bahwa kerja-kerja besar dalam pembangunan hanya dapat terwujud ketika kita melaksanakannya dengan semangat persatuan dan gotong royong," kata Azis.

Karena itu, Azis tidak bisa untuk menggelorakan semangat kerja komunal, semangat persatuan, semangat gotong royong untuk melakukan pembangunan dan pemulihan pascapandemi di Kota Cirebon.

"Selamat Hari Jadi Cirebon, kota tercinta, kota kita semua, kota penuh kedamaian, kota yang terus bergerak maju, kota yang berdaya saing dan kota yang menginginkan masyarakatnya sejahtera," tandas Walikota Cirebon. (Nisa)

Peringatan HAN, Bupati Minta Jaga Anak-anak Kita Sebagai Generasi Penerus Bangsa

KABUPATEN CIREBON - Kasus kekerasan terhadap anak yang belakangan kerap terjadi di beberapa wilayah, membuat Bupati Cirebon Drs. H. Imron MAg miris. Padahal, Imron menegaskan anak merupakan penentu kondisi bangsa dimasa depan.

Dijelaskan Imron, karakter anak sangat mudah dipengaruhi oleh lingkungan, baik itu keluarga sebagai lingkungan terkecil maupun dalam lingkungan masyarakat luas.

"Jika lingkungan keluarga dan sekitarnya baik, maka pasti anak akan tumbuh sebagai pribadi yang baik pula. Akan tetapi jika sebaliknya, maka karakter anak akan mudah terpengaruh khususnya yang negatif," ujar Imron usai membuka Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2022, Jumat (29/7/2022) di Pendopo Bupati Cirebon.

Dikatakan Imron, banyaknya pemberitaan terkait perundungan terhadap anak, membuat dirinya merasa prihatin. Pasalnya, sebuah tindakan perundungan dapat meninggalkan bekas mendalam kepada korbannya.

"Jika sang anak memiliki mental lemah, maka dia akan trauma dan cenderung lebih tertutup. Apabila sang anak mentalnya buruk, maka jika nanti dia sudah besar, bukan tidak mungkin melakukan hal yang sama terhadap anak yang umurnya dibawah dia. Itulah dampak buruk dari kasus kekerasan yang marak saat ini," terang Imron.

Oleh karena itu, Imron meminta kepada semua pihak untuk tidak lagi acuh terhadap perilaku menyimpang pada anak. Terlebih, jika ada kasus perundungan yang diketahui, maka harus segera mengambil tindakan untuk menghentikannya.

"Dengan tema Gerakan Memutus Mata Rantai Kejahatan Pada Anak, saya mengajak semua pihak termasuk LSM, ormas dan aktifis lainnya untuk lebih aktif dalam melakukan pendampingan maupun pencegahan. Semua ini merupakan tugas bersama untuk menciptakan anak-anak yang berkualitas, dengan membangun lingkungan yang baik bagi tumbuh kembang anak," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Perlindungan Anak Pusat, Arist Merdeka Sirait dengan lantang menyebut hasil temuan pihaknya terhadap kasus kekerasan anak, banyak dilakukan oleh orang terdekat. Padahal, dia mengatakan, lingkungan keluarga seharusnya sebagai tempat paling aman bagi anak.

"Dari total kasus, kita temukan sebanyak 52 sampai 56persennya kekerasan terhadap anak ini dilakukan oleh orang terdekat. Baik itu orang tua kandung, orang tua sambung, kakak, kakek, bahkan guru yang seharusnya menjadi pencetak generasi unggul," paparnya.

Bukan hanya itu saja, Arist juga tak lupa mengingatkan banyaknya anak yang kehilangan orang tua saat pandemi Covid-19 lalu. "Maka dari itu, mari kita sama-sama menjaga anak-anak kita dengan memutus mata rantai kejahatan pada anak," tutupnya. (Indah)

Jumat, 29 Juli 2022

Bupati Apresiasi Pameran Benda Pusaka

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron MAg mengapresiasi adanya pameran benda pusaka yang dilaksanakan oleh PC Lesbumi Kabupaten Cirebon. Hal itu disampaikan Imron usai membuka Pameran Benda Pusaka pada acara Pasar Seni Rakyat di Desa Jemaras Kidul, Kecamatan Klangenan Kabupaten Cirebon, Jum'at (29/7/2022).

