Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 22 Juli 2020

Cirebon Berduka, Sultan Sepuh Kesultanan Cirebon XIV PRA Arief Natadiningrat SE Tutup Usia


FOKUS CIREBON - Kabar duka datang dari Keraton Kasepuhan Cirebon, Sultan Sepuh XIV Kesultanan Cirebon Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat SE, Rabu (22/7/2020) pada pukul 05.20 Wib tutup usia di rumah sakit  Santosa, Bandung, Jawa Barat.

Kabar duka yang sudah menyebar cepat itu, membuat sejumlah warga datang dari berbagai penjuru untuk ikut mengiringi pemakaman almarhum. 

Menurut warga, almarhum adalah sosok yang baik dan penuh kasih sayang kepada siapapun. 

Walikota Cirebon, H Nasrudin Azis SH dalam beranda fb pribadinya mengungkapkan rasa dukanya yang dalam. 


"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun..
Saya atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Daerah Kota Cirebon turut berbelasungkawa atas wafatnya Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat," ucapnya.

Azis juga mengaku sangat kehilangan tokoh besar sekaligus orangtua yang selalu memberi nasihat, tauladan, dan berkontribusi besar untuk Kota Cirebon, Jawa Barat, bahkan Indonesia.

"Semoga almarhum husnul khatimah. Segala amal ibadah dan kebaikannya diterima Allah SWT. Aamiin..," doanya. 

Terkait sosok almarhum, masih banyak lagi pengakuan dan pernyataan warga Cirebon dan warga daerah lainnya atas kebaikan yang ada pada kepribadian almarhum.


Almarhum sendiri dikabarkan akan dikebumikan pada Rabu siang ba'da dzuhur, di pemakaman Astana Gununjati, Kabupaten Cirebon. (din)

Selasa, 21 Juli 2020

CIMB Syariah Berikan Bantuan 4 Ekor Hewan Qurban Kepada IAIN Cirebon

Penyerahan 4 ekor hewan qurban dari CIMB Syariah kepada IAIN Syekh Nurjati Cirebon secara simbolis  

FOKUS CIREBON - PT Bank CIMB Niaga Tbk, Kantor Cabang Syariah Cirebon memberikan bantuan 4 ekor kambing sebagai hewan qurban kepada IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Bantuan tersebut secara simbolis  diberikan Assistant Vice President Branc Manager, Budi Martono dan diterima langsung oleh Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim, MAg, Selasa (21/7/2020) di Ruang Rektorat, kampus setempat.

Budi Martono kepada www.fokuscirebon.com menyatakan, bawa pemberian bantuan hewan qurban ini merupakan salah satu bentuk kerjasama yang dibuka CIMB Syariah kepada IAIN Cirebon.

"Kedepan akan banyak lagi yang bisa dikerjasamakan dengan IAIN Cirebon, termasuk salah satunya adalah membuka pemberian beasiswa bagi mahasisw IAIN Cirebon," ujarnya.

Budi Martono juga menjelaskan, bahwa bantuan 4 ekor hewan qurban ini juga sebagai bentuk dan wujud kepedulian CIMB Syariah  terhadap pandemi covid 19 yang masih berlangsung hingga saat ini. 

"Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap kondisi yang terjadi terutama bagi masyarakat yang terdampak covifd 19," jelas Budi Martono.

Sementara itu, Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg, menyambut baik kerjasama yang dibuka CIMB Syariah dengan IAIN Cirebon. 

Sumanta juga mengucapkan rasa terimkasihnya kepada CIMB Syariah Cabang Cirebon yang sudah memberikan bantuan 4 ekor kambing sebagai hewan kurban untuk nanti dibagikan kepada para mustahik pada hari Raya Idul Adha.

"Ini sangat diapresiasi dan kami sangat membuka dengan pihak manapun termasuk kerjasama dengan CIMB Syariah, karena memang muatan kerjasama ini sebagai pelaksanaan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian. 

