This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Jumat, 02 April 2021
PMII Rayon Pelangi Tarbiyah Komisariat IAIN Cirebon Gelar Sekolah Jurnalistik dan Desain Grafis
Rabu, 31 Maret 2021
Cirebon Bakal Menjadi Pusat Ekonomi Baru, Masa Depan Jawa Barat
PMI Kota Cirebon Memiliki Pengurus Baru dan Siap Menjalankan Tugas-Tugas Kemanusiaan
FOKUS CIREBON, FC – Komposisi baru di tubuh PMI Kota Cirebon, menurut Wali Kota Cirebon menjadi pengurus yang ideal. Untuk itu, PMI diharapkan bisa menjalankan tugas-tugas kemanusiaan untuk masyarakat Kota Cirebon.
“Komposisi sekarang sangat ideal,” ungkap Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH, saat memberikan sambutan usai pengambilan ikrar Pengurus dan Dewan Kehormatan PMI Kota Cirebon periode 2021-2026 di ruang Adipura Kencana, Balaikota Cirebon, Rabu, 31 Maret 2021.
Sejumlah nama yang kiprahnya tidak diragukan lagi di bidang kemanusiaan tercatat dalam kepengurusan PMI Kota Cirebon. Diantaranya dr. H. Muhammad Edial Sanif, Sp,JP, dokter spesialis jantung yang kiprahnya di bidang kemanusiaan sangat luas dan kembali dipercaya menjadi ketua PMI Kota Cirebon.
Selain itu ada pula Fitria Pamungkaswati serta Andi Riyanto Lie yang masing-masing masih menjabat sebagai wakil ketua dan anggota DPRD Kota Cirebon.
Sedangkan dalam kepengurusan Dewan Kehormatan PMI Kota Cirebon tercatat nama Kol Inf. Elkines Villando Dewangga K. SAP sebagai ketua Dewan Kehormatan yang juga sebagai Danrem 063 Sunan Gunung Jati.
Sedangkan anggotanya ada nama seperti Letkol Inf Herry Indriyanto yang menjabat sebagai Dandim 0614 Kota Cirebon, AKBP Imron Ermawan, SH., S.Ik., MH., yang menjabat sebagai Kapolres Cirebon Kota, Dra. Hj. Eti Herawati yang menjabat sebagai Wakil Wali Kota Cirebon dan Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si, yang juga sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon.
Komposisi yang sudah ideal ini diyakini Azis bisa membawa PMI Kota Cirebon untuk menjalankan tugas-tugas kemanusiaan dengan baik.
“Kami memiliki harapan besar dengan kepengurusan yang baru ini,” ungkap Azis.
Diantaranya menjadi mitra Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon dalam menjalankan sejumlah fungsi dan tugas, terutama tugas-tugas di bidang kemanusiaan.
Sementara itu Ketua PMI Kota Cirebon, dr. H. Muhammad Edial Sanif, SP, JP., mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang sudah diberikan. “Tantangan PMI ke depan akan lebih berat,” ungkap Edial. Namun dengan bantuan dan sinergi dengan semua pihak, Edial meyakini langkah PMI Kota Cirebon bisa lebih ringan.
Edial juga menyatakan jika mereka siap untuk ditegur dan dikritik jika memang tidak berjalan sesuai dengan tugasnya. Sedangkan menyinggung gedung PMI yang baru Edial menyatakan ditargetkan selesai Juli sehingga kinerja PMI Kota Cirebon bisa lebih maksimal.
Sedangkan ketua PMI Jawa Barat, Irjen Pol (Purn) Drs Adang Rochdjana meminta kepada kepengurusan PMI Kota Cirebon yang baru dilantik untuk bisa menjalankan tugas-tugas kemanusiaan dan bersinergi dengan mitra lainnya.
Adang juga meminta PMI Kota Cirebon merekrut sejumlah relawan yang jumlahnya 10 persen dari jumlah penduduk.
“Keberadaan relawan PMI menjadi early warning system untuk menjalankan tugas-tugas kemanusiaan, sehingga tugas-tugas kemanusiaan bisa berjalan dengan lebih cepat dan baik," tandasnya. (Nur)
Selasa, 30 Maret 2021
Wakil Wali Kota Cirebon Lakukan Rapat Verifikasi Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Bersama Kementerian PPPA RI
FOKUS CIREBON, FC – Visi Sehat, Hijau, Agamis dan Inovatif (SEHATI) mengarah pada upaya peningkatan dan pengarusutamaan gender serta perlindungan anak di Kota Cirebon.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati saat menghadiri Rapat Verifikasi Anugerah Parahita Ekapraya (APE) secara online bersama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia di ruang Gotrasawala BP4D Kota Cirebon, Selasa, 30 Maret 2021.