Dijelaskan Imron, selama ini banyak anak muda yang tidak mengerti dan bahkan tidak mengetahui keberadaan benda pusaka, khususnya pusaka asli Kabupaten Cirebon.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Lesbumi yang telah melaksanakan kegiatan ini. Pameran semacam ini digelar agar anak-anak kita mengerti dan paham budaya, serta pusaka milik kita," ujar Imron.

Di samping itu, Imron melihat perlunya pelestarian semua seni dan budaya asli Kabupaten Cirebon. Pasalnya, tidak jarang budaya asli yang dimiliki saat ini terancam punah, karena ketiadaan pihak yang melestarikan.

Dalam kesempatan ini juga, Imron berharap kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan. Bahkan, dirinya mengaku siap bekerja sama dalam rangka menjaga semua aset termasuk budaya asli Kabupaten Cirebon.

"Harapan kami tentunya pelaksanaan kegiatan ini bisa berkelanjutan. Silakan, kami siap bekerja sama jika ada rencana kegiatan pelestarian budaya ini," tambahnya.

Sementara itu, Ketua PC Lesbumi Kabupaten Cirebon, Baequni menyebut kegiatan ini dilaksanakan atas dasar kepedulian terhadap keberadaan seni budaya, khususnya benda pusaka. 

"Pusaka itu perlu dijaga. Beberapa pakem, motif dan bentuk keris contohnya, sudah banyak yang hilang, karena ketiadaan yang melestarikan. Saat ini juga hanya ada beberapa saja yang masih menekuni dan melestarikannya," ungkap Baequni.

Dirinya juga meminta kepada pemerintah daerah untuk bisa ikut membantu kesejahteraan para pelaku budaya. Termasuk juga pembuat pusaka atau yang sering disebut Empu.

"Dengan sejahteranya para Empu tradisional, saya yakin pelestarian pakem dan juga jenis pusaka bisa dilaksanakan dengan baik, sehingga tidak ada lagi pusaka yang hilang karena tidak dilestarikan," tutupnya. (Nisa)

Kamis, 28 Juli 2022

DPRD Kota Cirebon Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2021

 

CIREBON, FC – DPRD Kota Cirebon menggelar rapat paripurna persetujuan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan (PP) APBD Tahun Anggaran 2021, Kamis (28/7/2022), di Griya Sawala gedung DPRD.

Dalam rapat paripurna kali ini, DPRD telah menyetujui dan mengesahkan Raperda PP APBD Tahun Anggaran 2021 menjadi perda.

Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Fitria Pamungkaswati menyampaikan, Raperda PP APBD Tahun Anggaran 2021 ini telah dibahas secara intensif oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Kota Cirebon.

Selain itu, sambung Fitria, raperda tersebut juga sudah dilaporkan kepada pimpinan dan para ketua fraksi di DPRD, sehingga bisa dibawa ke tingkat rapat paripurna untuk mendapatkan persetujuan dari DPRD dan walikota Cirebon.

“Demikianlah urgensi rapat paripurna hari ini dan beberapa hal yang perlu mendapat perhatian dari kita bersama,” kata Fitria saat memimpin jalannya rapat paripurna.

Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah SSos / Dokumentasi Humas

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah SSos, saat membacakan laporan Banggar DPRD dalam rapat paripurna.

Handarujati menjelaskan, laporan keuangan dalam PP APBD Tahun Anggaran 2021 ini telah diperiksa dan diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Setelah itu, hasil audit tersebut diserahkan kepada DPRD dan walikota Cirebon.

“Laporan keuangan dalam PP APBD Tahun Anggaran 2021 ini telah diaudit oleh BPK yang hasilnya diserahkan kepada DPRD dan walikota Cirebon,” ujar Handarujati.

