Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 11 Desember 2019

Wakil Bupati Kuningan Hadiri Kegiatan 'Galaksi' Yang Digelar SMPN 1 Ciwaru


FOKUS KUNINGAN - Riuh tepuk tangan dan sirak sorai gembira mewarnai prosesi kegiatan 'Galaksi' yang diikuti oleh ratusan siswa SD dqn SMP saat mengikuti lomba aksi dan Prestasi (Galaksi) yang digelar SMPN 1 Ciwaru. 
Lomba ini juga dihadiri Wakil Bupati Kuningan H.M Ridho, didampingi Camat Ciwaru dan lainnya pada Rabu, (11/12/2019)
Wabup Kuningan menyampaikan, kegiatan ini sebagai arena pengasahan bakat atau potensi yang ada pada peserta didik. Juga ajang penyaluran kreatifitas sekaligus mengarahkan semangat generasi muda dengan budaya sehat dan prestasi.

"Momentum ini akan berdampak positif untuk perkembangan dan pembentukan mentalitas dan sikap anak muda yang memiliki semangat untuk terus belajar dan belajar yang hasilnya dapat memberikan manfaat untuk semuanya," harapanya.
Dalam pelaksanaan lomba ini Wabup mengatakan, Peserta lomba dituntut untuk menang secara sportif kalah secara terpuji. Seorang peserta disebut pahlawan karena berhasil membawa harum namanya.
Untuk kepanitiaan Galaksi pihak sekolah juga melibatkan OSIS, Ketua pelaksana sekaligus Ketua OSIS SMP 1 Ciwaru Safhira Rahmadina mengatakan, adapun jenis lomba, Keterampilan Baris Berbaris, Turnamen Bola voli, cerdas cermat, solo vokal, dan lintas alam. Untuk peserta dari 18 SD dan MI se Kecamatan Ciwaru dan sekitarnya. Galaksi digelar untuk memeriahkan Hari Jadi SMPN 1 Ciwaru ke 53 dengan waktu pelaksanaan tanggal 11 hingga 18 Desember.

"Kami merasa senang sudah dilibatkan dalam kegitan. Hal ini pengalaman berharga, bahwa selain pentingnya mengikuti proses belajar. Perlu juga berorganisasi sebagai bekal nanti. juga menyambut baik Galaksi yang sudah memberikan ruang siswa ini," ungkapnya dengan penuh percaya diri. (Muis)

Menghadapi Musim Penghujan Dan Cuaca Extrem di Jakarta, Camat Penjaringan Gelar Apel Tiga Pilar Kesiapsiagaan


FOKUS JAKARTA-- Apel tiga pilar Kesiapsiagaan Bencana tingkat Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara, Selasa (10/12), bertempat di Taman Kota Waduk Pluit Jl Pluit Timur Raya, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara.                    

Pembina Apel Camat Penjaringan Muhammad Andri, AP, Msi, dan dilaksanakan dalam rangka Kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan dan cuaca ekstrim di wilayah provensi DKI Jakarta khusus nya wilayah Kecamatan Penjaringan Jakarta utara.

Pejabat Utama yang hadir, yaitu Camat Penjaringan Muhammad Andri, AP, Msi, Kapolsek Penjaringan AKBP Imam Rifai SH, SIK, M.pict, M.iss, Danramil Penjaringan Mayor Inf Okky Risdianto, dan Kapolsek Kompol Armayni S.H, M.H.

"Peserta apel berjumlah 493 Personil yang terdiri dari Koramil Penjaringan 12 Orang, Polsek Penjaringan sebanyak 25 Orang, Polsek Kawasan Wilayah Sunda Kelapa sebanyak 26 Orang, ASN sebanyak 50 Orang, Damkar sebanyak 35 Orang, Tagana sebanyak 20 Orang, Satpol PP sebanyak  25 Orang, Bina Marga sebanyak 16 Orang, dan Dishub sebanyak 13 Orang," katanya.

Sekain itu juga Kelurahan Kamal sebanyak 30 Orang, Kelurahan Pluit sebanyak 30 Orang, Kelurahan Kapuk Muara sebanyak 30 Orang, Kelurahan Penjaringan sebanyak 30 Orang, Lingkungan Hidup Kecamatan sebanyak 30 Orang, Dinas SDA sebanyak  36 Orang,.

Personil lainnya adalah Tata UPK Air sebanyak 33 Orang, Dinas Kehutanan sebanyak 25 Orang, Pokdar sebanyak 15 Orang, dan KSB sebanyak 12 Orang," kata Kapolsek Wilayah Sunda Kelapa Kompol Armayni, S.H, M.H. (dade)

IAIN Cirebon Mengejar Indikator Menuju Teaching Dan Research University


FOKUS CIREBON - Melalui Focus Group Discussion (FGD) IAIN SNJ Cirebon tengah mencari berbagai formula dalam rangka membangun berbagai indikator menuju teaching dan research university.

Hal itu diketahui saat digelarnya kegiatan Focus Group Discussion IAIN SNJ Cirebon Menuju Teaching Dan Resarch University, yang dibuka langsung oleh Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta MAg, di Lantai III, Ruang Rektorat IAIN Cirebon, Jl Perjuangan, Rabu (11/12/2019).

Toheri S.Si, MPd, Sekretaris Lembaga Penjamin Mutu, saat menbedah diskusi tersebut menjelaskan, bahwa dalam upaya menuju teaching dan research university tentu harus banyak membangun indikator-indikator.

Isi indikator-indikator tersebut di antara adalah, terwujudnya sistem pengelolaan keuangan badan penerapan ISO 9001:2015 dengan baik. Kemudian perubahan statuta, penambahan fakultas, transformasi menjadi UIN serta 50 % program studi mampu mendorong akreditasi institusi menjadi A dan lainnya.

Kemudian indikator lainnya adalah mahasiswa dan lulusan, sumberdaya manusia, kemudian penelitian, pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat serta kerja dan sejumlah indikator-indikator lainnya.

Dijelaskan, di Indonesia pada umumnya universitas mengemban tiga misi yakni pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat (teaching, research, and service).


Dalam pelaksanaanya, kedua jenis Universitas tersebut memiliki prioritas yang berbeda. Sesuai dengan namanya, research university lebih menekankan pada aspek knowledge production melalui riset.

