FOKUS CIREBON - Jurusan Bahasa Indonesia, IAIN Syekh Nurjati Cirebon di hari ulang tahunnya yang ke 6 tahun mendapat ucapan 'selamat' dari tokoh budayawan ternama, Agus Hadi Sudjiwo atau yang lebih dikenal dengan Sujiwo Tejo, seorang aktor, pemusik, penulis dan budayawan Indonesia, Kamis (11/11/2021).
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Kamis, 11 November 2021
Di Ultah Yang Ke 6, Jurusan Bahasa Indonesia IAIN Cirebon Mendapat Ucapan 'Selamat' dari Budayawan Kondang Indonesia, Sujiwo Tejo
Pemkab Cirebon dan Pemkab Kuningan MoU Pengelolaan Sumber Daya Air
KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon dan Pemerintah Kabupaten Kuningan, menandatangani naskah perjanjian terkait pengelolaan sumber daya air (SDA) di Kabupaten Kuningan untuk keperluan masyarakat di Kabupaten Cirebon yang dikelola Perumda Air Minum Tirtajati.
Penandatanganan naskah tersebut, dilakukan Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag dan Bupati Kuningan H. Acep Purnama, S.H., M.H di Hotel Patra, Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Rabu (10/11/2021) malam.
Imron mengatakan, Berdasarkan Undang-Undang (UU) No 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, disebutkan setiap pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk kerjasama dengan daerah lainnya.
Menurut Imron, kerjasama antara Kabupaten Cirebon dengan Kabupaten Kuningan ini dilakukan saling menguntungkan, lantaran bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
"Kebutuhan air untuk Kabupaten Cirebon ini tidak lepas dari suplai Kabupaten Kuningan. Air dari Kuningan sangat bersih dan disukai sekali masyarakat," kata Bupati Imron.
Imron mengatakan, kerjasama yang dilakukan kedua pemerintahan ini sebelumnya pernah dilakukan. Diharapkan, kerjasama ini bisa terus berlanjut.
Senada dengan Bupati Cirebon, Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, S.H., M.H mengaku sangat antusias dengan kerjasama ini. Menurutnya, kalau sudah berhubungan dengan kepentingan masyarakat itu artinya pemerintah harus bertanggung jawab.
Acep menambahkan, pihaknya bakal terus menjaga ketersediaan air baku, baik secara kualitas maupun kuantitas. Hal tersebut dilakukan agar suplai ke Kabupaten Cirebon tidak terhambat. (din)
Rabu, 10 November 2021
Maknai Hari Pahlawan, DPRD Kota Cirebon Harap Lahir Generasi Unggul
CIREBON – Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati SPd memaknai Hari Pahlawan dengan penuh harapan tinggi untuk masyarakat. Khususnya semangat juang para pahlawan yang harus di teruskan oleh masyarakat, meskipun semangat juang pada era dahulu dan modern sangat berbeda.
Affiati mengatakan, melalui tema ‘Pahlawanku Inspirasiku’ ini dapat diambil makna yang mendalam. Utamanya semangat perjuangan yang perlu ditularkan dan diaplikasikan oleh generasi muda.
“Kalau kemarin perjuangan masyarakat melawan penjajah. Namun berbeda di era sekarang, yakni berjuang melawan kemiskinan, kebodohan serta melahirkan generasi muda yang lebih baik,” kata Affiati usai mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan, Rabu (10/11/2021) di halaman gedung Setda Kota Cirebon.
Affiati menambahkan, dengan generasi yang lebih baik diharapakan akan menjadikan Indonesia semakin kuat dan unggul.
“Generasi yang berkualitas maka akan menjadikan negara kita semakin baik,” ungkapnya.
Menurutnya, peran DPRD dalam melahirkan generasi yang unggul, yakni dengan mendukung program kerja pemerintah daerah dan pusat.
“Peran DPRD akan mendukung program pemerintah, baik yang ada di daerah maupun program yang selaras dengan pemerintah pusat,” kata dia.
Politisi Partai Gerindra itu juga mengingatkan, bahwa semangat gotong royong yang dilakukan oleh para pejuang di era dahulu perlu diteruskan oleh generasi muda.
