Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 24 Mei 2023

Pemkab Cirebon Sambut Baik Karya Bakti Kodim 0620 di Desa Kedongdong Kidul


CIREBON, FC - Pemkab Cirebon menyambut baik program Karya Bakti yang digagas oleh Kodim 0620/Kabupaten Cirebon di Desa Kedongdong Kidul, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Rabu (24/5/2023).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag didampingi Wakil Bupati, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE., M.Si, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf Afriandy Bayu Laksono, S.Sos, M.I.Pol, serta unsur Forkopimda secara resmi membuka acara Karya Bakti.

Bupati Imron mengatakan, pelaksanaan kegiatan Karya Bakti ini merupakan bukti wujud kepedulian dan komitmen pemerintah daerah kepada masyarakat.

"Ini merupakan upaya dalam mensejahterakan masyarakat, sesuai dengan tema program Karya Bakti Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, yaitu Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Semakin Kuat," kata Imron.

Imron menyebut, dipilihnya Desa Kedongdong Kidul sebagai lokasi yang pertama Karya Bakti Kodim 0620/Kabupaten Cirebon ini, mengingat kondisi riil (nyata) desa yang belum tersentuh pembangunan secara optimal,  karena infrastruktur desa belum memadai atau infrastruktur masih perlu diperbaiki, ditingkatkan dan dikembangkan. 

"Berangkat dari kondisi inilah, berbagai program telah diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam rangka membantu masyarakat desa, agar lebih mudah mendapatkan akses peningkatan taraf hidup yang layak. Salah satunya melalui program Karya Bakti Kodim 0620/Kabupaten Cirebon ini, dengan pendekatan pemberdayaan sesuai kebutuhan masyarakat," jelas Imron.

Sedangkan alasan kedua, kata Imron, lokasi Karya Bakti Kodim 0620/Kabupaten Cirebon memiliki potensi besar untuk dibina menjadi kekuatan pertahanan Sehingga, dengan hadirnya program ini, diharapkan mampu menumbuhkembangkan dan merekatkan jiwa persatuan dan kesatuan. 

Disinggung soal anggaran, Imron mengatakan, anggaran program Karya Bakti Kodim 0620/Kabupaten Cirebon berasal dari Anggaran Pemkab Cirebon. Anggaran tersebut diperuntukkan, baik untuk kegiatan fisik maupun non fisik selama kegiatan.

"Kalau untuk kegiatan fisik, ada pembangunan jalan lingkungan, pembangunan gazebo, rehab mushola, rutilahu, hotmix jalan, pipanisasi air bersih, pembangunan sarana pendidikan (Paud),  penanaman pohon untuk pelestarian lingkungan hidup dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat," lanjut Imron.

"Sedangkan untuk kegiatan non fisik, meliputi penyuluhan perilaku pola hidup bersih dan sehat (PHBSh), penyuluhan tentang kesehatan produksi, penyuluhan tentang bahaya kebakaran, penyuluhan tentang kesehatan produksi dan pengobatan massal dan lainnya," imbuhnya.

Di tempat yang sama, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Afriandy Bayu Laksono, S.Sos, M.I.Pol mengatakan, dalam kegiatan Karya Bakti ini, pihaknya melibatkan 200 personel TNI AD.

Menurutnya, para anggota tersebut akan melakukan kegiatan, baik fisik maupun non fisik selama 30 hari di Desa Kedongdong Kidul.

"Waktu pengerjaan Karya Bakti ini 30 hari, namun sebagian sudah dikerjakan saat pra Karya Bakti. Ada pekerjaan yang  sudah berjalan 30 hingga 70 persen, jadi, kemungkinan pengerjaan program ini selesai lebih awal," kata Afriandy.

Ia menjelaskan, dipilihnya Desa Kedongdong Kidul ini, karena desa tersebut memiliki potensi ekonomi yang tinggi, namun tidak didukung dengan kondisi infrastruktur yang memadai.

"Kita lihat alam di Desa Kedongdong Kidul cukup bagus, hanya aksesnya masih rusak, sehingga kita bantu dengan program Karya Bakti ini. Setidaknya perekonomian dan pariwisata bisa tumbuh dan bisa membuat masyarakat disana bisa lebih sejahtera," ungkapnya. (din)

Selasa, 23 Mei 2023

Dua Prodi di FEB UGJ Raih Sertifikat ISO 210001 dari Lembaga Pensertifikat IGC

 

Rektor UGJ Cirebon, Prof Dr H Mukarto Siswoyo, M.Si menyerahkan sertifikat ISO 210001 kepada Dekan FEB UGJ, Dr H Acep Komara M.Si, Ak (tengah), dari Lembaga Pensertifikat International Global Certification (IGC).