Teaching universities, yang nama lainnya adalah Liberal Arts Colleges, yakni kampus-kampus yang menyediakan program kegiatan dengan fokus pada kualitas pembelajaran. (din)

DI Pendopo Majalengka, Bupati Melantik 141 Kepala Desa


FOKUS CIREBON - Bupati Majalengka, Dr. H. Karna Sobahi, M.M.Pd., melantik 141 Kepala Desa (Kades) terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak periode 2019-2025. Pelantikan digelar di Pendopo Kab. Majalengka, Rabu (11/12/2019).
Pelantikan Kepala Desa dihadiri Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Gubernur Jawa Barat, Ketua DPRD Kab.Majalengka, Wakil Bupati Majalengka, para Asisten, Staf Ahli, unsur Forkopimda, Kepala Kemenag Kab. Majalengka, Ketua Pengadilan Agama Kab. Majalengka, Ketua TP-PKK Kab. Majalengka, Ketua Dharmawanita Persatuan Kab. Majalengka, para Pejabat di lingkungan Pemkab Majalengka, para Camat, serta para tamu undangan lainnya.
Dalam sambutanya Bupati Majalengka, Dr. H. Karna Sobahi, M.M.Pd., mengucapkan selamat kepada Kepala Desa terpilih yang hari ini dilantik, juga mengucapkan selamat datang kepada Gubernur Jawa Barat di Kab. Majalengka, di samping itu baru pertamakali pelantikan Kades dilaksanakan di pendopo secara serentak dan dihadiri oleh Gubernur, hal ini sangatlah isitimewa.
“Terimakasih atas perhatian Gubernur, ini pertama kalinya terjadi di Majalengka. Saya harap kepala desa mampu menjalankan amanah atas jabatannya,” ujar Bupati.

Lebih lanjut Bupati mengajak kepada para Kepala Desa untuk segera bekerja dengan baik demi membangun Majalengka Raharja. "Mudah-mudahan dengan kehadiran Bapak Gubernur Jawa Barat dan juga Ketua DPRD Prov. Jawa Barat akan menjadi motivasi baik buat saya dan juga para Kepala Desa yang baru saja dilantik  untuk betul-betul melaksanakan tugas melayani rakyat bekerja dengan tulus dan sepenuh hati mengemban amanah rakyat," ujar Bupati Majalengka..
“Saya mengajak kepada para Kepala Desa dan juga  Camat, mari kita singsingkan lengan baju menjelang pembangunan Majalengka yang lebih sejahtera lagi untuk rakyat Majalengka demi menyongsong Majalengka Raharja menuju Jabar juara”, tegas Bupati lagi..
Sementara itu Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil, ST.,M.Ud., mengucapkan selamat atas dilantiknya 141 Kepala Desa di Kab. Majalengka mudah-mudahan Allah berikan kemudahan dalam perjalanan menjadi pemimpin di desa masing-masing, setelah dilantik diharapkan dapat sepenuh hati dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. 
Disamping itu semua Kades khususnya di Kabupaten harus bekerja secara profesional dan  memahami beberapa ilmu pemerintahan, selain itu, ilmu ekonomi dan ilmu digital juga menjadi pedoman penting untuk menjalankan program pembangunan sebab ke depan desa-desa harus menjadi desa digital. 
Ke depan nanti ada program SAPA WARGA  dimana surat pengantar dari desa bisa menggunakan cukup tanda tangan digital melalui hp, inovasi-inovasi ini harus dipahami harus dipelajari karena itu kebutuhan. 
Selain itu desa-desa harus naik kelas sudah tidak ada lagi di Jawa Barat desa sangat tertinggal, berikutnya adalah yang harus kita tingkatkan dari desa tertinggal menjadi desa yang lebih berkembang, dari desa berkembang menjadi desa maju dan dari desa maju naik kelas ke desa mandiri.
“Pemprov Jabar memberikan apresiasi kepada 7 Desa Mandiri di Kab. Majalengka ketujuh desa itu yakni Desa Talaga Wetan Kecamatan Talaga, Desa Maja Selatan Kecamatan Maja, Desa Kumbung Kecamatan Rajagaluh, Desa Pagandon Kecamatan Kadipaten, Desa Tarikolot Kecamatan Palasah, Desa Bantaragung Kecamatan Sindangwangi dan Desa Malausma Kecamatan Malausma. Apresiasi ini dalam bentuk pemberian Mobil Asprirasi Kampung Juara (Maskara). Maskara itu nantinya dapat digunakan untuk berbagai kepentingan masyarakat di desanya” tutup Gubernur.

Selasa, 10 Desember 2019


FOKUS KUNINGAN - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Acep Purnama didampingi Wakil Ketua TP PKK, Hj. Yuana Ridho Suganda, menghadiri Kegiatan Peningkatan Kapasitas TP PKK, Dharma Wanita dan Kader Posyandu Dalam Upaya Penanggulangan Stunting Tingkat Kabupaten Kuningan Tahun 2019, di Prima Resort Kuningan, Selasa (10/12/2019).
Dalam sambutannya, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Acep Purnama memaparkan, Pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan yaitu dengan meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang. Penyelenggaraan upaya kesehatan saat ini menempatkan masyarakat sebagai subjek bukan lagi objek. Sehingga upaya kesehatan lebih tercapai (accessible), lebih terjangkau (affordable), serta lebih berkualitas (quality).
“Dalam pemberdayaan masyarakat telah berkembang Upaya Kesehatan Bersumber daya Masyarakat (UKBM), diantaranya adalah Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Posyandu diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan. Guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar (KIA, Gizi, Imunisasi, KB, dll) yang ada di Posyandu,” terang Ika.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini akan mengoptimalkan peran semua sektor dalam upaya penanggulangan stunting baik dari tingkat kabupaten sampai tingkat desa. Dimana dalam pemecahan masalah stunting perlu menjadi perhatian bersama. Sehingga upaya penurunan angka stunting membutuhkan kerja bersama yang harus melibatkan lintas sektor dan semua elemen masyarakat khususnya peran dari PKK, Dharma Wanita dan Kader Posyandu untuk berperan aktif dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya di desa.
“Saya berharap kegiatan peningkatan kapasitas ini betul-betul dapat membantu para petugas di lapangan yang sesuai dengan peran dan fungsinya dalam melaksanakan tugas di masyarakat,” harap Ika mengakhiri sambutan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, H. Raji dalam kesempatan memaparkan arti dari stunting beserta pencegahannya. Lima pilar percepatan pencegahan stunting diantaranya, Pilar 1 komitmen dan visi kepemimpinan nasional dan daerah, Pilar 2 kampanye nasional dan komunikasi perubahan perilaku, Pilar 3 konvergensi program pusat daerah dan desa, Pilar 4 ketahanan pangan dan gizi, dan Pilar 5 pemantauan dan evaluasi. Pilar ini menjaga dan menindaklanjuti komitmen Presiden dan Wakil Presiden tentang percepatan pencegahan stunting dengan mengarahkan, mengkoordinasikan, memperkuat strategi kebijakan dan target pencegahan stunting.
“Aksi integrasi adalah instrumen dalam bentuk kegiatan yang digunakan untuk meningkatkan pelaksanaan integrasi gizi dalam pencegahan dan penurunan stunting. Pelaksanaan intervensi gizi penurunan stunting terintegrasi membutuhkan perubahan pendekatan pelaksanaan program dan perilaku lintas sektor agar program dan kegiatan intervensi gizi dapat digunakan oleh keluarga sasaran rumah tangga 1.000 HPK,” pungkasnya. (pai)

