Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 03 April 2023

75.362 Siswa Lulus SPAN-PTKIN 2023, Ini 10 Kampus Paling Diminati



JAKARTA - Hasil Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) diumumkan hari ini. Ketua Panitia SPAN PTKIN Imam Taufiq mengatakan, total ada 75.362 siswa yang dinyatakan lulus seleksi. 

“Alhamdulillah, seluruh tahapan SPAN PTKIN selesai. Hari ini diumumkan ada 75.362 siswa yang mendaftar dan dinyatakan lolos seleksi. Mereka berhak kuliah di sejumlah PTKIN yang dipilih,” terang Imam Taufiq di Semarang, Senin (3/4/2023).

“Jumlah peserta yang lolos seleksi tahun ini lebih banyak dibanding pada SPAN PTKIN 2022. Saat itu, ada 73.944 siswa yang dinyatakan lulus seleksi SPAN-PTKIN,” sambungnya.

SPAN PTKIN merupakan pola seleksi yang dilaksanakan secara nasional oleh seluruh UIN, IAIN dan STAIN dalam satu sistem yang terpadu. Seleksi tersebut diselenggarakan secara serentak oleh Panitia Pelaksana yang ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia. Jalur SPAN PTKIN ini dilakukan berdasarkan penjaringan prestasi akademik siswa dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi lain, tanpa ujian tertulis.

Menurut Imam Taufiq yang juga Rektor UIN Walisongo Semarang, peserta yang dinyatakan lulus seleksi harus melakukan pendaftaran ulang. Prosedur daftar ulang ditetapkan oleh masing-masing PTKIN.

“Kami sampaikan selamat kepada yang lulus, dan segeralah melakukan registrasi ke kampus masing-masing, dengan memanfaatkan skema beasiswa secara kompetitif yang diatur oleh masing-masing kampus PTKIN. Beasiswa itu di antaranya Kartu Indonesia Pintar (KIP), Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) yang bekerja sama dengan LPDP, Beasiswa Baznas, dan lainnya,” tuturnya.

Imam Taufiq menambahkan, setelah penyelenggaraan SPAN-PTKIN selesai, Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru PTKIN akan menggelar seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN).

“Bagi peserta yang belum lolos SPAN-PTKIN, kesempatan kuliah masih ada melalui jalur UM-PTKIN. Pendaftarannya akan dibuka pada 10 April sampai 15 Mei 2023,” jelasnya.

Berikut 10 Kampus dengan Peminat Terbanyak:

1. UIN Sunan kalijaga Yogyakarta (60.073)

2. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (61.711)

3. UIN Sunan Gunung Djati Bandung (60.643)

4. UIN Walisongo Semarang (40.080)

5. UIN Imam Bonjol Padang (38.531)

6. UIN SUnan Ampel Surabaya (29.466)

7. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (29.466)

8. UIN Alauddin Makassar (27.781)

9. UIN Sumatera Utara Medan (24.692)

10. UIN Raden Intan Lampung (22.273)


Berikut 10 Kampus dengan Pendaftar Pilihan I Terbanyak:

1. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (16.328)

2. UIN Sunan Gunung Djati Bandung (15.412)

3. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (13.809)

4. UIN Imam Bonjol Padang (10.044)

5. UIN Alauddin Makassar (9.242) 

6. UIN Walisongo Semarang (8.820)

7. UIN Sunan Ampel Surabaya (8.215)

8. UIN Sumatera Utara Medan (7.557)

9. UIN Raden Intan Lampung (6.765)

10. UIN Raden Mas Said Surakarta (5.380)


Datangi Desa Matangaji, Wabup Ayu Tinjau Pelaksanaan PIN Polio dan Edukasi Stunting

KABUPATEN CIREBON -- Wakil Bupati Cirebon meninjau pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang dilaksanakan di Posyandu Flamboyan, Desa Matangaji Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (3/4/2023).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Cirebon Hj. Wahyu Tiptaningsih, SE, M.Si, menjelaskan bahwa PIN Polio untuk mencegah kelumpuhan ini, merupakan program kerjasama antara pemerintah pusat dengan WHO dengan target sasarannya adalah 95% anak telah diimunisasi.

“Program PIN Polio ini merupakan kerja sama antara pemerintah pusat dengan WHO. Capaian atau target sasarannya 95% anak telah diimunisasi,” jelas Ayu.

Dirinya berharap, dengan adanya program pemberian PIN Polio ini, generasi penerus bangsa harus menjadi generasi yang cerdas, kuat, handal dan lebih mandiri.

“Harapannya, generasi penerus bangsa ini harus menjadi generasi yang cerdas, kuat, handal dan lebih mandiri,” harap Ayu. 

Dalam kesempatan itu pula, Ayu mengedukasi masyarakat mengenai stunting. Salah satu faktor penyebab terjadinya stunting atau gagal tumbuh adalah kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pemberian makanan yang bergizi bagi pertumbuhan anak. 

