Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 09 Oktober 2023

Kota Cirebon Mendapatkan Insentif Fiskal Kategori Kinerja Penurunan Stunting

CIREBON, FC – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon mendapatkan insentif fiskal atau dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk daerah berdasarkan kriteria tertentu, dengan kategori Kinerja Penurunan Stunting dan Kinerja Percepatan Belanja Daerah.

Insentif Fiskal diterima langsung Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, M.A.P., saat Rapat Koordinasi Nasional Percepatan (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2023, di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (6/10/2023).

Eti mengatakan, insentif fiskal sebesar Rp 6.838.177.000 ini, akan digunakan untuk percepatan stunting di Kota Cirebon. khususnya, beberapa program yang perlu intervensi, agar cakupan dan kualitas pelaksanaan lebih efektif.

“Langkah-langkah strategis yang perlu dijalankan dalam percepatan penurunan stunting. Kami yakin upaya ini mampu mempercepat penurunan stunting di Kota Cirebon,” kata Eti.

Pada intervensi spesifik, misalnya, masih diperlukan peningkatan kapasitas kader dan petugas kesehatan untuk penggunaan alat pemantauan status gizi di posyandu. Selain itu, perangkat medis di puskesmas, sehingga pemantauan status gizi bisa dilakukan secara cepat dan akurat.

“Kami harapkan dengan alat yang lebih lengkap, kader bisa memetakan lebih spesifik. Sehingga intervensi program penurunan stunting tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin mengungkapkan, target penurunan prevalensi stunting menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah Indonesia.

Sebab, permasalahan stunting berkaitan erat dengan permasalahan gizi buruk. Untuk mengejar target tersebut, diperlukan kerja bersama dari semua pihak sebagai kuncinya.

“Saya tegaskan bahwa peran aktif, serta sinergi dan kolaborasi seluruh pihak adalah kunci dalam upaya mengatasi masalah gizi,” tegas Wapres RI.

Sebagai Ketua Pengarah Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP2S) Pusat, Wapres memandang, perlu penuntasan persoalan gizi termasuk stunting. Tidak sekadar perkara menurunkan prevalensi, namun tugas kemanusiaan berkelanjutan sekaligus penentu kualitas kehidupan bangsa ke depan.

Wapres dalam penurunan stunting, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas penggerak di lapangan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ia juga meminta, upaya percepatan penurunan stunting mengoptimalkan pendekatan legal formal dan politik hingga sosial-kultural dan keagamaan.

“Melalui mereka, kita harus pastikan bahwa setiap intervensi yang dilakukan betul-betul telah diterima dan dirasakan manfaatnya oleh target sasaran,” katanya. (din)

Bupati Imron Dorong Guru Honorer PAI jadi PPPK

 

KABUPATEN CIREBON -- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mendorong guru honorer Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Cirebon menjadi Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pasalnya, keberadaan guru mata pelajaran PAI di sekolah sangat penting, karena bisa menumbuhkankembangkan akidah, pengetahuan, hingga pengamalan tentang agama Islam.

Imron berharap, guru honorer PAI yang nantinya berganti status menjadi PPPK tetap bisa menjadikan para peserta didiknya terus beriman dan taat kepada Allah SWT.

“Yang terpenting, guru PAI harus tetap menjaga pola pikir generasi penerus dan menjadi perekat bangsa,” kata Imron saat menghadiri Tasyakuran Tahadust Binimah guru PPPK GPAI Sekolah Dasar di Pendopo Bupati Cirebon, Senin (9/10/2023).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, H. Ronianto, S.Pd, M.M menyebutkan, hingga Senin 9 Oktober 2023 ini, sudah ada 351 guru honorer PAI yang sudah mendaftar untuk mengikuti seleksi tersebut.

Sementara, jumlah formasi yang dibutuhkan untuk guru mata pelajaran tersebut sebanyak 256 orang. 

“Berarti nanti, sisa guru honorer PAI sebanyak 95 orang,” ujar Ronianto.

Setelah dinyatakan lulus menjadi pegawai, kata Ronianto, pihaknya mendorong agar guru tersebut meningkatkan produktivitasnya, dikarenakan meningkat pula gaji setiap bulannya.

Selain itu, guru saat ini memiliki tugas untuk melakukan pengawasan kepada peserta didik, agar tidak melakukan atau menjadi korban praktik perundungan.

“Guru itu menjadi tonggak pertama, apalagi sekarang lagi marak bullying. Jangan sampai melempem,” ungkap Ronianto. (din)

Lewat Ajang Festival Layang-layang Internasional, Bupati Imron: Bisa Angkat Potensi Desa

KABUPATEN CIREBON -- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri sekaligus membuka ajang Festival Layang-layang Internasional di Desa Mundupesisir, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Minggu (8/10/2023).

Kepada sejumlah wartawan, Bupati Imron mengaku bangga, Kecamatan Mundu, khususnya Desa Mundupesisir ditunjuk menjadi tuan rumah ajang Festival Layang-layang Internasional tahun 2023 kali ini.

