This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Kamis, 08 Februari 2024
Pengurus SMSI Karawang Resmi Dilantik, 35 Perusahaan Media Tergabung
Estriana Arifah Mahfud ; Tidak Ada Pilihan Selain Tangguh
CIREBON, FC - Estriana Arifah Mahfud gadis kelahiran 2001 ini merupakan fresh Graduaet Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Estriana menyebutkan tidak ada pilihan selain tangguh, usai berjuang keras untuk kesekian kalinya Estriana berhasil mendapatkan penghargaan sebagai “Duta Pendidikan Intelegensia Provinsi Jawa Barat 2024” pada kegiatan pemilihan Putra Putri Pendidikan Provinsi Jawa Barat 2024 yang dilaksanakan di Kota Bandung tanggal 3 Februari 2024 lalu.
Setelah beberapa prestasi sebelumnya yang pernah Estriana raih yaitu Winner Putra Putri Pesona Pariwisata Nusantara 2022, Rara Tangguh Kota Cirebon 2022, Duta GenRe Kabupaten Bogor 2018, Duta KKN Moderasi Beragama IAIN Syekh Nurjati Cirebon di Papua, Peserta Tergiat Aktif Partisipatif DIKLATPINAS 3 Tahun 2022, Delegasi Fully Funded Pengabdian Masyarata di Bromo dengan NGO Indonesia Youth Action, dan masih banyak lagi organisasi dan komunitas sosial yang pernah diikuti.
“Pelaut ulung tidak terlahir di ombak yang tenang” Estriana, walau terlahir dari keluarga Broken home tetapi gadis cantik ini terus berjuang untuk maju dan membuktikan kepada khalayak umum.
Estri mengatakan bahwa kita juga punya kesempatan yang sama untuk menjadi lebih baik lagi, banyak yang bilang bahwa anak yang terlahir dari kelurga broken home tidaklah memiliki harapan dan masa depan, tapi aku ingin menentang dan membuktikan bahwa aku tidak akan malu untuk mengatakan ini justru aku akan bangga bahwa keluarga kecil inilah yang membuat saya mampu bertahan dan berkeinginan untuk memiliki kehidupan yang lebih baik dan lebih baik lagi dari sebelumnya, Salah satunya di awali dengan langkah kecil ini.
Mengutip kata-kata bijak Nelson Mandela, “Kemuliaan terbesar dalam hidup tidak terletak pada tidak pernah jatuh, tetapi pada kebangkitan setiap kali gagal” hal itu berarti sebagai manusia, wajar kita merasa tak sanggup saat menghadapi beratnya hidup. Kita bisa saja tersandung dan jatuh. Akan tetapi, komitmen dan determinasi untuk bangkit lagi, itulah yang membuat kita menjadi manusia-manusia tangguh dan pemberani dalam mengarungi sulitnya kehidupan.
"Saya akui di usia yang sudah tidak bisa di bilang anak-anak lagi mungkin ketika mendapatkan masalah seperti ini tidak mudah untuk menerima karena masa kita mencari jati diri dan membutuhkan banyak suport ternyata kita harus kehilangan itu, tidak dapat dipungkiri diusia 20 tahunan ini selain diuji dengan masalah keluarga, ekonomi dan juga percintaan menjadi faktor lain kita overthinking bahkan bisa melakukan hal nekad di luar prediksi," ucapnya.
Dirinya mengaku bisa saja terjun ke hal negatif sebagai pelampiasan tetapi saya memilih untuk melampiaskan kepada hal yang lebih positif agar apa yang dihasilkan nanti akan merubah diri saya menjadi lebih baik dari sebelumnya dan bukan kata penyesalan pada akhirnya.
"Aku percaya dan yakin dengan janji Allah SWT yg tertuang dalam Q.S Al Insyirah ayat 5-6 “karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,” tuturnya.
Dengan proses yang sudah aku jalani untuk menerima dan ikhlas Allah menggantikan banyak hal yang lebih baik bahkan yang sebelumnya tidak pernah saya fikirkan salah satunya yaitu mendapatkan amanah baru untuk mengabdikan diri terhadap negeri sebagai Duta Pendidikan Intelegensia jawa Barat 2024, ini menjadi salah satu bukti bahwa aku dan kamu yang juga berada di posisi yang sama seperti ku kita bisa menjadi orang yang sukses dan memiliki masa depan suatu saat nanti. Yakin, Usaha dan Berdoa
Masa lalu tidak mungkin kembali, masa depan belum tentu kita miliki, kini adalah saatnya mempersiapkan diri untuk berkontribusi terbaik bagi ibu Pertiwi.
Rabu, 07 Februari 2024
Hadiri Musrenbang Kecamatan Harjamukti, DPRD Dukung 716 Program Kegiatan Untuk Pelaksanaan Tahun 2025
CIREBON, FC – Pimpinan dan anggota DPRD Kota Cirebon menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Harjamukti di salah satu hotel Kota Cirebon, Rabu (7/2/2024).
Hasil Musrenbang Kecamatan Harjamukti itu menetapkan 716 program kegiatan tahun anggaran 2024 untuk pelaksanaan 2025.
Pada kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah SSos MAP mengapresiasi usulan program yang telah ditetapkan Kecamatan Harjamukti dari berbagai kelurahan melalui SIPD RI.
Menurutnya, usulan tersebut menjadi perhatian DPRD Kota Cirebon, terutama bagi anggota dewan yang mewadahi daerah pemilihan Harjamukti dan sekitarnya.
“Kami sangat mengapresiasi usulan kegiatan yang telah ditetapkan, sebab penting, apalagi ada 13 legislator yang mewakili Dapil Harjamukti dan sekitarnya,” katanya.
