Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 12 Agustus 2022

Pemkab Cirebon Ikut Serta Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon ikut serta melaksanakan Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih sesuai instruksi Kementerian Dalam Negeri. Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg beserta Wakil Bupati Cirebon, Hj Wahyu Tjiptaningsih SE MSi sudah mencanangkan gerakan ini, Kamis (11/8/2022) kemarin.

Gerakan yang dilandasi pada Peringatan HUT Republik Indonesia ke-77 tahun 2022 ini akan menyasar masyarakat Kabupaten Cirebon. Melalui para camat dan kuwu, bendera merah putih akan dibagikan untuk dipasang pada rumah masing-masing warga.

Hingga Jumat (12/8/2022), sudah 2565 buah bendera merah putih yang dibagikan Pemkab Cirebon melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik sebagai koordinatornya kepada masyarakat. Adapun saat pencanangan, bendera merah putih yang dibagikan sebanyak 620 buah.

Bupati Cirebon menyebut gerakan ini sebagai upaya untuk menjaga dan menumbuhkembangkan rasa cinta tanah air. Sebagai simbol negara, Imron menegaskan bendera merah putih harus terus berkibar.

"Apalagi sekarang bulan Agustus dimana ada momen sangat spesial bagi bangsa Indonesia, yaitu Hari Kemerdekaan. Oleh karena itu, mari kita kibarkan bendera merah putih di rumah maupun di kantor," ujar Imron.

Di samping itu, dengan mengibarkan bendera merah putih, Imron mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa mengingat perjuangan para pejuang dalam merebut kemerdekaan. Dengan demikian, Imron mengaku akan muncul dengan sendirinya rasa memiliki terhadap Indonesia.

"Dahulu, para pejuang untuk mengibarkan bendera merah putih harus berdarah-darah. Sekarang kita sangat mudah dan rugi rasanya apabila tidak memasang bendera. Minimalnya di rumah dan di kantor, pada bulan Agustus ini bendera merah putih harus berkibar," tambahnya.

Diakhir, Imron juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk bisa mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif. "Terlebih, persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia harus tetap terjaga, agar semua pembangunan yang dilakukan pemerintah dapat berjalan dengan baik," tutupnya. (din)

Tiga Guru Besar Resmi Dikukuhkan, Ini Pesan Dirjen Ali Ramdhani

Pengukuhan tiga Guru Besar oleh Dirjen Pendis Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof Dr H Ali Ramdhani.


FOKUS CIREBON, FC - Dirjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof Dr H Ali Ramdhani M.Ag, mengukuhkan secara resmi tiga profesor/Guru Besar di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jum'at (12/8/2022), bertempat di lantai 3, auditorium, Pascasarjana.

Ketiganya adalah Prof Dr H Aan Jaelani M.Ag (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Ekonomi Isam), kemudian Prof Dr Hj Septi Gumiandari M.Ag (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Pemikiran Islam), dan Prof Dr Anda Juanda, M.Pd (Guru Besar dalam Bidang Ilmu Kurikulum Pendidikan).

Dalam pengukuhan, Dirjen Ali Ramdhani menyatakan bahwa akan ada lompatan besar di tubuh IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan bertambahnya tiga profesor.

IAIN Syekh Nurjati Cirebon juga telah mampu membuktikan dan melahirkan intelektual-intelektual. Ketiga profesor yang hebat di pemikiran, tetapi diharap bukan saja pintar bermain di teoritikal, juga harus mampu diimplementasikan.

"Saya berharap saudara dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tanggungjawab yang dibebankan. Semoga Allah SWT memberikan rahmat, hidayah dan inayahnya," pesan Ali Ramdhani usai mengukuhkan ketiga profesor.

Ali Ramdhani juga menyatakan, secara bersamaan, Diesnatalis IAIN Syekh Nurjati Cirebon Ke 57, bahwa IAIN Cirebon ini tidak sekedar mewujud menjadi menara gading yang indah, elok dan berwibawa, tetapi harus lebih mewujud sebagai mercusuar yang mampu menerangi dunia di saat kegelapan dan mampu memberikan arah bagi orang yang mencari peradaban.

Dan salah satu transformasi yang akan dilakukan di IAIN Cirebon adalah dengan transformasi menjadi Universitas Islam Siber pertama di Indonesia.

"Pada hari ini ada kabar bahagia kementerian agama menyiapkan beasiswa 2000 orang untuk mahasiswa PJJ, dan pendaftarnya sudah 7000, artinya Cirebon suatu saat nanti akan menjadi episentrum pusat pembangunan peradaban melalui pendidikan guru dengan model yang baru," terangnya.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta saat memberikan sambutan pada kegiatan pengukuhan tiga Guru Besar di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.


Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag menyatakan, ada dua moment pada agenda hari ini, pertama pengukuhan Guru Besar dan kedua diesnatalis. 

Pengukuhan Guru Besar tentu saja ini merupakan suatu kebanggaan civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang penambahannya signifikan sekali, yakni 3 profesor dan yang kemarin juga sama 3 profesor.

Sedang diesnatalis ini merupakan refleksi sejarah yang mengingatkan kita pada para tokoh masa lalu, dan ini terimakasih kita kepada mereka dan kita punya misi untuk melanjutkan perjuangan, semangat untuk memajukan lembaga dan yang sudah kita toreh adalah dua agenda besar. 

Pertama transformasi tata kelola keuangan dan kita sudah melewati itu, dan kita sudah mendapat SK dari Kementerian Keuangan, dan yang kita tunggu adalah Kepres dari Presiden untuk perubahan dari institut menuju universitas. 

Sumanta juga menegaskan, bahwa dengan dikukuhkannya 3 profesor ini, manfaatnya memberikan pada sisi akreditasi, yakni ada dua pertama pengembangan dan yang kedua kualitas. "Jadi kuantitas dan kualitas itu berpengaruh terhadap lembaga," ujar Sumanta.

Sementara itu, pengukuhan tiga profesor dilakukan melalui Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar dan Diesnatalis Ke 57, dengan tema 'Memperkokoh Sumber Daya Manusia (SDM), Memperkokoh Kelembagaan untuk Indonesia Bangkit dan Lebih Maju'.


Hadir dalam kegiatan tersebut, Dirjen Pendis Kementerian Agama RI, Prof Dr H Ali Ramdhani M.Ag, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag, para Wakil Rektor, Para Dekan Fakultas, Senat Institut, Direktur Pascasarjana, Bupati Cirebon dan sejumlah profesor di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, beserta tamu undangan dan para dosen. (Nurdin)




3 Profesor dan 11 Orang di Lingkungan IAIN Cirebon Dilantik dan Diambil Sumpah Jabatan

Pelantikan 3 Profesor/Guru Besar dan 11 Orang lainnya di lingkungan IAIN Cirebon


FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan kepada 14 orang di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamis, (12/8/2022).  

Ir Hj Surarini M.Kom, Kabiro AUAK IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjelaskan dengan pelantikan ini kita bangga karena guru besar kita bertambah tiga orang dan jumlah ini bukan suatu upaya yang mudah bagi seorang dosen untuk bisa sampai kepada tingkat jabatan yang paling tinggi. 

Surarini juga menegaskan bagi dosen-dosen  lain atau pun Jabatan Fungsional dalam hal ini Arsiparis tentunya semakin bertambah tenaga-tenaga profesional kita di mana Arsiparis kita bertambah 2 orang lagi.

"Dengan adanya jabatan jabatan baru yang bertambah ini akan memotivasi bagi yang lain untuk bisa meraih, dan dalam waktu dekat kita juga akan bertambah lagi jumlah profesor kita termasuk akan ditingkatkan lagi jabatan-jabatan fungsional kita terkait profesi mereka masing-masing. 

"Seperti Arsiparis dari pertama, ke muda kemudian ke madya, ini akan kita upayakan agar semakin baik layanan di bidangnya masing-masing," katanya.

Sementara itu, sambutan yang disampaikan  Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag, bahwa ada dua yang sudah disampaikan dan ini merupakan anugrah bukan hanya terhadap person yang baru mendapatkan kenikmatan, tetapi juga lembaga mendapatkan anugrah, dan itu semua akan membawa kualitas lembaga kita juga akan memberi pengaruh untuk pengembangan terhadap lembaga kita, terutama dalam proses transformasi ini. 

Sumanta juga menegaskan, Guru besar itu menunjukkan bahwa kita memiliki suatu kompetensi dari berbagai ilmu yang sudah diraih para profesor dengan bidangnya masing masing. 

"Kita bersyukur, profesornya kita bertambah 3 orang lagi, yakni ada profesor bidang ekonomi syariah, kemudian juga ada profesor bidang pendidikan dan juga ada profesor pemikiran Islam," ucap Sumanta.

Sementara itu, pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan kepada 14 orang di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, berdasarkan surat nomor B-3339/In.08/R/Hm.01/08/2022 tersebut, jumlah yang dilantik berdasarkan masing-masing jabatan terdapat 2 orang Arsiparis ahli pertama, kemudian 8 Lektor, 1 Lektor Kepala dan 3 Guru Besar.

