CIREBON - Pelaporan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) mulai disosialisasikan. Hal itu mulai dilakukan oleh Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon. Sosialisasi PDDIKTI dan bimbingan teknis praktik ini sebagai cara melakukan pelaporan per semester.
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Sabtu, 12 Februari 2022
FUAD IAIN Cirebon Mulai Lakukan Sosialisasi PDDIKTI
Kamis, 10 Februari 2022
Pelantikan Pengurus SEMA dan DEMA Institut, Ini Pesan Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Tingkatkan Kemampuan dan Kecakapan Dosen, KPI-FUAD IAIN Cirebon Gelar Training Literasi Digital Nasional
Raker HMJ KPI Angkat Semangat Kinerja dan Aktualisasi Melalui Program Kerja Pengurus
CIREBON, FC -Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Komunikasi dan Penyiaran Islam, telah melaksanakan Rapat Kerja (RAKER), pada Kamis, 10 Februari 2022 yang bertempat di Auditorium Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Lantai 4.
Adapun tema yang diambil dari Raker ini yaitu “Mengoptimalisasi Pengimplementasian Pengurus HMJ KPI yang Bersinergis, Berintegritas serta mampu Mengaktualisasikan Program Kerja dengan Relavan.
Tema ini bermaksud agar kepengurusan HMJ KPI pada periode ini bisa optimal dalam melaksanakan program kerja dengan lebih nyata, sehingga kedepannya HMJ KPI bisa lebih maju dan lebih baik lagi.
“Rapat kerja ini bertujuan untuk memfiksasi program kerja setiap bidang yang ada di HMJ KPI periode 2022-2023,” ucap Ketua Umum Lestari Setia Budi saat memberikan sambutan.
Menurutnya, sebelum dilaksanakannya raker, pihaknya terlebih dahulu sudah melaksanakan pra-raker, selain itu juga agar semua pengurus HMJ KPI mengetahui proker bidang satu dengan bidang lainnya.
Dijelaskan, pada kegiatan ini, masing-masing pengurus tiap bidangnya memaparkan program kerja yang saat itu diawali oleh bidang Kominfo yang terdiri dari Public Relation dan Media, yang kedua dari bidang Kajian dan Keilmuan, kemudian dilanjut dari bidang Kewirausahaan, kemudian bidang Minat dan Bakat. Serta yang terakhir dari BPH Umum.
Pada kepengurusan HMJ KPI di periode 2022-2023 ini, terdapat bidang baru yaitu bidang Minat dan Bakat yang difokuskan untuk mengembangkan, mewadahi minat dan bakat mahasiswa KPI, terutama di lingkup media dan komunikasi.
Rapat yang berkonsep semi formal ini dihadiri oleh SEMA F, DEMA F, dan Demisioner HMJ KPI dan tentunya tetap mematuhi protokol kesehatan.
Di KPI ini, kita memiliki dua aspek penting yaitu dakwah dan komunikasi, yang mana nantinya, kedua hal tersebut bisa dimanfaatkan dengan platform yang ada, kita bisa memanfaatkan Media Sosial yang sudah menjadi alat untuk berdakwah. (Red/Eva)
Rabu, 09 Februari 2022
Tanamkan Jiwa Mahasiswa Inovatif dan Produktif di Kepengurusan Baru, HMJ IQTAF Gelar Rapat Kerja Pengurus
CIREBON, FC - Ketua Jurusan Ilmu Al Qur'an dan Tafsir, MA, M.Si secara resmi membuka rapat kerja (Raker) Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IQTAF) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Rabu (09/02/2022),
Kegiatan bertema "Inovasi Program Kerja dengan Ide Kreatif untuk Menunjang Jiwa Mahasiswa yang Produktif", berharap di masa mendatang, melalui kepengurusan yang baru, HMJ IQTAF terus berkembang, terus mengepakkan sayapnya dan mengayomi elemen-elemen di dalamnya serta menjadi lebih baik dari periode-periode sebelumnya.