Seluruh proses pembahasan yang dilakukan oleh Banggar DPRD Kota Cirebon, lanjutnya, sudah memenuhi ketentuan pasal 320 UU Nomor 23/2014 tentang Pemerintah Daerah juncto pasal 139 PP Nomor 12/2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

“Kami atas nama pimpinan Banggar DPRD mengucapkan terima kasih kepada anggota Banggar dan walikota Cirebon, serta TAPD yang telah menyusun dan membahas PP APBD 2021,” tuturnya.

Sementara itu, Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH, mengapresiasi kinerja dari sejumlah pihak yang terlibat dalam penyusunan dan pembahasan raperda tersebut.

Menurutnya, disetujuinya Raperda PP APBD Tahun Anggaran 2021 merupakan bentuk sinergitas yang terjalin antara Pemerintah Daerah Kota Cirebon selaku eksekutif, dan DPRD sebagai lembaga legislatif.

“Ini merupakan kerja yang luar biasa yang sudah ditunjukan oleh DPRD Kota Cirebon dan TAPD,” katanya. (din)

Rabu, 27 Juli 2022

Wabup Ayu : Banyak Program Dinas Yang Tidak Diketahui Oleh Kuwu

KABUPATEN CIREBON - Ketua TKPKD Kabupaten Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih SE MSi mengatakan banyak program di dinas yang tidak diketahui oleh kuwu. Oleh karena itu, dirinya berharap kegiatan monev ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para kuwu.

"Melalui pertemuan ini, bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para kuwu. Bisa dilihat apakah ada program yang bisa dimanfaatkan untuk masyarakat di desa," ujar Ayu, sapaan akrabnya.

Wanita yang juga menjabat Wakil Bupati Cirebon ini menyebutkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon sudah menyiapkan beberapa program untuk menekan angka kemiskinan. Termasuk juga dalam program pemberdayaan masyarakat, Ayu sebut sudah disiapkan pembangunan Balai Latihan Kerja di wilayah timur Kabupaten Cirebon.

"Sudah dianggarkan untuk pembangunan BLK di wilayah timur. Jadi, nanti tidak perlu ke Plumbon lagi untuk masyarakat wilayah timur," tambahnya.

Dijelaskannya, pembangunan BLK ini sangat penting jika melihat rencana peta wilayah Kabupaten Cirebon. Pasalnya, wilayah timur Kabupaten Cirebon akan dibuat sebagai kawasan industri yang tentunya membutuhkan banyak tenaga kerja.

"Kita ambil satu contoh, ada perusahaan yang membutuhkan 35ribu tenaga kerja. Dengan demikian, bisa dimanfaatkan masyarakat untuk masuk kedalamnya sebagai tenaga kerja. Dengan bekerjanya warga, maka akan meningkatkan pendapatan yang tentu ikut mendongkrak daya beli masyarakat," terangnya.

Menurut Ayu, saat ini muncul anggapan bantuan dari pemerintah hanya menjadikan masyarakat lebih tidak produktif. Penerima bantuan, lanjut Ayu, hanya akan menunggu pencairan bantuan setiap bulannya tanpa ada usaha lain.

"Kementrian sosial juga sudah akan merubah pola pemberian bantuan. Seperti, penerima bantuan hanya pada tataran usia tidak produktif. Maka dari itu, kita juga harus sudah bersiap agar masyarakat bisa berubah menjadi lebih mandiri," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Tedi Tri Susilo menyatakan mental dan kejujuran masyarakat menjadi poin utama pengentasan kemiskinan. Dia melihat, selama tidak adanya kejujuran dari masyarakat, maka data kemiskinan tidak akan selesai.

"Jika masyarakat sudah mampu, maka janganlah berharap mendapatkan bantuan untuk warga miskin. Harus jujur jika terlanjur mendapatkan bantuan, maka segera lapor agar kedepannya ada perbaikan data," tegas Tedi.

Di samping itu, data warga miskin saat ini belum satu suara. Dengan demikian, diperlukan penyeragaman data agar program yang akan digulirkan guna pengentasan kemiskinan bisa tepat sasaran.

"Data DTKS itu saya sebut bukan sebagai data warga miskin, tetapi hanya data penerima bantuan saja. Makanya, petugas pendamping ini perlu melakukan verifikasi vaktual agar data yang disajikan sesuai dengan kondisi di lapangan," tukasnya.