Hadir pada kegiatan pelantikan tersebut, para Wakil Rektor, Kabiro AUAK, Direktur Pascasarjana, para Dekan Fakultas, Kepala SPI, Ketua LPM dan Ketua LPPM di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon. (din)

Mahasiswi Jurusan Matematika IAIN Cirebon Dinobatkan juara III Pada Cabor Karate Putri

Dengan rasa bangga Salmi menunjukkan hasil prestasinya, setelah gigih menumbangkan lawan-lawannya dan mendarat dengan mulus di Juara III pada Cabor Karate Kategori Putri 2022. 


FOKUS CIREBON, FC Salmi Harfi Nabiilah mahasiswa semester 7, jurusan tdris matematika, Kelas E, IAIN Syekh Nurjati Cirebon bikin riuh tepuk tangan bergemuruh saat ia dinobatkan juara IIII pada cabang lomba Karate kategori perorangan putri, di Pesona 1 PTKN Se-Indonesia.

Salmi sapaan akrab di kampusnya merasa bangga dengan raihan prestasinya ini. Karena menurut Salmi, lawan-lawannya sangat bagus dan keren, terutama dari dari UIN Bandung dan dari Riau.

Pada laga ini, Salmi menjelaskan, bahwa ada 29 yang menjadi lawannya dan terbagi pada 4 grup. Salma sendiri berada di grup 4 urutan ke 7, dan jika digabung berada pada urutan ke 29. 

"Dari 4 grup tersebut diambil 4 terbesar, karena per grup, jadi berjumlah 8-8. Dan dari 8-8 itu dibagi lagi diambil 2 terbesar," kata Salmi.

Kemudian lanjut Salmi, yang di grup B yakni juara satu dari UIN Bandung dan dirinya yang kedua. Selanjutnya di sift yang menang juara di grup 1 tanding melawan juara 1 di grup 2. 

"Nah ini yang kuat, untuk perebutan final, dan juara 2 di grup 1 tanding dengan juara 2 di grup 2 perebutan untuk medali perunggu. Jadi akhirnya keluarlah juara 1 dari UIN Bandung, Juara 2 dari Riau dan juara 3 dari IAIN Cirebon," terang Salmi.

Atas kemenangan ini, Salmi berpesan kepada semua mahasiswa IAIN Cirebon yang sedang dan akan bertanding, agar sebisa mungkin lebih giat lagi latihan dan fokus kepada tujuan yang akan kita raih. (din) 







Fatimah Sumanta : Darma Wanita IAIN Cirebon Serentak Se-Indonesia Mengadakan Kegiatan Tes IVA dan Sadanis Program DPW Kemenag RI

FOKUS CIREBON, FC - Dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke 77, Darma Wanita IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan tes Infeksi Visual Asam Asetat atau IVA dan Sadanis. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang digelar secara serentak pada 10 Agustus di seluruh Indonesia.

"Ya, secara serentak kami melaksanakan tes IVA (Infeksi Visual Asam Asetat) dan sadanis. Acara ini digelar sebagai salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI yg ke 77, dan kegiatan ini merupakan program dari DPW Kemenag Pusat," ungkap Fatimah Sumanta, Kamis, (11/8/2022).

Fatimah Sumanta menyatakan, kegiatan IVA dan Sadanis ini akan berlangsung selama tiga hari, yakni dari tanggal 10 sampai dengan 12 Agustus 2022. "Alhamdulilah sebanyak 36 anggota DWP kita sangat antusias," tuturnya.

Fatimah juga menjelaskan, bahwa tes IVA dan Sadanis ini merupakan cara sederhana untuk mendeteksi dini kangker leher rahim sedini mungkin. Sedangkan Sadanis menyangkut pemeriksaan payudara klinis dan pemeriksaanya oleh tenaga kesehatan yang terlatih. "Pada kegiatan kita menjalin kerjasama dengan Dinas Kesehatan," terangnya.

Penjelasan seputar IVA dan Sadanis ini, menurut Fatimah Sumanta, sesuai dengan apa disampaikan oleh Ibu Eny Yaqut dalam keterangannya beberapa waktu lalu, bahwa kanker servik dan payu darah menjadi penyakit utama penyebab kematian di lingkungan ibu ibu. Ini bukan dan tidak menakut nakuti, tetapi justru menumbuhkan kesadaran kita bahwa diri kita berharga.

Terkait ini, kata Fatimah, Eny Yaqut juga menegaskan, bahwa kanker payudara dan kangker leher rahim (servik) menjadi angka kangker tertinggi pada perempuan di Indonesia.