Sumanta juga menjelaskan, bahwa mahasiswa IAIN SNJ Cirebon itu berasal dari seluruh penjuru, baik barat, utara, selatan maupun timur dan jika dilihat dari profil mereka, mahasiswa IAIN Cirebon berada di level menengah ke bawah. 

Sehingga kata Sumanta, IAIN SNJ Cirebon sebagaimana misinya juga memberikan afirmasi kepada mereka, hal ini sesuai dengan sebagaimana yang dilakukan oleh Sunan Gunung Jati dan gurunya Syekh Nurjati yang memberikan afirmasi kepada para fakir.



"Ini adalah misi IAIN SNJ Cirebon sebagaimana Tri Dharma Perguruan Tinggi, kendati mutulaisme pendidikan tetap menjadi tujuan kami," paparnya. (din)




Senin, 20 Juli 2020

Lulusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Harus Menjadi Leader Dan Inspirator Bagi Masyarakat


FOKUS CIREBON - Era milineal  yang ditandai dengan kuatnya hegemoni budaya harus menjadi prrhatian bersama, tentu saja dengan mempelajari Al-Qur’an dan hidup bersama Al-Qur’an menjadikan kita hidup sukses dunia dan akhirat.

Untuk itu, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQTAF) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon kembali menggelar Halaqah Virtual.

Acara dengan tema “Al-Qur’an dan Jalan hidup Mapan” itu berlangsung via Zoom Meeting, dengan menghadirkan Ustaz Yusuf Mansur sebagai narasumber. Senin, (20/7/2020).

H. Muhammad Maimun, MA, M.S.I, selaku ketua jurusan mengatakan, acara ini menjadi bekal bagi kita semua khususnya para mahasiswa dan umumnya kepada masyarakat bahwa dengan mempelajari Al-Qur’an dan hidup bersama Al-Qur’an menjadikan kita hidup sukses dunia dan akhirat.

“Sekiranya lulusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir menjadi leader,  inovator,  dan menjadi  orang yang memberi inspirasi bagi masyarakat,” katanya.

Harapannya, lanjut dia, Peserta yang hadir sekarang kedepannya mampu menjadi penerus Ust. Yusuf Mansur, dengan dapat memberikan nuansa pencerahan bagi masyarakat, mendirikan lembaga yang baik dan mengajarkan Al-Qur’an  dengan kemasan kemasan yang baik.

Hal itu pun dipertegas oleh ketua HMJ-IQTAF, Fasfah Sofhal Jamil, menurutnya ada banyak potensi yang terdapat pada diri mahasiswa jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, namun mereka kerap kali merasa minder.

“Dengan digelarnya kegiatan seperti ini, diharapkan materi yang disampaikan oleh narasumber mampu memotivasi atau bahkan sebagai bekal bagi mahasiswa kelak setelah lulus,” ujarnya.

Ustaz Yusuf Mansur, selaku narasumber menyampaikan, bila ada jurusan yang paling hebat,  justru jurusan itu namanya jurusan tafsir. 

Apalagi nama jurusannya langsung dengan nama Al-Qur’an dan Tafsir. Apapun bentuk nama yang terkait dengan Al-Qur’an maka disitulah titik keistimewaannya.
  
“Tugas kita semua, yaitu mempelajari Al-Qur’an, menikmati dan merasakannya,  kemudian membagikan Al-Qur’an ke masyarakat luas, dengan Al-Qur’an kita bisa memperbaiki diri kita, lalu keluar untuk memperbaiki banyak orang, memperbaiki bangsa dan negara dengan Al-Qur’an,” ujar pendiri dan pengasung pondok pesantren Daarul Qur’an itu.

Karenanya, lanjut dia, kita berkesempatan menjadi al-Musthafa atau manusia pilihan, dengan cara  membetulkan yang wajib dan menghidupkan yang sunnah. Menjalankan apa yang diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarang. 