“Kita juga perlu menunjukkan bahwa semangat gotong royong atau saling membantu sesama harus terus dilakukan. Terlebih di masa pandemi Covid-19,” katanya. (din)
Layanan Cirebon Siaga 112 Raih Terbaik Pertama Pada Ajang IdenTIK 2021
CIREBON – Layanan Cirebon Siaga 112 meraih terbaik pertama dalam ajang Indonesia Entrepreneur TIK (IdenTIK) 2021 sekaligus akan mewakili Indonesia dalam kompetisi ASEAN ICT Awards (AICTA) 2022.
Di balik penghargaan tersebut, ada peran operator telepon (call taker) yang melayani pengaduan dari masyarakat 24 jam non stop. Mereka siaga menjadi penerima aduan.
Salah seorang call taker Cirebon Siaga 112, Yuli Yanti, S.Pd., menceritakan, dalam sehari ia bisa menerima 3 sampai 5 pengaduan dari masyarakat. Pengaduan yang masuk sebagian besar keluhan terhadap layanan publik dan keadaan darurat.
“Tidak tentu sih jumlahnya. Tapi ada saja yang menelepon layanan Cirebon Siaga 112 setiap harinya,” ungkap Yuli, Rabu (10/11/2021).
Setiap pengaduan yang masuk akan diteruskan ke instansi terkait. Yuli memperkirakan, butuh waktu 15 menit untuk instansi merespons setiap pengaduan kedaruratan seperti kecelakaan, kebakaran hingga bencana alam.
“Misalnya kalau kebakaran, kami teruskan ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), kalau pertolongan pertama diteruskan ke Public Safety Center (PSC) 119, kalau ada pohon tumbang dan musibah akibat bencana kami teruskan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon,” papar Yanti.
Saat pandemi Covid-19, pihaknya menerima pengaduan seputar vaksinasi, dari tempat sampai cara mencetak kartu vaksin. Tak jarang juga, pengaduan datang dari masyarakat yang berada di luar Kota Cirebon.
“Kami tetap terima dan jelaskan fungsi dari Cirebon Siaga 112,” kata Yanti yang telah bertugas sejak Cirebon Siaga 112 berdiri.
Dia menilai, layanan Cirebon Siaga 112 sangat efektif menjadi layanan pengaduan masyarakat Kota Cirebon. Terlebih masyarakat tidak memerlukan pulsa untuk menghubungi layanan 112.
“Layanan 112 gratis tanpa dikenakan kuota, bahkan tanpa kartu perdana,” katanya.
Dia tidak menyangka, Cirebon Siaga 112 mendapat penghargaan terbaik pertama dalam ajang Indonesia Entrepreneur TIK (IdenTIK) 2021. Penghargaan ini menjadi motivasi ke depan agar lebih baik dalam melayani masyarakat Kota Cirebon.
“Tidak menyangka, perjuangan kami diganjar penghargaan. Ini jadi motivasi kami untuk terus berusaha memberikan yang terbaik,” katanya. (din)
Walikota Cirebon Mengapresiasi Atlit Kota Cirebon Mewakili Jabar di PON XX Papua
CIREBON – Wali Kota Cirebon apresiasi atlet berprestasi dari Kota Cirebon yang mewakili Provinsi Jabar di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.
Apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., saat penyambutan atlet dan pelatih berprestasi Kota Cirebon pada kontingen Jawa Barat yang berlaga di PON XX 2021 di ruang Adipura Kencana, Balai Kota Cirebon.
“Prestasi yang diberikan oleh atlet asal Kota Cirebon tentu sangat membanggakan,” tegas Azis, Rabu (10/11/2021).
Prestasi yang mereka torehkan selain membawa harum nama Provinsi Jawa Barat juga membawa harum nama Kota Cirebon.
Sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan, lanjut Azis, Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon akan memberikan apresiasi kepada mereka.
“Mereka telah mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jabar dan Pemda Kota Cirebon juga akan memberikan kadeudeuh kepada mereka,” tutur Azis.
tersebut dialokasikan pada tahun anggaran 2022. “Secepatnya. Triwulan pertama kita harapkan sudah dicairkan,” tutur Azis.
Apresiasi diberikan baik kepada atlet maupun pelatih yang berprestasi sesuai dengan porsinya. Dengan apresiasi yang diberikan Azis berharap prestasi yang diraih atlet-atlet asal Kota Cirebon dapat dipertahankan, bahkan lebih ditingkatkan.
Sebanyak 17 atlet asal Kota Cirebon turut serta mewakili Provinsi Jabar di ajang PON XX di Papua. Mereka menyumbangkan 8 medali terdiri dari 2 emas, 3 perak dan 3 perunggu.
