Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 03 Juni 2025

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo Resmi Kukuhkan Ketua dan Melantik Pengurus TP PKK Periode 2025 -20230

CIREBON - Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, secara resmi mengukuhkan Ketua dan melantik pengurus TP PKK Kota Cirebon periode 2025-2030 di Balai Kota Cirebon, Selasa (3/6/2025). 

Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat. 

"Pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa partisipasi masyarakat. Di sinilah peran strategis TP PKK, sebagai mitra pemerintah yang menjembatani program pembangunan dengan kehidupan sehari-hari di tingkat keluarga," ujarnya.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi terhadap semangat TP PKK dalam mendukung visi besar Kota Cirebon, yaitu “Cirebon Setara Berkelanjutan.”

Menurutnya, visi ini bukan hanya milik pemerintah, melainkan milik seluruh warga, dan TP PKK berperan penting dalam mewujudkannya, mulai dari tataran rumah tangga.

“Tantangan yang kita hadapi ke depan memang tidak mudah. Namun, saya yakin dengan kepemimpinan yang inklusif, semangat gotong royong, serta jejaring sosial yang kuat, TP PKK Kota Cirebon dapat menjawab tantangan itu dengan kerja nyata yang berdampak bagi masyarakat,” tambahnya.

Wali Kota juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh kader PKK di berbagai tingkatan yang telah bekerja tanpa kenal lelah. 

“Saya mengapresiasi ketulusan dan dedikasi para pengurus yang terus menjalankan tugas sosial di tengah masyarakat. Mari kita semua, baik pemerintah maupun masyarakat, terus memperkuat kolaborasi dengan TP PKK,” pesannya.

Ia menekankan pentingnya program-program responsif yang mengangkat isu-isu aktual, seperti pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, ketahanan keluarga, serta peningkatan literasi dan ekonomi rumah tangga. 

“Saya berharap kepengurusan baru ini bukan hanya meneruskan, tapi juga mentransformasi organisasi menjadi lebih kolaboratif dan inovatif,” tutup Wali Kota.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Cirebon periode 2025-2030, Noviyanti Edo, menyampaikan komitmennya mendukung penuh visi Pemerintah Daerah. 

Ia mengatakan, TP PKK bertekad mewujudkan Kota Cirebon yang Sejahtera, Tertata, Aspiratif, Aman, dan Berkelanjutan atau "Setara Berkelanjutan", melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.

Ia menjelaskan bahwa program-program tersebut fokus pada penguatan ketahanan keluarga, peningkatan kualitas hidup perempuan dan anak, ketahanan pangan rumah tangga, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan yang inklusif.

“Kami menyadari tantangan ke depan cukup kompleks. Oleh karena itu, pengurus baru diharapkan membawa semangat segar untuk membangun komunikasi terbuka, sinergi erat, dan pelayanan yang lebih menyentuh kebutuhan masyarakat,” jelas Noviyanti.

Ketua TP PKK juga memberi penghormatan tinggi kepada seluruh kader PKK yang telah menjadi energi utama dalam menjalankan roda organisasi. “Ketulusan dan ketekunan para ibu dan perempuan luar biasa menjadi sumber kekuatan kami dalam menggerakkan perubahan di masyarakat,” ujarnya.

Sebagai penutup, Noviyanti mengajak semua pihak untuk menyatukan langkah dan pikiran demi kemajuan bersama. “Mari kita jaga kekompakan, kuatkan jejaring, dan terus hadir sebagai pelopor serta penggerak yang nyata di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Ara)



Senin, 02 Juni 2025

BKI UIN Siber Cirebon Perkuat Jaringan dan Peluang Karier Mahasiswa di Era Digital

 

CIREBON – Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), menggelar Konferensi Internasional bertajuk “Building Networks and Career Opportunities for BPI/BKI Students in Digital Era” pada Senin, 2 Juni 2025. 

Acara ini berlangsung di Auditorium Gedung Siber SBSN Lt. 8 dan dihadiri oleh mahasiswa, akademisi, dan tamu undangan dari dalam dan luar negeri, termasuk delegasi dari Malaysia.

Konferensi ini juga menjadi bagian dari Forum Komunikasi Mahasiswa BPI-BKI se-Indonesia (FKM BPI/BKI) tahun 2025, yang tahun ini dipercayakan kepada UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai tuan rumah.

Silaturahmi Akademik Nasional untuk Konselor Masa Depan

Abdul Fikri, Ketua Umum FKM BPI/BKI periode 2024–2026, dalam sambutannya mengungkapkan kebanggaannya terhadap terselenggaranya kegiatan ini yang menjadi ajang silaturahmi nasional antar mahasiswa Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) dan Bimbingan Konseling Islam (BKI) dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Saya berharap forum ini tidak hanya berhenti pada tataran seremonial, tetapi menjadi titik tolak gerakan kolaboratif yang berkelanjutan dan berdampak luas dalam keilmuan dan pengabdian,” ujar Abdul Fikri.

Respons Akademik Terhadap Tantangan Era Digital

Ketua Jurusan BKI, Bambang Setiawan, M.Pd., menjelaskan bahwa tujuan utama dari konferensi ini adalah memperkuat jejaring komunikasi antar lembaga kemahasiswaan BPI-BKI, serta menjadi forum strategis dalam merespons tantangan digitalisasi dalam praktik konseling Islam.

“Kami berharap muncul ide-ide solutif dan kolaboratif dari mahasiswa, yang akan memperkuat peran konselor Islam dalam masyarakat,” jelasnya.

Apresiasi dan Dukungan Penuh dari Pimpinan Kampus

Dekan FDKI, Dr. Naila Farah, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan tamu undangan, termasuk dari Malaysia. Ia menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan serupa di jurusan lainnya sebagai bagian dari internasionalisasi akademik.

“Kami bangga bisa menjadi fasilitator kegiatan sebesar ini. Semoga menjadi inspirasi bagi jurusan lain untuk aktif dalam kegiatan global,” katanya.

Sementara itu, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., dalam arahannya menekankan bahwa konferensi ini sejalan dengan visi universitas sebagai perguruan tinggi Islam berbasis digital pertama di Indonesia. Ia menekankan pentingnya penguasaan teknologi digital oleh mahasiswa agar mereka tidak hanya kompeten dalam bidang keislaman, tetapi juga siap bersaing di tingkat nasional dan global.

“Jurusan BKI adalah jurusan strategis yang mencetak lulusan dengan kepekaan sosial dan spiritual tinggi. Kami harap lulusan UIN Siber tak hanya piawai dalam teori, tetapi juga cakap dalam praktik, termasuk di ruang digital,” ujarnya.

Prof. Aan juga mengangkat nilai lokal kearifan spiritual Cirebon melalui filosofi “Golok Cabang” sebagai refleksi pentingnya keseimbangan antara spiritualitas dan rasionalitas dalam menjalankan misi pendidikan.

Arah Baru Konseling Islam: Kolaboratif, Digital, Global

Konferensi ini menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem keilmuan BKI-BPI yang adaptif terhadap era digital, sekaligus mengukuhkan posisi UIN Siber Cirebon sebagai pusat pengembangan pendidikan Islam berbasis teknologi. Ke depan, mahasiswa diharapkan tidak hanya aktif di dalam negeri, tetapi juga mengambil bagian dalam kerja-kerja kolaboratif lintas negara, termasuk melalui peluang riset dan pertukaran internasional. (din)

Bupati Imron Tinjau Lokasi Longsor Gunung Kuda Kecamatan Dukupuntang

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon, Imron, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon, meninjau langsung lokasi bencana longsor di kawasan tambang Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Senin (2/6/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kelanjutan proses evakuasi korban yang masih tertimbun, serta koordinasi lanjutan antarinstansi terkait penanganan bencana yang telah merenggut 20 nyawa tersebut.

“Kami datang langsung ke lokasi untuk melihat kondisi terkini dan memberikan dukungan penuh kepada tim di lapangan yang masih terus melakukan pencarian,” kata Imron di sela peninjauan lokasi.