“Al-Quran adalah hadiah terbesar untuk kita. Tidak usah memikirkan nanti, syukuri saja yang sekarang.” tandasnya. (din)

Minggu, 19 Juli 2020

Pemilihan RW 11 Blok X Angsana Dimenangkan Oleh I Made Anton A



FOKUS CIREBON - Pertarungan calon Rukun Warga (RW) di  Blok X Angsana, Arumsari, Desa Cirebon Girang, Kabupaten Cirebon akhirnya diraih oleh Nomor Urut 3, I Made Anton A, dengan raihan 86 suara.

Perjalanan demokrasi lokal di RW 11 ini, walau pun hanya terdapat tiga calon, namun situasi pemilihan RW mampu membangkitkan gairah warga untuk menyalurkan pilihannya. 

Mereka warga, satu persatu mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan membawa pilihan figurnya termasuk aspirasi bagi perubahan dan kemajuan di RW setempat.

Sementara itu, tiga calon RW 11 yang diperebutkan oleh suara pemilih diantaranya, No 1. Roni Wijaya, No 2. Deri Alusman, No 3. I Made Anton A dan calon No 4 adalah Nurcholis Majid.

Sementara raihan suara hasil pemilihan yang sangat demokratis, memunculkan kemenang pada calon No urut 3 dengan raihan 86 suara. 

Kemudian disusul No urut 1 dengan 71 suara, lalu No urut 2. 63 suara dan No.urut 4 dengan raihan 42 suara. Sedangkan hak pilih sebanyak 304 suara. 

"Ini adalah pemilihan yang sangat baik, kondusif dan akuntabel. Sebab lebih mengedepankan asas demokrasi dan kebersamaan dalam membangun kemajuan," kata warga di RW 11. (bam)

Kota Cirebon Berstatus Kuning, Satgas Covid-19 IAIN Cirebon Meminta Rektorat Kembali Terapkan WFH


FOKUS CIREBON - Ketua Satgas IAIN SNJ Cirebon, Dr H Ahmad Yani MAg meminta agar Rektorat kembali menerapkan Work From Home (WFH). Mengingat Kota Cirebon kembali berstatus kuning akibat semakin tingginya kasus positif Covid-19 di Kota Cirebon.

Oleh karenanya Satgas IAIN SNJ Cirebon meminta rektorat untuk memperketat protokol kesehatan di lingkungan kampus, serta kembali memberlakukan work from home, terutama bagi para dosen yang tidak mendapatkan tugas tambahan.

"Kita usulkan kembali WFH, setelah AKB diberlakukan banyak mahasiswa yang datang ke kampus padahal libur," ujar Ketua Satgas Covid-19 IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H.Ahmad Yani, Minggu (19/7/2020).

Ia menambahkan, kemungkinan masyarakat sudah merasa bosan tinggal di rumah, sehingga saat AKB diberlakukan banyak warga yang sudah mengunjungi pusat keramaian.

"Makanya di sini peluang penyebaran makin tinggi, terutama bagi para pelaku perjalanan, banyak kasus import. Mahasiswa dan dosen yang datang ke IAIN Syekh Nurjati itu dari berbagai tempat. Tidak ada jaminan orang yang datang bebas dari gejala Covid-19," tuturnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini perkuliahan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon masih dilakukan secara online.

"Hanya sidang skripsi ada yang datang langsung, dibutuhkan koordinasi sehingga ada yang datang langsung," ujarnya.

Selain itu, pada 15 Juli 2020 lalu, Satgas Covid-19 IAIN Syekh Nurjati pun mengeluarkan maklumat yang ditembuskan ke rektor, dekan fakultas dan direktur pascasarjana, juga Kabiro AUAK.

"Dijelaskan dalam maklumat inj bahwa Kota Cirebon yang tadinya level biru menjadi kuning yang artinya berada di level kewaspadaan" ujar Ahmad Yani.

