Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 25 Februari 2023

Bupati Cirebon Hadiri Pembukaan Muswil ke-21 Muhammadiyah Jawa Barat

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri pembukaan Musyawarah Wilayah ke-21 Muhammadiyah Jawa Barat di Stadion Ranggajati Sumber, Sabtu (25/02/2023).

Kegiatan Muswil kali ini mengusung tema "Memajukan Jawa Barat, Mencerahkan Indonesia" akan membahas mengenai isu-isu strategis, evaluasi, sekaligus penetapan calon ketua dan calon anggota Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) periode 2022-2027.

Dalam sambutannya, Bupati Imron mengucapkan terima kasih kepada Muhammadiyah atas peran besarnya dalam bidang dakwah, pendidikan serta pembangunan di Kabupaten Cirebon.

"Terima kasih kepada Muhammadiyah, atas perannya dalam bidang dakwah, pendidikan dan lainnya dalam kemajuan Kabupaten Cirebon," kata Imron.

Ia mengatakan, bahwa Muswil ini diharapkan bisa memberikan motivasi dan inovasi, serta keteladanan dalam melaksanakan tata kelola berorganisasi sebagai wujud turut serta membangun bangsa.

Imron juga menuturkan, bahwa Muswil ini juga diharapkan bisa dijadikan sebagai salah satu moment penting untuk bisa merealisasikan cita-cita para pendiri Muhammadiyah, serta menghasilkan keputusan yang tepat.

"Semoga dengan adanya Muswil ini bisa menghasilkan keputusan-keputusan yang tepat, bisa membawa generasi muslim yang beriman, ilmiah, berwawasan kebangsaan serta selalu menjaga keutuhan NKRI," ujar Imron.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung dari tanggal 24 s/d 26 Februari 2023 tersebut, dihadiri pula Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, serta Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy yang juga sebagai Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Pendidikan dan Kebudayaan. (din)

Bupati Berserta Jajaran Gotong Royong Bersihkan Sport Center Watubelah

CIREBON -  Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon dan sejumlah perwakilan perangkat daerah Kabupaten Cirebon, bergotong royong membersihkan area Sport Center Watubelah Sumber, Jumat (24/2/2023).

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, gotong royong ini sebagai salah satu permulaan pemanfaatan Sport Center Watubelah oleh Pemkab Cirebon sebagai persiapan peringatan Hari Jadi ke-541 Kabupaten Cirebon, yang rencananya akan berlangsung mulai tanggal 5 Maret 2023 mendatang.

"Setelah kegiatan peringatan hari jadi nanti, Sport Center Watubelah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berolahraga," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si menuturkan, Pemkab Cirebon sudah menyiapkan anggaran guna optimalisasi perbaikan Sport Center Watubelah ini.

"Ada anggaran untuk Sport Center Watubelah ini, diharapkan nanti bisa dirasakan keberadaannya oleh masyarakat," kata Ayu.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Hilmy Riva'i mengungkapkan, bahwa pada tahun ini telah dianggarkan dana untuk perbaikan Sport Center Watubelah sebesar Rp10 miliar.

"Dengan anggaran Rp10 miliar ini, minimalnya Sport Center ini nantinya bisa digunakan untuk sepak bola dan jogging," ujar Hilmi.

Selain itu, pihaknya juga sedang mengajukan anggaran sebesar Rp250 miliar untuk perbaikan Sport Center Watubelah. Walaupun menurut Hilmi, idealnya anggaran perbaikannya adalah sebesar Rp500 miliar.

Jika anggaran tersebut bisa didapatkan, maka perbaikan bisa dilakukan secara maksimal. Nantinya, pihaknya merencanakan akan memindah sebanyak 30 cabang olahraga (cabor) di tempat ini.

"Kalau perbaikannya maksimal, maka 30 cabor itu akan kita pindah kesini (Sport Center Watubelah)," sambung Hilmi. (Bam)

Jumat, 24 Februari 2023

Angka Stunting Turun 13 Persen, Komisi III Apresiasi DP3APPKB Kota Cirebon

CIREBON, FC – Komisi III DPRD mengapresiasi kinerja DP3APPKB Kota Cirebon dalam menurunkan jumlah kasus stunting. Sebab saat ini persentasenya berkurang sampai 13 persen.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Benny Sujarwo, usai rapat kerja bersama DP3APPKB di Griya Sawala gedung DPRD, Kamis (23/2/2023). Dalam pertemuan yang dihadiri Anggota Komisi III seperti H Hendi Nurhudaya, Hj Neneng Sri Daiyah SE dan Cicih Sukaesih ini, sempat dibahas beberapa program unggulan dari perangkat daerah tersebut.

Benny menjelaskan, DP3APPKB memiliki peran yang penting dalam pembangunan masa depan Kota Cirebon. Apalagi instansi tersebut telah berkontribusi menurunkan angka stunting dari 30 persen di tahun sebelumnya menjadi 17 persen pada 2023.

“Kita menjadi salah satu kota yang bisa menurunkan angka stunting sampai di atas 10 persen. Kita menjadi empat terbaik se-Jawa Barat,” kata Benny usai rapat.