Dalam kesempatan tersebut, Imron mengonfirmasi bahwa satu jenazah baru ditemukan pada pagi hari dan telah dibawa ke rumah sakit untuk identifikasi. Identitas korban belum dapat dipastikan saat dievakuasi.

“Total sudah 20 orang yang ditemukan meninggal dunia. Hari ini ditemukan lagi satu, tapi belum diketahui identitasnya,” ujarnya.

Menurut data, katanya, masih ada lima korban yang belum ditemukan. Proses evakuasi akan terus dilakukan tanpa batas waktu hingga seluruh korban berhasil dievakuasi dari tumpukan material longsor.

“Kami berharap semua korban bisa ditemukan segera. Tadi anjing pelacak mengarah ke empat titik yang dicurigai sebagai lokasi tertimbunnya korban,” ungkap Imron.

Imron menyebut, Pemkab Cirebon bersama Pemprov Jawa Barat telah menggelar pertemuan khusus dengan keluarga korban.

Dalam pertemuan itu, disampaikan bahwa anak-anak dari korban akan mendapatkan jaminan pendidikan.

“Pak Gubernur menyampaikan bahwa anak-anak korban akan disekolahkan. Ini bentuk kepedulian kita terhadap keluarga yang ditinggalkan,” ucapnya.

Longsor yang terjadi di area tambang ilegal ini memicu langkah cepat dari pemerintah. Gubernur Jawa Barat telah resmi mencabut seluruh izin penambangan tanah di kawasan Gunung Kuda.

“Sudah tidak boleh ada lagi aktivitas pengambilan tanah di sini. Izin sudah dicabut oleh Pak Gubernur,” tegas Imron.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Cirebon akan memperketat pengawasan di wilayah rawan bencana, termasuk kawasan bekas tambang, dengan melibatkan TNI, Polri, dan perangkat daerah teknis lainnya.

“Kami tidak ingin kejadian seperti ini terulang lagi. Pengawasan akan ditingkatkan, dan masyarakat diimbau untuk tidak lagi melakukan aktivitas tambang liar,” pungkasnya. (din)

Wali Kota: Pancasila adalah Kompas Moral Pembangunan Bangsa dan Negara

CIREBON, FC– Pemerintah Daerah Kota Cirebon menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025 di halaman Balai Kota Cirebon, Senin (2/6/2025). Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, bertindak sebagai inspektur upacara dalam kegiatan yang turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Siti Farida Rosmawati, Sekretaris Daerah Agus Mulyadi, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, serta berbagai organisasi masyarakat.

Dalam sambutannya, sebelum membacakan pidato resmi dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Wali Kota menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya peninggalan sejarah. Menurutnya, Pancasila adalah kompas moral yang menjadi pedoman dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan bangsa dan negara. Khususnya di Kota Cirebon yang dikenal dengan keragaman budaya serta masyarakatnya yang dinamis.

“Nilai-nilai ketuhanan, gotong royong, persatuan, dan keadilan sosial adalah fondasi yang harus terus dijaga. Ini bukan sekadar simbol, melainkan harus hadir nyata dalam setiap kebijakan dan langkah pembangunan yang kita ambil,” ujar Wali Kota

Setelah sambutan pembuka, Wali Kota melanjutkan dengan membacakan pidato resmi dari Kepala BPIP dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. Dalam pidato tersebut ditegaskan bahwa tanggal 1 Juni merupakan momen bersejarah yang harus selalu diingat sebagai titik lahirnya dasar negara Indonesia, yaitu Pancasila.

Pancasila disebut sebagai “bintang penuntun” yang membimbing bangsa menuju cita-cita kemerdekaan yang adil, makmur, berdaulat, dan bersatu. Dalam konteks kekinian, tantangan terhadap Pancasila semakin besar, terutama di era globalisasi dan digitalisasi yang menghadirkan berbagai tantangan baru bagi masyarakat.

Melalui Asta Cita, delapan agenda prioritas pembangunan menuju Indonesia Emas 2045, pemerintah menempatkan penguatan ideologi Pancasila sebagai agenda utama. Hal ini mencakup revitalisasi nilai-nilai Pancasila di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang digital.

"Pancasila perlu ditanamkan sejak dini, tidak hanya sebagai materi pelajaran, tetapi juga melalui praktik nyata di lingkungan rumah, sekolah, hingga institusi pemerintahan. Pemerintahan yang adil, pembangunan yang inklusif, serta ruang digital yang beretika menjadi bagian dari upaya membumikan nilai-nilai Pancasila," tuturnya.

Wali Kota juga mengajak seluruh warga Kota Cirebon untuk menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekadar kegiatan seremonial belaka. “Hari ini adalah momen refleksi, agar setiap kebijakan, ucapan, hingga tindakan kita tetap berakar pada semangat Pancasila,” tambahnya.

Di akhir upacara, semangat gotong royong dan persatuan kembali digaungkan. Seluruh peserta diingatkan bahwa masa depan Indonesia ada di tangan rakyatnya. Dengan menjadikan Pancasila sebagai jiwa dalam pembangunan, maka cita-cita Indonesia yang berkeadilan dan sejahtera dapat benar-benar terwujud. (din)



Wali Kota Sidak Tambang Galian C, Pemkot Siapkan Larangan Resmi

CIREBON- Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, bersama Sekretaris Daerah Agus Mulyadi, para kepala perangkat daerah, serta jajaran forkopimda, melakukan inspeksi ke lokasi tambang galian C di kawasan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Senin (2/6/2025).

Dari hasil pemantauan langsung di lapangan, Wali Kota memastikan masih terdapat aktivitas penambangan galian C di wilayah tersebut.  

Terpantau, masih ada beberapa titik galian C yang aktif di Kota Cirebon. Kegiatan ini dilakukan secara terbatas dan lebih bersifat perorangan. Berbeda dengan sebelumnya yang menggunakan alat berat.

"Para penambang tersebut umumnya menggunakan lahan milik pribadi yang mereka kelola sendiri," ujarnya.

Menurutnya, aktivitas penambangan tersebut berlangsung tanpa izin resmi dari pemerintah. Oleh karena itu, pemerintah daerah berencana mengeluarkan larangan resmi untuk kegiatan tambang di lokasi ini.

"Kegiatan ini memang belum memiliki izin resmi. Kami akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu, kemudian akan dipasang tanda larangan penambangan di area tersebut," tegasnya.

Kunjungan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan, mengingat potensi bahaya yang mengintai akibat aktivitas tambang tersebut. Wali Kota mengingatkan insiden longsor yang terjadi di area tambang Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon, sebagai contoh nyata risiko yang bisa timbul.

"Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kejadian serupa yang menimpa saudara-saudara kita di Kabupaten Cirebon," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, bencana longsor di Gunung Kuda pada Jumat (30/5) lalu menelan korban jiwa dan menyebabkan beberapa orang luka-luka.

"Kami dari pemerintah daerah ingin mengingatkan bahwa kondisi di lokasi tambang sangat berbahaya, seperti yang terlihat pada peristiwa di Gunung Kuda," jelasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menyampaikan pihaknya akan terus mengimbau masyarakat serta pemilik lahan agar tidak melakukan penambangan di wilayah tersebut.

"Saat ini, sebagian warga setempat yang tadinya pekerja galian, sekarang sudah mulai beralih profesi, membuka warung dan mencari pekerjaan lain," tuturnya.

Selain itu, pihak pemerintah juga tengah melakukan studi bersama ahli geologi mengenai keberadaan sebuah bangunan sekolah yang berlokasi dekat dengan area tambang galian C.

"Nantinya, setelah hasil kajian geologi keluar, kami akan menentukan apakah sekolah tersebut perlu direlokasi atau tetap berada di tempat saat ini, tergantung pada kelayakan lokasi," pungkasnya. (Hanin)



Minggu, 01 Juni 2025

Pemerintah Hadir Bagi Keluarga Korban Tragedi Longsor Gunung Kuda

KABUPATEN CIREBON — Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Rion Firmansyah (28), salah satu korban meninggal dunia akibat tragedi longsor di tambang batu alam Gunung Kuda, Desa Cipanas Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.

