Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 28 Oktober 2022

Bupati Cirebon : Sumpah Pemuda, Ajarkan Perbedaan Menjadi Kekuatan

KAB CIREBON - Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 tingkat Kabupaten Cirebon Tahun 2022, diperingati dengan melaksanakan apel di halaman Kantor Bupati Cirebon, Jumat (28/10/2022). 

Dalam apel tersebut, Bupati Cirebon Drs. H. Imron M.Ag mengingatkan kepada seluruh pemuda di Kabupaten Cirebon, untuk bisa mengambil pembelajaran dalam peristiwa Sumpah Pemuda. 

Menurut Imron, Sumpah Pemuda memberikan pelajaran tentang menyikapi perbedaan sikap primordial, suku, agama ras dan kultur, menjadi sebuah kekuatan, bukan kelemahan. 

"Peringatan ini, merupakan sejarah yang perlu direnungkan dan dipelajari, untuk dijadikan sebagai teladan," ujar Imron. 

Imron juga menambahkan, bahwa peran pemuda telah tercatat dengan tinta emas sepanjang masa. Karena menurut Imron, efek dari sumpah pemuda ini, menimbulkan gerakan-gerakan yang mengantarkan kepada kemerdekaan. 

Imron mengingatkan kepada seluruh pemuda, bahwa ancaman-ancaman terhadap kesatuan bangsa, selalu ada. Hal ini merupakan sebuah tantangan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju. 

Oleh karena itu, Imron memaknai tema Hari Sumpah Pemuda hari ini, yaitu "Bersatu Bangun Bangsa", merupakan pesan yang mendalam untuk menjaga persatuan. 

"Bersatu padu adalah harga mati, untuk membangun Indonesia," ujarnya. (Nisa)

Kamis, 27 Oktober 2022

Pemkab Cirebon Terus Berinovasi Melalui Digitalisasi, Pelayanan Pajak Semakin Mudah

KABUPATEN CIREBON -, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cirebon terus berinovasi guna memberikan kemudahan dan meningkatkan pelayanan bagi Wajib Pajak (WP) dengan mengadakan Workshop Pengelolaan dan Pelaporan BPHTB Secara Digital. 

Workshop ini resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon Dr. H. Hilmy Riva’i MPd, Kamis (27/10/2022) di Hotel Apita Cirebon.

Pada acara tersebut, hadir pula Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Cirebon, Teddy Guspriadi SSiT MSc dan KPP Pratama Cirebon II, Taslani SE.

Sekda Kabupaten Cirebon yang akrab disapa Hilmy ini, mengatakan bahwa pelaporan BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) secara digital merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam mendukung percepatan dan perluasan digitalisasi daerah untuk mengoptimalkan pelayanan publik dengan mengadopsi layanan digital. 

Saat ini, teknologi menjadi jawaban sebuah inovasi sebagai bagian smart city Kabupaten Cirebon, hal ini sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 2021 tentang Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah. 

“Program ini tentunya bertujuan agar PPAT lebih mudah dalam melaksanakan pelaporan BPHTB serta pembayaran pajaknya. Karena pembayarannya bisa dilakukan diberbagai gerai secara digital,” ucapnya.  

Hilmy meyakinkan pula, hasil perolehan pajak daerah yang diterima akan dimanfaatkan untuk pembangunan. Pemkab Cirebon senantiasa melakukan berbagai inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para PPAT atas partisipasinya dalam membantu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Cirebon Drs. H. Rahmat Sutrisno MSi, mengatakan sebagai salah satu jenis pajak BPHTB dengan penerimaan yang cukup besar, Bapenda Kabupaten Cirebon menyediakan aplikasi pelaporan secara online melalui Elektronifikasi Surat Setoran BPHTB (e-SSB BPHTB) dan lampiran dokumen secara digital/paperless, dengan tujuan memberikan kemudahan kepada wajib pajak, pelayanan tanpa tatap muka dan dokumen tersimpan dalam bentuk digital sehingga tidak membutuhkan tempat penyimpanan arsip.

"E-SSB BPHTB diperuntukkan pelaporan Pajak BPHTB bagi PPAT/PPATS. E-SSB BPHTB merupakan bagian dari menu fitur pelaporan dan informasi pada Aplikasi Kanggo Sedulur Pajak (Akang Surja) berbasis android yang telah dilaunching sebelumnya. Aplikasi ini dapat digunakan dimana dan kapan saja," ujarnya.

Sebelumnya, validasi BPHTB harus berinteraksi dengan petugas, WP harus datang ke kantor pelayanan, harus antri dan pelayanan hanya dapat dilakukan pada jam layanan. Pelaporan BPHTB secara digital merupakan inovasi yang papperless service, mulai dari proses pelaporan pajak daerah, pengunduhan pelaporan pajak daerah dan pembayaran pajak daerah melalui pihak Bank pembayaran, Non Bank pembayaran, serta Virtual Account BJB. 

Pembayaran dan pembetulan data, dapat diunduh berkas-berkasnya tanpa harus datang ke Kantor Bapenda Kabupaten Cirebon. 

“Kini, pelaporan pajak dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja, WP menulis sendiri pajaknya dan mengunggah bukti-bukti pelaporannya. Kita percaya dengan aplikasi IT, membuat sistem kelola pajak kita menjadi lebih mudah, lebih praktis, terhindar dari human error, akuntabilitasnya terjamin, dipercaya oleh WP. Jika partisipasi WP meningkat, maka muaranya PAD pun ikut meningkat," imbuhnya. (Ara)

Santunan Kepada Anak Yatim Piatu dan Hadroh, Gebyarkan Hari Jadi Koran Cirebon Ke 5 Tahun

Pimpinan Perusahaan Media Kora Cirebon, Firda Asih saat memberikan santunan kepada anak anak yatim piatu pada acara HUT Koran Cirebon yang ke 5.

