Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 27 April 2022

Penyelenggaraan Dalam Pemerintahan Desa Harus Digitalisasi

CIREBON, FC - Perkembangan teknologi saat ini sudah memasuki era industri 4.0. Artinya, kegiatan produksi sebagian besar sudah menggunakan teknologi yang semakin pintar dan smart. Begitupun yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintah desa. Mau tidak mau, seiring perkembangan zaman, pengelolaannya harus digitalisasi.

Demikian dikatakan Kadis Kominfo Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan. Hal tersebut dipaparkan Kadis Kominfo dalam acara Peresmian Digitalisasi Layanan Publik. Tempatnya sendiri di aula Desa Kalikoa, Kecamatan Kedawung, Rabu (27/4/2022).

Nanan menjelaskan, menghadapi situasi seperti ini, pemerintahan tidak boleh kalah cepat. Harus secepatnya menerapkan konsep teknologi. Hal itu diperkuat dengan terbitnya Perpres Nomor 95 Tahun 2018. Isinya tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, sehingga Pemkab sudah harus menggunakan teknologi dalam melayani kebutuhan masyarakat.

"Ini sudah diatur oleh Perpres. Jadi kalau sistem pemerintahannya sudah berbasis elektronik, berarti semua pemerintah termasuk desa, ya sudah harus berbasis elektronik," jelas Nanan.

Nanan juga menilai, relevansi itu selaras dengan Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014. Secara umum disebutkan, bahwa desa didorong untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada di wilayahnya. Ini mendorong supaya setiap desa mampu mensejahterakan masyarakatnya.

"Tentu sesuai dengan inovasi  masing-masing desa. Jadi kalau ingin maju di era industri 4.0 yang berbasis teknologi ini, maka perlu dilakukan digitalisasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa," ucapnya.

Hal senada dikatakan Kuwu Desa Kalikoa, Misbakh Fauzi. Menurutnya, proses digitalisasi mau tidak mau akan menjadi  keharusan, termasuk  penyelenggaraan dalam pemerintahan desa.

Justru dengan adanya digitalisasi, pekerjaan akan tertata dengan rapi. Disamping itu, potensi desa akan terangkat dengan cepat.

"Saya meminta Diskominfo Kabupaten Cirebon bisa menjadi mentor kami dalam pola digitalisasi di desa kami," tukasnya. (Indah)

Persiapan Menyambut Pembelajaran Tatap Muka, Bagian Umum dan Humas IAIN Cirebon Gelar FGD

 

CIREBON, FC - Bagian Umum dan Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon  bersiap menyambut pembelajaran tatap muka. Dalam rangka ini, Bagum Humas IAIN Cirebon pun mengadakan kegiatan Fcos Group Discussion (FGD) terkait pembinaan masyarakat di lingkungan kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Intan, Kota Cirebon, diikuti oleh perwakilan civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon, mulai dari pimpinan , perwakilan dosen, pegawai struktural dan fungsional, Pegawai PNS dan non PNS baik tenaga administrasi, Satpam maupun Cleaning Service.

Dalam kegiatan FGD tersebut, sejumlah narasumber dihadirkan, seperti AKP Acep Anda (Kasat Binmas), IPDA Dedi Sutikno (KBO Binmas) dengan Moderator 1 Kasubag Humas, H.Mphammad Arifin, A.Ag, M.Pd dan Moderator 2 Aipda Basuki (Kanit Binpolmas).

Kasubag Humas, H.M.Arifin, A.Ag, M.Pd menjelaskan, kegiatan dengan Grand tema : Pembinaan masyarakat, khususnya terhadap civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini memiliki maksud dan tujuan yang jelas 

Salah satunya kata Arifin, meminta agar seluruh civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon bijak dalam berselancar di dunia Maya melalui medsos.  