Sementara itu Ketua KONI Kota Cirebon, Wati Musilawati, mengaku sangat bersyukur karena atlet dan pelatih yang berlaga di PON XX Papua dapat diterima dengan baik oleh Wali Kota dan perangkat daerah di Kota Cirebon.
“Ini apresiasi dan kebanggan terhadap atlet kita yang berangkat ke PON,” tutur Wati.
Wati juga berharap apresiasi yang akan diterima oleh para atlet dapat diterima dengan baik dan menjadi pemicu untuk berprestasi lebih baik lagi. (din)
Pemprov Jabar Gelar Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama
CIREBON, FC - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Biro Kesejahteraan Rakyat menyelenggarakan Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama dengan Tema Meneguhkan Jawa Barat Sebagai Rumah Bersama Semua Umat Beragama disalah satu hotel berbintang di kawasan Jalan Siliwangi Kota Cirebon (10/11).
Menurut Ketua Panitia H. Mamat Rahmat dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan indeks kerukunan umat beragama, mempublikasikan bahwa Jawa Barat Juara Lahir dan Batin dalam kerukunan hidup beragama, bersilaturahmi dan komunikasi dengan sesama umat dan umat lainnya dengan penuh kerukunan, kedamaian dan persaudaraan, ujar H. Mamat Rahmat yang juga sebagai Kasubag Kelembagaan Biro Kesra Setda Pemprov Jawa Barat.
Menurut H. Mamat Rahmat kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari sejak tanggal 10 hingga 12 Nopember dan diikuti oleh 120 peserta, dan para peserta akan menerima materi dari Kepala Kanwil Kemenag Jabar, Kapolda Jabar, Pangdam III/SLW, UIN SGJ BDG, Pemprov Jabar, Praktisi dan Ulama Jabar, ujarnya.
Sementara itu Kepala Biro Kesra Setda Pemprov Jawa Barat, Drs. H. Barnas Adjidin saat membuka acara tersebut mengatakan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam suasana Hari Pahlawan sehingga dapat membangkitkan semangat kita semua sebagai penerus cita cita para pahlawan kusuma bangsa.
Selain itu juga kegiatan ini sejalan dengan Visi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yakni Jawa Barat Lahir dan Batin, Jabar lahir dalam pengertian harus sehat, berpendidikan, bekerja, bersosialisasi dan Jabar Batin dalam pengertian agama dan religius dengan hidup rukun dan berdampingan dengan semua agama tentunya dengan toleransi saling menghargai yang kuat sebagai pondasi kebersamaan dan kerukunan umat beragama di Jawa Barat.
Hadir dalam acara Pembukaan perwakilan Kepala Kantor Kemenag Kota/Kab Cirebon, Sekretaris MUI Kota Cirebon, Sekretaris PD DMI Kota Cirebon dan Ormas Islam Kota/Kab. Cirebon lainnya. (Didi)
IAIN Cirebon Menjadi Peserta Perkemahan Wirakarya Nasional di Palembang
PALEMBANG, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon bersama 57 perwakilan dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN) Se Indonesia mengikuti kegiatan Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) di Lapangan Utama Jakabaring, Palembang, Rabu (10/11/2021).
Pada kegiatan tersebut, seluruh perwakilan PTKIN disambut dengan Upacara adat pramuka di hari pertama Perkemahan Wirakarya Nasional.
Kegiatan tersebut juga dari lintas agama serta bertepatan dengan Hari Pahlawan, upacara adat tersebut bertema “Bhineka Tunggal Ika”.
Warna-warni busana adat yang dikenakan peserta menambah semarak kegiatan tersebut. Beraneka macam warna busana tersebut mempresentasikan suku dan asal daerah masing-masing peserta.
Bahkan ketika hujan mengguyur lapangan utama di mana kegiatan berlangsung, peserta tetap khidmat mengikuti seluruh kegiatan sekalipun pakaian mereka basah. Sehingga suasana kebangsaan dan persatuan mereka sangat terlihat kompak.
Berdasarkan laporan yang diterima Fokus Cirebon, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturrahim antar anak bangsa. "Inilah bukti kebangsaan yang mempererat persatuan, tak ada lagi perbedaan dan mereka sangat menjunjung tinggi "Bhineka Tinggal Ika".
Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag foto bersama di kegiatan PWN PalembangSementara itu, 58 yang menjadi peserta pada kegiatan ini, dan sebagai bentuk informasi, bahwa acara adat ini merupakan ceremony yang menjadi tata nilai dan harus ditaati. Karena, acara tersebut diciptakan oleh satuan pramuka dalam setiap kegiatan. (din)
Sekda Kabupaten Cirebon Meminta Dinsos Segera Benahi Data Kemiskinan
SUMBER, FC - Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si bersama Sekda Drs. H. Rahmat Sutrisno, M.Si, dan anggota DPRD mengikuti Rakor Kuota Kepesertaan PBI JK APBN Kabupaten Cirebon di Dinas Sosial, Rabu (10/11/2021).
Dalam paparannya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cirebon, Dr. Iis Krisnandar, SH, CN mengatakan, jumlah Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kabupaten Cirebon pada 8 Oktober 2021 mencapai 1.063.563. Bahkan, yang masih aktif mencapai 939.011 orang yang terdiri dari PBI DTKS, Non DTKS.
"Dari kuota 939.011 ini semuanya PBI Jaminan Kesehatan APBD, dengan PBI DTKS 807.461, Non DTKS 131.540, jadi sisa kuota 119.507 sedangkan yang di Non-aktifkan mencapai 114.850 orang," katanya.
Selain itu, kata Iis, pada tanggal 26 Oktober 2021 ada sedikit perubahan data pada PBI Jaminan Kesehatan untuk masyarakat Kabupaten Cirebon.
"Kuota 945.599 dan Aktif 945.599 terdiri dari PBI DTKS 837.043, PBI Non DTKS 108.555. Sedangkan yang di Non aktif 139.475 itu juga terdiri dari yang meninggal dunia, pindah segmen, ganda, NIK tidak ditemukan, serta tambahan non aktif 25.356 orang," ujarnya.
Iis mengatakan, pihaknya setiap bulan melakukan verval untuk memastikan jumlah yang benar-benar valid di Kabupaten Cirebon.
Menurutnya, penetapan dari Kementerian Sosial, jumlah warga miskin di Kabupaten Cirebon mencapai 1,9 juta
"Karena pada saat itu tahun 2020 ada Covid-19 dan juga ada BST, sehingga yang perlu kami padankan ada dua hal yaitu pertama mengenai pemadanan administratif, kedua subtantif. Administratif aja kami belum beres apalagi subtantif, tetapi kami lakukan sambil berjalan. Ke depan kalau ditemukan di administratif maka subtantifnya kami hapus," kata Iis.
Iis menjelaskan, beban anggaran Kabupaten Cirebon untuk PBI yang sesuai dengan DTKS mencapai Rp 5 miliar lebih.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si mengatakan, dirinya kaget saat mendapatkan laporan kalau angka kemiskinan di Kabupaten Cirebon mencapai 71 persen. Bahkan tidak dipungkiri di era pandemi Covid-19 banyak yang terdampak.
"Mungkin jumlah UMKM di Kabupaten Cirebon ada 35 ribu, lalu pada era pandemi menjadi bertambah, saya pikir masuk akal juga kalau ada 71 persen angka kemiskinan, karena adanya pandemi," katanya.
Ayu menjelaskan, di masa pandemi Covid-19 banyak warga Kabupaten Cirebon yang terdampak, baik dari segi ekonomi dan sosialnya.
"Saya dapat laporan dari Disnaker, ada 120 ribu orang yang terkena PHK selama pandemi Covid-19, sehingga angka kemiskinan di Kabupaten menjadi naik," kata Ayu.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Cirebon, Drs. H. Rahmat Sutrisno, M.Si mengatakan, pihaknya meminta Dinas Sosial agar melakukan prioritas sebaik mungkin antara data dan fakta.
"Datanya dibenahi, jangan sampai datanya ada dan faktanya enggak ada yang miskin. Itulah pentingnya verval," katanya.
Selain itu, kata Rahmat, sementara ini belum ada anggaran dari tahun 2020 sampai 2021 ke dinsos untuk melakukan verval.
"Saya ucapkan banyak terimakasih kepada jajaran Dinsos, meskipun anggaran buat melakukan verval DTKS belum ada, mereka tetap berjalan," ucapnya. (din)
Selasa, 09 November 2021
LP2M Adakan Pelatihan Manajemen Masjid Se Kecamatan Losari Brebes, Jawa Tengah
LOSARI, FC - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan pelatihan peningkatan kapasitas pengurus DKM Se-Kecamatan Losari, Brebes, Jawa Tengah, Selasa (09/11/2021).
