Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 28 Januari 2026

FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan UNY Jalin Kerja Sama Strategis Pendidikan Tinggi

YOGYAKARTA, FC — Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat jejaring akademik nasional melalui kerja sama strategis dengan Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). 

Penguatan kolaborasi ini dilaksanakan pada 27 Januari 2026 di Kampus UNY sebagai bagian dari komitmen bersama meningkatkan mutu tridarma perguruan tinggi.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., memberikan dukungan penuh terhadap kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas perguruan tinggi menjadi kunci peningkatan kualitas akademik dan daya saing institusi di tengah dinamika pendidikan tinggi yang kian kompetitif.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dekan FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Saifuddin, M.Ag., bersama jajaran pimpinan fakultas. Selain kerja sama institusional, pertemuan juga menyepakati kolaborasi lintas fakultas antara FITK dan FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan Pascasarjana UNY, guna memperkuat sinergi akademik yang berkelanjutan.

Ruang lingkup kerja sama meliputi pertukaran kopromotor dan penguji disertasi, pertukaran dosen, kuliah umum, hingga penguatan riset dan publikasi ilmiah melalui penelitian bersama serta publikasi jurnal dan buku. 

Kolaborasi ini diharapkan memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran, riset, dan pengabdian kepada masyarakat di kedua institusi. (din)

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Warga Jawa Barat Diminta Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

 

CIREBON, FC – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat kembali mengeluarkan update peringatan dini cuaca pada Selasa, 28 Januari 2026, pukul 09.40 WIB. Hingga pukul 09.50 WIB, sejumlah wilayah di Jawa Barat masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang.

Pada tahap awal, wilayah yang diperkirakan terdampak meliputi Kabupaten Cirebon seperti Gunung Jati, Kapetakan, dan Suranenggala. Selain itu, potensi cuaca ekstrem juga terpantau di Kabupaten Subang (Blanakan, Compreng, Cipeunduey, Sukasari, Tambakdahan) serta Kabupaten Karawang (Pangkalan, Batujaya, Pakisjaya, Jayakerta, dan sekitarnya).

BMKG menyebutkan, kondisi cuaca ini berpeluang meluas ke sejumlah daerah lain, antara lain Kabupaten Purwakarta, Sukabumi, Cianjur, Kuningan, Indramayu, Subang, Karawang, hingga Kota Cirebon. Wilayah pesisir, dataran rendah, hingga kawasan perbukitan diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan air, banjir lokal, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas akibat angin kencang dan sambaran petir.

“Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dan diperkirakan berlangsung hingga pukul 13.30 WIB,” demikian disampaikan Prakirawan BMKG Jawa Barat dalam keterangannya.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, membatasi aktivitas di luar ruangan bila tidak mendesak, serta menjauhi area terbuka saat terjadi petir. Pengendara juga diminta berhati-hati karena jarak pandang dapat berkurang akibat hujan lebat.

Informasi cuaca terkini dapat dipantau secara berkala melalui laman resmi BMKG di nowcasting.bmkg.go.id. Pemerintah daerah dan unsur terkait diharapkan terus bersinergi untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat demi keselamatan bersama. (din)

Musbangkel Harjamukti Kota Cirebon Bahas Penanganan Banjir dan Bangunan Liar

 

CIREBON, FC – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kelurahan (Musbangkel) Harjamukti, Kota Cirebon, berfokus pada penanganan banjir, khususnya penertiban bangunan liar.

Musbangkel yang digelar kantor Kelurahan Harjamukti tersebut dihadiri langsung tiga Anggota DPRD Kota Cirebon dari daerah pemilihan Harjamukti, Kecapi, Larangan, Rabu (28/1/2025).

Yakni, Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon Agung Supirno SH, Anggota Komisi I Ruri Tri Lesmana dan Anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon Rizki Putri Mentari SH.

Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon, Agung Supirno SH memaparkan, permasalahan utama di Kelurahan Harjamukti yaitu banjir musiman dan maraknya bangunan liar.

Menurutnya, fokus Musbangkel ini selaras dengan agenda Komisi I DPRD Kota Cirebon yaitu pendataan bangunan liar oleh para lurah se-Kota Cirebon.