"Melihat kondisi ini, tentu mendorong DWP kemenag RI untuk menyelenggarakan kegiatan nasional, deteksi dini terhadap dua kanker tersebut, yakni melalui tes IVA dan sadanis. Dan DWP IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai institut pendidikan di bawah kemenag RI, turut serta menyelenggarakan agenda program tersebut," tandas Ketua DPW IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Fatimah Sumanta, saat menutup perbincangannya dengan fokus cirebon. (din) 

Kamis, 11 Agustus 2022

Kesehatan Modal Penting Pembangunan

 

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon sangat serius menjaga kesehatan masyarakat, guna memulihkan perekonomian pasca pandemi Covid-19 yang terjadi dalam dua tahun terakhir. Terbukti, beberapa kegiatan olahraga digelar pada rangkaian Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77.

Setelah sebelumnya terdapat Jalan Santai dan Senam Massal bersama Rakyat, kini giliran Gowes Sehat bersama Rakyat yang digelar Kamis (11/8/2022). Kegiatan yang mengambil rute Pendopo Bupati Cirebon - Desa Pegagan Lor, Kecamatan Kapetakan ini terbukti menarik minat masyarakat, sehingga ikut meramaikan kegiatan.

Selain Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg dan Wakil Bupati Cirebon, Hj Wahyu Tjiptaningsih SE MSi, gowes kali ini juga dihadiri Dandim 0620 Kabupaten Cirebon, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon, Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Cirebon dan sejumlah pejabat lainnya. 

Dalam sambutannya, Bupati Cirebon sebut kegiatan gowes ini tujuan utamanya adalah menjaga kesehatan. Namun, ada beberapa manfaat lainnya yang bisa diambil dari olahraga yang dilakukan.

"Selain tubuh kita sehat, gowes ini juga bisa mempererat silaturahmi dan komunikasi yang mungkin belum tentu bisa dilakukan pada kegiatan sehari-hari," ujar Imron.

Dikatakan Imron, kesehatan menjadi kunci penting dalam proses pembangunan. Terlebih, dia menyoroti kondisi lingkungan yang masih dalam situasi pasca pandemi.

"Dengan tubuh sehat, kita bisa mewarnai pembangunan, baik di Kabupaten Cirebon maupun Nasional. Oleh karena itu, mari kita sama-sama menjaga kesehatan dan tentunya mari membangun Kabupaten Cirebon lebih baik lagi," katanya.

Diakhir, Imron mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon untuk dapat mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif. Terlebih, diraihnya kemerdekaan melalui peperangan yang tentu tidak mudah.

"Kita sekarang bisa enak dan damai, karena jasa para pejuang. Jaga persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia dari hal-hal yang dapat memecah belah serta mengganggu kondusifitas," tutupnya.

Senada, Wabup Cirebon juga mengatakan komunikasi perlu dilakukan secara intens guna mempercepat pembangunan. Diakui Ayu, sapaan akrab wabup, pembangunan akan lebih maksimal jika dilakukan bersama.

"Pemerintah Kabupaten Cirebon tidak dapat melaksanakan pembangunan secara maksimal jika tidak ada dukungan dan bantuan dari masyarakat. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini semoga tercipta kekompakan antara kami pemerintah dan warga," singkatnya. (DISKOMINFO)

36 Pengurus DPW IAIN Cirebon Ikuti Tes IVA dan Sadanis



FOKUS CIREBON, FC - Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon mengikuti Tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan Sadanis di Puskesmas Majasem Kota Cirebon. 

Kegiatan tersebut diikuti Sivitas Akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebanyak 36 peserta yang dilaksanakan selama tiga hari 10-12/08/2022.

Tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan Sadanis sebagai salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan Indonesia. 

"Tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) merupakan rangkaian pada acara HUT Kemerdekaan RI Ke 77. IVA ini merupakan  cara sederhana untuk mendeteksi kanker leher rahim sedini mungkin," ujar Fatimah Sumanta.

Sedang Sadanis atau periksa payudara klinis adalah pemeriksaan pada payudara oleh tenaga kesehatan (nakes) terlatih. (din)

Rabu, 10 Agustus 2022

Pasca Pandemi, Bupati Ingatkan Masyarakat Harus Terus Jaga Kesehatan

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon terus melakukan peningkatan di berbagai sektor pasca pandemi Covid-19 yang melanda dalam beberapa tahun terakhir ini. Selain pemulihan ekonomi, Pemkab Cirebon juga terus mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan.

Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg mengakui, kesehatan masyarakat menjadi kunci pemulihan ekonomi. Dengan demikian, Pemkab Cirebon terus berupaya untuk mengadakan kegiatan yang tujuannya untuk menjaga kesehatan masyarakat.