CIREBON, FC - Gebyar hari jadi Koran Cirebon yang ke 5, disambut hangat masyarakat dan mitra kerja, baik pemerintah daerah, instansi swasta, TNI-Polri maupun sejawat kerja dari media cetak dan online, Sabtu, (27/10/2022).

Pada Hari jadi ini, karangan bunga juga datang dari Kapolres Cirebon Kota sebagai bentuk ucapan selamat dan apresiasi atas dedikasi dan konsistensi Koran Cirebon dalam menyajikan berita-berita yang humanis dan kritis terhadap fenomena dan perkembangan di masyarakat, tentunya dengan tetap mengedepankan kaidah-kaidah jurnalistik.

Karangan bunga juga datang dari salah satu media cetak dan online, yang selama ini ikut mensuport eksistensi Koran Cirebon untuk turut membangun dan mencerdaskan masyarakat melalui sajian berita.

Gebyar dan khidmatnya acara, juga terlihat saat penampilan Hadroh yang memukau penonton saat acara Hari jadi Koran Cirebon yang berlangsung meriah di halaman depan kantor redaksi Koran Cirebon.

Demikian juga penampilan kafilah yang menjadi Qori saat membuka acara hari jadi, membuat rangkaian kegiatan hari jadi kian khidmat.

Selain itu, kegiatan juga dimeriahkan dengan kehadiran para tamu undangan dan para wartawan dari berbagai media, serta kegiatan berbagi kasih melalui pemberian santunan kepada anak yatim piatu. 

Pimpinan Perusahaan Koran Cirebon, Firda Asih mengatakan, usia 5 tahun Koran Cirebon berdiri, tergolong media yang masih muda, namun dengan usia muda ini, energi membangun kemajuan cukup kuat, terbukti Koran Cirebon mampu mengembangkan sayapnya hingga di luar wilayah III Cirebon.

"Alhamdulillah, walau masih usia muda, kami terus berusaha untuk berada di tengah  masyarakat, baik masyarakat di wilayah III Cirebon, maupun masyarakat di luar daerah Cirebon, karena  memang kami sekarang sudah ada di sejumlah daerah di Indonesia. Ini semua adalah tentu kerja keras kita semua untuk memajukan Koran Cirebon  agar selalu ada di hati masyarakat," paparnya.

Firda juga mengucapkan terimakasih atas karangan bunga yang dikirimkan ke kantor redaksi dari mitra kerja Koran Cirebon, serta kehadiran para tamu undangan serta rekan-rekan jurnalis. Terimakasih juga disampaikan kepada seluruh pihak yang sudah membantu terlaksananya kegiatan ini, serta kepada pihak-pihak yang mensuport Koran Cirebon untuk terus eksis di masyarakat.

Firda berharap, di Hari Jadi Koran Cirebon,  mari kita bangun sinergitas yang lebih baik, lebih kuat, baik dengan jajaran instansi pemerintah, maupun dengan mitra kerja lainnya. 

"Banyak kegiatan yang sudah dilakukan media kami, baik kegiatan bakti sosial dan peduli kemanusiaan, maupun kegiatan-kegiatan lainnya," ucap Firda. 

Demikian juga kepada para jurnalis Koran Cirebon, Firda berpesan, agar terus meningkatkan karya-karya jurnalistik yang lebih elegan, lebih elok dan lebih santun dan kritis terhadap fenomena yang terjadi di masyarakat, agar khususnya kinerja media ini semakin eksis dan sukses di tangan pembaca.

"Ya, pesan saya harus tetap mengedepankan kode etik jurnalistik, dan terus menjaga marwah Koran Cirebon, dan jadilah jurnalis-jurnalis yang handal serta bertanggungjawab, agar Koran Cirebon selalu ada di hati para pembacanya," (din) 




  


Rabu, 26 Oktober 2022

Apresiasi Investor, Pemkab Beri Penghargaan

KABUPATEN CIREBON -, Keberadaan para investor di wilayah Kabupaten Cirebon sangat membantu dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada penanam modal baik dalam negeri maupun asing, Rabu (26/10/2022).

Bertempat di Apita Hotel Cirebon, Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg menyerahkan langsung penghargaan kepada beberapa investor diantaranya PT Indofood CBP Sukses Makmur, PT Vincent SPT Daiwaboo Industrial Fabrics, PT Embe Plumbon Textile, dan PT Sinar Grage Jaya. 

Para perusahaan tersebut anggap patuh dalam menyerahkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) secara tepat waktu.

Dalam sambutannya, Bupati Cirebon sebut pihaknya sangat mengapresiasi kepatuhan perusahaan dalam menyerahkan LKPM tepat waktu. 

Di samping itu, Imron juga menegaskan akan menjadikan LKPM ini sebagai evaluasi perusahaan dalam melakukan kegiatan investasi di Kabupaten Cirebon.

Dijelaskan Imron, ada lebih dari 500 perusahaan yang terdaftar secara online. Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN) masih mendominasi dibanding Penanam Modal Asing (PMA).

"Berdasarkan data LKPM yang dilaporkan secara online, terdapat 852 perusahaan. Terdiri dari 687 perusahaan PMDN dan 165 perusahaan PMA," kata Imron.

Dalam kesempatan ini juga, Imron berharap iklim investasi di Kabupaten Cirebon bisa lebih baik dari sebelumnya. Dirinya juga meyakinkan pengusaha, wilayah Kabupaten Cirebon sangat ramah terhadap investor.

"Kita sudah bentuk Satgas Investasi, sehingga para investor bisa lebih aman dan nyaman dalam menanam modal di Kabupaten Cirebon. Tak lupa, saya juga minta perusahaan untuk tetap mematuhi aturan dalam hal CSR, karena hal tersebut sangat bermanfaat dalam membantu pembangunan daerah," tutupnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono ST MSi sebut ada beberapa aspek penilaian untuk penghargaan ini.