Alfath Pangestu Danar, selaku Ketua Umum periode 2022-2023 menyampaikan permintaan maaf apabila kurang maksimalnya acara disebabkan pandemi Covid Omnicron, yakni varian baru yang memaksa keadaan untuk tetap menjaga jarak dan menghindari keramaian.
Di samping itu, Alfath juga menegaskan bahwa Rapat Kerja ini merupakan jembatan awal untuk membuka lembaran baru dan memperbaiki lembaran lama dalam masa kepemimpinan yang sekarang.
Dengan Program Kerja yang mantap, kreatif, dan inovatif, diharapkan mampu mendirikan pondasi yang kuat, teguh, dan utuh dalam kepengurusan.
"Mohon maaf dalam penyelenggaraan raker ini kurang maksimal, misalnya pengurus yang hadir sedikit karena adanya pembatasan. Semoga untuk kepengurusan yang selanjutnya bisa lebih baik dalam penyelenggaraan setiap prokernya." ucap Alfath.
Kemudian dalam sambutan berikutnya, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Omar Qad Panity, juga menyampaikan ucapan terima kasih dan pesan berupa harapan bahwa mahasiswa Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT) dapat selalu menjadi orang-orang yang selalu berpikir tentang ide.
"Meng-upgrade HMJ dengan program kerja yang sistematis, memiliki badan otonom jurnal dan tetap melaksanakan protokol kesehatan." ucap Omar.
"Rapat kerja itu analoginya seperti sholat, kita sholat harus rapat dan lurus, maka dengan rapat ini kita saling merangkul, mengajak bukan mengejek, saling merapatkan dan lurus, maksudnya kita punya satu tujuan, satu vision di bawah pimpinan nahkoda Ketum Alfath bersama pengurusnya," tambahnya.
Setelah itu, ada beberapa pesan dari Wakorwil Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadits se-Indonesia (FKMTHI) yang turut hadir dalam acara, Abdul Aziz Shutadi, mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya raker ini, diharapkan HMJ IQTAF lebih baik dan lebih maju.
"Setiap program-program harus selaras dengan visi dan misi jurusan. Lalu, program-program yang dilaksanakan pun harus sesuai kebutuhan mahasiswanya itu sendiri. Dalam pembuatan program kerja, perhatikan masa depan mahasiswa, masa depan organisasi, dan masa depan lembaga institut." ucap Aziz.
"Mahasiswa Tafsir Hadits membuat program kerja harus bisa menjawab tantangan masyarakat, misalnya radikalisme, kekerasan seksual, dan politisasi ayat Al-Qur'an. Mahasiswa Tafsir Hadits harus bisa berperan dalam mengatasi hal tersebut," tambahnya.
Pada waktu yang sama, Ketua Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, H. Muhammad Maimun, M.A, M.S.I, juga menyampaikan pentingnya menjadi pribadi yang produktif, dengan slogannya "just do it" diharapkan HMJ IQTAF mampu menghasilkan karya yang luar biasa dan tentunya bermanfaat bagi masyarakat.
"Dalam program kerja ini, mahasiswa hanya menyepakati program-program yang sudah dirancang dengan pengesahan program kerja. Untuk HMJ IQTAF sendiri sudah memiliki sound system dan kamera untuk menunjang kegiatan HMJ kedepannya," ucap Maimun.
"Semuanya harus kreatif, inovatif, dan mempunyai rasa memiliki. Hal yang terpenting adalah just do it, kegiatan HMJ harus disampaikan kepada dunia, dan wadahnya harus dapat menghasilkan sebuah karya yang tidak biasa dan mampu menjadi harapan bangsa kedepannya," tambahnya. (din)
Pererat Persaudaraan di Ormawa, DEMA FUAD adakan "GO FUAD"
Wakil Walikota : Kritikan Pers Harus Disikapi Sebagai Motivasi Untuk Perbaikan
CIREBON – Kehadiran Pers di Indonesia, khususnya Kota Cirebon, dirasakan telah berkontribusi banyak terhadap suksesnya program pembangunan. Kritik maupun masukan dari pers bagi penyelenggara pemerintahan mesti disikapi sebagai motivasi untuk perbaikan.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati usai menghadiri peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 di sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cirebon Raya di Jalan Dukuh Semar, Rabu (9/22/2022).