Melihat capaian kinerja yang baik, lanjut Benny, Komisi III mendorong agar Pemda Kota Cirebon menjadikan DP3APPKB sebagai instansi prioritas. Di mana mereka sangat memerlukan dukungan baik dari segi pemenuhan sumber daya dan anggarannya.

Dengan demikian, maka target Kota Cirebon menurunkan angka stunting menjadi 12 persen pada 2024 bisa terwujud. “Kita harus mengapresiasi ini. Kami dari Komisi III mendorong agar target di 2024 itu, angka stunting kita turun lagi pada angka 12 persen,” ujar Benny.

Sementara itu, Kepala DP3APPKB Kota Cirebon, Suwarso Budi Winarno SAP MSi menerangkan, salah satu program unggulan yang menjadi prioritas instansinya adalah berkaitan dengan percepatan penurunan stunting.

Di Kota Cirebon, sambung Suwarso, pihakya punya pekerjaan rumah untuk menjaga dan menurunkan angka stunting di bawah 14 persen yang menjadi target nasional.

“Tahun kemarin 30,6 persen prevalence, sekarang bisa 17 persen. Artinya turun 13 persen. Tapi itu masih di bawah target nasional yang mengharuskan 14 persen,” katanya.

Di samping itu, DP3APPKB memfokuskan diri untuk mempersiapkan generasi Kota Cirebon yang akan datang. Khususnya melalui pemenuhan dan perlindungan hak anak.

“Kalau pada programnya diterjemahkan dalam kota layak anak, meliputi empat cluster seperti dari sisi hukum, kesehatan dan sebagainya. Paling penting tentang perlindungan anak. Jangan sampai anak-anak kita masuk ke klaster kelima, perlu perlindungan khusus,” katanya.

Lantik 12 Pejabat Baru, Bupati Minta Bisa Bersinergi Secara Produktif

KABUPATEN CIREBON -  Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag melakukan pengambilan sumpah dan melantik pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon, bertempat di Pendopo Bupati Cirebon, Jum'at (24/2/2023).

Dalam sambutannya, Imron mengatakan bahwa rotasi pejabat di lingkungan ASN merupakan hal yang biasa. Sehingga harapannya setelah dilantik, pejabat yang dirotasi dapat langsung bekerja sesuai perundang-undangan.

"Di samping harus mampu mengemban seluruh aktivitas maupun tugas-tugas administratif, saudara juga harus mampu mengambil langkah-langkah strategis, mampu berkoordinasi, berkomunikasi, dan bersinergi secara produktif," ujar Imron.

Hasil dari proses rotasi ini sudah melalui tahapan uji kompetensi dan menjadi acuan untuk penempatan bagi pejabat baru tersebut.

"Pengangkatan saudara-saudara telah melalui uji kompetensi dan seleksi terbuka yang ketat dan telah dilaporkan, serta telah mendapatkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN)," lanjut Imron.

Berikut ini nama-nama pejabat Eselon II Kabupaten Cirebon yang baru saja dilantik oleh Bupati Cirebon :

1. Deni Nurcahya, sebelumnya Kepala Disbudpar kini menjadi Kepala Pelaksana BPBD

2. Abraham Mohamad, sebelumnya Kepala Dinas Ketahanan Pangan kini menjadi Kepala Disbudpar

3. Bambang Sudaryanto, sebelumnya Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan kini menjadi Kepala Diskominfo

4. Avip Suherdian, sebelumnya Kepala Dispora kini menjadi Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan

5. Erus Rusmana, sebelumnya Kepala DPMD kini menjadi Kepala DKPP

6. Ikin Asikin, sebelumnya Sekretaris DPRD kini menjadi Kepala Dispora

7. Asep Pamungkas, sebelumnya Kepala Dinas Pertanian kini menjadi Sekwan

8. Alex Suheriyawan, sebelumnya Kepala Pelaksana BPBD kini menjadi Kepala Dinas Pertanian

9. Nanan Abdul Manan, sebelumnya Kepala Diskominfo kini menjadi Kepala DPMD

10. Hafid Izwahyudi, sebelumnya Kabag Organisasi kini menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan

11. Indra Fitriani, sebelumnya Camat Gegesik kini menjadi Kepala Dinsos

12. Sudiharjo, sebelumnya Sekretaris Disdik kini menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Kabupaten Cirebon

Sedangkan, nama-nama pejabat fungsional yang juga dilantik oleh Bupati Cirebon yaitu :

1. Casta, jabatan baru : Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Madya pada Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon.

2. Nana Mulyana, jabatan baru : Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Madya pada Bidang Promosi dan Ekonomi Kreatif Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon. (Nur)

Kabupaten Cirebon Raih Trofi Penghargaan Badan Publik Informatif

 

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag menerima trofi penghargaan sebagai Badan Publik kategori Pemerintah Kabupaten/Kota Informatif Tahun 2022 dari Komisi Informasi (KI) Jawa Barat, bertempat di Pendopo Bupati Cirebon, Jum'at (24/2/2023). 

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Ketua KI Jawa Barat, H. Ijang Faisal, serta disaksikan pula oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan dan Ketua KID Kabupaten Cirebon, Moch. Idrus beserta jajaran.