"LKPM dari perusahaan PMDN/PMA yang diterima periode hingga September 2022. Aspek yang dinilai adalah administrasi (perizinan, ketepatan waktu laporan, substansi), kegiatan usaha, kontribusi pembangunan daerah terutama UMKM, serta CSR. Tim penilai semuanya independen," ungkapnya. (Hafid)

Bupati Cirebon Resmi Tutup Rangkaian Kegiatan BSMSS Tahun 2022

KABUPATEN CIREBON – Bupati Cirebon Drs. H. Imron M.Ag menghadiri acara Penutupan Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) Kodim 0620/Kabupaten Cirebon Tahun 2022 di Balai Desa Japurabakti Kecamatan Astanajapura, Selasa (25/10/2022). 

Tampak hadir pula Danrem 063/Sunan Gunungjati, unsur Forkopimda, para kepala SKPD Kabupaten Cirebon, Camat dan unsur Forkopincam Astanajapura, Kuwu Japurabakti, serta para pimpinan pihak swasta terkait.

Selain menyampaikan rasa syukurnya, Imron pun tak lupa mengucapkan terima kasih, terutama kepada TNI yang selama ini telah bersinergi bersama Pemkab dan masyarakat. 

“Saya bersyukur pelaksanaan kegiatan BSMSS ini telah dilaksanakan dengan baik, sebagai bukti wujud kepedulian dan komitmen pemerintah daerah, TNI serta masyarakat dalam upaya mensejahterakan masyarakat desa,” ungkap Imron.

Program BSMSS merupakan bantuan yang sangat bermanfaat, baik dari Pemerintah Provinsi Jabar, Pemkab Cirebon serta pihak-pihak swasta untuk bersama-sama memberikan pelayanan kepada masyarakat, yang meliputi pembangunan fisik dan non fisik. Imron menambahkan, bahwa program ini sebagai bukti kemanunggalan TNI dengan masyarakat.

“BSMSS ini sebagai bukti kemanunggalan TNI dengan masyarakat menyatu. Masyarakat pun harus mencontoh apa yang selama ini telah TNI lakukan,” Imron pun berharap, kedepannya kegiatan semacam ini akan terus dilaksanakan secara berkesianmbungan.

Senada dengan bupati, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon mengungkapkan bahwa kegiatan BSMSS ini meliputi pembangunan baik fisik maupun non fisik, dan telah ditinjau secara langsung.

“Pembangunan fisik tadi sudah kita tinjau langsung bersama-sama, dan semoga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ungkap Dandim.

Dengan waktu yang cukup singkat, namun bisa diselesaikan dengan baik, dirinya juga menjelaskan bahwa pembangunan BSMSS ini dilaksanakan dengan menghadapi berbagai tantangan, khususnya cuaca.

Masih di tempat yang sama, dirinya juga mengakui peran serta dan kontribusi semua unsur terkait, serta partisipasi masyarakat dalam suasana kegotongroyongan, yang sudah terlihat sejak tahap perencanaan sampai dengan selesai. 

“Harapannya tidak hanya sampai disini, namun terus berlangsung dan bersinergi seterusnya. Kebersamaan diutamakan untuk mengikat kita dalam wadah kesatuan dan persatuan bangsa. Diharapkan dengan kegiatan ini, menimbulkan stimulan kesadaran masyarakat untuk mampu memanfaatkan berbagai potensi dan sumber daya yang dimiliki, sehingga pada gilirannya berdampak positif bagi proses pemberdayaan membangun diri dan lingkungannya, baik secara swadaya maupun swakarsa,” jelas Dandim.

Tujuan BSMSS, kata Dandim, pada dasarnya untuk memberikan motivasi, khususnya desa Japurabakti, dan umumnya wilayah lain di Kabupaten Cirebon. Berbagai sarana dan prasarana yang telah dibangun, hendaknya dapat dipelihara dengan baik dan dimanfaatkan semaksimal mungkin. (Hanin)

Selasa, 25 Oktober 2022

Parah, Kota Cirebon Dikepung Banjir

 


FOKUS CIREBON, FC - Hujan lebat yang terus  mengguyur wilayah Cirebon, membuat sejumlah tempat di Kota Cirebon banjir. Banjir terparah terjadi di bilangan Jl Dr Cipto Mangunkusumo, Jl Pemuda, Jl Terusan Bima, By Pass, Jl Arya Kemuning, dan Jl Perumnas depan RS Putra Bahagia, Senin, (25/10/2022).

Akibatnya banyak kendaraan terjebak  hingga mati mesin (mogok). Banjir ini juga menimbulkan kemacetan panjang di beberapa ruas jalan kota dan jalur lintasan Jawa-Jakarta maupun sebaliknya.

Hujan yang terus mengguyur sejak pukul 15.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB, menjadi banjir terparah sepanjang tahun 2022 di Kota Cirebon.

Herman warga Sukapura, Kecamatan Kejaksan saat ditemui di lokasi banjir di bilangan jalan Pemuda mengaku kecewa dengan kerja pemerintah daerah yang masih belum bisa menuntaskan persoalan banjir di Kota Cirebon. 

Dirinya sempat bingung saat melintasi jalan terusan Bima, By Pass saat genangan air cukup tinggi. Namun Herman bersyukur sepeda motornya mampu menerjang banjir, walau sebelumnya tidak yakin mampu keluar dari kepungan banjir.

"Ya, saya kecewa karena saluran pembuangan (drainase) masih buruk dan banjir ditemui dibeberapa ruas jalan kota. Beruntung dari Jl Perjuangan saya tidak membelokan kendaraan ke Jl terusan perkantoran Bima, jalur kampus Unswagati By Pass. Karena genangan air cukup dalam, dan banyak kendaraan yang mogok," katanya.

Hal senada diungkapkan Lilik, warga Kesambi ini juga kecewa melihat banjir cukup parah di bilangan Jl Cipto dan jalan pemuda, By Pass. 