"Beberapa hari lalu kita adakan jalan sehat dan sekarang senam massal, serta ada lomba-lomba. Tujuan dari kegiatan ini juga untuk bersama-sama menjaga kesehatan," ujar Imron usai membuka Kegiatan Senam Bersama Rakyat dan Lomba Rakyat Ceria antar 40 PKK Kecamatan dan 34 DWP SKPD, Rabu (10/8/2022) di Stadion Ranggajati, Kecamatan Sumber.

Diungkapkan Imron, bukan hanya menjaga kesehatan, kegiatan senam bersama ini juga untuk menjaga kekompakan dimasyarakat. Pasalnya, peserta senam dan lomba ini terdiri dari berbagai unsur.

"Ada Forkopimda, PKK dan juga Organisasi Wanita SKPD. Dengan berolahraga, tubuh menjadi sehat, silaturahmi juga tetap terjaga," tambahnya.

Diakhir, Imron mengajak semua warga untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Terlebih, dalam peringatan HUT RI ke-77 ini, diperlukan kekompakan dari seluruh pihak untuk mencegah terjadinya perpecahan.

"Berawal dari kesehatan, kita bisa bekerja bersama demi meneruskan perjuangan para pejuang kemerdekaan," pungkasnya. (Hafiz)

Mahasiswa IAIN Cirebon Dinobatkan Juara Tiga Pada Cabor Taekwondo

Syahlaa Alya Zain akhirnya sukses merebut juara tiga pada Cabor Taekwondo di Pesona PTKN I tahun 2022, Bandung, Jawa Barat.


FOKUS CIREBON, FC - Syahlaa Alya Zain, mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), IAIN Syekh Nurjati Cirebon, semester 3, meraih juara 3 pada Kejuaraan 'Pesona PTKN 1, yang berlangsung 8-13 Agustus 2022 di UIN Bandung, Jawa Barat.

Menurut Syahlaa Alya Zain, dirinya sangat bahagia dengan hasil perjuangan yang dilakukannya hingga meraih medali perunggu ini. Sebab, untuk meraih juara tidaklah semudah apa yang dibayangkan, harus dengan latihan yang sungguh-sungguh, teknik-teknik yang baik dan perjuangan yang tinggi. 

Apalagi para atlit Cabor taekwondo yang datang dari sejumlah kampus menjadi lawan-lawan yang cukup berat. Namun, motivasi dan perjuangan yang gigih serta teknik-teknik yang baik, itulah kunci keberhasilan yang ditanamkan Syahlaa saat bertanding.

"Motivasi saya selama pertandingan adalah selalu ingin menyumbangkan medali untuk kampus," kata Syahlaa bangga setelah dinobatkan juara tiga.

Selain itu, kata Syahlaa, dukungan dari teman-teman juga sangat terasa dalam langkahnya menjadi juara, hal itu dibuktikan dengan ramainya para suporter saat pertandingan berlangsung. 

"Ya, selain teman-teman kampus, keluarga juga tentu sangat mensuport, malah ayah saya datang ke bandung juga, sekaligus sebagai pelatih, demikian juga dukungan dari dosen dan kampus sangat berarti bagi saya," ujarnya.

Syahlaa mengaku, pada laga bergengsi tersebut memang terdapat lawan yang cukup berat, yakni atlit dari Palu, namun demikian Yahla harus membuktikan kemampuannya sehingga meraih point akhir 7.200.


Untuk itu, Syahlaa memberikan saran kepada teman-teman sekampusnya, agar mereka semua bisa menjadi juara saat berlaga, tetapi tentu harus dimulai dengan niat dulu, kemudian kesungguhan dalam berlatih, jangan mudah menyerah dan harus selalu percaya kepada diri sendiri bahwa kita mampu," katanya. 

Syahlaa sendiri, berlatih di Cabor taekwondo sudah dilakukan sejak 
kelas 1 SD dengan pelatih Yudi Himawan, yakni ayahnya sendiri. yakni mulai berlatih poomsae dengan Sabeum Esti. (Nurdin)

KKN TBM Mahasiswa IAIN Cirebon Tanam 500 Pohon

CIREBON, FC - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Berbasis Masjid (TBM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon mengadakan penanaman 500 pohon.

Aksi penanaman 500 pohon oleh Mahasiswa KKN TBM IAIN Syekh Nurjati Cirebon itu berlangsung di Desa Kalipasung Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon, tepatnya di Pariwisata Desa Dewi Ikan bersama Anak-anak Madrasah Nurul Huda dengan tema "Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Terhadap Kesehatan melalui Ilmu Pengetahuan dan Teknologi". Selasa, (9/8/2022).