Wali Kota Cirebon Raih Penghargaan Sebagai Tokoh Penggerak Inklusi Keuangan 2021
CIREBON – Penghargaan tokoh penggerak inklusi keuangan 2021 yang dinobatkan kepada Wali Kota Cirebon, menjadi pelecut bagi Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon untuk selalu memberikan terobosan dalam meningkatkan inklusi keuangan bagi masyarakat.
Sektor Pertanian Mampu Bertahan di Pandemi Covid 19
CIREBON - Bupati Cirebon Drs.H. Imron, M.Ag, mendorong generasi milenial di Kabupaten Cirebon, memiliki minat menjadi petani. Hal tersebut lantaran sektor pertanian terbukti tidak terpuruk akibat pandemi Corona virus disease 2019 (Covid-19).
Imron mengatakan, Kabupaten Cirebon awalnya merupakan salah satu lumbung padi di Jawa Barat. Namun, seiring waktu berjalan, regenerasi petani di wilayahnya itu tidak berjalan dan menyisakan petani berusia 40 tahun ke atas.
"Saya adalah keluarga petani, terbiasa bertani dan waktu itu petani muda sangat banyak. Tetapi, bergulirnya zaman, profesi petani mulai ditinggalkan anak muda karena dianggap kurang menjanjikan," kata Imron saat Sosialisasi Petani Milenial di Ruang Paseban, Setda Kabupaten Cirebon, Selasa, (9/11/2021).
Imron mengatakan, regenarasi petani perlu dilakukan lantaran kebutuhan pangan bakal terus meningkat. Bila proses regenerasi tidak berjalan, dikhawatirkan bakal terjadi krisis pangan.
"Kalau generasi milenial tidak tertarik, nanti akan membeli kebutuhan pangan dimana," katanya.
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar Benny Bachtiar mengatakan, saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki program Petani Milenial. Sektor Pertanian, merupakan salah satu kekuatan perekonomian.
Program Petani Milenial digulirkan untuk mendorong regenerasi tenaga kerja di sektor pertanian Jawa Barat yang memiliki inovasi, gagasan, dan kreativitas.
Melalui pemanfaatan teknologi digital, petani milenial akan menggerakkan kewirausahaan bidang agrikultur yang menjadikan wajah pertanian menjadi lebih segar dan atraktif untuk bisa berkelanjutan di Jawa Barat.
"Kalau tidak ada upaya regenerasi, dikhawatirkan 10 tahun ke depan terjadi krisis pangan. Apalagi, Jawa Barat ini memiliki jumlah penduduk sebanyak 48,2 juta jiwa," ujarnya.
Benny mengatakan, jumlah petani di Jawa Barat saat ini mencapai angka 3.665.050. Dari jumlah tersebut, hanya 11,11 persen berusia di bawah 30 tahun. Jumlah itu, menurutnya masih relatif kecil.
Program Petani Milenial diharapkan dapat menyelesaikan masalah keterbatasan tenaga kerja sehingga bisa meningkatkan produktivitas dan mencapai swasembada pangan.
"Seperti kata Pak Gubernur Jawa Barat, tinggal di desa, rejeki kota, bisnis mendunia," katanya. (din)
Senin, 08 November 2021
Komisi III DPRD Rapat Bersama Bahas R-APBD Disdik Kota Cirebon Tahun 2022 Disdik
CIREBON – Komisi III DPRD melaksanakan rapat bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon di ruang Griya Sawala, Senin (8/11/2021). Rapat tersebut membahas tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Disdik Kota Cirebon 2022.
Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, dr Tresnawaty SpB mengatakan, DPRD sejatinya ingin mengetahui kejelasan tentang R-APBD 2021 Disdik Kota Cirebon. “Rapat ini agar kita tahu rencana pendapat dan belanja Disdik. Supaya anggaran yang digunakan bisa efektif dan efisien,” kata Tresnawaty usai rapat.
Tresnawaty mengaku telah mengevaluasi rincian R-APBD yang sudah disampaikan Disdik Kota Cirebon. “Nanti ada rapat lagi. Kita juga akan panggil per bidangnya, yakni GTK (guru dan tenaga kependidikan), Paud dan Pendidikan Non Formal, dan Pembindaan Pendidikan Dasar (Dikdas),” tuturnya.