Bupati Kuningan Menerima Kunjungan Ketua LLI Jawa Barat


FOKUS KUNINGAN -  Bupati Kuningan H. Acep Purnama menerima kunjungan   Ketua Lembaga Lanjut Usia Indonesia ( LLI ) Provinsi Jawa Barat yang juga Wakil Gubernur Jawa Barat Terdahulu H. Numan Abdul Hakim  di Pendopo Kuningan, Senin (9/12).
Maksud kunjungan Numan ke Kuningan adalah untuk pemantapan peran LLI di semua tahapan, baik tingkat Provinsi maupun tingkat Kabupaten. Seperti diketahui bersama bahwa usia lanjut sekarang sering dilihat sebelah mata karena perannya sudah berkurang dan produktivitas yang sudah dimakan usia.
Dalam sambutannya Numan mengatakan bahwa salah satu peran LLI adalah sebagai wadah bagi para lanjut usia untuk terus berkarya dan memberikan pemikiran dalam partisipasinya membangun Jawa Barat, dan khususnya untuk Kuningan. oleh karena itu Numan meyakinkan Bupati Kuningan bahwa para lanjut usia sering kali dianggap sampah dimasyarakat karena perannya mulai berkurang.
Tahun 2020 nanti Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menetapkan Perda tentang Lansia, dimana nanti para lansia akan digratiskan pelayanan-pelayanan. 

Seiring dengan hal tersebut Numan berkeliling kepada Kabupaten/Kota dan mensosialisasikan Perda tersebut agar kedepan tidak ada lagi para lansia yang ditolak di rumah sakit karena kesulitan biaya, karena kita ketahui bersama gaji pensiunan hanya 70% dari gaji pokok terakhir ketika menjabat.
Sementara itu Bupati Kuningan Acep Purnama menyambut hangat kedatangan mantan orang no 2 di Jawa Barat dengan penuh keakraban. Didampingi oleh Ketua LLI Kabupaten Kuningan H. Djatnika serta Asisten Pembangunan Dadang Supardan, Acep menyambut baik program Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang akan menggratiskan berbagai pelayanan untuk para lansia.
Program seperti ini akan sangat bermanfaat khususnya untuk para lansia dan tentunya kedepan program seperti ini akan ditindak lanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Kunigan. Di Kabupaten Kuningan layanan-layanan untuk para lansia sudah banyak diberikan tetapi baru sebatas kemudahan pelayanan, seperti bebas antri di bank dan pelayanan lainnya untuk para lansia.
Kedepan tentunya kita akan berkolaburasi dengan LLI Provinsi Jawa Barat dalam hal pelayanan kepada para Lansia baik berupa layanan kesehatan dengan akan memberikan fasilitas khusus untuk para Lansia. Tutup Acep. (Pai)

Senin, 09 Desember 2019

Jelang Natal Dan Tahun Baru 2020, Polres Majalengka Gelar Operasi Cipta Kondisi


FOKUS MAJALENGKA -  Guna mengantisipasi perederan miras menjelang perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di wilayah hukum Polres Majalengka, Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Unit Patroli dan Unit Dalmas Sat Sabhara Polres Majalengka pun langsung bergerak dengqn sasaran miras pabrikan dan miras oplosan, Senin (9/12/2019) siang.
Dalam kegiatan tersebut, Kabag Ops M. Pardede,S.H didampingi Kasat Sabhara AKP Endoy Sahru menjelaskan, untuk mengantisipasi peredaran miras jelang perayaan Natal dan Tahun baru 2020, Satuan Sabhara Polres Majalengka berhasil mengamankan ribuan botol minuman keras (miras) berbagai jenis.
Lanjutnya, sebanyak 1.264 botol miras pabrikan berbagai merk tersebut didapat dari warung milik AS wilayah Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka.
Selain miras, sasaran operasi cipta kondisi ini meliputi sajam (senjata tajam), narkoba dan bahan peledak,” tegas Kabag Ops Kompol Pardede.
Sementara itu, Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono, S.I.K., M.Si, mengatakan, operasi minuman keras ini untuk menciptakan kondisi yang aman dan nyaman saat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2020. 
Tambahnya, razia miras yang beredar di masyarakat dilakukan dengan melibatkan Personil Polres Majalengka dan seluruh Polsek yang ada di jajarannya.
“Kegiatan ini untuk mengantisipasi terjadinya kejadian yang tidak diinginkan, saat perayaan Natal dan malam Tahun Baru. Terjadinya keributan, tawuran dan tindak kejahatan lainnya berawal dari pengaruh minuman keras,” tegasnya.
Opersi cipta kondisi ini, sambung AKBP Mariyono, akan terus dilakukan sampai nanti malam pergantian Tahun Baru. “Hal ini dilakukan karena malam pergantian tahun identik dengan pesta minuman keras,” katanya.
“Untuk selanjutnya barang bukti minuman keras diamankan di Polres Majalengka, dan pengedar akan disidangkan sambil menunggu proses penyidikan lebih lanjut,” paparnya. (Muis)

lulusan S1 Bidikmisi IAIN SNJ Cirebon Harus Tahfidz Qur'an 8 juz


FOKUS CIREBON - Mahasiswa semester I, Bidikmisi IAIN SNJ Cirebon, tengah di program satu semester, satu juz dan pada semester 8, sudah tahfidz 8 juz, sehingga lulusan S1 IAIN SNJ Cirebon sama dengan lulusan Al Azhar yang tahfidz 8 juz.

Demikian disampaikan Wakil Rektor III, IAIN SNJ Cirebon, Dr H Ilman Nafi'a MAg kepada fokuscirebon.com usai kegiatan mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi 2019, yang mengusung tema "Penguatan Metode Tahfidz Alqur'an," di lantai 3, Ruang Rektorat, IAIN SNJ Cirebon, Senin (9/12/2019).

Menurut Ilman Nafi'a, saat ini IAIN Cirebon memang tengah menjalankan kebijakan bagi setiap mahasiswa yang mendapat beasiswa, mereka harus menyetor 1 semester, 1 juz.


"Pada hari ini kebetulan anak Bidikmisi semester satu yang akan dilatih dan di training tentang bagaimana menghafal Alqur'an, dengan mengambil seorang guru  yang memiliki sertifikat mengajar Alqur'an yakni KH Ahsin Sakho Muhammad, satu-satunya di Indonesia  yang punya kompetensi di bidang Quran," ujar Ilman.