Ia pun meminta kepada Pemerintah Daerah Kota Cirebon untuk segera menyusun perencanaan mendetail agar pelaksanaan kegiatan hasil Musrenbang dapat terlaksana secara efektif dan efisien.
“Ini menjadi prioritas penting DPRD untuk berkoordinasi dengan pemkot untuk menindaklanjuti dan mencari solusi dalam rangka perbaikannya ke depan,” tambahnya.
Senada, Anggota Komisi II DPRD Kota Cirebon, Agung Supirno SH pun mengharapkan pemerintah daerah dapat merealisasikan usulan kegiatan yang dibutuhkan Kecamatan Harjamukti.
Selain itu, meski periode DPRD Kota Cirebon Tahun 2019-2024 akan berakhir, Agung menyebut masih bisa mengawal usulan kegiatan yang diajukan dalam Musrenbang.
“Kami harap kebutuhan Kecamatan Harjamukti dapat direalisasikan pemkot, selain itu kami pun masih terus mengawal berbagai kegiatan, terutama dalam perumusan APBD murni 2025 dan APBD Perubahan 2024,” katanya.
Sementara itu, Camat Harjamukti R Yuki Maulana H SSTp menjelaskan, ada tiga turunan kegiatan dari 716 kegiatan yang telah diinput ke dalam SIPD.
Di antaranya, usulan penunjang sebanyak 7 kegiatan, usulan melalu Musbangkel sebanyak 698 kegiatan, dan berasal dari kecamatan sebanyak 11 kegiatan.
“Nah, untuk Musbangkel itu terdiri dari 457 kegiatan infrastruktur, 182 pemberdayaan masyarakat, dan 59 kegiatan long list atau masih direncanakan,” kata Yuki.
Selain itu, beberapa usulan kegiatan sarana prasarana, akan menggandeng SKPD terkait yang dialokasikan sebanyak 293 usulan.
Yuki berharap, pihak eksekutif serta legislatif dapat mendukung dan memantau usulan kegiatan agar dapat direalisasikan.
“Kami sangat berharap, usulan kegiatan ini dapat terealisasikan pada 2025 mendatang, sebab proses penganggaran sudah dapat dirumuskan di tahun 2024 ini,” ujarnya.
Turut hadir Staf Ahli Walikota Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Cirebon Ir Agung Sedijono MSi, dan sejumlah pejabat SKPD terkait. (din)
Selasa, 06 Februari 2024
Melalui Hasil Dana Swadaya, Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Sampiran - Sijopak Yang Rusak
CIREBON, FC - Jalan mulus dan nyaman bisa menjadi salah satu pendukung warga bagi berbagai hal kebutuhan warga, baik yang beraktifitas kerja, sekolah, berbisnis maupun kebutuhan lainnya.
Senin, 05 Februari 2024
Penyaluran Bantuan Pangan Beras di Kota Cirebon Sudah Mencapai 91 Persen
CIREBON KOTA, FC - Badan Pangan Nasional tengah penyaluran bantuan pangan beras kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Di Kota Cirebon penyaluran bantuan pangan beras sudah mencapai 91 persen.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon, Elmi Masruroh, S.P. M.Si., menjelaskan, penyaluran bantuan pangan beras dimulai sejak tanggal 27 Januari 2024.
Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK-RI) penerima bantuan pangan beras sebanyak 38.867 KPM.
“Datanya dari Menko PMK-RI dan beras yang menyediakan Perum Bulog. Jadi semuanya dari pusat,” kata Elmi di kantornya, Senin (5/2/2024).
Sedangkan untuk penyaluran, Perum Bulog bekerja sama dengan PT Pos Indonesia. Namun banyak pihak kelurahan yang berinisiatif mengambil sendiri bantuan pangan beras tersebut, yang kemudian disalurkan ke KPM.
“Kami pastikan bantuan pangan beras sampai ke KPM sesuai data dari Kemenko PMK-RI. Karena PT Pos Indonesia dan pihak kelurahan turut membantu penyaluran,” ujarnya.
Masih kata Elmi, Badan Pangan Nasional menyalurkan bantuan pangan beras sebanyak enam kali, atau dari bulan Januari hingga Juni 2024. Setiap bulan KPM mendapatkan beras jenis medium seberat 10 kilogram.
“Yang baru disalurkan untuk bulan Januari 2024, untuk bulan Februari sampai Juni nanti akan kami sampaikan waktunya,” jelas Elmi.
Bantuan ini untuk masyarakat yang membutuhkan, jika ternyata masyarakat mampu mendapatkan bantuan tersebut bisa mengajukan Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM). Nanti penerima bantuan bisa dialihkan ke masyarakat yang membutuhkan.
“SPTJM ini sifatnya atas kesadaran sendiri penerima. Nanti RT dan RW bisa membantu untuk pengajuan formulir ke PT Pos Indonesia,” paparnya.
Bantuan pangan beras menurut Elmi untuk mengendalikan harga beras yang tengah mengalami kenaikan di Kota Cirebon. Selain itu, untuk meringankan masyarakat tidak mampu yang terdampak, bencana El-Nino.
“Pemerintah ingin harga beras tetap terkendali. Pemerintah juga ingin itu membantu masyarakat tidak mampu akibat bencana El-Nino yang terjadi di Indonesia,” ungkap Elmi. (Ara)
Sabtu, 03 Februari 2024
Prof Dr H Jamali, M.Ag dan Dr Moh Ali Lakukan Monitoring dan Evaluasi kepada Mahasiswa PJJ PAI di Sela-sela AICIS 2024
SEMARANG, FC - Dalam suasana penuh semangat di Expo Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) ke-23 atau AICIS 2024 di UIN Walisongo Semarang, Prof Dr H Jamali, M.Ag, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, bersama Ketua Jurusan PJJ PAI Dr Moh Ali, MPd, melakukan monitoring dan evaluasi sekaligus memberikan arahan kepada mahasiswa Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Pendidikan Agama Islam (PAI), di Provinsi Jawa Tengah.