Maklumat ini sendiri terdiri dari enam poin yang antara lain berisi permohonan kepada pimpinan rektorat, dekan, Direktur pascasarjana, dan lain-lain untuk memperketat protokol kesehatan, juga wajib memakai masker, mengukur suhu tubuh, mencuci tangan dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan.

"Kita juga mohon kepada ketua jurusan agar mengimbau kepada mahasiswa untuk tetap belajar dari rumah, dan tidak melayani mahasiswa yang mengabaikan protokol kesehatan," tambahnya.

Selain itu, kepada anggota Satgas di masing-masing fakultas dan unit kerja lainnya agar membantu upaya penerapan protokol kesehatan secara maksimal, dan dapat kembali aktif  melakukan piket di posko Satgas Covid-19 IAIN Syekh Nurjati.

"Petugas Satpam kampus bersama Satgas Covid-19 juga diminta untuk terus bersinergi dalam upaya penerapan protokol kesehatan terutama keharusan memakai masker bagi siapapun yang berada di lingkungan kampus," ujar Ahmad Yani. (din)

Sabtu, 18 Juli 2020

Suara Jeritan Seorang Wanita Udang Perhatian Warga, Ternyata Rumahnya Kebakaran


CIREBON, FC - Seorang wanita berlari sambil menggendong buah hatinya, berteriak sambil menangis membuat warga berdatangan, ternyata rumahnya kebakaran, Sabtu (18/7/2020).

Rumah yang berada di komplek perumahan.Sumber Asri, Desa Kecomberan, Talun, Kabupaten Cirebon mendadak mengeluarkan asap hital tebal dari atap rumah. 

Saat warga mencoba menolong dengan memadamkan api dengan perlengkapan seadanya, api masih terlihat memerah di ruang tengah dan kamar. 

Warga pun secara bergotong royong melakukan pemadaman dengan menyiramkan air yang fidaoat dari sumur warga yang tidak jauh dari rumah yabg terbakar.

"Alhamdulillah, api sudah dapat dipadamkan, padahal untuk mendapatkan air masih sulit, karena satu hari kemarin tengah ada perbaikan di saluran air PDAM, sehingga air tidak ngocor," kata warga Sumber Asri.

Tak berselang lama, mobil.Damkar dua unit datang dari Kota dan Kabupaten Cirebon, lalu langsung melakukan penyiraman keseluruh ruangan yang terbakar. 



"Alhamdulillah, api sudah benar-benar padam, dan kami.masih belum mengetahui apa penyebab kebakaran tersebut. Namun dugaan sementara dari konsletin listtik,," ujar warga lainnya. (Olan)

Jumat, 17 Juli 2020

Ultah ke-44, Lewat Partainya 'Wanita Emas' Ingin Bantu Rakyat


JAKARTA - Ketua Umum Partai Era Masyarakat Sejahtera (Emas) Hasnaeni atau 'Wanita Emas', berulang tahun ke-44 tahun pada hari ini. Harapan dan doa pun ia panjatkan. "Semoga Allah memberikan umur panjang," kata Hasnaeni, Jumat (17/7). 

Bukan hanya bagi diri sendiri, Hasnaeni juga memiliki harapan bagi Partai Emas dan bangsa Indonesia di momen bertambahnya umur. 

"Semoga dengan hadirnya Partai Emas ini, bisa membawa Indonesia menjadi Indonesia emas dan bisa mengeluarkan Indonesia dari kemiskinan," ujarnya.

Bersama Partai ia ingin menyejahterakan masyarakat, termasuk para kader. Pihaknya juga bercita-cita membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi masyarakat. 

"Dan bisa memberikan kepastian hidup buat rakyat Indonesia. Ketika dia ingin menyekolahkan anak, dia tahu menyekolahkan anak di mana, ketika dia sakit dia tahu berobat di mana, ketika dia akan tinggal dia tahu tinggal di mana. Ketika ingin bekerja rakyat Indonesia tahu akan bekerja di mana," ungkap Hasnaeni. 