Rion mengembuskan napas terakhir setelah sempat menjalani perawatan intensif di RS Sumber Hurip, namun tak mampu bertahan akibat luka serius yang dideritanya.

Tangis pecah saat jenazah Rion tiba di rumah duka di Desa Cikalahang, Kecamatan Dukupuntang, Jumat malam (31/5/2025).

Isak tangis keluarga dan kerabat tidak terbendung ketika peti jenazah dibawa masuk ke dalam rumah, menyelimuti suasana dengan kesedihan yang mendalam.

“Kami semua tidak menyangka. Rion itu anaknya baik, pekerja keras, dan sangat bertanggung jawab pada keluarganya,” ujar Jojo Suharjo, kerabat almarhum, dengan suara bergetar.

Pejuang Keluarga yang Gugur di Tempat Kerja

Rion dikenal sebagai tulang punggung keluarga. Ia bekerja sebagai operator alat berat di tambang Gunung Kuda, posisi yang diraihnya setelah memulai karier sebagai kenek atau asisten operator.

Selama bertahun-tahun, ia membanting tulang demi menghidupi istri dan anak semata wayangnya yang baru berusia empat tahun.

“Rion itu dari dulu orangnya gigih. Dia mulai dari bawah, pelan-pelan belajar, dan akhirnya dipercaya jadi operator sendiri. Semua itu dia lakukan demi keluarganya,” kata Jojo, mengenang.

Di mata keluarga, Rion adalah sosok ayah yang lembut dan penuh kasih. Meski lelah sepulang kerja, waktunya selalu dicurahkan untuk bermain bersama sang anak.

“Dia paling semangat kalau sudah di rumah. Nggak pernah lepas dari anaknya. Itu yang bikin kami tambah sedih, anaknya masih kecil,” tambah Jojo dengan mata berkaca-kaca.

Pemerintah Hadir Beri Santunan dan Kepastian Masa Depan Pekerja Tambang

Sebagai bentuk empati dan tanggung jawab, Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, hadir langsung di rumah duka.

Ia menyampaikan belasungkawa secara pribadi kepada keluarga Rion dan menyerahkan santunan sebagai bentuk kepedulian pemerintah.

“Kami hadir untuk menyampaikan duka cita sekaligus memberikan santunan. Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Pemprov Jabar akan terus memantau dampak tragedi ini,” ucapnya.

Pria yang akrab disapa Jigus ini juga menyatakan bahwa Pemkab kini sedang melakukan pendataan menyeluruh terhadap para pekerja tambang yang terdampak, menyusul penutupan permanen tambang Gunung Kuda oleh Gubernur Jawa Barat.

“Para pekerja akan diberi pelatihan dan bantuan ekonomi agar tidak kehilangan penghasilan total. Ini penting agar mereka bisa bangkit kembali,” tambahnya.

Dukungan Penuh untuk Penutupan Tambang Gunung Kuda

Keluarga besar Rion menyatakan, mendukung penuh keputusan pemerintah menutup tambang Gunung Kuda secara permanen. Mereka tak ingin ada keluarga lain yang harus mengalami luka mendalam seperti yang mereka rasakan.

“Kalau bisa jangan ada lagi korban jiwa. Kalau pun suatu saat dibuka, keselamatan pekerja harus jadi prioritas utama. Lengkapi semua alat pengaman dan pastikan ada SOP yang jelas,” tegas Jojo.

Tragedi yang Menggugah Kesadaran Akan Keselamatan Kerja

Tragedi longsor Gunung Kuda hingga saat ini telah merenggut 14 korban jiwa, sementara 8 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Musibah ini menjadi tamparan keras bagi semua pihak mengenai pentingnya standar keselamatan kerja di sektor pertambangan.

Rion Firmansyah kini telah dimakamkan di pemakaman keluarga dengan iringan doa dan air mata. Namun perjuangannya sebagai tulang punggung keluarga akan selalu dikenang.

Ia adalah gambaran nyata dari jutaan buruh harian yang mempertaruhkan nyawa demi sesuap nasi. (din)

Kapolresta Cirebon Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor Galian C Gunung Kuda

 

CIREBON, FC Sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap korban bencana alam, Kapolresta Cirebon KOMBES POL. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. memimpin langsung penyaluran bantuan kepada keluarga korban meninggal dunia akibat bencana longsor di area Galian C Gunung Kuda, yang terjadi di wilayah hukum Polresta Cirebon. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 1 Juni 2025, pukul 11.00 WIB.

Turut hadir dalam kegiatan kemanusiaan ini sejumlah pejabat dari unsur kepolisian dan pemerintahan daerah, antara lain:

  • Kepala BKAD Kabupaten Cirebon Sri Wijayawati, S.Sos., M.Si.

  • Kabag Ren KOMPOL Acep Anda, S.H., M.H.

  • Kasat Lantas KOMPOL Mangku Anom Sutresno, S.H., S.I.K., M.H.

  • Kasiwas IPTU Endang Widianti, S.H.

  • Kasi Humas IPDA Ivan Munandar, S.Kom.

  • Kapolsek Gempol KOMPOL Rynaldi Nurwan, S.H., M.H.

  • Kapolsek Dukupuntang AKP Nuryana

Dalam kunjungan tersebut, Kapolresta beserta rombongan menyambangi kediaman empat keluarga korban yang merupakan buruh pemecah batu dan tinggal di wilayah Kecamatan Dukupuntang dan Palimanan. Adapun nama-nama korban yang dikunjungi yaitu:

  1. Almarhum Sukhendra (51 tahun), warga Blok 2 Wanggung Wangi, Desa Girinata. Meninggalkan istri, Rositi, dan satu orang anak.

  2. Almarhum Sunadi (31 tahun), warga Blok 2 Wanggung Wangi, Desa Girinata. Meninggalkan istri, Tati Suhartini, dan dua orang anak.

  3. Almarhum Toni (43 tahun), warga Blok 2 Wanggung Wangi, Desa Girinata. Meninggalkan istri, Ernawati, dan tiga orang anak.

  4. Almarhum Suparta (38 tahun), warga Blok Maridem, Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan. Meninggalkan istri, Triana, dan dua orang anak.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol. Sumarni menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah yang terjadi. Ia menyerahkan bantuan secara langsung berupa paket sembako dan santunan dari Kapolda Jawa Barat dan Polresta Cirebon, sebagai wujud perhatian dan dukungan moril serta materil kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Ini adalah bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya kepada keluarga korban bencana. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban mereka, serta menjadi bagian dari pelayanan humanis yang terus kami gaungkan," ungkapnya.

Selain menyerahkan bantuan, Kapolresta juga menyempatkan diri untuk menyapa warga sekitar dan membagikan makanan sehat seperti biskuit, susu, dan buah kepada anak-anak yang dijumpai di sepanjang jalan kawasan tersebut sebagai wujud kehadiran Polri yang peduli dan hadir di tengah masyarakat.

Kegiatan kemanusiaan ini mendapat apresiasi dari warga dan keluarga korban, yang merasa sangat terbantu secara moril maupun materiil dalam menghadapi masa-masa sulit pascabencana. (din)

Wakil Bupati Cirebon Berikan Santunan Kepada Keluarga Korban Longsor Gunung Kuda di Blok Pontas Kenanga

CIREBON, FC – Wakil Bupati Cirebon melakukan kunjungan duka ke rumah almarhum Bapak Sarwa di Blok Pontas, Desa Kenanga, pada hari ini. Kedatangan orang nomor dua di Kabupaten Cirebon ini disambut hangat oleh warga setempat yang sudah menunggu sejak pagi hari, Minggu, 1 Juni 2025.

Begitu mengetahui bahwa Wakil Bupati akan hadir, warga pun langsung berdatangan ke rumah duka. Suasana haru dan khidmat menyelimuti lokasi, terlebih saat Wakil Bupati menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.