"Yang miris lagi banjir di depan kantor PU dan BBWS Cimanuk Cisanggarung, padahal dua kantor ini menangani  soal saluran pembuang (drainase) dan sungai. Tapi nyatanya banjir masih terus berlangsung dan tahun ini cukup parah," tandasnya. (din)

Dekan FITK : Hasil Visitasi Akreditasi LAMDIK Program Studi PBA FITK IAIN Cirebon Semoga Bernilai Unggul

FOKUS CIREBON, FC - FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan Visitasi Akreditasi LAMDIK Program Studi PBA FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon bersama Asesor Prof. Abdul Munip, M.Ag dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Dr. Muhbib Abdul Wahab, MA dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis, (24-25/10/2022).

Dekan FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Farihin M.Pd menyatakan, visitasi akreditasi LAMDIK Program Studi PBA FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon dimaksudkan untuk menilai dokumen yang sudah dikirim ke LAMDIK berupa Laporan Evaluasi Diri dengan 9 instrumen. 

Menurutnya dokumen laporan yang dikirim ini dinilai langsung oleh Asesor LAMDIK, yakni Prof. Dr. Abdul Munip, M.Ag dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Dr. Muhbib Abdul Wahab, MA dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 

Farihin juga menjelaskan, Visitasi dilakukan dua hari, yakni 24 & 25 Oktober 2022 di Gedung SBSN FITK dan akreditasi ini diikuti oleh seluruh pimpinan FITK, pimpinan Program Studi PBA, LPM, PTIPD dan Tim Akreditasi PBA, alumni, mahasiswa dan stakeholder lainnya. 

"Harapannya adalah semoga Program Studi PBA yang saat ini sudah terakreditasi A menjadi terakreditasi UNGGUL," kata Dekan FITK kepada fokus cirebon.com (din)

Senin, 24 Oktober 2022

Jadi Tuan Rumah ICON UCE 2022, Dirjen Pendis Apresiasi IAIN Cirebon

Dirjen Pendis Kemenag RI, Prof Dr H Ali Ramdhani bersama Bupati Cirebon, Wakil Walikota Cirebon, Danrem 063 SGJ, Dandim Perwakilan Pemkab Indramayu, Pemkab Kuningan, Pemkab Majalengka, Kapolresta Cirebon dan Kapolresta Cirebon Kota pada acara pembukaan ICON UCE Ke 4 tahun 2022 di kampus IAIN Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC  - IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi tempat International Conference on University Community Engagement (ICON UCE) ke 4 tahun 2022, Senin (24/10). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Dirjen Pendis, Kemenag RI, Prof Dr H Ali Ramdhani.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag, Wakil Walikota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati, Kapolresta Cirebon, Kapolres Cirebon, Dandim, para Rektor PTKI dan PTKIN se-indonesia, Kejaksaan Negeri, dosen dan mahasiswa.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pendis Kemenag RI, Prof Dr H Ali Ramdhani dalam sambutannya mengatakan, saat ini masih terdapat jarak lebar antara keilmuan yang dikembangkan di Perguruan Tinggi khususnya PTKI dengan realitas yang terjadi di masyarakat. 

Ali menyinggung, disparitas yang terjadi disebabkan belum optimalnya integerasi Tri Dharma Perguruan Tinggi antara pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Hal itulah yang mendorong diluncurkannya buku Metodologi Pengabdian Masyarakat yang bakal jadi pedoman seluruh PTKI. 

Ali menginginkan, PTKI jangan hanya menjadi kampus unggul hanya bagi masyarakat kampus. Juga punya kepedulian besar untuk merancang tumbuh dan bangkitnya peradaban. Sebab itulah, implementasi pengabdian kepada masyarakat harus terintegerasi dengan beragam disiplin ilmu yang dikembangkan perguruan tinggi. 

"Perguruan tinggi adalah episentrum peradaban. Kehadirannya, kalau dalam bentuk gedung, tidak boleh hanya jadi menara gading yang hanya elok dipandang. Tapi harus jadi mercusuar yang juga berfungsi menyinari peradaban," kata Ali.

Ali menganalogikan, Islam mempersepsi manusia terbaik ialah yang bermanfaat bagi sesamanya. Begitupun perguruan tinggi. Kemuliaan dan keunggulan perguruan tinggi juga terletak pada kepeduliannya pada masyarakat melalui pengabdian yang terintegerasi dengan pendidikan dan penelitian.

"Maka dari itu, universitas terbaik adalah universitas yang mengkontribusikan manfaat kehadirannya ke masyarakat lebih luas. Maka tiga kekuatan perguruan tinggi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tidak boleh dipisah," ujarnya.

Ali juga menyatakan bahwa pada event ini diluncurkan pula buku Metodologi Pengabdian Masyarakat versi Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Sementara itu, Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg menyahuti dinamika PTKI saat ini. Menurutnya, kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi harus terus ditingkatkan. Terobosan demi terobosan harus terus digalakan. 

"Sejak tahun 2006 ketika masih berstatus STAIN, IAIN Cirebon telah melakukan terobosan pendekatan terbaru dalam hal pengabdian kepada masyarakat, dan terobosan-terobosan lainnya terus dilakukan hingga tahun 2022 dengan program Magrib Mengaji dan KKN GM," ujar Sumanta. 

Terobosan pengabdian yang dilakukan, lanjut Sumanta, salah satunya melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa. Pendekatan KKN yang pernah dilakukan IAIN Cirebon bermacam bentuk sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 

Antara lain KKN dengan pendekatan Partipatory Action Research (PAR), Tematik Berbasis Masjid, KKN DR (Dari Rumah), KKN Gerakan Magrib Mengaji,  KKN Gerakan Masyarakat Mengaji dan  KKN Kolaborasi Nusantara Moderasi Beragama di Papua (2022). 

Beragam pendekatan itu dilakukan agar pengabdian kepada masyarakat dapat berdampak signifikan. Di samping itu, juga terdapat model pengabdian yang dilakukan oleh dosen, program studi, fakultas, program studi, serta lembaga dan unit di lingkungan IAIN Cirebon. 

"Pentingnya pengabdian kepada masyarkat bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pengabdian itu seharusnya berbasis penalaran dan karya penelitian sehingga memberi manfaat pada kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa," ucap Sumanta.