"Diharapkan juga dapat berlaku sopan mengikuti norma agama dan regulasi yang ada dalam mendukung proses pembelajaran tatap muka dan pelayanan lainnya terhadap mahasiswa dan masyarakat pada umumnya," ungkapnya, Rabu, (27/4/2022).

Demikian juga kata Arifin,  semua tetap menjalankan prokes karena kondisi kita belum sepenuhnya bebas dari Corona Covid 19, tandasnya. (din)

Senin, 25 April 2022

Dirjen Otda Minta Sinergitas Pusat dan Daerah Terbangun

FOKUS CIREBON - Direktorat Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda), Akmal Malik, meminta supaya sinergitas pusat dan daerah semakin terbangun. Tujuannya agar program Indonesia Emas tahun 2045, bisa terbangun. 

Demikian disampaikan Akmal saat memberikan sambutan secara virtual dalam rangka   Peringatan ke-XXVI Hari Otda Tahun 2022. Acara peringatan tersebut, di Kabupaten Cirebon bertempat di Ruang Rapat Paseban, Senin (25/4/2022).

Dalam pesannya yang disaksikan langsung oleh Sekda Kabupaten Cirebon, Rahmat Sutrisno dan Forkopimda setempat, Dirjen Otda mengatakan, kegiatan ini mengacu pada Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 1996 tentang Hari Otonomi Daerah. Setiap Pemerintah Daerah, akan  memperingati Hari Otonomi Daerah setiap tanggal 25 April.

"Sejak dibentuk sampai sekarang, otonomi daerah sudah berusia 26 tahun. Sebuah usia yang cukup matang dalam sebuah otonomi daerah," ungkapnya.

Menurut Dirjen, maksud dari kegiatan tersebut adalah sebagai wadah pertemuan bagi pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Tujuannya, untuk melakukan refleksi pencapaian terhadap pelaksanaan kebijakan otonomi daerah dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Selain itu, tujuan kegiatan ini adalah untuk mengingatkan kembali atas komitmen mewujudkan pemerintahan yang baik, bersih, transparan dan akuntabel dalam memberi pelayanan kepada masyarakat," jelasnya. 

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri yang diwakili Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri, Suhajar Diantoro mengatakan, secara filosofis tujuan diadakannya otonomi daerah dengan mendelegasikan sebagian kewenangan dan juga sebagian urusan pemerintahan.

Harusnya, hal itu bisa  menjadikan daerah mencapai kemandirian fiskal dengan menggali berbagai potensi sumber daya yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Disamping itu, dapat memacu terjadinya percepatan dan pemerataan pembangunan.

Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada daerah-daerah otonomi baru. Kemendagri menilai, daerah tersebut telah berhasil meningkatkan PAD dan kemampuan fiskalnya. Dia berharap, peningkatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk program-program pembangunan dan kesejahteraan rakyat.  

"Nantinya dapat meningkatkan angka indeks pembangunan manusia dan menurunkan angka kemiskinan. Disamping itu, dapat meningkatkan konektivitas, serta akses infrastruktur yang baik. Ini harus dipertahankan dan terus dikelola secara profesional," tukasnya. (din)

Sabtu, 23 April 2022

Hadiri BUBOS Jabar di Kuningan, Bupati Imron Minta Persaudaraan Dipererat

CIREBON, FC - Bupati Cirebon, Imron, menghadiri acara Bulan Suci Berbagi On The Street (BUBOS6), yang diselenggarakan Pemprov Jabar di Kabupaten Kuningan, Sabtu (23/4/2022). Imron mengaku sangat terkesan dengan acara tersebut. Alasannya, bisa menghadirkan nuansa kekeluargaan antar warga yang ada di Jawa Barat dan kepala daerah se-wilayah III Cirebon. Imron meminta, persaudaraan sesama warga Jabar, semakin dipererat lagi.

"Saya sangat terkesan dengan acara ini. Agenda Pemprov Jabar sangat luar biasa, karena bisa mendorong seluruh Pemkab dan Kota yang ada di Jawa Barat untuk bisa berbagi dengan sesama di bulan suci Ramadhan ini," kata Imron usai kegiatan berlangsung.