Dijelaskan, tradisi dalam kajian Qur'an itu harus ada sanadnya, harus ada gurunya dan yang punya lisensi hafidz yakni KH Ahsin Sakho Muhammad, yang sudah diakui dunia. Sedang mengenai tempat kegiatannya, hal itu  bisa di masjid atau di mahad dan lainnya.


Sementara harapan dari pelatihan ini, kata Ilman, mereka lulusan S1 IAIN SNJ Cirebon diharapkan sudah hafidz 30 juz. "Ya, seluruh peserta tahfidz quran dari semester satu mahasiswa bidikmisi ini adalah hasil seleksi dan mereka kebanyakan berprestasi, sehingga diakhir kuliah 8 semesetr hingga sarjana, mereka sudah fafidz qur'an," tandasnya. (din)

Bupati Kuningan Memberikan Santunan Kepada Korban Gigit Jempol

FOKUS CIREBON - Korban gigit jempol dalam kasus penganiayaan sopir mobil pengangkut sampah DLHK (Momon) mendapatkan santunan dari Korpri Kabupaten Kuningan, Senin 9/12. 
Pemberian santunan tersebut dilaksanakan setelah pelaksanaan apel pagi di lingkungan Sekretariat Daearah Kabupaten Kuningan.
Bupati Kuningan dalam sambutannya mengatakan, kasus ini merupakan kecelakaan/musibah ketika yang bersangkutan melaksanakan tugas, sehingga wajar jika Pemerintah Daerah melalui Korpri memberikan santunan karena musibah tersebut sangat membuat korban merasa trauma.
Jangan menilai besar atau kecilnya santunan, tetapi lihatlah kepedulian Pemerintah Daerah kepada pelaksananya ketika mendapat musibah dalam menjalankan tugas. Papar Bupati.
Lebih lanjut Acep berharap kejadian semacam ini tidak terulang kembali, lihatlah perjuangan mereka dalam membersihkan Kota Kuningan yang kita cintai bersama, mereka tidak mengenal hari libur, dedikasi dan loyalitas mereka sangat tinggi dalam upaya membersihkan Kota Kuningan.
Untuk itu saya menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Kuningan untuk menghargai perjuangan mereka. Selain itu Acep juga berharap agar kejadian tersebut dilupakan oleh saudara momon, agar rasa trauma tersebut cepat hilang dan kembali dapat melaksanakan tugas seperti biasanya. Tutup Acep. (Pai)

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Operasi Pemberantasan Premanisme


JAKARTA-- Guna menciptakan wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok aman dan tetap kondusif. Tim Elang Laut Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar Operasi pemberantasan Premanisme, Minggu, (8/12) dini hari. Dalam kegiatan tersebut, petugas mendatangi tempat- tempat yang dianggap rawan kriminalitas.

Sasaran kegiatan operasi yang dilaksanakan oleh Team Elang Laut Satuan Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok diantaranya Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok sekitar wilayah Pos 1, Terminal Penumpang Pelni, Pintu Pos IX, JICT I, Koja, PLTU, Digul, Vopak dan lainnya yang dipimpin oleh Aipda Lia Indra Siahaan, S.H., dengan memantau orang-orang yang tidak berkepentingan di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok dalam rangka menciptakan Harkamtibmas di wilayah hukum polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Dalam kegiatan operasi tersebut, petugas Tim Elang Laut menemukan tiga orang tidak memiliki identitas dan tidak berkepentingan di wilayah Pelabuhan, yang selanjutnya didata dan kemudian dilakukan pembinaan dan diberikan himbauan kamtibmas. Saat dikonfirmasi petugas, ketiga orang tersebut mengaku berasal dari wilayah Warakas, Tanjung Priok.

Dari kegiatan tersebut petugas tidak menemukan senjata tajam atau pun pelaku Curas, Curat dan Curanmor (C3) maupun kejahatan yang menonjol lainnya, petugas memastikan wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam situasi aman terkendali.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Reynold E.P Hutagalung M.H, melalui Kasat Reskrim AKP David Kanitero, S.I.K., M.Si. menjelaskan bahwa perkembangan perubahan dinamika sosial masyarakat dalam segala aspek kehidupan berdampak terhadap keamanan dalam negeri yang berlangsung dengan cepat.

Perkembangan tersebut sangat mempengaruhi meningkatnya berbagai kejahatan baik kejahatan konvensional, transnasional, kejahatan terhadap kekayaan Negara dan kejahatan yang berdampak kontijensi.

"Maka dari itu, Polres Pelabuhan Tanjung Priok bertugas menyelenggarakan tugas pokok Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dan melaksanakan tugas-tugas Polri lainnya dalam daerah hukum Polres, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Kasat Reskrim AKP David Kanitero, S.I.K., M.Si.

Oleh karena itu, upaya-upaya apa yang dilakukan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam pengamanan Pelabuhan Tanjung Priok dengan cara Pertama, meningkatkan pelaksanaan fungsi kepolisian secara optimal, menjalin kemitraan Polri dengan Pemerintah Daerah dan Instansi terkait, memantapkan kemitraan Polri dengan masyarakat, serta meningkatkan kemampuan, watak, jati diri dan profesionalitas personil Polri secara berkelanjutan.

Kedua, melakukan penangkalan, terhadap kondisi “ambang gangguan” kamtibmas dengan sasaran untuk mengurangi “faktor kesempatan” dan menurunkan “faktor niat” melalui pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli.

Ketiga, melakukan penegakan hukum terhadap “ancaman nyata” kamtibmas secara tegas, konsekuen dan konsisten berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. (dade)

Prajurit Kolinlamil Sukses Harumkan Nama Bangsa Dalam Sea Games 2019


FOKUS JAKARTA-- Satya Wira Jala Dharma. Prajurit Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) sukses mengharumkan nama bangsa dalam laga Sea Games ke-30 2019 di Manila, Filipina, Minggu (8/12). 

4 Prajurit Kolinlamil yang tergabung dalam kontingen dayung nasional berlaga pada ajang perhelatan olahraga negara-negara Tingkat Asia Tenggara tersebut berhasil mencatat prestasi yang gemilang, Sertu Jas Rio Akbar,  Sertu Bah/W Ririn Puji Astuti, Serda ttu/w Ayuning Tika Vihari serta Serda ttg Mahendrayanto.

Pada pertandingan nomor Dragon Boat, Sertu Jas Rio Akbar dan Sertu Bah/W Ririn Puji Astuti berhasil meraih medali emas pada nomor Jarak 1000 meter 22 crew mix.  Dan  pada nomor Jarak 500 meter 22 crew mix mereka juga meraih medali perak dan Serda ttu/w Ayuning Tika Vihari turut pula dengan medali perak. 