“Rata-rata per kelurahan lebih dari 60 bangunanliar. Karena saluran dan sungai dibangun bangunan sehingga ketika debit air air tinggi maka berakibat banjir,” ujarnya saat memberikan pemaparan.

Agung mengapresiasi Musbangkel Harjamukti tahun 2026 ini menghadirkan BBWS Cimanuk dan Cisanggarung. Mengingat musyawarah ini membutuhkan beberapa intervensi yang membutuhkan peran dan intervensi dari BBWS.

Agung pun mengingatkan kepada masyarakat agar terus membangun sinergitas dengan anggota DPRD dari dapil Harjamukti 2. Karena anggota DPRD bertanggung jawab untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Para RW harusnya bangun komunikasi dengan Anggota DPRD dari dapil Harjamukti. Karena DPRD bertanggung jawab untuk menyerap aspirasai masyarakat.

“Diharapkan aspirasi masyarakat kelurahan bisa direalisasikan melalui Musbangkel, maupun melalui pokok pikiran Anggota DPRD,” paparnya.

Hal serupa disampaikan Ruri Tri Lesmana. Menurutnya, persoalan banjir terjadi salah satunya disebabkan karena sumbatan saluran drainase. Karena itu, masalah banjir tidak bisa ditangani hanya dilakukan pemerintah saja, melainkan peran serta masyarakat.

“Warga harus mulai gerak, agar masyarakat juga terlibat untuk mengawasi, jangan sampai ada pendirian bangunan liar di bantaran sungai,” katanya. (din)

Selasa, 27 Januari 2026

Resmi! UMK Cirebon 2026 Naik, Ini Dasar dan Perhitungannya

 

CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon resmi menetapkan kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) Kota Cirebon tahun 2026 dari Rp2.697.685,47 menjadi Rp2.878.646. Kenaikan UMK ini ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561.7/Kep.862-Kesra/2025 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota Tahun 2026.

Melalui Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cirebon, Agus Suherman mengatakan kenaikan UMK tahun ini sebesar Rp180.960,74 usai dilaksanakannya rapat pleno penetapan upah minimum bersama Dewan Pengupahan Kota Cirebon. 

“Dalam perumusanya ini kita naikan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan.” Ujarnya. 

Ia juga menambahkan kenaikan UMK tersebut sesuai regulasi perhitungan UMK 2026 yang menggunakan formula (Inflasi + (Pertumbuhan Ekonomi x Alpha)) x UMK tahun berjalan.

“Jika kita melihat data yang bersumber dari Badan Pusat Statistik,  rincian inflasi sebesar 2,19 persen dan pertumbuhan ekonomi 5,02 persen. Sementara nilai alpha yang digunakan ditetapkan sebesar 0,9 persen, sesuai hasil rapat Dewan Pengupahan dari rentang ketentuan 0,5 hingga 0,9 persen,” tambahnya, Kamis, 22 Januari 2026

Selanjutnya, hasil penetapan ini diusulkan oleh Ketua Dewan Pengupahan Kota Cirebon kepada Wali Kota Cirebon untuk direkomendasikan kepada Gubernur Jawa Barat. Dengan demikian, UMK Kota Cirebon tahun 2026 resmi ditetapkan sebesar Rp2.878.646.

Kenaikan UMK ini diharapkan dapat menjaga daya beli pekerja sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan iklim ketenagakerjaan yang sehat di Kota Cirebon. 

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Cirebon juga mengimbau seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Kota Cirebon agar dapat menerapkan ketentuan UMK Tahun 2026 sesuai dengan peraturan yang berlaku. Penerapan UMK ini diharapkan dapat berjalan optimal sebagai bentuk perlindungan bagi pekerja sekaligus menjaga hubungan industrial yang harmonis.

RSUD Waled Terima Ambulans Transfusi Darah dari Bank BJB

KABUPATEN CIREBON — RSUD Waled menerima bantuan satu unit mobil ambulans yang dilengkapi fasilitas transfusi darah dari bank BJB.

Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di RSUD Waled, Senin (27/1/2026), dan dihadiri langsung oleh Bupati Cirebon Imron.