Menurutnya, Festival Layang-layang Internasional, konon baru pertama kali digelar di Jawa Barat, yaitu di Kabupaten Cirebon. Diharapkan, dengan adanya kegiatan Festival Layang-layang Internasional ini dapat menarik daya wisata di Kabupaten Cirebon, khususnya Desa Mundupesisir.

"Dengan adanya festival ini, paling tidak, bisa mengangkat potensi Desa Mundupesisir.  Karena kami inginkan mengangkat potensi di Mundupesisir ini," kata Imron.

Imron menambahkan, bukan hanya Desa Mundupesisir, dampaknya dapat dirasakan juga ke seluruh wilayah di Kabupaten Cirebon. "Adanya kegiatan ini, mudah-mudahan destinasi wisata Kabupaten Cirebon kedepan tambah maju lagi," harapnya. 

Sementara itu, Kepala DPMD Jawa Barat, DR. Ir. H. Dicky Saromi, M.Sc mengatakan, dengan adanya ajang Festival Layang-layang Internasional di Desa Mundupesisir ini, tentunya bisa membawa nama desa di Kabupaten Cirebon, khususnya desa yang berada di pantai utara Kabupaten Cirebon. 

"Semoga kedepan, bisa menjadi daerah yang dikunjungi oleh wisatawan dan menikmati pantai utara Cirebon yang indah, apalagi ini secara internasional," ujar Dicky.

Di tempat yang sama, Ketua Komunitas Layang-layang Indonesia, Sari Madjid, mengaku bahagia dirinya dan perwakilan empat negara lainnya, yaitu Libanon, Malaysia, Singapura dan Indonesia bisa hadir di Kabupaten Cirebon. 

Ia berharap, kegiatan Festival Layang-layang Internasional ini menjadi awal bagaimana desa wisata di Mundu yang akan menjadi desa wisata, yang memang dikenal tidak hanya di Indonesia namun sampai ke Mancanegara.

"Kami mengadakan festival layang-layang ini dari tahun 1992, namun baru di Kabupaten Cirebon saya merasa gembira, karena lintas sektor hadir semuanya. Berharap tahun depan, semoga bisa hadir lagi di Kabupaten Cirebon," imbuhnya. (din)

Kuwu Sujito Selalu Sapa Warga, Bukti Aparatur Desa Dekat Dengan Masyarakat

H Sujito, Kuwu Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

CIREBON, FC - Membangun kemajuan bukanlah perkara yang mudah, selain membutuhkan visi dan program, juga keterlibatan semua unsur dalam mendukung kemajuan pembangunan sangat dibutuhkan. Hal ini yang terus dilakukan oleh Kuwu Sujito dalam tugas kepemimpinannya di Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Sujito sendiri adalah sosok sederhana yang berangkat dari seorang ustad atau kiyai yang biasa bergelut di bidang keagamaan. Namun demikian, sebagai mahluk sosial, Sujito juga senang bermasyarakat. 

Dalam dirinya mengalir darah semangat untuk maju, maka tak heran jika langkahnya selalu penuh dengan  dedikasi, loyalitas dan tanggungjawab. 

Kepandaian Sujito di bidang lain dapat dilihat dari aktifitas kesehariannya, selain sebagai Kuwu Sampiran. Sujito juga kerap melaksanakan kegiatan keagamaan dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Bahkan program desa yang dipimpinnya itu terus dijalankan dengan baik.

Banyak bukti yang bisa dilihat dari kinerja yang dijalankan Sujito, Selai  soal PTSL, program Bansos, juga masih banyak program-program lainnya. Demikian juga dengan soal anggaran, warga masyarakat bisa melihat angaran desa yang dipampang di Balai Desa Sampiran. Ini adalah bukti ketransparan kinerja pemerintah desa.

Namun yang lebih utama bagi Sujito, adalah bagaimana Ia bisa memenej agar pelayanan kepada masyarakat selalu dilaksanakan dengan baik.

Sujito juga pandai membangun komunikasi dengan masyarakat dan aparatur pemerintah lainnya, komunikasi dua arah ini bisa menjadi jembatan bagi terlaksananya program-program desa dan lainnya. 

Sujito juga berprinsip bahwa bekerja itu harus amanah dan berdedikasi tinggi. Jadikan waktu sebagai ladang kita untuk pengabdian. Terutama tanamkan sikap kooperatif, komunikatif, dan selalu solutif dalam pelayanan.  

Maka dengan visi kerja yang kuat ini, Sujito berharap, agar seluruh aparatur desa untuk selalu siap melayani masyarakat dengan baik. Karena pada prinsipnya, kata Sujito, bekerja itu harus dibuktikan dengan komitmen dan loyalitas.