Melalui Partai Emas, di momen peringatan hari lahirnya Hasnaeni juga ingin memberikan jaminan di hari tua kepada masyarakat. 

"Ketika masyarakat di hari tua ingin ada yang mengurus, dia tahu siapa yang akan mengurus. Dengan adanya Partai Emas semoga Indonesia akan bisa keluar dari kemiskinan, dan membawa Indonesia menuju Indonesia emas dan masa kesejahteraan," tandas Hasnaeni. (gus)

Wakil Walikota Cirebon : Kegiatan Peningkatan Peran Posyandu Harus Digulirkan


FOKUS CIREBON - Kegiatan peningkatan peran Posyandu harus digulirkan. Dengan begitu, masyarakat akan memperoleh kemudahan untuk mendapatkan informasi dan pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu, bayi serta anak balita.

Bukan sekadar menimbang saja, Posyandu menjadi salah satu alternatif bagi upaya peningkatan derajat kesehatan berbasis masyarakat. Seperti di Posyandu Kurma RW 18 Karyamulya yang baru resmi dibuka.

Semangat dan terus berperan aktif para kader Posyandu Kurma, berikan pelayanan yang optimal. Jika ibu dan anak sehat, maka masyarakat sehat pun akan terwujud. (din)

Rektor IAIN Cirebon, Ancaman Radikalisme Bagi Usia Muda Harus Diwaspadai


CIREBON, FC - Rektor IAIN SNJ Cirebin, Dr H Sumanta Hasyim MAg mengatakan, bahwa ancaman radikalisme bagi usia muda harus diwaspadai, mengingat hasil penelitian UIN Jogyakarta dan UIN Jakarta, kerawanan berada di antara usia 15 sampai 24 tahun dan usia 16 sampai 18 tahun. 

"Tentu ini sangat mengkhawatirkan, meskipun sikap moderat masih mewarnai mereka," ujar Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon dua periode ini.

Kata Sumanta, usia 15 tahun masih sangat memiliki akses terhadap literatur keagamaan linier, persoalannya justru  terletak pada pemilihan topik yakni jihad dan khilafah, dua tema ini yang cenderung paling banyak diminati, dan  Ini adalah dari hasil penelitian UIN Jakarta dari 16 sampai 18 kota di Indonesia. 

Untuk itu, IAIN SNJ Cirebon ikut mengambil peran untuk bagaimana mewujudkan moderasi beragama, baik dalam kontek agama maupun pengamalannya, sehingga dilaksanakanlah kegiatan seminar International Moderation in Islam seri 1.

Seminar webinar yang diselenggarakan oleh Rumah Moderasi Beragama & FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini, membedah radikalisme dan intoleransi.

Dalam seminar webinar tersebut, atau International Online Seminar for Moderation in Islam I, dengan tema Moderation Perspectitve in Understanding the Religious Texts and Social Practices diikuti oleh hampir seluruh PTKIN di indonesia.

Dalam.seminar internasional ini, sebagai Opening Speech yakni Dr.H.Sumanta, M.Ag Rector of IAIN Syekh Nurjati dan Keynote Speaker, Jenderal (Purn) Fachrul Razi, Minister of Religious Affair RI.

Turut hadir sebagai Speakers dalam kegiatan seminar Zoom tersebut, diantaranya Lukman Hakim Saifuddin (Minister of Religious Affair, 2014-2019), Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, MA, Ph.D. (Head of BPIP RI), dan Adis Duderija, Ph.D. (Senior Lecturer In the Study of Islam and Society at Griffith University, Australia), serta Alissa Qotrunnada Wahid (National Coordinator Gusdurian, Indonesia), dengan moderator Mamay Mudjahid, M.Hum dan Host H. Debi Fajrin Habibi, M.Pd.