FOKUS CIREBON, FC - Kabar gembira  datang dari kampus ternama di Cirebon, dua Program Studi (Prodi) di bawah Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Gunung Jati (UGJ) Cirebon berhasil mendapat sertifikat ISO 210001. Dua Prodi tersebut adalah Prodi Manajemen dan Prodi Akuntansi.

Pemberian Sertifikat ISO 210001 dari lembaga pensertifikasi International Global Certification (IGC) ini diserahkan langsung oleh Rektor UGJ Prof Dr H Mukarto Siswoyo, M.Si kepada 
Dekan FEB UGJ, Dr. H. Acep Komara M.Si, Ak.

ISO ini merupakan pengakuan akan sistem manajemen organisasi pendidikan yg diakui terstandar internasional

Dekan FEB UGJ, Dr H Acep Komara  menyatakan bahwa pencapaian ini telah didapat melalui proses audit surveillance terhadap sistem yang meliputi dokumen, SOP, dan aktivitas yang nyata dan konsisten akan pelayanan yang dijalankan kedua prodi terhadap para stakeholder, dan dinyatakan melampaui standar kecukupan. 


"Ini menandakan bahwa FEB UGJ merupakan entitas yang telah mendapatkan pengakuan internasional dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi," terang Dr H Acep Komara.

Selanjutnya, Dr. Acep mengharapkan agar prestasi ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan, agar FEB UGJ tetap menjadi tujuan utama masyarakat Ciayumajakuning dan sekitarnya dalam memilih dan menempuh studi, khususnya jenjang sarjana S1 pada program manajemen dan akuntansi. (din)

Senin, 22 Mei 2023

Birokrat di Pemkab Cirebon Harus Profesional dalam Pengelolaan Arsip

KABUPATEN CIREBON -- Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, S.E., M.Si menghadiri Sosialisasi A1utentikasi Arsip dan Alih Media Arsip 2023 di Hotel Apita Cirebon, Senin (22/5/2023).

Dalam acara tersebut, Wakil Bupati yang akrab disapa Ayu ini menyebutkan, bahwa sosialisasi tersebut penting dilaksanakan sebagai upaya untuk menjaga semua arsip bagi seluruh perangkat daerah, khususnya di Kabupaten Cirebon.

“Sosialisasi kearsipan ini penting sekali, terkait jangan sampai arsip atau semua data tercecer,” kata Ayu.

Menurut Ayu, setiap arsip memiliki rekam jejak yang harus dijaga keberadaannya. Sehingga, dalam upaya penyelamatan tersebut diperlukan petugas profesional dan paham terhadap pengelolaan.

Ia meminta kepada seluruh birokrat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon, untuk lebih paham terhadap pengelolaan arsip.

“Harapannya, mudah-mudahan dengan adanya sosialisasi ini, menambah lagi keilmuan wawasan tentang kearsipan dan bisa ditata lagi terkait dengan data-data kearsipan di SKPD masing-masing,” harap Ayu. (din)

Mengabdi Untuk Negeri, Bupati Imron Himbau Guru TK Gali Potensi Anak Didik

KABUPATEN CIREBON -- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag meminta agar para Guru TK mampu berinovasi dan bisa menggali potensi anak didiknya. Hal tersebut disampaikannya pada saat menghadiri acara HUT ke-73 IGTKI-PGRI tingkat Kabupaten Cirebon di Gedung PGRI Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (22/5/2023).

Menurut Imron, para guru TK harus mampu mempersiapkan anak didiknya agar mereka siap saat melanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar dari kreatifitasnya. "Karena TK kini, sudah menjadi kebutuhan ketika masuk SD," kata Imron 

Imron mengungkapkan, bahwa profesi guru sangat mulia dan terhormat. Pasalnya, menjadi seorang guru merupakan bidang pekerjaan khusus yang dilaksanakan dengan panggilan jiwa, panggilan hidup, untuk mengabdi secara tulus demi kemajuan anak bangsa. 

Untuk itu, kata Imron, momentum HUT ke-73 IGTKI-PGRU tahun ini mengusung tema “Mengabdi untuk negeri, menyelenggarakan layanan pendidikan anak usia dini berkualitas melalui guru taman kanak-kanak yang profesional dan bermartabat”.

"Hendaknya, hari peringatan ini dapat dijadikan refleksi tentang profesionalisme guru, apresiasi kepada guru, serta beragam kebijakan yang bermuara pada upaya mengembalikan kemuliaan dan martabat guru, serta tentunya kesejahteraan para pendidik anak usia dini," ungkap Imron.

Imron mengajak seluruh guru TK di Kabupaten Cirebon, untuk tidak lelah berusaha menjadi guru yang lebih baik, agar dapat melahirkan generasi emas yang lebih kompeten, mampu menjadi kebanggaan dan mengharumkan nama bangsa dan negara. 

