-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Riset Kolaboratif UIN Siber Cirebon Tembus ICCTH, Gabungkan Pariwisata, Biomedis, dan Budaya

Sabtu, 17 Oktober 2026 | Oktober 17, 2026 WIB Last Updated 2026-10-20T03:50:04Z

 



CIREBON, FC - Sivitas akademika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menorehkan prestasi di panggung akademik internasional. Riset kolaboratif yang memadukan ilmu Pariwisata, Biomedis, dan perspektif budaya resmi dinyatakan accepted dalam International Conference on Culture, Tourism, and Hospitality (ICCTH).


Kabar tersebut disampaikan secara resmi melalui surat elektronik oleh Prof. Cihan Cobanoglu, Ph.D., selaku Conference Chair ICCTH yang juga menjabat sebagai Provost di Virscend University.


Pencapaian ini menjadi bukti bahwa riset di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin terbuka terhadap kolaborasi lintas disiplin dan isu global. Bukan hanya menghasilkan publikasi, riset tersebut menawarkan gagasan yang dekat dengan kebutuhan industri pariwisata dan masyarakat.


Menghubungkan Pariwisata, Wellness, dan Wisata Medis

Riset berjudul “Bridging Wellness and Medical Tourism: A Practical Framework for Safe and Culturally Grounded Destination Experiences” ini dikembangkan oleh tim yang terdiri atas dua dosen dan seorang mahasiswi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.


Tim tersebut adalah Bagaskoro Rasyid Wicaksono, S.Par., M.Sc., dosen Pariwisata sekaligus penulis utama; Mardhah Sastri Utami, S.Si., M.Biomed., dosen Bioteknologi dengan latar belakang pendidikan Biomedis sebagai penulis kedua; serta Rizki Laeli Ramadhani, mahasiswi Pariwisata sebagai penulis ketiga.


Gagasan utama penelitian ini adalah merumuskan kerangka praktis untuk menghubungkan wellness tourism dan medical tourism. 


Konsep tersebut diarahkan agar pengalaman wisata kesehatan tidak hanya menarik dari sisi destinasi, tetapi juga aman, memiliki landasan medis, dan tetap menghargai nilai budaya lokal.


Di sinilah kekuatan kolaborasi lintas disiplin menjadi penting. Ilmu Pariwisata memberikan perspektif mengenai hospitality, pengalaman wisatawan, dan pengelolaan destinasi. 


Sementara itu, Biomedis memperkuat aspek keamanan medis, kesehatan, dan landasan sains hayati.

Perpaduan tersebut menghasilkan pendekatan yang tidak melihat wisata kesehatan semata sebagai aktivitas perjalanan, tetapi sebagai pengalaman yang membutuhkan keamanan, kualitas layanan, konteks budaya, dan kepercayaan wisatawan.


Mahasiswa Ikut Menembus Panggung Internasional

Keterlibatan Rizki Laeli Ramadhani atau Kiki sebagai penulis ketiga menjadi bagian menarik dari capaian ini. 


Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya menjadi peserta dalam kegiatan akademik, tetapi dapat terlibat langsung dalam proses riset bersama dosen.

Kiki mengaku bangga mendapat kesempatan untuk berkontribusi dalam penelitian lintas disiplin tersebut.


“Pengalaman ini sangat berharga bagi saya. Bisa terlibat langsung dalam riset lintas disiplin bersama para dosen dan melihat gagasan kami diterima di ajang internasional seperti ICCTH memberikan motivasi besar,” ujarnya.


Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Pariwisata UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki ruang untuk mengembangkan gagasan dan berkontribusi dalam forum akademik global.


Dari Cirebon untuk Gagasan Global

Diterimanya penelitian pada ICCTH menjadi pengakuan terhadap gagasan akademik yang lahir dari lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Lebih dari sekadar pencapaian personal para penulis, keberhasilan ini memperlihatkan pentingnya kolaborasi dosen dan mahasiswa serta keterhubungan antarbidang ilmu dalam menghasilkan riset yang relevan.


Prestasi tersebut sekaligus menjadi inspirasi bagi sivitas akademika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk terus memperluas jejaring penelitian dan berani membawa persoalan lokal ke dalam percakapan akademik global.


Dari Cirebon, gagasan tentang pariwisata yang sehat, aman, berkelanjutan, dan berakar pada budaya kini mendapat ruang di panggung internasional. Riset lintas disiplin bukan sekadar mempertemukan ilmu, tetapi membuka jalan bagi lahirnya solusi yang lebih utuh untuk masyarakat.

×
Berita Terbaru Update