Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 06 Januari 2020

Polsek Kepulauan Seribu Utara Peduli Penghijauan


FOKUS JAKARTA-- Polsek Kepulauan Seribu Utara sangat peduli penghijauan, salah satu tindakan nyata dalam mendukung program Polri yakni penghijauan adalah dengan melakukan penanaman pohon di Mako Polsek Kepulauan Seribu Utara dan di pesisir pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, Senin (6/1).

Penanaman pohon merupakan program Polri guna mendukung penghijauan. Dengan adanya penghijauan, maka kualitas udara akan menjadi lebih sehat, karena sumber oksigen yang dibutuhkan oleh manusia untuk bernafas berasal dari pepohonan.

"Dalam kegiatan tersebut, Polsek Kepulauan Seribu Utara mengikut sertakan para Bhabinkamtibmas, anggota dan Bhayangkari Ranting Kepulauan Seribu Utara serta bersinergi dengan Satpol PP, Damkar, Dishub dan juga PPSU Kepulauan Seribu," kata Kapolsek Kepulauan Seribu Utara, AKP Fery Budiharso. SE.

Kami mendukung Program Polri yang peduli dengan kelestarian alam, dalam hal ini adalah penghijauan. Pohon-pohon kami tanam di beberapa titik, diantaranya depan Mako Polsek Kepulauan Seribu Utara, dan di pesisir pulau Kelapa ini.

Ini akan sangat bermanfaat untuk anak dan cucu untuk bisa menikmati apa yang kita tanam pada hari ini.

"Momentum yang sangat baik, ketika kita menanam dengan ikhlas insya allah semua pohon yang ditanam akan tumbuh seiring dengan musim hujan yang sedang berlangsung diseluruh indonesia, tinggallah kita jaga dan rawat agar semua pohon yang ditanam dapat tumbuh sesuai dengan yang kita harapkan," ujarnya. (dade)

Lestarikan Lingkungan Dan Penghijauan, Kapolsek Kawasan Wilayah Muara Baru Taman Bibit Pohon


FOKUS JAKARTA - Upaya mensukseskan Program Polri dibidang lingkungan yaitu Program Polri Peduli Penghijauan, Kapolsek Kawasan Wilayah Muara Baru AKP. Slamet Riyanto, bersama Kanit Lantas Iptu Ayi Supriyadi, Kanit Reskrim Iptu Yudi Hermawan, Kanit Sabhara Iptu Dwi Saksana dan Kanit Intel Ipda Aji Mulyanto serta anggota Polsek Kawasan Wilayah Muara Baru melakukan penanaman bibit pohon di depan pagar halaman Polsek Kawasan Muara Baru, Senin (6/1).

Bibit Pohon yang ditanam sebanyak 8 (delapan) pohon yang terdiri dari bibit pohon mangga yang memiliki manfaat sebagai pohon penghijauan dan dapat menghasilkan buah, Setelah dilaksanakan penanaman bibit pohon mangga akan dilakukan perawatan sehingga bisa tumbuh kembang dengan baik .

“Kami melakukan kegiatan tanam pohon ini dalam rangka mensukseskan kegiatan Program Polri tentang Peduli Penghijauan, yang salah satu kegiatannya adalah menanam pohon, seperti apa yang kami lakukan sekarang, kata Kapolsek Kawasan Wilayah Muara Baru AKP. Slamet riyanto.

Peduli penghijauan berarti peduli lingkungan, hal penting lain terkait fungsi pohon di dunia ini, seperti kita tahu bahwa pohon dapat menciptakan udara bersih atau oksigen (O2) yang manusia butuhkan.

"Tapi masih banyak lagi manfaat luar biasa dari pohon bagi manusia, di antaranya seperti penyerap air agar tidak terjadi bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan mungkin satu manfaat yang kadang tidak terpikirkan dalam pikiran kita," ujarnya. (dade)

Pangdivif 2 Kostrad Pimpin Apel Gelar Kesiapan Siaga Bencana Alam


FOKIS JAKARTA -  Wilayah Indonesia secara  geografis   memiliki   potensi   bencana alam yang cukup tinggi, terutama tanah longsor, banjir, angin puting beliung, gempa bumi, tsunami dan gunung meletus.

Mqka sebagai bentuk.antisipasi dan kesiapsiagaan, Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.AP., M.Si., M.Tr (Han), memimpin langsung jalannya Apel gelar kesiapan siaga bencana alam satuan Yonbekang 2 Kostrad, di Lapangan Yonbekang 2 Kostrad, Malang. Senin (6/1).

Sebelumnya, Pangdivif 2 Kostrad tiba di asrama Yonbekang 2 Kostrad disambut oleh Danyonbekang   2   Kostrad   Letkol   Cba  Firmanuddin   Lilawangsa   dengan  menerima laporan dari Komandan Batalyon dan menerima jajar kehormatan dari dinas keamanan Batalyon.

Apel gelar kesiapan siaga bencana alam satuan Yonbekang 2 Kostrad diikuti oleh seluruh   prajurit   Yonbekang   2   Kostrad.   Sementara   itu   Pangdivif   2   Kostrad   dalam amanatnya   menyampaikan,   apel  ini   merupakan   bagian   dari   upaya   kesiapan   kita apabila diterjunkan dan diperbantukan pada penanggulangan bencana alam. "Apapun resiko dan situasinya, prajurit Divif 2 Kostrad harus terus dapat menjaga kesiapsiagaan dan meningkatkan kemampuan untuk merespon berbagai bencana alam,” kata Tri.

Oleh   karena itu,  kita  sebagai  prajurit TNI harus dapat menjaga  kesiapan  fisik dan mental   jika   sewaktu-waktu   diterjunkan   sebagai   Satuan   tugas   penanggulangan bencana   alam.   Karena   tanggap   terhadap   bencana   alam   merupakan   panggilan kemanusiaan dan menjadi tanggung jawab kita bersama," ujarnya.

"Bina   dan   pelihara   kesiapan   satuan,  agar selalu   dalam   kondisi   prima   untuk melaksanakan   tugas.   Menjaga   kesiapan   sebuah   satuan   merupakan   sebuah  proses yang bertahap, bertingkat dan berlanjut. Optimalkan kemampuan yang kita miliki, semuanya itu memerlukan aktifitas, tenaga dan pikiran, pengetahuan serta kerjasama yang baik," ungkap Tri. 

