Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 09 April 2022

Safari Ramadan, Pemkab Cirebon Gelar Vaksinasi Gratis Minyak Goreng

WALED, FC - Pemerintah Kabupaten Cirebon dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon, menggelar safari ramadan perdana di Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon. 

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, bahwa kegiatan safari ramadan ini, bertujuan untuk menjalin silaturahim dengan masyarakat secara langsung. 

Selain bersilaturahmi, dalam kegiatan ini juga dilakukan penyaluran sejumlah bantuan, baik itu untuk lembaga pendidikan, lembaga keagamaan dan bantuan untuk masyarakat lainnya. 

"Kami juga memberikan informasi terkait progam Pemda Kabupaten Cirebon," ujar Imron. 

Untuk mendorong capaian vaksinasi, safari ramadan kali ini, digelar pula kegiatan vaksinasi dosis 3 (Boooster), untuk masyarakat di Kecamatan Waled. 

Bagi warga yang melakukan vaksinasi, penyelenggara akan memberikan minyak goreng secara gratis. Cara ini, ternyata mampu mengundang banyak masyarakat untuk berpartisipasi. 

"Kalau yang vaksin, dapat minyak goreng," kata Imron. 

Dalam kesempatan tersebut, Imron juga berpesan kepada masyarakat dan pemerintahan di Kecamatan Waled, untuk bisa bersama menjaga infrastruktur yang sudah dibangun oleh Pemda Kabupaten Cirebon. 

Kegiatan ini, dihadiri langsung oleh Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag, Wakil Bupati Cirebon Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si, serta Sekretaris Daerah, Forkopimda dan sejumlah kepala dinas. 

Sementara itu, Kuwu Desa Cikulak, Yusnaedi menuturkan, bahwa safari ramadan di Desa Cikulak, disambut antusias oleh warga. 

Terbukti, kegiatan vaksinasi dosis ketiga yang diselenggarakan dalam kegiatan ini, banyak mendapatkan respon positif dari masyarakat. 

"Terbukti, ada sekitar 120 warga yang mengikuti vaksinasi," kata Yusnaedi. 

Yusnaedi mengatakan, bahwa program vaksinasi dosis ketiga ini, perlu terus didorong. Karena menurutnya, banyak masyarakat yang melakukan vaksinasi, hanya sampai dosis yang kedua saja. 

"Padahal masih ada program vaksin booster," kata Yusnaedi. (Indah)

Rabu, 06 April 2022

BAZ Kabupaten Cirebon Salurkan Bantuan Senilai Rp107 juta

CIREBON, FC - Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Cirebon, kembali menyalurkan bantuan dengan nilai sekitar Rp107 juta. Nilai sebesar itu diperuntukkan untuk berbagai macam bantuan, seperti pembelian kursi roda bagi penyandang disabilitas. Juga untuk bantuan pesantren, rutilahu dan beasiswa anak tidak mampu.

"Saya sangat mengapresiasi kinerja BAZ Kabupaten Cirebon yang terus mendistribusikan bantuan BAZ, untuk kegiatan sosial. Setidaknya, anggaran yang disalurkan sangat bermanfaat untuk masyarakat sekitar," ujar Bupati Cirebon, Imron, usai menghadiri kegiatan tersebut, Rabu (6/4/2022).

Menurutnya, selama BAZ Kabupaten Cirebon berdiri, banyak sekali bantuan yang sudah disalurkan kepada masyarakat Kabupaten Cirebon. Ini merupakan bentuk manajemen yang baik dalam pengelolaan dan penyaluran BAZ di Kabupaten Cirebon.

"Manajemen BAZ Kabupaten Cirebon memang sangat baik, sehingga penyalurannya juga tepat sasaran. Untuk itu, saya menghimbau kepada seluruh ASN di Kabupaten Cirebon untuk tetap menyalurkan zakatnya lewat BAZ ini," ungkap Bupati.