Selain warga, kunjungan ini juga disambut oleh para tokoh masyarakat, aparatur desa, serta sejumlah pihak terkait lainnya. Mereka hadir untuk menunjukkan solidaritas dan dukungan moral kepada keluarga almarhum.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyerahkan bantuan kebencanaan kepada pihak keluarga. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban yang ditanggung keluarga usai musibah yang dialami.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Cirebon turut berduka cita atas meninggalnya almarhum Bapak Sarwa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ucap Wakil Bupati dalam sambutannya.

Kunjungan ini menjadi bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Daerah terhadap warganya, terutama yang sedang mengalami musibah atau kehilangan. (din)

50 Tahun Perjalanan Sang Inspirator, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, Selamat Milad Prof.. !!

 

CIREBON, FC - 1 Juni 1975, lima dekade yang lalu, lahirlah seorang anak laki-laki yang kelak ditakdirkan menorehkan jejak perubahan besar dalam dunia pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia. Anak itu diberi nama Aan Jaelani. 

Siapa sangka, lima puluh tahun kemudian, beliau menjadi nahkoda utama satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di kawasan Ciayumajakuning — seorang pemimpin yang membawa arah baru, visi besar, dan perubahan nyata.

Hari ini, di usia emasnya, kita merayakan milad ke-50 Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag — Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Sebuah sosok yang bukan hanya memimpin, tapi menginspirasi. 

Di bawah bimbingannya, kita menyaksikan sejarah yang tertoreh: transformasi kelembagaan dari IAIN menjadi UIN, yang resmi terjadi pada 21 Mei 2024. Sebuah langkah monumental yang menandai babak baru perjalanan institusi ini.

Tak berhenti di sana, dalam usia setahun sebagai UIN Siber, institusi ini berhasil meraih pencapaian luar biasa: Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) BAN-PT dengan predikat UNGGUL. Sebuah bukti nyata kerja keras, sinergi, dan arah kepemimpinan yang tajam dan progresif.

Kami, segenap sivitas akademika, bangga menjadi bagian dari pikiran dan visi besar seorang pemimpin yang visioner. Seorang yang tak hanya menatap masa depan, tapi merancang dan menjemputnya dengan langkah pasti. Dan kami siap untuk terus mengawal, berkontribusi, serta mendukung penuh cita-cita besar menjadikan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai universitas berkelas dunia.

Di hari istimewa ini, kami memanjatkan doa tulus ke hadirat Allah SWT:

Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, dan keberkahan yang melimpah kepada Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, beserta keluarga. Semoga setiap langkah beliau senantiasa dalam lindungan-Nya, dan setiap niat baiknya dimudahkan jalannya. Aamiin Allahumma aamiin, ya Rabbal ‘alamiin.

Selamat Milad ke-50, Rektor kami tercinta.

Langkahmu adalah cahaya. Visimu adalah kompas kami.

Sabtu, 31 Mei 2025

Polresta Cirebon Berikan Empati Mendalam kepada Keluarga Korban Longsor Galian Gunung Kuda

Kapolresta Cirebon


CIREBON, FC - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon menunjukkan komitmennya dalam mendampingi masyarakat yang tertimpa musibah dengan melakukan kunjungan kemanusiaan ke keluarga korban longsor di kawasan Galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.

Kunjungan dilakukan langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., yang datang ke lokasi bersama sejumlah pejabat utama Polresta Cirebon pada Sabtu (31/5), sekitar pukul 15.30 WIB. 

Turut hadir dalam rombongan tersebut antara lain Kabag Ren Kompol Acep Anda, S.H., M.H., Kasat Lantas, Kasiwas, Ps. Kasi Humas, serta para Kapolsek dari Sumber dan Dukupuntang.

Dua keluarga korban yang disambangi yaitu keluarga almarhum Sarwa bin Satira (36), seorang pekerja angkut batu asal Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sumber, dan keluarga almarhum Rino Ahmadi (28), operator koperasi dari Desa Cikalahang, Kecamatan Dukupuntang. Keduanya menjadi korban jiwa setelah tertimbun longsor saat tengah bekerja di lokasi galian.

Dalam suasana haru, Kapolresta Cirebon menyampaikan belasungkawa secara langsung dan memberikan bantuan berupa paket sembako serta santunan. 

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari Kapolda Jawa Barat dan Polresta Cirebon sebagai wujud empati terhadap keluarga yang ditinggalkan.

“Kami hadir bukan hanya untuk menyampaikan duka cita, tetapi juga untuk menunjukkan bahwa Polri selalu berada di tengah masyarakat, terutama saat mereka menghadapi masa-masa sulit. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban keluarga,” ujar Kombes Pol. Sumarni.

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi pendekatan humanis yang selama ini diusung oleh Polresta Cirebon. Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya dalam konteks keamanan, tetapi juga dalam memberikan dukungan moral dan sosial bagi warga yang membutuhkan. (din)


Pemkab Cirebon Gerak Cepat Tangani Tragedi Longsor Tambang Gunung Kuda

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon bergerak cepat menangani tragedi longsor yang terjadi di kawasan tambang Gunung Kuda, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat setempat.

Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, turun langsung ke lokasi bencana pada Sabtu (31/5/2025) untuk memantau proses evakuasi sekaligus memastikan bantuan kepada korban berjalan maksimal.

Pria yang akrab disapa Jigus ini menegaskan, kehadiran pemerintah daerah menjadi bukti komitmen dalam penanganan darurat bencana.

Ia menyampaikan, seluruh biaya pengobatan bagi korban luka ringan, luka berat, maupun korban meninggal dunia ditanggung oleh pemerintah daerah sebagai bagian dari penanganan darurat. Langkah ini dilakukan, agar keluarga korban dapat segera terbantu di tengah situasi sulit.

“Kami dari pemerintah daerah berkomitmen menanggung seluruh biaya pengobatan, baik bagi korban luka ringan, luka berat, maupun korban meninggal dunia. Ini adalah bagian dari penanganan darurat bencana,” tegas Jigus kepada awak media di lokasi longsor.

Proses asesmen terus dilakukan agar santunan dapat segera direalisasikan dan diterima oleh pihak keluarga. Ia mengatakan, proses evakuasi berlangsung menantang karena lokasi longsor yang sulit dijangkau.

Berdasarkan laporan, kata Jigus, hingga saat ini sebanyak 17 jenazah telah berhasil ditemukan dan dievakuasi.

Meski begitu, aparat desa melaporkan masih ada sekitar delapan orang yang diduga tertimbun material longsoran.

Ia menyampaikan, tim penyelamat bekerja keras untuk menemukan mereka dengan membagi wilayah pencarian menjadi dua sektor utama, yaitu sektor timur dan sektor barat.

“Langkah ini dilakukan berdasarkan keterangan para saksi yang selamat dan mengetahui lokasi terakhir para korban sebelum longsor terjadi,” terangnya.

Namun, proses pencarian ini tidak mudah, karena adanya ancaman longsor susulan. Sejak malam sebelumnya, tercatat sudah terjadi tiga kali longsor susulan yang cukup membahayakan keselamatan tim penyelamat maupun alat berat yang diterjunkan.

Sejumlah alat berat, termasuk enam unit ekskavator dan dua unit dozer, telah dikerahkan untuk membantu proses evakuasi.

Di sekitar area bencana, lanjutnya, keluarga korban masih menunggu dengan penuh harap agar semua korban dapat segera ditemukan.

Dari pantauan di lapangan, suasana haru dan duka menyelimuti lokasi, sementara tim penyelamat terus berjibaku di bawah ancaman longsor susulan. Ia menegaskan, komitmennya untuk terus mendampingi keluarga korban selama masa sulit ini.

“Doa dan dukungan diharapkan dapat mempercepat seluruh proses pencarian, agar keluarga yang ditinggalkan (din) mendapatkan kepastian,” tukasnya.