"Komitmen dan loyalitas itu adalah kunci kesuksesan dalam bekerja, jadi inilah yang kami bangun di aparatur desa, agar pelayanan kepada masyarakat selalu dijalankan dengan cekat dan baik," tandasnya. (din)

Minggu, 08 Oktober 2023

Koordinator Bersama Indonesia chapter Cirebon Pimpin Deklarasi Aksi di Acara Diskusi Publik Kesadaran Lingkungan

CIEEBON - Pada Minggu (08/10/23) bertempat di Lattar Caffe, terselenggara kegiatan Just Club. Singkatan dari Club for Social Justice, kumpulan yang fokus mengangkat tentang keadilan sosial. Tentu, banyak sekali ketidak adilan yang terjadi baik secara makro maupun mikro, dan salah satunya adalah di lingkup lingkungan.

Bersama para pemateri multisektoral yang sesuai dengan substansi topik diskusi, seperti diantaranya: Bapak Sony ST MT dari Balai Besar Cimanuk Cisanggarung (BBWS), Bapak Solihin ST. M.Si dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon, Bapak Lurah Ruliyanto dari Kelurahan Kesenden, Bapak Bambang Ekanara M.Pd dari Dosen Biologi IAIN Syekh Nurjati Cirebon, M Fauzia Firdaus dari NGO Dompet Dhuafa Volunteer, dan Alsya Aqwiyah dari Aktivis lingkungan WCD. Sebagian berasal dari kalangan birokrat, ada yang akademisi, dan ada juga yang aktivis komunitas lingkungan.

Acara ini pun dihadiri tamu kehormatan yakni Dr. Hj Eti Herawati dan Bapak Dr Asad SP THT BKL sekaligus Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Cirebon. Yang juga turut serta menyampaikan sambutan berisi pandangan peran dan apresiasi kepada panitia yang telahj mengadakan ruang-ruang diskusi seperti ini. Tidak sedikit juga peseta yang hadir dari lintas generasi, sekitar 40 orang memenuhi ruang audiens.

Bersama Indonesia Chapter Cirebon terbilang masih baru karena launching di bulan Agustus kemarin, seperti yang disampaikan oleh Omar Qad Panity selaku Koordinator chapter, "Kami hadir atas keresahan serta ketidakadilan, dan baru ada sejak bulan kemarin, persis setelah Cirebon ramai dengan datangnya Pandawara. Sehingga permasalahan di isu lingkungan menjadi menarik untuk diulas kembali" ujarnya.

"Berangkat dari ruang diskusi, mengangkat tentang kesadaran lingkungan yang nantinya output dari kegiatan ini adalah aksi clean up di pantai dan beberapa sungai dalam momentum Sumpah Pemuda ke-94" tambahnya. Kegiatan diskusi publik ini mengangkat tema tentang "Cirebon Bersih, kata siapa? Perspektif lintas generasi terhadap kesadaran lingkungan".

Diskusi berjalan di sore hari dilanjut dengan sesi interaktif oleh audiens dipandu oleh moderator. Pemateri secara bergiliran menyampaikan pandangan terkait tema, peran atau upaya yang mereka lakukan dalam peduli akan lingkungan.

Dimulai dari DLH secara garis besar menyampaikan tentang peran mereka yang telah sempat melakukan aksi clean up juga jauh sebelum adanya pandawara, dan sampai sekarang peran-peran terkait sampah masih menjadi tanggung jawab dan dapat dikoordinasikan bersama mereka. 

Kemudian dilanjutkan oleh BBWS yang membahas upaya BBWS pasca pandawara telah fokus pada sekitar pantai dan sumber daya alam yakni air. Dan pamungkas dari kalangan birokrat oleh pak Lurah, beliau pun masih keep in touch dengan pandawara bahkan setelah adanya mereka di Cirebon, kemudian juga berharap adanya semacam jaring yang dipasang disungai tiap jembatan agar meminimalisir sampah yang sampai ke laut.

Menariknya, pandangan lain disampaikan oleh kalangan non-pemerintah dimulai dari akademisi, beliau menyampaikan bahwa kali ini bukan sampah yang harus dikritiki tetapi manusianya, buanglah sampah pada tempatnya sudah tidak relevan untuk dikampanyekan, beliau menambahkan solusi bahwa perlu adanya elaborasi dari dua aspek, satu sisi anak-anak muda yang mempunyai massa untuk bergerak, dan pencairan dana yang mengucur dari pemerintah untuk mempercepat.

Dari kalangan generasi zilenial, ada Fauzia dan Alsya. Fauzia yang di NGO Dompet Dhuafa, beliau memberikan contoh berupa program yang relevan dengan lingkungan seperti Qurban Asik tanpa Sampah Plastik, Takjil Eco green, dan Voluntrip Zero Waste Summit yang baru dilaksanakan akhir-akhir ini. 

Di sambung oleh Alsya, beliau memberikan contoh berbeda tak secara komunal seperti i DDV, tetapi personal yang telah mengimplementasikan aktivis lingkungan pada dirinya mulai dari mengurangi sampah plastik, sampai menjadi peserta zero waste internasional di luar negeri. Bahkan menariknya, ia sempat mengatakan bahwa aksi clean up bukanlah suatu solusi".