Bupati menyebutkan, memang masih banyak warga Kabupaten Cirebon yang perlu dibantu lewat dana BAZ. Namun tetap, harus disesuaikan dengan keadaan dan kondisi anggaran hasil zakat yang sudah terkumpul. Untuk itu, dirinya meminta kepada pengurus BAZ Kabupaten Cirebon, supaya bisa mengelola BAZ dengan baik dan mendistribusikan sesuai kebutuhan di lapangan.

"BAZ juga maunya bantuan yang disalurkan bisa dinikmati oleh masyarakat Kabupaten Cirebon yang kurang mampu. Tapi kembali lagi ke pihak BAZ, karena saya yakin mereka lebih tahu buat siapa dan buat apa saja anggaran BAZ ini akan disalurkan," jelas Imron.

Sementara itu, Wakil Ketua BAZ Kabupaten Cirebon, M. Sirojuddin mengatakan, bantuan tersebut merupakan pendistribusian tahap pertama. Namun kedepan akan melakukan pendistribusian secara periodik. Dia juga tidak menampik, pemasukan terbesar BAZ dari zakat ASN yang ada di Kabupaten Cirebon.

"Kedepan kami akan melakukan pendistribusian secara periodik. Tapi harus kami akui, pemasukan BAZ terbesar BAZ Kabupaten Cirebon ya dari zakat ASN. Pastinya anggaran ini kami kelola secara transparan dan akuntabel," tukasnya. (Indah)

Demi Meraih Keberkahan di Bulan Ramadhan, UKM HTQ IAIN Cirebon Gelar Karantina Tahfidzh

CIREBON, FC - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Hay'atu Tahfidzil Quran(HTQ) mengadakan Karantina Tahfidz dengan tema "Menghidupkan ramadhan dengan menghafal Al-Qur'an demi meraih keberkahan". Kegiatan ini dilaksanakan di Mesjid Al Mushlih Cempaka, Kabupaten Cirebon, Rabu (6/4/2022).

Indri Sari Rahayu selaku ketua umum UKM Hay'atut Tahfidzil Qur'an (HTQ) dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutinan tiap tahun yang harus dibudayakan, guna mencetak anak-anak yang bertekad kuat memaksimalkan ibadah di bulan Ramadhan.

"Semangat anak-anak dalam belajar Al-Qur'an membuat kami bertekad kuat untuk meneruskan kegiatan yang mulia ini dalam menggapai keberkahan di bulan Ramadhan," ujarnya.

Selain itu, ketua pelaksana kegiatan karantina mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk melaksanakan proker divisi alquran dan tasmi.

"Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar," ucap ketuplak.

Fatihul Fauzi selaku ketua umum Dewan Mahasiswa (DEMA) Institut juga menuturkan, semoga dengan kegiatan ini bisa mendapatkan berlipat-lipat ganda pahala pada bulan puasa dan hafidz quran.

"Semoga dengan adanya kegiatan inu, semakin banyak menambah hafidz-hafidz quran," ujarnya.

Ketua DKM Masjid Mushlih cempaka juga mengatakan banyak-banyak berterimakasih kepada panitia dan jajarannya atas diselenggarakan acaranya.

"Semoga kegiatan dari tanggal 5 april sampai 22 april berjalan sesuai rencana, tetap patuhi protokol kesehatan dan semoga tahun depan bisa disini lagi," ucapnya.

Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 5 sampai 22 april 2022 yang bertujuan untuk mencetak tahfidz-tahfidz usia dini, dan melaksanakan program kerja divisi alquran dan tasmi UKM Hay'atu Tahfidzil Quran IAIN Syekh Nurjati Cirebon. (Red/Agung)

Terkait Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Komisi III DPRD Lakukan Rapat Bersama Seluruh Kepala UPT Puskesmas

CIREBON, FC – Komisi III DPRD Kota Cirebon melakukan rapat kerja bersama seluruh kepala UPT Puskesmas se-Kota Cirebon, Rabu (6/4/2022), di ruang utama Griya Sawala gedung DPRD.

Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, dr Tresnawaty SpB mengatakan, rapat kerja ini untuk membahas beberapa hal terkait pelayanan kesehatan masyarakat di Puskesmas. Khususnya mengenai proses pendaftaran keanggotaan BPJS Kesehatan.

Menurut Tresna, proses pendaftaran BPJS Kesehatan di Kota Cirebon harus mencapai target Universal Health Coverage (UHC) 100 persen.

“Rapat kali ini ingin melakukan sinkronisasi tentang proses pendaftaran BPJS Kesehatan. Karena target UHC di Kota Cirebon harus tercapai,” ujar Tresna usai rapat kerja Komisi III.

Tresna menambahkan, dalam pertemuan itu dibahas beberapa kendala yang menghambat proses pendaftaran kepesertaan BPJS Kesehatan di Kota Cirebon. Maka dari itu, pihaknya ingin menyamakan persepsi dengan Puskesmas di Kota Cirebon.

Usai rapat kerja, sambung Tresna, pihaknya akan kembali mengadakan pertemuan dan mengundang instansi terkait untuk membahas kendala-kendala tersebut. Sehingga masyarakat bisa lebih mudah mendaftar kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Kendala di lapangan belum sinkron antara regulasi yang kami dorong ke Puskesmas. Skema sudah ada, tinggal menyamakan persepsi dan frekuensinya. Agar tidak ada miskomunikasi. Peserta BPJS Kesehatan yang dicover melalui APBD sekitar 35 ribu jiwa. Sedangkan melalui APBN sebanyak 146 ribu jiwa,” tutur Tresna.

Selama rapat kerja berlangsung, sejumlah kepala UPT Puskesmas di Kota Cirebon menyampaikan beberapa kendala di lapangan, yang menyangkut tentang keanggotaan BPJS Kesehatan.

Diantaranya, terjadinya migrasi peserta BPJS Kesehatan, khususnya pada program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) ke BPJS Kesehatan perusahaan.

Berangkat dari kendala-kendala tersebut, Komisi III akan mengadakan pertemuan lanjutan dengan Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan Cirebon dan instasi terkait lainnya. (din)

Selasa, 05 April 2022

Pemda Kota Cirebon Yakin IKM dan UMKM Bakal Kembali Menggeliat

 

CIREBON, FC – Pandemi Covid-19 berdampak terhadap perekonomian, termasuk bagi para pelaku Industri Kecil Menegah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Cirebon.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, Iing Daiman, S.IP,. M.Si., mengakui, sejak pandemi terjadi di Kota Cirebon, pelaku usaha turut merasakan dampak yang sangat signifikan.

“Kami bersyukur saat ini kondisinya mulai mereda. Saya yakin saat ini pelaku usaha seperti IKM dan UMKM terus menggeliat,” ungkap Iing, Selasa (5/4/2022).

“Meskipun saya belum menghitung secara statistik, namun diyakini saat ini dalam kondisi yang baik,” tambahnya.

Guna mendukung kebangkitan IMK maupun UMKM, Iing mengaku, pihaknya memberikan program khusus, yakni pelatihan wirausaha go digital bagi pelaku UMKM.

Pelatihan itu sudah berjalan melalui kerja sama dengan Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon. Diharapkan dapat semakin meningkatkan geliat IKM maupun UMKM.

“Untuk UMKM, kami sedang memberikan pelatihan wirausaha go digital. Beberapa UMKM sudah ikut latihan kewirausahaan. Pelatihan ini juga berkelanjutan,” tuturnya.

Sedangkan untuk IKM, Iing menyebutkan, pihaknya sudah menyusun konsep program dan masih dalam tahap komunikasi dan pemantapan dengan pihak lain. Namun intinya, pihaknya ingin memaksimalkan potensi produk IKM yang sudah ada di Galery IKM.

“Banyak yang perlu dimaksimalkan. Misalnya katalog produk, baik secara fisik maupun online. Selain itu juga masih banyak. Tapi ujungnya kita ingin branding seperti mal,” jelasnya.