Menurutnya, nilai-nilai persaudaraan dan rasa kepedulian terhadap sesama memang harus ditanamkan. Untuk itu, dirinya sebagai bupati, meminta seluruh ASN yang ada di Kabupaten Cirebon, untuk terus menanamkan sikap seperti itu. Prinsipnya, harta tidak akan berkurang meskipun beramal setiap waktu.

"BUBOS6 ini memang sangat relevan diterapkan, bukan saja saat bulan suci Ramadhan. Kalau saja semua ASN dan warga Kabupaten Cirebon mempunyai kepedulian tinggi terhadap sesama, maka persatuan dan kesatuan akan terbentuk dengan kuat," jelasnya.

Imron juga menyebutkan, program BUBOS6 di Kabupaten Cirebon, berlangsung sukses. Tercatat, selama bulan suci Ramadhan, program BUBOS6 atau distribusi Rantang Cinta, sudah menyalurkan sebanyak  22.876 paket nasi bungkus yang dibagikan untuk semua kalangan yang kurang mampu.

Imron melihat, sasaran BUBOS6 sedikitnya sudah meringankan beberapa sasaran. Diantaranya,  para lansia, jompo, disabilitas mental, korban tindak kekerasan orang/traficking, serta korban penyalahgunaan NAPZA pada Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS). 

"Setidaknya Pemkab dan masyarakat Kabupaten Cirebon, sudah peduli dengan warga yang semestinya memang harus dibantu. Mungkin kami belum bisa memenuhi rasa keadilan, namun kedepan, kita akan terus memperbaikinya," papar Imron.

Sedangkan puncak BUBOS6 tersebut digelar di Alun-alun Kabupaten Kuningan. Acaranya sendiri dikemas seperti pelaksanaan tahun sebelumnya, yaitu secara hybrid dengan melibatkan warga Jabar yang ada di luar provinsi, bahkan hingga mereka yang ada di luar negeri.

"Saya sangat mengapresiasi BUBOS6 yang diselenggarakan di Kabupaten Kuningan ini. Saya berharap, tingkat kepedulian terhadap sesama bisa lebih ditingkatkan lagi. Dan mudah-mudahan, warga Jabar yang akan mudik, bisa melakukan perjalanan dengan nyaman dan kembali nanti ke perantauan dengan selamat," tukas Gubernur Jabar, Ridwan Kamil usai acara. (din)

Mahasiswa STKIP NU Indramayu Adakan kegiatan Sahur 'On The Road'

FOKUS INDRAMAYU - Saling berbagi dan rasa peduli yang tinggi, Mahasiswa STKIP NU Indramayu mengadakan agenda Sahur _On The Road_ jilid 4, Kamis (21 April 2022). 

Pukul 01 dini hari para Mahasiswa melangsungkan kegiatannya, 90 _box_ nasi dibagikan ke dua titik, yaitu di sekitar Kecamatan Karangampel dan Kecamatan Kedokan Bunder.

Arip, sebagai ketua pelaksana kegiatan Sahur _On The Road_ ini mengharapkan agar nantinya akan ada yang tergerak juga untuk mengadakan kegiatan yang sama guna melangsungkan kegiatan saling berbagi dan mendapatkan berkah Ramadhan.

"Harapan saya semoga agenda ini terus berlangsung dan akan ada jilid berikutnya, semoga bukan hanya kami dari mahasiswa yang mengadakan hal ini, baik dari lapisan masyarakat atau yang lain, karena saling berbagi itu indah," ungkap Arip selaku penggagas kegiatan.

Dalam hal ini, Arip juga mengucapakan rasa terima kasih kepada para dermawan yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini sudah menyisihkan rejekinya untuk berbagi.

Dengan dibantu rekan-rekan mahasiswanya, serta Dosen, Arip dan kawan-kawan tampak lebih semangat lagi untuk saling berbagi.