Serunya pemaparan dari tiap-tiap pemantik, menjadikan peserta pun antusias dan aktif dalam memberikan kritik serta pandangan terkait dengan lingkungan di Cirebon, khususnya kinerja pemerintah, dan kesadaran kolektif oleh anak muda serta masyarakat di Cirebon. 

Sebelum acara berakhir, ada sebuah deklarasi yang dibacakan langsung oleh koordinator chapter Bersama Indonesia, Omar mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Dalam deklarasi tersebut, ditegaskan beberapa poin seperti kami seluruh stakeholder terkait baik pemerintah, akademisi, non-pemerintah, dan aktivis turut serta sadar peduli akan lingkungannya. 

Bahkan yang lebih konkritnya, peserta pemateri termasuk ibu Wakil Walikota Cirebon bersama-sama mengucapkan deklarasi untuk mengadakan aksi clean up pada 14-15 oktober 2023 dalam rangka memperingati sumpah pemuda bangsa Indonesia.

Tentu kegiatan diakhiri oleh foto-foto bersama, dan mari tunggu aksi nyata dari kawula muda di Cirebon. Salam bersama, nantikan kolaborAksinya. (Hanin)

Kamis, 05 Oktober 2023

Tim Sukses Muhammad Uto Hafid Optimis, Calonnya akan Menang Dengan Raihan Suara Terbanyak

 

CIREBON, FC - Pergerakan politik Pilwu di sejumlah desa di Kabupaten Cirebon yang akan digelar secara serentak, membuat para tim sukses kian mengencangkan ikat pinggang. 

Mereka para tim sukses sudah mulai melakukan sosialisasi calon baik melalui baligho, banner maupun pertemuan-pertemuan kecil. Bahkan peran medsos pun jika diperlukan akan dilakukan agar calonnya bisa menang.  

Seperti tim sukses Muhammad Uto Hafid,  calon kuwu Desa Cirebon Girang dengan nomor  urut 3, mengaku siap menang, karena hasil serapan lapangan, Muhammad Uto Hafid optimis meraih suara terbanyak.

Majunya Muhammad Uto Hafid sendiri berangkat dari dukungan warga, serta niat baiknya untuk membawa kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat. 

Muhammad Uto Hafid yakin bisa memenangkan pemilihan kuwu nanti, yang pasti pergerakan tim sukses harus lebih mengena ke dalam kantong-kantong suara, terutama dalam bentuk sosialiasi figur dan visi misi, serta program kerjanya.

Muhammad Uto Hafid juga bukan sosok yang terlalu melambungkan cita-cita, justru ingin membumikan dari apa yang menjadi harapan masyarakat. Artinya, semua harus terukur dan terealisasi agar masyarakat sejahtera, desa pun maju dari desa-desa lainnya.

Sehingga dengan pergerakan ini, tim sukses meyakinkan jika sosok Muhammad Uto Hafid bisa unggul dan meraih suara terbanyak. (Bambang)

FITK IAIN Cirebon Gelar Academic Writing Untuk Dosen

CIREBON, FC - Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar “Academic Writing Untuk Dosen (Asisten Ahli, Lektor dan Lektor Kepala)”. Rabu, 05 Oktober 2023.

Dalam pelaksanaan kegiatan Academic Writing  FITK dilakukan dengan 2 cara yakni secara Hybrid dan Offline.  di hari pertama tanggal 05 Oktober dan secara offline di ruang Auditorium FITK Lt. 5 dan dihari kedua tanggal 06 Oktober secara hybrid melalui Zoom Cloud Meeting yang dipandu oleh Dr. Azmi Azhari, M. Si sebagai host dan sekaligus moderator.

Kegiatan ini khusus bagi dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, guna  untuk pengembangan kompetensi SDM di lingkungan FITK. Kegiatan ini mendapatkan antusias yang sangat tinggi dari para dosen, dengan melihat penuhnya ruangan auditorium oleh para peserta (dosen) dari semua jurusan.


Dalam sambutannya Dr. H. Saifuddin, M. Ag. ( Dekan FITK) menyampaikan, saya berharap bisa memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan cyber culter kita dan meningkatkan publikasi yang sifatnya serius itu ke jurnal dan yang sifatnya lebih ke media sosial. 

Maka dari itu mari kita bersama sama kita bersinergi. untuk sekarang zamannya kita harus berkaloborasi dan sudah bukan zamannya untuk solo karir.

"Semoga kegiatan Academic Writing  ini bermanfaat dan dapat memotivasi para peserta, khususnya dosen FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon agar berinovasi dalam berkarya dan dapat dipublikasikan di jurnal-jurnal bereputasi maupun media-media digital lain," ujar Saefuddin.