Sedangkan pada nomor Jarak 200 meter 22 crew mix Sertu Jas Rio Akbar, Sertu Bah/W Ririn Puji Astuti dan Serda ttu/w Ayuning Tika Vihari juga berhasil meraih medali perak. Sementara pada nomor jarak 200 meter 4 crew women Sertu Bah/W Ririn Puji Astuti pun mendapatkan medali perak. 

Lalu dalam pertandingan nomor Dayung Rowing Double Kelas Ringan Putra jarak 2000 meter Serda ttg Mahendrayanto meraih medali emas.

Panglima Kolinlamil Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M. mengungkapkan rasa bangganya kepada ke-4 prajurit Kolinlamil yang turut mengharumkan nama bangsa dikancah Sea Games.

“Ini bukti, hasil pembinaan personel yang dilakukan secara terus menerus. Kerja keras, disiplin, soliditas dan pantang menyerah merupakan kunci utama yang harus dipegang teguh,” kata Panglima dengan bangga.

Tim Atlet Dayung Kolinlamil yang dibentuk tahun 1990 ini, telah banyak menorehkan prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. Pada tahun 2008, Tim Dayung Kolinlamil turut berlaga dalam ajang Asian Beach Games di Bali. Dalam kejuaraan ini, Tim Dayung Indonesia berhasil menjadi juara dan memperoleh medali emas.

Sedangkan dalam kejuaraan senior di Pekan Baru tahun 2010, Tim Dayung Kolinlamil yang berlaga dalam nomor Dayung Kayak 4 Putri untuk mewakili Tim Dayung DKI Jakarta pada kejuaraan dengan jarak 250 meter, berhasil menjadi juara dan memperoleh medali emas. Sedangkan untuk jarak 500 meter, Tim Dayung Kolinlamil berhasi meraih medali perak.

Prestasi tersebut berlanjut pada Sea Games 2011 dengan Indonesia sebagai tuan rumah dan berhasil merebut tiga medali perak dan satu perunggu.

Dalam Lomba Dayung Internasional Tanjung Pinang Dragon Boat Race tahun 2012, yang digelar di perairan laut Tanjung Pinang, Tim Dayung Kolinlamil berhasil menyabet dua medali emas pada nomor Kayak Single Putri dan Kayak Double Putri.

Pada tahun 2017, atlet dayung Kolinlamil berhasil mengumpulkan emas dan perak dalam kejuaran yang berbeda. Pertama menyabet dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada perlombaan HUT Kota Bekasi. Kedua pada 21 Mei 2017 berhasil membawa pulang dua emas dan satu perak dalam kejuaraan di Bali.

Dan baru-baru ini tim dayung Kolinlamil juga berhasil meraih prestasi gemilang dengan menjuarai nomor 800 meter antar satuan dalam kejuaraan Internasional Dragon Boat Festival 2018 di di Banjir Kanal GOR H Agus Salim, Padang.

SEA Games ke-30 tahun 2019 ini dengan mengusung tema, "We Win as One." berlangsung di Filipina, Pembukaan resmi SEA Games 2019 digelar pada Sabtu malam, 30 November 2019. Sebelum dibuka secara resmi pertandingan sejumlah cabang olahraga sudah digelar ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut dengan diikuti kontingen dari 11 negara anggota ASEAN

Yakni Filipina, Indonesia, Malaysia, Thailand, Timor Leste, Myanmar, Brunei, Singapura, Kamboja, Laos dan Vietnam. Tercatat Penyelenggaraan SEA Games di Filipina pada 2019 adalah yang keempat kalinya. Sebelumnya, Filipina sudah pernah menjadi tuan rumah SEA Games pada 1981, 1991 dan 2005. (dade)

Minggu, 08 Desember 2019

Melalui Pesta Rakyat Simpedes, Walikota Ajak BRI Bersama Pemkot Sejahterakan Masyarakat Kota Cirebon


FOKUS CIREBON - Dengan berolahraga, hidup menjadi sehat. Dengan berolahraga pula, terdapat semangat untuk mencari nafkah bagi keluarga.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon,Drs. H. Nashrudin Azis, SH., di Pesta Rakyat Simpedes Cabang BRI Kartini, Minggu, 8 Desember 2018.

“Kegiatan hari ini diawali dengan gowes, ini menunjukkan jika manajemen BRI berkenginan mengajak karyawan dan nasabahnya untuk hidup sehat,” ungkap Azis.

Dijelaskan Azis, dengan olahraga yang teratur, kebugaran tubuh bisa dijaga, kesehatan juga bisa diraih. Bahkan lebih jauh, setiap orang bisa bersemangat untuk bekerja, mencari nafkah untuk keluarganya.

Jika sudah mendapatkan uang, tidak lupa Azis meminta kepada warga Kota Cirebon untuk menabungnya di bank. Salah satunya di BRI, salah satu bank BUMN yang sudah berusia lama dan mengerti kondisi dan keinginan masyarakat, termasuk masyarakat Kota Cirebon. 


Azis juga berharap BRI bisa bersama-sama dengan Pemda Kota Cirebon untuk mewujudkan masyarakat Kota Cirebon lebih sejahtera.

Sementara itu, wakil pimpinan wilayah BRI Bandung, Ngisom, mengungkapkan melalui pesta rakyat BRI yang digelar hari ini mereka berupaya untuk memberikan kebahagiaan dengan nasabah mereka di seluruh Indonesia. 

Ngisom juga mengungkapkan jika tabungan andalan mereka, Simpedes, kini tidak hanya diminati masyarakat di pedesaan namun juga di kota-kota besar. (bam)

Woww.. !! Makanan Olahan Kolang Kaling Di Majalengka Masuk Museum Rekor Muri


FOKUS MAJALENGKA - Kado istimewa di Hari Pangan Sedunia diterima Pemda Kabupaten Majalengka. Pasalnya, Museum Rekor Dunia-Indonesia memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka yang telah membuat makanan olahan kolang-kaling dengan jumlah olahan terbanyak hingga mencapai 350 olahan.

Festival makanan olahan ini dilakukan sekaligus memperingati Hari Pangan Sedunia yang diselenggarakan Dinas Pangan Kabupaten Majalengka, di Lapangan GGM Majalengka, Minggu 8 Desember 2019.

Sejumlah peserta festival memamerkan minimal tiga jenis makanan olahan dari kolang kaling atau orang sunda menyebutnya caruluk. 