"Selagi niat kita dengan tujuan kebaikan pasti akan ada jalan, Tuhan akan  mempermudahkannya terus berbagi dan bermanfaat untuk orang lain."  Khoirul Fajri selaku Dosen. (Medi)

Imron Minta Saat Mudik Perhatikan Protokol Kesehatan

FOKUS CIREBON - Bupati Cirebon, Imron, meminta supaya masyarakat tidak lalai saat melakukan mudik lebaran. Dirinya berharap, warga Kabupaten Cirebon maupun pendatang yang melakukan mudik lebaran, supaya tetap  melaksanakan protokol kesehatan secara ketat. Demikian dikatakan Bupati, usai mengikuti gelar pasukan Operasi Ketupat tahun 2022 di halaman Mapolresta Cirebon, Jumat (22/4/2022).

"Kita harus tetap mewaspadai bahaya Covid-19. Untuk itu, bagi pemudik jangan lalai dalam menjalankan protokol kesehatan. Kesehatan dan keselamatan lebih utama dibanding dengan yang lainnya," kata Imron.

Imron juga menjelaskan, Pemkab Cirebon sudah menjalin kerjasama dengan Forkopimda dalam rangka pengamanan saat mudik lebaran. Kerjasama tersebut sudah terjalin, dan tinggal melaksanakan sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing.

"Dalam rangka pengamanan mudik lebaran, kami sudah menjalin komunikasi dan kerjasama yang baik dengan Forkopimda. Kami ingin mudik lebaran kali ini sukses seperti tahun-tahun lalu," jelas Bupati.

Sementara itu Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman menjelaskan, Pemkab dan Forkopimda sudah siap dalam mengantisipasi arus mudik lebaran. Untuk itu, pihaknya mengerahkan sekitar 1.290 anggota Polri. Kalau ditotal jumlah keseluruhan pengamanan dari bantuan TNI dan pihak lainnya berjumlah 2.600 personil. 

"Untuk posko kita dirikan sebanyak 17 posko. Tiga posko di exit tol dan sisanya di ruas jalan alteri. Dinkes juga siapkan tujuh titik vaksinasi yang terpusat di Weru, Losari dan Dukupuntang," ungkap Arif.

Sedangkan Kapolri dalam amanatnya secara serentak, dalam apel gelar pasukan se-Indonesia menyebutkan, hasil survey Badan Litbang Kemenhub RI, mudik kali ini diprediksi berjumlah 85,5 juta jiwa. Pergerakan masyarakat ini, terutama terkonsentrasi di wilayah Pulau Jawa dan Bali. 

Sedangkan moda transportasi lebaran didominasi oleh jalur darat dengan menggunakan kendaraan pribadi 47 persen,  kendaraan umum 31 persen,  jalur udara 10 persen, kereta api 10 persen, jalur laut 2 persen dan lainnya 0,11 persen.

Operasi Ketupat 2022nya sendiri dilaksanakan selama 12 hari, mulai tanggal 28 April 2022 sampai dengan tanggal 9 Mei 2022. Sedangkan fokus pengamanan adalah 101.700

obyek di seluruh Indonesia, baik masjid, tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun KA, dan bandara. 

Sementara dalam pelaksanaannya, operasi ini akan melibatkan 144.392 personel pengamanan gabungan. Terdiri atas 87.880 personel Polri, 13.287 personel 

TNI, serta 43.225 personel yang berasal dari instansi terkait. Antara lain Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senkom dan instansi lainnya. 

Kekuatan personel tersebut akan ditempatkan pada 1.710 Pos Pengamanan dan 734 Pos Pelayanan serta 258 Pos Terpadu. (din)

Jumat, 22 April 2022

Ibu-Ibu Majis Ta'lim Subulussalaam Berbagi

 

HARJAMUKTI, FC - Dalam  rangka ikut  serta  menyemarakan  bulan Suci  Ramadhan  1443 H terlebih  10 hari  terakhir,  Ibu Ibu  yang tergabung  dalam wadah Majelis Ta'lim (MT) Subulussalaam berbagi kebahagiaan dengan anak  anak yatim  piatu, janda, jompo dan lainnya terutama yang berada di sekitar Masjid Subulussalaam RW 14 Permata Harjamukti Utara Kelurahan Kalijaga Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon  (22/4).