Ketua Mahasiswa KKN, Tedi Hernanto mengatakan, aksi penanaman 500 pohon ini bertujuan untuk penghijauan, Ekosistem pesisir Laut dan Mangrove di lingkungan Desa Kalipasung bagian Utara pinggir laut. 

"Karena memang saya kira betapa pentingnya pohon untuk kebaikan yang ada di bumi. Banyak sekali manfaat dari penanaman 500 pohon ini, contohnya menjaga udara agar tetap bersih, menghindar dari bencana alam serta menjaga ekosistem Daerah Pesisir," katanya.

Ia menjelaskan, Kegiatan penanaman 500 pohon ini bersamaan dengan sosialisasi kesehatan dan lingkungan.

"Kegiatan sosialisasi ini untuk mengingatkan masyarakat agar tetap selalu menjaga kesehatan lingkungan sekitar," ujar Tedi.

Koordinator Lapangan, Hisyam menjelaskan, kegiatan penanaman 500 pohon ini merupakan kegiatan yang tercantum pada program mahasiswa KKN-TBM IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

"Program gerakan penanaman 500 pohon ini merupakan salah satu program wajib bagi mahasiswa KKN-TBM dalam pengabdian masyarakat di Desa Kalipasung". kata Hisyam.

Sementara itu, Ketua Komunitas Konservasi, Marzuki mengaku sangat mendukung dalam pelaksanaan kegiatan penanaman 500 pohon yang dilakukan oleh mahasiswa KKN IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini.

"Harapannya penanaman 500 pohon oleh mahasiswa KKN IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini dapat menjadi kenangan bagi masyarakat Desa Kalipasung, dan kepedulian mahasiswa KKN terhadap potensi yang ada di Desa Kalipasung" ucapnya.

Acara penanaman 500 pohon oleh mahasiswa KKN IAIN Syekh Nurjatu Cirebon itu dihadiri oleh perwakilan aparat pemerintahan Desa dan Komunitas Konservasi secara secara simbolis dan terbatas. 

Adapun pembagian bibit pohon dibagi ke setiap RT untuk dibagikan langsung ke masyarakat. Bibit yang dibagikan ada 4 jenis yaitu Ketapang, sengon, Jambu Merah dan Mahoni.

Selain itu, penanaman 500 pohon oleh mahasiswa KKN IAIN Syekh Nurjati Cirebon juga terlaksana atas kerja sama dengan Dinas Perhutanan Lingkungan Hidup (DPLH) Majalengka dalam penyediaan bibit.

Monitoring BIAN, Bupati Ingatkan Pentingnya Imunisasi

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg didampingi Wakil Bupati Cirebon, Hj Wahyu Tjiptaningsih SE MSi dan Ketua TP PKK Kabupaten Cirebon, Dra Hj Nunung Roosmini menghadiri Pencanangan dan Monitoring Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Tingkat Kabupaten Cirebon, Selasa (9/8/2022) di Posyandu Pasanggrahan, Kecamatan Plumbon. 

Bukan hanya di Pasanggrahan, monitoring BIAN ini juga dilakukan di tiga tempat lainnya secara virtual yang dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, H Hendra Nirmala SSos MSi.

Dalam sambutannya, Imron menyebut di jaman serba modern saat ini, belum ada satu orang pun yang mampu menciptakan suatu produk nutrisi dengan kandungan yang lengkap seperti air susu ibu. Dikatakan Imron, hasil penelitian menyebutkan kandungan ASI memiliki kekayaan nutrisi yang sangat lengkap yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak. 

"Selain itu, didalam ASI terdapat kandungan antibodi yang memberikan kekebalan atau daya tahan tubuh anak dari serangan penyakit secara alamiah. Mengapa dianjurkan menyusui sampai 2 tahun, ternyata hasil berbagai penelitian diperoleh bahwa usia 0-2 tahun merupakan periode emas dalam tumbuh kembang seorang anak, dan periode ini sangat menentukan bagaimana kualitas seorang anak dimasa depan," ucap Imron.

Dijelaskan Imron, banyak bukti negatif saat gagal pemenuhan tumbuh kembang anak hingga usia 2 tahun. Dia mengatakan, tumbuh kembang anak menjadi tidak optimal, seperti berat badan dan tinggi badanya tidak sesuai dengan usianya, atau yang dalam dunia kesehatan disebut stunting. 

"Ketika anak sudah jatuh dalam kondisi stunting, maka akan sulit mengembalikanya menjadi kondisi yang normal kembali. Disamping itu, anak dengan stunting memiliki kerentanan terhadap suatu penyakit, karena memiliki daya tahan tubuh yang kurang optimal, sehingga anak-anak dengan stunting kualitas kehidupanya tentunya berkurang," tambahnya.

