Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 14 Agustus 2023

F-EBI IAIN Cirebon Gelar Kegiatan Bimbingan Teknis Penulisan Jurnal Ilmiah Nasional dan Internasional

FOKUS CIREBON, FC - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (F-EBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Penulisan Jurnal Ilmiah Nasional dan Internasional Bagi Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon selama dua hari yakni hari Senin sampai dengan Selasa tanggal 14-15 Agustus 2023, bertempat di aula pertemuan LPM lantai 3.

Kegiatan dihadiri oleh Dr. H. Didi Sukardi, M. H (Dekan F-EBI), unsur pimpinan FEBI, staf jurusan dan tamu undangan. Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber yang berpengalaman dibidang jurnal yakni Prof. Wiwiek Rabiatul Adawiyah, M. Sc., Ph.D dan Dr. E. Suharno, SE., M. Si. selaku ketua panitia Syaeful Bakhri, SE., M.Si. Senin-Selasa (14-15/08/2023)

Ketua Pelaksana dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan SDM di FEBI yakni terkait penulisan jurnal ilmiah bereputasi bagi dosen, semoga peserta bisa menyerap pengalaman narasumber dan bisa meningkatkan dalam penulisan jurnal bereputasi nasional dan internasional.

Sementara itu, Dekan F-EBI, Dr. H. Didi Sukardi, M. H dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud dari tanggungjawab Tridharma perguruan tinggi yakni penelitian kepada masyarakat yang terpublikasi, dan juga sangat membantu jabatan fungsional sebagai dosen untuk karirnya.

Dekan berharap peserta bisa menyerap pengalaman narasumber sehingga bisa menyelesaikan penulisan jurnal sampai dipublikasi sehingga bisa bermanfaat bagi dosen, jurusan, fakultas dan institut. 

"Ini adalah kegiatan bimbingan teknis penulisan jurnal ilmiah nasional dan internasional bagi dosen fakultas ekonomi dan bisnis islam Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon," katanya. (din)

Minggu, 13 Agustus 2023

1.766 Pelajar Tingkat SMP di Kabupaten Cirebon Ikuti Lomba Bintang Pelajar

 

KABUPATEN CIREBON - Sebanyak 1.766 pelajar dari sekolah tingkat SMP di Kabupaten Cirebon mengikuti kegiatan lomba bintang pelajar, yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon.

Dari jumlah 1.766 peserta, tersaring sebanyak 176 siswa yang berhak masuk kedalam grand final Lomba Bintang Pelajar, yang diselenggarakan di Pendopo Bupati Cirebon, Jum'at (11/8/2023).

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, bahwa kegiatan perlombaan keilmuan seperti ini bisa mendorong para pelajar untuk lebih giat lagi dalam belajar.

Hal tersebut dikarenakan, para pelajar bisa merasakan secara langsung terkait pemahaman keilmuan yang dimiliki oleh masing-masing peserta.

"Para pelajar jadi lebih sadar bahwa ternyata banyak saingannya. Sehingga, bisa memacu mereka untuk meningkatkan belajarnya," ujar Imron.

Dirinya berharap, perlombaan ini bisa menyaring siswa-siswa yang berprestasi, khususnya untuk tingkat SMP di Kabupaten Cirebon.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Ronianto menuturkan, bahwa perlombaan ini merupakan salah satu bentuk inovasi pembelajaran bagi para siswa.

Dalam perlombaan ini juga, para siswa bisa bersilaturahmi dengan sekolah-sekolah lainnya, sehingga bisa menjalin pertemanan yang baik. Ini juga menjadi salah satu upaya mencegah adanya tawuran antar pelajar.

"Biasanya hanya berinteraksi dengan rekan sekolah sendiri, sekarang bisa bertemu dengan siswa dari sekolah lain," kata Roni.

Untuk pelaksanaannya, kegiatan ini diawali dengan seleksi yang dilaksanakan di masing-masing sub rayon. 

Jumlah keseluruhan peserta, yaitu berjumlah 1.766 siswa. Namun, setelah adanya seleksi, hanya sebanyak 176 siswa yang masuk grand final.