Bupati Imron mengapresiasi kontribusi bank BJB dalam mendukung peningkatan layanan kesehatan di Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, bantuan ambulans tersebut memiliki peran penting dalam menunjang kebutuhan medis masyarakat, khususnya pelayanan kegawatdaruratan.

“Saya menghadiri acara di RSUD Waled dalam rangka pemberian mobil ambulans dari bank BJB untuk RSUD Waled. Saya mengucapkan terima kasih kepada bank BJB yang telah memberikan bantuan mobil ambulans kepada rumah sakit,” ujar Imron.

Ia menjelaskan, ambulans yang diberikan bukan merupakan ambulans standar, melainkan dilengkapi fasilitas khusus untuk transfusi darah.

Dengan kelengkapan tersebut, kendaraan ini diharapkan dapat mempercepat penanganan pasien yang membutuhkan transfusi darah secara segera.

“Ini satu unit ambulans, tetapi sudah dilengkapi fasilitas untuk transfusi darah. Jadi bukan sekadar ambulans, melainkan di dalamnya terdapat peralatan medis yang cukup lengkap,” katanya.

Imron berharap ambulans tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pihak rumah sakit demi kepentingan dan keselamatan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, dunia perbankan, dan fasilitas kesehatan dalam meningkatkan kualitas layanan publik.

“Mudah-mudahan mobil ini bisa dimanfaatkan secara optimal untuk membantu kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

RSUD Waled Terima Ambulans Transfusi Darah dari Bank BJB

Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026

CIREBON — Komitmen Pemerintah Kota Cirebon dalam menjamin hak dasar kesehatan masyarakat kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Kota Cirebon resmi menerima penghargaan dalam ajang Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 atas keberhasilan menjaga cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang melampaui standar nasional, Selasa (27/1).

Penghargaan ini menegaskan posisi Kota Cirebon sebagai salah satu daerah pelopor di Indonesia yang mampu memastikan akses layanan kesehatan yang adil dan merata bagi warganya. Saat ini, kepesertaan JKN di Kota Cirebon telah mencapai lebih dari 99 persen penduduk dengan tingkat keaktifan peserta di atas 80 persen.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, S.AP., M.Si., menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras kolektif dan sinergi lintas sektoral yang terjaga dengan baik.

“Penghargaan ini adalah milik seluruh masyarakat Kota Cirebon. Ini bukan hasil kerja satu pihak, melainkan buah kolaborasi antara Pemerintah Kota, BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan tidak ada warga yang terhambat akses kesehatannya,” ujar Effendi Edo.

Dalam wawancaranya, Wali Kota menekankan bahwa tantangan ke depan bukan lagi sekadar angka kepesertaan, melainkan bagaimana mempertahankan tingkat keaktifan peserta serta meningkatkan kualitas layanan di setiap fasilitas kesehatan. Dukungan penganggaran yang konsisten menjadi kunci utama keberlanjutan program ini di Kota Cirebon.

“Target kita bukan hanya cakupan (coverage), tapi bagaimana memastikan layanan tersebut dirasakan manfaatnya secara nyata oleh warga saat mereka membutuhkan. Kami terus mendorong agar fasilitas kesehatan memberikan pelayanan yang prima tanpa diskriminasi,” tambahnya.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, dalam kesempatan yang sama turut mengapresiasi efektivitas kebijakan di daerah. 

Ia menilai peran kepala daerah sangat krusial dalam mendorong kepesertaan aktif melalui dukungan kebijakan dan anggaran yang kuat. Secara nasional, program JKN kini telah melindungi lebih dari 282,7 juta jiwa, sebuah angka yang melampaui target RPJMN 2025–2029.