Jumat, 30 Mei 2025

Tragedi Longsor di Gunung Kuda Telan 14 Korban Jiwa dan Melukai 4 Orang Lainnya

CIREBON, FC – Tragedi longsor di kawasan pertambangan Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (30/5/2025), menewaskan sedikitnya 14 orang dan melukai 4 lainnya. Hingga malam hari, upaya pencarian masih terus dilakukan terhadap korban yang dilaporkan hilang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, yang turun langsung ke lokasi, mengonfirmasi bahwa saat ini pemerintah telah menetapkan status darurat bencana guna mempercepat proses penanganan.

“Kami sudah konsolidasikan penanganan bencana. Delapan korban masih dalam pencarian. Proses evakuasi akan dikoordinasikan langsung oleh Dandim,” ujar Herman.

Sebagai langkah awal, tim gabungan akan melakukan sterilisasi area dan penilaian menyeluruh terhadap kondisi Gunung Kuda untuk memastikan tidak terjadi longsor susulan yang dapat membahayakan petugas.

“Kami tidak ingin mengambil risiko. Assessment akan dilakukan terlebih dahulu. Bila lokasi dinyatakan aman, pencarian akan dilanjutkan oleh Basarnas,” tegas Herman.

Dia mengingatkan bahwa insiden serupa di Sumedang pernah memakan korban tambahan akibat longsor susulan saat evakuasi.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga akan memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dan korban luka-luka. Tak hanya itu, dukungan logistik juga disiapkan bagi keluarga yang kehilangan mata pencaharian akibat bencana ini.

“Arahan Gubernur jelas, bantuan harus diberikan secara menyeluruh. Tidak hanya santunan, tapi juga pendampingan agar keluarga korban bisa bangkit kembali,” jelasnya.

Sebagai langkah tegas, Pemprov Jawa Barat telah mengeluarkan surat penghentian sementara aktivitas pertambangan di Gunung Kuda hingga waktu yang belum ditentukan. (din)



Pengen Mendapatkan Pengalaman Menarik, Inilah 10 Rekomendasi Wisata Alam di Kabupaten Cirebon


Kabupaten, Jawa Barat, menyimpan beragam destinasi wisata alam yang memikat hati wisatawan. Mulai dari ekowisata hingga taman buatan, semuanya menawarkan pengalaman yang menarik.

Tim Diskominfo Kabupaten Cirebon merangkum 10 tempat wisata alam yang cocok untuk dikunjungi wisatawan saat akhir pekan. Berikut ulasan beberapa destinasi wisata alam di Cirebon:

Setu Patok

Terletak di Desa Setu, Kecamatan Mundu. Waduk Setu Patok menawarkan pemandangan yang tenang dengan latar perbukitan hijau. Destinasi ini cocok untuk rekreasi keluarga dan kegiatan luar ruang seperti bersepeda atau sekadar menyesap pemandangan. Setu Patok juga bisa dijadikan pilihan untuk lokasi melepas penat dari kesibukan harian.

Cimandung

Situs Keramat Cimandung di Desa Kerandon, Kecamatan Talun, merupakan tempat petilasan Raden Walangsungsang. Selain sebagai situs sejarah, tempat ini juga menjadi tujuan wisata religi yang populer di wilayah tersebut.

Area persawahan di situs ini menjadi obat untuk menggugurkan kepenatan. Wisatawan bisa berduduk santai sembari menikmati suasana keramat dan menenangkan.

Banyu Panas Palimanan

Terletak di Desa Palimanan Barat, Kecamatan Gempol, Banyu Panas Palimanan menawarkan kolam pemandian air panas alami yang dipercaya memiliki manfaat kesehatan. Air panas di sini berasal dari sumber mata air yang mengandung belerang.

Lokasinya persis berada di sekitar pabrik Indocement Palimanan. Destinasi wisata ini cocok untuk berlibur bersama keluarga.

Batu Lawang

Berlokasi di Desa Cupang, Kecamatan Gempol, Batu Lawang merupakan destinasi wisata alam dengan kontur wilayah yang masih sangat alami. Terdapat area perbukitan serta lereng hijau yang asri, cocok untuk kegiatan hiking dan fotografi alam.

Mangrove Pangenan

Ekowisata mangrove ini berada di Desa Pangarengan, Kecamatan Pangenan. Destinasi wisata yang juga bagian dari upaya pelestarian di pesisir Kabupaten Cirebon ini memiliki walking track sepanjang 100 meter. Hutan mangrove di Pangarengan salah satu destinasi yang wajib dikunjungi saat berwisata di Cirebon.

Konservasi Kura-kura Belawa

Desa Belawa di Kecamatan Lemahabang dikenal dengan konservasi kura-kura belawa, spesies langka yang hanya ditemukan di daerah ini. Wisatawan dapat belajar tentang upaya pelestarian satwa langka sambil menikmati keindahan alam sekitar.

Bukit Maneungteung (Ajimut)

Terletak si Kecamatan Waled, Bukit Maneungteung atau dikenal juga sebagai Bukit Ajimut menawarkan pemandangan alam yang memukau. Namun, perlu diwaspadai bahwa kawasan ini rawan longsor saat musim hujan.

Taman Raden Benadi

Berlokasi di Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan, Taman Raden Benadi merupakan taman wisata berbasis danau dengan latar belakang Gunung Ciremai. Tempat ini cocok untuk rekreasi keluarga dan menikmati keindahan alam.

Mangrove Kasih Sayang

Terletak di Desa Mundupesisir, Kecamatan Mundu, Wisata Zona Mangrove Kasih Sayang menawarkan keindahan alam muara sungai dan ekosistem mangrove. Fasilitas yang tersedia antara lain balai pertemuan, cafetaria, dan jalur tracking.

Garden Ciberes Wisata Alam

Berlokasi di Desa Cikulak Kidul, Kecamatan Waled, Garden Ciberes merupakan destinasi wisata alam yang menawarkan kolam renang dan area bermain anak. Tempat ini ideal untuk rekreasi keluarga dengan suasana alam yang menyegarkan.

Kabupaten Cirebon menawarkan beragam destinasi wisata alam yang memadukan keindahan alam, nilai sejarah, dan edukasi lingkungan. Setiap tempat memiliki keunikan tersendiri yang patut untuk dikunjungi.

Kamis, 29 Mei 2025

Jenderal Dudung Jalankan Misi Negara Sebagai Amirulhajj 2025

JAKARTA - Amirulhajj Indonesia untuk penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 telah resmi bertolak ke Arab Saudi pada 29 Mei 2025 lalu.

Keberangkatan tersebut menandai dimulainya misi kenegaraan penting dalam mengawal pelaksanaan ibadah haji, khususnya dalam memastikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia.

Amirulhaj membawa amanah dari Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan seluruh jemaah Indonesia mendapatkan pelayanan terbaik selama menjalankan ibadah haji. Ini adalah tugas kenegaraan yang sangat penting.

Sesuai dengan ketentuan undang-undang, Amirulhajj memiliki mandat untuk memimpin misi haji Indonesia serta menjalankan diplomasi haji dengan otoritas Arab Saudi.

Hingga hari ke-29 operasional haji kemarin,  tercatat 189.734 jemaah haji reguler telah tiba di Tanah Suci dalam 482 kloter. Dari jumlah tersebut, 55% merupakan jemaah perempuan (105.085 orang), dan 45% laki-laki (84.649 orang). Selain itu, sebanyak 15.033 jemaah haji khusus juga telah tiba di Arab Saudi.

Fase kedatangan jemaah gelombang pertama ke Madinah telah berakhir pada 25 Mei 2025. Seluruh jemaah kini telah berada di Makkah dan bersiap menghadapi puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Tahun ini, Amirulhaj didampingi oleh 12 anggota, terdiri dari enam unsur pemerintah salah satunya adalah Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman dan enam unsur organisasi masyarakat Islam.