“Kritik maupun masukan dalam bentuk pemberitaan dari insan pers menjadi bahan introspeksi untuk kami bekerja lebih baik lagi,” ungkap Eti.
Ia menambahkan, pihaknya sejauh ini masih dan akan terus berkomitmen mendukung kerja-kerja para insan pers dalam menjalankan tugasnya. Sinergi Pemda Kota Cirebon dengan insan pers pun, diakui Eti, telah terjalin sangat baik.
“Melalui fungsi kontrol maupun informasinya, pers kami anggap sebagai mitra strategis di luar lingkungan pemerintahan. Tidak hanya diingatkan, tapi sering juga kita mendapatkan masukan yang baik dari sahabat-sahabat para insan pers,” tutur Eti.
Eti menambahkan, di tengah arus deras digitalisasi dan informasi yang demikian kencang hari-hari ini, insan pers telah mampu menjadi referensi bagi masyarakat dalam mendapatkan informasi.
“Kerja-kerja jurnalistik yang dilakukan insan pers diatur oleh kode etik. Sehingga produknya pun dapat dipertanggungjawabkan. Salah satu hal penting dalam menangkal hoaks dan sebagainya,” kata Eti.
Ia mencontohkan, ketika pandemi Covid-19 terjadi, selain penanganan secara medis, hal penting lainnya adalah menjaga masyarakat dari “serangan” berita bohong atau hoaks.
“Alhamdulillah pers di Kota Cirebon menjalankan perannya dengan baik, dalam hal edukasi maupun informasi saat masa pandemi,” katanya. (Bam)
Selasa, 08 Februari 2022
Rekruitmen Aparatur Desa Sampiran, Dilakukan Sesuai Mekanisme Peraturan Bupati
Tex Center IAIN Syekh Nurjati Cirebon Kerjasama KPP Pratama Cirebon Satu Menggelar Pelatihan Relawan Pajak
CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui Tex Center bekerjasama dengan KPP Pratama Cirebon satu mengadakan kegiatan pelatihan pengisian SPT pribadi atau perorangan kepada 42 mahasiswa sebelum mereka terjun ke lapangan.
DPRD Kota Cirebon Rekomendasikan Pemkot Pemkot Untuk Berkonsultasi Ke ATR
Upaya tersebut dilakukan sebagai jalan keluar adanya perbedaan persepsi antara DPRD dan Pemerintah Kota Cirebon, terkait apakah perlu pencabutan perda atau cukup hanya dilakukan revisi.
Anggota Komisi I DPRD Kota Cirebon, Dani Mardani SH MH menjelaskan, rencana Pemkot Cirebon menyampaikan usulan dua raperda, yakni Raperda tentang Penyelenggaraan Bangunan Gedung dan pencabutan atas Perda Nomor 8/2012 tentang RTRW tahun 2012-2031, mendapat tanggapan berbeda dari DPRD Kota Cirebon.
Terkait usulan Raperda tentang Penyelenggaraan Bangunan Gedung, bisa diakomodir DPRD. Baik usulan melalui mekanisme ditetapkan prolegda oleh Bapemperda terlebih dahulu atau langsung ditetapkan. Namun begitu, tetap ada penyampaian dari eksekutif ke Bapemperda DPRD.
Sedangkan untuk usulan pencabutan Perda RTRW, masih berbeda pandangan dengan DPRD. Tim Asistensi Pemkot Cirrbon berpandangan perlu dilakukan pencabutan. Namun DPRD menilai cukup direvisi.