Sementara itu, Menteri Agama RI, Jendral (Purn) Ir Fachru Rozi menyatakan bahwa merujuk hasi riset baik dari lembaga penelitan kampus dan juga kementerian agama yang tengah marak tentang sikap intolerasi ancaman radikalisme serta etnimisme pada remaja usia 15 hingga usia 24 tahun.

Pada kondisi tersebut, dimungkinkan mereka sangat mudah dipengaruhi oleh yang memiliki ilmu agama yang tinggi, tetapi radikal. Maka, untuk itu kondisi ini jika tanpa diimbangi dengan ilmu agama yang mendalam, mereka di usia yang dimaksud sangat mudah dipengaruhi oleh sikap radikal.

Untuk itu dunia pendidikan harus dapat mengajarkan dan menekankan pentingnya aspek moderasi beragama tidak secara formalistik dan tekstual. 

Dipenguhujung seminar internasional webiner ini, Menteri Agama secara resmi meluncurkan Rumah Moderasi Beragama. (din)







Kamis, 16 Juli 2020

Peresmian Gedung Baru SBSN FITK, Rektor IAIN Cirebon Sampaikan Terimkasih Atas Bantuan Kementerian Agama RI


FOKUS CIREBON  - Rektor IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg pada sambutan virtualnya di Seminar Online Nasional dan Peresmian Gedung SBSN, FITK IAIN SNJ Cirebon, mengucapkan terimkasih atas bantuan tersebut kepada Kementerian Agama Republik Indonesia, Kamis (16/7/2020).

Sumanta mengatakan, pembangunan Ruang Kuliah Baru (RKB) ini, merupakan bantuan dari Kementerian Agama RI pada tahun 2019 sebesar Rp 30 miliar dan sudah terserap 100 persen. 

"Kami civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengucapkan terimkasih kepada kementerian agama RI atas bantuan gedung SBSN ini," kata Sumanta.

Sumanta juga menjelaskan, sebelum dibangun pak direktur sempat meninjau ke kampus IAIN SNJ Cirebon dan setelah itu, bantuan turun.

"Kini tiga fakultas sudah menempati gedung baru. Mudah mudahan sarana dan prasarana yang ada dapat dipelihara dan dirawat sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih baik," pinta Dr H Sumanta kepada seluruh civitas akademika IAIN SNJ Cirebon.


Selain itu, Sumanta juga memberikan informasi seputar aktivitas kampus, mulai dari pimpinan hingga kabag dan staff dilingkungan IAIN Cirebon terkait upaya transformasi alih status dari institut ke universitas yang masih terus berjalan.

Semetara soal moderisasi, kata Sumanta secara virtual pihaknya sudah menyelenggarakan sejumlah kegiatan pencegahan radikalisme, baik melalui webinar maupun sebelum Covid 19 dilakukan melalui diskusi-diskui maupun kajian serta seminar-seminar.

"Ini adalah komitmen kami di civitas akademika IAIN SNJ Cirebon untuk kehidupan  keberagamaan yang moderat, mencegah dan memerangi hoax maupun radikalisme," ujar Sumanta. 

Sementara itu, pada kegiatan seminar online nasional dan peresmian gedung baru SBSN FITK IAIN SNJ Cirebon yang dilangsungkan secara virtual ini, dihadiri langsung Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta MAg, Warek 1, Dr H Saefudin Zuhri MAg, Kepala Biro AUAK Drs Subarja MPd, Dekan FITK, Dr H Farihin MAg, para Kabag, Kasubag, staff dan dosen dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan.



Sementara peresmian gedung baru SBSN, FITK IAIN SNJ Cirebon secara virtual diresmikan langsung oleh Plt Dirjen Pendis Prof Dr Phill Kamaruddin Amin melalui Direktur Pendidikan Tinggi Islam, Prof Dr Phill Arskal Salim. (din)










Dirjen Pendis RI Resmikan Gedung Baru FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon


FOKUS CIREBON - Gedung baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN SNJ Cirebon, Kamis (16/7/2020), secara virtual diresmikan Dirjen Pendis RI, melalui Direktur Pendidikan Tinggi Islam, Prof Dr Phill Arskal Salim.