“Makanan bergizi tidak harus mahal, seperti sayur, telur, buah dan lain-lain. Jangan dikasih mie (instan) ya bu,” pesan Ayu.

Dirinya menegaskan, jika anak terkena stunting, maka akan menjadi beban orang tua, karena kelak ketika tumbuh dewasa, anak tersebut tidak dapat bersaing di masa depan. (din)

Tekan Angka Inflasi, Wakil Bupati Cirebon Gelar Pasar Murah di Babakan Sumber

KABUPATEN CIREBON – Lonjakan harga dan meningkatnya permintaan akan komoditi bahan pokok yang masih tinggi, masyarakat berharap pemerintah daerah terus menggelar operasi pasar murah. Terlebih lagi, kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat selama bulan puasa dan menjelang hari raya Idul Fitri.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan bekerja sama dengan Bulog dan Satgas Pengendalian Inflasi Daerah menggelar operasi pasar murah di sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon, salah satunya di Kelurahan Babakan Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (3/4/2023).

Wakil Bupati Cirebon Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si yang meninjau langsung ke tempat acara menyampaikan bahwa, operasi pasar murah ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menstabilkan kenaikan harga (inflasi) dalam bentuk subsidi beras murah.

“Menjelang Idul Fitri, ada beberapa komoditi yang mengalami kenaikan harga. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menstabilkan kenaikan harga, dengan memberikan bantuan kepada masyarakat dalam bentuk subsidi beras murah,” ujar Ayu.

Beras murah yang dijual di setiap titik operasi pasar sebanyak 10 ton, dimana setiap kepala keluarga mendapat kuota pembelian beras murah sebanyak 10 kilogram. Beras murah kualitas medium dibandrol dengan harga Rp9.400 per kilogram, lebih murah dibandingkan harga jual di luar sekitar Rp12.000-Rp13.000 per kilogramnya.

Ayu berharap, operasi pasar murah ini, selain bisa menekan angka inflasi juga bisa meringankan beban masyarakat terkait melonjaknya harga beberapa bahan pokok, terutama harga beras.

“Operasi pasar murah ini, semoga bisa meringankan beban masyarakat terkait melonjaknya harga beberapa bahan pokok, terutama harga beras,” harap Ayu.

Selain pemberian beras murah secara simbolis, pada kesempatan yang sama pula, dirinya juga memberikan bantuan CSR dari PT. Pertamina, berupa kursi roda dan tabung gas masing-masing sebanyak tiga unit bagi masyarakat yang membutuhkan. (Hafid)

Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Pihak Pengembang Penuhi Hak Warga

CIREBON,FC – Komisi II DPRD Kota Cirebon meminta kepada pihak pengembang Perumahan Jala Graha, Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan untuk segera memenuhi hak warga atas ketersediaan air bersih.

Komisi II meminta kepada pengembang untuk menyediakan tempat penampungan air bersih untuk kebutuhan warga. Sebab, persolan demikian sudah berlangsung lama dan warga selalu kesulitan mencari untuk kebutuhan mandi, mencuci dan kakus (MCK).

Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, H Karso saat memfasilitasi pertemuan warga perumahan Jala Graha, pengembang dan jajaran direksi Perumda Air Minum Kota Cirebon di Griya Sawala gedung DPRD, Senin (3/4/2023).

Karso menjelaskan, awal mula protes warga ini dimulai saat membeli unit rumah pada 2015 dengan fasilitas air bersih. Akan tetapi, sampai sekarang fasilitas air bersih tersebut belum kunjung dipenuhi oleh pihak pengembang.

“Dari tahun 2015 hingga saat ini ketersedian air bersih belum terealisasi. Sehingga masyarakat marah. Secara administrasi, pihak developer menempuh syarat-syarat perizinan, termasuk kajian teknis bahwa akan ada distribusi air bersih dari PDAM,” kata Karso.

Karso menjelaskan, pipa jaringan distribusi air milik Perumda Air Minum Tirta Giri Nata belum menunjang untuk menjangkau wilayah Pesisir, karena kondisinya sudah tua banyak kebocoran.

Atas dasar itu, Perumda Air Minum menyarankan pihak developer untuk membuat ground tank atau tangki penampung air dengan skala besar guna membantu ketersediaan air bersih warga perumahan.

“Pihak developer sempat menyediakan air untuk masyarakat, tapi airnya diambil dari sungai lalu disaring. Akan tetapi kondisinya sangat tidak layak, banyak warga mengeluh gatal-gatal,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon, H Sopyan Satari SE MM menjelaskan, seharusnya pihak pengembang tidak menjanjikan ketersedian air bersih dari PDAM saat mempromosikan penjualan unit rumah.

Sebab sebelum pembangunan, Perumda Air Minum sudah mengingatkan jika tidak mungkin untuk memasang saluran pipa ke wilayah pesisir dan sekitarnya, karena merupakan daerah terjauh dan terpadat.