Menurut Imron, penghargaan ini menjadi indikator bahwa Kabupaten Cirebon terus berupaya dalam mengelola keterbukaan informasi publik, karena hal ini merupakan bagian terpenting dalam pelayanan publik. 

"Memang selama ini, Kabupaten Cirebon berupaya memenuhi amanah Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang KIP," ujar Imron

Imron menambahkan, bahwa kebutuhan masyarakat akan informasi semakin meningkat, sehingga harus diikuti dengan pelayanan informasi yang profesional dari pemerintah, yang dalam hal ini PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi). 

"Untuk itu, PPID harus menguasai banyak informasi tentang pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik melalui berbagai inovasi, salah satunya digitalisasi," lanjut Imron.

Di tempat yang sama, Ketua KI Jawa Barat, H. Ijang Faisal menjelaskan, penghargaan yang diraih Kabupaten Cirebon lantaran telah memiliki perangkat yang mudah diakses masyarakat, seperti website dan media sosial yang dimiliki perangkat daerah.

"Kemudahan masyarakat mengakses informasi, menjadi salah satu pertimbangan, sehingga Kabupaten Cirebon menjadi badan publik informatif," ujarnya. 

Ijang berharap, Pemkab Cirebon mampu mempertahankan capaian ini, sehingga memotivasi daerah lain di Jawa Barat untuk belajar dan mengadopsi inovasi yang dilakukan Pemkab Cirebon. 

"Semoga bisa dipertahankan. Kami minta KID Kabupaten Cirebon terus bersinergi dengan semua badan publik di Kabupaten Cirebon," pungkas Ijang. (Hiafid)

Kamis, 23 Februari 2023

Sejumlah Harga Bahan Pokok di Kabupaten Cirebon Mulai Alami Penurunan Harga

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag saat meninjau langsung harga pasar 


KABUPATEN CIREBON -- Sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Cirebon mulai mengalami penurunan harga. Seperti yang terjadi di Pasar Cipejeuh, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag yang memimpin langsung peninjauan harga pasar mengatakan, bahwa beberapa harga bahan pokok seperti beras, bawang, cabai dan lainnya sudah mengalami penurunan.

"Tadi kita cek harga pasar, ternyata harganya sudah alami penurunan," ujar Imron, Kamis (23/2/2023).

Imron menuturkan, pihaknya memang setiap minggu secara rutin melakukan pengecekan harga pasar. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi inflasi yang terjadi. Apalagi, ujar Imron, dalam waktu dekat ini akan masuk bulan puasa.

Pihaknya juga siap untuk melakukan operasi pasar, jika terdapat harga kenaikan bahan pokok yang signifikan. Pemkab Cirebon akan menggandeng Bulog untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

"Kalau harganya naik, kita nanti lakukan operasi pasar," kata Imron.

Juni (40), pedagang Pasar Cipejeuh menuturkan, bahwa harga bawang dan cabai sudah mulai alami penurunan. Ia menyebut, harga cabai rawit yang sebelumnya mencapai Rp30.000,00 per kilo, saat ini dijual dikisaran Rp20.000,00 per kilo.

Selain itu, harga cabai merah beauty yang sebelumnya mencapai Rp45.000,00 per kilo, saat ini sudah turun menjadi Rp36.000,00 per kilonya. Harga lainnya yang juga mengalami penurunan, yaitu bawang merah.

"Bawang merah sebelumnya Rp40.000,00 per kilo, sekarang Rp25.000,00 per kilonya," ujar Juni.

Walaupun banyak yang mengalami penurunan harga, namun ada juga yang mengalami kenaikan, seperti harga tomat dan harga cabai rawit.

Juni menyebut, harga tomat sebelumnya Rp7.000,00 per kilo, sekarang menjadi Rp10.000,00 per kilonya. Kenaikan juga dialami cabai kriting, yang sebelumnya dijual dengan harga Rp40.000 00 per kilo, sekarang naik menjadi Rp60.000,00 per kilonya.

"Penurunan dan kenaikan harga ini, terjadi sejak seminggu lalu," sambung Juni. (Hanin)

Kunker ke Jakarta, Bupati Sambangi Kantor PBB dan Bappenas

KABUPATEN CIREBON -- Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI di Jakarta, Rabu (22/02/2023).

Dalam kunjungan ke kantor PBB, Bupati Imron membahas mengenai penanganan stunting dan kemiskinan yang ada di Kabupaten Cirebon.

Pertemuan tersebut, salah satunya membahas tentang solusi yang bisa dilakukan untuk penanganan kasus tersebut.

"Tadi kita diterima oleh perwakilan dari PBB, membahas tentang stunting, kemiskinan dan gender," ujar Imron.

Sementara itu, kunjungan Bupati Cirebon ke Kantor Bappenas RI, didampingi juga oleh Komisi 3 DPRD Kabupaten Cirebon. Kunjungan tersebut membahas tentang pembenahan infrastruktur di Kabupaten Cirebon.

Imron mengatakan, bahwa kunjungannya ke Bappenas bersama DPRD Kabupaten Cirebon itu, untuk mengusulkan adanya penambahan anggaran untuk infrastruktur jalan dan lainnya.