Peresmian gedung baru FITK ini bersamaan dengan kegiatan Seminar Online Nasional FITK IAIN Cirebon yang mengusung tema 'Reorientasi Pendidikan Islam melalui Optimalisasi Spirit Adaptive, Responsive, Innovatif dan Futuristic (ARIF) di Era New Normal untuk penguatan nilai-nilai moderasi Islam".

Seusai meresmikan gedung baru SBSN, FITK IAIN SNJ Cirebon, Prof Dr Arskal Salim, Direktur Pendidikan Islam dalam sambutannya mengatakan, dengan melihat tayangan video gedung baru SBSN FITK IAIN SNJ Cirebon, selain megah bisa menjadi satu-satunya gedung perguruan tinggi yang representatif di Cirebon.

"Dengan tiga gedung baru di IAIN Cirebon saat ini, yang dimiliki tiga fakultas, semuanya memang merupakan bantuan SBSN, diharapkan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat di Cirebon, di Jawa Barat dan di Indonesia," ucapnya.

Kendati begitu, Arskal Salim menekankan bahwa yang terpenting kemanfaatan gedung tersebut adalah bukan karena bangunannya yang dibangun, tetapi justru bagaimana membangun manusianya.

Arskal Salim juga mengungkapkan rasa banggnya atas kepemimpinan Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg yang tetap bertahan di kantor gedung lamanya, sementara untuk dibawah, seluruhnya dibangun dengan fasilitas dan gedung baru.

"Saya bangga dengan kepemimpinan Pak H Sumanta yang kehidupannya bersahaja, tetap bekerja di kantor lama sementara bawahan sudah menempati fasilitas dan gedung-gedung baru, ini membuktikan kepemimpinannya sangat bersahaja dan mudah- mudahan mampu mencetak lulusan-lulusan yang berkualitas," paparnya.

Sementara terkait tema yang diusung pada Seminar Online Nasional FITK IAIN SNJ Cirebon, Arskal Salim membedah ada sejumlah rekomendasi, terutama terkait soal tantangan di era IT, digital dan teknologi.

Yakni bagaimana IAIN Cirebon mampu memberikan nilai nilai, kemudian nilai tersebut memberikan eksen moderasi pada keberagamaan kita. Terutama dalam kontek eksen dan prilaku kita dalam kehidupan beragama inilah moderasi tersebut.

Arskal Salim juga berharap, IAIN Cirebon di era 4.0 ini mampu  mengkonsep agar pendidikan lebih bermutu untuk menjawab tantangan ke depan dalam  memenuhi dunia kerja.

Kemudian tantangan berikutnya adalah bagaimana pendidikan dapat mencetak lulusan yang moderat.


Kemudian, lanjut Arskal Salim, teknologi yang berkembang saat ini juga menampilkan efek negatif, termasuk hoax. Demikian juga dengan ngetrennya ketenaran, atau popularitas, di mana mereka yang populer akan lebih dipandang dan terkenal ketimbang kepakaran atau mereka yang berilmu.

"Ini jelas menjadi tantangan tersendiri di era teknologi, maka pendidikan harus bisa menjawabnya," pintanya.

Sementara dengan kondisi negara kita di tengah Covid 19, kemampuan dosen sangat dituntut skill nya, termasuk bagaimana mempersiapkan sistem pembelajaran darring.