“Solusi dari hasil rapat, perubahan nomenklatur perda itu dikonsultasikan dulu dengan Kementerian ATR,” kata Dani, usai rapat dengan Tim Asistensi Pemkot Cirebon di Griya Sawala gedung DPRD, Selasa (8/2/2022).
Pihaknya juga meminta Pemkot Cirebon segera menyiapkan materi teknis terkait rencana peninjauan kembali terhadap Perda RTRW. “Karena ini menyangkut pelayanan publik, terutama masalah perizinan,” ujar Dani.
Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Cirebon, Drs Sumantho menyampaikan, Pemkot Cirebon dalam waktu dekat segera mengusulkan revisi Perda RTRW dan Raperda Penyelenggaraan Bangunan Gedung.
Pemkot juga akan konsultasi ke Kementerian ATR terkait revisi materi rancangan nomenklatur Perda RTRW agar tidak terjadi kekosongan hukum.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon, Syaroni ATD MT mengatakan, berdasarkan PP Nomor 21/2021 ketentuan peninjauan kembali (PK) dan revisi Rencana Tata Ruang (RTR) menjadi kewenangan daerah.
PK RTR dilakukan maksimal satu kali dalam lima tahun. Perubahan itu terjadi jika perubahan lingkungan strategis berupa, bencana alam skala besar, perubahan batas teritorial negara, perubahan batas daerah, atau perubahan kebijakan nasional bersifat strategis. (din)
Komisi I DPRD Kota Cirebon Dorong Perizinan Menara Telekomunikasi di Kesambi Harus Diselesaikan
CIREBON, FC – Komisi I DPRD Kota Cirebon mendorong agar permasalahan terkait menara telekomunikasi di RW 05 Kesambi Baru, Kelurahan Kesambi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, dapat diselesaikan dengan baik dan objektif.
Hal itu disampaikan melalui rapat kerja Komisi I bersama perwakilan warga RW 05 Kesambi Baru dan perwakilan dari PT Industri Telekomunikasi, di Griya Sawala gedung DPRD, Selasa (8/2/2022).
Saat rapat berlangsung, Anggota Komisi I DPRD Kota Cirebon, Harry Saputra Gani menilai, menara telekomunikasi yang masa berlaku Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sudah habis harus segera diurus dan diperpanjang. Sebab, ini menyangkut dengan keselamatan serta kenyamanan masyarakat sekitar.
Dari laporan yang diterima, dokumen IMB menara telekomunikasi di RW 05 Kesambi Baru itu sudah habis pada tahun 2012. Menurut Harry, hal tersebut telah melanggar aturan yang ada.
“Menurut saya, ini sudah melanggar. Karena IMB itu harus diperbaharui terus. Mungkin ini yang saya tanyakan kepada pihak kelurahan. Kenapa harus berlarut-larut sampai bertahun-tahun seperti ini? Baru sampai ke kita,” kata Harry.
Harry menegaskan, setiap regulasi harus dipatuhi dan dijalankan dengan benar. Sehingga masalah terkait menara telekomunikasi di RW 05 Kesambi Baru itu dapat diselesaikan.
“Saya pikir ini pro aktif daripada pihak kelurahan atau dinas terkait. Karena kalau sudah sampai sini, saya harus bilang sesuai fakta. Ya, faktanya salah. IMB sudah expired,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Cirebon, Tunggal Dewananto menjelaskan, masalah terkait menara telekomunikasi yang tidak mengantongi dokumen IMB atau masa berlakunya sudah habis bukan masalah baru. Persoalan ini sempat terjadi beberapa kali.
“Sebenarnya data terhadap perizinan menara telekomunikasi ini harus updating. Mana menara yang sudah expired, menara yang sebentar lagi mau habis, atau menara yang mau berdiri harusnya sudah ada datanya,” kata pria yang akrab disapa Dewa itu.