Diantara mereka ada yang baru mencoba membuat ada juga yang sudah mengolah dan menjadikannya sebagai bisnis sejak bertahun-tahun. (gus)

Sabtu, 07 Desember 2019

Bertahan Hidup, Kakek Tua Tinggal Digubuk Reot Di Tengah Kepungan Banjir


FOKUS INDRAGIRI HILIR - Pengurus Daerah (PD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengunjungi Kakek Alkamah (74) yang tinggal di gubuk reot di Jalan Abdul Manaf Tembilahan, Sabtu (7/12) siang.
Kakek yang hidup sebatang kara di gubuk reot yang kini terendam banjir akibat air pasang itu menuai perhatian.
Ketika Pengurus IWO Inhil berkunjung hendak memasuki lorong menuju rumah kakek tersebut terpaksa harus melewati genangan air yang cukup dalam.
Tanpa berpikir panjang, rombongan IWO Inhil pun memutuskan untuk terus berjalan melintasi genangan air tersebut untuk melihat kondisi kakek renta itu.
“Terlihat genangan air juga masuk ke dalam gubuk reyot yang ditinggali kakek Alkamah. Alangkah sedih hati kami ketika melihat kakek tua yang hidup sendiri tinggal di tempat yang kumuh seperti itu,” ungkap Muridi Susandi saat melihat kondisi si kakek yang saat itu duduk di atas kursi lapuk sambil memakan nasi pemberian dari tetangganya.
Ketika itu, si kakek menatap rombongan IWO Inhil sambil kebingungan, dan dia menyambut IWO Inhil dengan menghentikan makannya sejenak.
Ketika masuk ke rumahnya tercium aroma menyengat yang kurang sedap. Akan tetapi terlihat si kakek sudah terbiasa saja dengan kondisi gubuk yang reot berantakan dipenuhi dengan genangan air pasang. Mungkin lantaran kakek Alkamah sudah terbiasa dengan kondisi tersebut.
Kemudian pengurus IWO Inhil mencoba untuk berbincang dengan si kakek, menanyakan beberapa pertanyaan yang seketika si kakek menjawab dengan mata yang berkaca-kaca tak kuat menahan tangis rasa haru.
Meskipun hanya tinggal sendirian tanpa sanak saudara, kakek yang akrab dipanggil Kamah itu tetap tabah dalam menjalani kehidupan. Untuk bertahan hidup, kakek Kamah harus makan dari hasil uluran tangan tetangga dan orang- orang yang berkunjung ke gubuknya.
“Ya seperti ini lah nak, saya tinggal di sini sendirian, sudah puluhan tahun. Ini juga tanahnya numpang milik orang yang kebetulan baik, mau meminjamkan tanah ini untuk saya . Kalau makan ya seadanya, yang penting ada yang dimakan,” ucap kakek Kamah saat awak media singgah di kediamannya.
Setelah IWO Inhil mendapatkan informasi yang cukup akurat yang dijelaskan langsung dari kakek Kamah, terlihat kebahagiaan dari raut muka kakek itu karena telah dikunjungi.
Tak puas dengan info dari kakek mengenai dirinya. IWO Inhil mencoba mencari informasi dengan bertanya ke tetangganya yang tidak jauh dari tempat tinggal kakek Alkamah.
“Orang ni sudah seumuran di sini dasar urang asal sini. Amun disambat keluarga kadak tahu juak leh mungkin ada juak sangkut keluarga tapi jauh,” kata salah satu warga.
Pria itu menjelaskan bahwa untuk makan si kakek warga sekitar terkadang membelikan nasi bungkus beserta air.
“Sidin ni kadang kadang nukar kadang kadang urang ai membagi,” pungkasnya. (IWO)

Aplikasi 'Sapawarga' Pemprov Jabar Dapat Mengetahui Aspirasi Warga


FOKUS JABAR - Pemprov Jabar terus berinovasi untuk lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Gubernur Jawa Barat ingin masyarakat hingga di level terbawah terlayani dengan baik. 
Program inovasi tersebut salah satunya seperti program aplikasi. Pada program ini, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meluncurkan aplikasi "Sapawarga" dalam acara Jabar Digital Innovation Awards 2019 yang diselenggarakan di Trans Convention Center, Jln. Gatot Subroto No. 289, Kota Bandung, Jumat (6/12/2019).
Menurut Gubernur, melalui aplikasi tersebut, warga akan dimudahkan dalam berkomunikasi ataupun menyampaikan aspirasi kepada pemangku kebijakan, dimulai dari ranah rukun warga (RW).

Gubernur menjelaskan, hal tersebut merupakan tranformasi dan inovasi pelayanan digital di Jabar yang diharapkan mampu mempermudah kehidupan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. 
"Tujuannya, agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) mengetahui langsung  permasalahan di level terdekat warga," ujarnya.

Secara teknis, lanjut Gubernur, pemanfaatan aplikasi Sapawarga terbagi dua tahap. Tahap pertama, aplikasi tersebut menjadi wadah komunikasi antara ketua RW dengan Pemprov Jabar. 
Tahap kedua, warga bisa memanfaatkan aplikasi ini untuk menyampaikan aspirasi maupun usulan untuk lingkungan sekitarnya. 
Adapun jenis kategori usulan terdiri dari infrastruktur, keamanan, kesehatan, ketenagakerjaan, pelayanan umum dan sosial, pendidikan, sosial budaya serta sumber daya manusia. "Sistem pelayanan ini bisa dimanfaatkan untuk semua urusan," ungkapnya.

Kegunaan aplikasi ini, tambahnya, sama persis dengan penggunaan sosial media. "Yang berbeda, semua akan terekam dalam satu sistem, mulai dari jejak komunikasi maupun usulan-usulan yang ada," tuturnya.

Aplikasi tersebut pun, ungkap Gubernur, bisa berperan sebagai alat proteksi penyebaran hoax. "Nanti tim Jabar Saber Hoax bisa menggunakan platform tersebut untuk menyampaikan laporan hoax," ucapnya. (Sugeng)

Jumat, 06 Desember 2019

Kondisi Sungai Cipager Kabupaten Cirebon, Airnya Semakin Memburuk

Warga dan TNI tengah bergotong royong membersihan kotoran limbah sampah di Sungai Cipager, Jum'at (06/12/2019)

FOKUS CIREBON - Sungai Cipager di Desa Panembahan, Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon, kini tinggal sebuah nama sungai yang tak lagi memiliki keasrian (alami), kejernihan airnya dan kebersihan lingkungannua.

Berbeda dengan pada tahun 1970, Sungai Cipager, terkenal bersih airnya (jernis), asri, nyaman dan mengalir deras bak air pegunungan. Kini keadaan itu sudah berubah jauh yang tidak rak lazim lagi disebut sungai.

Sebab airnya sudah keruh, bau dan dipenuhi banyak sampah. Bahka. Air bening (jernih) yang pernah ada di sungai ini, kini air nya berwarna hitam.

Tentu kondisi ini sangat memperhatikan warga di sekitar sungai. Mereka tidak dapat lagi menikmati kejernihan air dan kebersihan sungai seoerti dulu lagi.

Tentu inj menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi Pemerintan daerah, dalam hal ini dinas teknis ya g menangani soal sungai. Mungkin juga dibaguan tertentu masih termasuk tanggungjawab Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cusanggarung.