Dengan diraihnya penghargaan ini, Pemerintah Kota Cirebon berkomitmen untuk terus menjadikan sektor kesehatan sebagai pilar utama pembangunan manusia, sekaligus memastikan keberlanjutan Universal Health Coverage sebagai instrumen perlindungan sosial yang tangguh bagi seluruh warga. (din)



UPZ Syarifah Mudaim UIN Siber Cirebon Salurkan Beasiswa dan Subsidi UKT Semester Genap 2025/2026

CIREBON, FC — Wujud kepedulian Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon terhadap mahasiswa yang membutuhkan terus ditunjukkan oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Syarifah Mudaim Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Pada Selasa, 27 Januari 2026, UPZ Syarifah Mudaim menggelar Penyaluran Beasiswa Pendidikan bagi Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera dan Sekitarnya serta Beasiswa dan Subsidi UKT Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, bertempat di Auditorium Rektorat Lantai 3.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, pengelola UPZ, serta para mahasiswa penerima manfaat. Penyaluran beasiswa ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam menghadirkan keadilan sosial dan keberpihakan terhadap mahasiswa yang mengalami kendala ekonomi maupun dampak bencana.

Ketua UPZ Syarifah Mudaim, Syifauzakia, M.Pd., dalam laporannya menyampaikan urgensi program bantuan ini sebagai bentuk solidaritas sivitas akademika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Ia menjelaskan bahwa pada kesempatan ini, 10 mahasiswa menerima Beasiswa Pendidikan Terdampak Bencana Sumatera dan sekitarnya, sementara 100 mahasiswa lainnya menerima Beasiswa dan Subsidi UKT Semester Genap 2025/2026.

“Seluruh dana beasiswa ini bersumber dari zakat pegawai UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang setiap bulan dipotong secara rutin. Total dana yang disalurkan pada hari ini mencapai Rp137.500.000,” jelasnya.

Syifauzakia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban mahasiswa dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang proses studi. 

Ia juga menegaskan bahwa beasiswa UPZ diberikan satu kali, namun diharapkan mampu menjadi motivasi kuat bagi mahasiswa untuk terus berprestasi hingga lulus dan meraih masa depan yang lebih baik.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa menjadi penyemangat, sehingga kelak para penerima beasiswa dapat sukses dan menjadi orang-orang yang juga mampu memberi serta membantu sesama,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. H. Ayus A. Yusuf, M.Si., dalam sambutannya berpesan agar mahasiswa menggunakan dana bantuan tersebut secara bijak dan bertanggung jawab.

“Gunakan dana ini dengan baik, manfaatkan seluruh fasilitas kampus yang sudah tersedia, dan jadikan bantuan ini sebagai pemantik semangat untuk belajar lebih giat hingga sukses,” pesannya.

Senada dengan itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Dr. Hajam, M.Ag., menegaskan bahwa beasiswa UPZ merupakan bentuk nyata kepedulian para pegawai UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kepada mahasiswa.

“Zakat yang diterima hari ini adalah amanah dan bentuk kasih sayang dari para pegawai. Kami berharap doa terbaik dari kalian,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof. Hajam juga menyampaikan bahwa universitas terus berupaya memperluas kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan nasional dan internasional, guna membuka peluang magang dan pengembangan karier mahasiswa. Ia menyebutkan salah satu contoh PT KAI telah menjalin kerja sama dengan UIN Siber Cirebon, serta adanya peluang dari perusahaan luar negeri.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan seperti kemampuan bahasa asing dan skor TOEFL masih menjadi kendala utama. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan terus meningkatkan keterampilan agar mampu bersaing dan memanfaatkan peluang studi lanjut maupun magang di dalam dan luar negeri.

“Jadikan bantuan ini sebagai semangat untuk berkembang, bukan alasan untuk berhenti berjuang. Kampus sudah menyiapkan sarana dan prasarana, tinggal bagaimana mahasiswa kuliah dengan baik, disiplin, dan taat pada regulasi,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, UPZ Syarifah Mudaim UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan perannya sebagai instrumen kepedulian sosial yang berkelanjutan, sekaligus penguat ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. (Ara)

Enam Ruangan Disnaker Ambruk, DPRD Dorong Pemindahan Kantor Kerja ASN

 

CIREBON, FC – Komisi II DPRD Kota Cirebon meninjau langsung ke Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) yang ambruk akibat curah hujan ekstrem, Selasa (27/1/2026).

Monitoring tersebut guna memastikan kondisi bangunan serta langkah penanganan lanjutan yang perlu segera diambil oleh Pemerintah Kota Cirebon.

Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah SSos MAP mengatakan, hasil monitoring menunjukkan sejumlah persoalan substansial yang membutuhkan perbaikan dalam waktu dekat.