Pertemuan tersebut menjadi sarana efektif dalam meningkatkan komunikasi dan pembinaan kepada mahasiswa PJJ PAI. Dr Moh Ali memberikan pemaparan tentang pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) sebagai persiapan menghadapi semester berikutnya.
“Mahasiswa perlu menjaga kekompakan dalam pembelajaran online dan mematuhi etika komunikasi digital,” ungkap Dr Ali. Ia juga menekankan pentingnya konsultasi kepada prodi atau dekanat jika mahasiswa mengalami kendala atau masalah.
Sementara itu, Prof Dr H Jamali, M.Ag, menyampaikan informasi penting bahwa pada tahun 2024, kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon membuka pintu bagi calon mahasiswa PJJ PAI dengan skema beasiswa LPDP maupun non-beasiswa.
Hal ini sebagai upaya kampus untuk mendukung akses pendidikan yang lebih luas dan memastikan bahwa potensi mahasiswa PJJ PAI dapat tergali dengan baik.
Arahan dari pemimpin tersebut bukan hanya mengenai aspek akademis, tetapi juga mencakup aspek kesejahteraan mahasiswa. Prof Jamali menggarisbawahi komitmen kampus untuk memberikan dukungan maksimal kepada mahasiswa, termasuk dalam hal bantuan finansial melalui skema beasiswa yang tersedia.
Mahasiswa PJJ PAI diharapkan dapat mengambil manfaat maksimal dari arahan dan monitoring yang dilakukan oleh pimpinan kampus. Dengan semangat positif dan kerjasama yang baik antara mahasiswa dan pimpinan, diharapkan tahun akademik berikutnya akan menjadi perjalanan pendidikan yang sukses dan bermakna. (din)
Prof Dr H Jamali, M.Ag Warek I IAIN Cirebon: AICIS Komitmen Pada Kedamaian Dunia
SEMARANG, FC - Kehadiran Prof Dr H Jamali, M.Ag, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan IAIN Cirebon, dalam AICIS 2024 di UIN Walisongo Semarang menjadi Discussant dalam pembahasan paralel diskusi #4 di room 5. Diskusi tersebut memfokuskan perhatian pada dua aspek besar, yakni pendidikan Islam dan penerapan hukum syariah di Indonesia.
Pendidikan Islam menjadi sorotan utama pembahasan, terutama faktor implementasi dan tantangannya dengan budaya lokal. Martin Kustati, seorang peneliti, memberikan perhatian khusus kepada Pembinaan Keluarga Remaja (PKR) di Padang, Sumatera Barat.
Martin menggarisbawahi pentingnya membina remaja yang rentan terpengaruh oleh budaya negatif kontemporer. Ia menyarankan adanya buku panduan atau modul dalam PKR, dengan tujuan agar pembinaan dapat berjalan sesuai dengan standar dan acuan ajaran Islam.
Prof. Zulfikar, dalam penelitiannya, membahas pembelajaran berbasis instruksi di Islamic Boarding School. Pembahasan ini mendapat sorotan lebih lanjut, dengan saran dari reviuwer untuk mempertegas perbedaan antara Islamic Boarding School dan Pondok Pesantren. Prof. Zulfikar diimbau untuk menekankan peran unsur-unsur khas pondok pesantren seperti kyai, santri, asrama, masjid, dan kitab kuning.
Diskusi juga mengangkat isu penerapan hukum syariah di Aceh. Terdapat permasalahan dalam implementasi hukuman cambuk terhadap pelaku sexual harassment.
Pemerintah Aceh ingin menerapkan hukum syariah, namun masih terkendala oleh kelembagaan hukum yang masih menggunakan pengadilan negeri dan tinggi. Permasalahan serupa muncul dalam ritual penguburan manusia di Aceh yang memiliki aspek tradisional dan sosial. Prof. Abdul Manan, peneliti, menyoroti fungsi sosial dan potensi konflik dengan ajaran Islam. Reviuwer menyarankan untuk memberikan rekomendasi konstruktif dalam membangun harmoni sosial di Aceh.
Prof Dr H Jamali, dalam kesimpulannya, menyatakan bahwa AICIS 2024 menjadi bentuk komitmen dalam menghadirkan pemikiran dan solusi pada isu-isu global, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan dan penerapan hukum syariah.
Kedamaian dunia, menurutnya, dapat dicapai melalui pemahaman yang mendalam dan dialog yang konstruktif dalam masyarakat yang beragam. (din)
Keragaman Dalam Pendidikan : Eksplorasi Isu-isu Kontemporer dalam Pembelajaran, Ekonomi, dan Keberagamaan
SEMARANG, FC - Hari ini (Sabtu, 3/2/2024) pada perhelatan AICIS 2024 Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon,turut berpartisipasi sebagai Discussant, Parallel Session #4 Panel EX. 0080, tema “Diversity in Education: Exploring Contemporary Issues”.
Ada 4 Panelis yang mempresentasikan artikel; Pertama, Ady Ilham Maulana et al., “Pengaruh Kecerdasan Logis Matematis dan Efikasi Diri terhadap Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas VII SMP Islam Datuk.” Kedua, Melisa Diah Maharani et al., “Manifestasi Keberagamaan dan Etos Ekonomi Pedagang Muslim Pasar Kliwon di Era Disrupsi Digital”.