“Dalam konteks pengarusutamaan gender dan perlindungan anak, visi Kota Cirebon yaitu SEHATI, telah mengakomodasi komitmen tersebut,” tegas Eti.
Misi pertama berupaya mewujudkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing, berbudaya dan unggul di segala bidang, misi kedua yaitu meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, berwibawa dan inovatif.
Sedangkan misi ketiga yaitu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana umum yang berwawasan lingkungan dan misi keempat mewujudkan ketentraman dan ketertiban umum yang kondusif.
“Semuanya mengarah pada upaya peningkatan pelayanan publik termasuk meningkatkan pengarusutamaan gender serta perlindungan anak,” tegas Eti.
Eti menambahkan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon senantiasa berupaya agar setiap orang terpenuhi haknya, baik itu laki-laki, perempuan, anak termasuk penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya.
“Kami mengintegrasikan semuanya masuk ke perencanaan program pembangunan,” tegas Eti.
Adanya Peraturan Walikota Nomor 6 tahun 2018 tentang Pedoman Pengarusutamaan Gender juga membuktikan bahwa Pemda Kota Cirebon memiliki perhatian yang tinggi terhadap perempuan dan anak.
Dari hasil verifikasi yang dilakukan secara online tadi diakui ada sejumlah arahan yang harus dilakukan. “Saya sudah minta setiap dinas untuk segera melakukannya,” tegas Eti.
Diantaranya mendata setiap kegiatan yang dilakukan oleh perempuan di setiap dinas yang ada di Kota Cirebon. Begitu juga dengan mitra-mitra dan stakeholder. “Jadi nanti kita berbicara dengan data,” tegas Eti.
Jika sudah dilengkapi, maka Eti yakin Kota Cirebon bisa meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE). “2018 lalu kita sudah dapat tingkat madya, tahun ini kita harapkan bisa meningkat menjadi paripurna,” harap Eti.
Anugerah Parahita Ekapraya (APE) merupakan penghargaan yang diberikan oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia sebagai bentuk pengakuan atas komitmen serta peran dari pimpinan kementerian/lembaga termasuk pemerintah daerah dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender.
Terutama melalui strategi pengarusutamaan gender (PUG). Pengarusutamaan gender merupakan strategi yang telah disepakati baik di tingkat global, nasional serta daerah untuk memastikan isu gender masuk ke dalam prioritas RPJMD.
Sementara itu Kepala BP4D Kota Cirebon, Iing Daiman, S.Ip, M.Si, menjelaskan karena pandemi Covid-19 masih terjadi, verifikasi yang biasanya dilakukan secara langsung kini dialihkan secara online.
“Inti dari verifikasi tadi, kementerian PPPA mengapresiasi apa yang telah kita lakukan. Namun mereka juga memberikan beberapa catatan,” ungkap Iing.
Salah satunya bagaimana cara penetapan target serta mengukur realisasi dengan menggunakan sejumlah parameter. “Ini yang akan kita tindak lanjuti,” ungkap Iing. (din)
Sekda Kota Cirebon Dinobatkan Sebagai Duta Badan Amil Zakat Kota Cirebon
FOKUS CIREBON, FC – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi M.Si dinobatkan sebagai Duta Badan Amil Zakat (Baznas) Kota Cirebon ditandai dengan penyematan selempang di Ruang Kerja Sekda, Selasa (30/3/2021).
“Sebuah kehormatan bagi saya secara pribadi, diberi amanah, diberi kepercayaan untuk menjadi Duta Baznas Kota Cirebon,” ungkap Agus.
Duta Baznas ini, kata Agus, salah satu fungsinya memberikan edukasi kepada masyarakat untuk bisa menyalurkan Zakat, Infak dan Sodakoh (ZIS) dan memberikan kepercayaan yang lebih kepada Baznas sebagai pengelola ZIS.
“Ini merupakan tantangan, mudah-mudahan dapat meningkatkan perolehan ZIS, maupun kegiatan operasionalnya, dari yang kondisi sekarang,” ucapnya.
Kalau dilihat dari kondisi yang ada, kata Agus, perlu dukungan regulasi dari Pemda Kota Cirebon. Regulasi tersebut memang harus ada sebagai penguatan.
“Dalam jangka pendek ini, bagaimana optimalisasi zakat profesi ASN muslim di lingkungan Pemda Kota Cirebon,” jelasnya.
Sementara, Ketua Baznas Kota Cirebon, M. Taufik S.Ag menyampaikan, Sekda Kota Cirebon ini merupakan pimpinan dan jabatan birokrasi yang membawahi ASN se-Kota Cirebon.