"Kegiatan perlombaan ini hanya sampai di level kabupaten saja," jelas Roni. (Ara)

Bupati Imron Dukung Lahirnya Bibit Baru Pedangdut dari Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON -- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri acara Grand Final Festival Dangdut ke-2 Kabupaten Cirebon di Pendopo Bupati Cirebon, Sabtu (12/8/2023).

Acara tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Dalam sambutannya, Imron menyebutkan, Festival Dangdut merupakan cara untuk menemukan bibit-bibit baru pedangdut dari seluruh wilayah Kabupaten Cirebon, agar bisa eksis hingga kancah internasional. 

"Pemerintah Kabupaten Cirebon akan mendukung pelaku musik dangdut untuk dapat berkembang dan berkreasi, agar bisa mengharumkan nama daerah, baik di ajang tingkat nasional bahkan internasional," kata Imron. 

Menurut Imron, musik yang mulai populer pada tahun 1970 ini merupakan salah satu genre musik paling banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Bahkan, kepopulerannya itu dirasakan di beberapa negara. 

Dalam perkembangannya, syair lirik dangdut tidak hanya menceritakan tentang romantisme, melainkan membahas isu sosial hingga syiar agama. 

"Karakter dangdut yang dinamis, membuatnya bisa dipadukan dengan genre musik lainnya. Karena itu, saat ini kita dapat mendengar jenis dangdut yang lebih kekinian yang digabungkan dengan musik elektronik," ujar Imron. 

"Kalau di luar negeri mempunyai genre musik, seperti rock, jazz, blues, country dan lain sebagainya. Maka, Indonesia harus bangga memiliki genre musik yang membanggakan, karena kepopulerannya sampai ke mancanegara, yaitu dangdut," imbuhnya. 

Untuk mendukung perkembangan musik tersebut, kata Imron, Pemerintah Kabupaten Cirebon akan terus memfasilitasi bakat para generasi muda untuk menjadi penyanyi dangdut, dan sebagai wadah bagi para pemuda untuk menyalurkan berbagai kegiatan positif. 

Hal itu sesuai dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Cirebon, yakni memajukan sektor pariwisata, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dan industri kreatif. 

"Pasca pandemi, ekonomi Kabupaten Cirebon harus pulih. Kami berharap, kegiatan ini menjadi agenda tahunan Kabupaten Cirebon," harap Imron. 

Ketua DPC Persatuan Artis Musik Melayu-Dangdut Indonesia (PAMMI) Kabupaten Cirebon, Hasan Khand menuturkan, Festival Dangdut ke-2 Kabupaten Cirebon digelar untuk mengarahkan minat dan bakat generasi muda di Kabupaten terhadap musik dangdut. 

Dalam babak grand final ini, lanjut Hasan, ada 20 peserta yang akan bersaing untuk merebutkan posisi sebagai juara Festival Dangdut ke-2 Kabupaten Cirebon. 

"Kami mengerahkan muda-mudi di Kabupaten Cirebon yang memiliki kecintaan terhadap musik dangdut menjadi seseorang yang profesional. Tentunya, ini juga membanggakan Kabupaten Cirebon," tutup Hasan. (Olan)

Mahasiswa KKN Tematik UPI Sukseskan Kegiatan Open Tournament Mahesa Ageng Cup 2023

FOKUS CIREBON, FC - Mahasiswa KKN Tematik Universitas Pendidikan Indonesia Bantu Menyukseskan Kegiatan Open Tournament Mahesa Ageng Cup 2023 di Hari Pertama Bersama Karang Taruna Desa Bode Lor.

Open Tournament Mahesa Ageng Cup 2023 yang dilaksanakan di lapangan bola voli Al-Mu’tamar, Desa Bode Lor, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon pada hari sabtu 12 agustus dan minggu tanggal 13 Agustus 2023, merupakan pertandingan antar tim bola voli yang diadakan oleh Karang Taruna Desa Bode Lor. 