Ketiga, Yopi Kusmiati, “The Meaning of Worship for Religious People in the COVID-19 Pandemic: A Phenomenological Research. Keempat, Afiq Budiawan, “Controversy Over the Prohibition Christmas Celebrations in Merbau Village: Perspective of Religious Moderation Policy”. Prof Aan menuturkan.
Keempat artikel tersebut mendeskripsikan keragaman dalam pendidikan yang mengeksplorasi isu-isu kontemporer. Artikel kecerdasan logis dan efikasi diri yang dihubungkan dengan pemahaman konsep matematis menguatkan konsepsi penting bahwa Matematika dapat dikuasai dengan baik melalui optimalisasi kecerdasan berpikir dan kesungguhan diri melalui lingkungan belajar yang baik. ungkap Prof Aan.
Tulisan bertajuk keberagamaan dan etos ekonomi pedagang Muslim dapat dianalisis dengan teori agama dan etos kerja dari Weber yang mengerucut pada kapitalisme modern.
Kapitalisme Islam juga penting didiskusikan sebagai topik yang layak dikembangkan untuk mengkaji etos kerja dan modernisasi bisnis di kalangan pengusaha Muslim. tegas Prof Aan.
Karya bertema makna ibadah bagi para pemeluk agama menggambarkan fenomena unik di tengah pandemi COVID-19 dengan menyajikan perspektif dan keberagaman pemeluk Islam, Kristen, Hindu, dan Budha dalam menyikapi kebijakan larangan berkerumun, termasuk saat pelaksanaan ibadah.
Hasil riset ini dapat memberikan rekomendasi bagi pembuat kebijakan untuk mitigasi dalam pelaksanaan ibadah saat adanya pandemi atau bencana alam pada masa mendatang. lanjut Prof aan.
Topik penting yang terkait dengan kontroversi perayaan hari Natal yang disebabkan ketiadaan rumah ibadah, sehingga membangun komunikasi antar umat beragama, adanya kebijakan yang mengatur pendirian rumah ibadah, dan juga memerhatikan tradisi lokal sangatlah urgen.
Pengakuan akan keberadaan umat lain dengan segala perbedaan, tumbuh kembang toleransi, dan rasa persaudaraan sebagai implementasi cara pandang dan perilaku keagamaan yang moderat. pungkas Prof Aan.
Prof Aan berharap bahwa hasil riset ini dapat memberikan rekomendasi berharga bagi pembuat kebijakan, mengingatkan akan pentingnya toleransi dan persaudaraan sebagai implementasi keagamaan yang moderat.
“Sukses untuk Para Penulis,” ucapnya, menandai penghargaan atas kontribusi para peneliti dalam mengupas isu-isu penting dalam pendidikan, ekonomi, dan keberagamaan. (din)
Akademisi dan Peneliti lintas Bidang Ilmu Keislaman di Indonesi Apresiasi Kesuksesan AICIS 2024
SEMARANG, FC - Annual International Conference On Islamic Studies (AICIS) 2024 sukses diselenggarakan di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisango Semarang, menjadi sorotan utama bagi para akademisi dan peneliti lintas bidang ilmu keislaman di Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 1 hingga 4 Pebruari 2024, menjadi saksi perkembangan tradisi akademik keislaman di tanah air. Sabtu, (03/02/2024).
Kemeriahan acara terlihat dari partisipasi aktif para akademisi dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia yang tergabung di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Mereka hadir untuk mempresentasikan paper berkualitas tinggi di bidang ilmu masing-masing, membuktikan komitmen dalam memajukan pengetahuan keislaman di Indonesia.
Dr. Siti Fatimah, M.Hum, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon beliau, mengungkapkan kekagumannya pada acara tersebut.
“Kegiatan ini merupakan langkah positif untuk meluaskan dan mengembangkan tradisi akademik keislaman di Indonesia. Para ilmuwan di bawah naungan Kementerian Agama RI, bersama-sama dengan bapak rektor, para dekan, dan para dosen dari berbagai Perguruan Tinggi, telah memberikan kontribusi yang sangat berarti dalam memajukan pemikiran keislaman di tanah air,” ujarnya.
Tidak hanya sebagai presenter, namun bapak rektor, para dekan, dan dosen juga turut berperan sebagai pemateri, reviewer, maupun peserta diskusi. Hal ini menunjukkan bahwa AICIS 2024 bukan hanya sekadar wadah presentasi ilmiah, tetapi juga sebagai forum interaktif untuk berbagi ide dan pemikiran yang dapat meningkatkan pemahaman keislaman di Indonesia.
Keberhasilan AICIS 2024 di Semarang juga mencerminkan konseptualisasi keislaman keindonesiaan yang semakin mengakar dalam tradisi akademik.
Dr. Siti Fatimah berharap bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi sebuah puncak, melainkan dapat terus berkembang di tahun-tahun selanjutnya.
“Semoga AICIS tahun ini bukan hanya menjadi kegiatan sekali dalam setahun, tetapi dapat menjadi pemicu untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan akademik keislaman di Indonesia”. tambahnya.
Dengan demikian, AICIS 2024 di Semarang tidak hanya menjadi ajang pertemuan akademisi, tetapi juga menjadi tonggak bersejarah dalam kontekstualisasi keislaman keindonesiaan yang semakin kuat dan relevan. (din)
AICIS Membentuk Sumbangsih Aktualisasi Marwah PTKIN dalam Konteks Negara Hukum
SEMARANG, FC - Ajang International Conference on Islamic Studies (AICIS) terus memperkuat eksistensinya sebagai platform bagi ilmuwan, akademisi, dan praktisi untuk berbagi pengetahuan dalam berbagai aspek studi Islam.