Disamping itu, dibutuhkan juga kesungguhan   dari   para   prajurit   sehingga  tujuan   pelaksanaan   tugas   dapat   dicapai secara optimal. (dade)

Bupati Dan Mantan Kapolres Kuningan Tanam Pohon

FOKUS KUNINGAN - Bupati Kuningan H. Acep Purnama dan Brigjen POL Hasanudin, Kapolres Kuningan terdahulu yang telah memasuki masa pensiun dan menjadi staf ahli Badan Penanggulangan Bencana Nasional kompak melakukan penanaman Porang di komplek perumahan Jananuraga Kecamatan Cirendang Kuningan, Senin 6/1/2020.
Dalam kesempatan tersebut Brigjen POL Hasanudin mengungkapkan bahwa Manfaat porang ini banyak digunakan untuk bahan baku tepung, kosmetik, penjernih air, selain juga untuk pembuatan lem dan “jelly” yang beberapa tahun terakhir kerap diekspor ke negeri Jepang dan China.
Umbi porang banyak mengandung glucomannan berbentuk tepung. Glucomannan merupakan serat alami yang larut dalam air biasa digunakan sebagai aditif makanan sebagai emulsifier dan pengental. Papar Hasanudin.
Porang adalah tanaman yang toleran dengan naungan hingga 60%. Porang dapat tumbuh pada jenis tanah apa saja di ketinggian 0 sampai 700 mdpl. Bahkan, sifat tanaman tersebut dapat memungkinkan dibudidayakan di lahan hutan di bawah naungan tegakan tanaman lain. 
Untuk bibitnya biasa digunakan dari potongan umbi batang maupun umbinya yang telah memiliki titik tumbuh atau umbi katak (bubil) yang ditanam secara langsung. 
Sementara itu Bupati Kuningan H. Acep Purnama dalam sambutannya mengatakan, pohon porang ini sudah lama ditanam di Kuningan, bahkan di Kecamatan Ciniru sudah lama berjalan. Tetapi Bupati tetap berharap dengan adanya pengetahuan yang telah diberikan oleh Kapolres Kuningan terdahulu Brigjen POL Hasanudin dapat memberikan semangat kembali kepada masyarakat tentang manfaat dari Porang.
Jika dinilai secara ekonomis dan cara penanaman yang mudah memang porang sangat menguntungkan, selain harganya yang mahal juga cara penanamannya dangat mudah sekali, cukup sekali tanam maka akan tumbuh dan berkembang secara otomatis. 
Olehk karena itu Acep berharap kedepan Dinas Pertanian dapat mengembangkan budidaya pohon porang ini sehingga bisa menjadi nilai ekonomis yang dapat memberikan nilai untuk kesejahteraan masyarakat. Tutup Acep.

Presiden Instruksikan Jajaran Terkait Turun Langsung Bantu Penangangan Banjir


FOKUS JAKARTA - Presiden Joko Widodo menginstruksikan jajaran terkait untuk turun langsung ke lapangan dalam melakukan penanganan banjir yang terjadi di beberapa wilayah.
Secara khusus, Kepala Negara menggarisbawahi soal pentingnya pemberian pelayanan kesehatan serta bantuan bagi warga terdampak banjir. Seluruh kementerian yang berkaitan dengan banjir benar-benar terus terjun ke bawah,” ujarnya dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Senin (6/1).
Kepala Negara menginstruksikan Kementerian Kesehatan untuk menangani persoalan kesehatan yang dialami warga terdampak.
Selain itu, Presiden juga meminta Kementerian Sosial dan Kementerian BUMN untuk bergerak memberikan bantuan-bantuan yang dibutuhkan.
“Yang berkaitan dengan kesehatan, berarti Menteri Kesehatan, yang berkaitan dengan bantuan-bantuan, berarti Menteri Sosial. Mungkin juga di Kementerian BUMN bisa menggerakkan BUMN agar bergerak,” tuturnya.
Adapun Kementerian Dalam Negeri ditugaskan oleh Presiden untuk mengingatkan seluruh kepala daerah agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim hujan dengan kondisi yang cukup ekstrem seperti sekarang ini.
Kewaspadaan tersebut dapat berwujud perencanaan maupun persiapan untuk melakukan evakuasi bagi warganya yang terdampak banjir.
Sementara itu, TNI beserta Polri, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana diminta untuk terjun langsung dan memberikan bantuan tenaga ke lokasi terdampak banjir.
“TNI dan Polri setiap kejadian agar secepatnya bisa membantu ke lapangan, juga Basarnas dan BNPB. Saya kira perintah tidak usah saya ulang-ulang lagi,” tandasnya.
Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Bahas Ketersediaan Gas Untuk Industri, Presiden Pimpin Rapat Terbatas


FOKUS JAKARTA - Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas (ratas) bersama jajarannya untuk membahas ketersediaan gas untuk industri. Rapat terbatas tersebut digelar di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (6/1).
“Sudah berapa kali kita berbicara mengenai ini, tetapi sampai detik ini kita belum bisa menyelesaikan mengenai harga gas kita yang mahal dan perlu saya sampaikan gas bukan semata-mata sebagai komoditas tetapi juga modal pembangunan yang akan memperkuat industri nasional kita,” kata Presiden dalam pengantarnya.
Menurut Presiden, sejumlah sektor industri menggunakan 80 persen volume gas Indonesia. Industri-industri tersebut mulai dari industri pembangkit listrik, industri kimia, industri makanan, industri keramik, industri baja, industri pupuk, hingga industri gelas.
“Artinya, ketika porsi gas sangat besar pada struktur biaya produksi, maka harga gas akan sangat berpengaruh pada daya saing produk industri kita di pasar dunia. Kita kalah terus, produk-produk kita, gara-gara harga gas kita yang mahal,” jelasnya.
Oleh karena itu, Kepala Negara meminta agar harga gas betul-betul dihitung agar lebih kompetitif. Ia juga meminta agar jajarannya melihat penyebab tingginya harga gas tersebut, mulai dari hulu hingga hilir.
“Mulai dari harga di hulu, di tingkat lapangan gas, di tengah terkait dengan biaya penyaluran gas, biaya transmisi gas di tengah infrastruktur yang belum terintegrasi dan sampai di hilir di tingkat distributor,” imbuhnya.
Di samping itu, Presiden juga meminta laporan mengenai pelaksanaan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 40 Tahun 2016 tentang Penetapan Harga Gas Bumi. Presiden hendak mencari tahu apakah terdapat kendala di lapangan dalam implementasinya.
“Apakah ada kendala-kendala di lapangan, terutama di tujuh bidang industri yang telah ditetapkan sebagai pengguna penurunan harga gas yang kita inginkan?”
Presiden menyebut setidaknya ada tiga hal yang bisa dilakukan terkait persoalan mahalnya harga gas untuk industri. Pertama, dengan mengurangi atau bahkan menghilangkan jatah pemerintah.
“Saya melihat yang pertama, ada jatah pemerintah 2,2 USD per MMBTU _(Million British Thermal Unit)_. Kalau jatah pemerintah ini dikurangi atau bahkan dihilangkan, ini bisa lebih murah. Ini satu, tapi nanti tanya ke Menteri Keuangan juga,” ungkapnya.
Kedua, dengan memberlakukan _Domestic Market Obligation_ (DMO) agar gas bisa diberikan kepada industri. Untuk diketahui, DMO adalah kewajiban Badan Usaha atau Bentuk Usaha Tetap untuk menyerahkan sebagian minyak dan gas bumi dari bagiannya kepada negara melalui Badan Pelaksana dalam rangka penyediaan minyak dan gas bumi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri yang besarnya diatur di dalam kontrak kerja sama.
“Ketiga, bebas impor untuk industri. Ini sudah sejak 2016 kan gak beres-beres. Saya harus cari terobosan, ya tiga itu pilihannya. Kalau tidak segera diputuskan, ya akan begini terus,” ucapnya.
“Pilihanya kan sebenarnya hanya dua, melindungi industri atau melindungi pemain gas. Itu saja sudah,” tandasnya.
Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Minggu, 05 Januari 2020

