Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 20 Januari 2023

Muzakki UPZ IAIN Cirebon Tumbuh 52 Persen

Dr H Ahmad Yani M.Ag

CIREBON, FC - Unit Pengumpul Zakat (UPZ) IAIN Syekh Nurjati Cirebon terus berbenah meningkatkan kualitas dan akuntabilitas pengelolaan zakat. Hal itu sebagai implementasi  dari UU Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat dan PERBAZNAS Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Tata Kerja Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

Sejak berdiri lada 29 Januari 2021 yang ditetapkan oleh Baznas Kota Cirebon, UPZ IAIN Cirebon terus tumbuh dan berkembang. Progres itu berkat dukungan penuh Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta MAg dan jajaran pimpinan. 

Pertumbuhan dapat dilihat dari jumlah muzakki di lingkungan UPZ IAIN Cirebon yang terus mengalami peningkatan, pada awal tahun 2023 mencapai 52 persen dari keseluruhan jumlah muzakki yang terdiri dari tenaga pendidikan dan kependidikan. Prosentase ini jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan perolehan angka muzakki di lingkungan ASN Pemkot Cirebon yang baru mencapai 30 persen.

Begitu pula halnya dalam hal pendayagunaan hasil zakat, UPZ IAIN  Cirebon telah banyak membantu meringankan UKT ratusan mahasiswa, membantu program IAIN Cirebon Peduli, santunan  yatim piatu dan bantuan sosial kegamaan serta kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) lainnya. 

Dalam rangka Ulang Tahun Baznas Kota Cirebon ke 22, Kamis, 26 Januari 2023, UPZ IAIN Cirebon meraih 3 penghargaan sekaligus dari Baznas Kota Cirebon, yaitu sebagai Ketegori UPZ Penghimpunan Terbanyak, Kategori UPZ Muzakki terbanyak dan untuk IAIN Cirebon sebagai Institusi peduli zakat. 

Penghargaan tersebut diberikan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati dan disaksikan Sekda Kota Cirebon Drs H Agus Mulyadi MSi, Ketua Baznas Kota Cirebon, HHamdan SAg kepada Rektor IAIN Cirebon melalui Ketua UPZ Dr H Ahmad Yan MAg.

Kang Yani, sapaan akrab Ahmad Yani, mengatakan, dirinya merasa bersyukur atas capaian dan penganugerahan Award dari Baznas ke UPZ IAIN Cirebon. "Ini semua berkat kebijakan dan dorongan pimpinan serta sinergitas seluruh civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon," jelasnya.

Kang Yani berharap doa dan dukungannya dari seluruh keluarga Besar IAIN Cirebon dengan menjadi muzakki berkelanjutan. Karena nilai maslahatnya bakal lebih luas. 

"Kampus kita akan banyak berbuat kemaslahatan terutama dalam membantu meringankan para mahasiswa yang menjadi Ashnaf, serta menjadikan kampus IAIN Cirebon semakin peduli terhadap berbagai persoalan sosial di lingkungan kampus," tambahnya. 

Kang Yani berharap, dalam waktu yang tidak terlalu lama dengan semangat BLU dan menjadi Univeristas UPZ pun akan bertransformasi menjadi LAZ tingkat Kota/Kabupaten atau Provinsi, dengan potensi yang ada sangat rasional dan memiliki peluang yang baik untuk perluasan jangkauan kemaslahatan. (din)

Kamis, 19 Januari 2023

Prof Dr H Sugianto SH Sosok Kontributor Bagi Transformasi Kelembagaan Kampus IAIN Cirebon

Prof Dr H Sugianto SH MH 


CIREBON, FC - Nama Prof Dr H Sugianto SH MH dalam Pemilihan Rektor (Pilrek) IAIN Syekh Nurjati Cirebon patut diperhitungkan. Guru besar Hukum Tata Negara dan Otonomi Daerah ini telah berkontribusi besar bagi proses transformasi kelembagaan kampusnya. 

Prof Sugianto ditunjuk sebagai Ketua Tim Rektor untuk Percepatan Pembangunan (TRUPP) IAIN Cirebon. Dibentuknya TRUPP tidak lain sebagai kepanjangtanganan Rektor dalam misi besar transformasi IAIN Cirebon menjadi PTKIN bertaraf universitas. 

Selama mengetuai TRUPP, Prof Sugianto berhasil meyakinkan Gubernur Jawa Barat dan Kepala Daerah Kabupaten Indramayu terkait perlunya pengembangan IAIN Cirebon. Berkat TRUPP itulah IAIN Cirebon berhasil mendapatkan hibah tanah seluas 22,9 hektar di Kabupaten Indramayu. 