Salah satu sosok yang menyoroti pentingnya peran Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dalam konteks negara hukum adalah Dr. H. Didi Sukardi, MH, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Dalam sesi diskusi yang diadakan di AICIS tahun ini, Dr. Didi Sukardi menekankan pentingnya sumbangsih aktualisasi Marwah PTKIN dalam membangun fondasi negara hukum yang kuat.
IAIN Syekh Nurjati Cirebon, sebagai salah satu PTKIN di Indonesia, telah berperan aktif dalam menanamkan nilai-nilai keislaman dan menjembatani antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum, khususnya dalam bidang ekonomi dan bisnis Islam.
“Dalam konteks negara hukum, peran PTKIN tidak hanya sebatas mengajarkan aspek keagamaan, tetapi juga membekali mahasiswa dengan pemahaman yang mendalam tentang prinsip-prinsip hukum Islam dan hukum umum.
Ini menjadi pondasi penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya berkompeten di bidang keagamaan, tetapi juga mampu berkontribusi dalam membangun masyarakat yang adil dan berkeadilan,” ujar Dr. Didi Sukardi.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon sendiri telah mengembangkan kurikulum yang mengintegrasikan prinsip-prinsip ekonomi dan bisnis Islam dengan konsep-konsep hukum Islam dan umum.
Mahasiswa diharapkan dapat memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam konteks praktis, sehingga dapat menjadi agen perubahan yang positif dalam pembangunan ekonomi dan masyarakat.
AICIS sebagai wadah diskusi lintas disiplin ilmu juga memberikan ruang bagi PTKIN untuk berbagi pengalaman dan best practices dalam mengaktualisasikan peran mereka dalam pembentukan negara hukum. Melalui forum ini,
Dr. Didi Sukardi berharap dapat terjalin sinergi yang lebih baik antar-PTKIN dalam menyumbangkan ide dan inovasi bagi kemajuan ilmu pengetahuan, khususnya dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
Semakin aktifnya partisipasi PTKIN dalam ajang seperti AICIS diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan Islam yang relevan dengan konteks global.
Melalui integrasi nilai-nilai Islam dalam berbagai disiplin ilmu, PTKIN diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan dalam membangun negara hukum yang berkembang. (din)
Dr. Andri Azis Putra dan Dr. Anwar Sanusi, Kibarkan Nama Indonesia dalam Teologi Politik di AICIS 2024
SEMARANG, FC - Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) tahun 2024 yang digelar di UIN Walisongo Semarang pada tanggal 1-4 Februari mengambil tema “Redefining the Roles of Religion in Addressing Human Crisis: Encountering Peace, Justice, and Human Right Issues”.
Sebagai salah satu even tahunan paling bergengsi di lingkungan Kementerian Agama, AICIS selalu menjadi agenda strategis untuk menjaring ide-ide praktis terkait sumbangsih para Agamawan terhadap isu-isu kemanusiaan. Sabtu, (03/02/2024)
Pada tahun ini, sebagaimana yang dilaporkan oleh panitia kurang lebih 2000 paper telah didaftarkan. Pada akhirnya sebanyak 328 paper dinyatakan layak untuk dipresentasikan dan mendapat kesempatan untuk diterbitkan di jurnal-jurnal terakreditasi, baik Internasional maupun nasional.
Civitas Akademika di Fakultas Ushuluddin dan Adab, IAIN Syekh Nurjati Cirebon juga turut serta berkontribusi dalam agenda besar ini. Paper yang dipersiapkan oleh Dr. Andri Azis Putra dan Dr. Anwar Sanusi yang berjudul, Eschatological Political Consciousness in the Thought of Mohammad Hatta as the Basis for Implementation of People’s Sovereignty: An Initiation of Political Theology for the World from Indonesia” dinyatakan sebagai salah satu paper yang berhak dipresentasikan.
Pemaparan yang disampaikan oleh kedua dosen FUA ini mendapat sambutan yang sangat positif dari Prof. Moh. Asror Yusuf (Direktur Pascasarjana IAIN Kediri) dan Dr. Aris Bintania (Wakil Ketua 1 STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau) yang bertindak sebagai Discussant atau fasililatator ahli.
Prof. Asror menyampaikan bahwa paper ini merupakan sebuah kajian yang mendalam dan cukup berat untuk dibahas. Sementara itu Dr. Aris mengungkapkan apresiasinya yang tinggi atas upaya penulisan dan riset yang dipandang bernas ini.
Dalam presentasinya, Dr. Andri Azis menyampaikan beberapa poin penting dalam persoalan teologi politik dan kesadaran eskatologis politis khususnya di Indonesia. Pemahaman yang ideal dalam ajaran politis Islam, perlu disadari dengan baik sebagai sesuatu yang akan berhubungan dengan kehidupan akhirat.
Dr. Andri menegaskan bahwa umat Islam mesti memahami konsep altruisme politis yaitu rasa peduli atas implikasi politis yang ada pada orang lain. Dengan kata lain, kesadaran politik umat Islam harus bersifat peduli bukan justru menghindar dari dinamika yang ada.
Sebagaimana yang tertulis di tema panel, Islamic Discourse; Perception, Identity, and Philantrophy, Mahdaniyah yang bertindak sebagai moderator memberikan kesimpulan bahwa dalam upaya memajukan diskursus Islam, dibutuhkan pendekatan yang tepat terutama kepasa generasi muda supaya dapat memahami dengan baik sudut pandang ajaran Islam yang sebenarnya.