“Sebelum dibangun, mereka menanyakan ke kami soal bagaimana masalah jaringan air. Saya bilang, sulit untuk distribusi ke sana. Bahkan, saya menyebut daerah tersebut jalur merah. Oleh sebab itu, kami sampaikan tidak mungkin,” katanya.

Mendapati desakan dari warga, perwakilan pihak developer berjanji akan memenuhi aspirasi mengenai ketersediaan air bersih dalam waktu dekat ini.

Saat rapat berlangsung, Anggota Komisi I DPRD Kota Cirebon, Edi Suripno SIP MSi turut menyampaikan pendapat, saran dan pertimbangan atas aspirasi warga Perumahan Jala Graha, Kelurahan Kesenden. (din)

Minggu, 02 April 2023

Hari jadi ke-541: Penanganan Sampah, Banjir dan Perbaikan Jalan Jadi Fokus Target Pemerintah Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON -- Memperingati hari jadinya yang ke-541 tahun, Pemerintah Kabupaten Cirebon akan mengejar sejumlah program yang belum terealisasi dengan maksimal.

Pandemi Covid-19 yang sempat menghantam dunia beberapa tahun kebelakang, membuat sejumlah program di Kabupaten Cirebon masih belum mencapai target yang diharapkan.

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, beberapa program yang masih perlu mendapatkan perhatian khusus, yaitu terkait jalan, sampah dan banjir.

"Program yang belum terselesaikan, seperti jalan, sampah dan banjir," ujar Imron kepada awak media, saat mengikuti Rapat Paripurna Istimewa DPRD di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Minggu (2/4/2023).

Oleh karena itu, Imron mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, pemerintah dan DPRD untuk bersama-sama membangun Kabupaten Cirebon.

Karena menurut Imron, untuk bisa membangun Kabupaten Cirebon menjadi lebih baik, diperlukan adanya kekompakan dan persatuan.

Imron menyebut, kendala belum terealisasinya sejumlah program, seperti program perbaikan jalan di Kabupaten Cirebon, dikarenakan dampak dari pandemi Covid-19. 

"Kemarin Covid, membuat beberapa program memang tidak maksimal. Pak Gubernur juga tadi mengatakan, bahwa Jabar hilang pendapatan sekitar Rp10 Triliun akibat Covid," tutur Imron.

Namun menurutnya pula, pada tahun ini dan tahun depan, perbaikan jalan akan dilakukan. Ia juga berharap, kondisi pendapatan daerah bisa kembali normal, sehingga sejumlah program yang sempat terbengkalai, bisa direalisasikan.

"Sekarang pendapatan daerah sudah mulai kembali normal, sehingga berharap program-program bisa kembali berjalan," harap Imron.

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, M. Luthfi menuturkan, bahwa ada tiga program yang perlu mendapatkan perhatian serius dari Pemkab Cirebon. "Yaitu jalan, sampah dan banjir," kata Lutfi.

Ia mendorong kepada Bupati Cirebon, untuk bisa menyelesaikan masalah yang ada, sebelum masa jabatannya berakhir.

Lutfi menyebut, bahwa sisa anggaran pada tahun 2023 -2024, akan dimaksimalkan untuk program perbaikan jalan. Bahkan ia mengklaim, pada akhir tahun 2024 nanti, tidak ada lagi jalan di Kabupaten Cirebon yang berlubang.

"Target kita, tahun 2024 jalan di Kabupaten Cirebon, mantap," harap Lutfi.

Selain jalan, penanganan sampah dan banjir, juga penanganannya harus diseriusi dan bisa segera diselesaikan. Saat ini, kata Lutfi, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kubangdeleg sudah beroperasi dan TPA Gunung Santri diperluas.

Sedangkan solusi untuk menangani banjir, salah satunya yaitu dengan dilakukan pengerukan. Hal ini urgent dilakukan, mengingat cuaca Kabupaten Cirebon kerap diguyur hujan lebat.

" Untuk menangani banjir, harus ada pengerukan, agar masyarakat tidak lagi menjadi korban," jelas Lutfi. (din)

Sabtu, 01 April 2023

Wakil Rektor 3 : Tes CP3K Bagi Pegawai IAIN Yang Lolos Diharapkan Mampu Meningkatkan Mutu Pelayanan Administrasi

 

CIREBON, FC - Seleksi Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Yang diadakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) tahun 2022 memasuki tahap Ujian diadakan di Kantor BKN Regional 3 Bandung selama 7 hari, mulai tanggal 24 Maret sampai dengan 31 Maret 2023 diikuti CP3K yang melamar di bawah Kementerian Agama wilayah Jawa Barat.

Warek 3 IAIN Cirebon, Prof. Dr. Hajam, M.Ag mewakili unsur pimpinan menyampaikan terima kasih kepada panitia atas terselenggaranya perekrutan CP3K di Kementerian Agama guna meningkatkan SDM untuk meningkatkan pelayanan baik akademik maupun pelayanan lainnya. 