Penambahan luas lahan ini menjadi syarat agar IAIN Cirebon dapat bertransformasi menjadi universitas. Sebab sesuai ketentuan, syarat minimal  untuk menjadi universitas ialah punya lahan 30 hektare untuk pengembangan kampus. 

Sedangkan luas lahan IAIN Cirebon semula jauh di bawah kriteria minimal tersebut. "Alhamdulillah dengan dibentuknya TRUPP ini, IAIN Cirebon sekarang punya tambahan tanah di Indramayu," kata Prof Sugianto. 

Luas lahan di Indramayu yang dikuasai IAIN Cirebon bersumber dari hibah Pemprov Jawa Barat senilai Rp10 miliar atau setara dengan 4,9 hektare tanah. Sedangkan dari Pemda Indramayu, TRUPP berhasil mendapatkan hibah tanah seluas 18 hektare. 

"Peran TRUPP itu yang pertama mendapatkan hibah tanah dari provinsi dalam bentuk dana Rp10 miliar untuk dibelikan tanah selus 4,9 hektare itu sudah milik BMN IAIN Cirebon," terang Sugianto. 

Sedangkan 18 hektare tanah hibah dari Pemda Indramayu sedang dalam proses pengurusan sertifikat. Alih nama pemilik dari Pemda Indramayu ke Kementerian Agama Satker IAIN Cirebon.

Pencapaian itu sangat signifikan. Sebab dengan bertambahnya luas lahan itu, IAIN Cirebon lolos administrasi untuk naik level ke universitas. "Sedang dalam proses," jelas Prof Sugianto.

Menurut Prof Sugianto, kepemilikan lahan di Indramayu bakal dijadikan Kampus II IAIN Cirebon. Di sanalah fakultas yang berhubungan dengan pertanian, perikanan, dan saintek dikembangkan sesuai potensi daerah.

"Karena IAIN Cirebon sudah jadi BLU tentunya dipikirkan bagaimana membangun kampus tidak hanya dengan APBN. Saya mengusulkan dengan kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU). Jadi ada sinergitas swasta, IAIN Cirebon dan Pemda," katanya.

Kepedulian Prof Sugianto pada membaiknya indeks pembangunan masyarakat (IPM) di Indramayu tak hanya ditempuh dari jalur akademik. Prof Sugianto juga menjembatani dibangunnya embarkasih haji di Indramayu. 

Saat ini, Prof Sugianto sedang berkontes di Pilrek IAIN Cirebon. Baginya keikutsertaanya pada bursa calon rektor itu adalah ikhtiar untuk mengabdi kepada IAIN Cirebon. Jika berhasil terpilih, Prof Sugianto paham betul ke arah mana IAIN Cirebon dikembangkan. 

"Agar dampaknya dapat dirasakan bukan saja bagi IAIN Cirebon melainkan bagi seluruh civitas akademika, masyarakat sekitar, bangsa dan negara," kata dia.

Rabu, 18 Januari 2023

DPKP Kota Cirebon Sosialisasikan Pencegahan Kebakaran Kepada Anak Usia Dini

CIREBON, FC – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cirebon menyosialisasikan proteksi pencegahan kebakaran untuk anak usia dini, Rabu (18/1/2023), di TK Negeri Pembina Kota Cirebon.

Kegiatan ini merupakan bagian dari layanan masyarakat berupa proteksi dan pengendalian kebakaran. Selama kegiatan, anak-anak diberikan pemahaman terkait manfaat dan bahaya tentang api.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan Operasi dan Penyelamatan DPKP Kota Cirebon, Nurjaman menjelaskan, bahwa proteksi yang dimaksud adalah pencegahan kebakaran melalui sosialisasi dan edukasi, kali ini menyasar ke anak-anak.

“Kegiatan proteksi itu rutin, biasanya sekolah yang datang ke kantor kami. Namun kali ini kita diundang untuk memberikan materi di sekolah. Kami bersyukur, karena masih ada lembaga pendidikan yang peduli akan pentingnya proteksi dan pencegahan kebakaran,” terangnya.

Selain itu, kata Nurjaman, anak-anak juga dikenalkan tentang teknik memadamkan api dini serta bagaimana memohon pertolongan saat dalam kedaruratan.

“Selain pemaparan materi, kita juga melakukan simulasi pemadaman dan pertolongan. Paling tidak mereka memiliki gambaran bagaimana proteksi dan pencegahan kebakaran,” ungkapnya.

Nurjaman menambahkan, anak-anak dikenalkan dengan peralatan yang digunakan oleh petugas pemadam kebakaran saat bertugas. Misalnya pakaian saat proses pemadaman api dan alat semprot yang pemadam kebakaran.

“Anak-anak juga perlu mengetahui peralatan yang biasa digunakan saat bertugas memadamkan api,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala TK Negeri Pembina Kota Cirebon, Sania Lis Indrianti, S.Pd., AUD. mengucapkan terima kasih kepada petugas pemadam kebakaran yang telah menyampaikan sosialisasi proteksi dan pencegahan kebakaran.