Untuk mencari solusi dari masalah menara telekomunikasi di RW 05 Kesambi Baru, lanjutnya, Komisi I DPRD Kota Cirebon akan mengundang pihak-pihak yang tidak hadir dalam rapat kali ini.
Selain itu, Komisi I juga mempersilakan bagi warga RW 05 Kesambi Baru dan pihak pemilik menara telekomunikasi, agar menyiapkan berkas-berkas pendukung yang akan dibahas dalam rapat selanjutnya.
“Para pihak yang hari ini tidak hadir, kami akan undang lagi agar lebih lengkap. Karena ini sudah dari tahun 2012 belum diperpanjang lagi masa berlaku IMB-nya. Apakah tidak ada tindak lanjut berupa sanksi atau teguran. Kami akan klarifikasi kebenaran itu,” katanya. (din)
Senin, 07 Februari 2022
Bertempat di SMKN 1 Kota Cirebon, Wali Kota Deklarasikan Gerakan Anti Tawuran, Geng Motor dan Narkoba di Kalangan Pelajar
CIREBON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon mendukung gerakan pencegahan terhadap tawuran, geng motor, dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, terutama SMA dan sederajat.
Hal itu disampaikan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H. usai menghadiri Deklarasi Serentak Tolak Tawuran Pelajar, Anti Geng Motor, dan Anti Narkoba di Wilayah Hukum Polres Cirebon Kota, Senin (7/2/2022), di SMK Negeri 1 Kota Cirebon.
Azis mengatakan, pihaknya bersama kepolisian dari Polres Cirebon Kota akan mengutamakan pencegahan terhadap potensi tawuran, geng motor, dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.
“Melalui deklarasi ini, kita kedepankan pencegahan. Selama ini kalau ada tawuran atau geng motor, begitu kejadian baru kita bertindak. Tapi pola yang akan dikembangkan saat ini, selain menindak tegas, tentu ada upaya pencegahan,” ungkap Azis.
Dikatakan Azis, selama ini juga pencegahan telah dilakukan. Tapi karena kejadian tawuran, geng motor, dan penyalahgunaan narkoba yang melibatkan pelajar masih terjadi, maka upaya pencegahan harus ditingkatkan.
“Deklarasi ini bentuk pencegahan. Nanti para duta pelajar di tiap sekolah akan getok tular ke teman-temannya untuk tidak terlibat tawuran maupun geng motor dan narkoba,” katanya.
Menurut Azis, sebenarnya prestasi para pelajar di Kota Cirebon banyak. Tapi sayangnya, karena ulah segelintir oknum pelajar yang kerap terlibat tawuran, membuat persepsi negatif melebihi pandangan masyarakat terhadap prestasi para pelajar itu sendiri.
“Jangan sampai yang terlihatnya hanya tawurannya. Sedangkan prestasinya banyak. Makanya kita akan tonjolkan prestasinya. Supaya yang masih tawuran juga malu,” tuturnya.
Azis berharap, deklarasi yang juga digelar di sejumlah sekolah lainnya itu dapat efektif menekan potensi tawuran, geng motor, dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar SMA/sederajat. Di samping, ia juga mengajak para orang tua meningkatkan pengawasan kepada anaknya.
“Kalau masih kejadian, kita akan tindak tegas. Baik oleh kepolisian maupun kepala sekolah setempat,” katanya.
Deklarasi para pelajar itu disaksikan selain oleh Wali Kota, juga unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cirebon. (Her)
Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kota Cirebon Kian Mudah Bisa Dilakukan di Kantor Kecamatan
CIREBON, FC – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Salah satunya dalam pelayanan administrasi kependudukan.