Masih dikatakan Iing, upaya memaksimalkan potensi UMKM dan IKM ini memang cukup panjang, namun pihaknya akan terus berupaya agar semua rencana program bisa berjalan dengan baik.

“Kita juga tidak bisa sendirian dalam menggali potensi UMKM dan IKM, perlu ada komunikasi dengan jejaring atau pelaku usaha lain. Hal itu sangat membantu program kita,” Tutur Iing.

Perlu diketahui, saat ini jumlah UMKM yang tercatat sebanyak 2.083. Sedangkan IKM mencapai 1.028 industri. Jenis produk yang diproduksi adalah olahan makanan dan minuman, kerajinan yang meliputi aksesoris, lukis, topeng, batik. Kemudian ada fashion yang meliputi batik dan kaos. (Heri)

Senin, 04 April 2022

Pengurus Cabang Korps PMII Putri Cirebon Adakan Audensi dengan Komisi IV DPRD Kab Cirebon

CIREBON, FC - Pengurus Cabang Korps PMII Putri (KOPRI) Cirebon mengadakan audiensi terkait Perda Perlindungan Perempuan dan Anak dengan Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon dan DP3AKB Kab.Cirebon, Senin (4/4/2022).

Audiensi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Banggar DPRD Kab.Cirebon Pukul 10.00-11.30 WIB.

Ketua KOPRI PC.PMII Cirebon, Kamaliyah Qurroul Fuadah mengatakan, audiensi ini dilandasi atas dasar banyaknya kasus kekerasan perempuan dan anak serta kurangnya ruang aman sebagai perlindungan terhadap korban kekerasan di Kab.Cirebon.

"Karena saat ini kasus tersebut setiap hari jumlahnya kian banyak dan korban pun seakan enggan melapor terhadap dinas terkait. Kasusnya pun bermacam-macam, di antaranya kasus kekerasan seksual, KDRT, juman traficking, dan perkawinan anak," katanya.

Kamaliyah menjelaskan, jika dilihat dari usia, korban kekerasan didominasi  anak-anak mulai dari 6 hingga 13 tahun. Terdapat pula balita dengan rentang usia 0-5 tahun, remaja di usia 13 sampai 24 tahun dan dewasa di usia 24 hingga 40 tahun ke atas.

"Menurut data dari Kabid PPA DP3AKB Kab.Cirebon Ibu Hj. Ida Laila Rupaida, korban dan pelaku kebanyakan memiliki hubungan yang dekat, seperti keluarga dan teman maupun tetanga. Sementara akses layanan dari mulai kesehatan, hukum dan psikologis. Di Wilayah Kabupaten Cirebon, layanan tersebut masih terbatas," ucapnya.

Ia menjelaskan, dari PPA DP3AKB Kab. Cirebon sendiri telah Mendorong Kemen PPA agar di berikan rumah aman yang layak bagi korban kekerasan perempuan dan anak.

"Khusus untuk korban kekerasan seksual, dibutuhkan pemulihan psikologis yang tidak berbatas waktu karena lukanya seumur hidup. Trauma pun bisa muncul tiba-tiba sepanjang hidup korban, dab juga masih minimnya Psikolog Klinis Yang ada Di Kab. Cirebon," kata Kamaliyah.

Lebih lanjut, Kamaliyah mengatakan bahwa korban kekerasan seksual usia dewasa saat ini masih sulit untuk mengakses layanan hukum. Hal itu menunjukan bahwa program perlindungan terhadap perempuan belum sepenuhnya dirasakan korban.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kab. Cirebon, Siska Karina menyampaikan, audiensi ini sebagai Pansus dalam mendorong regulasi terkait perubahan mendengar tanggapan yang disampaikan Kopri PC PMII Cirebon dalam penanganan kasus tersebut.

Selain itu, auidensi ini menurutnya sebagai upaya mendorong Komisi IV DPRD agar segera mengsahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus. 