Berkaitan dengan itu, digelarnya ICON UCE 2022 di IAIN Cirebon diharapkan memberi dampak bagi optimalisasi pengabdian bagi seluruh civitas akademika IAIN Cirebon.

"Dipilihnya IAIN Cirebon dalam perhelatan ICON UCE 2022 menjadi kebanggaan bagi IAIN Syekh Nurjati Cirebon melihat kualitas yang dimiliki terutama dalam pengabdian kepada masyarakat," tambahnya.

IAIN Cirebon menjadi PTKIN bertaraf institut pertama sebagai tuan rumah ICON UCE. Sebelumnya, ICON UCE digelar di PTKIN bertaraf universitas yakni UIN Alaudin Makasar, UIN Sunan Ampel Surabaya dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. 

"IAIN Cirebon menjadi tuan rumah keempat sekaligus menjadi IAIN pertama diberi mandat oleh Kementerian Agama," tandasnya. (din)

Menteri Agama RI Dijadwalkan Membuka Kegiatan ICON UCE 2022 di Kampus IAIN Cirebon

Dr Kartimi, M.Pd Ketua Pelaksana Kegiatan ICON UCE 2022 di kampus IAIN Cirebon 


FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi tuan rumah perhelatan nasional dan internasional melalui ICON UCE 2022. Menteri Agama, dijadwalkan membuka kegiatan tersebut, bertempat di Gedung Pascasarjana IAIN Cirebon, Lantai III, Senin, (24/10/2022).

Sementara di luar gedung, hujan deras masih terus mengguyur Kota Cirebon, namun tak menyurutkan para peserta dan stand-stand nasional dalam kegiatan ICON UCE 2022 di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Sementara itu, pada kegiatan pembukaan lomba Hadroh tingkat nasional, sebagai rangkaian kegiatan ICON UCE ke 4 dan Peringatan Hari Santri Nasional 2022, Wakil Rektor 2, Dr Kartimi M.Pd  mengatakan, bahwa peserta lomba Hadroh ini berasal dari seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh para Ketua SEMA dan DEMA serta mahasiswa, mitra kerja IAIN Cirebon, sepeti BJB, BI, BTN Syariah, Baznas, UKMK SE wilayah III Cirebon, PMI dan mitra kerja lainnya. 

Menurut Ketua Pelaksana Kegiatan, Kartimi, pada kegiatan ini, ada banyak bidang yang dilombakan, seperti Hadroh, Pop religi, lomba kitab kuning, juga kegiatan sosial berkaitan dengan donor darah dan juga Khitanan massal dan sejumlah kegiatan lomba lainnya.

"Kami mengucapkan terimakasih atas supot dan dukungan semua pihak, baik dari mitra kerja IAIN seperti BTN Syariah, Indomaret, Baznas, BI, dan lain-lainnya, termasuk UMKM-UMKM yang ada di wilayah III Cirebon," terangnya.

Kartimi menjelaskan, pada kegiatan ini, terdapat sejumlah tenda-tenda atau stand yang mana stand tersebut diisi oleh seluruh STAN dari PTKI dan PTKIN di seluruh Indonesia. 

Demikian juga, terkait lomba, Kartimi mengimbau kepada panitia agar perlombaan ini bisa berjalan profesional dan tentu juga menjunjung tinggi  sportifitas.

Dengan harapan, seluruh peserta bisa memberikan berkontribusi dan prestasi bagi perguruan tinggi masing-masing, dan dari prestasi ini diharapkan bisa membawa kemajuan PTKIN terutama kemajuan Kementerian Agama.

"Kegiatan ini disupport secara penuh oleh civitas akademika sehingga bisa berjalan dengan baik dan sukses," ujar Kartimi.

Sementara menurut Sekretaris Panitia, Dr H Ahmad Yani M.Ag dalam sambutannya menyatakan, bahwa peserta ekspo ini datang dari seluruh perguruan tinggi keagamaan Islam se Indonesia, dan kegiatan ini disupport oleh OJK, BJB, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP), BI serta mitra IAIN Cirebon lainnya. 

Yani juga menjelaskan bahwa kerjasama ini bukan saja hanya di kegiatan ICON UCE tetapi juga ke depan akan bekerjasama dengan kegiatan festival budaya santri nusantara dalam.

Yani mengucapkan selamat datang kepada kepada peserta ekspo dari seluruh PTKI di Indonesia, juga kepada mitra kerjasama IAIN SNJ Cirebon yang hadir di lingkungan Ma'had IAIN Cirebon.

"Ucapan terimakasih yang setinggi tingginya kepada semua yang telah mensuport kegiatan ini, semoga kerjasama ini terjalin dengan baik, tidak hanya pada kegiatan ICON UCE tapi ke depan berkerjasama di kegiatan festival santri Nusantara," katanya. 

Dihadapan para tamu undangan dan peserta, Yani juga memberikan kabar bahwa kegiatan ini akan menjadi momentum yakni IAIN Cirebon yang dalam waktu dekat akan menjadi UIN.

Yani menjelaskan, ICON UCE adalah konfrensi internasional dalam bidang pengabdian kepada masyarakat yang mencakup 4 kegiatan. 

Pertama internasional yang diikuti oleh seluruh PTKIN se-Indonesia yang di dalamnya ada tenaga pendidik seluruh Indonesia yang mengikuti kompetesi penulisan karya ilmiah terbaik dalam bidang masyarakat dan yang diundang 280 lebih, paper yang masuk adalah 100 orang yang dihadirkan dalam kongres  internasional ini. 

Kedua, peserta dari seluruh PTKI yang mengikuti training metodologi pengabdian masyarakat yang terbagi ke dalam dua bidang metodologi dengan keseluruhan jumlah peserta sebanyak 104 orang. 

Semuanya dipusatkan di Grand Tryas Cirebon sedang yang peserta lainnya di pusatkan di sejumlah hotel lainnya.