Berdasarkan hasil diskusi bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan jajaran, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), diketahui bahwa usia gedung tersebut hampir mencapai 20 tahun.

“Terakhir pembangunan dilakukan pada 2007. Struktur baja ringan yang digunakan tidak sejalan dengan penggunaan genteng tanah liat sehingga bebannya cukup berat, ditambah usia bangunan yang sudah lama,” kata Andru, panggilan akrabnya.

Ia bersyukur, peristiwa ambruknya bangunan tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, karena bangunan saling terhubung, Komisi II mendorong agar PUPR segera melakukan kajian kelayakan gedung secara menyeluruh.

“Kita harus melindungi ASN yang bekerja di sini, menciptakan rasa aman dan nyaman, serta menghilangkan kekhawatiran,” ujarnya.

Andru menilai langkah Pemerintah Kota Cirebon yang mengalihkan sementara aktivitas pelayanan sudah tepat. Ia menyebut sejumlah opsi lokasi pelayanan alternatif, seperti Grage City Mall atau kantor eks DPMPTSP di kawasan Kebumen.

Menurutnya, tindak lanjut perbaikan dapat menggunakan skema Belanja Tidak Terduga (BTT) karena kerusakan bangunan berkaitan dengan bencana akibat curah hujan ekstrem. Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah strategis agar pelayanan publik kembali optimal.

“Disnaker merupakan salah satu etalase Pemerintah Kota Cirebon dalam memberikan pelayanan ketenagakerjaan. Maka perbaikannya harus menjadi prioritas,” katanya.

Dalam monitoring tersebut, Komisi II mencatat sedikitnya enam ruangan terdampak, terdiri atas dua ruang kelas pelatihan ketenagakerjaan, satu ruang kepala bidang, ruang staf, dan gudang. Kondisi ini menyebabkan terganggunya sebagian pelayanan, meski sementara waktu telah dialihkan ke titik lain.

“Pelayanan alhamdulillah tetap berjalan, meskipun enam ruangan mengalami kerusakan,” ujar Andru.

Ia menegaskan, Komisi II DPRD Kota Cirebon akan merekomendasikan hasil monitoring ini kepada Pemerintah Kota Cirebon untuk segera ditindaklanjuti. Dinas PUPR akan melakukan telaahan teknis lanjutan, termasuk perhitungan yang cermat agar solusi yang diambil benar-benar menyelesaikan persoalan.

Dalam waktu terdekat, Komisi II mendorong pemindahan tugas dan tempat kerja ASN Disnaker, terutama yang berada di bangunan lama berbentuk letter L yang usianya setara dan sebagian strukturnya tertutup material PVC.

“Bangunan itu sudah menunjukkan kebocoran dan selama ini hanya diperbaiki pada bagian genteng, sementara struktur baja ringannya belum pernah diperbaiki. Ini harus dibereskan secara total,” tegasnya.

Andru berharap ke depan Kantor Disnaker Kota Cirebon dapat menjadi gedung SKPD yang layak, aman, dan nyaman bagi ASN, sekaligus mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kepala Disnaker Kota Cirebon, Agus Suherman mengatakan, bangunan ambruk pada Jumat dini hari. Kemudian akhir pekan seluruh staff melakukan penyelamatan berkas dan aset yang terkena material bangunan.

“Meski banyak yang rusak, namun pelayanan dipastikan tetap berjalan sejak Senin kemarin. Seperti hari ini ada sosialisasi UMK yang berlangsung bersama sejumlah perusahaan di Kota Cirebon,” katanya. (din)

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Gelar Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta untuk Madrasah Pilot

 

CIREBON, FC — Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali melanjutkan peran strategisnya dalam implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan menggelar Pelatihan KBC bagi madrasah pilot di Kabupaten Cirebon. 

Kegiatan ini merupakan kerja sama Program INOVASI dan Kementerian Agama RI, yang berlangsung pada 26–27 Januari 2026 di Ruang Telekonferensi Lantai 4 Gedung Siber UIN SSC.