"Ke Bappenas, kita mengusulkan adanya peningkatan anggaran untuk infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan lainnya," jelas Imron.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Teguh Rusiana menuturkan, bahwa kedatangannya bersama Bupati Cirebon ke Bappenas, untuk mendengarkan penjelasan arah kebijakan pusat dan provinsi.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan terkait kondisi infrastruktur di Kabupaten Cirebon yang membutuhkan dukungan dari pusat.

"Namun ada beberapa kriteria yang tidak bisa diakomodir oleh negara, yaitu dalam hal indeks keuangan fiskal daerah," kata Teguh.

Walaupun begitu, pihaknya tetap optimis dan akan terus mengusahakan infrastruktur di Kabupaten Cirebon menjadi yang terbaik. (Maulana)

Selasa, 21 Februari 2023

Rapat Paripurna DPRD Setujui Tiga Raperda Menjadi Perda


CIREBON – Rapat paripurna DPRD Kota Cirebon menyetujui tiga rancangan peraturan daerah (raperda) menjadi peraturan daerah (perda), Senin (20/2/2023).

Ketiga raperda tersebut yaitu, Raperda tentang Penyelenggaraan Keolahragaan, Raperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah pada Perumda BPR Kota Cirebon, dan Raperda tentang Urusan Pemerintahan yang Diselenggarakan Pemerintah Daerah Kota Cirebon.

Ketua DPRD Kota Cirebon, Ruri Tri Lesmana mengatakan, ketiga raperda tersebut sudah melewati pembahasan, baik di tingkat Pansus DPRD maupun dengan Tim Asistensi Pemerintah Daerah. Termasuk, sudah mendapat fasilitasi langsung dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Karena sudah menempuh aturan perundang-undangan, ketiga raperda tersebut sudah bisa dibawa ke tingkat paripurna untuk mendapatkan persetujuan DPRD dan wali kota,” ujar Ruri saat memimpin rapat paripurna.

Ruri menjelaskan, ketiga raperda tersebut merupakan program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) tahun 2022. Akan tetapi, baru bisa diparipurnakan pada tahun ini.

Mengingat, sesuai UU Nomor 13/2022 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, sebelum dibahas raperda harus dilakukan melalui proses harmonisasi dengan Kanwil Kemenkumham Jawa Barat.

“Untuk itu, kami meminta kepada Pansus dan Tim Asistensi agar tepat waktu dalam penyelesaian pembahasan sesuai propemperda dan memperhatikan batas penyampaian fasilitasi raperda pada November 2023,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Wali Kota Cirebon Drs H Nasaruddin Azis SH menyampaikan, penetapan tiga raperda selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan membuat peraturan kepala daerah.

Oleh karena itu, pihaknya mengharapkan kepada kepala perangkat daerah terkait untuk segera menyiapkan hal bersifat teknis dan regulasi yang dituangkan ke dalam peraturan kepala daerah.

“Saya berharap agar peraturan daerah ini menjadi ketentuan yang harus dipedomani dan ditindaklanjuti serta dikoordinasikan dengan para pihak yang berkepentingan,” katanya.

Untuk diketahui, sebelum penandatanganan pengesahan, masing-masing pansus raperda menyampaikan laporan akhir dalam rapat paripurna.

Raperda tentang Penyelenggaraan Keolahragaan dibacakan oleh Andi Riyanto Lie SE, Raperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah pada Perumda BPR Kota Cirebon dibacakan oleh M Noupel SH MH, dan Raperda tentang Urusan Pemerintahan yang Diselenggarakan Pemerintah Daerah Kota Cirebon oleh Yusuf SPdI.

Bangun Ekonomi Berbasis Masjid, Kuwu Desa Kecomberan, Mastur Resmikan Gerai La Tahzan

PERESMAIN : Kuwu Desa Kecomberan, Mastur didampingi Ketua DKM Al Muhajirin, Ustadz Gaos S.Ag dan Ketua RW 05, Didi Supriyadi serta tokoh masyarakat Sumber Asri meresmikan Gerai La Tahzan melalui pengguntingan pita dan penyerahan nasi tumpeng.


FOKUS CIREBON, FC - Gerai La Tahzan, usaha ekonomi milik Masjid Jami' Al Muhajirin, Sumber Asri, kini sudah berdiri tegak dan kokoh di depan pintu masuk Perumahan. 

Gerai La Tahzan, merupakan usaha umat berbasis kemasjidan, dibangun sebagai kekuatan ekonomi berbasis masjid. Gerai La Tahzan merupakan hasil kolaborasi dari bidang bidang usaha Takmir Masjid Al Muhajirin dengan warga Sumber Asri.

Sehingga apapun kebutuhan warga Sumber Asri, mulai dari pembayaran token listrik, pasca pemakaian listrik, PDAM, PBB, Pulsa, Quota, minuman kemasan, Kopi hangat, air mineral galon  dan lainnya, semuanya sudah tersedia di Gerai La Tahzan ini. 

Dari Gerai Lahtazan ini, warga Sumber Asri akan dimanjakan tanpa harus lelah keluar komplek untuk melakukan pembayaran bagi kebutuhan rumah tangganya. 


"Insya Allah semua akan tersedia di Gerai La Tahzan ini, dan kami ingin gerai ini menjadi kekuatan ekonomi berbasis masjid, sehingga program memakmurkan masjid akan cepat terwujud," terang Ketua DKM Al Muhajirin, Ustadz Gaos S.Ag.