Yang ketiga adalah, reward yakni penghargaan reward terbaik kepada tiga kategori, pertama penyelanggaraan KKM terbaik, kedua penyelenggaraan program PKM terbaik dan ketiga penghargaan kepada tokoh inspiratif dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. (din)

Buya Syakur : Santri Bisa Berkiprah Di Bidang Apapun

KH Abdul Syakur MA, Pengasuh Ponpes Candangpinggan, Kabupaten Indramayu.


CIREBON - Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) pada 22 Oktober 2022 disambut gembira para santri di Indonesia. Tak terkecuali para santri di Ponpes Cadangpinggan, Kabupaten Indramayu.

Pengasuh Pondok Pesantren Cadangpinggan, KH Abdul Syakur Yasin MA menerangkan, HSN adalah bentuk pengakuan pemerintah terhadap kiprah para santri dalam memperjuangan kemerdekaan dan menjaga kedaulatan NKRI. 

"Pertama kita harus benar-benar dengan mensukuri bahwa santri  menjadi satu bagian penting bagi negara ini. Dirayakan hari santri itu artinya bahwa kaum santri mendapat penghargaan yang setinggi-tingginya dari pemerintahan Jokowi," ujar ulama yang akrab disapa Buya Syakur. 

Dalam konteks ke-Indonesia-an, menurut Buya Syakur, santri berperan besar sebagai penjaga moral bangsa saat ini. Sebab, pendidikan yang ditempuh santri di pesantren banyak berkaitan dengan moralitas agama dan kemanusiaan.

"Sudah barang tentu, peran penting santri sebagai garda bangsa untuk membangun moral bangsa. Sebab moral itu landasan bagi segala apapun. Tanpa moral yang benar pasti akan runtuh. Moral yang dibangun itu basis kemanusiaan. Tanpa moral nggak mungkin kita bersahabat seperti ini," katanya. 

Sejak dulu, lanjut Buya Syakur, salah satu aqidah santri ialah cinta tanah air bagian dari keimanan. Hingga saat ini, semangat bela negara para santri masih tetap sama. Meski peran secara teknisnya bisa berubah. 

Sebab, pada era saat ini, santri tak melulu harus menjadi pemuka agama. Melainkan dapat pula berkiprah pada bidang lain. Menjadi praktisi kesehatan, praktisi hukum, wirausaha maupun akademisi. 

"Cinta tanah air adalah bagian dari keimanan mereka. Sudah barang tentu pasti akan Membela tanah air, tapi saya tidak akan membandingkan dengan agama lain mereka juga sama," ujar Buya Syakur. (din)

Bertemu di Acara Ramah Tamah, Bupati Imron Bernostalgia Bersama Jajaran Kemenag RI

Bupati Imron bersama Dirjen Pendis Kemenag RI, Ketua LP2M dan jajaran Rektorat IAIN Cirebon pada cara ramah tamah di Pendopo. 

FOKUS CIREBON, FC - Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag menerima rombongan Kementerian Agama RI dan Rektor IAIN Cirebon bersama jajarannya di Pendopo, rumah dinasnya, Senin, (24/10/2022).

Bupati Imron sangat senang dengan kedatangan rombongan dari Departemen Agama ini. Mengingat Bupati Imron pun berasal dari keluarga besar Departemen Agama.

"Alhamdulillah malam ini pendopo dihadiri oleh para tokoh dari departemen agama. Saya merasa senang dan bangga, karena saya pun berasal dari keluarga besar departemen agama," ucap Bupati Imron.

Imron juga mengupas sedikit riwayat hidupnya yang dimulai sejak lulus S1 dan menjadi pegawai di departemen agama di Bandung. 

Karirnya dimulai dari pegawai departemen agama dan kemudian mendapat kepercayaan menjadi kepala KUA di sejumlah kantor KUA di Bandung. kemudian diangkat menjadi Kasi Bimas, dan kemudian menjadi Kepala kantor Departemen Agama pertama di Bandung Barat.

"Pada pertengahan tahun 2016, saya menjadi Kepala Departemen Agama Kabupaten Cirebon. Jadi saya cukup lama bekerja di departemen agama, bahkan istri saya pun lulusan IAIN dan mengajar di departemen agama," katanya.

Dari perjalanan karirnya hingga menjadi Bupati Cirebon, Imron dalam acara ramah tersebut mengingatkan bahwa di era sekarang ini, semua sangat terbuka.  Siapa pun bisa berkiprah di semua sektor. "Bagaimana cara kita untuk meraih itu sangat terbuka sekali," ucapnya.

Demikian juga di bidang politik, tidak ada tabu bagi internal departemen agama, karena semua bisa berkarir di sektor apa saja, termasuk di perpolitikan. "Ini sangat terbuka bagi siapapun, yang penting bisa selalu mengambil peran di masyarakat," tuturnya.

Terkait karirnya di politik, Bupati Imron mengaku, bahwa sebelumnya pernah ditawarin untuk menjadi Wakil Bupati Bandung, namun Imron menolaknya lantaran masa pensiun masih panjang serta masih belum melek politik.

"Dulu waktu masih di Bandung, saya pernah ditawari Wakil Bupati Bandung, tetapi saya tolak, karena karir dan masa pensiun di departemen agama masih panjang," katanya.

Imron mengaku, tawaran tersebut mungkin didasarkan pada kebiasaan Imron yang senang bermasyarakat. Sejak muda, Imron sudah terjun di berbagai kegiatan kemasyarakatan. 

Baik melalui organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan maupun melalui program-program lainnya saat menjabat sebagai Kepala Kantor Departemen Agama pertama di Bandung, Jawa Barat.

Untuk itu, Imron mengajak agar Kemenag RI dan IAIN Cirebon membuka cakrawala pemikiran agar juga tidak tabu meraih kesuksesan di bidang politik, tetapi bukan politik identitas. 

"Politik identitas ini juga harus diurus dan dibuka cakrawalanya agar tidak salah dalam menafsirkan, sehingga membawa pada politik agama. Jadi saya harapkan mahasiswa atau UIN, bahkan departemen agama sendiri harus bisa menjadi pelopor dalam pemikiran keagamaan perpolitikan, agar tidak menyeret mahasiswa berada dalam politik identitas," ujarnya.