Hal yang sama disampaikan Camat Mundu, H Anwar Sadat bahwa persoalan kemiskinan di wilayah Kecamatan Mundu belum bisa diatasi secara maksimal. Pasalnya, selama ini warga miskin hanya diberikan bantuan semata tanpa ada kegiatan pemberdayaan masyarakat, guna merubah status dari pra sejahtera menjadi sejahtera. 

Pernyataan tersebut disampaikan saat Monitoring dan Evaluasi Tim Koordinator Penanganan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Cirebon, Rabu (27/7/2022) di Kantor Kecamatan Mundu.

Dikatakan Anwar, bantuan yang digelontorkan pemerintah terhadap warga pra sejahtera sudah sangat banyak. Hanya saja, Anwar mengeluhkan tidak adanya program lain yang dapat menjadikan warga lebih mandiri.

"Di Kecamatan Mundu belum ada kegiatan penanganan kemiskinan yang bersifat pemberdayaan. Padahal, kegiatan semacam itu merupakan salah satu langkah bagaimana cara mengangkat masyarakat agar bisa mandiri," ujar Anwar. (Nisa)

Selasa, 26 Juli 2022

Peduli Sosial, IKMI Luncurkan Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Cikawung

IKMI SE wilayah Cirebon Gelar Kegiatan Peduli Sosial


CIREBON, FC - Ikatan Keluarga Mahasiswa Indramayu (IKMI) Se-wilayah Cirebon mengadakan kegiatan pembukaan IKMI Sosial. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 26 Juli – 01 Agustus 2022 di balai Desa Cikawung, Indramayu dengan mengusung tema Optimalisasi Kepedulian Sosial dan Ilmu Sosial yang Tinggi kepada Sesama Pasca Pandemi.

Acara dibuka secara resmi oleh Dadang selaku staf pemerintah desa, tepatnya pada pukul 09.30 WIB. 

Adapun susunan acara pada kegiatan opening ceremony IKMI Sosial tersebut ialah penyampaian sambutan oleh ketua umum serta sambutan pembukaan oleh staf pemerintahan desa setempat. Serta ada penampilan tari seni topeng oleh Adinda Raisha Liona. 

Selain dihadiri oleh pengurus IKMI kegiatan opening Ceremony IKMI sosial ini di hadiri oleh beberapa pemuka agama, dan hadir pula lima Kepala Dusun yaitu dusun Cikamurang, Cikawung 1, Cikawung 2, Sukasari, dan Dusun Lajem.   

Dadang berharap kegiatan ini bisa menjadi pembelajaran mahasiswa sebagai pengontrol sosial di masyarakatnya. Sehingga keberadaan IKMI Cirebon diaku keberadaannya didalam masyarakat khususnya masyarakat Indramayu.

“Saya acungi jempol karena cukup bagus dan acaranya tertata rapih ada penampilan seni tari sebab itu sebagai upaya pelestarian budaya. Maka dari itu diharapkan kepada para mahasiswa yang tergabung dalam organisasi IKMI teruslah berjuang sebagai mahasiswa, sebagai kontrol sosial di masyarakat-masyarakat dimanapun mereka berada sehingga keberadaannya IKMI Cirebon diakui oleh masyarakat dan bermanfaat untuk masyarakat," katanya. 

Selanjutnya, kata Dadang, silahkan kepada para mahasiswa terus bergerak, berkarya dan erbakti. "Sehingga ada pengakuan dari masyarakat hasil kegiatan ini dan dapat bermanfaat bagi masyarakat desa Cikawung," ujarnya. 

Tidak ketinggalan, kepala desa pun menitipkan pesan dan harapan terhadap mahasiswa mahasiswi IKMI Cirebon.

"Harapan IKMI Sosial ke depan, pertama kalian harus kompak bersama IKMI. Kedepan siapkan kader-kader pemimpin di daerahnya masing-masing dan kalian harus jadi pemimpin bagi diri sendiri. Mudah-mudahan dari kader-kader IKMI ini bisa mencetak calon calon pemimpin. Karena pada dasarnya kelembagaan organisasi mahasiswa ini menciptakan pemimpin-pemimpin masa depan dan semoga kalian sukses dan berhasil di masa depan. Dan ambil alih dan ambil kesempatan dari sini," ujar. 