Pelatihan diikuti 40 peserta yang terdiri dari pengawas, kepala madrasah, serta guru kelas 3, 4, dan 5 dari delapan Madrasah Ibtidaiyah (MI) pilot KBC di Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini menandai dimulainya fase penting implementasi KBC di tingkat satuan pendidikan.

Acara dibuka oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, didahului sambutan dari perwakilan Program INOVASI, Kemenag Kabupaten Cirebon, serta Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK). 

Dalam sambutannya ditegaskan bahwa KBC merupakan pendekatan strategis dalam penguatan pendidikan karakter madrasah yang menekankan nilai spiritualitas, kemanusiaan, dan pengembangan kepribadian peserta didik secara utuh.

Pelatihan dirancang untuk memperkuat pemahaman konseptual dan keterampilan praktis peserta dalam mengimplementasikan KBC. Materi meliputi pengantar KBC, dukungan Program INOVASI, serta pendalaman unit-unit utama KBC yang berfokus pada penguatan nilai spiritual dan personal dalam pembelajaran.

Sejumlah dosen FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bertindak sebagai fasilitator bersama tim Program INOVASI. Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian Training of Facilitators (ToF) dan pembekalan enumerator dalam satu timeline implementasi KBC yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan pendidikan madrasah yang transformatif. 

Sinergi antara perguruan tinggi, Kementerian Agama, dan Program INOVASI diharapkan mampu mendorong terwujudnya ekosistem pendidikan madrasah yang berkarakter, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Cirebon. (din)

Senin, 26 Januari 2026

Penataan Wajah Baru Sukalila, Pemkot Cirebon dan BBWS Targetkan Wajah Baru Rampung Tahun Ini

CIREBON— Komitmen Pemerintah Kota Cirebon dalam menata kawasan Sungai Sukalila memasuki babak baru. Tepat pada Senin (26/1) pagi, alat berat resmi diterjunkan untuk memulai tahap pengerukan sedimen sebagai langkah awal transformasi kawasan jantung kota tersebut menjadi ruang publik yang lebih estetik dan fungsional.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, memantau langsung dimulainya pekerjaan yang berlokasi di area Kali Baru. Pengerukan ini merupakan hasil kolaborasi maraton antara Pemerintah Kota Cirebon dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung untuk mengembalikan daya tampung sungai sekaligus menyiapkan fondasi bagi penataan estetika tahap selanjutnya.

“Alhamdulillah, sesuai komitmen kita bersama BBWS, hari Senin ini tahap pengerukan sudah dimulai sejak pukul 09.00 WIB. Ini adalah langkah konkret yang sudah kita janjikan kepada masyarakat untuk membenahi Sukalila,” ujar Wali Kota di sela-sela peninjauan.

Pengerjaan tahap awal di kawasan Kali Baru ini diprediksi memakan waktu sekitar satu hingga satu setengah bulan sebelum berlanjut ke titik berikutnya. Seluruh material sedimen hasil pengerukan akan dialokasikan ke dua titik pembuangan yang telah disiapkan, yakni di kawasan Kesenden dan Kebon Baru, guna memastikan proses normalisasi tidak mengganggu kebersihan lingkungan sekitar.

Wali Kota menekankan bahwa seluruh rangkaian penataan, baik normalisasi sungai maupun penataan infrastruktur pendukung di darat, ditargetkan selesai dalam tahun anggaran ini.

“Tahun ini pengerukan harus selesai, begitu pula dengan penataannya. Kami bekerja maraton agar masyarakat bisa segera menikmati perubahan wajah Sukalila yang lebih rapi dan nyaman,” tambahnya.

Proyek ini mengedepankan skema kolaborasi anggaran dan teknis antara Pemkot Cirebon dan BBWS. Dukungan penuh dari warga, terutama yang beraktivitas di sepanjang bantaran, menjadi kunci kelancaran proyek yang bertujuan mengurai keruwetan kawasan dan meminimalisir risiko banjir ini.

“Saya memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Cirebon agar pekerjaan ini lancar tanpa kendala. Sinergi semua pihak sangat kami harapkan demi masa depan kota kita yang lebih asri dan tertata,” pungkas Effendi Edo. (Nisa)



Sponsor

test

Featured Posts