Atas dasar itu, Imron mengajak orang tua untuk dapat memenuhi hak kehiduapan dasar anak dengan penuh asah, asih, dan asuh terutama pada periode masa kandungan hingga balita untuk menciptakan kualitas sumber daya manusia yang maju dan unggul. Bukan hanya nutrisi dan pendidikan, kata dia, anak harus diberikan perlindungan terhadap suatu penyakit.

"Asi, nutrisi, vitamin, dan menjaga kebersihan ternyata tidak cukup memberikan perlindungan bagi anak-anak kita dari suatu penyakit, karena tidak membuat antibodi spesifik terhadap serangan bakteri ataupun virus tertentu. Kemampuan tubuh anak menangkal dan melawan suatu penyakit tertentu, salah satunya dapat diperoleh dengan cara memberikan produk biologi antigen berupa mikroorganisme atau zat yang dihasilkannya telah diolah sedemikian rupa sehingga aman, yang apabila diberikan akan menimbulkan kekebalan spesifik terhadap suatu penyakit tertentu. Proses ini yang kita kenal dengan istilah imunisasi," ungkapnya.(Nisa)

Minggu, 07 Agustus 2022

Lingkungan Sekolah Yang Nyaman dan Disiplin Tinggi, MAN 2 Kota Cirebon Kampus Berprestasi

FOKUS CIREBON, FC - Sejak Pukul 06.00 WIB pagi, gerbang sekolah sudah terbuka lebar. Satu persatu para guru dan staf setempat mulai berdatangan dengan pakaian yang rapih dan menyenangkan.  

Ketika memasuki bagian dalam, tampak sejumlah pohon menghias hijau dan tumbuh segar, sesegar udara pagi yang masuk ke ruang-ruang kelas siswa. 

Nyaman, mungkin itu ucapan yang pantas diberikan bagi sekolah MAN 2 Kota Cirebon. Dengan keasrian dan keindahan infrastruktur bangunannya, membuat yang melihat bisa terkagum dan betah berlama-lama. 

Apalagi, keindahan itu dibalut dengan sebuah masjid atau mushola yang gagah di tengah gedung-gedung bertingkat dan ber sebelah tak jauh dari ruang guru. Kian menambah kampus MAN 2 Kota Cirebon nyaman bagi siswa untuk belajar. 

Itulah konsep Kepala Sekolah H Muhaemin, S.Ag, M.PD.I yang cenderung ingin mengimplementasikan belajar merdeka dengan tujuan siswa bisa belajar dengan suasana yang nyaman.

Tak hanya itu, lapangan tengah pun kini  disulap lebih elok sehingga siswa bisa lebih leluasa dan berekspresi di lapangan dengan kemampuan dan potensinya masing-masing.  

Maka tak heran, jika sejumlah siswa MAN 2 Kota Cirebon setiap tahun dan setiap angkatan selalu ada yang berprestasi hingga tingkat provinsi dan nasional.

Secara akademik, H Muhaemin, Kepala Sekolah selalu mengedepankan kedisiplinan siswa, bahkan juga bagi para guru dan staffnya. Selain itu, kerapihan pakaian, kebersihan lingkungan dan ruangan juga menjadi sorotan Kepala Sekolah setiap harinya. Karena konsep belajar nyaman itu harus ditandai dengan kedisiplinan dan kebersihan.


Itulah profil MAN 2 Kota Cirebon yang pada tahun ini sambut siswa baru yang diterima dari proses PPDB 2022 dengan konsep kampus bersih dan nyaman.

Demikian juga dalam pengembangan bakat dan minat siswa, sekolah mengajak mereka untuk aktif di sejumlah kegiatan, baik ekstrakulikuler maupun kegiatan yang reguler. 

Intinya, sekolah bukan saja untuk kepentingan sekolah tetapi lebih jauh dari itu untuk kepentingan siswa. Baik dari sisi akademik, sisi prestasi, sisi bakat dan minat serta sisi lulusannya. 

Semua diprogres dan diproyeksi oleh sekolah agar tercapai tujuan pendidikan sebagaimana misi yang dibangun oleh Kementerian Agama RI maupun tujuan pendidikan menurut Kementerian Pendidikan RI. 


