-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Dari Hoaks hingga Dompet Digital, KKN 71 UIN Siber Cirebon Ajak Pelajar SMAN 5 Cirebon Cerdas Bermedia

Rabu, 12 Agustus 2026 | Agustus 12, 2026 WIB Last Updated 2026-08-12T02:20:29Z

 



CIREBON, FC - Di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan untuk memilah mana informasi yang benar dan mana yang menyesatkan menjadi keterampilan penting bagi generasi muda. Pesan itulah yang dibawa mahasiswa KKN Kelompok 71 Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui Seminar Literasi Digital di SMA Negeri 5 Cirebon, Selasa (11/8/2026).


Mengusung tema “Membangun Budaya Literasi di Kalangan Pelajar”, seminar yang berlangsung pukul 08.00 hingga 12.30 WIB tersebut tidak sekadar berbicara tentang teknologi, tetapi juga mengajak para pelajar menjadi pengguna ruang digital yang kritis, bijak, aman, dan bertanggung jawab.


Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, kemudian pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. 


Suasana semakin hangat ketika Ketua KKN Kelompok 71, Andika Muhammad Surya, menyampaikan sambutan mengenai pentingnya literasi digital bagi pelajar di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat.


Menurutnya, kemudahan memperoleh informasi harus diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis. Sebab, tidak semua informasi yang beredar di media sosial dapat langsung dipercaya. Pesan tersebut kemudian diperkuat oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Dra. Otisia Arinindyah, M.M.


Kegiatan juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Perwakilan Bank Indonesia, Setya Sekar Dewani, turut menyampaikan informasi terkait Pekan QRIS. Sementara Sekretaris Lurah Karyamulya, Saleh Hidayat, S.Sos., memberikan pengarahan dan penguatan kepada para peserta.


Dukungan dari pihak sekolah disampaikan melalui Wakil Kepala Sekolah SMAN 5 Cirebon bidang Humas, Lysa Rosiana, S.Pd., yang sekaligus membuka secara resmi Seminar Literasi Digital tersebut.


Setelah pembukaan, peserta mengikuti sesi pertama yang membahas “Urgensi Penguatan Literasi Terkait Berita Hoaks”. Materi disampaikan oleh Nurohmat, S.Pd., M.Pd., dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X bidang pengawasan SMA.


Para pelajar diajak memahami bagaimana hoaks dapat menyebar dengan cepat melalui media digital, sekaligus mengenali dampak yang bisa ditimbulkan. Bukan hanya menerima informasi, peserta juga diajak membiasakan diri melakukan pemeriksaan sebelum mempercayai maupun membagikan sebuah berita.


Sesi tersebut berlangsung interaktif. Peserta diberi kesempatan bertanya, menyampaikan pendapat, hingga berbagi pengalaman mengenai informasi yang pernah mereka temui di media sosial. Dari diskusi itu, satu pesan penting mengemuka, jangan terburu-buru membagikan informasi sebelum memastikan kebenarannya.


Memasuki sesi kedua, pembahasan bergeser pada kehidupan digital yang semakin dekat dengan aktivitas sehari-hari, yakni penggunaan dompet digital. Materi “Penggunaan Dompet Digital di Era Modern” disampaikan oleh Alvita Rachma Devi dari Bank Indonesia.


Para peserta diperkenalkan pada manfaat dan kemudahan transaksi digital, namun sekaligus diingatkan mengenai pentingnya menjaga keamanan data pribadi. PIN, password, kode OTP hingga informasi pribadi menjadi hal yang tidak boleh diberikan sembarangan. Kewaspadaan juga diperlukan agar pelajar tidak mudah menjadi korban berbagai modus penipuan digital.


Diskusi dan tanya jawab kembali berlangsung setelah pemaparan materi. Peserta tampak antusias menggali berbagai persoalan yang mereka temui dalam penggunaan transaksi digital sehari-hari.


Di sela rangkaian kegiatan, panitia juga menghadirkan ice breaking untuk mencairkan suasana. Kegiatan sederhana tersebut membuat peserta lebih rileks sekaligus membangun interaksi antara mahasiswa KKN dan para pelajar.


Sebagai bentuk apresiasi kepada pihak sekolah, Dosen Pembimbing Lapangan KKN Kelompok 71 juga menyerahkan plakat kepada pihak SMAN 5 Cirebon melalui perwakilan sekolah.


Penyerahan tersebut menjadi simbol terima kasih atas dukungan dan kesempatan yang diberikan kepada KKN Kelompok 71 untuk berbagi pengetahuan bersama para pelajar.




Bagi mahasiswa KKN Kelompok 71, seminar ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan kebiasaan baru kepada pelajar agar lebih berhati-hati dalam berselancar di dunia maya.


Sebab, menjadi generasi digital bukan hanya soal mampu menggunakan teknologi, tetapi juga mampu bertanggung jawab atas setiap informasi dan aktivitas yang dilakukan di dalamnya.


Seminar kemudian ditutup dengan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, dilanjutkan dokumentasi bersama.


Melalui kegiatan tersebut, KKN Kelompok 71 berharap para pelajar SMAN 5 Cirebon semakin mampu menyaring informasi, mengenali hoaks, menjaga keamanan data pribadi, menggunakan transaksi digital secara bijak, serta menjadikan teknologi sebagai sarana untuk belajar dan berkembang.


Pada akhirnya, literasi digital bukan hanya tentang bagaimana seseorang menggunakan teknologi, tetapi tentang bagaimana teknologi digunakan untuk membangun generasi yang cerdas, aman, kritis, dan bertanggung jawab. (din)



×
Berita Terbaru Update