"Dalam kesempatan ini juga, kita menjalin kerja sama untuk edukasi kepada anak-anak. Dengan harapan kerjasama ini bisa memberikan manfaat kepada anak-anak serta orang tua yang mendampingi,” katanya. (Hafidz)

TIPD Kota Cirebon Gelar Pasar Murah Di Depan Wihara Pancar Keselamatan

CIREBON, FC – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon menggelar operasi pasar murah di depan Wihara Pancar Keselamatan, Jalan Winaon, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Rabu (18/1/2023).

Sejumlah komiditas dijual dalam operasi pasar murah jelang Imlek tersebut. Diantaranya beras, telur, minyak sayur, bawang dan cabai. Harganya pun di bawah harga pasar tradisional.

Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati mengatakan, operasi pasar murah sebagai upaya TPID menjaga harga kebutuhan pokok agar tetap stabil. Terlebih jelang hari besar keagamaan sejumlah kebutuhan pokok mulai merangkak naik.

“Kami ingin menyetabilkan harga kebutuhan pokok yang mulai mengalami kenaikan. Semoga operasi pasar murah membantu masyarakat,” kata Eti usai membuka operasi pasar murah.

Selain itu, pihaknya ingin daya beli masyarakat tetap terjaga. Mengingat setiap mendekati hari besar nasional harga kebutuhan pokok merangkak naik. Namun melihat antusiasme dari masyarakat yang datang, ia yakin kebutuhan pokok bisa terpenuhi.

“Masyarakat antusias berbelanja di operasi pasar murah. Semoga ini menunjukan daya beli masih tetap terjaga,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Cirebon, Hestu Wibowo mengungkapkan, operasi pasar murah tersebut merupakan program TPID jelang hari besar keagamaan. Pihaknya bekerjasama dengan Bulog dan petani untuk menyediakan sejumlah komoditi tersebut.

“Minyak sayur, gula dan beras dari Bulog. Sedangkan sayuran kami datangkan langsung dari petani,” ujar Hestu.

Oleh sebab itu, lanjut Hestu, harga kebutuhan pokok lebih murah jika dibandingkan dengan harga di pasar tradisional. Seperti harga cabai rawit Rp 40 ribu/kg, sementara harga pasar Rp 60 ribu/kg. Harga beras premium Rp 12 ribu/kg, sedangkan di pasar harga beras premium sebesar Rp 13.500 ribu/kg.

“Semua kebutuhan pokok masyarakat bebas membeli. Hanya pembelian telur dibatasi maksimal 100 kg,” katanya. (Olan)

Selasa, 17 Januari 2023

IAIN Cirebon Mendapat Kuota Beasiswa LPDP PKUMI

CIREBON, FC - Beasiswa LPDP PKUMI ini untuk dosen, alumni dan mahasiswa, baik untuk IAIN Cirebon maupun dari luar kampus setempat.

Bukan hanya itu, beasiswa LPDP PKUMI ini juga ada slot untuk ustadz, ustadzah, mubaligh, mubalighat, dan pegiat lainnya di wilayah Kota Cirebon.

Namun, untuk kuota beasiswa LPDP PKUMI yang dikerjasamakan dengan IAIN Cirebon ini terbatas, yaitu hanya untuk 100 orang saja.

Untuk mendaftarnya pun cukup mudah, salah satu syaratnya yaitu ITP TOEFL dengan skor 400.

Pendaftaran beasiswa LPDP PKUMI yang dikerjasamakan dengan IAIN Cirebon ini dibuka mulai 27 Januari hingga 27 Februari 2023.

Sosialisasi beasiswa LPDP PKUMI kerja sama dengan IAIN Cirebon yang digelar di gedung pascasarjana kampus setempat pada Selasa, 

Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg mengatakan, kerja sama beasiswa LPDP PKUMI ini merupakan kehormatan bagi kampus setempat.

“Insya Allah nanti peluang ini akan diberikan kepada kita semua untuk mengikuti pendidikan bersama Masjid Istiqlal,” kata Sumanta dalam acara sosialisasi beasiswa LPDP PKMUI di IAIN Cirebon pada Selasa, 17 Januari 2023.

Untuk diketahui, sosialisasi beasiswa LPDP PKMUI dengan IAIN Cirebon digelar di gedung pascasarjana dengan diisi narasumber Manajer Pendidikan Kader Ulama Perempuan PKUMI, Rosita Tandos MA MComDev PhD, dan narasumber dari LPDP, Azman Muamar.

 “Mudah-mudahan kegiatan ini membawa manfaat dan maslahat,” ujarnya. (din)