Ketua Umum IKMI se Wilayah Cirebon, Helmi Fakhrudin, berharap kegiatan ini kali bisa menjadikan kita mengetahui situasi dan kondisi masyarakat masyarakat kita agar nanti ketika kita turun terhadap masyarakat tidak kaget melihat situasi kondisi yang ada disini. 

“Saya berharap kegiatan kali kita sebagai kader daerah Indramayu khususnya bisa mengimplementasikan tri darma perguruan tinggi agar nanti kelak kita ketika turun dimasyarakat bisa membaur terhadap masyarakat sekitar dan tidak kaget melihat perubahan perubahan yang terjadi dimasyarakat kita," ujarnya. (din)

Tingkatkan Kinerja Dosen, Jurusan KPI Evaluasi Kegiatan Belajar Mengajar Untuk Persiapan Akreditasi

Persiapan Akreditasi, Jurusan KPI adakan rapat evaluasi Kegiatan Belakang Mengajar Semester Genap. 


FOKUS CIREBON, FC - Menjelang persiapan akreditasi, Jurusan KPI, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan rapat awal tahun akademik 2022/2023, Selasa (26/7/2022), di Santana Resto, Cigugur, Kuningan.

Hadir pada rapat tersebut, Dekan Fakuktas DKI, Dr. Hajam, M.Ag, Wadek 1, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag, Wadek 2, Dr. Arief Rachman, M.Si, Kajur KPI, H. Aan Mohamad Burhanudin, MA, dan seluruh dosen KPI.

Ketua Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), H.Aan Mohamad Burhanudin, MA menjelaskan, kegiatan  ini sebagai bentuk evaluasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) semester genap.

"Tujuannya untuk meningkatkan kinerja dosen KPI dalam melaksanakan semester ganjil pada tahun pelajaran baru 2022/2023," terang Aan.

Selain itu, kata Aan, juga untuk mengembangkan kurikulum jurusan yang relevan dengan core jurusan,  meningkatkan mutu dosen, serta memetakan bakat dan potensi mahasiswa, juga meningkatkan IKU Prodi.

Kegiatan yang dibuka oleh Ketua Jurusan KPI, H. Aan Mohamad Burhanudin, MA, berlangsung hanya satu hari, di mulai dari pukul 09.00 WIB, hingga sore hari. (din)

Bupati Ajak Warga Tinggikan Toleransi

 

KABUPATEN CIREBON - Kejahatan jalanan, penyalahgunaan narkoba dan juga intoleransi di masyarakat menjadi catatan khusus Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag untuk terus diminimalisir. Bukan hanya kepada masyarakat luas, bupati juga terus mengingatkan kepada pegawai di internal Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk ikut membantu dalam menjaga kondusifitas di masyarakat.

Dijelaskan Imron, keberagaman agama, budaya dan suku bangsa di Indonesia, merupakan aset bangsa yang harus dijaga. Sebagai muslim, Imron mengajak semua untuk meyakini perbedaan yang merupakan sunatullah dan berkah dari Allah SWT.

"Yang telah menciptakan mahluk-Nya antara yang satu dengan yang lain pasti ada perbedaan, baik berbeda bentuk, warna, kelamin, pemikiran dan keyakinan yang kesemuanya itu untuk membuat kita harus saling menghormati dan menghargai perbedaan tersebut," ujar Imron saat kegiatan Dialog Ulama Umara Kabupaten Cirebon, Senin malam (25/7/2022) di Pendopo Bupati Cirebon.

Dikatakan Imron, adanya ketidaksesuaian antara ajaran agama yang dianut dengan perilaku pemeluknya, hendaknya jangan dijadikan sentimen keagamaan yang dapat memicu perpecahan kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, seluruh agama khususnya yang ada di Indonesia pasti mengajarkan kedamaian, kerukunan dan keharmonisan sebagai pedoman dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, baik dengan sesama maupun dengan pemeluk agama lainnya. 

"Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melaksanakan program kerja di bidang ketahanan ekonomi, sosial, budaya dan agama. Yaitu dengan melaksanakan dialog/pembinaan dan pengembangan ketahanan ekonomi, sosial dan budaya. Dimana yang menjadi perhatian kita semua antara lain adalah maraknya kejahatan di jalan dan peredaran narkoba di kalangan masyarakat dan hadirnya paham-paham aliran kepercayaan. Hal tersebut, tentu sangat berpengaruh terhadap stabilitas di bidang ekonomi, sosial serta budaya dan agama," tambahnya.

Untuk mengantisipasi merebaknya penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Cirebon, Imron sebut seluruh pemangku kepentingan yang ada dituntut untuk memiliki kepekaan dan kepedulian yang tinggi, serta mewaspadai setiap ada hal-hal yang tidak biasa. Oleh karena itu, seluruh masyarakat anggota masyarakat di Kabupaten Cirebon diharapkan untuk mampu menjalin komunikasi yang intens dengan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Cirebon. 

"Dengan langkah tersebut, maka kita semakin mempersempit ruang gerak dan kesempatan munculnya tindakan intoleran dan tumbuh kembangnya sikap-sikap yang menciderai rasa persatuan dan kesatuan. Banyak organisasi kemasyarakatan, serta pondok pesantren yang berbasis agama di Kabupaten Cirebon yang bisa menjadi wadah generasi muda pada kegiatan sosial adalah merupakan media yang strategis untuk dikembangkan," tuturnya. 

Diakhir, Imron juga berharap organisasi kemasyarakatan dan pondok pesantren untuk mampu menyusun program kegiatan yang inovatif, kreatif dan atraktif, sehingga para pemuda tertarik bergabung dalam lembaga ini. Ulama sendiri, lanjut Imron, memiliki peran yang sangat signifikan dalam menyebarkan paham keagamaan, juga dapat memberikan pembinaan mengenai ketahanan ekonomi, sosial, budaya dan agama terhadap masyarakat. 

"Demikian juga peran ulama dalam menyiarkan paham keagamaan, dapat dengan melalui klasifikasi kelompok sasaran, yaitu dengan melalui jalur pendidikan formal dan non formal dengan sasaran utamanya adalah generasi muda melalui majelis-majelis thariqah yang sasaran utamanya adalah kelompok orang dewasa, melalui khutbah, ceramah, dan dakwah secara umum kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan usia. Melalui jalur politik dengan sasaran para elit politik, birokrat dan para pelaku usaha. Melalui jalur lintas agama yang sasarannya adalah saudara sebangsa setanah air yang non muslim, strategi yang demikian sangat efektif dalan menyiarkan paham keagamaan," tutupnya. (Nisa)

Selain Fisik dan Sosial, Stunting Menjadi Salah Satu Fokus TMMD

KABUPATEN CIREBON -, Kodim 0620 Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan TMMD Tahun 2022 di Desa Jatiseeng, Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon. Acara tersebut dibuka langsung oleh Komandan Korem 063/SGJ, Kolonel Inf Dany Rakca Andalasawan dan dihadiri oleh Bupati Cirebon, Drs. H. Imron MAg.

Ada yang menarik dari pelaksanaan TMMD kali ini. Masuknya pengentasan stunting menjadi salah satu program yang akan dijalankan pada TMMD, selain pembangunan fisik maupun sosial lainnya.

Danrem 063/SGJ, Kolonel Inf Dany Rakca Andalasawan membenarkan bahwa program stunting akan dijalankan pada TMMD. Menurutnya, masuknya pengentasan stunting sebagai program, tidak terlepas dari posisi Kepala Staff Angkatan Darat, Jendral TNI Dudung Abdurrachman yang didaulat sebagai Bapak Asuh Angkat Stunting Nasional.

"TNI itu kan memiliki tugas, yaitu saat Operasi Perang dan Selain Perang. Ada 14 tugas kami selain perang, yaitu membantu pemerintah daerah untuk percepatan target pembangunan nasional yang diantaranya pengentasan stunting ini," terang Dany usai pembukaan, Selasa (26/7/2022).