Berikut Struktur Amirulhajj 1446 H/2025 M:

a. Amirulhaj: Nasaruddin Umar

b. Naib Amirulhaj:

1) Mochamad Irfan Yusuf dan

2) Romo R. Muhammad Syafi’i

c. Sekretaris: Dahnil Anzar Simanjuntak

d. Anggota:

1) Muhadjir Effendy;

2) Dudy Purwagandhi,

3) Taruna Ikrar;

4) Amirsyah Sanusi Tambunan;

5) Dudung Abdurachman;

6) Syamsul Anwar;

7) Arif Satria;

8) Akhmad Said Asrori;

9) Arifatul Choiri Fauzi

d. Sekretariat:

1) Arskal Salim dan

2) Jojon Novandri

Rabu, 28 Mei 2025

DPRD Komitmen Wujudkan Pembangunan Kota Cirebon Berbasis Pariwisata

 

CIREBON – DPRD Kota Cirebon terus melakukan upaya pembangunan kepariwisataan daerah. Optimalisasi pembangunan daerah berbasis kepariwisataan tersebut dibahas melalui kegiatan One Day With Citizen (ODWC) dengan pegiat industri pariwisata di Griya Sawala, Rabu (28/5/2025).

Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Fitrah Malik SH menyampaikan, melalui forum ini DPRD membuka ruang komunikasi langsung dengan masyarakat, khususnya para pelaku usaha di sektor pariwisata.

Fitrah juga menjelaskan, forum ODWC juga sebagai tindak lanjut keseriusan DPRD dalam penyusunan Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (Riparda) Kota Cirebon.

“Forum ODWC ini penting dalam rangka perancangan Riparda, maka kami minta kepada seluruh pihak untuk sama-sama mengusung identitas budaya Kota Cirebon dengan pariwisata,” katanya.

Menurut Fitrah, langkah ini perlu kolaborasi dan sinergi seluruh pihak agar kualitas pariwisata Kota Cirebon mampu menciptakan rasa nyaman dan puas bagi wisatawan yang berkunjung.

Pemanfaatan berbagai medium juga perlu didorong agar distribusi informasi maupun promosi wisata daerah mampu menjangkau seluruh kalangan masyarakat, baik di tingkat lokal, nasional, hingga internasional.

“Momentum ini juga penting dalam menjaga pariwisata Kota Cirebon. Maka, kita juga perlu mendorong promosi wisata dalam berbagai medium,” ujarnya.

Hal yang sama disampaikan Ketua Komisi III DPRD Yusuf MPd. Ia berharap forum ODWC menjadi salah satu momentum identifikasi potensi pariwisata di Kota Cirebon.

Di sisi lain, Yusuf juga berharap konsep pembangunan Kota Cirebon berbasis pariwisata dapat menjadi ide kolektif seluruh pihak, mulai dari kepala daerah hingga tingkat RW/RT.

“Pembangunan pariwisata harus jadi ide kolektif dan ide pembangunan di Kota Cirebon,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon Drs Agus Sukmanjaya SSos MSi menyebut ada dua strategi penting dalam meningkatkan kunjungan wisatawan.

Pertama, mulai dari penataan gerbang masuk ke Kota Cirebon yang perlu disesuaikan dengan identitas budaya Kota Cirebon. Kedua, penataan kawasan wisata seperti Keraton dan kawasan Kota Lama di BAT.

“Dalam upaya penataan kawasan pariwisata, bisa dibuat penanda visual di sejumlah titik seperti di gerbang masuk, kawasan Keraton, BAT, penataan pedestrian, dan ornamen publik. Itu salah satunya untuk menarik orang-orang datang,” katanya. (Ara)

Kota Cirebon Mantapkan Langkah Strategis Menuju Kota Pariwisata Berdaya Saing

CIREBON, FC – Pemerintah Kota Cirebon terus memperkuat sinergi dalam pengembangan sektor pariwisata melalui forum dialog terbuka bertajuk One Day with Citizen yang digelar di Gedung DPRD Kota Cirebon pada Rabu (28/5/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Agus Mulyadi, para legislatif, sejumlah pemangku kepentingan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk para pelaku industri kreatif.

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan bahwa forum ini menjadi ruang penting untuk menyatukan pandangan antara kebijakan, aspirasi warga, dan arah pembangunan kota. 

"One Day with Citizen adalah ruang perjumpaan antara kebijakan, aspirasi warga, dan masa depan kota kita. Saya mengapresiasi DPRD Kota Cirebon yang telah menginisiasi dialog publik semacam ini,” ujarnya.

Sekda menekankan bahwa sektor pariwisata memiliki peran strategis, tidak hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga sebagai wajah yang ditampilkan kota kepada dunia luar. 

“Pariwisata bukan hanya tentang tempat, tetapi tentang cerita dan pengalaman. Ini adalah cara kita merayakan jati diri Kota Cirebon yang kaya akan sejarah, budaya, dan kuliner,” tambahnya.

Namun demikian, tantangan besar juga hadir, yaitu bagaimana menjadikan kekayaan tersebut relevan dan mampu memberikan dampak nyata. “Kita perlu menjadikan pariwisata sebagai ekosistem. Ini menyangkut pelaku usaha, masyarakat lokal, pekerja kreatif, infrastruktur, dan layanan publik. Semuanya harus terintegrasi,” jelas Sekda.

Sekda mengajak seluruh pihak untuk menjadikan forum ini sebagai langkah awal menuju perubahan konkret. Ia percaya arah pembangunan kepariwisataan yang sedang dibentuk tidak hanya bersifat sementara, melainkan menjadi pijakan jangka panjang. 

“Kota Cirebon tidak hanya harus menjadi persinggahan, tetapi juga menjadi pengalaman yang membekas. Mari kita buka ruang partisipasi dan kerja sama yang lebih luas,” tuturnya.

Dengan semangat kolaboratif dan visi yang kuat, Pemkot Cirebon berharap sektor pariwisata dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah. “Muara dari setiap pembangunan adalah kesejahteraan masyarakat. Jika pariwisata dikelola dengan baik, geliat ekonomi akan tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi warga,” tutup Sekda.

Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Fitrah Malik, turut menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya penguatan sektor pariwisata. “Kami sangat senang menjalin komunikasi dengan para pelaku industri pariwisata. Kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat adalah kunci agar pariwisata kita semakin maju,” kata Fitrah.

Fitrah juga menambahkan pentingnya peningkatan kualitas akomodasi, transportasi, serta pengembangan produk wisata yang inovatif. “Kami berharap ada lebih banyak gagasan segar dari generasi muda. Cirebon punya potensi besar, tinggal bagaimana kita meramunya menjadi daya tarik yang berkelanjutan,” ungkapnya.\

Forum ini diharapkan tidak berhenti pada tataran diskusi, melainkan berlanjut menjadi program-program nyata yang berakar pada karakter lokal, terbuka terhadap inovasi, dan mampu menjawab kebutuhan masa depan pariwisata Kota Cirebon. (din)


Dokumentasi : Devi Triya Andriyani

Pengolah Informasi : Mike Dwi Setiawati


Narahubung: Admin Prokompim (082120387359)

Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Kota Cirebon

Jalan Siliwangi No. 84, Kota Cirebon, 45124

Instagram: @prokompimkotacirebon

UIN Syekh Nurjati Cirebon Raih Predikat Unggul, Lompatan Besar Menuju Kampus Global Berkelas Dunia

 

CIREBON - Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Cirebon berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih predikat Unggul dalam proses akreditasi, tak lama setelah resmi bertransformasi dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi UIN.

Proses Asesmen Lapangan Akreditasi Perguruan Tinggi (AL APT) UIN Siber Cirebon ini dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang berlangsung pada 4-6 Mei 2025 di Gedung Siber SBSN kampus setempat.

Capaian ini menjadikan UIN Siber Cirebon sebagai salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang mampu menunjukkan peningkatan mutu secara signifikan dalam waktu singkat.

Rektor UIN Siber Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani MAg menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas keberhasilan ini.

“Alhamdulillah, akreditasi UIN Siber Cirebon telah selesai dan meraih predikat Unggul. Raihan ini sesuai dengan visi UIN Siber Cirebon,” kata Prof Aan saat ditemui di sela-sela kesibukannya di gedung Pascasarjana UIN Siber Cirebon, Rabu, 28 Mei 2025.