Menurut Ketua MT Subulussalaam, Yuyun  Yuningsih didampingi Sekretaris Titin Suhartini, menjelaskan bahwa kegiatan ini  sudah untuk yang  5 kalinya dilakukan dalam rangka berbagi kebahagiaan dengan  masyarakat sekitar  Masjid Subulussalaam,  yang  memang berhak menerima nya. Selain itu juga kegiatan tersebut dalam upaya  meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rejeki yang didapat, tandas Yuyun Yuningsih. 

Sementara itu Nunung Nurhayati dan Neneng Suganda  selaku Koordinator kegiatan dan  Bendahara,  menjelaskan  bahwa dana yang didapat adalah dari  sumbangan para  donatur, dan paket yang  dibagikan sebanyak 50 paket, semoga apa  yang kami berikan dapat bermanfaat  untuk  yang menerima nya, tandas Nunung dan  Neneng Suganda .

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DKM Subulussalaam Naim Abdurachman didampingi Wakil Ketua Didi Sunardi, memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi tinggi nya kepada Ibu Ibu yang tergabung dalam wadah Majelis Ta'lim yang begitu semangat dalam upaya meringankan beban  para Jamaah yang sangat membutuhkan nya, semoga  semua amal  ibadah dan  lainnya  selama Bulan Suci  Ramadhan 1443 H ini  diterima  Allah SWT, dan  berharap  kita  semua  bertemu kembali  dengan  Bulan Suci Ramadhan yang akan datang. (Didi)

Sidang Perubahan Tata Kelola Keuangan IAIN Cirebon Akan Diuji Oleh Kementerian Keuangan RI, Warek 1 : Mohon Doa Restunya Semoga di Nilai Layak dan Ditetapkan Menjadi BLU

CIREBON, FC Perubahan keuangan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon dari Satuan Kerja (Satker) Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) menjadi Badan Layanan Umum (BLU) ditentukan hari ini, Jumat (22/4/2022).

Wakil Rektor I IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Saefudin Zuhri MAg menjelaskan, sidang perubahan tata kelola keuangan tersebut bertempat di gedung M kampus setempat.

“Sidang BLU-nya akan dilakukan besok (hari ini, Jumat 22 April 2022) dengan Kementerian Keuangan untuk diuji. Jadi mohon doa restunya agar IAIN Syekh Nurjati Cirebon bisa mendapatkan penilaian dan layak untuk ditetapkan menjadi BLU,” kata Saefudin saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (21/4/2022).

Menurut dia, transformasi tata keuangan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa dengan mencari sumber-sumber pendanaan dari non mahasiswa.

“Maka optimalisasi yang akan kita siapkan adalah bagaimana rencana bisnisnya ke depan dengan tidak menekankan kepada mahasiswa, seperti usaha apa, strategi apa, dan lainnya,” katanya.

Dari sisi pendapatan, Saefudin mengungkapkan, Satker PNBP IAIN Syekh Nurjati Cirebon sudah mencapai Rp70 miliyar. Bahkan, di level IAIN, angka tersebut dinilai sudah sangat besar.

“Jadi PNPB kita di level IAIN sudah sangat besar padahal dengan UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang rendah,” terangnya.

Sehingga, lanjut Saefudin, Kementerian Agama mendorong tata kelola keuangan IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk segera bertransformasi dari Satker PNBP menjadi BLU.