“Kepentingan Baznas terhadap zakat profesi di lingkungan ASN sesuai dengan Perwal,” ujar Taufik.
“Support Pak Sekda kepada Baznas selama ini sangat luar biasa, dari mulai Surat Edaran (SE), regulasi-regulasi lain, harapan kami, mudah-mudahan dengan ini para ASN ikut membantu, sehingga pemasukan Baznas ini semakin meningkat,” lanjut Taufik.
Dalam acara tersebut hadir pula, Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat (Kesra), Drs. Sutisna M.Si, Kepala Bagian Kesra, Drs. H. Adin Imaduddin Nur dan Wakil Ketua I Baznas Kota Cirebon, Fatikhul Muhadi, S.Ag. (Nur)
Senin, 29 Maret 2021
International Office and Partnership, Bisa Menjadi Jendela Internasionalisasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Minggu, 28 Maret 2021
Warga RW 05 Sumber Asri Gelar Rapat, Minta Pecahkan Masalah Sampah
Sabtu, 27 Maret 2021
Pemda Kota Cirebon Dukung Program ZIS dan Wakaf
FOKUS CIREBON, FC – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon mengapresiasi dan mendukung penuh terobosan terbaru dari At-Taqwa Center yang berkolaborasi dengan LinkAja melakukan digitalisasi layanan non tunai dalam mempermudah pembayaran Zakat Infak Shodaqoh (ZIS) dan wakaf.
Launching digitalisasi program ZIS dan wakaf menyambut keberkahan Ramadan 1442 H bersama Layanan Syariah LinkAja tersebut digelar di Gedung Islamic Center Kota Cirebon, Sabtu (27/3/2021).
Asisten Pemerintahan Bidang Kesejahteraan Masyarakat Kota Cirebon, Drs. Sutisna M.Si menyampaikan, Pemda kota Cirebon sangat apresiasi dan mendorong atas kerjasama ini.
“Ini memudahkan jama'ah, baik yang datang ke masjid maupun jamaah yang jauh, dapat membayar ZIS melalui aplikasi ini,” ujar Sutisna.
Dikatakannya, Pemda berharap kepada lembaga-lembaga seperti Baznas dan At-Taqwa, karena sudah terbukti menyelesaikan masalah sosial yang tidak bisa tercover APBD.
“Dengan adanya lembaga itu sangat membantu selesaikan masalah sosial,” katanya.
Ketua At-Taqwa Center, H. Ahmad Yani mengungkapkan, mudah-mudahan keberkahan muncul dari kerjasama dan kolaborasi ini.
“Dalam kesempatan ini melalui LinkAja, semoga ZIS wakaf kami meningkat,” ucapnya.
Kepala Kantor Perwakilan (Kpw) Bank Indonesia (BI) Cirebon, Bakti Artanta mengatakan, dari sisi ZIS, saat ini di tengah masa pandemi Covid-19 sangat diperlukan.
“Karena, tidak ada yang tahu pandemi ini akan selesai, tidak ada yang bisa menduga. Dampaknya pun sudah terjadi cukup lama di sekitar kita dan zakat salah satunya dapat membantu meringankan dampak tersebut,” ungkap Bakti.
Menurut Bakti, potensi ZIS ini sangat besar, semua pihak harus empati, berpartisipasi, Insya Allah, dengan berpartisipasi dapat meringankan sesama manusia yang terdampak pandemi ini.
“Kami mendorong, di masa pandemi ini, kita sama sama membantu agar semuanya dapat survive di tengah pandemi Covid-19 ini. Mari kita ajak bersama untuk ZIS,” katanya.
Bakti mengatakan, digitalisasi ini sebuah keniscayaan, terlebih di masa pandemi ini, BI juga sudah mencanangkan gerakan Indonesia non tunai sejak 2014.
“Dan akhir-akhir ini, layanan non tunai ini sangat membantu kita untuk bertransaksi di masa pandemi Covid-19 ini,” ungap Bakti.
Pemda Kota Cirebon mengapresiasi upaya LinkAja dalam mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama membangun dan memperkuat ekosistem digital syariah di Indonesia. Adanya sinergi berbagai pihak lintas sektor tentu sangat penting dalam pembangunan sarana prasarana yang dapat memperluas dan memperkuat ekosistem syariah di Indonesia.
Karena itu, Layanan Syariah LinkAja harus dapat menjadi bagian dari solusi untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 melalui penggunaan uang elektronik. Integrasi dengan marketplace dapat dilakukan lebih masif untuk menggerakkan kembali roda ekonomi masyarakat melalui transaksi online yang cepat dan aman. (Maulana)
























