CIREBON, FC – Sebanyak 621 calon wisudawan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon mengikuti prosesi pelepasan yang berlangsung di salah satu hotel di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Rabu (21/10/2026).
Momen tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh kewajiban akademik dan dinyatakan lulus. Prosesi pelepasan ini sekaligus menandai berakhirnya perjalanan mereka di bangku kuliah dan menjadi langkah awal untuk memasuki dunia profesional.
Sebelum mengikuti wisuda yang dijadwalkan pada 24 Oktober 2026, para calon wisudawan terlebih dahulu mengikuti prosesi pelepasan sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan, kerja keras, dan pencapaian akademik yang telah mereka raih.
Dekan FEB UGJ bersama jajaran fakultas turut hadir dalam kegiatan tersebut. Acara ini juga dihadiri para dosen, Rektor UGJ beserta jajaran pimpinan universitas, serta Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (PSGJ).
Bagi para calon wisudawan, pelepasan ini bukan sekadar seremoni. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menatap masa depan dengan bekal ilmu pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi.
Salah satu keunggulan FEB UGJ terletak pada penerapan tugas akhir mahasiswa yang tidak mewajibkan penulisan skripsi konvensional. Sebagai gantinya, mahasiswa menyusun artikel hasil penelitian yang dipublikasikan pada jurnal ilmiah terakreditasi nasional maupun internasional.
Model pembelajaran ini mendorong mahasiswa untuk lebih aktif melakukan penelitian, mengolah data, menyusun karya ilmiah, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis.
Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori yang dipelajari di ruang kuliah, tetapi juga mampu menghasilkan karya ilmiah yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
Pada tahun ini, FEB UGJ berhasil menghasilkan lebih dari 600 artikel publikasi ilmiah. Capaian tersebut menjadi gambaran upaya fakultas dalam membangun budaya akademik yang produktif sekaligus meningkatkan kualitas lulusan.
Publikasi ilmiah juga menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan riset, memperluas wawasan, dan menghadapi tantangan dunia profesional yang semakin dinamis.
Selain penguatan akademik, FEB UGJ juga memberikan perhatian terhadap kesiapan mahasiswa dalam menghadapi kebutuhan dunia kerja.
Berbagai program pelatihan dan pengembangan kompetensi disiapkan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri. Bidang tersebut meliputi perbankan, komputerisasi akuntansi, perpajakan, audit, pasar modal, *project management*, serta kompetensi lainnya.
Pembekalan ini menjadi nilai tambah bagi mahasiswa ketika memasuki dunia profesional. Mereka tidak hanya membawa ijazah dan pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat diterapkan dalam lingkungan kerja.
Menariknya, banyak mahasiswa dan lulusan FEB UGJ yang telah bekerja ketika masih berstatus mahasiswa, bahkan sebelum mengikuti prosesi wisuda.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kesiapan memasuki dunia kerja menjadi salah satu aspek penting dalam proses pendidikan di FEB UGJ. Mahasiswa didorong untuk membangun kompetensi sejak dini sehingga mampu menangkap peluang karier tanpa harus menunggu kelulusan.
Bagi sebagian mahasiswa, kesempatan bekerja sebelum wisuda juga menjadi bukti bahwa ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan dapat diterapkan secara nyata.
Pengalaman di dunia industri turut menjadi bagian dari upaya FEB UGJ dalam mempersiapkan lulusan yang unggul dan berdaya saing.
Sejumlah mahasiswa dan lulusan FEB UGJ diketahui pernah mengikuti program magang industri, termasuk di Jepang dan Taiwan. Kesempatan tersebut memberikan pengalaman berharga untuk mengenal budaya kerja, meningkatkan kedisiplinan, memperluas wawasan, serta membangun kemampuan beradaptasi dalam lingkungan profesional yang berbeda.
Pengalaman magang di luar negeri juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami standar kerja dan dinamika industri secara lebih luas.
Perpaduan antara pendidikan akademik, publikasi ilmiah, pelatihan kompetensi, dan pengalaman magang menjadi modal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi persaingan kerja, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan bekal tersebut, FEB UGJ terus berupaya mempersiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga siap menghadapi kebutuhan industri dan perkembangan dunia usaha.
Bagi 621 calon wisudawan yang mengikuti prosesi pelepasan, pencapaian ini merupakan hasil dari perjalanan panjang yang tidak selalu mudah. Dukungan keluarga, bimbingan dosen, serta ketekunan selama menjalani perkuliahan menjadi bagian penting dalam mengantarkan mereka menuju tahap kelulusan.
Setelah prosesi pelepasan, para calon wisudawan akan mengikuti wisuda pada 24 Oktober 2026. Mereka selanjutnya diharapkan mampu mengembangkan potensi diri, membangun karier, menciptakan peluang usaha, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Pelepasan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan tinggi tidak hanya diukur dari gelar akademik yang diperoleh. Lebih dari itu, keberhasilan juga tercermin dari kemampuan lulusan dalam menerapkan ilmu pengetahuan, mengembangkan keterampilan, beradaptasi dengan perubahan, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Dengan berbagai program akademik dan pengembangan kompetensi yang telah dijalankan, FEB UGJ berharap para lulusannya dapat melangkah ke masa depan dengan percaya diri, menjadi sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan mampu bersaing di tengah tantangan dunia kerja yang terus berkembang. (din)