Di mana, Prof Aan mengungkapkan, raihan akreditasi unggul ini menjadi prioritas yang mencakup peningkatan mutu dan layanan di semua lini, mulai dari program studi, fakultas, lembaga, pusat, hingga unit-unit lainnya.

Menurut Prof Aan, predikat ini bukan hanya sekadar pencapaian administratif, melainkan menjadi motivasi dan dukungan bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas dalam pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia menegaskan pentingnya menjaga dan mengembangkan keunggulan ini agar berdampak langsung terhadap akreditasi program studi di masa mendatang.

“Tinggal keunggulan ini kita memantaskan diri bagaimana semua aspek itu bisa meningkat, terutama untuk akreditas program studi,” tandasnya.

Sebelumnya, Prof Aan juga mengungkapkan, predikat unggul ini adalah bentuk pengakuan terhadap kerja keras kolektif sivitas akademika UIN Siber Cirebon dalam membangun sistem pendidikan tinggi berbasis digital yang bermutu dan adaptif terhadap zaman.

“UIN Siber Cirebon kini telah meneguhkan diri sebagai ikon pendidikan Islam digital di Indonesia. Predikat Unggul ini adalah milik kita semua, untuk Indonesia yang lebih cerdas dan beradab,” ujarnya.

Rektor juga menegaskan, raihan ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari komitmen baru untuk terus mengembangkan kualitas pendidikan Islam digital yang mendunia.

“Prestasi ini adalah hasil kerja kolektif dan kolaboratif yang luar biasa. Kita buktikan bahwa dengan semangat bersama dan komitmen pada mutu, UIN Siber Cirebon bisa menjadi institusi unggul dan berdaya saing global,” tambahnya.

Setelah meraih predikat unggul, ungkap Prof Aan, saat pihaknya tengah mengejar agar UIN Siber Cirebon menjadi universitas berkelas dunia.

“Setelah akreditasi ini, capaian yang akan kita kejar adalah berkelas dunia, itu satu visi yang akan kita rancang, itu sedang didesain bagaimana mutu kerjasama internasional, realiasinya yang mendukung program pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Salah satu bentuk konkretnya adalah melakukan kolaborasi dengan kampus-kampus internasional yang masuk dalam World University Ranking. Langkah ini dimulai dari level nasional, dan secara bertahap akan ditingkatkan ke tingkat regional dan global.

Bahkan ke depan, imbuh Prof Aan, UIN Siber Cirebon juga akan mengikuti berbagai standar internasional seperti UI GreenMetric yang berfokus pada keberlanjutan, konsep kampus hijau, dan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

Selain itu, akan diadopsi pula UB Halal Matrix yang berkaitan dengan kinerja halal dan diharapkan dapat mendukung program strategis pemerintah di bidang industri halal.

“Pada akhirnya, kita menargetkan masuk dalam sistem peringkat universitas, baik di tingkat ASEAN, Asia, maupun tingkat dunia,” katanya.

Dipaparkan Prof Aan, indikator yang digunakan meliputi kualitas dan jumlah penelitian, publikasi ilmiah beserta sitasinya, jumlah mahasiswa internasional, kolaborasi global, serta kerja sama strategis yang berdampak langsung pada peningkatan mutu dan kompetensi.

“Dalam grand desain internasionalisasi ini, target jangka panjang kita adalah mencapai peringkat dunia pada tahun 2039, dengan capaian tingkat ASEAN ditargetkan tercapai pada tahun 2030,” pungkasnya.

Transformasi institusional yang diikuti capaian akreditasi unggul ini menjadi tonggak penting dalam sejarah UIN Siber Cirebon, yang kini kian mantap menapaki jalur sebagai perguruan tinggi Islam berbasis teknologi informasi yang unggul dan kompetitif. (ADV/din)

Rakerpim UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon 2025, Menuju Kampus Islam Digital Berkelas Dunia

CIREBON, FC – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Tahun 2025 selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Mei 2025.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof Dr H Amin Suyitno MAg dan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia,  Prof Dr Phil Sahiron MA. Keduanya hadir langsung sebagai tamu kehormatan sekaligus keynote speaker.

Dalam kesempatan ini, Rektor UIN Siber Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani MAg menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pada pendidikan tinggi Islam yang berkelas dunia.

Untuk itu, Prof Aan menyambut baik dukungan dari Kementerian Agama, dan menyatakan kesiapan kampusnya untuk menjawab tantangan global.

“Ini menjadi penyemangat sekaligus tantangan. UIN Siber tidak hanya ingin unggul di dalam negeri, tapi juga diperhitungkan di tingkat internasional sebagai kampus Islam digital berkelas dunia,” ujar Prof Aan.

Melalui Rakerpim 2025 ini, Prof Aan juga mengungkapkan, pascatransformasi status kelembagaan tersebut, UIN Siber Cirebon yang genap berusia satu tahun ini telah berhasil meraih predikat akreditasi Unggul dari BAN-PT melalui Asesmen Lapangan Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) yang berlangsung pada 4-6 Mei 2025 di Gedung Siber SBSN kampus setempat.

Menurut Prof Aan, raihan predikat akreditasi Unggul pada UIN Siber Cirebon ini merupakan sebuah capaian yang disebutnya sebagai validasi atas arah pengembangan kampus ke depan.

“Dari Rakerpim ini, kita siapkan roadmap bukan hanya untuk survive, tapi untuk lead,” tegas Prof Aan.


Sementara, Dirjen Pendis, Prof Suyitno dalam sambutannya menggarisbawahi pentingnya penguatan arah kebijakan kampus menuju Digital Multimedia University (DMU) yang moderat, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Rakerpim ini bukan hanya forum internal, tapi harus menghasilkan recommendation for action. DMU bukan hanya konsep digital, tapi juga ekonomi kampus. Maka, unit bisnis harus dirancang melalui uji kelayakan agar hasilnya tak hanya sesuai target, tapi melampaui ekspektasi,” tegasnya.

Ia mencontohkan, unit usaha seperti air kemasan, kuliner, atau produk harian yang dapat dipasarkan dengan label UIN Siber Cirebon, sebagai bentuk penguatan branding dan pemberdayaan ekonomi kampus berbasis kebutuhan riil masyarakat.

Lebih jauh, Prof Suyitno juga mendorong adanya kolaborasi multipihak, termasuk dengan pelaku usaha, pemangku kepentingan daerah, dan sektor swasta untuk membangun sistem pendukung BLU yang solid dan berkelanjutan.

“Kampus harus jadi tempat yang menyenangkan, meaningful, dan impactful. Dampaknya bukan hanya bagi sivitas akademika, tetapi meluas ke masyarakat. Ini kampus untuk peradaban, bukan menara gading,” tegasnya.

Sementara, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Prof Sahiron dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi UIN Siber sebagai PTKIN Digital yang selaras dengan arah kebijakan transformasi pendidikan nasional berbasis teknologi.

Kemudian, ia juga mengapresiasi transformasi kelembagaan dari IAIN menjadi UIN Siber Cirebon yang menjadi satu-satunya kampus Islam negeri dengan predikat siber.

Bahkan, kata dia, akreditasi UIN Siber Cirebon yang meraih predikat unggul dari BAN-PT yang menjadi bukti nyata keunggulan sistemik dan budaya mutu di kampus setempat.

“Predikat unggul itu tidak cukup berhenti di atas kertas. Ia harus mewujud dalam tugas sehari-hari, dalam rekognisi dosen, kualitas tenaga kependidikan, serta layanan publik yang inovatif dan memuaskan,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Prof Sahiron pun menegaskan dukungan langsung dari Kementerian Agama untuk internasionalisasi dosen di UIN Siber Cirebon.

“Kami siap memfasilitasi 15 dosen yang telah bergelar doktor dan fasih berbahasa asing untuk mengajar di luar negeri, baik ke Jerman, Arab Saudi, maupun negara berbahasa asing lainnya,” ujar Prof Sahiron.