Untuk itu Saedusin berharap, idealnya tahun ini, banyak lagi lahir guru besar dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon khusunya dosen di lingkungan FITK, dan kedepanya guru besar dituntut memaksimalkan penelitian di bidang akademik yang dapat dipublikasikan ke jurnal-jurnal bereputasi baik nasional maupun internasional .

Tetapi yang tak kalah penting, katanya, hasil penelitiannya bisa dinikmati atau diketehui oleh masyarakat secara luas bukan hanya dikalangan akademik.

Sedang enurut Dr. Atikah Syamsi, M. Pd.I, Wakil Dekan I FITK, bahwa maksud dan tujuan dari kegiatan Academic Writing yang laksankan di antaranya untuk meningkatkan publikasi ilmiah internasional bereputasi bagi dosen di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK).

 "Ya, semua ini dalam rangka menyongsong Cyber Islamic University menuju World Class University, mulai dari jabfung, asisten ahli sampai lektor kepala," tuturnya.

Sementara itu, kegiatan Academic Writing ini menghadirkan dua narasumber yang hebat dan luar biasa di dalam dunia kepenulisan yaitu (1) Dr. Reza Rahmadtullah, M. Pd. seorang Penulis Artitel Scopus dan (2) Prof. Dr. Widodo Winarso, M.Pd.I: Guru Besar Termuda di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. (din)

Rabu, 04 Oktober 2023

Humas IAIN Cirebon, Ikuti Workshop Pengembangan Kompetensi JFPH 2023

H.M.Arifin,M.PdI Pranata Muda Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon


CIREBON, FC - Pusat Pendidikan dan Pelatihan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, menggelar kegiatan Workshop Pengembangan Kompetensi Jabatan Fungsional Pranata Humas (JFPH) tahun 2023. 

Workshop dilaksanakan secara klasikal tatap muka dan bertempat di Kota Semarang, workshop dimulai tanggal 3-5 Oktober 2023.

Tujuan workshop ini untuk meningkatkan kompetensi bagi para pejabat fungsional pranata humas dengan sasaran terwujudnya pejabat fungsional pranata humas yang profesional dalam menjalankan tugas tanggungjawab dan wewenangnya.

Ketua Panitia Workshop, Rachmawati Rahayu, M.COMMUN menuturkan, terdapat tiga tema pada workshop tahun ini yang pertama Mobile Journalism bagi Pranata Humas, kedua Journalisme Data Bagi Pranata Humas dan yang ketiga adalah Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) Bagi Humas Pemerintah. 

Lanjut Rachmawati, dalam masing-masing tema ada beberapa materi yang disampaikan Mobile Journalism bagi pranata humas (pengenalan mobile journalism perencanaan liputan, Produksi foto yang bercerita dan produksi video jurnalistik dengan smartphone). 

Untuk tema Jurnalisme data bagi pranata humas (pengenalan jurnalisme dan pengenalan data merancang infografis berbasis data dan visualisasi data dan praktik design infografis), sementara untuk pemanfaatan AI bagi pranata humas pemerintahan terdiri dari (pengenalan teknologi dan Artificial Intelligence humas pemerintah, pemanfaatan Artificial Intelligence humas pemerintah serta praktik pemanfaatan Artificial Intelligence humas pemerintah). lanjut Rachmawati.

Pada setiap tema workshop akan dilaksanakan presentasi terhadap final project yang dilakukan oleh para peserta. Untuk kepesertaan pada workshop pengembangan kompetensi JPH tahun ini sejumlah 90 orang di mana masing-masing tema diikuti 30 orang yang terdiri atas pejabat fungsional pranata humas baik dari kementerian, lembaga, dan juga pemerintah daerah. pungkasnya.

Sementara itu Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon H. Mohamad Arifin, M.Pd.I, mengikuti workshop dengan tema Pemanfaatan AI Bagi Humas Pemerintah. Menurut Arifin, Artificial Intelligence (AI) yang bertujuan untuk membekali tenaga fungsional pranata humas dengan pengetahuan dan keterampilan terbaru dalam bidang AI. 

“Workshop ini merupakan langkah strategis dalam menjawab revolusi teknologi AI yang semakin merambah ke berbagai sektor industri”. tuturnya

Dalam workshop pemanfaatan AI bagi humas pemerintah ini, peserta akan mendapatkan pelatihan dalam berbagai aspek AI, termasuk pengenalan teknologi dan Artificial Intelligence humas pemerintah, pemanfaatan Artificial Intelligence humas pemerintah serta praktik pemanfaatan Artificial Intelligence humas pemerintah. 

"Peserta akan diajarkan cara mengembangkan aplikasi AI yang dapat diterapkan dalam berbagai konteks bisnis dan pelayanan publik," ujar Arifin. (din)

TPI Ender Kembali Dioptimalkan, Bupati Imron Pastikan Nelayan Bisa Sejahtera

KABUPATEN CIREBON -- Pemerintah Kabupaten Cirebon mengoptimalkan kembali Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Desa Ender, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon. 

Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan serta menjaga stabilitas harga ikan tangkap.

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, dalam upaya pengoptimalan tersebut, pemerintah daerah belum lama memperbaiki jalan menuju TPI Ender. Selama ini, akses ke tempat tersebut tidak representatif.

“Sebelumnya, jalan menuju TPI Ender ini tidak bisa dilintasi oleh dua mobil dengan arah berlawanan,” ujar Imron seusai menandatangani prasasti pembangunan jalan produksi TPI Ender di Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Rabu (4/10/2023).

Selama ini, lanjut Imron, nelayan di Kecamatan Pangenan kerap menjual hasil tangkapan ke TPI Gebang, Kecamatan Gebang.

Menurut Imron, adanya perbaikan tersebut diharapkan bisa menampung lebih banyak tangkapan ikan para nelayan. Segudang potensi di Desa Ender pun dipastikan bisa menunjang fasilitas tersebut.

“Menghidupkan TPI ini, diharapkan membuat kesejahteraan nelayan dan warga di Desa Ender semakin maju,” sambungnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Cirebon, Drs. Erus Rusmana, M.Si mengatakan, Kabupaten Cirebon memiliki tujuh TPI, dan dari tujuh TPI itu, hanya TPI Bondet yang paling optimal.

Menurutnya, aktivitas di TPI Ender sebelumnya masih terhambat, salah satunya akibat sedimentasi di wilayah muara sungai dan minimnya fasilitas penunjang.

“Mendorong TPI Ender berjalan optimal, tentu kami juga mendorong para nelayan untuk bisa membentuk koperasi-koperasi. Dengan adanya koperasi, diharapkan bisa membantu membiayai dan melayani semua nelayan," ujar Erus. (Lisa)

Upaya Membangun Sinergi Mengukir Prestasi, FITK IAIN Cirebon Gelar Kuliah Umu.


CIREBON, FC - Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar Kuliah Umum yang bertema “Membangun Sinergi Mengukir Prestasi, (Arah dan Kebijakan Pemerintah lokal Bagi Potensi Mahasiswa FITK)”,  di Auditorium Pascasarjana lantai 3. Rabu, 4 Oktober 2023.

Kegiatan Kuliah Umum dibuka langsung oleh Dr. H. Saifuddin, M.Ag ( Dekan FITK ), serta menghadirkan dua orang  narasumber H. Ahmad Kholiq, MHI dan H. Slamet  (Kasubag TU Kementerian Agama Kota Cirebon)  Kuliah umum dilaksanakan mulai pukul 09.00-12.30 WIB,  dan dipadati oleh ratusan mahasiswa fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan dari berbagai jurusan.

Dr. H. Saifuddin, M. Ag. dalam sambutannya dan sekaligus membuka kegiatan tersebut menyampaikan, bahwa IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebentar lagi menjadi universitas Islam Negeri (UINSSC),  mahasiswa FITK harus siap  menyambut dengan penuh semangat dalam menempuh pendidikan sesuai dengan kata-kata motivasi yang diambil dari hadis yang artinya “tuntutlah ilmu sejak dari buaian sampai liang lahat”, yang mana dalam perkembangan pendidikan, dimana sekarang kiblat ilmu pengetahuan sudah mulai beralih  ke china bukan lagi ke barat.

“Sesuai dengan motivasi yang berbunyi carilah ilmu sekalipun di negeri China, karena sesungguhnya mencari ilmu itu wajib bagi seorang muslim laki-laki dan perempuan. Dan sesungguhnya para malaikat menaungkan sayapnya kepada orang yang mencari ilmu karena ridha terhadap amal perbuatannya,” ujar Dr. Saifuddin.

Sementara Dr. Atikah Syamsi, M. Pd. I. (Wakil Dekan I FITK) menyampaikan, bahwa tujuan dari kegiatan kuliah umum Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan ini untuk merespon kebijakan baru pemerintah lokal dalam memberikan peluang untuk mahasiswa dan alumni mahasiswa Fakultas Ilmu tarbiyah dan Keguruan sebagai upaya keterserapan pasar.

“Jadi untuk Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon Khususnya Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, harus cakap dengan dunia Digital dan Banyak juga manfaat gadget serta media sosial yang sangat membantu kegiatan sehari-hari, contohnya dalam hal pendidikan yang saat ini banyak pembelajaran yang bisa didapatkan tidak melulu harus di kampus akan tetapi cukup dengan membukaa gadget yang ada ditangan kita. Begitu pula dengan memperluas pertemanan dan menciptakan eksistensi dengan konten-konten kreatif,” pungkasnya. (din)

HMJ IQTAF IAIN Cirebon Adakan Opening Ceremony IQTAF FEST XI 2023

CIREBON, FC - Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (HMJ IQTAF) IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan Opening Ceremony IQTAF FEST XI dalam rangka hari lahir ke-11 jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Rabu, (04/10/2023).