Dr. Anwar Sanusi yang juga merupakan Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, IAIN Cirebon menutup rangkaian diskusi panel AICIS di room 16 ini dengan menitikberatkan bahwa pertikaian mengenai identitas dalam dunia Islam lebih bersifat praktikal bukan konseptual. Pendekatan-pendekatan kesejarahan perlu dilakukan dalam memandang paradigma dan corak pikir umat Islam melalui kebudayaan yang secara gradual terungkap dalam linimasa kehidupan.
Dr. Anwar juga menekankan perlunya penyesuaian-penyesuaian dalam memandang teknologi dan transformasi model interaksi yang saat ini telah bergeser ke arah digitalisasi.
Dr. Anwar Sanusi dan Dr. Andri Azis Putra, menyampaikan rasa terima kasih yang sangat tinggi kepada Rektor dan segenap pimpinan IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang telah memberikan kesempatan kepada keduanya untuk mengikuti ajang bergengsi ini. Semoga semangat akademis dan riset di IAIN Cirebon semakin unggul dan mendunia. (din)
Dr. Edy Setiawan Perkenalkan Budaya Hukum Kesultanan Cirebon di Konferensi Internasiona, AICIS 2024l
SEMARANG, FC - Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) ke-23 di UIN Walisongo Semarang telah resmi dimulai pada tanggal 1 Februari 2024, menjadi sorotan dunia sebagai ajang bergengsi dalam kajian keislaman tingkat global.
Dengan tema “Redefining the Roles of Religion in Addressing Human Crisis: Encountering Peace, Justice, and Human Right Issues,” AICIS tahun ini menarik perhatian para akademisi dan pemikir Islam dari berbagai belahan dunia. Sabtu, (03/02/2024).
Salah satu penceramah utama yang menjadi sorotan dalam AICIS 2024 adalah Dr. H. Edy Setiawan, Lc, Dekan Fakultas Syariah IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Dr. Edy hadir sebagai Invited Speaker pada Program Short Course Academic Writing-Training Exposure and Publishing, sebuah kesempatan langka yang diikuti oleh 20 jurnal terindeks Scopus dengan melibatkan 80 penulis sebagai Invited Speaker.
Dalam pernyataannya, Dr. Edy Setiawan menyatakan rasa kehormatannya terpilih sebagai Invited Speaker dalam program tersebut.
“Ini suatu kehormatan bagi saya terpilih menjadi Invited Speaker pada Program Short Course Academic Writing-Training Exposure and Publishing di AICIS 2024. Saya berharap dapat memberikan kontribusi yang bermakna dalam forum ini,” ungkapnya.
Dr. Edy juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkenalkan khazanah Budaya Hukum dan Rekam Jejak Peradilan Kesultanan Cirebon melalui Manuskrip Pepakem Jaksa Pepitu.
Dalam paparannya, ia berbagi wawasan mengenai aspek hukum dan peradilan yang memiliki nilai sejarah tinggi dari Kesultanan Cirebon.
“Saya merasa bangga dapat membagikan pengetahuan mengenai Budaya Hukum Kesultanan Cirebon, khususnya melalui Manuskrip Pepakem Jaksa Pepitu, pada ajang konferensi internasional ini.
Ini adalah momen bersejarah bagi kita untuk memperluas pemahaman tentang warisan budaya dan sejarah peradilan di Indonesia,” lanjut Dr. Edy.
Pada akhir pernyataannya, Dr. Edy Setiawan menyampaikan rasa terima kasih kepada Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dan seluruh pimpinan yang telah memberikan dukungan penuh terhadap keikutsertaannya dalam AICIS 2024.
“Terima kasih disampaikan kepada Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dan segenap pimpinan yang sudah mensupport kegiatan ini. Semoga melalui forum ini, kita dapat terus bersinergi untuk mengembangkan kajian keislaman dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia,” pungkasnya. (din)
Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dorong Peran Agama dalam Mengatasi Krisis Kemanusiaan Global di AICIS 2024
CIREBON, FC - Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag berkomitmen untuk mendukung agenda perdamaian yang diusung oleh Direktur Jendral Pendidikan Islam Kementerian Agama dalam bingkai acara AICIS ke-23 tahun 2024 melalui berbagai program dan kegiatan di UIN Walisongo Semarang pada 1-4 Februari 2024.
Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag, hadir dalam acara pembukaan AICIS 2024 ini dan menyampaikan bahwa forum yang dibentuk ini merupakan sarana yang strategis untuk membahas peran empiris agama dalam mengatasi krisis kemanusiaan.
“Bagaimana agama dapat berkontribusi dalam membangun perdamaian dan keadilan di era globalisasi? Sebagai akademisi, saya meyakini bahwa agama dapat menjadi kekuatan positif dalam membangun perdamaian global. AICIS merupakan momentum penting untuk merumuskan kembali peran agama dalam menangani berbagai tantangan global,” ungkap Prof Aan.
Pada AICIS ke-23 tahun 2024 di UIN Walisongo Semarang pada 1-4 Februari 2024. Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag mengikutsertakan Prof Dr H Jamali, M.Ag (Warek I), Prof Dr H Ilman Nafi’a, M.Ag (Warek II), Prof Dr Hajam, M.Ag (Warek III), Drs. Khoirudin, M.Pd (Kepala Biro AUAK), kemudian Dr H Saifudin, M.Ag (Dekan FITK), Dr H Didi Sukardi,M.H (Dekan FEBI), Dr Anwar Sanusi, M. Ag (Dekan FUA), Dr Siti Fatimah, M.Hum (Dekan FDKI), Prof Dr H Suteja, M.Ag (Direktur Pasasarjana) dan perwakilan guru besar dari masing-masing fakultas yakni, Prof Dr H Adang Djumhur, M.Ag, Prof Dr H Sugianto, MH, Prof Dr Hj Ety, M.Pd, Prof Dr H Didin Nurul Rosyidin, PhD, Prof Dr H Farihin, M.Pd, Prof Dr H Asmuni, MA, Prof Dr Hj Huriyah, M.Pd, Prof Dr Yayat Suryatna, M.Ag, dan Prof Dr Kartimi, M.Pd. Juga tim expo yang dipimpin Dr Moh. Ali, M.Pd.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani mengungkapkan harapannya saat sambutan agar AICIS dapat menghasilkan kesepakatan bersama untuk mengatasi permasalahan kemanusiaan global. Hal tersebut diungkapkannya pada seremoni pembukaan AICIS ke-23 di UIN Walisongo, Semarang pada (1/2/2024) malam.