Selain itu kata Ustad  Gaos, usaha berbasis masjid ini, lahir dari kita, oleh kita dan untuk kita. Termasuk penjaga (pelayan) gerai, semua diberi keuntungan dari hasil penjualan dengan prosentase yang sudah dibuat dan disepakati.

Keuntungan di luar penjual (penunggu gerai) juga keuntungan hasil penjualan untuk kemakmuran masjid dan penyaluran program keumatan bersifat sosial di Perumahan Sumber Asri. 

"Jadi, selain untuk pedagang (pelayan), hasil keuntungan juga untuk kemakmuran masjid (berjalannya program masjid), dan program-program keagamaan serta sosial lainnya. Maka kami sangat mengharapkan, agar warga bisa semuanya mendukung, mensuport usaha ini agar semua program keagamaan dan keumatan dari masjid bisa berjalan baik," ujar Ustad Gaos.

Sementara itu, Gerai La Tahzan yang diresmikan secara langsung oleh Kuwu Mastur, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, memberikan sinyal kuat menuju ekonomi keumatan yang maju di kemudian hari.

"Tapi semua tergantung masyarakat Sumber Asri, karena konsumen utama kami adalah warga Perumahan Sumber Asri, apakah nantinya maju atau tidak, karena masjid hanya menyiapkan program agar ada kebangkitan ekonomi berbasis masjid," tambah Ustad Gaos lagi.

Hal senada diungkapkan Seksi Bidang Usaha, Ustadz H Syakur, bahwa Gerai La Tahzan ini diharapkan bisa menuntaskan persoalan-persoalan keumatan di Perumahan Sumber Asri, terutama di bidang ekonomi. 

"Mudah-mudahan, ke depannya jika usaha ini maju, Gerai La Tahzan bisa ikut serta membantu dan menuntaskan persoalan sosial, yakni ekonomi keumatan, sehingga dari usaha dari masjid ini bisa membantu dan bermanfaat bagi kita semua," terang H Syakur yang dibenarkan oleh wakil seksi usaha, Lihin Solihin.


Ustadz Syakur, juga berterimakasih kepada semua pihak, baik pengurus DKM maupun Pengurus RW dan RT serta warga Sumber Asri yang sudah bersama-sama mewujudkan dengan membangun Gerai La Tahzan hingga sekarang sudah membuka usahanya.

"Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada Takmir DKM Al Muhajirin, Ketua RW 05, Ketua-Ketua RT tokoh masyarakat, dan warga Sumber Asri yang sudah bergotong-royong mewujudkan Gerai La Tahzan dan sekarang usahanya sudah berjalan," ungkapnya. (din)


Pengurus Askot PSSI 2022-2026 Dilantik, Diharap Bawa Berprestasi

KOTA CIREBON – Kepengurusan Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Cirebon masa bakti 2022-2026 harus mampu meraih prestasi dan mengharumkan nama Kota Cirebon.


Sejalan dengan itu, Askot PSSI Kota Cirebon diminta untuk serius melakukan pembinaan terhadap pemain sepak bola sejak usia dini hingga menjadi pemain profesional.

Hal itu dikatakan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati usai menghadiri pelantikan pengurus Askot PSSI Kota Cirebon masa bakti 2022-2026 oleh PSSI Asprov Jawa Barat, di ruang Adipura Kencana, Balai Kota Cirebon, Senin (20/2/2023).

“PSSI Kota Cirebon harus mampu menaungi dan membina seluruh tim sepak bola di Kota Cirebon. Agar prestasi yang ditargetkan bisa tercapai,” kata Eti.

Kepada jajaran pengurus yang terpilih, pihaknya mengingatkan bahwa pengukuhan bukan hanya melegalkan kepengurusan. Namun harus mampu menumbuhkan kesadaran dalam menjalankan misi dan tanggung jawab.

“Masyarakat menaruh harapan besar kepada PSSI Kota Cirebon untuk dapat mengharumkan nama daerah melalui prestasi sepak bola yang membanggakan,” ujarnya.

Menurut Eti, sepak bola merupakan cabang olahraga yang populer di masyarakat. Dalam konteks kejuaraan, sepak bola Kota Cirebon masih membutuhkan dukungan untuk membina atlet dalam meningkatkan prestasi.

“Hal tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi PSSI, KONI, serta Dinas Pemuda dan Olahraga untuk membina atlet-atlet sepak bola sejak sejak usia dini. Sehingga tercipta prestasi yang berkelanjutan pada setiap jenjang,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Askot PSSI Kota Cirebon, H. Zaenal Muttaqin menargetkan, cabang olahraga sepak bola mampu lolos babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat, sehingga dapat berlaga pada Porprov 2026 di Kota Bogor.

“Cabang olahraga sepak bola harus mampu mengharumkan nama Kota Cirebon di tingkat Provinsi Jawa Barat, bahkan nasional,” tutur Zaenal.

Oleh sebab itu, pihaknya bakal menggelar kompetisi yang diikuti klub sepak bola dari usia dini sampai remaja. Kompetisi ini untuk menggali potensi pemain sepak bola di Kota Cirebon.