Kegiatan ini mengusung tema “Internalisasi Nilai-nilai Al-Qur’an untuk Mewujudkan Masyarakat Muslim yang Berperadaban” dengan jargon “Integratif, Aktif, dan Transformatif.”

Sekretaris Pelaksana yang mewakili Ketua Pelaksana, Didah Rovrov, menyatakan bahwa IQTAF FEST adalah salah satu program unggulan HMJ IQTAF yang diselenggarakan setiap tahun.

“IQTAF FEST XI merupakan salah satu program yang diunggulkan dari HMJ IQTAF dan dilaksanakannya setahun sekali. Fokus pada acara kita yaitu Perlombaan, IQTAF Mengabdi, dan juga kita akan mengadakan penutup pada bulan november awal,” ucap Didah.

Ketua Umum HMJ IQTAF, Fachry Maulana Rivaldi, dalam sambutannya menjelaskan agenda IQTAF FEST XI yang melibatkan kegiatan IQTAF Mengabdi dari tanggal 5 hingga 8 Oktober. 

“InsyaAllah tadi telah disinggung oleh ketuplak, nanti kita tanggal 05-08 Oktober akan mengadakan IQTAF Mengabdi kita terjun ke masyarakat untuk bagaimana caranya melakukan pendampingan dan pengawalan kepada masyarakat yang berlandaskan Integratif, Aktif, dan Transformatif,” ucap Fachry.

Selaras dengan hal itu, Ketua Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, H. Muhammad Maimun, MA., M.S.I, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga silaturahim selama kompetisi.

“Diharapkan mahasiswa atau peserta yang datang itu bukan semata-mata untuk bersaing untuk mendapatkan juara tetapi nilai selain itu adalah kita diadakan mampu bersilaturahim ukhuwah islamiyyah terjaga, ukhuwah wathaniyah juga terjaga, Sehingga kita berlomba secara sportif menang itu adalah nilai plus atau bonus bagi para juara, tetapi mengikuti lomba dalam bagian pengalaman karena tidak semua orang mampu mengikuti perlombaan,” ucap Maimun. 

“Mudah-mudahan acara ini dapat menjadi spirit kita mengembangkan misi kenabian melalui memahami pesan-pesan Al-Qur’an yang hari ini kita mulai dengan kegiatan seminar Al-Qur’an dengan narasumber yang sangat cocok dimana buya ini menjadi tokoh nasional bahkan internasional untuk memberikan pencerahan kepada kita semua supaya kita mahasiswa Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir  dan semua yang mengikuti kegiatan ini menjadi generasi yang mampu membangun peradaban," lanjutnya.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA), Dr. Anwar Sanusi, M.Ag, dalam sambutannya mengatakan bahwa kejujuran menjadi modal utama dalam kegiatan IQTAF FEST XI ini

"Modal utama dari kegiatan ini adalah satu yakni nilai kejujuran. Jujur dalam bertanding juga jujur dalam hasil sehingga semuanya menjadi alat silaturahmi dalam membangun kebersamaan. yang kalah menerima kekalahannya dan yang menang tidak harus bangga dengan prestasinya. Oleh karena itu menang dan kalah adalah bagian dari kehidupan dan suatu waktu akan menang dan suatu waktu akan kalah, menang maupun kalah semuanya tata kehidupan dalam rangka ujian dari Allah Swt," ucap Anwar. (din)

Selasa, 03 Oktober 2023

Unsur Muspika dan Tiga Calon Hadiri Penetapan DPT Pilwu Desa Tersana

CIREBON, FC - Penetapan DPT Pilwu Tersana, Kecamatan Pabedilan berjalan lancar dan sukses. Tiga calon kuwu yang digadang para tim suksesnya ini, hadir dan mengikuti bersama dengan unsur Muspika setempat, Selasa, 3 Oktober 2023.

Selain unsur Muspika, sejumlah tokoh masyarakat dan warga setempat pun mengikuti jalannya kegiatan penetapan DPT. 

Alhamdulillah Desa Tersana tetap kondusif. Semua jajaran, baik BPD, perangkat desa hingga LPMD turut menghadiri kegiatan penetapan DPT Pilwu yang bertempat di Desa Tersana," ujar salah seorang warga bernama Agna S, di tempat acara.

Menurut Agna S, terselenggaranya DPT tersebut bisa memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang kegiatan yang tengah berlangsung hingga pada pemilihan Pilwu serentak nanti. 

"Jadi semua bisa saling mengerti dan mengetahui apa itu DPT, dan ini bisa memberikan informasi kepada seluruh warga sehingga hal-hal teknis tersebut bisa diketahui. Semua ini dalam rangka agar tercipta transparansi dan kondisi tetap kondusif," paparnya.

Untuk itu Agna S berharap, dalam pemilihan Kuwu di Desa Tersana di tahun 2023 nanti, semua warga bisa menjaga kondusifitas daerah, sehingga tetap aman, tertib dan nyaman, dan hal-hal yang tidak diinginkan bersama-sama bisa dijaga agar situasi tetap kondusif. (I'ing Solihin).