“Kalau dari sisi pendapatan, kita sudah melampaui. Karena ada IAIN lain yang berubah tata kelola keuangannya dari Satker PNBP menjadi BLU itu PNBP-nya di angka Rp30 miliyar, itu sudah menjadi BLU. Sedangkan kita saat ini sudah mencapai Rp70 miliyar,” ujarnya.

Untuk diketahui, IAIN Syekh Nurjati Cirebon tidak sendiri, di hari yang sama IAIN Salatiga juga akan menjalani sidang perubahan tata kelola keuangan dari Satker PNBP ke BLU. (din)

Resmi Miliki 5 Fakultas, Transformasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon Menjadi Kampus Berbasis Siber Segera Terwujud

CIREBON, FC - Bagi lulusan SLTA, SMK dan Madrasah Aliyah yang ingin melanjutkan ke bangku kuliah dan mencari jurusan yang diminati, kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi pilihannya. Kenapa, karena Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di wilayah III Cirebon ini, kini sudah memiliki 5 fakultas dengan banyak jurusan. 

IAIN Syekh Nurjati Cirebon semakin memenuhi kebutuhan para mahasiswa dengan menghadirkan banyak jurusan dari sejumlah fakultas yang ada.  

Sehingga untuk memenuhi persyaratan transformasi sebagaimana Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 20 Tahun 2020 kini sudah terpenuhi.

Dengan demikian, transformasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menjadi kampus berbasis siber bernama Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia (UISSI) akan segera terwujud. 

Sebagaimana diketahui, IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebelumnya baru memiliki 3 fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD), serta Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI). 

Untuk melengkapi 5 fakultas tersebut, FUAD dan FSEI masing-masing dipecah menjadi 2. FUAD dipecah menjadi Fakultas Ushuludin dan Adab serta Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam. Sedangkan FSEI menjadi Fakultas Syariah serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Untuk Fakultas Ushuludin dan Adab akan diisi 6 program studi (prodi), yaitu Sejarah Kebudayaan Islam, Filsafat Agama, Ilmu Al-Quran dan Tafsir, Ilmu Hadist, Bahasa dan Sastra Arab, serta Tasawuf dan Psikoterapi.

Sedangkan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam akan diisi 4 prodi, yaitu Sosiologi Agama, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Bimbingan dan Konseling Islam, serta Pengembangan Masyarakat Islam.

Untuk Fakultas Syariah akan diisi 4 prodi, yaitu, Hukum Keluarga Islam, Hukum Ekonomi Syariah, Hukum Tatanegara, dan Ilmu Falak. Sedangkan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam juga akan diisi 4 prodi, yaitu Perbankan Syariah, Ekonomi Syariah, Akuntansi Syariah, dan Pariwisata Syariah.

Wakil Rektor I IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Saefudin Zuhri, M.Ag mengungkapkan, fakultas yang dipecah tersebut sudah disahkan melalui PMA Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Organisasi dan Tata Kelola Kerja IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan akan mulai beroperasi di tahun akademik 2022/2023 ini. “Fakultas yang dikembangkan itu sudah mulai berjalan tahun ini (2022), karena itu sebenarnya prodi-prodi yang ada di fakultas baru itu sudah berjalan, hanya dimasukan saja ke rumahnya (fakultas baru)”. Rabu (20/4/2022).

Untuk diketahui, berdasarkan PMA Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Perubahan Kedua Atas PMA Nomor 11 Tahun 2013 Tentang Organisasi dan Tata Kelola Kerja IAIN Syekh Nurjati Cirebon, pembentukan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam sebagai pemecahan dari FSEI dan Fakultas Komunikasi dan Dakwah Islam sebagai pemecahan dari FUAD telah mendapat persetujuan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sesuai dengan surat Nomor B/84/M.KT.01/2022 mengenai usulan pembentukan fakultas baru pada IAIN Cirebon.