Dikatakan Dany Rakca, stunting ini merupakan permasalahan nasional yang tidak bisa diatasi oleh pemerintah daerah saja. Oleh karena itu, dirinya juga menegaskan TNI akan siap membantu dalam Program Pengentasan Stunting.

"Pak Bupati dan Wakil nanti akan merumuskan bagaimana penanganan terpadunya dalam waktu dekat. Kami dengan jajaran juga sudah berkomitmen untuk membantu pemerintah daerah dalam program stunting ini. Tak lupa, masyarakat juga akan kami ajak, karena penanganan stunting ini harus bersama," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI, khususnya Korem 063/SGJ dan Kodim 0620/Kabupaten Cirebon yang telah melaksanakan TMMD di Desa Jatiseeng, Kecamatan Ciledug. Bupati mengatakan, banyak manfaat dari kegiatan TMMD yang bisa diperoleh masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI, karena dalam TMMD ini banyak kegiatan yang baik, seperti pembangunan fisik, sosial dan juga rutilahu. Masyarakat juga nantinya pasti akan mengikuti program yang dijalankan dan tentu akan membawa dampak positif kedepannya," tutur Imron.

Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih SE MSi menambahkan, TMMD sebagai bukti kemanunggalan TNI kepada masyarakat. Untuk program penanganan stunting sendiri, Wabup menyebut perlu peran serta semua pihak.

"Ini dibuktikan dengan sinergitas antara TNI/Polri dengan pemerintah daerah Kabupaten Cirebon. Semoga, langkah ini juga dapat mewujudkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Cirebon, yaitu Kabupaten Cirebon Bersama," singkatnya. (Hafidz)

Mahasiswa IKMI IAIN Cirebon Berdayakan Masyarakat Desa Cikawung

CIREBON, FC - Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Mahasiswa Indramayu (IKMI) Se-Wilayah Cirebon mengadakan kegiatan IKMI Sosial, di Desa Cikawung, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.


Kegiatan ini dilaksanakan selama satu Minggu, dimulai sejak tanggal 26 Juli hingga 01 Agustus 2022, bertempat di  Desa Cikawung, Indramayu dengan mengusung tema Optimalisasi Kepedulian Sosial dan Ilmu Sosial yang Tinggi kepada Sesama Pasca Pandemi.

Acara dibuka secara resmi oleh Dadang selaku staf pemerintah desa, tepatnya pada pukul 09.30 WIB. 

Adapun susunan acara pada kegiatan opening ceremony IKMI Sosial tersebut ialah penyampaian sambutan oleh ketua umum serta sambutan pembukaan oleh staf pemerintahan desa setempat. Serta ada penampilan tari seni topeng oleh Adinda Raisha Liona. 

Selain dihadiri oleh pengurus IKMI kegiatan opening Ceremony IKMI sosial ini di hadiri oleh beberapa pemuka agama, dan hadir pula lima Kepala Dusun yaitu dusun Cikamurang, Cikawung 1, Cikawung 2, Sukasari, dan Dusun Lajem.   

Dadang berharap kegiatan ini bisa menjadi pembelajaran mahasiswa sebagai pengontrol sosial di masyarakatnya. Sehingga keberadaan IKMI Cirebon diaku keberadaannya didalam masyarakat khususnya masyarakat Indramayu.

“Saya acungi jempol karena cukup bagus dan acaranya tertata rapih ada penampilan seni tari sebab itu sebagai upaya pelestarian budaya. Maka dari itu diharapkan kepada para mahasiswa yang tergabung dalam organisasi IKMI teruslah berjuang sebagai mahasiswa, sebagai kontrol sosial di masyarakat-masyarakat dimanapun mereka berada sehingga keberadaannya IKMI Cirebon diakui oleh masyarakat dan bermanfaat untuk masyarakat," katanya. 

Selanjutnya, kata Dadang, silahkan kepada para mahasiswa terus bergerak, berkarya dan erbakti. "Sehingga ada pengakuan dari masyarakat hasil kegiatan ini dan dapat bermanfaat bagi masyarakat desa Cikawung," ujarnya. 