"Kami merasa bangga dan mengapresiasi perjuangan serta pengabdian para pendidik anak usia dini, khususnya guru-guru TK," lanjutnya.

Ia berharap, para guru TK yang berada di bawah naungan organisai IGTKI-PGRI Kabupaten Cirebon untuk terus membina anak-anak dengan penuh kasih sayang. 

"Karena anak usia dini merupakan tahapan sangat penting dalam hal psikologisnya. Tolong bina dan didik anak-anak kita, karena bagaimanapun pondasi pendidikan dan mentalnya akan terbawa sampai dewasa," pinta Imron.

Disinggung soal PPPK untuk guru TK, Imron mengatakan pihaknya terus mengusulkan agar tenaga pendidik di Kabupaten Cirebon semua bisa masuk PPPK. "Kita usulkan agar para guru TK juga bisa masuk PPPK," ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, H. Ronianto, S.Pd., MM mengatakan, pihaknya kedepan akan memperbanyak TK Negeri. Pasalnya, selama ini TK yang berstatus milik pemerintah jumlahnya hanya belasan saja.

"Jumlah TK negeri yang ada di Kabupaten Cirebon jumlahnya hanya 16 dari 338 TK di Kabupaten Cirebon. Sehingga kedepan, TK Negeri akan kita perbanyak dengan melakukan peralihan dari swasta ke TK negeri," ujar Ronianto.

"Jadi, ketika ada formasi PPPK untuk guru TK Negeri, semuanya bisa tertampung, karena jumlah guru TK di Kabupaten Cirebon ada 250 orang, Sedangkan guru TK Swasta mencapai 1.700 orang,” imbuhnya. (din)

Peringati HKN, Bupati Imron Ajak Masyarakat Kolaborasi untuk Wujudkan Kebangkitan Bangsa

KABUPATEN CIREBON -- Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-115 tahun 2023 di halaman Kantor Bupati Cirebon, Senin (22/5/2023).

Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag. Hadir mendampingi Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE., M.Si, Sekda Kabupaten Cirebon, perwakilan Forkopimda, perwakilan instansi vertikal, organisasi masyarakat, tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Bupati Imron dalam sambutannya mengungkapkan, momentum kebangkitan nasional ini dimaknai dengan perjuangan bersama segenap elemen bangsa untuk saling bahu-membahu dan berkolaborasi untuk mewujudkan kebangkitan bangsa. 

"Mari kita bersama syukuri kemajuan, perbaikan dan kebangkitan ekonomi global dari berbagai sektor untuk dijadikan pelajaran perjuangan kita, semangat untuk bangkit," kata Imron.

Imron juga mengajak untuk memaknai peringatan ini dengan memperingati perjuangan bersama. Mulai dari pemerintah daerah, sektor swasta, akademisi, pers, komunitas, dan seluruh elemen bangsa. 

Saling bahu-membahu berkolaborasi, menerapkan nilai-nilai persatuan juga kesatuan dalam mewujudkan kebangkitan bangsa dari berbagai krisis global, baik kesehatan, perekonomian, hingga geopolitik sekalipun.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), menunjukkan bahwa perekonomian Indonesia di tahun 2022 tercatat tumbuh 5,314 (yoy). Jauh meningkat dari pertumbuhan di tahun 2021 sebesar 3,706 (yoy) dan bahkan melebihi capaian pertumbuhan sebelum masa pandemi di tahun 2019. 

Pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan I tahun 2023 pun, masih tercatat terus bertumbuh sebesar 5,0395 (yoy), menunjukkan performa yang lebih baik dari periode triwulan IV tahun 2022 yang tumbuh sebesar 5,0144. (yoy).

"Tentu kita berharap, agar capaian-capaian ini dapat terus kita tingkatkan demi kesejahteraan masyarakat, serta kemajuan bangsa Indonesia,” harap Imron.

“Selain merayakan berbagai capaian bangsa Indonesia, Hari Kebangkitan Nasional juga kita maknai dengan mensyukuri segala langkah kemajuan, perbaikan, atau bahkan pelajaran yang didapatkan dari perjuangan kita," sambung Imron. 

Dengan semangat yang sama pula, pihaknya mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus mempertahankan bara api semangat kebangkitan nasional sembari merapatkan barisan perjuangan dengan menunjukkan kerja keras, kerja cerdas, juga kerja bersama demi kemandirian dan kemajuan bangsa yang berkelanjutan. 

"Kita juga ingin, agar bara api semangat kebangkitan yang kita jaga saat ini dapat menjadi lentera penerang harapan sekaligus penunjuk jalan bagi perjuangan generasi penerus bangsa kelak," pungkasnya. (Anisa).