Tingginya Sedimentasi Sungai Di Kota Cirebon, Walikota : Harus Segera Dilakukan Normalisasi


FOKUS CIREBON - Tingkat sedimentasi sejumlah sungai yang melintas di Kota Cirebon tinggi. Normalisasi aliran sungai diperlukan agar air bisa mengalir dengan lancar ke daerah hilir tanpa menggenangi rumah warga.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH, usai melakukan kerjabakti bersama dengan satuan kerja perangkat daerah dan masyarakat di Sungai Pengampaan, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Minggu, 05 Januari 2020.

“Kemarin saya meninjau Sungai Kedungpane, “ungkap Azis. Dari sekitar 8 hingga 10 meter lebar sungai jalur airnya tinggal sepertiga saja. Bahkan tidak hanya di sungai Kedungpane, sungai-sungai lainnya yang melintas di Kota Cirebon ini tingkat sedimentasinya juga cukup tinggi.

Dijelaskan Azis, ada sejumlah titik yang rawan banjir di Kota Cirebon. Diantaranya di Kalijaga, Kedung Pane dan di Kali Kriyan. “Karena itu alirannya harus diperlancar agar tidak ada hambatan,” ungkap Azis.

Caranya dengan melakukan pengerukan terhadap sedimentasi yang ada di aliran sungai. Karena sungai merupakan wewenang dari BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Senin esok, lanjut Azis, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan BBWS Cimanuk-Cisanggarung.


Selain melakukan pertemuan dengan BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Azis juga meminta kepada masyarakat untuk senantiasa berupaya menjaga kebersihan di lingkungan mereka. Termasuk dengan tidak menjadikan sungai sebagai tempat sampah besar.

“Mari kita jaga dan lestarikan sungai kita,” ungkap Azis. Sehingga saat hujan deras turun, sungai mampu menampung air dan jumlah yang besar dan tidak akan meluap hingga masuk ke pemukiman warga.

Sementara itu menyinggung banjir yang selalu menggenangi ruas jalan di Terusan Pemuda, Azis mengungkapkan disebabkan adanya penyempitan saluran drainase dan selokan.

“Tahun ini segera kita normalisasi. Termasuk di ruas Jalan Siliwangi juga. Satu persatu kita selesaikan untuk menjadikan Kota Cirebon lebih baik lagi,” ungkap Azis. (nur)

Presiden Joko Widodo Instruksikan Panglima TNI, Menteri PUPR Dan Kepala BNPB Segera Buka Jalan Akses Menuju Sukajaya


FOKUS CIREBON - Presiden Joko Widodo telah memberikan instruksi kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Kepala BNPB Doni Monardo agar akses menuju Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat yang tertutup akibat longsor segera dibuka.
Pernyataan ini disampaikan Presiden saat meninjau lokasi bencana banjir dan longsor di Kecamatan Sukajaya dari udara sebagaimana disampaikan Kepala BNPB Doni Monardo kepada Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.
Rombongan Presiden yang terdiri dari tiga helikopter lepas landas dari Pangkalan TNI AU Atang Sendjaja, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat pada pukul 08.15 WIB.
Pada pukul 08.30 WIB, dua helikopter yang ditumpangi oleh perangkat kepresidenan dan membawa bantuan logistik untuk pengungsi berhasil mendarat terlebih dahulu di helipad Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.
Prosedur pendaratan ini sudah sesuai dengan prosedur tetap penerbangan VVIP di mana helikopter VVIP mendarat setelah dua helikopter lainnya mendarat.
Pada saat akan mendarat, cuaca berubah sangat ekstrem dan berkabut tebal, sehingga mengakibatkan berkurangnya jarak pandang yang tidak memenuhi standar penerbangan VVIP dan ditambah kondisi sekitar yang merupakan daerah perbukitan. Akhirnya pilot helikopter yang membawa Presiden, Letkol Pnb Yosep Frits memutuskan untuk tidak mendarat.
Pilot helikopter Letkol Pnb Yosep Frits masih berusaha menunggu perubahan cuaca dengan memutari daerah tersebut, namun yang terjadi kabut semakin tebal dan akhirnya pilot memutuskan untuk kembali ke Pangkalan TNI AU Atang Sendjaja, Kabupaten Bogor dan tiba pada pukul 09.05 WIB.
Adapun bantuan Presiden disampaikan secara simbolis oleh Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono kepada pengungsi dan Camat Sukajaya.
Sementara itu, setibanya di Pangkalan TNI AU Atang Sendjaja, atas perintah Presiden, Menteri PUPR langsung menuju Kecamatan Sukajaya melalui jalur darat untuk memastikan peralatan berat berfungsi optimal sehingga akses menuju dan ke Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor dapat dibuka.
Berdasarkan informasi dari Kementerian PUPR terdapat enam desa di Kecamatan Sukajaya terisolir akibat jalan akses tertutup longsor yakni Desa Kiarasari, Kiara Pandak, Urug, Cisarua, Cileuksa dan Pasir Madang.
Adapun Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sejak kemarin (Sabtu, 4/1) sesuai arahan Presiden telah mengirimkan 6 alat berat ke lokasi longsor di Kecamatan Sukajaya, yaitu 6 execavator, 1 loader, dan 1 buildozer.
Sumber: Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

TNI-Polri Evakuasi Korban Longsor dan Banjir Di Desa Kiara Pendek, Kabupaten Bogor


FOKUS BOGOR - Warga bahu-membahu bersama TNI-Polri melakukan evakuasi korban di lokasi banjir dan tanah longsor di Desa Kiara Pandak, Sukajaya, Kabupaten Bogor, Sabtu (4/1). 