Demikian juga, pada setiap tahunnya, siswa pendaftar PPDB di MAN 2 Kota Cirebon selalu berebut untuk bisa sekolah di kampus ini. Dan MAN 2 Kota Cirebon selalu terbuka, baik melalui jaringan lulusan, jaringan sekolah dan jaringan lainnya untuk menerima siswa yang ingin menimba ilmu di MAN 2. (din)


 

Sabtu, 06 Agustus 2022

Hari Jadi Kota Cirebon Dimeriahkan Dengan Olah Raga Panahan Khas Kerajaan Mataram

CIREBON, FC -  Wakil Walikota Cirebon, H Eti Herawati menjelaskan seputar Jemparingan yang berasal dari kata jemparing yang artinya  anak panah. Olahraga panahan ini khas Kerajaan Mataram, yang dilakukan dengan duduk bersila.

Asal usulnya dapat ditelusuri sejak awal keberadaan Kesultanan Yogyakarta, tepatnya saat masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwono I (1755-1792). Saat itu, Sri Sultan mendorong segenap pengikut dan rakyatnya untuk belajar memanah sebagai sarana membentuk watak kesatria.

Watak kesatria sendiri terdiri dari sawiji yang bermakna konsentrasi, greget yang bermakna semangat, sengguh yang bermakna rasa percaya, dan ora mingkuh yang bermakna bertanggungjawab.

"Alhamdulillah, saat Hari Jadi ke-653 Cirebon, Gladhen Jemparingan sukses digelar dengan peserta dari berbagai daerah. Semoga dengan pelaksanaan kegiatan ini,  selain olahraga juga menjadi olahrasa yang tentunya mengandung nilai filosofi mendalam dan patut kita lestarikan," ungkap Wakil Walikota Cirebon. (Nisa)

Lokakarya Mahasiswa KKN-GM di Kelurahan Larangan Wujudkan Slogan 'Back to Mosque'

Mahasiswa KKN GM IAIN Cirebon Gelar kegiatan Lokakarya guna mengoptimalkan peran masyarakat dan fungsi masjid.


CIREBON, FC - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gerakan Masyarakat (GEMAR) Kelompok 5 IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Lokakarya yang mengusung tema "Peran Masyarakat dalam Mengoptimalkan Fungsi Mesjid" di Aula Kantor Kelurahan Larangan, Harjamukti Kota Cirebon pada Hari Jumat, 5 Agustus 2022 pukul 14.00 WIB.

Kegiatan tersebut mengundang seluruh ketua Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM) yang berada di Kelurahan Larangan dan Ketua RW di lokasi mahasiswa KKN tempati dengan menghadirkan pemateri yang berkompeten di bidangnya yaitu Ustadz Nasuka Faqih, S.Ag., M.E. Sy. Beliau merupakan salah satu anggota Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan penyuluh agama di Kota Cirebon.

Abdul Hamid selaku ketua pelaksana dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa lokakarya ini dapat meningkatkan pemahaman seputar peran masyarakat dalam mengoptimalkan fungsi mesjid jika dilakukan secara bersama-sama.

"Sejak 2 tahun lebih ke belakang, anak-anak terbatas melakukan kegiatan karena dampak Covid-19. Ditambah kecanduan gawai membuat mereka jauh dari mesjid. Maka dari itu, diharapkan kegiatan ini dapat mengembalikan anak-anak untuk kembali ke mesjid yang dibantu oleh para stakeholder untuk mewujudkan Gerakan Masyarakat (GEMAR) Mengaji," ucap Hamid.

Selanjutnya, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yaitu Drs. H. Mahfud, M.Ag dalam sambutannya, menegaskan bahwa akan pentingnya pelaksanaan Lokakarya yang dilakukan oleh para mahasiswa KKN-GM di Kelurahan Larangan.

"Mahasiswa dalam pelaksanaan KKN-GM tidak hanya berfokus ke mesjid, akan tetapi sosial-ekonomi masyarakat pun diteliti. Kegiatan lokakarya ini diharapkan bisa memberikan solusi atas problematika di masyarakat yang telah berlangsung 18 hari oleh mahasiswa KKN," ucap Mahfud. 

Sebelum acara dibuka, Lurah Larangan yang dalam hal ini berhalangan hadir dan diwakilkan oleh Sekretaris Lurah yaitu Lukman Hakim, S.E, menyampaikan bahwa kegiatan Lokakarya memberikan ruang untuk mahasiswa menyampaikan sebuah permasalahan yang ada di masyarakat dan harus dibantu dalam melaksanakan program kerjanya.

"Mahasiswa KKN-GM di Kelurahan Larangan wajib kita bantu agar program kerja yang sudah dirancang dapat berjalan dengan lancar dan meninggalkan kesan baik pada masyarakat serta kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN-GM diharapkan bisa dilanjutkan oleh masyarakat yang memberikan nilai positif di dalamnya," pungkas Lukman. (Red/mid)