“AICIS bukan hanya sebagai forum akademik yang eksklusif dan teoretik, tetapi sebagai forum akademik yang sekaligus memberikan tawaran solusi berbagai krisis global,” kata sosok yang akrab disapa Kang Dhani ini.
Harapan tersebut dilatarbelakangi oleh semakin memburuknya kondisi perdamaian dunia di berbagai belahan dunia. Peperangan di kawasan Timur Tengah yang tak kunjung usai dan merenggut puluhan ribu nyawa. Demikian juga kondisi konflik Rusia-Ukraina yang belum menunjukkan tanda peperangan akan berakhir. Termasuk kondisi memprihatinkan Rohingya yang menimbulkan banyak pengungsi.
“Fenomena di atas menyebabkan krisis kemanusiaan global karena hilangnya moralitas agama yang selama ini menjadi kendali bagi sikap dan tindakan yang dilakukan oleh manusia,” ujarnya.
Dalam konteks inilah, AICIS 2024 yang mengusung tema: Redefining the Roles of Religion in Addressing Human Crisis: Encountering Peace, Justice, and Human Right Issues menjadi sangat strategis dilaksanakan untuk merespons krisis kemanusiaan global. Didukung dengan kenyataan bahwa AICIS merupakan konferensi keislaman terbesar di Indonesia, bahkan di wilayah Asia Tenggara.
Menurutnya, AICIS dilaksanakan sebagai wadah para pakar dan akademisi untuk berdiskusi secara intensif dengan tidak hanya berbasis pengetahuan akademik semata, namun juga berangkat dari kasus-kasus nyata secara global yang memerlukan sumbangsih pemikiran sebagai solusi bersama.
Dhani mengungkapkan, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, AICIS 2024 diselenggarakan dengan empat distingsi (hal yang berbeda).
Pertama, pemilihan Redefining the Roles of Religion in Addressing Human Crisis: Encountering Peace, Justice, and Human Right Issues sebagai tema utama merupakan respons atas fenomena krisis kemanusiaan global di beberapa belahan dunia, seperti Palestina, Ukraina, dan belahan dunia lain yang sangat mempihatinkan.
Kedua, diselenggarakannya Religious Leaders Summit sebagai bagian dari rangkaian perehelatan AICIS. Religious Leaders Summit merupakan sebuah ajang yang menghadirkan para tokoh agama dari berbagai negara di ASEAN untuk menyampaikan pengalaman dan gagasan peran agama dalam mengatasi krisis global.
Ketiga, penyelenggaraan AICIS 2024 ini juga berkolaborasi dengan 20 Jurnal PTKI terindeks scopus untuk mempublikasikan 80 makalah dan 100 makalah pada Jurnal terindeks SINTA 2. Artinya, terdapat 180 papers yang nantinya akan dipublikasikan di Jurnal terindeks nasional maupun internasional sebagai tindak lanjut setelah dipresentasikan dalam Parallel Session.
Keempat, diselenggarakan setidaknya lima Side Event pada AICIS 2024. Kelima Side Event tersebut, yaitu: Islamic Culture and Civilization Expo; Islamic Higher Education Expo and Journal Clinique; Heritage And Cultural Trip; Declaration of Semarang Charter; Semarang Halal Food Festival yang akan membagikan kepada peserta sebanyak 500 buah durian setiap hari. (din)
Forhumas PTKIN Bersama Kasubtin Humas Pendis Pimpin Rapat Startegi SPAN UM-PTKIN
SEMARANG, FC - Ketua Forum Humas Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Forhumas PTKIN), Hayatul Islam, bersama Kasubtim Humas Pendis Khaerul Umam, memimpin rapat strategis SPAN-UM PTKIN dalam upaya meningkatkan sosialisasi dan brand image PTKIN. Rapat ini berlangsung di sela-sela kegiatan AICIS 2024 di UIN Walisongo Semarang pada Sabtu, (03/02/2024).
Mohamad Arifin Pranata Humas Ahli Muda IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Arifin menuturkan dalam rapat tersebut, berbagai perwakilan PTKIN turut hadir untuk membahas langkah-langkah strategis guna meningkatkan efektivitas sosialisasi SPAN-UM PTKIN.
Beberapa poin utama yang dibahas mencakup saran dan masukan strategis dari perwakilan PTKIN:
Pembentukan kanal khusus humas PTKIN untuk sosialisasi SPAN-UM, dengan sinergi antara admisi dan humas serta komitmen pimpinan untuk pengembangan kelembagaan.
Rakor teknis SPAN-UM PTKIN dengan bahan dan metode yang siap digunakan, termasuk komunikasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi, launching di kabupaten, dan undangan kepada calon mahasiswa.
Rencana bimbingan teknis untuk TIK/Humas sebagai jembatan pendaftaran SPAN-UM PTKIN.
Mendorong kreativitas anak-anak muda di PTKIN dalam menjaring calon mahasiswa.