Di wilayah ini, sebanyak 255 rumah rusak berat dan 600 warga mengungsi ke kantor desa, SD, SMA dan pondok pesantren, akibat bencana itu. 

Salah satu yang diselamatkan ialah Gopal (30), warga Kampung Babakan Lebak. Korban dievakuasi dengan digotong warga dibantu TNI-Polri, karena kakinya terluka cukup parah. 

"Saat kita temukan, kondisinya sudah lemah tak berdaya. Korban sudah sempat kejang. Ada luka infeksi di kaki yang sudah menghitam dan membiru, serta mulai membusuk," kata Iptu Dicky Anggi Pranata, Minggu (5/1). 

Gopal terluka karena menghindari material yang terbawa longsor akibat hujan deras dan banjir. Karena Desa Kiara Pandak merupakan daerah terisolir akibat bencana, korban sempat menahan sakit tanpa pengobatan cukup lama, sebelum akhirnya berhasil diselamatkan. 

Meski begitu, tak mudah mengevakuasi Gopal. Karena tak bisa dilalui kendaraan bermotor dan medannya terjal, korban digotong oleh Dicky, warga dan anggota TNI, menggunakan kain sarung yang dikaitkan ke bambu. Jarak yang ditempuh dengan berjalan kaki ini tak dekat. 

"Kita bawa ke posko dengan menggotong menggunakan bambu, menuju tempat pengobatan yang berjarak 7 Km," ujarnya. 

Setelah sampai di posko Desa Harkat Jaya, korban sempat ditangani dokter. Tapi karena kondisinya kronis dan luka yang cukup serius, korban akhirnya dilarikan ke RSUD Leuwiliang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. 

"Sudah dirujuk ke rumah sakit. Semoga korban kembali sehat," ungkap Kanit Regident Satlantas Polres Kabupaten Bogor ini. (Ana)

Walikota, Kapolres Dan Dandim 0503 Kerja Bakti Di Lokasi Banjir Terparah


FOKUS JAKARTA-- Walikota Jakarta Barat H Rustam Efendi didampingi Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru dan Dandim 0503/JB Kolonel Kav Valian Wicaksono melaksanakan apel kerja bakti yang dilanjutkan grebek sampah di wilayah RW 02 dan RW 08, Kedoya Utara, Kebon Jeruk Jakarta Barat, Minggu (5/1).

Usai pelaksanaan apel seluruh Personil menempati Zona yang sudah ditentukan dan langsung melaksanakan kerja bakti membersihkan sampah-sampah dan lumpur sisa warga yang terkena dampak banjir.

Walikota Jakarta Barat, H Rustam Efendi mengatakan kegiatan kerja bakti ini diikuti oleh personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Pemkot Jakarta Barat, Satpol PP, Unit Pemadam Kebakaran dan PMI Jakarta Barat.

"Hari kita melaksanakan pembersihan kompak se DKI Jakarta. Wilayah kita di RW 02 dan RW 08 Kelurahan Kedoya Utara Kebon Jeruk ini yang sangat parah Banjirnya dibanding Wilayah yang lain," kata Rustam.

Pelaksanaan Kerja bakti masal ini untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan Sehat. Kegiatan kerja bakti ini juga d7ibagi menjadi 7 titik Lokasi Zona. Kegiatan ini akan kita lanjutkan sampai benar-benar bersih sehingga masyrakat bisa beraktifitas kembali. Masih dikatakannya, dari pantauan di beberapa titik lokasi banjir, ternyata adanya  infrasruktur yang tidak bekerja maksimal.

"Adanya Kali angke dan kali mokevart yang  belum maksimal dikarenakan titik pompa yang generatornya kerendam air, selain itu juga masih banyak drainase yang harus kita betulkan. Berapa posko kesehatan sudah didirikan di beberapa titik lokasi banjir untuk membantu warga korban banjir yang terkena wabah penyakit akibat dampak banjir," ujarnya.

Akibat banjir ini memang sangat rentan sekali terkena penyakit terutama anak-anak seperti panas dan gatal-gatal. Untuk itu, selain dapur umum, kami menyeiapkan posko kesehatan berharal semua yang menderita penyakit dapat kita tangani dengan baik.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru Sik, mengatakan pihaknya beserta jajaran bersama Dandim 0503/JB mendampingi Walikota Jakarta Barat  meninjau langsung kegiatan kerja bakti dan memetakan lokasi sumber banjir, peninjauan rumah pompa air serta memberikan bantuan kepada para pengungsi. Disamping meninjau lokasi, kita juga memberikan bantuan sosial yang diserahkan secara simbolis kepada warga korban banjir. 

"Semoga dengan kegiatan ini dapat mengurangi beban saudara kita yang sedang terkena musibah banjir. Masih di lokasi, salah seorang warga Rupaida mengatakan, tingginya curah hujan yang melanda DKI Jakarta dan sekitarnya yang berakibat banjir di tempat tinggalnya membuat dirinya bersama keluarga mengungsi di salah satu sekolah. Menurutnya, banjir tahun ini melebihi banjir tahun sebelumnya," ujarnya.

Lebih lanjut, kata Kapolres mengungkapkan slama mengungsi, warga mendapatkan bantuan Sembako dan pelayanan kesehatan. Untuk itu ia berharap kepada Pemerintah agar cepat tanggap dalam memberikan bantuan kepada korban banjir seperti air bersih dan juga agar memperbaiki sistem drainase.

"Untuk warga masyarakat juga harusnya sadar agar tidak membuang sampah sembarangan karena dapat menyumbat aliran air sehingga bisa menyebabkan banjir," ungkap Kapolres. (dade)

Sabtu, 04 Januari 2020

Waspadalah.. !! Dampak Cuaca Ekstrem Bagi Kesehatan



FOKUS CIREBON - Hampir Dua bulan ini berbagai daerah tengah terdampak cuaca ekstrim. Bukan saja mendatangkan banjir dan longsor, juga angin puting beliung yang menerjang rumah-rumah warga. 