Pertandingan bola voli ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya sebagai bentuk merayakan hari kemerdekaan negara Indonesia dan juga untuk mengasah kemampuan atlet-atlet cabang olahraga bola voli.

Pertandingan bola voli ini resmi dibuka pada hari sabtu pagi oleh H. Rofii selaku Kuwu Desa Bode Lor. 

Kegiatan pembukaan pertandingan sangatlah menarik perhatian para penonton karena dilakukannya servis awal oleh Bapak H. Rofii, sebagai bentuk simbolis bahwa pertandingan bola voli ini secara resmi dibuka. 

Open Tournament Mahesa Ageng Cup 2023 ini sangatlah meriah karena bukan hanya tim bola voli di daerah Bode Lor saja yang ikut bertanding, bahkan beberapa tim elit dan tim dari luar Kabupaten Cirebon pun ikut bertanding pada event ini. Total keseluruhan 24 tim yang ikut bertanding pada event ini.

Total hadiah pada Open Tournament Mahesa Ageng Cup 2023 sebesar 25 juta rupiah, juara 1 mendapatkan 12 juta rupiah, juara 2 mendapatkan 7 juta rupiah, juara 3 mendapatkan 4 juta rupiah dan juara 4 mendapatkan 2 juta rupiah. Event ini mendapatkan lebih dari 10 sponsor untuk menyukseskan pertandingan. Coklat Kita merupakan salah satu sponsor utama pada event ini.

Sebuah kebanggaan bagi mahasiswa KKN Tematik Universitas Pendidikan Indonesia dapat membantu untuk menyukseskan acara Open Tournament Mahesa Ageng Cup 2023. 

Mahasiswa KKN UPI membantu dalam mendekorasi lapangan bola voli seperti; pengecatan kembali lapangan, pemasangan banner sponsor, pemasangan pembatas, pengamanan sekitar lapang, dan pembelian tiket bagi pengunjung yang datang menonton. 

Bagi yang ingin menonton Open Tournament Mahesa Ageng Cup 2023 ini dikenakan biaya sebesar 5 ribu rupiah bagi anak-anak sedangkan 10 ribu rupiah bagi dewasa mendapatkan 1 botol air mineral dan rokok bagi penonton yang sudah lebih dari 17 tahun keatas.

Masyarakat di sekitar desa Bode Lor juga sangat mendukung dengan diadakannya Open Tournament Mahesa Ageng Cup 2023. Penonton pertandingan bola voli ini tidak mengenal usia, baik anak-anak, remaja, dewasa, bahkan lansia sangat antusias ketika menonton.

“Pertandingan bola voli hari ini sangat seru dan tiket masuknya juga murah hanya 10 ribu rupiah sudah dapat tempat duduk, air mineral dan rokok juga. Pemainnya juga keren-keren, tinggi sportifitas. Saran untuk panitia dan juga tim bola voli, sebaiknya lebih sigap untuk memulai pertandingan selanjutnya agar penonton tidak menunggu terlalu lama,” ujar Kelvin.

Hasil Pertandingan Hari Pertama Open Tournament Mahesa Ageng Cup 2023: Pertandingan ke-satu: VB SPILA (2) vs VB MARBRS (0). Pertandingan ke-dua : VB Lemah Duwur (2) vs VB Ardzan Sport (0). Pertandingan ke-tiga : VB IVOKA (1) vs VB Warung Oye (2). Pertandingan ke-empat : VB PEMDES Bode Lor (2) vs VB Andi and Friend (0). Pertandingan ke-lima : VB Abrasi (2) vs VB Ranggajati (0). Pertandingan ke-enam : VB Mahesa Ageng (2) vs VB Seduluran (0). Pertandingan ke-tujuh : VB RJM Budiman Stoone (2) vs VB Rajawali (0). Pertandingan ke-delapan : VB Pakarjaya (2) vs VB Hercules (1).