Pemda Kota Cirebon Dorong Tumbuhnya Wirausaha Sambut Peluang Ekonomi Digital
CIREBON - Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon selalu mendorong tumbuhnya wirausaha baru untuk menyambut peluang ekonomi digital. Transformasi digital jadi keharusan di tengah ketidakpastian yang dialami akibat pandemi Covid-19.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., saat membuka Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA)-Digital Talent Scholarship (DTS) di salah satu hotel di Kota Cirebon, Senin (7/2/2022) menjelaskan Pemda Kota Cirebon senantiasa berkomitmen untuk mendorong tumbuhnya wirausaha industri baru.
“Peluang pertumbuhan ekonomi semakin luas dengan sistem ekonomi digital,” tutur Agus.
Dijelaskan Agus, era ekonomi digital telah memberikan peluang tak terbatas untuk entrepreneur di Indonesia. Saat era revolusi industri ketiga, hanya yang usianya sudah 39 tahun ke atas yang bisa menjadi entrepreneur.
Namun di ekonomi digital ini, usia yang jauh lebih mudah pun bisa menjadi entrepreneur. “Tentu harus didukung dengan tenaga kerja terampil di bidang teknologi informasi dan komunikasi,” tutur Agus.
Untuk itu, Pemda Kota Cirebon sangat mendukung Pelatihan DEA-Digital Talent Scholarship (DTS) ini. Seperti diketahui, Pemda Kota Cirebon tahun ini terpilih sebagai tempat penyelenggaraan DTS dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo).
DTS bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, daya saing, produktivitas dan profesionalisme sumber daya manusia di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 10 ribu talent digital menjadi sasaran dari program ini. Jumlah tersebut terbagi menjadi 8 akademi.
Masing-masing Fresh Graduate Academy (FGA) yang diikuti sebanyak 2 ribu peserta, Vocational School Graduate Academy (VSGA) yang diikuti sebanyak 2 ribu peserta, Profesional Academy (ProA) yang diikuti sebanyak 500 perserta, Digital Entrepreneurship Academy (DEA) yang diikuti sebanyak 2.500 peserta, Thematic Academy (TA) yang diikuti sebanyak 1.000 peserta, Government Transformation Academy (GTA) yang diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 1.500 peserta, Talent Scouting Academy (TSA) yang diikuti sebanyak 490 peserta dan Digital Leadership Academy (DLA) yang diikuti sebanyak 10 peserta.
Untuk pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) diselenggarakan bertahap. Untuk batch (kelompok) satu, diselenggarakan hari ini dan besok, Selasa (8/2/2022) dengan masing-masing peserta sebanyak 150 orang.
Sedangkan batch kedua akan diselenggarakan pada Jumat dan Sabtu (11-12/2/2022) dengan masing-masing peserta sebanyak 150 orang. Kemudian disusul pelatihan terjadwal lainnya hingga mencapai target 2.500 orang.
Pelatihan DEA ditujukan untuk mempersiapkan pengusaha tangguh sehingga mereka mampu untuk meningkatkan pendapatan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Sedangkan sasarannya yaitu pelaku UMKM yang ada di Kota Cirebon.
Selanjutnya Sekda berharap peserta bisa mengikuti pelatihan ini dengan baik. “Ini kesempatan luar biasa jangan sampai ada peserta yang tidak hadir,” harap Agus.
Terlebih pelatihan Digital Talent Scholarship ini diberikan gratis dari pemerintah pemerintah pusat untuk meningkatkan daya saing, kemampuan dan keterampilan pelaku UMKM di Kota Cirebon. “Kalau mandiri, mungkin biayanya lumayan besar,” tutur Agus. (Bam)
IAIN Cirebon Menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Sidang dan Pemrosesan Kenaikan Pangkat PNS
CIREBON, FC - Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg menyampaikan, pentingnya kegiatan koordinasi pelaksanaan sidang dan pemrosesan kenaikan pangkat PNS ini. Karena melalui kegiatan ini dapat melakukan akselerasi atau percepatan untuk kenaikan pangkat tersebut.