Masyarajat juga diminta untuk tidak lagi membuang sampah ke sungai. Terutama limbah rumah tangga yang mengandung bahan-bahan plastik dengan berbagai jenis. Sebab saat ini musim penghujan mulai turun di wikayah Cieebon dan sekitarnya, sehingga dapat dikhawatirkan memicu banjirnya sungai tersebut.

"Ya, bisa jadi ini tanggungjawab BBWS maupun Pemkab Cirebon. Sebab sungai seharusnya selalu berada dalam keadaan bersih tanpa dikotori sampah limbah maupun ranting-ranting pohin dan kekayuan, agar tidak menghanbar arus air saat hujan lebat datang," kata Tarno warga yang mendambakan Sungai Cipager kemvali bersih seperti dulu. (bam)

Hubungan Bilateral RI-Afrika Selatan Memasuki Momentum Baru


FOKUS BALI - Hubungan bilateral RI-Afrika Selatan memasuki momentum baru dengan telah terselenggaranya pertemuan Konsultasi Bilateral yang pertama hari ini.

Demikian disampaikan Dirjen Asia Pasifik dan Afrika, Dr. Desra Percaya saat memimpin delegasi Indonesia pada Konsultasi Bilateral RI-Afrika Selatan antara kementerian luar negeri kedua negara di sela-sela Bali Democracy Forum ke-12 di Bali, Jumat (6/12).
Ketua Delegasi Afrika Selatan, Deputy Director General Asia and Middle East Department of International Relations and Cooperation, Prof. Anil Sooklal menyampaikan bahwa hubungan kedua negara yang telah terjalin lebih dari dua dekade sejak 1994 perlu didukung kerja sama lebih konkrit di bidang ekonomi.
Pertemuan membahas kemajuan bilateral RI-Afrika Selatan, termasuk implementasi Plan of Action (PoA) Kerja Sama Bilateral 2017-2021 yang ditandatangani tahun 2017.
Dalam pertemuan itu, pihak Afrika Selatan menyampaikan akan mendukung Indonesia dalam pembentukan Preferential Trade Agreement (PTA) dengan Southern African Customs Union (SACU), dan dalam hal ini terbuka untuk menjajaki kemungkinan pembentukan PTA secara bilateral dengan Indonesia apabila perkembangan dengan SACU menemui hambatan, termasuk dengan melakukan identifikasi atas produk-produk yang saling menguntungkan kedua negara.
Kedua negara juga sepakat untuk meningkatkan volume perdagangan dan investasi, utamanya di sektor infrastruktur, manufaktur dan pertanian.
Peningkatan investasi tersebut tidak hanya diarahkan pada inbound investment Afrika Selatan di Indonesia melainkan juga pada peningkatan outbound investment Indonesia di Afrika Selatan.
Pertemuan juga membahas isu-isu regional dan multilateral yang menjadi kepentingan bersama kedua negara dan kedua pihak sepakat intensifkan kolaborasi kedua negara dalam kerangka PBB, G20 dan IORA.
Delegasi Afrika Selatan juga menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Indonesia pada Bali Democracy Forum (BDF) sebagai platform yang positif dan menginspirasi bagi pemajuan demokrasi di dunia. (IWO)
Sumber: Kementerian Luar Negeri

AMB Menjadi Tempat Kegiatan SPMI Wilayah II, Sumatra Selatan Dan Bangka Belitung


FOKUS BELITUNG - Sebanyak 50 peserta dari Perguruan Tinggi di wilayah II, yakni Sumatera Selatan dan Bangka Belitung mengikuti kegiatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan di kampus Akademi Managemen Belitung (AMB).

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Direktur AMB Hartian Ramadhan, ST,MM ini dalam rangka fokus pembahasan dan penerapan sistem penjaminan mutu internal di lingkungan perguruan tinggi wilayah II, khususnya di Akademi Managemen Belitung (AMB).

Menurut Direktur AMB Hartian Ramadhan, ST,MM, kegiatan ini berhubungan dengan amanat Undang-undang No.12 Tahun 2012 tentang pendidikan tinggi yang mewajibkan proses penjaminan mutu pendidikan tinggi.

Dimana, kata Hartian Ramadhan, ini merupakan program yang penting dan wajib dilaksanakan oleh semua institusi penyelenggara pendidikan tinggi. Karena hal ini juga dipertegas dengan Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi No. 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan No.62 Tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Perguruan Tinggi.


"Pentingnya kegiatan ini agar dapat dikenalkan kepada setiap unit yang ada di lingkungan perguruan tinggi dalam hal ini juga di AMB, agar proses aktualisasi manajemen pendidikan tinggi dapat mengarah kepada sistem yang sesuai dengan peraturan dan mampu meningkatkan tata kelola penyelenggaraan pendidikan tinggi," paparnya.

Hartian Ramadhan juga menjelaskan, jika tindak lanjut dari kegiatan ini, untuk menciptakan suata kesadaran, untuk terus berbenah diri, baik dari sisi internal Lembaga Penjamin Mutu AMB serta mengajak semua elemen di setiap unit AMB, terutama program studi sebagai ujung tombak terlaksananya proses pembelajaran dan pengajaran untuk mempelajari serta memahami Sistem Penjaminan Mutu Internal. (din)

Tanah Hibah 18 Hektar di Indramayu Tinggal Menunggu Sidang Paripurna DPRD


FOKUS CIREBON - Selesainya soal tanah seluas 4,9 hektar di Desa Cikawung Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu melalui kegiatan pelepasan hak dan pembayaran tanah kepada 9 warga pemilik tanah, Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta MAg menjelaskan tentang langkah selanjutnya terkait sisa tanah hibah 18 hektar dari Pemda Kabupaten Indramayu.

Menurut Sumanta, menyangkut tanah hibah 18 hektar tersebut, pihaknya baru saja menandatangani surat kesiapan penerimaan hibah dan sudah dibawa oleh petugas dari pemerintah Indramayu dan akan disampaikan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indramayu untuk segera disidangkan dan diparipurnakan.

"Kita tadi siang baru saja melakukan pelepasan hak dan pembayaran tanah seluas 4,9 hektar kepada pemilik tanah warga Desa Cikawung. Tanah ini di luar tanah hibah 18 hektar dari Pemda Kabupaten Indramayu. Dan tanah yang 18 hektar ini Insya Allah dalam waktu dekat akan disidangkan di dewan," katanya, Jum'at (16/12/2019).

Dijelaskan, kepemilikan tanah 30 hektar yang menjadi sebuah aturan berarti hanya tinggal menunggu waktu saja, dan diharapkan pada  tahun 2020 sudah bisa mempercepat status peralihan dari IAIN SNJ Cirebon ke UIN.