Tetapi juga menimbulkan berbagai penyakit yang menyerang kesehatan manusia. 

Seperti serangan flu dan batuk, muntaber, sesak nafas dan sejumlah penyakit lainnya. Biasanya ini menyerang anak-anak berusia balita, remaja dan orang tua. 

Maka banyak anjuran yang datang dari para pakar kesehatan dan dokter, agar di saat cuaca ekstrem ini, disarankan untuk memperbanyak mengkonsumsi buah-buahan segar, mineral (air putih), dan makanan atau minuman suplemen yang menyehatkan dan memberikan kekebalan pada tubuh. 

Selain itu, dianjurkan juga untuk berolah raga. Dan tidak mengkonsumsi makanan atau minuman yang malah mendorong mengurangi kesehatan atau kekebalan tubuh kita. "Jagalah terus kesehatan kita, ingat, sakit itu mahal," kata Firdaus, aktivis lingkungan. (nur)

Walikota Bekasi Dampingi Mendagri Tito Karnavian Kunjungi Korban Banjir


FOKUS BEKASI - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang di dampingi Staf Ahli bidang Pemerintahan Kementrian Dalam Negeri, di sambut hangat Walikota Bekasi Rahmat Effendi.
Dalam penyambutan tersebut, Walikota di dampingi oleh Kapolresta Kota Bekasi Kombes Widjanarko, Dandim 0507 Kota Bekasi Letkol Rama Pratama, Asda III Pemerintahan Kota Bekasi, Ka Itko, Kasatpol PP, Ka Bappeda, Camat dan Lurah Se Jati Asih, meninjau korban banjir yang berada di Perumahan Villa Jatirasa RW 11 dan RW 12  Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jati Asih. Jum’at (03/01).
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meninjau lokasi sekitar untuk melihat situasi dan kondisi lokasi berdampak banjir secara real dan menyeluruh dengan pertimbangan kebutuhan yang di butuhkan sesuai dengan apa yang di sampaikan oleh warga tersebut, karena banjir yang melanda wilayah itu tergolong cukup parah.
Walikota Bekasi Rahmat Effendi menyampaikan debit airnya sudah berkurang dan menurun, lumpur yang ada akan dibantu untuk membersihkan oleh DISDAMKAR, air bersih 24 jam dan pelayanan kesehatan.
“Sekarang debit air nya sudah berkurang dan menurun yang dari semula dengan ketinggian 3 meter nah sekarang sudah surut tinggal lumpur bawaan dari air bah yang meluap, nanti lumpur-lumpur ini akan kita bersihkan dengan bantuan dari DISDAMKAR Kota Bekasi, dan kita menjamin ketersediaan air bersih 24 jam dan obat-obatan juga layanan kesehatan dari puskesmas yang ada di Kecamatan Jatiasih,” kata Walikota.
Lebih lanjutnya ia mengatakan akan merelokasi dan menata kembali dengan baik dan seksama dari pengalaman banjir saat ini seperti daerah-daerah yang di lintasi aliran sungai, pengerukan sedimen dan menturap agar meminimalisir jikalau debit air yang datang dalam jumlah besar.
“Bisa lewat tanpa menggangu sekitar aliran sungainya dan allhamdulillah Kementrian PUPR telah mengalokasikan dana sebesar 4 trilliun rupiah untuk merenovasi tanggul-tanggul yang jebol karena diterjang air bah,” ujarnya.
Kementerian Dalam Negeri Tito Karnavian akan membantu dari segi logistik, serta sandang dan papan dan juga akan membuat modifikasi cuaca.
“Dimana siklus  awan curah hujan rendah dan tinggi akan distabilkan, ini sedang dilakukam oleh panglima TNI dan KASAU. Serta warga yang berkas kependudukannya hilang atau rusak berdampak banjir jangan khawatir segeralah datang dan urus ke ABRI (Arsip Nasional Republik Indonesia) di jamin gratis,” ungkapnya.(dani)

Diapresiasi Sekolah Penuh Karya, Wali Kota Cirebon Beri Penghargaan Kepada Santa Maria


FOKUS CIREBONKetua Yayasan Santo Dominikus sebagai pengelola Sekolah Santa Maria, Suster Albertin, mengaku sangat bersyukur sekolah mereka mendapatkan penghargaan secara personal dari Wali Kota Cirebon. “Bagi kami ini hadiah besar, kami merasa disupport,” ungkap Albertin.

Wali Kota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis  SH menyatakan, bahwa Kebhinnekaan diminta untuk terus dijaga. Sekolah Santa Maria juga diminta untuk tak pernah bosan menyuarakan bhinnekaan tersebut.

Pernuataan tersebut disampaikan usai memberikan penghargaan dari Pemda Kota Cirebon kepada Yayasan Santo Dominikus, Santa Maria Kota Cirebon usai terselenggaranya konser Kebhinnekaan Suluh Nusantara, Kamis, 2 Desember 2019.


“Penghargaan ini sebagai bentuk rasa salut dari Pemda Kota Cirebon terhadap karya yang telah diberikan oleh sekolah Santa Maria,” ungkap Azis.

Apa yang telah dilakukan sekolah tersebut dalam Konser Kebhinnekaan Suluh Nusantara dengan melibatkan seluruh civitas akademika, mulai dari TK hingga SMA merupakan sesuatu yang luar biasa.

Pada kesempatan itu Azis juga mengingatkan jika Indonesia merupakan negara yang kaya dengan keberagaman. Baik itu bahasa, suku, agama, budaya dan lainnya
.”Namun karena keberagaman itu juga Indonesia lahir,” ungkap Azis.

Keberagaman dipersatukan melalui semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti beraneka ragam suku, budaya, bahasa, agama dan lainnya namun tetap satu dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Ini yang harus kita jaga hingga akhir hayat,” ungkap Azis.

Sekolah Santa Maria, lanjut Azis telah membuktikan dirinya sebagai penjaga semboyan Bhinneka Tunggal Ika tersebut.

Bahkan lebih dari itu, menurut Azis mereka telah membuktikan dirinya sebagai penjaga persatuan dalam keragaman melalui kegiatan yang telah mereka selenggarakan. 

“Ke depan saya berharap Santa Maria tetap terus berkarya, berjuang tiada henti untuk menjaga persatuan dan kesatuan di Indonesia,” ungkap Azis.