“Dalam waktu dekat akan kami rumuskan bersama kepengurusan yang baru untuk mengadakan kompetisi berjenjang,” katanya. (din)

Kota Cirebon Memiliki Tiga Peraturan Daerah Baru

Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H.

CIREBON – Kota Cirebon memiliki tiga peraturan daerah (perda) baru. Ketiganya disahkan dalam rapat paripurna DPRD Kota Cirebon, Senin (20/2/2023), di ruang rapat utama Griya Sawala gedung DPRD.

Ketiga raperda yang disahkan menjadi perda yakni, Raperda tentang Penyelenggaraan Keolahragaan, Raperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah pada Perumda BPR Kota Cirebon, dan Raperda tentang Urusan Pemerintahan yang Diselenggarakan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon.

Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., mengatakan, ketiga raperda tersebut telah melalui proses pembahasan secara matang oleh panitia khusus (pansus) DPRD dan tim asistensi Pemda Kota Cirebon.

Termasuk telah dilakukan fasilitasi oleh gubernur Jawa Barat melalui Biro Hukum dan Hak Asasi Manusia Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat.

Azis memerintahkan kepada perangkat daerah terkait untuk menyiapkan rancangan regulasi teknis berupa Peraturan Wali Kota atas raperda yang telah ditetapkan. (din)_

Bupati Cirebon Berikan Bantuan kepada PMI yang Mengalami Kecelakaan Kerja

 

KABUPATEN CIREBON - Linda, PMI (Pekerja Migran Indonesia) asal Desa Cempaka, Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon, yang sudah bekerja selama empat tahun di Malaysia mengalami kecelakaan kerja. Dirinya terjatuh dari lantai 4 tempat dirinya bekerja.

"Linda ini mengalami patah tulang, sehingga tidak bisa berjalan," ujar Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag saat memberikan santunan kepada Linda, Senin (20/2/2023).

Imron menuturkan, bahwa pihaknya mengapresiasi upaya dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cirebon yang telah membantu proses kepulangan Linda kembali ke Cirebon. 

Ia juga megucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BPJS dan Baznas Kabupaten Cirebon yang telah membantu dalam proses pengobatan yang saat ini sedang dijalani oleh Linda.

Ia menyebutkan, dukungan dan bantuan yang diberikan oleh Pemkab Cirebon kepada Linda, merupakan salah satu wujud kepedulian pemerintah terhadap PMI.

Banyaknya kasus yang dialami oleh PMI, membuat Imron mewanti-wanti kepada masyarakat Kabupaten Cirebon yang akan bekerja sebagai PMI, agar melalui prosedural yang resmi.

Karena menurutnya, dengan melalui jalur yang resmi, jika PMI tersebut tersandung masalah, bisa segera tertangani dan terlacak keberadaannya. 

"Kalau mau jadi PMI, administrasinya diurus yang benar dan pastikan perusahannya adalah legal," ujar Imron.

Jumlah PMI di Kabupaten Cirebon mengalami kenaikan signifikan pada tahun 2022 lalu dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya berjumlah sekitar 2000an yang mendaftar sebagai PMI. 

Disnaker Kabupaten Cirebon mencatat, ada sebanyak 7.639 PMI asal Kabupaten Cirebon yang sudah dilakukan penempatan di sejumlah negara.

"Warga Cirebon banyak yang bekerja di Hongkong, Taiwan, Korea, Singapura dan lainnya. Kalau Timur Tengah masih belum dibuka," jelas Imron. (Olan)

Senin, 20 Februari 2023

Rektor IAIN Cirebon Resmi 'Melounching' Lapangan Futsal dan Panjat Tebing

 

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M,Ag tengah menggunting pita pertanda diresmikannya Lapangan Futsal dan Panjat tebing, milik IAIN Syekh Nurjati Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui Rektor Sumanta, meresmikan Panjat Tebing dan Lapangan Futsal melalui pengguntingan pita. Peresmian juga ditandai dengan penendangan bola yang langsung dilakukan oleh Rektor Sumanta ke kiper yang sudah bersiap di depan gawang. 

Kemudian tendangan bola berikutnya disusul oleh Direktur Pascasarjana Prof Dr H Dedi Djubaedi MA, disaksikan Kepala Biro AUAK, Ir Hj Sunarini M.Kom, Ketua LP2M, Ketua LPM, Ketua TPIPD dan sejumlah Kabag Kasubag serta Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Senin, (20/2/2023).

Dr H Sumanta M.Ag dalam sambutannya menyatakan, pihaknya kini berbangga sudah memiliki Lapangan Futsal, Panjat Tebing dan sejumlah fasilitas lain seperti Gerai yang bersamaan diresmikan untuk meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa. Selain itu secara bersamaan juga digelar turnamen Futsal dan Panjat Tebing Se Ciayumajakuning 

Dijelaskan, fasilitas yang dimiliki, seperti Panjat Tebing dan Lapangan Futsal ini sudah cukup representatif, dan ini langkah awal kita tak kala kita bertransformasi dari PNBP ke Satler BLU. 

