-->

Notification

×

Bupati Imron: Pendidikan Jadi Fondasi Utama Kemajuan Kabupaten Cirebon

Minggu, 03 Mei 2026 | Mei 03, 2026 WIB Last Updated 2026-05-03T07:14:32Z

 




KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron menegaskan pendidikan sebagai fondasi utama dalam mendorong kemajuan daerah, saat menghadiri resepsi peringatan Hari Pendidikan Nasional di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Sabtu (2/5/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Imron menyampaikan, kemajuan suatu daerah tidak dapat dipisahkan dari kualitas pendidikan, yang sangat bergantung pada peran guru dalam membentuk karakter dan pola pikir generasi muda.


Ia berharap para guru di Kabupaten Cirebon mampu menjadi agen perubahan yang menanamkan pola pikir positif kepada siswa, sehingga mampu melahirkan generasi yang unggul dan berdaya saing.


“Guru harus menjadi agen perubahan pola pikir anak-anak kita, agar ke depan, Kabupaten Cirebon bisa lebih maju,” ujar Imron.


Imron juga mengapresiasi berbagai karya kreatif siswa yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari batik, telur asin, hingga produk olahan garam.


Menurutnya, hasil karya tersebut menunjukkan keberhasilan proses pendidikan yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga mendorong kreativitas dan keterampilan peserta didik.


Ia menilai pendidikan memiliki peran strategis dalam menopang berbagai sektor pembangunan, termasuk kesehatan, ekonomi, dan budaya.


“Pendidikan adalah program paling utama. Mau sehat, ekonomi, budaya, semua berawal dari pendidikan,” katanya.


Imron menambahkan, penyaluran bantuan pendidikan di Kabupaten Cirebon dilakukan melalui mekanisme musyawarah bersama DPRD, dengan mempertimbangkan skala prioritas kebutuhan.


“Bantuan diberikan berdasarkan hasil musyawarah dan disesuaikan dengan kebutuhan yang paling prioritas,” jelasnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Ronianto mengatakan, peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini diisi dengan kegiatan apresiasi seni dan keterampilan siswa.


Kegiatan tersebut, kata dia, menjadi ruang bagi siswa untuk menampilkan hasil pembelajaran, termasuk para pemenang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).


Selain itu, pihaknya juga memamerkan berbagai hasil keterampilan siswa sebagai bentuk implementasi pembelajaran di sekolah.


Ronianto menegaskan, pihaknya terus mendorong agar pendidikan tidak hanya berhenti pada aspek teori, tetapi juga mampu diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.


“Anak-anak harus bisa mengimplementasikan apa yang dipelajari, agar pendidikan benar-benar bermakna,” tuturnya.


Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Hasan Basori turut menegaskan, pendidikan merupakan prioritas pembangunan, baik berdasarkan amanat regulasi maupun nilai kearifan lokal.


Ia menyebut filosofi Sunan Gunung Jati, “Ingsun Titip Tajug”, sebagai pengingat pentingnya menjaga dan mengembangkan pendidikan sebagai bagian dari pembangunan masyarakat.


Menurutnya, DPRD akan terus mendukung program prioritas pemerintah daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas dan sarana prasarana pendidikan.


Hasan juga mengapresiasi berbagai inovasi pendidikan yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut, yang dinilai mencerminkan potensi besar daerah dalam pengembangan kreativitas dan ekonomi berbasis pendidikan. (Ara)







×
Berita Terbaru Update