Tresnawaty mendorong agar pembahasan rapat dan evaluasi tak terfokus pada anggaran. Sehingga, rapat bersama tiga bidang yang ada di Disdik perlu dilakukan untuk mengevaluasi program-program yang direncanakan.
Sementara itu, Kepala Disdik Kota Cirebon, Irawan Wahono SPd MPd mengaku siap mengevaluasi perincian perencanaan anggaran yang telah disusun. Saat ini anggaran dari APBD masih terbatas.
Dalam rapat tersebut, Disdik juga mnyampaikan pagu anggaran 2022. Disdik telah menyusun R-APBD 2022, totalnya sebesar Rp 340.659.751.860. Total besaran R-APBD tersebut merupakan hasil penjumlahan antara Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang besarannya mencapai Rp 290.616.678.027, dan dana transfer pusat yang mencapai Rp 158.666.398.000.
“Dari APBD murni kita fokus alokasikan ke BOS daerah. Sebelum pandemi, BOS daerah itu Rp 300 ribu per siswa. Sekarang Rp 50 ribu per siswa. Inginnya kita bisa dikembalikan lagi (Rp 300 ribu per siswa),” kata Irawan. (din)
Sabtu, 06 November 2021
Bupati Imron : Keberadaan Jurnalis Jadi Bagian dari Tolok Ukur Kemajuan Daerah
KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag membuka pelaksanaan Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) di Hotel Aston, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Sabtu (6/11/2021).
Pelaksanaan UKJ tersebut, diikuti puluhan jurnalis yang bertugas di wilayah Cirebon Raya sekitarnya. Para jurnalis itu, nantinya diuji tim asesor dari Dewan Pers dan perwakilan IJTI pusat.
Imron mengatakan, UKJ ini merupakan salah satu standar untuk mengukur kemampuan seseorang dalam profesinya. Hal itu berlaku pula bagi profesi lainnya, termasuk aparatur sipil negara (ASN).
Menurut Imron, wartawan itu memiliki tugas mulia. Namun, kalau tidak disertai kompetensi maka tidak akan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Harus mampu memberikan informasi kepada masyarakat. Tetapi, kalau kemampuannya tidak mumpuni, itu tidak efektif. Saya harap semua yang ikut tes dinyatakan kompeten," kata Imron.
Imron mengatakan, saat ini pemerintah daerah sudah membentuk Satgas Percepatan Investigasi. Hal tersebut dilakukan pemerintah daerah untuk 'menjemput' investor agar melakukan ekspansi ke Kabupaten Cirebon.
Keberadaan para jurnalis, lanjut Imron, menjadi salah satu tolok ukur kemajuan daerah. "Beberapa kebijakan dari pemerintah pusat, sebagiannya saya dapatkan dari teman-teman jurnalis. Jelas ini sangat membantu," katanya.
Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan mengatakan, UKJ yang dilaksanakan di Cirebon ini merupakan rangkaian terakhir pada 2021. Diharapkan, tahun selanjutnya bisa diikuti lebih banyak peserta.
Menurut Herik, ini merupakan salah satu cara menciptakan pola kerja jurnalis agar dapat bekerja dengan baik. Semua orang bisa menjadi wartawan, namun tidak semuanya berkompeten.
"UKJ untuk mencegah terjadinya malpraktik profesi. Ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi tolok ukur keprofesionalitasan wartawan," katanya. (din)
Layanan Cirebon Siaga 112 Wakili Indonesia di Kompetisi ASEAN ICT Award
CIREBON – Cirebon Siaga 112 meraih terbaik pertama dalam ajang Indonesia Enterpreneur TIK (IdenTIK) 2021 sekaligus akan mewakili Indonesia dalam kompetisi ASEAN ICT Awards (AICTA) 2022. Sejumlah prestasi lainnya juga berhasil diraih oleh Pemda Kota Cirebon jelang akhir tahun.
Jumat, 05 November 2021
LPM Bawa Kampus IAIN Cirebon Ke Posisi Unggul Setara Kampus Ternama di Indonesia
Jurusan IAT IAIN Syekh Nurjati Jalin Kerjasama PKM di Asy-Syafi'iyah dan Ormas NU Indramayu
INDRAMAYU, FC - Jurusan Ilmu Al Qur'an dan Tafsir (IAT) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, bekerjasama dengan Yayasan Asy-Syafi’iyah, TK al-Quran dan ormas NU mengadakan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat.