Sebagai bentuk dukungan, Azis berjanji tahun depan Konser Kebhinnekaan Suluh Nusantara akan mendapatkan sokongan penuh dari Pemda Kota Cirebon. "Sehingga segala bentuk hambatan yang terjadi pada konser pertama tidak terulang kembali di konser kedua," kata Azis. (nur) 

Urai Kemacetan, Menteri Perhubungan Berencana Bangun Elevated Di Cirebon


FOKUS CIREBON - Kemacetan yang kerap terjadi di sejumlah titik jalan kota, terutama pada perlintasan jalur Kereta Api membuat perhatian khusus Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi.
Jika dilihat dari peta wilayak Kota Cirebon, sepertinya perlintasan jalur Kereta Api ini memang membelah wilayah Kota Cirebon. Ada sekitar 8 perlintasan yang harus dilintasi kemdaraan di jalan kota.
Selain itu, Kota Cirebon juga masuk ke dalam salah satu wilayah terpadat dalam lalu lintas kereta api. Dari informasi yang didapat, setiap tujuh menit sekali, kereta melintas di Kota Cirebon.
Kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab terjadinya kemacetan di sejumlah ruas jalan. Seperti di kawasan Kartini Kota Cirebon, pengendara tak hanya harus mengurangi kecepatan, tapi juga ekstra sabar setiap melintas jalur kereta api.
Dari kondisi tersebut, pemerintah berencana membangun jalur kereta api baru di atas jalan raya atau elevated. Rencananya, pembangunan elevated tersebut diintegrasikan dengan rencana proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Surabaya.
Menurut Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, jalur elevated ini dianggap menjadi solusi mengatasi kemacetan khususnya di kota kecil seperti Cirebon.
"Iya tapi saya minta masyarakat harus siap menerima itu jangan ada masalah saat pembangunan berlangsung. Kalau saya tidak ke Cirebon juga saya tidak akan tahu masalah ini," kata dia belum lama ini.
Dia menyebutkan, rencananya proyek pembangunan jalur kereta api cepat Jakarta-Surabaya akan dimulai pada 2021 mendatang. Saat ini, pemerintah mulai melakukan berbagai kajian.
Termasuk, sebut Budi, menghitung total biaya untuk proyek pembangunan jalur kereta api cepat dan elevated yang ada di Cirebon sendiri
"Kajian tahun 2021 dan proyek sendiri rencananya dimulai tahun 2022 dan tahun 2026 rencana kereta api cepat sudah mulai beroperasi termasuk elevated nya. Yang sedang dikaji itu Cirebon dan Semarang jadi kalau ada tim kami orang Jepang dan Perhubungan tolong disambut baik," kata Budi.
Sementara itu, Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis mengaku sangat mengapresiasi upaya pemerintah pusat membangun elevated di Cirebon.
Azis mengaku, sebelumnya usulan mengurai kemacetan dengan memindahkan jalur kereta api tersebut sudah berulang kali, namun tidak pernah mendapat tanggapan baik.
Selain itu kata Azis, wilayah Kota Cirebon juga termasuk daerah kecil yang sangat padat penduduk. Banyak warga luar memilih bekerja di Kota Cirebon.
"Kalau siang warganya bisa sampai 2 juta lebih tapi kalau malam berkurang jadi 300 ribu sesuai data kependudukan asli warga Kota Cirebon," kata dia.
Sebagian besar wilayah yang dilintasi kereta api di Kota Cirebon adalah kawasan niaga. Otomatis, kehadiran kereta api di Kota Cirebon kerap dikeluhkan warga sekitar.
Azis mengaku pernah mengirimkan surat usulan terkait mengatasi kemacetan akibat jalur kereta api. Salah satunya membuat underpass atau fly over.
"Atau kereta apinya yang di atas dan semoga apa yang Pak Menhub sampaikan bisa segera diwujudkan. Kami sendiri akan bersiap meremajakan usulan alias memberi usulan lagi yang ke tiga ini ke Pak Menteri agar konsep bisa disesuaikan dengan apa yang sudah jadi kajian kami di Kota Cirebon," ujar Azis.
Kabar rencana pembangunan elevated di Cirebon juga mendapat tanggapan beragam dari warga. Sutinah (42), misalnya, warga Kesambi ini mendukung langkah Pak Menteri dan Walikota Cirebon ats rencana pembangunan elevated.
"Cirebon ini kota kecil, tapi padat penduduk. Belum lagi di Kota Wali ini banyak tempat-tempat priwisata yang memungkinkan banyaknya pengunjung dari luar kota masuk ke Kota Cirebon. Untuk aktivitas lendaraan warga kota dan sekitarnya saja, lalu lintas di perlintasan kereta api sudah macet memanjang, seperti di Jl RA Kartino dan Jl Lawanggada, Kesambi, tentu ini harus cepat diurai dengan program pembanguan tadi," kata Sutinah, Sabtu (4/01/2019), kepada wartawan. (nur)

Jumat, 03 Januari 2020

Ketua Umum Bhayangkari Dan Ketua Umum Dharma Pertiwi Berikan Bantuan Korban Banjir


FOKUS JAKARTA--- Ibu Ketua Umum Bhayangkari Fitri Idham Azis dan Ibu Ketua Umum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto menyerahkan bantuan untuk korban banjir Jakarta, Kamis (2/1/2020). 

Fitri yang merupakan Ny. Kapolri Jenderal Idham Azis, dan Ny. Nanny pasangan dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, menyerahkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Kebon Pala dan Bidara Cina, Jakarta Timur. 

"Bantuan untuk korban banjir dari Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (Oase KIM) atau organisasi istri para menteri atau setingkat menteri Kabinet Indonesia Maju," kata Karo Multimedia Divisi Humas Polri, Brigjen Budi Setiawan, Jumat (3/2). 

Untuk di Kebon Pala, bantuan diserahkan di posko pengungsian Gereja Katolik St. Agustinus, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Bantuan diserahkan secara simbolis, berupa sembako dan alat kebersihan. 

"Setibanya di posko pengungsian, Ibu Ketum Dharma Pertiwi dan Ibu Ketum Bhayangkari langsung menyapa para pengungsi yang berada di Aula Gereja, dan memberikan bantuan kepada perwakilan pengungsi secara simbolis," ujarnya. 

Seusai memberikan bantuan di Halim Perdanakusuma, rombongan menuju Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur. Setibanya di Kantor Kelurahan Bidara Cina, Ibu Ketum Dharma Pertiwi dan Ibu Ketum Bhayangkara langsung meninjau Posko Pengungsian dan berbincang dengan masyarakat korban banjir di wilayah itu. 

Seperti di Kebon Pala, penyerahan bantuan kepada perwakilan pengungsi kembali dilakukan. Turut hadir dalam penyerahan bantuan Ibu Wakil Ketua Umum Pia Ardhya Garini, Fahru Zaini dan istri Kalemdiklat Polri Komjen Arief Sulistyanto, Niken Arief.

Diketahui, banjir melanda Jabodetabek akibat hujan lebat mengguyur sejak Selasa (31/12/2019) hingga Rabu (3/1/2020). Menurut Kementerian Sosial, total 26 orang meninggal dunia akibat banjir, dan 31.232 jiwa mengungsi. Jakarta Timur menjadi wilayah terdampak banjir paling parah di Ibu Kota. Sebanyak 13.516 warga Jakarta Timur dari sejumlah kecamatan, mengungsi ke Posko Pengungsian. (bam)

Pemkot Cirebon Ikut Peringati HAB Kementerian Agama Ke 74


FOKUS CIREBON - Agama dan negara (pemerintah) itu saling membutuhkan dan mengokohkan ungkap Pj Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Drs. H. Anwar Sanusi, MPd dalam Peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-74 Tingkat Kota Cirebon di Lapangan MAN 1, Jumat (3/1).

Anwar mengatakan Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya.

“Dasar Ketuhanan Yang Maha Esa merupakan fundamen moral yang harus melandasi penyelenggaraan negara, pemerintahan dan pembangunan. Serta menyinari seluruh ruang kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ungkap Anwar yang membacakan sambutan Menteri Agama RI.

Anwar menambahkan negara secara aktif melindungi hak dan kewajiban beragama dalam masyarakat serta kemerdekaan beribadat bagi setiap pemeluk agama. Dalam masyarakat serta kemerdekaan beribadat bagi setiap pemeluk agama.

“Tentunya dalam mengucapkan selamat memperingati Hari Amal Bhakti Kementerian Agama. Kami berharap Kementerian agama dapat menyejukan semua,” kata Anwar.

Kementerian Agama dapat mengurangi paham-paham yang mengajarkan kekerasan. Sehingga peranan kementerian agama dapat mewakili pemerintah untuk menjalankan berbagai kegiatan keagamaan.


Kepala Kementerian Agama Kota Cirebon, Drs. Mulyadi, MAg mengatakan Peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama merefleksikan rasa syukur kita kepada Allah SWT. Dan penghargaan terhadap jasa-jasa para perintis dan pendiri Kementerian Agama.

“Alhamdulillah telah dilaksanakan puncak peringatan Hari Amal Bakti Kementerian ke 74. Dalam kegiatan melibatkan semua komponen termasuk ASN Pemerintah Kota Cirebon,” ujar Mulyadi.

Hal ini, tambah Mulyadi merupakan bukti nyata adanya kekompakan antara Kementerian Agama dengan Pemerintah Daerah Kota Cirebon. 

Pemerintah Daerah Kota Cirebon juga pada peringatan Hari Bakti 2020 telah menghibahkan dua bidang tanah kepada Kementerian Agama. Lokasi tanah hibah yakni Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon dan kantor KUA Harjamukti.


“Ini kado yang terindah bagi Kami dari Pemerintah Daerah Kota Cirebon,” tandasnya.

Dua Dosen IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dikukuhkan Sebagai Instruktur Nasional


FOKUS CIREBON - Bertepatan dengan peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama RI ke 74, IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyambut baik inisiatif berdirinya rumah moderasi beragama.

Seperti dilansir pada pemberitaan sebelumnya, PTKIN satu-satunya di Wilayah III Cirebon tersebut mengutus dua orang dosennya untuk mengikuti Pendidikan Instruktur Nasional Moderasi Beragama (PIN-MB) pada 27-31 Desember lalu.

Dr Hajam MAg, Dekan Fakultas Ushuluddin Adab Dawkah (FUAD) dalam pertemuan terbatas dengan Instruktur dan Rektor menuturkan bahwa kedua dosen yang resmi dikukuhkan sebagai Instruktur Nasional adalah Mohammad Andi Hakim dari Jurusan BSA dan Hasbiyallah dari Jurusan SKI. 

“Keduanya telah dikukuhkan dan menerima mandat dari Kementerian Agama untuk mewujudkan program-program moderasi beragama di Kampus dan wilayah Cirebon, salah satunya dengan membentuk Rumah Moderasi sesuai arahan Dirjen Pendidikan Islam pada melalui surat edaran pada 29 Oktober 2019,” ungkap Hajam.

Senada dengan gagasan tersebut, Sumanta Rektor IAIN Syekh Nurjati menyambut baik dan mendukung penuh.

Menurutnya, Rumah Moderasi menjadi kebutuhan yang mendesak bagi PTKIN sebagai wadah melakukan pengkajian, penelitian dan advokasi masalah-masalah keberagamaan khususnya di Cirebon.

Pihaknya merasa kontribusi IAIN Syekh Nurjati yang sudah baik harus ditingkatkan melalui program-program yang transformatif dan solutif bagi kemajuan kehidupan beragama. 

“Rekomendasi ini segeraakan kami bahas dan matangkan melalui agenda Rapat Pimpinan terdekat, agar memiliki payung hukum dan dapat berkontribusi dengan optimal. 


Lebih khusus harapan saya rumah moderasi ini berbasis pada nilai-nilai kearifan lokal Cirebon yang amat kaya,” tegas Sumanta.

Hal tersebut dikuatkan oleh Mahrus Elmawa, Kasi Penelitian Dirjen PendisbKemenag RI yang menganggap pentingnya rumah moderasi. 

Menurut Mahrus, rumah moderasi Cirebon and Moderation Studies dapat bersinergi dengan Cirebonese Corner, pusat kajian dan penelitian tentang Cirebon yang telahada di IAIN Syekh Nurjati. 

Mahrus yang pernah menjabat sebagai Kapus Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati tersebut menambahkan bahwa lembaga ini harus mampu menggali nilai-nilai moderasi melalui local genius masyarakat Cirebon. 

Pengkajian dan penelitian tentang Cirebon dalam konteks moderasi beragama harus dikerjakan secara sistematis, terstruktur dan berkesinambungan. 

“Cirebon Era abad ke-14 sesungguhnya meliputi wilayah se-Nusantara, sehingga sangat kaya akan tradisi dan nilai-nilai moderasi, bukti-bukti tersebut dapat kita saksikan dalam berbagai sumber peneltian yang otoritatif,” tegasnya.