Hajam berharap, mudah-mudahan peserta dari IAIN Cirebon bisa Lolos guna meningkatkan mutu pelayanan administrasi di lingkungan IAIN Cirebon, dengan pengadaan CP3K merupakan langkah strategis bagi pemerintah untuk meningkatkan SDM tenaga pelayanan Yang professional di lingkungan Kemenag RI.

Koordinator Kepegawaian, Drs. H. Mahmud dalam sesi wawancara menyampaikan Ujian seleksi CP3K ini diadakan oleh BKN yang diadakan di Kantor Regional 3 BKN Bandung selama 7 Hari Dari tanggal 24-31 Maret 2023 yang diikuti oleh pelamar di Kementerian Agama di wilayah Jawa Barat. 

Mahmud juga menyampaikan untuk seleksi CP3K Dari IAIN Cirebon kuotanya 40, 33 Dari Tenaga Dosen Dan 7 Dari JFT. 

Mahmud juga berharap peserta dari IAIN bisa masuk passing grade Dan lulus untuk memenuhi kebutuhan tenaga P3K di lingkungan IAIN Cirebon guna meningkatkan pelayanan baik administrasi maupun akademik. (din)

Gebyar Ramadhan di Desa Jagapura Meriahkan Hari Jadi ke-541 Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON -- Pemerintah Kabupaten Cirebon beserta stakeholder yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Cirebon, bekerja sama dengan Baznas, Bulog, Pertamina, Perbankan serta Bagian Kesra melaksanakan kegiatan Gebyar Ramadhan 1444 H di Desa Jagapura Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Sabtu (1/4/2023).

Kegiatan yang merupakan salah satu dari rangkaian Hari Jadi ke-541 Kabupaten Cirebon tersebut dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Cirebon, perwakilan Forkopimda, Forkopimcam, para kuwu serta perwakilan SKPD Kabupaten Cirebon.

Adapun agenda kegiatannya, antara lain pemberian santunan kepada dhuafa dan anak yatim, bantuan BLT perlindungan sosial (perlinsos), operasi beras murah dari Disperdagin dan Bulog Cirebon , galeri UMKM, bantuan tabung gas elpiji, bantuan Rutilahu dari Baznas, serta bantuan bibit cabai dari Dinas Pertanian.

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan ini selain sebagai ajang silaturahmi juga sebagai ajang memperbanyak amal ibadah, salah satunya dengan menyantuni anak yatim dan kaum dhuafa.

“Karena jatuh di bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah dan dilipatgandakan segala pahala, maka kegiatan ini selain sebagai ajang silaturahmi juga sebagai ajang memperbanyak amal ibadah, salah satunya dengan menyantuni anak yatim dan kaum dhuafa,” ungkap Imron.

Selain itu, dalam konteks memperingati Hari Jadi ke-541 Kabupaten Cirebon, ia mengingatkan akan proses perjuangan para leluhur serta para wali dalam membangun Kabupaten Cirebon dahulu, sekaligus berpesan agar masyarakat Kabupaten Cirebon bersama-sama meneruskan cita-cita para leluhur untuk menjaga dan membangun Kabupaten Cirebon agar menjadi lebih baik lagi.

“Kabupaten Cirebon merupakan salah satu kabupaten di Jawa Barat dengan proses peradaban yang penuh perjuangan panjang, dengan adanya pembangunan, budaya bahkan keagamaan (Islam). Ayo, kita sama-sama meneruskan cita-cita para leluhur dan para wali dalam membangun Kabupaten Cirebon agar menjadi lebih baik lagi,” pesan Imron. 

Senada, Wakil Bupati Cirebon Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si, menyampaikan tanggapannya terkait kegiatan sosial ini, terutama dalam pemberian bantuan bibit tanaman (cabai) dalam Program Gerakan Tanam Cepat Panen (TANCAP), agar masyarakat tergugah untuk mulai memanfaatkan pekarangan rumah.

Ia pun berharap, dengan adanya kegiatan ini bisa bermanfaat dan masyarakat Kabupaten Cirebon bisa merasakan kegembiraan di Hari Jadi ke-541 Kabupaten Cirebon tahun ini.

“Artinya, dengan kondisi sekarang (inflasi), ketika masyarakat butuh, sudah tersedia di rumah. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini, masyarakat bisa merasakan kegembiraan di Hari Jadi ke-541 Kabupaten Cirebon ini,” tutur Ayu. (din)

Jumat, 31 Maret 2023

Program MBKM STMIK-IKMI Ikut sukseskan Program Satu Data Kabupaten Cirebon

CIREBON, FC – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten melakukan pelepasan secara resmi 21 mahasiswa magang program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) STMIK/IKMI Cirebon yang berlangsung di Aula Diskominfo Kabupaten Cirebon, Kamis (30/3/2023).