"Jadi tanah kita ini sudah cukup aturan, yakni 30 hektar lebih, di mana kita sudah memiliki 4 hektar lebih di kampus induk, kemudian di Astapada 4,2 hektar, ditambah pembelian tanah warga di Desa Cikawung seluas 4,9 hektar dari dana hibah Pemprov Jabar, dan tanah hibah seluas 18 hektar dari Pemda Kabupaten Indramayu," jelas Dr H Sumanta MAg, Rektor IAIN SNJ Cirebon. (din)

IAIN Cirebon dan Pemilik Tanah Bertemu Dalam Kegiatan Pelepasan Hak Dan Pembayaran Tanah


FOKUS CIREBON - Upaya IAIN Cirebon untuk mendirikan Kampus 2 di Indramayu, yang melalui proses panjang dan transparan akhirnya selesai juga di tahun 2019, untuk 4,9 hektar satu hamparan. Hal itu ditandai dengan penandatanganan SPH dan persertifikatan tanah, Jum'at, (06/12/2019) di Lantai 3, Gedung Rektorat IAIN SNJ Cirebon, Jl Perjuangan Kota Cirebon.

Penandatangan tersebut bersamaan dengan kegiatan pelepasan hak dan pembayaran tanah dengan para pihak pemilik tanah yang berlokasi di Blok Ciputat, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.

Menurut Asda I, Drs H Jaenal Sudrajat Pemda Kabupaten Indramayu, menyatakan dengan adanya kampus 2 Perguruan Tinggi Negeri IAIN Cirebon ini secara otomatis akan mendongkrak prekonomian daerah. Khususnya di desa dan Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.

"Mengenai proses tanah tersebut, banyak tahapan yang sudah dilalui dan semua disandarkan kepada aturan-aturan yang ada. Dan berdirinya kampus 2 IAIN Cirebon di Indramayu secara otomatis akan membangkitkan prekonomian di Indramayu baik di Desa Cikawung maupun di Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, juga desa-desa tetangga lainnya," jelasnya.

Sementara untuk pembayaran tanah tersebut, kata Asda I, tidak melayani pembayaran kontan, harus melalui rekening, yakni melalui Bank BRI. "Pembayaran tanah tersebut, sebesar Rp 200.000/meter, dan langsung lewat rekening masing-masing pemilik tanah," katanya.


Sementara itu, Rektor IAIN SNJ Cirebin, Dr H Sumanta Hasyim MAg menyampaikan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada warga yang sudah melepaskan tanahnya untuk kepentingan pendidikan. 

"Kelegowoan bapak ibu untuk melepaskan tanah tersebut untuk pendidikan diucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya, karena pendidikan ini untuk investasi anak cucu kita kedepan nanti," jelasnya.

Sumanta menjelaskan, bahwa semua ini berproses sesuai mekanisme yang ada dan dilakukan secara transparan. "Kita tahu ini adalah untuk tujuan kita bersama dan tidak ada kepentingan pragmatis. Dan proses tanah ini memang agak panjang, karena kita ingin prosedurnya benar dan tidak ada celah sedikitpun," tandasnya.

Rektor IAIN SNJ Cirebon juga mengucapkan terimaksih kepada Pemda Kabupaten Indramayu atas eksekusi tanah di Indramayu hingga prosesnya yang transparan dan sampai dengan selesai. 

Dalam kegiatan tersebut langaung dihadirii Rektor IAIN SNJ Cirebon, Asda I Pemda Kabupaten Indramayu, Kepala BPN Indramayu, Tim Pengadaan Tanah, Kepala BRI, Kepala Biro IAIN SNJ Cirebon, 9 warga pemilik tanah Blok Ciputat, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu. (din)




Sekdis Pendidikan Jabar : Penyelenggaraan Pendidikan Harus Sinergi Antara Satuan Pendidikan, Keluarga Dan Masyarakat


FOKUS JABAR - Pelibatan keluarga dalam penyelenggaraan pendidikan memerlukan sinergi antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat.

Karena keterlibatan keluarga merupakan hal paling penting dan strategis dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan guna mencapai tujuan pendidikan nasional. 

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdis) Jawa Barat (Jabar), Firman Adam dalam kegiatan Forum Group Discussion (FGD) atau Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Tahap II lintas instansi satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dalam sinkronisasi program kerja. 

Diskusi yang dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan Jabar, TP PKK Jabar, Kanwil Agama Jabar, BKKBN Jabar, BNN Jabar, KPAI Jabar, Disnaker Jabar, dan perwakilan sekolah setiap jenjang ini, berlangsung di Aula Moh. Yamin Kantor Disdik Jabar, Jln. Dr. Radjiman No. 6, Kota Bandung, Jumat (6/12/2019).

Menurut Sekdisdik, proses pendidikan memerlukan kerja sama antara penyelenggara pendidikan, keluarga dan masyarakat. Hal tersebut tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 30 Tahun 2017 tentang Pelibatan Keluarga pada Penyelenggaraan Pendidikan.

“Kita harus meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab untuk mendorong penguatan pendidikan karakter anak. Khususnya, tingkatkan kepedulian keluarga terhadap pendidikan anak,” tegas Sekdisdik.

Tak hanya itu, lanjutnya, kepedulian keluarga dalam pendidikan juga bisa membangun sinergisme antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat. Sehingga, bisa mewujudkan lingkungan satuan pendidikan yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

Bentuk pelibatan keluarga dalam lingkungan keluarga pada proses pendidikan, tambah Sekdisdik, bisa berupa menumbuhkan nilai-nilai karakter anak di lingkungan keluarga, memotivasi semangat belajar anak, mendorong budaya literasi, dan memfasilitasi kebutuhan belajar anak.

Sekdisdik pun berharap, orang tua terus berperan aktif dalam pendidikan anak di sekolah agar terbentuk sekolah ramah anak.

Presiden Joko Widodo Dijadwalkan Resmikan Pabrik Petrokimia Di Banten


FOKUS BANTEN - Presiden Joko Widodo bertolak menuju Provinsi Banten guna melakukan kunjungan kerja. Dari Pangkalan TNI AU Atang Sanjaya, Kabupaten Bogor, Presiden dan rombongan lepas landas sekitar pukul 08.10 WIB dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU, Jumat (6/12).
Dalam kunjungan kerja kali ini Presiden Jokowi diagendakan akan meresmikan pabrik new polyethylene PT. Chandra Asri Petrochemical Tbk.
Usai salat Jumat dan santap siang bersama, Presiden akan meninjau Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) binaan Permodalan Nasional Madani (PNM).
Pada sore harinya, Presiden dijadwalkan untuk meresmikan jalan tol JORR II ruas Kunciran-Serpong di gerbang tol Parigi, Kota Tangerang Selatan.
Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Banten antara lain, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.
Selain itu turut serta Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar, dan Staf Khusus Presiden Adamas Belva Syah Devara.
Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden