Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 16 Juni 2020

PKB KIR Dishub Kota Cirebon Tetap Berikan Pelayanan Dengan Mengutamakan Protokol Kesehatan


FOKUS CIREBON - Dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan, Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) KIR Dishub Kota Cirebon tetap memberikan pelayanan.

Bagi UPT PKB, pelayana merupakan misi utama dalam memberikan kepuasan kepada pelanggan dan masyarakat pada umumnya.

"Sekalipun di tengah Pandemi Covid 19, pelayanan tetap kami berikan, tetapi dengan tentu menjalankan protokol kesehatan," ujar Erik, Penguji senior Dishub Kota Cirebon.

Erik menjelaskan, protokol kesehatan ini sesuai aturan yang diberlakukan oleh pemerintah, seperti penyemprotan disinfektan, penggunaan masker, penyediaan soap sanitizer (sabun dan air) serta lainnya.

Erik menginginkan, dengan kita tetap patuh terhadap imbauan dan aturan pemerintah, walaupun saat ini tengah memasuki masa Adaptasi Kehidupan Baru (AKB) atau New Normal, maka ini bisa membantu pemerintah dalam memutus mata rantai Covid 19.

"Kami utamakan kebersihan lingkungan, pelayanan dan protokol kesehatan, sehingga kami bisa tetap bekerja dan melayani konsumen dengan baik, tertib dan tetap menjaga kesehatan bersama," paparnya.

Sementara Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Cirebon, Ujianto ATD, menyatakan, protokol kesehatan menjadi garda terdepan yang mesti dilakukan sebagai usaha bersama dalam memutus mata rantai Covid 19. 

Saat ini, kata Ujianto, masyarakat justru menjadi garda terdepannya, waktu awal adalah para medis dan dokter, tetapi saat ini adalah masyarakatnya. 

"Jadi, cepat tidaknya Covid 19 ini hilang, tergantung bagaimana kehidupan masyarakatnya dan ini harus menjadi perlawanan bersama," katanya. 


Dishub sendiri bersama instansi terkait lainnya sudah melakukan berbagai upaya, termasuk dalam menjalankan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai wabah Covid 19 ini.

Ada sejumlah titik check point' yang kami dirikan, termasuk penutupan sejumlah jalan protokol, semua ini dalam rangka pelayanan dan percepatan penanganan untuk memutus mata rantai Covid 19. (din)

Perkuat Silaturrahmi, IAIN SNJ Cirebon Gelar Halal Bihall Virtual


FOKUS CIREBON - Keluarga besar civitas akademika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar acara halal bihalal virtual, Selasa (16/6/2020). Kegiatan yang dilangsungkan melalui aplikasi Zoom ini bertema “Merawat Kebhinekaan Berbasis Ukhuwwah Pada Era New Normal”.
Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg mengatakan, pasca menjalani ibadah puasa selama satu bulan lamanya, umat muslim pun tetap dituntut untuk dapat mengontrol nafsunya. Hal itu dilakukan demi kebahagiaan hidup di dunia, maupun di akhirat.
“Perbaikan ini tidak saja hanya dari sisi kesehatan, tapi juga bisa mengantarkan kita menuju kebahagiaan di dunia dan akhirat. Semoga kita semua tidak kebablasan menuruti syahwat kita dan tidak pula mengekang syahawta kita. Namun kita hahrus memenejnya,” ujar dia.
Bangsa Indonesia, kata Sumanta, terdiri dari berbagai macam suku, agama, dan bahasa yang berbeda. Namun, situasi pandemi ini dapat menyatukan perbedaan tersebut. Pasalnya, berbagai aktivitas gotong-royong untuk membantu sesama masyarakat yang terdampak Covid-19 saat ini tidak terhalang perbedaan tersebut. Tetapi, perbedaan ini dapat menjadi kekuatan yang dapat menyatukan berbagai unsur di masyarakat.
Sekarang kita saling bahu membahu untuk saling tolong menolong. Ini sangat perlu untuk diterapkan dalam bernegara, karena kita mempunyai suku dan bahasa yang beranekaragam. Dan ini bisa dijadikan perluang untuk memperkuat bangsa Indonesia. Karena keberagaman ini adalah sunatullah yang harus dapat memperkuat,” paparnya.
Selain itu, dalam kesempatan ini, dirinya juga mengingatkan kembali nilai-nilai Syekh Nurjati yang namanya kini digunakan kampus tersebut. Syekh Nurjati adalah seorang alim ulama sekaligus guru dalam penyebaran agama Islam di tanah Jawa, khususnya di Cirebon. Bahkan, dalam masa keemasannya, Cirebon dijadikan tempat rujukan untuk menuntut ilmu para santri di Asean. (din)

Senin, 15 Juni 2020

Melalui Aplikasi Zoom, FUAD IAIN Cirebon Gelar Halal Bihalal Dan Seminar Virtual


FOKUS CIREBON - Guna menjalin tali silaturrahmi di masa pandemi, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati menggelar Halal Bihalal dan Seminar Virtual.

Acara yang berlangsung via Aplikasi Zoom itu bertemakan “Menakar Kampus Merdeka Untuk Penguatan Ruh Akademik dan Moderasi Islam”. Senin, (15/6/2020)

Dekan I FUAD, Dr. Hajam, M.Ag mengatakan, dalam masa pandemi ini, staf dan dosen, terutama di lingkungan Fakultas UAD, harus tetap memberikan excellent service kepada mahasiswa dan juga masyarakat sehingga staf dan dosen dituntut untuk terus meningkatkan kinerjanya.


Apalagi, lanjut Hajam, dengan adanya kebijakan tentang ‘Kampus Merdeka’ maka dibutuhkan berbagai strategi agar Fakultas UAD siap menindaklanjuti kebijakan tersebut.

“Oleh karena itu, pada kesempatan silaturahim Halal Bihalal civitas akademika Fakultas UAD ini dilaksanakan pula kegiatan Webinar,” katanya.

“Semoga lepas dari Idul Fitri ini dapat meningkatkan kerja kita baik dosen maupun karyawan dan mendapat Rahmat dari Allah. Jadikan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri kedepannya,” ujarnya.

Menurutnya, Halal Bihalal ini merupakan tradisi, hanya saja sekarang berbeda, yaitu dilaksanakan secara virtual,” tandasnya.

Dr. H. Sumanta, M.Ag, Selaku Rektor sekaligus narasumber pada acara ini memaparkan, bahwa Minal Aidzin wal Faidzin menjadi kalimat tahniah setelah kita berpuasa sebulan penuh.

“Selain itu, berperang melawan nafsu tafrith dan juga ifrath sekaligus menjadi doa agar kita tergolong orang-orang yang kembali ‘fitri’ dari pemikiran menyimpang dan berhasil dalam memoderasi cara beragama (tidak ekstrim kiri maupun kanan),” katanya.


Bahkan, lanjut dia, kampus sebagai wahana strategis dalam mengimplementasikan moderasi beragama harus tetap mampu melakukan upaya-upaya inovasi sebagai tuntutan dari adanya kebijakan kampus merdeka.

“Oleh karena itu, para dosen harus mampu menjadi penggerak dan motivator untuk mengembangkan kreativitas mahasiswanya agar tetap produktif walaupun di masa pandemi,” ujarnya.

Narasumber lainnya, yakni Prof. Dr. H. Sukron Kamil, M.Ag, memaparkan tentang konsep kampus merdeka. Yaitu ‘merdeka’ dari tekanan pencapaian skor, tradisi, dan birokrasi yang resisten terhadap perubahan, serta harus pula ‘merdeka’ dari pola pikir dan gerakan fundamentalisme Agama.


“Oleh karena itu, dosen sebagai agen perubahan sosial harus siap melakukan perubahan dan menyuarakan Islam Wasathiyah agar terwujudnya khairul ummah untuk menyebarkan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin,” ujar Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. (din)

Sambut HUT Bhayangkara Ke 74, Polsek Kawasan Sunda Kelapa Bagikan Paket Beras


FOKUS JAKARTA -  Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Slamet Riyanto, SH, S.IK., M.SI, didampingi Wakapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP W Nititalessy, S.Sos. M.M, membagikan paket beras. Kegiatan ini dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara Ke 74.

"Kami membagikan 250 karung beras, masing-masing berisi 5 Kg dan kita bagikan kepada para petugas kebersihan Pelabuhan Sunda Kelapa dan Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Pelabuhan Rakyat Pelabuhan Sunda Kelapa (Pelra).Giat ini terkait dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan nasyarakat terdampak wabah virus Covid-19 (Corona)," kata Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Slamet Riyanto, SH, S.IK., M.SI, Senin (15/6), bertempat di Dermaga Pelabuhan Rakyat Pelabuhan Sunda Kelapa (Pelra).

Dijelaskan, beras tersebut diberikan kepada ABK Kapal sebanyak 230 karung, dan petugas kebersihan Pelabuhan Sunda kelapa sebanyak 20 karung.

Kegiatan ini, kata Kapolsek sebagai bentuk wujud kepedulian dan solidaritas sosial Polri, khususnya Polsek Kawasan Sunda Kelapa terhadap ABK Kapal dan Petugas Kebersihan Pelabuhan Sunda Kelapa yang dimana situasi saat ini terkait Penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dan Masyarakat terdampak Virus Covid- 19 (Corona).

 "Ini guna meringkankan beban masyarakat, buruh dan merupakan solidaritas serta perhatian Polri yang dimana dengan adanya wabah Virus Covid-19 (Corona) di Indonesia pada saat ini," ungkap Riyanto. (dade)

Wakil Walikota Cirebon : Masa AKB, Protokol Kesehatan Harus Tetap Dijalankan


FOKUS CIREBON - Pemerintah Kota Cirebon tetap menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara proporsional dengan menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sesuai arahan Pemprov Jabar.

Wakil Walikota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati, berharap di fase AKB ini semua bisa beradaptasi. Dimana protokol pencegahan penyebaran Covid-19 harus tetap dilakukan.

“Tetap memakai masker, rajin mencuci tangan dan menjalankan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) lainnya, serta menjaga jarak atau tidak berkerumun,” kata Eti.

Eti juga meminta kepada Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (DKOKP) Kota Cirebon untuk mensosialisasikan adaptasi baru ini di sejumlah lokasi wisata yang ada di Kota Cirebon.

“Juga, di rumah makan dan di hotel yang sebagian sudah buka. Standar operasional pencegahan penyebaran Covid-19 harus tetap dilakukan, agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 lebih besar lagi,” tandasnya.


Eti Herawati juga mejelaskan, pasien positif Covid-19 di Kota Cirebon berjumlah delapan orang. Adapun total kasus positif Covid-19 di Kota Cirebon berjumlah 10 kasus, dan dua diantaranya meninggal dunia.

“Masyarakat kami imbau tidak lengah, meskipun zero positif Covid-19 akan tetapi protokol kesehatan wajib dilaksanakan,” katanya.

Eti menambahkan, test swab secara masif dan rapid test masih terus dilakukan Pemkot Cirebon, terutama di lokasi yang padat aktivitas dan ditemukan kasus positif Covid-19. (Olan)

Pesawat Hawk 200 Jatuh Di Pangkalan Rusmin Nurjadin Pekanbaru Riau


FOKUS JAKARTA - Dikabarkan, TNI AU melalui Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsma Fajar Adriyanto. Bahwa pada hari Senin pagi jenis Pesawat Hawk 200 jatuh di Pangkalan Rusmin Nurjadin Pekanbaru Riau. 

Dalam berita itu disampaikan Pilot dinyatakan selamat setelah berhasil keluar dari pesawat. 

"Pesawat tempur jenis Hawk 200. Nomor lambung 0209. Jatuh di ujung runway 5 KM sebelum mendarat,” kata Marsma TNI AU, Fajar Adriyanto, Senin (15/6).

Dia mengungkapkan pilot sempat eject dari pesawat dan dinyatakan selamat. Tim SAR sedang menuju ke lokasi untuk evakuasi. (dade)

Untuk Menjaga Kesehatan Personil, 100 Anggota Kodim 0608/Cianjur Dirapid Tes


FOKUS CIANJUR - Sebanyak 100 anggota personel Kodim 0608/Cianjur yang bertugas di perbatasan, pasar, dan tempat keramaian selama masa Pandemi covid-19, Dirapid tes, Senin (15/6), di Aula Badak Putih, Makodim Cianjur.

"Hari ini kami melaksanakan rapid tes bagi petugas kami yang sering ke lapangan dan ke zona rawan. Kami siapkan 100 personel untuk diperiksa. Tujuan rapid tes untuk mengetahui sejauh mana perkembangan personel di lapangan yang sudah dua bulan lebih kontak dengan warga masyarakat," kata Dandim 0608 Cianjur, Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani.

Rapid tes tersebut,  dilakukan untuk para Babinsa yang digelar perdana. Selanjutnya rapid tes akan dilakukan kepada anggota Kodim yang tugas di kantor beserta Ibu-ibu Persit. "Berdasarkan hasil rapid tes yang dilakukan, jelas Dandim, tidak ditemukan anggota yang terinfeksi Covid-19, ini yang dirapid tes ada 100 personil hasilnya tidak ada yang terinfeksi covid-19," ujarnya.

Kegiatan tersebut, kerjasama antara Kodim 0608 dengan pemerintah daerah Kabupaten Cianjur. "Kami utamakan khusus yang tugas di lapangan dulu," ungkap Rendra. (dade)

Di Masa Pandemi, FUAD IAIN SNJ Cirebon Perkuat Silaturrahmi Dengan Kegiatan Halal Bihalal dan Seminar Virtual


FOKUS CIREBON - Tali silaturrahmi di masa pandemi, dapat memberikan warna dan kekuatan tersendiri. Untuk itu, Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati menggelar Halal Bihalal dan Seminar Virtual, Senin, (15/6/2020).
Acara yang berlangsung via aplikasi Zoom ini bertema “Menakar Kampus Merdeka Untuk Penguatan Ruh Akademik dan Moderasi Islam”.
Dekan FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Hajam MAg mengatakan, dalam masa pandemi ini, staf dan dosen, terutama di lingkungan fakultas ini harus tetap memberikan excellent service kepada mahasiswa dan juga masyarakat, sehingga mereka dituntut untuk terus meningkatkan kinerjanya.
Apalagi, kata dia, dengan adanya kebijakan tentang ‘Kampus Merdeka’ maka dibutuhkan berbagai strategi agar FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon siap menindaklanjuti kebijakan tersebut.
“Oleh karena itu, pada kesempatan silaturahim halal bihalal civitas akademika FUAD ini dilaksanakan pula kegiatan webinar,” ujar Hajam.
Menurutnya, halal bihalal merupakan tradisi. Hanya saja, dalam situasi pandemi sekarang ini pelaksanaanya berbeda, yaitu dengan cara virtual.
“Semoga lepas dari Idul Fitri ini dapat meningkatkan kerja kita, baik dosen maupun karyawan dan mendapat rahmat dari Allah. Jadikan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri ke depannya,” ucapnya.
Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang sekaligus sebagai narasumber dalam acara tersebut, Dr H Sumanta Hasyim MAg memaparkan, minal aidzin wal faidzin menjadi kalimat tahniah setelah berpuasa sebulan penuh. (din)

Minggu, 14 Juni 2020

Mantan Kasad, Jenderal TNI Purn Pramono Edhie Wibowo Tutup Usia


FOKUS JAKARTA - Innalillahi wa innailaihi rojiun, kabar duka datang dari keluarga besar TNI AD. Mantan Kasad, Jenderal TNI Purn Pramono Edhie Wibowo, meninggal dunia dalam usia 65 tahun, pada hari Sabtu malam pukul 19.30, tanggal 13 Juni 2020 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Cimacan, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, karena Sakit.

Almarhum beserta keluarganya sedang berlibur di Kediaman Desa Ciwalen, Kecamatan Sukaresmi dan mendadak sakit dengan diagnosa serangan jantung.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus dalam keterangan persnya di Jakarta, Sabtu (13/6) malam.

Diijelaskan oleh Kadispenad bahwa saat ini, Jenazah Almarhum masih dalam perjalanan dari di RSUD Cimacan menuju ke tempat persemayaman di Rumah Duka dengan Alamat Puri Cikeas Indah No. 08, RT 03 RW 02, Jl. Alternatif Cibubur Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Bogor 16967, Jawa Barat Indonesia dan rencana besok akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan pada hari Minggu (14/6).

Kadispenad, mengatakan bahwa Jenderal TNI Purn Pramono Edhie Wibowo, kelahiran Magelang, 5 Mei 1955 merupakan Kasad ke-27 yang menjabat sejak tanggal 30 Juni 2011 hingga  20 Mei 2013.

"Sebelumnya Almarhum juga pernah menjabat sebagai Pangkostrad, Panglima Kodam III/Siliwangi dan Komandan Jenderal Kopassus," kata Nefra.

Berbagai tanda jasa kehormatan negara yang dianugerahkan kepada almarhum yaitu Bintang Mahaputra Utama, Bintang Dharma, Bintang Kartika Eka Paksi Utama, Bintang Jalasena Utama, Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama, Bintang Bhayangkara Utama, Bintang Yudha Dharma Pratama, Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, Bintang Yudha Dharma Nararya, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Bintang Kartika Eka Paksi, Darjah Utama Bakti Cemerlang (Tentera/Singapura), Meritorious Service Medal, SL. Dharma Bantala, SL. Kesetiaan XXIV, SL. Kesetiaan XVI,  SL. Kesetiaan VIII, SL. GOM VII, SL. GOM IX, SL. Ksatria Yudha, SL. Seroja, SL. Dwidya Sistha, SL. Wira Karya 
                                                 "Almarhum Jenderal TNI Purn Pramono Edhie Wibowo, meninggalkan seorang istri bernama Ny. Kiki Gayatri dan dua orang anak bernama Patri Astuti Dewi Anggrain dan Dewanto Edhie Wibowo. Sebagai bentuk penghormatan dan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian Almarhum Jenderal TNI Purn Pramono Edhie Wibowo, seluruh satuan jajaran TNI Angkatan Darat mulai hari Minggu (14/6) selama 7 hari mengibarkan bendera setengah tiang," ujarnya. (dade)

Sabtu, 13 Juni 2020

DPW APBMI DKI Jakarta Jalankan Standar Pelayanan Untuk Mencegah Covid-19


FOKUS JAKARTA - DPW Asosiasi Perusahaan Bongkar Indonesia (APBMI) DKI Jakarta menerapkan pelayanan sesuai ketentuan standar protokol kesehatan untuk mencegah penularan dan penyebaran Pandemi Covid-19, Sabtu (13/6), di Kantor Pelayanan DPW APBMI DKI Jakarta, di Jalan Swasembada Timur XI No. 9, Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara. 

Ketua DPW APBMI DKI Jakarta, Juswandi Kristanto, mengatakan aktivitas pelayanan di kantor DPW APBMI DKI, melakukan standar pelayanan kepada anggota PBM di Pelabuhan Tanjung Priok itu yakni dengan memberlakukan Jaga Jarak (Phisical Distancing), Shanitizer, menyiapkan tempat cuci tangan serta menggunakan Face Shield (Alat Pelindung Wajah) bagi petugas pelayanan.

"Protokol kesehatan pencegahan Covid-19 itu, untuk meningkatkan melayani para anggota PBM anggota asosiasi itu yang ada di Jakarta maupun di Pelabuhan Tanjung Priok," kata Juswandi. 

Dimasa Pusat Berskala Besar-Besaran (PSBB) transisi di DKI Jakarta. Saat ini, DPW APBMI DKI Jakarta beranggotakan sekitar 72 perusahaan yang teregistrasi tahun 2020. 

"Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan PSBB transisi di wilayah DKI Jakarta berlaku sejak 4 Juni hingga 18 Juni 2020," ujarnya.

Bahkan, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta, telah menerbitkan Surat Keputusan tentang Protokol Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Perkantoran/Tempat Kerja pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif..

"PBM di Pelabuhan Tanjung Priok akan selalu menaati aturan pemerintah terkait sebagai upaya pencegahan penularan dan penyebaran pandemi Covid-19,” ujarnya. (dade)

Jumat, 12 Juni 2020

100 Orang Pasangan Yang Belum Memiliki Surat Nikah, Secara Hukum Diisbatkan


FOKUS CIANJUR - Sebanyak 100 orang pasangan yang belum memiliki surat nikah alias belum sah secara hukum diisbatkan oleh Kodim 0608 Cianjur dan Pengadilan Negeri Agama Cianjur, Jumat. Ratusan pasangan ini diisbatkan secara hukum di tiga tempat berbeda yakni di Kecamatan Ciranjang, Kecamatan Warungkondang, dan Kecamatan Cipanas.

Kepala Pengadilan Negeri Agama Cianjur Dr. H. Ajib Izudin SH MH, mengatakan Isbat nikah massal berbeda dengan acars nikah massal, kalau isbat nikah mengesahkan pernikahan yang telah dilakukan pada masa lalu tanpa ada bukti hukum atau nikah di bawah tangan.

"Isbat nikah berkaitan dengan hukum pernikahan dan menghasilkan buku nikah resmi, sedangkan nikah siri meski syarat dan rukunnya dilakukan tapi tak mempunyai kekuatan hukum," kata Ajib.

Isbat nikah bisa membantu warga untuk mengurus administrasi kependudukan.

Sementara itu, Dandim 0608 Cianjur Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani mengatakan, inisiatif adanya isbat nikah karena melihat masih banyak warga Cianjur yang menikah belum secara hukum nasional. Maka bantuan berupa bansos dan lainnya sulit karena tak punya surat nikah, kartu keluarga, dari 371 ribu KK warga miskin di Cianjur ada sekitar 21 ribu yang tak memiliki data kependudukan.

"Meski setelah Isbat nikah tak langsung mendapat bantuan sosial dan sejenisnya, tapi setelah ini warga bisa mengurus administrasi kependudukan. Tujuan digelarnya Isbat nikah ini juga untuk membantu warga prasejahtera sehingga bisa mengurus administrasi kependudukan," kata Rendra.

Ada 100 pasangan yang diisbatkan hari ini, paling tua umurnya 69 tahun paling muda 20 tahun. Seorang peserta Isbat nikah, Abdurohman (52) mengatakan, ia sudah 21 tahun menikah dan mempunyai seorang anak. Namun selama ini ia belum sempat mengurus surat nikahnya.

"Sekarang kami bersyukur bisa mengurus surat surat. Saat menikah dulu ia terkendala ekonomi untuk menghadirkan penghulu di pernikahannya," ungkap Abdurohman.

Senada dengan Abdurohman, seorang warga lainnya, Atep Rahmat (39), juga terkendala ekonomi untuk menghadirkan penghulu saat menikahi istrinya. "Di kampung yang penting selamat dulu, hanya perwakilan keluarga dan beberapa tokoh yang hadir, kami belum mampu menghadirkan penghulu saat itu, saya berterima kasih kepada Dandim karena sudah menggelar acara ini," katanya. (dade)

Shalat Jum'at Di Masjid Subulussalaam RW 14 Permata Harjamukti berjalan Sesuai Protokol Kesehatan


FOKUS CIREBON - Pelaksanaan Sholat Jum'at di Masjid Subulussalaam RW 14 Permata Harjamukti Utara, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, dilakukan dengan memperhatikan Protokol Kesehatan, Jum'at (12/6/2020).

Sekretaris PD DMI Kota Cirebon, Didi Sunardi SE menjelaskan, shalat Jum'at yang kembali dibuka oleh pemerintah di masa Adaptasi Kehidupan Baru (AKB) atau lebih dikenal New Normal berjalan baik dan tertib.

"Jama'ah yang hendak melaksanakan shalat Jumat dilakukan seusai protokol kesehatan. Mereka harus mencuci tangan (hand soap), menggunakan masker dan jaga jarak," kata Didi Sunardi.

Selain itu, masjid sebelum digunakan untuk shalat Jum'at, terlebih dahulu disemprot disinfektan, serta bersih-bersuh lainnya. Hal ini untuk tetap menjaga kebersihan di area dan lingkungan masjid agar shalat Jum'at berjakan sesuai protokol kesehatan.
 

Tampak pada pelaksanaan shalat Jum'at, seluruh jama'ah secar tertib mengikuti apa yang dianjurkan oleh protokol kesehatan, yakni menjaga jarak dan menggunakan masker. (Agus)

Kamis, 11 Juni 2020

Di Tengah Masa Pandemik Covid 19, UMC Berkreatif Bentuk Wadah Kavlab Bikin Karya Audio Visual

Dosen dan mahasiswa Ilkom UMC terus berkreasi menyajikan Program talkshow ilmiah

FOKUS CIREBON - Mahasiswa dan dosen Program Pendidikan (Prodi) S1 Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip)
Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), berkreatif bersama dalam wadah Komunikasi Audio Vusial Laboratorium  (Kavlab) membuat karya audio visual yang dikemas dalam program talkshow ilmiah yaitu IKON, yang merupankan kepanjangan dari Inspiratif, komunikatif, dan Naratif, Kamis (11/6).

Program tersebut yang rencananya akan ditayangkan di IUTV yakni Ilmu Komunikasi UMC Televisi berbasis internet dengan media youtube, Fb Tv, dan ig Tv. Dari ketiga nama media tersebut memiliki nama siar IUTV UMC.
Ida Ri'aeni, sebagai Kepala Program Pendidikan (Kaprodi) sekaligus Pembina Kavlab mengatakan, adanya Kavlab ini  merupakan wadah kegiatan kreatif dikalangan mahasiswa UMC secara umum dan khususnya Prodi S1 Ilmu Komunikasi dengan harapan agar mahasiswa setidaknya memilki attitude yang baik atau bersahaja, dengan bekal keahlian dan kemampuan sebagai soft skill serta hard skill setelah lulus kuliah nanti, sehingga siap bergabung di industri media.

"Program IKON yang bergenre Talkshow ini disajikan secara ilmiah dengan mengusung pada inspiratif, komunikatif dan naratif sebagai wadah bertemunya wawasan dan pengetahuan dari berbagai para akademisi yang berkompeten dibidangnya, dan diharapkan mampu memberikan nilai tambah dalam wawasan dan pengetahuan bagi mahasiswa yang memilki semangat tinggi untuk selalu tetap belajar, sehingga dosen-dosen lainnya bisa menjadi inspirasi sebagai bentuk kreativitasnya dalam memberikan pengajaran," kata Ida.

Sementara itu, Dosen Ilkom sekaligus Pembingbing Teknis Kavlab, menjelaskan, di masa pandemi covid 19 ini semangat kreativitas tidak ada buntunya. Dalam bentuk apapun dengan kondisi bagaimanapun, segala hal bisa dijadikan sumber kreatif asalkan memiliki niat dan inisiatf yang kuat dalam diri manusianya itu sendiri. 

"Adanya wabah pandemi covid 19 ini bukan menjadi halangan yang mutlak untuk tetap selalu berkarya dengan hal-hal yang positif. tetap berpegang pada prinsip dan selalu berinovasi agar menjadikan kreativitas itu mempunyai manfaat yang baik bagi kehidupan disekitarnya," jelasnya.

Selain itu, Achmad Fauzi, selaku ketua IUTV berharap, agar kedepannya anggota-anggota Kavlab dapat lebih kreatif dan inofativ.

"Saya berharap kedepannya, Kavlab semakin kreatif dan inofativ. Juga untuk temen-temen Kavlab, agar bisa lebih berkreasi lagi, dan jangan pernah mengeluh dengan yang namanya rasa cape," tukas Fauzi. (Agus)




Walau Di Masa Pandemi, Proses Perjuangan Mewujudkan Alih Status, Tetap Berjalan


FOKUS CIREBON - Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg mengungkapkan, walaupun dalam situasi pandemi Covid-19, namun berbagai upaya untuk mewujudkan alih status kampus dari IAIN menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) masih terus diperjuangkan.
“Walaupun sedang situasi Covid-19, namun kami tetap bergerak dan memperjuangkan lembaga agar segera dapat beralih status dari IAIN menjadi UIN. Prosesnya tetap berjalan,” kata Sumanta kepada sejumlah media usai pertemuan dengan Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriani Gantina membahas evaluasi persyaratan dan langkah selanjutnya terkait alih status tersebut di kampus setempat, Kamis (11/6/2020).
Namun, dia mengakui, akibat situasi pandemi ini, proses alih status tersebut memang sedikit terkendala. Hal itu disebabkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan di berbagai daerah, tak terkecuali di Jakarta dan Cirebon. Sehingga, proses visitasi yang dilakukan tim asesor tertunda.
“Yang tertunda itu visitasi dari tim asesor, karena kemarin kan PSBB, jadi mereka tidak bisa melakukan perjalanan ke sini untuk melakukan visitasi. Harusnya setelah mengajukan (proposal alih status) ke Kemenag, tim asesor datang untuk mengecek, karena akibat pandemin ini jadi tertunda,” paparnya.
Visitasi tersebut, kata Sumanta, bertujuan untuk mencocokkan data dengan realitas yang ada di lapangan. Sehingga, hal ini merupakan tahapan yang sangat penting.
Untuk itu, dia berharap, dalam Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau new normal yang akan diterapkan pemerintah, proses visitasi tersebut dapat segera dilaksanakan. Sehingga tahapannya dapat terus berjalan dan impian kampus ini alih status dapat segera terwujud.

“Visitasi ini untuk mencocokan data persyaratan alih status, misal tanah berapa hektar, nanti dicocokkan. Tapi visitasi ini tertunda karena pandemi Covid-19. Tadi disebutkan kluster ke dua, artinya sudah siap, lahan sudah memenuhi. Harusnya dalam AKB proses visitasi ini bisa dilaksanakan. Semoga ini dapat segera terealisasi,” tandasnya. (din)

Tahapan Transformasi IAIN Menuju UIN Tinggal Menunggu Visitasi dan Presentasi di Komisi VIII DPR RI


FOKUS CIREBON - Anggota Komisi VIII, DPR RI, Hj Selly Andriany Gantina ST, Kamis (11/6/2020), sekitar pukul 10.30 WIB berkunjung ke kampus IAIN SNJ Cirebon. Dalam kunjungan kerjanya, Selly datang dan menenui jajaran pimpinan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Dalam pertemuan tersebut, dua topik tentang transformasi IAIN ke UIN dan produk halal menjadi tema pada perbincangan hangat mereka. Selly yang datang dengan kendaraan pribadinya, terlebih dahulu melakukan lawatan ke sejumlah tempat di Cirebon.

Usai pertemuan, Selly A.Gantina mengatakan, pertemuan ini lebih banyak membahas soal alih status IAIN ke UIN. Soal ini, IAIN SNJ Cirebon masuk Cluster 2 yang tengah diperjuangkan, karena rekomendasi sudah masuk ke Dirjen Pendis Kementerian Agama RI. 

Politisi PDIP yang juga Mantan Waki Bupati Cirebon ini, menyakini jika transformasi dari IAIN ke UIN tinggal menunggu waktu. Sebab  seluruh persyaratan sudah ditempuh oleh IAIN SNJ Cirebon, tinggal menunggu beberapa tahapan saja.

"Kendala memang masih ada, apalagi aturan saat ini, kepemilikan luas tanah, minimal harus 30 Ha. Namun IAIN Cirebon sudah memprosesnya dan tidak ada kendala. Untuk itu, kami tinggal menunggu presentasi para pimpinan IAIN Cirebon dengan kami, di Komisi VIII di DPR RI," ucapnya. 

Keseriusan Selly A Gantina mendorong transformasi institusi ini mengingat di Jawa Barat Universitas Islam Negeri hanya baru ada satu, sementara di provinsi lain sudah banyak. Sementara jumlah warga masyarakat di Jawa Barat cukup  besar.

Sehingga pihaknya menyambut baik rencana alih status tersebut, apalagi laju perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin maju. Sehingga diharapkan lembaga pendidikan tinggi Islam berkualitas di Jawa Barat juga semakin meningkat.

Sementara itu, Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim M.Ag sangat berterimakasih atas dukungan dan dorongan yang begitu besar dari Anggota Komisi VIII DPR RI, Ibu Selly A Gantina untuk transformasi lembaga ini.

Menurut Sumanta, pertemuan non formal tersebut adalah sebagai bentuk progres transformasi dari institut ke universitas. Ini sebagai bentuk evaluasi, persyaratan-persyaratan apa saja yang sudah terpenuhi dan apa-apa saja yang belum, juga langkah-langkah apa yang akan kita lakukan.

"Jadi ini menjadi sinergitas dari yang kemarin dan walau suasana masih dalam masa Covid 19, tetapi kita masih terus bergerak, kita tetap memikirkan keberadaan lembaga," terangnya.

Sumanta juga menjelaskan, jika saat ini pihaknya hanya tinggal menunggu visitasi dari Kementerian Agama. Di mana setelah pihaknya mengajukan data, maka Kementerian Agama akan melakukan visitasi. 

"Visitasi ini untuk mencocokkan data yang kita ajukan dengan fakta-fakta lapangan, apakah ada kesesuaian atau tidak, baik itu soal tanah dan luas maupun data-data lainnya," kata Sumanta.

Terkait dengan rencana presentasi jajaran pimpinan IAIN SNJ Cirebon, itu akan dilakukan sesuai dengan tahapan-tahapan yang ada. "Itu pasti kita lakukan, tetapi nanti setelah tahapan-tahapan semua berjalan, saat ini kami tengah menunggu visitasi terlebih dahulu," jelas Sumanta. 


Sumanta meyakini dengan langkah-langkah dan tahapan-hahapan yang sudah dilakukan, transformasi institut menuju universitas tinggal menunggu waktu, karena kita semua terus bergerak dan bekerja untuk transformasi lembaga ini. (din)






Polsek Kawasan Sunda Kelapa Ungkap Kasus Perjudian Jenis Pakong


FOKUS JAKARTA- Ungkap Kasus Tindak Perjudian Jenis Pekong, team Opsnal Unit Reskrim Polsek Kawasan Sunda Kelapa di pimpin Kanit Reskrim Polsek Sunda Kelapa. Telah melakukan upaya paksa berupa penangkapan terhadap pelaku tindak Pidana Perjudian jenis Pakong, Rabu (10/6), kemarin.

Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Slamet Riyanto, SH., SIK., MSI., mengatakan tersangka Nurdin, beralamat Kampung Cereme, Rt 006 Rw 004, Kelurahan Binuang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang. "Dengan Tindak Pidana Perjudian Pasal 303 KUHPidana," kata Riyanto, Kamis (11/6).

Sementara itu, Tempat Kejadian Perkara (TKP), Pasar Grosir Ikan Muara Angke, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Saksi-saksi tersebut, Aipda Sugeng Priyadi, SH, Brigadir Jefri Prama Yudha, SH., dan Briptu Imam Taufiq Ismail. Penangkapan yang dilakukan didasari atas Informasi warga masyarakat kepada pers Team Opsnal Unit Reskrim, sebelumnya yang kemudian dilakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku.

Lebih lanjut, kata Riyanto mengungkapkan Pelaku dan Barang Bukti, yaitu satu unit Hp merk Samsung Warna biru yang di dalamnya berisikan rekapan pasangan judi jenis pakong, Uang tunai hasil penjualan judi sebesar Rp. 56.5 ribu, Kertas berisi rekapan pasangan judi, satu buah Pulpen dibawa dan diamankan ke Polsek Kawasan Sunda Kelapa guna proses sidik lebih lanjut. (dade)

Rabu, 10 Juni 2020

Di Tengah Masa Pandemi Covid 19, PTP Multipurpose Cabang Jambi tetap Berikan Pelayanan


FOKUS JAKARTA - Ditengah masa Pandemi Covid 19 ini, semua cabang Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Multipurpose tetap memberikan pelayanan yang optimal, Rabu (9/6).

Mimin langsung dilaporkan dari PTP Multipurpose cabang Jambi yang terus meningkatkan produktifitasnya dengan memberikan pelayanan bongkar semen Merah Putih yang juga bersinergi dengan anak perusahaan IPC lainnya yaitu dengan PT IPC TPK dan PT MTI.

Dengan penuh semangat, mimin doakan agar PTP Warrioris dimanapun berada selalu semangat dan selalu produktif untuk memberikan kontribusi bagi bangsa. Jangan lupa untuk selalu jaga kesehatan, jaga kebersihan diri, selalu pakai masker dan jaga jarak. (dade)

IAIN Cirebon Terbitkan Surat Pengumuman, Berkas Pengajuan Pemberian Bantuan Pembayaran UKT, Paling Lambat 20 Juli 2020


FOKUS CIREBON - IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengeluarkan Surat Pengumuman Nomor : 1748/In.08/R/PP.00.9/6/2020 tentang pengajuan pemberian bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) semester ganjil tahun akademik 2019/2020.

Surat pengumuman ini ditujukkan  kepada seluruh mahasiswa di IAIN SNJ Cirebon dan surat tersebut  ditandatangani langsung oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr.H.Sumanta Hasyim M.Ag.

Menurut Sumanta dalam surat tersebut, pemberian bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) tersebut karena sehubungan terjadinya pandemik Covid 19 di tahun 2020.

Dalam isi surat, Rektor H Sumanta menjelaskan, pengajuan pemberian bantuan pembayaran UKT ini didasarkan kepada beberapa ketentuan. 

Pertama, mahasiswa aktif semester 2,4,6 dan semester 8. Kedua, fotocopi KRS semester genap tahun akademik 2019/2020. Ketiga, terdampak Covid 19 dengan melampirkan surat keterangan dari desa/kelurahan sebagai penerima bantuan. Keempat, Orangtua/Wali bukan sebagai PNS/TNI/Polri/BUMN/pegawai tetap pada instansi pemerintah. Kelima, Surat PHK orang tua/wali. Keenam, memperoleh rekomendasi dari Ketua Jurusan/Sekretaris Jurusan berkop fakultas. Ketujuh, apabila yatim/piatu/yatim piatu agar melampigkn surat keterangan kematian dari instansi yang berwenang dan pernyataan tidak dibiayai oleh wali dengan penghasilan tidak tetap. Kedelapan, Fotocopi KIP atau KIS (bila mampu).  

"Dokumen yang telah di verifikasi adalah dokumen yang lengkap sesuai ketentuan tersebut di atas. Adapun sumber dana pemberian bantuan berasal dari dana UPZ yang bersumber dari zakat profesi dosen dan karyawan IAIN SNJ Cirebon, dengan jumlah dan penerima bantuan merujuk pada ketersediaan dana," jelasnya.


H.Sumanta juga mengingatkan, jika berkas diserahkan maksimal tanggal 20 Juli 2020 di kantor Akademik dan Kemahasiswaan Cq Subbag Kemahasiswaan Rektorat Lt.1.  (din) 






DMI Akan Berkolaborasi Bersama Satgas Covid 19 IAIN Cirebon Dalam Mengeduksi Masyarakat Dan Beribadah Pada Masa New Normal


FOKUS CIREBON - Pandemik Covid 19 masih menjadi perhatian serius berbagai komponen untuk terus dilawan agar dapat memutus mata rantai wabah corona. Hal ini yang tengah dilakukan pihak Satgas Covid 19 IAIN SNJ Cirebon dan Dewan Masjid Indonesia (DMI), Rabu (10/5/2020).

Didi Sunardi SE, Sekretatis PD DMI Kota Cirebon yang juga Wakil Sekretaris PW DMI Jawa Barat menjelaskan, bahwa perlawanan kepada Covid 19 harus dilakuka oleh seluruh masyarakat dan komponen bangsa. 

Bahkan perlawanan tersebut sudah dilakukan oleh Negera/pemerintah sejak Indonesia dinyatakan terpapar Covid 19, dengan menerapkan berbagai tindakan, seperti penanggulangan dan pencegahan melalui tindakan medis, distancing, stay at home, work from home, penyemprotan disinfektan, penyediaan sanitizer, Alat Pelindung Diri (APD) dan lainnya.

Selain itu, hampir di seluruh daerah di Indonesia juga menyelenggarakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), mulai PSBB 1, 2 dan PSBB tahap 3. Semua ini untuk memutus mata rantai Covid 19.

Saat ini langkah di Jawa Barat tengah menuju Adaptasi Kehidupan Baru (AKB), formula New Normal ini juga bertujuan menyelamatkan masyarakat Jawa Barat dari masih berlangsungnya pandemik Covid 19.

Dalam persiapan memasuki AKB di Jawa Barat, Dewan Masjid Indonesia (DMI) akan berkolaborasi bersama Satgas Covid 19 IAIN SNJ Cirebon  untuk mengeduksi masyarakat dan beribadah pada masa New Normal.

Sekretaris DPW DMI Jawa Barat juga menyatakan, eduksi dan beribadah pada masa New Normal sangat penting dilakukan. Pihaknya bersama Satgas Covid 19 IAIN SNJ Cirebon akan terus mensosialisasikan pada setiap kegiatan masyarakat, untuk tetap menjalankan protokol kesehatan.


"Ya, kebetulan hari ini, kami dari DMI dan Satgas Covid 19 IAIN SNJ Cirebon menjadi pemateri/pembicara pada sebuah TV Swasta daerah dengan materi edukasi dannl beribadah pada masa New Normal. Pasca ini, kami terus sosialisasikan kepada seluruh masyarakat dan masjid-masjid dan mushola untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan," ujar Didi Sunardi. (din)