"Kami juga meminta agar DPRD Kab. Cirebon memainkan perannya untuk monitoring implementasi Perda No 1 Tahun 2018 tentang Perlindungan, Pemberdayaan Perempuan dan Anak. Legislatif pun diharap mendukung dan mendorong lahirnya kebijakan penyelenggaraan perlindungan perempuan dan anak hingga ke tingkat desa," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ismiyah Yusuf, Selaku Anggota Komisi IV mengatakan, pihaknya juga mendesak pengesahan RUU penghapusan kekerasan seksual. 

"Tentunya ini sangat miris, di wilayah Kabupaten Cirebon kasus kekerasan dan pelecehan seksual kebanyakan dilakukan oleh orang-orang terdekat, bahkan tokoh masyarakat dan tokoh agama," katanya.

Dalam audiensi ini, pihak KOPRI Cirebon juga meminta dalam pembaruan Perda No 1 Tahun 2018 Komisi IV Agar memasukkan Permendikbud No 30 Tahun 2021 Tentang Satgas Kekerasan Seksual di kampus.

Hal itu mengingat banyaknya kampus yang ada di Kabupaten Cirebon dan juga bisa bersinergi antara DP3AKB Kab. Cirebon dan Kota Cirebon.

Fokus utama dari audiensi ini agar bisa memberikan perlindungan secara psikologis dan payung hukum bagi korban guna meminimalisir angka kekerasan terhadap perempuan dan Aaak baik di kalangan masyarakat umum, pelajar dan juga mahasiswa. (FC/Fas)

Minggu, 03 April 2022

Al-Hikmah Education Luncurkan Aplikasi Belajar, FSLDK Cirebon Raya Siap Dukung Siswa Masuk Kampus

Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Cirebon Raya siap dukung Al-Hikmah Education dalam peluncuran aplikasi belajar siswa untuk masuk perguruan tinggi. Minggu (3/04/2022). 

CIREBIN, FC - Bimbingan belajar tes untuk masuk perguruan tinggi amatlah begitu dicari oleh siswa dalam melakukan persiapan menghadapi UTBK SBMPTN beserta Ujian Mandiri masuk kampus. 

Tapi menurut FSLDK Cirebon Raya bahwa persiapan belajar siswa bukan hanya satu-satunya hal yang perlu dipersiapkan untuk mereka masuk kepada perguruaan tinggi tapi begitu banyak karena butuh pengalaman yang harus dibagi. 

"Pengalaman saya dan anggota FSLDK cirebon raya harus dibagikan kepada calon mahasiswa baru. Saya sangat senang bekerja sama dengan Al-Hikmah Education semoga semakin terus berkelanjutan kerjasama ini." Ucap Suhanton Sebagai Ketua FSLDK Cirebon Raya dalam wawancaranya melalui via Whatsapp 

Bimbingan belajar Al-Hikmah Education ini juga bukan hanya terfokus kepada belajar saja tapi membagi pengalaman cara masuk kepada perguruan tinggi yang diinginkan serta yang paling utama adanya pengingat fitur doa dan nilai keislaman untuk melancarkan aktifitas belajar mengahadapi ujian UTBK. 

"Aplikasi ini bukan terfokus kepada belajarnya siswa dalam menempuh pemahaman soal saja. Karena itu sudah menjadi kewajiban mereka untuk menempuh jalan kelulusan. Fitur pembagian pengalaman dan adanya nilai keislaman juga diterapkan dalam aplikasi ini. Semoga ini menjadi kebermanfaatan dakwah kami." Kata Fakih Fadilah selaku Head Of Marketing & Public Relation Al-Hikmah Education. 

Bimbingan belajar ini menjadikan suasana belajar yang berbeda karena ada nilai yang dibagi secara mendalam dan sesuai dengan karakter mayoritas masyarakat. 

"Prospek Al-Hikmah Education dalam peluncuran aplikasi belajar ini sangat jelas dapat membantu adik adik yang mau melanjutkan kepada perguruan tinggi. Nilai keislaman akan menampilkan suasana dakwah secara nyata. Semoga ini memberikan kebermanfaatn yang besar bagi daerah kami." Tutup Suhaton dalam wawancaranya. (FC/rls)