Demikian juga fasiltas yang diresmikan, kata Sumanta, juga sebagai upaya mewujudkan visi dan misi serta pencerahan dan pencerdasan spiritual agar bisa mengolah raga kita, agar kita menjadi manusia ya g sehat dan kuat dan olah pikir yang menuju kecerdasan intelektual sehingga kita menjadi unggul dan terkemuka.

"Ini semua adalah penopang dalam rangka mengolah raga, sehingga kita menjadi sehat dan mengolah pikiran sehingga menjadi pandai. Demikian juga mengolah hati melalui dzikir, sehingga menjadi pencerdasan spiritual dan intelektual kita sehingga kita bisa menjadi unggul dan terkemuka," ucap Rektor sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut.

"Mudah-mudahan kita bersama-sama bisa mengoptimalkan dan memanfaatkan fasilitas yang kita miliki, dan turnamen yang akan digelar adalah turnamen Futsal DNA panjat tebing Se-Ciayumajakuning," tandasnya kepada fokus cirebon. 


Sementara itu, peresmian Lapangan Futsal dan Panjat Tebing ini, dihadiri oleh Ketua SEMA, DEMA dan perangkatnya serta para mahasiswa. Pembukaan dan peresmian ini dilakukan langsung di lokasi samping Lapangan Futsal dan Panjat Tebing, yang berhadapan dengan Gedung Megah FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon. (din)






Selamat ! 6 Tenaga Kependidikan dan 51 Mahasiswa FEB UGJ Meraih Sertifikat Kompetensi BNSP Bidang Office dan Sertifikat Komputerisasi Akuntansi CAP

SIMBOLIS : Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr H Acep Komara, SE, M.Si secara simbolis memberikan sertifikat kompetensi BNSP bidang Office (operator komputer) bagi 6 tenaga kependidikan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Swadaya Gunung Jati.


FOKUS CIREBON, FC - Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ), Dr H Acep Komara, SE, M.Si secara simbolis melakukan penyerahan sertifikat kompetensi BNSP Bidang Office (Operator Komputer) bagi 6 tenaga kependidikan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), di antaranya Rudianto (Kepala TU), Mely Meysela (Kaur Akademik), Iwan Setiawan (Kaur Perpustakaan), Suta Ismaya (Kaur Kemahasiswaan), Indriyani (Kaur Umum) serta Siti Farihatus Solihah (Kaur Keuangan), Senin, (20/2/2023) di kampus setempat.

Dr H Acep Komara, SE, M.Si menjelaskan, bahwa 6 buah sertifikat tersebut, dikeluarkan oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) meliputi sertifikat kompetensi di bidang Office atau Operator Komputer Muda.

Selain penyerahan sertifikat kompetensi BNSP Bidang Office kepada 6 tenaga kependidikan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, juga penyerahan sertifikat kompetensi komputerisasi akuntansi CAP (Certified Accurate Profesional) kepada 51 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gunung Jati. 

Sehingga keseluruhan mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGJ yang sudah mendapat sertifikat kompetensi komputerisasi akuntansi CAP adalah sebanyak 356 mahasiswa.

"Kami mengucapkan selamat kepada bapak Rudianto KA TU dan teman teman, yang berhasil setelah mengikuti pelatihan selama tiga hari, kemudian diuji oleh tim penguji dan alhamdulillah lulus dan berhak mendapatkan sertifikat kompetensi di bidang office," ucapnya 

Menurut Dr H Acep Komara, ini tentu sangat bermanfaat karena sudah diakui kompetensinya oleh BNSP. Dengan demikian mudah-mudahan kompetensi ini nanti akan mendukung dan menunjang pelaksanaan tugas sehari hari di dalam memberikan pelayanan kepada para stakeholder.

Demikian juga yang membanggakan, kata Dr H Acep Komara adalah adik-adik para mahasiswa 51 orang yang lulus dan hari ini akan mendapatkan sertifikat dengan gelar profesional CAP (Certified Accurate Profesional).

"Selamat dan sukses, tentu gelar ini merupakan gelar yang membanggakan, kalian belum sarjana tetapi sudah punya gelar profesional", terangnya.

Penyerahan sertifikat kompetensi komputerisasi akuntansi CAP (Certified Accurate Profesional) kepada mahasiswa FEB UGJ sejumlah 51 orang. Sehingga total 356 mahasiswa yg sdh memperoleh sertifikat serupa


Dr H Acep Komara berharap, dengan adanya sertifikat ini bukan semata-mata adik adik mahasiswa mendapatkan gelar, tapi juga betul-betul dapat menunjukkan skill (keahlian) dan  keterampilan yang nanti akan sangat bermanfaat ketika akan mencari atau memperoleh pekerjaan.

Ini menjadi referensi yang sangat penting di mana mahasiswa sudah menunjukkan kemampuannya di dalam mengoperasikan komputerisasi akutansi dengan hasil yang sangat baik, dan sertifikat CAP ini juga nanti dapat dipakai di belakang nama. 


Untuk itu, lanjut Dr Acep Komara, gelar profesional ini diharapakan dibuktikan dengan kemampuannya di dalam mengoperasikan komputer akutansi. Kemudian dengan adanya sertifikat ini menunjukkan bahwa yang bersangkutan sudah lulus dan diakui kemampuannya sehingga layak untuk mendapatkan sertifikat profesional. 