Dalam kesempatan lain Andi Hakim, salah satu instruktur nasional merasa bersyukur atas dukungan para pimpinan. 

Menurutnya, fungsi instruktur adalah membantu lembaga dalam upaya mempersiapkan dan menjalankan program-program moderasi beragama, khususnya melalui rumahbmoderasi. 

Melalukan sinergi dengan para senior yang memiliki kepakaran sebagai resources dalam konsep danbaktualisasi. 

“Moderasi Beragama menjadi salah satu agenda utama dalam RPJM Nasional 2020-2024, artinya keniscayaan program ini menuntut kerjasama lintas Kementerian danbLembaga, Kampus dan Masyarakat dalam mengawal kehidupan moderasi beragama di Indonesia. 

Senada denganbRektor, harapanya IAIN Syekh Nurjati dapat menjadi rujukan utama dalam pengkajian, penelitian dan advokasi moderasi beragama di Cirebon dan Indonesia” pungkas Andi. (nur)

Kamis, 02 Januari 2020

Semarak HAB Ke 74, Ratusan Peserta Jalan Santai Digoyang Hiburan Dan Hadiah "Doorprize"


FOKUS CIREBON - Ratusan peserta jalan santai HAB Ke 74, Kementerian Agama, IAIN Syekh Nurjati Cirebon digoyang hiburan dan banyak hadiah doorprize. Peserta yang sudah menunggu satu persatu mendapatkan hadiah, dari hadiah utama sebuah Kulkas dua pintu, Sepeda Gunung dan TV Led, hingga hadiah hiburan.

H.M. Arifin MAg, Humas IAIN SNJ Cirebon yang mengatur acara dan pembagian hadiah doorprize, langsung mengangkat tangan pertanda nomor kupon yang keluar berhak  mendapatkan hadiah hiburan, setelah itu, beberapa menit kemudian peserta kembali disuguhkan hiburan, membuat suasana selalu fresh dan menyenangkan.


Sementara  di lokasi acara, suasana peserta yang tengah menunggu giliran mendapatkan hadiah doorprize terlihat begitu familier. Satu sama lain seperti tak terbatas oleh jabatan. Saling guyub dan bercanda ria bak keluarga besar yang tengah bergembira.


"Saya sangat senang dengan acara ini, ini adalah keluarga besar, saya seperti berada di dalam keluarga besar. Apalagi jika nomor kupon jalan santai disebut angkanya, maka banyak suara beriuh tepuk tangan serasa bergembira saat saya maju dan mengambil hadiah," tutur karyawan IAIN yang mendapatkan sebuah hadiah dari kupon jalan santai. 


Sementara itu, peserta jalan santai berkumpul di area finish, yakni di gedung Pascasarjana IAIN SNJ Cirebon. Mereka yang baru baru saja usai berjalan kaki di sepanjang jalan Perjuangan dan Jln Majasem, Kota Cirebon, akhirnya bersantai di tempat finish, sambil menunggu hadiah utama dari periangatan  HAB Ke 74, Kementerian Agama, di IAIN SNJ Cirebon. (din)

Peringati HAB Ke 74, IAIN Syekh Nurjati Cirebon Merajut Kebersamaan


FOKUS CIREBON - Ratusan peserta jalan santai HAB Ke 74, IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamis, (02/01/20) sekitar pukul 07.30 WIB secara resmi dilepas oleh Rektor IAIN  Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim  MAg dan langsung bergerak menuju route jalan yang sudah ditentukan pihak panitia.

Ratusan peserta jalan kaki (jalan santai), semula berkumpul dan start di halaman depan kantor Rektorat IAIN SNJ Cirebon dan mereka merupakan tenaga pendidik dan kependidikan di lingkungan civitas akademika IAIN SNJ Cirebon, baik itu jajaran pimpinan, karyawan maupun dosen bersama keluarganya (anak dan istri).

Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg menyatakan jika HAB ke 74 tahun ini bertujuan merajut kebersamaan. "Kita ingin kebersamaan selalu terbangun di lingkungan civitas akademika IAIN SNJ Cirebon, dimana dengan kebersamaan semua akan nampak harmonis dan kemajuan bisa dibangun secara bersama-sama," ujarnya kepada fokuscirebon.com

Sumanta juga menegaskan, konsep familier bisa dilihat dari keikutsertaannya anak dan istri para karyawan, dosen maupun stakeholder dalam kegiatan HAB ke 74 ini.


Sementara itu, usai dibuka secara resmi, bak semut yang merayap, seluruh peserta langsung bergerak menuju titik-titik route jalan kaki. 

Tampak jajaran pimpinan IAIN SNJ Cirebon, seperti Rektor, Direktur Pasca Sarjana, Prof Dr H Dedi Djubaedi MA,  Prof Dr H Jamali MAg, Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, sejumlah Dekan dan Wakil Dekan, Kepala Biro AUAK, para dosen karyawan dan Kabag Humas serta kru dan lainnya juga ikut bergerak berjalan kaki menuju route yang ditentukan panitia.



"Ya, kami bangga dengan pelaksanaan HAB ke 74 ini, di mana situasi dan kondisinya seperti dengan keluarga sendiri, sangat familier dan terasa kebersamaannya, terimkasih kepada pihak panitia juga Rektor IAIN Cirebon, Bapak Sumanta," kata karyawan IAIN Cirebon di lapangan. (din)

Rabu, 01 Januari 2020

Kapolres Metro Jakarta Barat Tinjau Lokasi Banjir




FOKUS JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi meninjau langsung lokasi banjir di beberapa tempat akibat tingginya curah hujan beberapa hari terakhir.

"Saya langsung meninjau ke lokasi yang terkena banjir seperti di Jalan Tanjung Duren Utara, depan Apartemen Mediterania dan di depan Universitas Tarumanagara. Sudah memerintahkan jajarannya untuk membantu penanganan korban banjir agar tidak sampai jatuh korban," kata Hengki, Rabu (1/1), di Jakarta.

Dalam penanganan bantuan banjir, kami lakukan kerja terpadu antar Polsek, kepada masyarakat untuk bersedia dievakuasi oleh petugas jika debit air bertambah tinggi, mengingat hujan masih menyelimuti wilayah Jakarta Barat dengan intensitas tinggi. “Saya imbau kepada masyarakat yang rumahnya terendam air agar bersedia jika dievakuasi petugas,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Kapolsek mengungkapkan telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Jakarta Barat nantinya untuk menyediakan dapur umum dan mambantu evakuasi korban banjir. (dade)