Nur Faizah Mahasiswa Semester Tiga IAIN Cirebon Raih Prestasi Dalam Kemah Bahasa Arab 2023

CIREBON, FC - Nur Faizah Mahasiswi semester 3 Jurusan Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN Syekh Nurjati Cirebon, berhasil meraih juara 1 lomba Essai Bahasa Arab yang diselenggarakan dalam Kemah Bahasa Arab Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) II ITHLA (Ittihadu Thalabati al Lughah al Arabiyah bi Indonesia).

Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa Bahasa Arab se-Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan di kampus IUQI Bogor dan Villa Nur INKA Bogor, mulai tanggal 29 September – 01 Oktober 2023.

Berpartisipasi dalam lomba essai ini tidaklah mudah, karena para peserta harus menghasilkan tulisan yang berisi ide dan gagasan yang kreatif dan menarik. Nur Faizah berhasil menghasilkan esai yang luar biasa. 

Tulisannya mampu menunjukkan penguasaan yang mendalam tentang bahasa dan sastra Arab serta mampu menunjukkan pemahaman yang menyeluruh tentang tema yang ditentukan.

Dalam essainya, Nur Faizah mengangkat tema pentingnya bahasa Arab dalam mempererat ikatan pemahaman antara umat Islam, khususnya dalam konteks keberlakuan nahwu sharaf. Tulisannya mengupas tentang nilai penting belajar bahasa Arab dan keterkaitannya dengan mempelajari al-Quran dan Hadits. Essai yang dihasilkan ini, berhasil menyentuh hati dan memotivasi pembacanya untuk semakin belajar bahasa Arab.

Keberhasilan Nur Faizah ini tentunya merupakan hasil kerja keras dan dedikasinya selama menempuh pendidikan di Jurusan Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Prestasi yang diraihnya ini menjadi bukti bahwa mahasiswa BSA mampu berkompetisi dalam banyak bidang, baik akademik maupun non-akademik.

Ketua Jurusan BSA, Maman Dzul’iman, S.Ag., MA, menyampaikan bahwa keberhasilan Nur Faizah ini merupakan kebanggaan bagi jurusan dan fakultas FUA. 

“Kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh Nur Faizah, ini merupakan bukti bahwa mahasiswa kami memiliki kemampuan yang mumpuni, dan kami berharap keberhasilan ini dapat memotivasi para mahasiswa lainnya,” ungkapnya.

Dikesempatan yang sama Dr. Anwar Sanusi, M.Ag (Dekan FUA) menuturkan , keberhasilan Nur Faizah ini akan memberikan motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk selalu berusaha dan berprestasi di bidang yang diminati. 

"Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Adab  siap berkompetisi dan menorehkan prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional," pungkasnya. (Diva)

Dihadapan Ibu Negara Iriana Jokowi, Dekranasda Cirebon Ikut Promosikan Produk IKM

KABUPATEN CIREBON -- Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Cirebon, Dra. Hj. Nunung Roosmini ikut serta menyambut kunjungan Ibu Negara Iriana Joko Widodo ke Dekranasda Jawa Barat di Kerabat Store Bandung, Selasa (3/10/2023). 

Dalam penyambutan Ibu Negara, Nunung Roosmini didampingi oleh pengurus Dekranasda, Darma Wanita Persatuan dan para pejabat di Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cirebon.

"Kunjungan Ibu Negara Iriana Joko Widodo ke Kerabat Store Bandung untuk melihat perkembangan produk kerajinan di Jawa Barat," ujar Nunung.

Ia menyebut, Dekranasda Kabupaten Cirebon juga ikut mempromosikan beberapa produk unggulannya, diantaranya Batik Tulis pewarna alam dan sintetis, kerajinan kulit kerang, kerajinan kulit, rotan, kayu dan kuliner. 

"Semua produk yang ikut dipromosikan ke Ibu Negara, yakni produk unggulan yang diproduksi oleh Industri Kecil Menengah (IKM) binaan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cirebon," lanjutnya.

Nunung mengatakan, meski dengan keterbatasan anggaran, Pemkab Cirebon melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian, sampai saat ini secara kontinyu melaksanakan pemberdayaan dan pengembangan IKM melalui pelatihan, bimtek dan fasilitasi.

Baik itu meliputi berbagai aspek produksi, seperti bahan baku, teknologi, produksi, standardisasi, inovasi dan kualitas produk serta akses pemasaran dan pembiayaan. 

Lebih lanjut, kata Nunung, kegiatan dan program yang ada, diantaranya Comprehensive Industrial Coaching (CIC), Academy Craft Cirebon (ACC), Fasilitasi Kemasan, HKI Merek, Sistem Jaminan Produk Halal.

"Kami berkomitmen untuk terus melakukan pemberdayaan dan pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM), agar produk mereka memiliki nilai jual dan mampu bersaing ke tingkat global," imbuhnya. (Lisa)