"Jadi menurut saya tema seminar ini sangat baik, karena mengangkat spirit adaptif, responsive, innovatif dan futuristik. Ini sangat sesuai dengan apa yang saat ini tengah dibangun pendidikan di indonesia," ujarnya, sambil mengucapkan selamat kepada seluruh civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon atas peresmian gedung baru SBSN FITK, semoga bermanfaat. (din)





Gedung Baru Lantai Lima SBSN FITK IAIN SNJ Cirebon, 100 Persen Rampung

FOKUS CIREBON - Gedung lima lantai SBSN FITK IAIN SNJ Cirebon akhirnya diresmikan secara resmi,Dirjen Pendis Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof Dr Phil Kamaruddin Amin MA melalui Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Prof Dr M Arskal Salim GP MAg meresmikan gedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon secara online, Kamis (16/7/2020).
Dalam kesempatan itu, Arskal Salim mengatakan, gedung yang dibangun menggunakan anggaran dari Surat Berharga Syariah Negara(SBSN) tahun 2019 ini didaulat menjadi gedung perkuliahan yang paling megah dan representatif di Cirebon. 
Hal itu diungkapkannya setelah melihat tayangan video gedung tersebut yang dilengkapi berbagai fasilitas yang cukup modern.
Mudah-mudahan gedung SBSN yang akan dimanfaatkan FITK ini dapat memberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat dan membawa berkah. Karena bagaiamna pun, membangun gedung kuliah itu tidak hanya membangun fisiknya saja. Namun yang lebih penting adalah membangun manusianya yang ada di fakultas ini oleh tenaga pendidika dan kependidikan,” paparnya.
Bahkan, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg menjelaskan, peresmian ini memiliki nilai historis tersendiri bagi kampus setempat, khususnya FITK. Pasalnya, dibandingkan dua fakultas lainnya, yaitu Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD) serta Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI), FITK menjadi fakultas terakhir yang memiliki gedung baru ini. Dan pembangunan gedung 3 fakultas tersebut, seluruhnya menggunakan anggaran dari SBSN. 
“Allahamdulillah, pembangunan gedung ini diberi bantuan yang sumbernya dari SBSN sebesar Rp30 miliar. Dari jumlah tersebut hampir terserap semuanya, yaitu 99,97 persen atau sekitar Rp29.991.912.000,” ungkap Sumanta.
Menurut dia, dibandingkan IAIN lainnya di Indonesia, bantuan sebesar Rp30 miliar yang diterima IAIN Syekh Nurjati Cirebon tersebut tergolong cukup besar. Karena IAIN lainnya menerima di bawah jumlah tersebut. Untuk itu, Sumanta berharap FITK dapat memanfaatkan gedung tersebut dengan sebaik-baiknya.
“Dengan support keluarga besar Kementerian Agama, Alhamdulillah IAIN Cirebon mendapat bantuan yang cukup tinggi dibandingkan IAIN lainnya. Ini suatu kebahagiaan sendiri bagi kami, khususnya Sivitas IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Karena semua fakultas sudah menempati gedung yang baru. Mudah-mudahan sarana dan prasarana ini kita jaga bersama agar kita bisa memberikan pelayanan terbaik untuk semua stakeholder,” ujarnya. 
Sementara itu, Dekan FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon,  Dr H Farihin Nur MPd memaparkan pembangunan gedung tersebut dimulai pada bulan Mei hingga 31 Desember 2019. Gedung ini, imbuhnya, terdiri dari 5 lantai. Lantai pertama untuk perkantoran, lantai 2 hingga 4 untuk perlukiahan, lantai 5 untuk beberapa kantor jurusan dan auditorium.
“Alhamdulillah, gedung ini sudah rampung 100 persen dengan memiliki banyak fasilitas di dalamnya. Yaitu untuk kegiatan perkuliahan, perkantoran,  penelitian, dan sebagainya. Untuk kegiatan operasional di gedung ini sebenarnya sudah dimulai sejak 27 Juni lalu. Bahkan, beberapa minggu kemarin juga digunakan untuk sidang munakosah. Sedangkan untuk ruang perkuliahan belum digunakan karena masih menerapkan pembelajaran daring. Mudah-mudahan gedung ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat secara umum,” tandasnya. (din)