Bentuk kerjasama program MBKM STMIK/IKMI ini, yaitu kegiatan magang selama 1 semester untuk mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Rekayasa Perangkat Lunak dan Sistem Informasi-S1 semester 6. 

Adapun bidang garapan yang akan dikerjakan oleh mahasiswa tersebut adalah kegiatan yang berkaitan dengan menuju terwujudnya Satu Data Kabupaten Cirebon.

Dalam sambutan singkatnya, Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto, SH, MH, menuturkan bahwa program MBKM STMIK/IKMI saat ini, turut membantu dan mensukseskan Program Satu Data Kabupaten Cirebon. 

“Program MBKM STMIK/IKMI saat ini, tentu sangat membantu dalam mensukseskan Program Satu Data Kabupaten Cirebon. Kami sedang merencanakan untuk mengintegrasikan portal satu data yang kami miliki sebagai dasar perencanaan pembangunan, data akurat kebijakan tepat di Kabupaten Cirebon,” ujar Bambang.

Ia juga berpesan, agar para mahasiswa yang telah menyelesaikan masa magangnya yang telah berjalan selama 3 bulan, yakni dari tanggal 5 Januari 2023 sampai dengan 30 Maret 2023, bisa terus mengembangkan diri dan menjadi pribadi yang tangguh.

“Adik-adik jangan sampai terlena, bagaimana setelah lulus dari sini, bisa mengembangkan diri masing-masing dan kelak mempersiapkan diri menjadi pribadi yang tangguh,” pesan Bambang.

Sementara itu, Wakil Ketua 1 Bidang Akademik, Riset, Inovasi dan Kerjasama STMIK/IKMI Cirebon, Dian Ade Kurnia, M.Kom., menyampaikan bahwa para mahasiswa yang telah menyelesaikan program magang tersebut diharapkan memiliki pengalaman di luar kampus sesuai anjuran Kemendikbudristek. 

Dimana Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengeluarkan kebijakan Peraturan Menteri Nomor 3 Tahun 2020, yaitu memberikan hak kepada mahasiswa untuk 3 semester belajar di luar program studinya. 


Dan program ini disebut dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), artinya memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperkaya dan meningkatkan wawasan, serta kompetensinya di dunia nyata sesuai minat dan cita-citanya.

“Diharapkan, mahasiswa kami nantinya memiliki pengalaman di luar kampus sesuai dengan anjuran dari Kemendikbudristek. Salah satunya adalah Indeks Kinerja Utama (IKU), yang menganjurkan para mahasiswa harus mendapatkan pengalaman di luar kampus,” jelas Dian.

“Hasil belajar mereka dari sini (Diskominfo Kabupaten Cirebon), nanti akan dikonversikan menjadi SKS mata kuliah di kampus sebanyak 20 SKS,” lanjutnya.

Selain itu, dirinya pun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Diskominfo Kabupaten Cirebon yang telah memfasilitasi kerja sama ini. “Kedepannya, semoga menjadi kerjasama yang berkelanjutan dan terwujudnya Satu Data Kabupaten Cirebon,” harap Dian. (din)

Jalankan Joint Internasional Community Service, UGJ Cirebon Buka Kerjasama Pengabdian Internasional Dengan UPS Tegal

Kerjasama Pengabdian Internasional antara UGJ Cirebon dengan UPS Tegal


TEGAL, FC - Universitas Swadaya Gunungjati (UGJ) Cirebon membuka kerjasama Pengabdian Internasional dengan tema Joint Internasional Community Service “Cross Cultural Understanding for Entrepreneurship” bersama UPS Tegal,  Senin, 27 Maret 2023. 

Perwakilan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam melakukan pengabdian internasional dihadiri oleh Wadek I, Muhamad Yudi Mahadiyanto, Wadek II, Siska Ernawati Fatimah, Kaprodi Manajemen Lisahari Sulistiawati, Kaprodi Akuntansi Agung Yulianto, Sekprodi Manajemen Muhamad Alwi, Sekprodi Akuntansi Siti Nurhadiyanti, dan Kepala.Lab Mada Purwanto.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Swadaya Gunungjati Cirebon, Dr. H. Acep Komara, SE, MSi, Ak, CSRS menjelaskan, kegiatan yang berlangsung di UPS Tegal pada Senin, 27 Maret 2023 kemarin itu, merupakan implementasi kerjasama antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGJ Cirebon dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPS Tegal.

Berupa Kuliah Umum dari dua orang Profesor dan dua dua orang Assosiat Profesor dari Michigan State University Amerika.

"Jadi kerjasama ini merupakan Joint Internasional Community Service atau kerjasama Pengabdian Internasional antara UGJ Cirebon dan UPS Tegal," ucap Dekan FEB UGJ Cirebon, Dr H Acep Komara. (din)

Kamis, 30 Maret 2023

DPRD Sepakati Empat Usulan Raperda Inisiatif

CIREBON, FC – Rapat paripurna internal DPRD Kota Cirebon menyapakati empat usulan rancangan peraturan daerah (raperda), Kamis (30/3/2022), di Griya Sawala gedung DPRD.