Imron juga mengajak, jadilah kita yang berperan, agar kita mampu mengelola politik itu dengan baik dan lebih mengedepankan jargon-jargon yang membangun, merekatkan persatuan dan tidak memecah belah.

Imron mengaku, sebagai Bupati Cirebon, dirinya membuat Forum Komunikasi Ulama Umaro. Tujuannya adalah untuk membuka komunikasi dua arah. Hal ini juga dilakukan Imron kepada Ormas Islam di Kabupaten Cirebon.

"Dalam satu bulan, saya membuat program-program keagamaan dan pengajian, hal itu dilakukan pada Minggu pertama, kedua sampai dengan Minggu keempat. Program tersebut untuk membuka silaturrahmi dan komunikasi antara para alim ulama dengan para pejabat di Kabupaten Cirebon," tandasnya. (Nurdin)








Asah Skill Digitalisasi di Kalangan Santri, HMJ IQTAF Adakan DIGITAF

FOKUS CIREBON - Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (HMJ IQTAF) IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan acara Seminar dan Pelatihan Digital Iqtaf (Digitaf) pada Sabtu-Minggu, 22-23 Oktober 2022.

Acara tersebut mengusung tema 'Implementasi Peran Santri dalam Mewujudkan Dunia Digitalisasi' dengan materi pertama membahas mengenai 'Sistematika Berdakwah di Era Digital' yang dibawakan oleh Dr. Didi Junaedi, M.A. dan 'Konten Narasi Islami' yang dibawakan oleh Masyhari, Lc., M.H.I.

Disambung materi hari kedua ialah teori-praktik (pelatihan) 'Santri Cakap Jurnalistik' yang dibawakan oleh M. Alif Santosa selaku Pimpinan Redaksi kabarcirebon.com dan 'Santri Melek Digital Melalui Desain Grafis' yang dibawakan oleh Rendi Saiful Azid selaku Relawan TIK Kota Cirebon.

Acara tersebut resmi dibuka oleh Ketua Umum HMJ IQTAF pada Sabtu, 22 Oktober 2022.

Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana, Faisal Makarim Zuhdi mengatakan bahwa pentingnya keahlian digitalisasi untuk bisa bersaing di era digital yang kian menduduki eksistensi dunia.

"Belajar digitalisasi itu penting bagi dunia, sama halnya belajar agama untuk akhirat. Kita harus siap menatap dunia baru dengan teknologi, misalnya dengan bermodalkan skill (keahlian) seperti desain grafis, dan lain sebagainya," ucap Faisal. 

"Semoga karib-karib mahasiswa baru bisa istiqomah untuk mengikuti acara-acara di HMJ. Akhir kata, jadikan semua hal sebagai pelajaran, pengalaman, dan perbaikan," tambahnya.

Tidak jauh berbeda, Ketua Umum HMJ IQTAF, Alfath Pangestu Danar menyampaikan pentingnya acara tersebut demi mengasah skill peserta dalam menyambut dan berperan untuk masa depan yang lebih canggih.

"Dalam acara ini, pelatihan digitalisasi itu penting untuk menyambut masa depan. Misalnya karib-karib akan mengasah keahlian jurnalistik, dakwah digital, konten narasi islami, dan desain grafis yang akan dipelajari di sini," ujar Alfath.

Di samping itu, Alfath menyampaikan latar belakang terbentuknya acara tersebut yakni sebagai peringatan Hari Santri Nasional 2022 yang bertepatan pada tanggal 22 Oktober, dengan tujuan santri cakap digital dan bisa bersaing di era baru.

Selanjutnya, kata Al-Fath, kita laksanakan seminar dan pelatihan digitalisasi dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional.

Menurut Dr. K.H. Abun Bunyamin, M.A selaku Rois Syuriah PWNU Jawa Barat, mendefinisikan santri dalam empat artian dan mencakup dari kata santri itu sendiri.

"Sin itu sabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan), nun itu naibul 'ulama (pengganti/regerenasi para ulama), ta itu tarkul ma'ashi (meninggalkan maksiat), dan ra itu ridhallahi (diridhai Allah), dan keempat-empatnya mencakup hal-hal sebagai tujuan dalam acara tersebut," pungkasnya. (Dila)

Sabtu, 22 Oktober 2022

Jama'ah Padati Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kediaman Bambang HS

CIREBON, FC - Suara lantunan Hadroh dengan vokal yang merdu membuka kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kediaman Bambang HS sekeluarga di Blok Sampiran, Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Sabtu, (22/10/2022).

Selain Hadroh, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga diisi dengan Marhaban. Nampak warga sangat antusias dan ikut larut dengan pujian-pujian kepada Nabi Muhammad SAW.

Pada kegiatan ini, cuaca sebenarnya  tengah mendung gelap, namun jama'ah yang datang tetap berduyun memadati tempat acara.

Benar saja, kegiatan baru berjalan sekitar 1 jam, hujan deras turun mengguyur daerah Sampiran dan nampaknya merata hingga Kabupaten dan Kota Cirebon. 

Namun atas kecintaannya kepada baginda Rasulullah SAW, warga tak menghiraukan hujan yang turun, tetap semangat dan larut marhabanan bersama Hadroh yang didatangkan dari Desa Banjaran.

Bambang HS, sebagai tuan rumah sangat bangga atas kekompakan warganya dan mengucapkan terimakasih atas kedatangannya dalam acara maulid nabi ini. 