Pada pasal 10 PMA tersebut, IAIN Syekh Nurjati Cirebon telah sah memiliki 5 fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Ushuludin dan Adab, serta Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam. (din)

Dr Kartimi M.Pd : Pendidikan Wanita Harus Maju, Ini Kunci Kesuksesan

Dr Kartimi, M.Pd, Wakil Rektor II, IAIN Syekh Nurjati Cirebon


CIREBON, FC - Dr Kartimi M.Pd memang layak dipandang sebagai salah satu tokoh wanita yang sukses dalam bidang pendidikan. Selain kiprahnya untuk mencerdaskan anak bangsa, Dr Kartimi, M.Pd juga satu-satunya yang mencatat sejarah di civitas akademika IAIN Cirebon sebagai Wakil Rektor, karena sebelumnya belum pernah ada perwakilan dari kalangan wanita.

Maka sangat tepat, di hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April ini bisa menjadi hari bersejarah bagi wanita di Indonesia. Karena, tanggal tersebut merupakan momentum untuk mengingat perjuangan Raden Ajeng (RA) Kartini dalam memperjuangkan emansipasi wanita.

Semangat Kartini dalam memperjuangkan hak wanita itu masih tertanam dan diterapkan dalam kehidupan Wakil Rektor II Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Dr Kartimi MPd.

Wanita yang telah mencatatkan sejarah di IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan menjadi wakil rektor perempuan pertama di kampus setempat itu terus melanjutkan perjuangan Kartini di bidang pendidikan.

“Wanita itu penting untuk memiliki pendidikan yang tinggi, karena mereka akan menjadi ibu yang kelak akan mendidik anak-anaknya,” kata Kartimi, Jumat (22/4/2022).

Dengan memiliki pendidikan yang tinggi, lanjut Kartimi, maka hal itu dapat menjadi motivasi kepada anak-anaknya untuk mengejar pendidikannya.

“Pendidikan itu dimulai dari tingkat terbawah, yaitu di lingkungan keluarga. Karena biasanya anak lebih banyak menghabiskan waktu di rumah bersama ibunya, sehingga ibu sangat besar peranannya dalam memberikan pendidikan di rumah yang dapat menjadi pondasi anak-anaknya dalam menjalani kehidupan,” jelasnya.

Kartimi menegaskan, hal terpentinga dalam mendidik anak adalah mengajarkan pendidikan agama. Karena, dengan menanamkam budi pekerti dan nilai-nilai luhur dapat membentengi anak dari pengaruh negatif lingkungan.

“Pendidikan agama perlu ditanamkan sejak kecil karena ini akan melindungi anak dari pengaruh buruk lingkungan. Dengan begitu, diharapkan dapat tercipta generasi yang hebat, unggul, dan berakhlakul karimah,” katanya.

Karena, Kartimi menerangkan, pendidikan untuk anak tidak hanya melulu soal ilmu pengetahuan. Tetapi sangat penting ditanamkan pendidikan akhlak sedini mungkin.

“Akhlak lebih tinggi di atas ilmu. Setan itu berilmu, tapi tidak berakhlak, makanya terhina. Untuk itu ilmu dan akhlak harus berjalan beriringan, sehingga anak-anak kita sebagai generasi penerus menjadi manusia yang hebat dan beradab,” terangnya.

Kendati demikian, kata Kartimi, seorang perempuan tidak bisa memberikan pendidikan kepada anak di rumah sendiri. Melainkan harus berbagi peran dengan suami.

“Emansispasi wanita ini menurut saya bukan berarti wanita dan pria sama, tetapi mereka memiliki proporsi dan tugasnya masing-masing yang perlu dikerjasamakan dengan baik agar tujuan di kehidupan mereka dapat tercapai,” katanya.

Terlebih, terang Kartimi, jika suami dan istri sama-sama memiliki pekerjaan. Sehingga mereka harus membagi tugas antara pekerjaan di kantor dan urusan rumah.

“Karena tanpa kerja sama yang baik, itu tidak bisa berjalan. Semoga wanita Indonesia bisa menjadi wanita yang hebat dan harus menjadi wanita yang beradab,” tandasnya. (din)