Sementara itu, acara penyerahan sertifikat kompetensi BNSP dan sertifikat kompetensi komputerisasi akuntansi CAP (Certified Accurate Profesional) dihadiri oleh Muhamad Yudi Mahadiyanto (Wakil Dekan 1), Kaur Kemahasiswaan Suta Ismaya, Kaur Perpustakaan Iwan Setiawan, Kaur Akademik Meli Maysela dan para mahasiswa. (din)

Minggu, 19 Februari 2023

Luncurkan Program Kemakmuran Masjid, DKM Almuhajirin Lakukan Studi Banding Ke Masjid Jogo Kariyan Yogyakarta

Ketua DKM Masjid Jami' Al Muhajirin Sumber Asri Talun Cirebon, Uatad Gaos S.Ag saat memberikan Plakat sebagai kenang-kenangan dari program studi banding ke salah seorang Takmir Masjid Jogo Kariyan Yogyakarta, seusai pemaparan dan diskusi soal keunggulan Masjid Jaga Kariyan di Masjid Jogo Kariyan, Yogyakarta.



FOKUS CIREBON, FC - Guna menambah pengetahuan dalam pengelolaan manajemen masjid, Takmir Masjid Al Muhajirin, Sumber Asri, Talun, Kabupaten Cirebon melakukan wisata religi dan studi banding ke Masjid Jogo Kariyan, Yogyakarta, Jawa Tengah, Sabtu-Minggu, (11-12/2/2023).


Selain studi banding ke masjid Jogo Kariyan, Yogyakarta, terdapat sejumlah tempat yang disinggahi sebagai program wisata religi para pengurus DKM Masjid Jami' Al Muhajirin Sumber Asri.

Beberapa tempat tersebut, di antaranya masjid di Yogyakarta dan masjid di Kota  Semarang. Bahkan juga sempat mampir ke Lawang Sewu, Semarang. 


Ketua DKM Masjid Jami' Al.Muhajirn Sumber Asri, Ustadz Gaos mengatakan, program wisata religi dan studi banding ini sudah direncanakan pada saat penyusunan program perbidang dari pengurus masjid. 

"Ya, salah satu studi bandingnya ke Masjid Jogo Kariyan Yogyakarta. Karena masjid ini banyak memiliki kelebihan terkait program dan manajemen yang dibangunnya. Bahkan masjid ini sudah me-nasional dan diakui oleh sejumlah tokoh nasional dan Kementerian Agama RI sebagai masjid terbaik dalam manajemen, sehingga kami datang ke masjid ini untuk menimba pengalaman dan pengetahuan dari para Takmir di masjid Jogo Kariyan tersebut," paparnya. 


Ustad Gaos juga menyatakan, selain program wisata religi dan studi banding, pihaknya juga tengah membuka usaha ekonomi berbasis masjid. 

"Alhamdulillah, usaha ekonomi berbasis masjid ini sudah diresmikan langsung oleh bapak Kuwu Desa Kecomberan dan dihadiri oleh para tokoh, ustadz dan masyarakat Sumber Asri. Nama usaha tersebut Gerai La Tahzan dan saat ini usahanya sudah berjalan," ujar ustadz Gaos.


Sementara itu, Ketua rombongan studi banding dan wisata religi, ustadz Syamsudin, kepada fokus Cirebon menjelaskan, bahwa keberangkatan jamaah wisata religi dan studi banding ini adalah pengurus DKM Al Muhajirin di tambah warga Sumber Asri. 

"Kita berangkat dengan menggunakan satu bus, alhamdullilah, semua tempat sudah kami singgahi dan banyak hal yang didapat oleh para Takmir Al Muhajirin dari program wisata religi dan studi banding ini," jelasnya.

Ustadz Syam juga menjelaskan, keberangkatan jamaah pada program wisata religi dan studi banding ini, pemberangkatannya dimulai pada pukul 20.00 WIb pada Sabtu malam Minggu dan kembali ke Cirebon pada malam Selasa berikutnya.


"Kami atas nama panitia dan pengurus masjid Al Muhajirin Sumber Asri mengucapkan terimakasih banyak atas kemurahan dan niat baik dari bapak H Dede yang sudah menyediakan bus bagi kami sehingga kegiatan wisata religi dan studi banding ini berjalan lancar dan sukses. Semoga atas kebaikan ini, Allah melipatgandakan pahala untuk bapak H Dede sekeluarga," kata Ustadz Syam yang diamini oleh Ustadz Gaos dan para Takmir Masjid Al Muhajirin. 


Hal senada juga diungkapkan Ketua RW 05, Sumber Asri, Didi Supriyadi, bahwa pihaknya sangat mendukung dari apa yang menjadi program Masjid Al Muhajirin. Pada program wisata religi dan studi banding ini, pihaknya pun ikut bersama perangkat RT sebagai wujud kebersamaan antara Takmir Masjid Jami' Al Muhajirin dan Pengurus RW dan RT. 


"Kami ingin kebersamaan ini menjadi kekuatan bagi kemakmuran masjid dan berkembang maju perumahan Sumber Asri. Karena manfaat semua ini untuk kita semua," tandas Ketua RW 05. (din)