"Sebenarnya kami hanya mengundang jamaah ibu-ibu di sekitaran Sampiran, namun yang datang cukup banyak. Mereka datang dari warga sekitar. Alhamdulillah, sekalipun hujan, kegiatan ini menjadi berkah dan tentu kami sekeluarga mengucapkan banyak terimakasih atas kehadirannya serta memohon maaf atas kekurangannya, semoga ini menjadi amaliah kita bersama, amiin," ucap Bambang kepada fokus cirebon di kediamannya. (din)

Hari Santri, Makam Kiai Abbas jadi Jujugan Peziarah

CIREBON - Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh pada 22 Oktober 2022, diselenggarakan dengan sejumlah kegiatan. Selain upacara dan kirab, perayaan HSN juga dilakukan dengan melaksanakan ziarah kubur ke makam para kiai. 

Salah satu makam kiai yang banyak dikunjungi oleh sejumlah kalangan saat peringatan HSN, adalah makam KH. Abbas Abdul Jamil. Kiai Abbas merupakan salah satu kiai yang ikut menginisiasi dan menggerakan fatwa resolusi jihad. 

Beberapa rombongan yang secara khusus melaksankan ziarah ke Makam Kiai Abbas dalam rangka hari santri, yaitu Pengurus Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang, Pengurus PWNU Jawa Barat, Pengurus PCNU Kabupaten Cirebon, Pemda dan jajaran Kemenag Kabupaten Cirebon dan sejumlah instansi lainnya. 

"Hari ini, ada ribuan santri buntet juga yang melakukan ziarah ke Makam Kiai Abbas," ujar KH. Salman Al-Farisi, Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Pondok Buntet Pesantren, Sabtu 22 Oktober 2022. 

Salah satu bukti dari sentralnya peran Kiai Abbas dalam menggelorakan fatwa resolusi jihad, yaitu dipilih oleh KH. Hasyim Asy'ari untuk memimpin perang 10 November. 

Perang yang saat ini momentnya diabadikan sebagai hari pahlawan itu, merupakan puncak dari perlawan para ulama dan santri, yang merupakan realisasi dari fatwa resolusi jihad. 

"Kiai Abbas menjadi penggerak resolusi jihad, salah satunya dibuktikan dengan kepemimpinannya saat perang 10 November," ujar Salman. 

Sejarawan pesantren, Akhmad Rofahan juga menuturkan, bahwa perang 10 November yang sebelumnya diminta dimulai lebih awal oleh Bung Tomo, dicegah oleh Kiai Hasyim Asy'ari. 

Ditolaknya permintaan Bung Tomo itu bukan tanpa alasan. Karena saat itu, Kiai Hasyim Asy'ari tidak mau memulai perang 10 November, sebelum macan dari Cirebon tiba di Surabaya. 

"Macan dari Cirebon yang dimaksud, yaitu Kiai Abbas," ujar Magister Islam Nusantara Unusia Jakarta ini. 

Saat perang 10 November, Kiai Abbas tidak sendirian. Sejumlah ulama dan santri dari berbagai daerah, juga ikut terlibat dalam perang besar pasca kemerdekaan itu. 

Bahkan, salah satu saksi mengatakan, Kiai Abbas juga ikut andil dalam menggerakan ribuan santri dari Cianjur untuk bisa ikut berperang di Surabaya. 

"Banyak daerah yang merasa dibantu oleh Kiai Abbas dalam melawan penjajah, Bukan hanya Cirebon dan Surabaya saja, tapi juga Cianjur, Pati dan wilayah lainnya," ujar Rofahan. (Yarfa)

Pemkab Cirebon - PT PLN (Persero) Buka Kerjasama Pengembangan Prasarana dan Sarana Ketenagalistrikan

KABUPATEN CIREBON -- Pemerintah Kabupaten Cirebon menandatangani MoU dengan PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero), bertempat di Kantor PLN Pusat Jakarta Selatan, Jum’at (21/10/2022). 

Selain dihadiri Executive Vice President Pelayanan Pelanggan Korporat dan Institusi Besar PT. PLN (Persero) beserta jajaran, hadir pula dinas-dinas terkait dari Pemkab Cirebon, seperti Diskominfo, PUTR, Bappelitbangda, Dishub, DPMD, Disdagin, serta Pemerintahan.

Bupati Cirebon Drs. H. Imron M.Ag mengatakan bahwa Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemkab Cirebon dengan PT. PLN (Persero) ini tentang Sinergi Pengembangan Prasarana dan Sarana Ketenagalistrikan di Wilayah Kerja Pemerintah Kabupaten Cirebon. 

Dirinya menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. “Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Cirebon mengucapkan terima kasih kepada PT. PLN beserta jajaran, dan menyambut baik atas terselenggaranya acara ini untuk mewujudkan Cirebon Terang Cirebon Cerdas, sesuai jargon Cirebon Katon,” tutur Imron.

Sesuai dengan amanat pasal 363 ayat (1) Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pemerintah Daerah, menyebutkan bahwa dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat, pemerintah daerah dapat mengadakan kerja sama yang didasarkan pada pertimbangan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik, serta saling menguntungkan.

Imron menambahkan, Pemkab Cirebon menyadari bahwa dalam situasi dan kondisi massa pandemi Covid-19 yang belum berakhir ini, banyak hal yang perlu dibenahi. Salah satunya adalah terkait dengan perekonomian masyarakat dan pembangunan Kabupaten Cirebon. Selain menjadi solusi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat disektor usaha mikro maupun makro dengan tersedianya pasokan listrik yang stabil bagi pelaku usaha, maupun masyarakat pada umumnya.

“Kerja sama ini bisa menjadi momentum untuk mendorong kemajuan daerah dengan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang salah satunya melalui penerimaan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) dan adanya legalisasi terhadap pengelolaan Penerangan Jalan Umum (PJU),” ungkapnya.

Pemkab Cirebon telah berkomitmen untuk terus berinovasi dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Saya menilai PT. PLN (Persero) memiliki kapasitas yang dibutuhkan dalam mewujudkan kerja sama yang sinergi,” lanjut Imron.

Diakhir sambutannya, Imron menyampaikan harapannya agar setelah penandatanganan kesepakatan bersama ini ada tindak lanjut signifikan antar pihak-pihak terkait, serta dapat merumuskan formula kerja sama yang tepat dengan PT. PLN (Persero) ini. (Hafid)