Selanjutnya, empat usulan raperda itu akan ditindaklanjuti dengan membentuk panitia khusus (pansus). Raperda ini nantinya akan menjadi raperda inisiatif DPRD.

Memimpin jalannya rapat, Ketua DPRD Kota Cirebon, Ruri Tri Lesmana menyampaikan, keempat raperda tersebut diusulkan oleh Komisi I, II, III dan Bapemperda.

Komisi I DPRD mengusulkan Raperda tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika. Komisi II DPRD mengusulkan Raperda tentang Fasilitasi Perlindungan Penyandang Disabilitas.

Komisi III DPRD mengusulkan Raperda tentang Penyelenggaraan Program Keluarga Berencana. Sementara, Bapemperda mengusulkan Raperda tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren di Kota Cirebon.

“Sesuai Pasal 8 Peraturan DPRD Kota Cirebon Nomor 1/2021 tentang tata tertib DPRD, terhadap keempat raperda tersebut Bapemperda melakukan kajian dan pematangan konsep, serta masing-masing pengusul menjawab pandangan dari setiap fraksi DPRD,” kata Ruri.

Saat rapat paripurna berlangsung, masing-masing juru bicara pengusul raperda memberikan penjelasan atas urgensi dan fungsi keempat usulan raperda tersebut. Di samping itu, fraksi-fraksi DPRD menyampaikan pemandangan umum atas empat usulan raperda.

Pada kesempatan itu, Ketua Fraksi Kebangkitan Nurani, Een Rusmiyati SE menilai, keempat raperda usulan tersebut perlu dibahas lebih lanjut sesuai dengan mekanisme dan peraturan perundang-undangan.

Pihaknya menyoroti urgensi masing-masing usulan raperda tersebut. Salah satunya Raperda tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren yang mengakomodasi perkembangan, aspirasi, dan mendukung kegiatan pesantren.

“Sedangkan Raperda Perlindungan Penyandang Disabilitas, ini mengakomodir hak, kedudukan dan peran yang sama di segala aspek kehidupan masyarakat. Karena itu, raperda ini perlu dibuat untuk mewujudkan perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas,” tutur Een.

Sementara itu, Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Cirebon, Agung Supirno SH memandang, Raperda tentang Penyelenggaraan Program Keluarga Berencana memiliki urgensi pembangunan ketahanan keluarga, maka sudah menjadi kewajiban pemerintah daerah untuk membuat perda tersebut.

“Pembangunan keluarga itu merupakan unit sosial terkecil masyarakat yang harus dibina dan dikembangkan demi mewujudkan masyarakat adil dan makmur,” katanya. (din)

Rabu, 29 Maret 2023

Seluruh Perangkat Daerah di Kabupaten Cirebon, Bakal Gunakan Tanda Tangan Elektronik

CIREBON, FC -- Sejumlah terobosan langsung dilakukan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto, SH. MH. Salah satunya, yaitu terkait penerapan Tanda Tangan Elektronik (TTE).

Diskominfo Kabupaten Cirebon dalam waktu dekat, akan menginisiasi penggunaan dan penerapan TTE di seluruh perangkat daerah Kabupaten Cirebon.

Jika sebelumnya, Kabupaten Cirebon menerapkan TTE Versi 1 yang hanya digunakan di level perangkat daerah saja. Namun kali ini, level TTE-nya meningkat pada Versi 2 yang juga dapat digunakan di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Cirebon

"Jadi, nanti 71 SKPD, 412 desa dan 12 kelurahan, semuanya akan menggunakan TTE," ujar Bambang, Rabu (29/03/2023).

Menurut Bambang, banyak kelebihan dalam menggunakan TTE, salah satunya praktis dan efisiensi waktu. Karena dengan menggunakan TTE, maka penandatanganan bisa dilakukan di mana pun.

Walaupun menggunakan tanda tangan yang berbasis elektronik, Bambang memastikan bahwa kekuatan hukum tanda tangan tersebut sama dengan tanda tangan basah.

"Kekuatan hukumnya, sama dengan tanda tangan basah," jelas Bambang.

Dengan adanya penggunaan TTE Versi 2 ini, diharapkan penilaian tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kabupaten Cirebon menjadi meningkat.

Pada tahun 2021, SPBE Kabupaten Cirebon berada pada urutan 25 se-Jawa Barat. Kemudian, peringkat SPBE Kabupaten Cirebon mengalami lonjakan signifikan pada tahun 2022 lalu, yang berada pada 14 terbaik se-Jawa Barat.

"Harapannya, dengan adanya penggunaan TTE Versi 2 ini, bisa mengangkat kembali penilaian SPBE di Kabupaten Cirebon," lanjutnya.