Menyoroti masalah operator sekolah yang lupa, mengakibatkan pengurangan registrasi.
Kendala sosialisasi karena baru terbentuk Pusat Mutu Akademik. Kendala sosialisasi kepada alumni pondok pesantren karena keterbatasan akses informasi.
Mendorong kerjasama dengan MGBK (Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling) untuk lebih berorientasi pada prodi umum.
Menekankan bahwa sosialisasi dan branding PTKIN membutuhkan dukungan dari stakeholder dan kolaborasi antar institusi dengan media partner. jelas Arifin.
Sementara itu, Hayatul Islam Ketua Forhumas PTKIN, menekankan beberapa faktor pendukung kesuksesan SPAN-UM PTKIN 2024, antara lain dominannya peran Humas, kerjasama dengan Admisi dan bagian Akademik, mengikuti arahan Pokja SPAN sebagai koordinator, serta fokus pada sosialisasi dan rebranding kampus.
Senada dengan itu, Kasubtim Humas Pendis Khaerul Umam menambahkan strategi, termasuk pembagian ruang untuk mengetahui sasaran yang tepat, dukungan anggaran yang sesuai, penggunaan sumber daya tanpa ego sektoral, dan strategi serempak di lapangan.
Kang Hayat, panggilan akrab Hayatul Islam, menyimpulkan rapat ini sebagai langkah awal strategis dalam meningkatkan efektivitas sosialisasi SPAN-UM PTKIN, dengan harapan dapat menjadikan PTKIN lebih dikenal dan diminati oleh calon mahasiswa. (Ara)
DLH Kota Cirebon Angkut Ribuan Ton Sampah Malam Pergantian Tahun 2024
CIREBON, FC - Upaya menjaga Kota Cirebon tetap bersih dan masyarakat nyaman dengan soal lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon mengangkut sampah sebanyak 1.156 ton pada malam pergantian tahun 2024.
Kepala UPT Pengelolaan Sampah, Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon, Rezki Prima Barian, Rabu (3/1/2024), menyampaikan bahwa pada malam pergantian tahun 2024, petugas mengangkut sebanyak 1.156 ton sampah se-Kota Cirebon.
"Sampah paling banyak di angkut dari Alun-alun Kejaksan dengan mengerahkan 2 mobil truk sampah," terang Rezki, Rabu, 3 Januari 2024.
Rezki juga menjelaskan, pada malam pergantian tahun 2024 jumlah sampah meningkat dibandingkan dengan hari biasanya, yakni sebesar 780 ton sampah perhari se-Kota Cirebon.
"Pada malam pergantian tahun 2024 naik sebesar 373 ton sampah. Kenaikan sampah itu sudah terjadi sejak tanggal 30 Desember 2023 sampai 1 Januari 2024. Sampah pada malam tahun baru 2024 ini juga mengalami kenaikan dibandingkan dengan pada tahun 2022 lalu,” ujarnya.
Untuk antisipasi sampah ini, kata Rezki, pihak DLH Kita Cirebon mengerahkan sebanyak 16 mobil pengangkut sampah. Mobil-mobil truk sampah tersebut tersebar di beberapa titik di Kota Cirebon pada H-2 sampai dengan H+1 pergantian tahun.
Dari 16 mobil truk sampah yang kita dikerahkan, kata Rezki, itu terbagi menjadi dua shift, Pertama pengangkutan sampah pada pagi hari dan shift kedua dari sore sampai malam hari.
"Sampah-sampah yang kita angkut langsung dibuang di TPA Kopiluhur,” tandasnya. (din)
Partisipasi PJJ PAI FITK dalam AICIS 2024: Mendukung Transformasi Menuju UIN SSC di Era Digital
SEMARANG, FC - Dalam rangkaian kegiatan Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) 2024 yang berlangsung di UIN Walisongo pada tanggal 1-4 Pebruari, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon memeriahkan acara dengan membuka stand dalam expo. Stand ini diwakili oleh Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Pendidikan Agama Islam (PAI). Sabtu, (03/02/2024).
Dr H Saifudin, M.Ag, Dekan FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dengan antusias menyampaikan tentang keberadaan PJJ PAI sebagai implementasi dari transformasi lembaga, yang sebelumnya IAIN kini menjadi UIN SSC. “Kehadiran PJJ PAI ini mencerminkan komitmen kita dalam menjawab tantangan pendidikan di era digital,” ujar Dr. Saifudin.
PJJ PAI FITK menjadi salah satu bagian penting dalam transformasi lembaga pendidikan ke arah UIN SSC, menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan tuntutan zaman. Dalam stand yang dibuka di expo AICIS 2024, tim PJJ PAI memamerkan program-program unggulan serta inovasi dalam pendidikan jarak jauh.
Dr. Saifudin berharap bahwa melalui kehadiran stand ini, masyarakat dapat lebih memahami peran PJJ PAI FITK sebagai bagian integral dari UIN SSC yang siap menjawab kebutuhan pendidikan di era digital. “Kami ingin lebih mensosialisasikan dan memperluas pemahaman tentang keberadaan lembaga kami yang memiliki potensi besar dalam menjawab tantangan pendidikan masa kini,” tambahnya.
Dengan konsep pameran yang interaktif, pengunjung stand dapat menggali informasi lebih lanjut tentang kurikulum, teknologi pembelajaran, dan manfaat dari pendidikan jarak jauh di bidang PAI. Diharapkan, keberadaan PJJ PAI FITK dapat memberikan kontribusi positif dalam menjawab tantangan pendidikan di era digital dan mempersiapkan generasi yang tangguh dan berkompeten. (din)



