Tidak ketinggalan, kepala desa pun menitipkan pesan dan harapan terhadap mahasiswa mahasiswi IKMI Cirebon.

"Harapan IKMI Sosial ke depan, pertama kalian harus kompak bersama IKMI. Kedepan siapkan kader-kader pemimpin di daerahnya masing-masing dan kalian harus jadi pemimpin bagi diri sendiri. Mudah-mudahan dari kader-kader IKMI ini bisa mencetak calon calon pemimpin. Karena pada dasarnya kelembagaan organisasi mahasiswa ini menciptakan pemimpin-pemimpin masa depan dan semoga kalian sukses dan berhasil di masa depan. Dan ambil alih dan ambil kesempatan dari sini," ujar. 

Ketua Umum IKMI se Wilayah Cirebon, Helmi Fakhrudin, berharap kegiatan ini kali bisa menjadikan kita mengetahui situasi dan kondisi masyarakat masyarakat kita agar nanti ketika kita turun terhadap masyarakat tidak kaget melihat situasi kondisi yang ada disini. 

“Saya berharap kegiatan kali kita sebagai kader daerah Indramayu khususnya bisa mengimplementasikan tri darma perguruan tinggi agar nanti kelak kita ketika turun dimasyarakat bisa membaur terhadap masyarakat sekitar dan tidak kaget melihat perubahan perubahan yang terjadi dimasyarakat kita," ujarnya. (din)

Senin, 25 Juli 2022

Humas Itu Etalase Lembaga, Maka Seluruh Satker Harus Bersinergi Dengan Kehumasan IAIN Cirebon

 

H.M.Arifin M.PdI, Kasubag Humas dan Publikasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon saat mengikuti kegiatan yang diselenggarakan Litbang dan Diklat Kemenag RI.


CIREBON, FC - Bagian Kehumasan dari 30 Satker di lingkungan Kementerian Agama, mengikuti kegiatan Pelatihan Teknis Kehumasan dengan metode Pelatihan Jarak Jauh (PJJ). 

kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan (Litbang dan Diklat) Kementerian Agama RI, mulai dari tanggal 18 Juli hingga 29 Juli 2022.

Bagian kehumasan dari 30 Satker tersebut, dimulai dari Satker Kanwil Kemenag, Satker PTKIN dan Satker PTKN, termasuk IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang diwakili Pranata Humas Ahli Muda atau Kasubbag Humas dan Publikasi, H M Arifin MPdI.

Saat dihubungi di tempat kerjanya, H.M. Arifin MPdI mengatakan, keikutsertaannya dalam Pelatihan Teknis Kehumasan dengan metode Pelatihan Jarak Jauh merupakan momentum meningkatkan kapasitas kehumasan. 

Dengan kapasitas yang baik, diharapkan pejabat Bagian Humas dapat menjalankan perannya sebagai etalase Satker. Karena itu, Arifin ingin, Bagian Humas selalu dilibatkan dalam penyelenggaraan kegiatan Satker. Baik yang bersifat terbuka publik maupun internal Satker. 

"Harapan saya sederhana. Agar Bagian Humas ini diberi porsi tugas sebagaimana mestinya. Karena Humas itu etalase dari sebuah lembaga. Maka semua yang ada di dalam Satker tersebut harus bersinergi dengan Humas," pungkas Arifin.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Administrasi, Syafi'i mengatakan, pelatihan tersebut digelar dalam rangka untuk mengembangkan profesionalisme SDM dan meningkatkan kompetensi dalam menerapkan manajemen public relations di bidang kehumasan. 

Menurut Syafi'i, pelatihan Jarak Jauh merupakan salah satu bentuk pengembangan kompetensi melalui pelatihan non klasikal sebagaimana dimaksud pada Pasal 24 Ayat (3) Peraturan Menteri Agama No. 19 Tahun 2020.

"Sasaran Peserta PJJ Pelatihan Kehumasan adalah Aparatur Sipil Negara atau jabatan fungsional Pranata Humas yang belum pernah mengikuti pelatihan sejenis," jelas dia. (din)