Penerapan TTE di seluruh perangkat daerah Kabupaten Cirebon, rencananya akan dilaunching pada Peringatan Hari Jadi ke-541 Kabupaten Cirebon nanti.

Jika tahapan ini bisa direalisasikan dengan baik, kedepannya Diskominfo Kabupaten Cirebon akan membuat Super Apps, untuk bisa mengakomodir seluruh layanan publik dan portal administrasi pemerintahan.

"Nanti goal akhirnya, yaitu kita akan membuat Super Apps, untuk memudahkan seluruh pelayanan publik dan administrasi pemerintahan," pungkas Bambang. (Ara)

Universitas Swadaya Gunungjati Cirebon Buka Kerjasama Pengabdian Internasional Bersama Universitas EIILM Kalkuta India di Thailand

 

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Gunungjati Cirebon, Dr. H. Acep Komara, SE, MSi, Ak, CSRS saat melakukan penandatanganan MoU dengan Universitas EIILM Kalkuta India di Thailand.




BALI, FC - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Swadaya Gunungjati (UGJ) Cirebon membuka kerjasama Pengabdian Internasional  melalui penandatangan MoU dengan Universitas EIILM Kalkuta India di Thailand pada September lalu. Hal yang sama juga sudah dilakukan penandatangan MoU oleh UPS Tegal.

Selain penandatangan yang dilakukan UGJ Cirebon bersama Universitas EIILM Kalkuta India yang juga dilakukan sejumlah oleh sejumlah Universitas di luar negeri, UGJ Cirebon juga mengikuti kegiatan penandatanganan MoU, Workshop dan FGD terkait Kerjasama Riset International yang diselenggarakan Universitas Pacasakti Tegal (UPS) pada Sabtu 11 Maret 2023 di Kuta Bali. 

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Gunungjati Cirebon, Dr. H. Acep Komara, SE, MSi, Ak, CSRS menjelaskan, ada dua kegiatan yang diikutinya, pertama Workshop dan FGD tentang kolaborasi, yakni terkait kerjasama internasional dan MoU dengan University India dan beberapa Universitas dari Uzbekistan.

Menurut Dr H Acep Komara, kegiatan tersebut merupakan partisipasi dari UGJ Cirebon dalam kegiatan MoU Signing dengan beberapa Universitas Uzbekistan dan University India dan FGD mengenai kolaborasi yang diselenggarakan ADRI dan UPS Tegal. 

Kegiatan yang kedua ini, kata Dekan FEB UGJ Cirebon adalah pengabdian internasional bersama UGJ, UPS Tegal, dan EIILM kalkuta India berupa sosialisasi penangkaran dan konservasi Penyu di Pulau Serangan Bali. 


Terkait kegiatan ini, Dr H Acep Komara menegaskan, bahwa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Swadaya Gunungjati Cirebon selalu berupaya mewujudkan visinya untuk menjadi fakultas riset unggul dan meningkatkan kualitas akademiknya.  

Salah satu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatan mutu pendidikan di lingkungan FEB adalah melakukan berbagai kegiatan akademis yang melibatkan lembaga beserta dosen serta meningkatkan kegiatan internasionalisasi. 

Sehingga kegiatan internasionalisasi yang meliputi MOU SIGNING dan FGD akan menaungi Penelitian dan  Pengabdian Masyarakat Internasional. 

"Ya, kami dari FEB UGJ mengikuti program kegiatan MOU SIGNING, WORKSHOP AND FGD ON INTERNATIONAL RESEARCH COLLABORATION yang diselenggarakan oleh ADRI Jawa Tengah berkolaborasi dengan Universitas Pancasakti (UPS), Eastern Institute for Integrated Learning in Management University (EIILM) - Kolkata India dan RV University India," kata Dr H Acep Komara, Dekan FEB UGJ Cirebon.


Sementara pada kegiatan tersebut, FEB UGJ Cirebon diwakili oleh Dekan FEB  Dr. H. Acep Komara., SE., MSi., Ak., CSRS, Wakil Dekan 1,  M. Yudi Mahadianto S.E., M.M, Ketua Prodi Akuntansi, Agung Yulianto S.E., Ak,  C.A. Ketua Prodi Manajemen, Lisa. H,S., S.E.,  M.M, Sekprodi Manajemen M. Alwi S.Pt., M.M mengikuti pengabdian masyarakat internasional di Bali dengan kegiatan seperti penangkaran penyu di Pulau Serangan Bali dan FEB juga berperan aktif dalam  diskusi mengenai isu-isu sosial, ekonomi dan pendidikan serta tekhnologi di Bali, pengabdian Internasional dan FGD bersama ADRI Jawa Tengah, Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, Eastern Institute for Integrated Learning in Management University (EIILM) - Kolkata India ini merupakan  kelanjutan dari MOU yang telah di tandatangani di Thailand pada bulan November 2022.  