Program ini dirancang sebagai bentuk rekognisi substantif, bukan hanya administratif, yang akan memperluas jejaring akademik UIN Siber Cirebon sekaligus membawa nama baik Indonesia di kancah global.

Rapat Kerja Pimpinan ini merupakan langkah konsolidasi penting bagi seluruh unsur pimpinan UIN Siber Cirebon untuk menyusun langkah taktis dan kebijakan kelembagaan berbasis lima komisi strategis, dari akademik, riset, teknologi, SDM, hingga kemitraan dan BLU.

Berikut lima komisi dalam Rakerpim UIN Siber Cirebon:

Komisi I:

Fokus pada Kurikulum Inovatif, Moderasi Digital, dan Pembelajaran Masa Depan, komisi ini bertugas merancang pendekatan baru dalam pendidikan yang relevan dengan dinamika digital dan kebutuhan masa depan.

Komisi II:

Mengusung tema Pengembangan Teknologi, Infrastruktur, dan Tata Kelola BLU Digital Multimedia University (DMU), komisi ini bertanggung jawab dalam memperkuat fondasi teknologis dan tata kelola berbasis BLU (Badan Layanan Umum).

Komisi III:

Dengan mandat Riset Transformatif, Mitra Strategis, dan Etika Keberlanjutan, komisi ini diharapkan mampu menjembatani pengembangan riset yang berdampak luas, membangun kemitraan strategis, serta mengedepankan prinsip keberlanjutan.

Komisi IV:

Bertema Penguatan Kompetensi SDM dan Mahasiswa untuk Daya Saing Global, komisi ini fokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia, baik dosen maupun mahasiswa, agar mampu bersaing di tingkat internasional.

Komisi V:

Mengangkat isu Penguatan Kemitraan BLU dan Ekosistem Pendukung, komisi ini bertugas memperkuat sinergi antara institusi dan para pemangku kepentingan dalam mendukung operasional dan pengembangan institusi sebagai BLU.

Melalui Rakerpim 2025 ini, UIN Siber Cirebon semakin memperkuat posisinya sebagai pelopor kampus Islam digital di Indonesia.

Semangat inovasi, tata kelola BLU yang kuat, serta keterbukaan terhadap kerja sama menjadi pilar utama dalam menjadikan Digital Multimedia University (DMU) bukan sekadar visi UIN Siber Cirebon, tetapi realitas yang berdampak dalam menuju kampus berkelas dunia. (ADV/din)

Bakso Ting Ting Hadir dengan Nuansa Unik, Rasa Baksonya Bisa Bikin Pelanggan Ketagihan

CIREBON, FC – Dunia kuliner Cirebon kembali diramaikan dengan kehadiran Bakso Ting Tung, sebuah warung bakso yang tampil beda dari kebanyakan. Tidak hanya menyajikan bakso dengan cita rasa khas, Bakso Ting Tung juga menawarkan pengalaman makan yang unik lewat suasana tempatnya yang didominasi warna merah menyala dan ornamen bergaya china.

Menariknya, di bagian depan warung ini terpampang sebuah slogan yang sukses mencuri perhatian pengunjung:

“Tuntutlah Ilmu Meskipun Sampai ke Negeri China, Tapi Jika Ingin Makan Bakso, Di Sini Aja.” Slogan ini menjadi daya tarik tersendiri, menggabungkan unsur humor dan kearifan lokal dengan sentuhan budaya china.

Pemilik Bakso Ting Ting, Ciptadi, mengungkapkan bahwa usaha ini sudah dirintisnya sejak tahun 2008 hingga 2010, sempat vakum, kemudian dibuka kembali tahun 2018, dan kini kembali hadir pada tahun 2025.

“Tidak ada yang berubah dari cita rasa dan konsep dasarnya. Semua ini kita ciptakan hanya untuk memberikan suasana baru bagi para konsumen atau pelanggan,” ujar Ciptadi, yang juga dikenal sebagai pengusaha tembakau rokok.

Sementara itu, di Shelter kuliner, suasana tempat bakso Ting Ting terasa ada kekhasan suasana tersendiri, selain pembeli diiringi alunan musik bergaya Mandarin China,  membuat pengalaman tersendiri saat menikmati sajian Bakso Ting Tung bersama teman atau keluarga.

Bakso Ting Ting berlokasi strategis di shelter kuliner belakang Pegadaian, tepatnya di depan Kampus UIN Siber Cirebon. Sejak dibukanya kembali tahun ini, warung ini sudah dipadati pelanggan setia maupun pengunjung baru yang penasaran dengan keunikannya dan ke khasan rasanya.

Dengan konsep yang tidak biasa dan rasa bakso yang menggugah selera, Bakso Ting Ting siap menjadi destinasi kuliner favorit baru di Cirebon.

Ciptadi mengaku bahwa bahan-bahan yang digunakan asli rempah-rempah tanpa bahan pengawet dan bahan pengembang, seluruhnya dari bahan tumbuh-tumbuhan, seperti bawang merah, bawang putih dan lainnya.

Saat media berada di tempat usaha Bakso Ting Ting, tampak sejumlah deretan tulisan tertera dengan kata kata yang unik dan menarik, seperti Rp 10.000 perporsi bisa prasmanan, tulisan lainnya bukan bakso biasa.

"Usaha ini bukan sekedar usaha, tetapi kami juga membuka bagi siapapun yang ingin belajar usaha, maka bisa datang langsung ke tempat Bakso Ting Tung fan kami akan berikan apa yang diminta atau yang mau belajar, untuk membuka usaha di tempat lain," terang Ciptadi, agar orang lain juga bisa buka usaha rumahan.

Ciptadi juga menjelaskan, bahwa harga Bakso Ting Ting  bsia bersaing dengan harga di luaran, mulai di harga Rp 10.000/porsi sampai Rp 20.000/porsi. Jadi silahkan datang dan nikmati Bakso Ting Ting, pasti pulang ketagihan dan ingin datang lagi," katanya. (din)

Bupati-Wabup Cirebon Hadiri Paripurna Penyampaian Hantaran Raperda RPJMD

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon, Imron, dan Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, menghadiri rapat paripurna dengan agenda penutupan masa sidang kedua, pembukaam masa sidang kedua, dan penyampaian hantaran bupati terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang RPJMD 2025-2029, di ruang Abhimata Paripurna DPRD Kabupaten Cirebon, Rabu (28/5/2025).

Bupati Cirebon, Imron, mengatakan usai hantaran Raperda tentang RPJMD disampaikan ke legislatif, proses selanjutnya adalah pembahasan yang akan dilakukan DPRD Kabupaten Cirebon. Ia berharap proses pembahasan berjalan lancar.

“Mudah-mudahan hantaran ini bisa dibahas DPRD lancar dan untuk program ke depan, karena kita ingin eksekutif dan legislatif juga bersama-sama membangun Kabupaten Cirebon. Nanti dibahas oleh fraksi-fraksi dan komisi,” kata Imron usai paripurna.

Sementara itu, Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman membacakan hantaran saat paripurna. Jigus–sapaan akrab Wabup Cirebon, menyampaikan soal visi dan misi mewujudkan masyarakat Kabupaten Cirebon yang bersih, inovatif, maju, modern, agamis, dan aman atau ‘Beriman’.

Lebih lanjut, Jigus menyampaikan, misi pertama adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel dan profesional.

Kemudian, kedua, menciptakan ekosistem yang inovatif di pemerintahan dan di masyarakat. 

“Ketiga, menciptakan masyarakat maju dan modern yang tidak meninggalkan jati diri, adat dan budaya. Keempat, menguatkan toleransi antarumat beragama sesuai dengan keyakinan para pemeluknya. Dan, kelima, menciptakan lingkungan yang tertib, aman dan damai,” jelasnya.

Rapat paripurna dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah Kabupaten Cirebon. Rapat berlangsung lancar sampai dengan selesai. (dim)