Universitas Swadaya Gunung Jati yang diwakili langsung oleh Dekan FEB Dr. H. Acep Komara, SE, MSi, Ak, CSRS juga melakukan penandatangan MOU dan FGD dengan beberapa universitas luar negeri seperti KIMYO INTERNATIONAL UNIVERSITY IN TASHKENT UZBEKISTAN, UNIVERSITY OF ECONOMY AND PEDAGOGY, UZBEKISTAN, RV UNIVERSITY INDIA, TASKENT STATE TRANSPORT UNIVERSITY.

Kegiatan MOU SIGNING, WORKSHOP AND FGD ON INTERNATIONAL RESEARCH COLLABORATION dibuka oleh ketua ADRI Jawa Tengah, Dr, Achmad Fathoni Radli dan Rektor UPS,  Dr. Taufiqulloh, M.Hum.


Acara yang berlangsung pada 11 Maret 2023 ini berisi berbagai macam agenda kegiatan, dan ditutup dengan Workshop dari dua pemateri dari India, yakni Prof Bhanu Prakash Nunna, Ph. D dari Rv University India dan Prof ( Dr). R.P. Banerjee dari EIILM Kolkata India. yag menyatakan pentingnya riset kolaborasi antar negara agar tidak terjadi ketimpangan sosial dan ekonomi serta teknologi. (din)

DPRD Kota Cirebon Ajak Semua Pihak Sukseskan Pemilu 2024 di Kota Cirebon

CIREBON – Ketua DPRD Kota Cirebon, Ruri Tri Lesmana, mengajak semua pihak untuk menyukseskan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang.

Pasalnya, pada momen inilah masyarakat akan menaruh harapan besar kepada para calon anggota legislatif (caleg) yang dipilih.

Hal itu diungkapkan Ruri saat menghadiri Sosialisasi Daerah Pemilihan (Dapil) dan Alokasi Kursi DPRD Kota Cirebon dalam Pemilu 2024, Rabu (29/3/2023), di Ballroom Hotel Prima Kota Cirebon.

Dalam sambutannya, Ruri mengapresiasi dan menghargai sepenuhnya atas perubahan ketentuan dalam pelaksanaan Pemilu 2024. Termasuk di antaranya perubahan dapil di Kota Cirebon yang semula tiga dapil, menjadi lima dapil.

“Meski terdapat mekanisme dan perubahan, hal itu tidak menyurutkan niat baik terselenggaranya Pemilu 2024. Oleh karena itu, kita sangat mengapresiasinya,” kata Ruri.

Terlepas dari adanya perubahan tersebut, Ruri mendorong agar Pileg 2024 dapat menjadi pesta demokrasi yang baik. Artinya tidak sekadar euforia semata, melainkan bisa menjadi sarana yang menyangkut keinginan rakyat.

Ruri juga berpesan agar semua pihak dapat mewujudkan terciptanya Pemilu 2024 secara keseluruhan yang bisa menyatukan masyarakat, serta tidak menimbulkan permusuhan.

“Perlu kita ketahui bersama, pesta demokrasi ini menjadi satu kesempatan untuk kita sebagai ajang kontestasi. Akan tetapi kontestasi ini bukan berarti ajang permusuhan, melainkan ajang guyub dan kebersamaan kita,” ujar Ruri.

Untuk mencapai titik kesuksesan pemilu, tambah Ruri, harus diwujudkan dengan integritas dari peserta maupun penyelenggara pemilu dan masyarakat pemilih.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Cirebon, Dr Didi Nursidi SH MH menjelaskan, perubahan dapil Kota Cirebon ini sudah sesuai dengan ketetapan KPU RI. Oleh karena itu, informasi semacam ini harus bisa tersampaikan secara masif.

Perubahan dapil ini, sambungannya, tentu akan mengubah alokasi kursi di tiap dapilnya. Misalnya saja di satu dapil yang awalnya 12 kursi bisa menjadi 8 kursi.

“Implikasi dari perubahan dapil itu akan melahirkan perubahan alokasi kursi yang semula 12, sekarang menjadi 8 misalnya,” jelas Didi.

Di samping itu, perubahan dapil juga bakal mempengaruhi sebaran data pemilih. Mengingat ketentuan saat ini, pemilih dari suatu dapil tidak dapat beralih ke dapil lainnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh bakal caleg, sebelum mendaftarkan diri ke KPU alangkah baiknya mereka harus memastikan kembali dapil yang sesuai dengan target sasarannya.

“Kita pahami dalam beberapa hari ke depan, akan melakukan pendaftaran bakal caleg. Oleh karena itu harus dipastikan bahwa bakal caleg yang akan didaftarkan itu, benar-benar sesuai dengan dapil yang menjadi target sasarannya,” katanya.

Dalam acara ini turut hadir Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon, Dani Mardani SH MH dan Anggota Komisi III, M Fahrozi. (din)