Untuk pertandingan selanjutnya akan dilanjutkan di hari minggu tanggal 13 agustus 2023. (Nisa)

Sabtu, 12 Agustus 2023

Bersama Karang Taruna, Mahasiswa KKN UPI, Meriahkan Tournamen Bola Voly di Desa Bode Lor

Ilustrasi


FOKUS CIREBON, FC Mahasiswa KKN Tematik Kelompok Desa Bode Lor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) ikut memeriahkan acara Turnamen Bola Voli Mahesa Ageng Cup yang diadakan oleh Karang Taruna desa Bode Lor, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon. 

Ketua Karang Taruna desa Bode Lor, Tedi, dalam diskusinya pada hari Senin (07/08) menjelaskan, pihak desa terutama Karang Taruna sangat berterimakasih dan sangat mengapresiasi kepada mahasiswa KKN yang bersedia menjadi relawan untuk menyukseskan acara Open Tournament Bola Voli Mahesa Ageng Cup.

"Turnamen bola voli ini memang setiap tahun diadakan. Partisipan dari turnamen ini merupakan tim voli perwakilan desa bahkan dari luar kabupaten juga ikut berpartisipasi mengirimkan tim volinya ke Open Tournament ini," terangnya.

Tedi berharap dengan diadakan turnamen ini, bisa terbangun sportivitas yang lebih kuat sehingga memotivasi pemain untuk bisa bermain secara sportif di lapangan. 

"Karena mendekati hari Kemerdekaan Indonesia jua, Tournament ini juga sebagai kegiatan untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia," ujarnya.

Mahasiswa KKN Universitas Pendidikan Indonesia, bersama-sama menyukseskan acara mulai dari pembersihan area lapangan, pengecatan kembali lapangan sesuai dengan desain yang telah ditentukan, pemasangan jaring pembatas, pemasangan banner sponsor, dan ikut serta pada bagian logistik, pengamanan, dan administrasi pembelian tiket pengunjung yang datang menonton.

Turnamen ini dilaksanakan pada tanggal 12-13 Agustus 2023 di Lapangan bola voli Al-Mu'tamar, desa Bode Lor.

Harapan dari beberapa perangkat desa yaitu dapat terus mengadakan Open Tournament Bola Voli setiap tahunnya secara konsisten dan memperbanyak partisipan yang ikut dalam Tournament ini. (Ara)

Promosikan Kabupaten Cirebon, Film SISKA Karya Prokompim Siap Tayang di Bioskop

 


KABUPATEN CIREBON -- Pemerintah Kabupaten Cirebon melakukan terobosan baru dengan mengenalkan wilayahnya dalam sebuah film. Film besutan Protokol dan Komunikasi Pimpinan Daerah (Prokompim) Kabupaten Cirebon ini akan tayang di bioskop pada 23 Agustus 2023 mendatang.

Film berjudul SISKA ini, diambil dari salah satu judul lagu dari Rumput Laut Band. Bahkan, cerita film SISKA sendiri diambil dari kisah nyata salah satu personil Rumput Laut Band yang notabene asli warga Kabupaten Cirebon, tepatnya Arjawinangun.

Kepala Bagian Prokompim Kabupaten Cirebon, Faisal Amir, S.STP., MM selaku produser mengatakan, bahwa film ini merupakan bagian dari kegiatan rutin yang memang sudah dilakukan. Namun kali ini, kemasannya berbeda dengan yang biasanya.

"Biasanya kan, kegiatan Prokompim publikasinya melalui media sosial, Youtube dan media massa. Nah, sekarang kita kemas dengan film," kata Faisal saat melakukan konferensi pers di Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Jum’at (11/8/2023).

Ia menjelaskan, film ini sengaja dibuat untuk memperkenalkan Kabupaten Cirebon secara luas di masyarakat. Bahkan, semua pemain dan lokasi pengambilan gambar sendiri semuanya berasal dari Kabupaten Cirebon.

"Semua pemain asli orang Kabupaten Cirebon, lokasinya juga di salah satu desa wisata yang ada di Kabupaten Cirebon," ujar Faisal.

Masih kata Faisal, dalam film SISKA banyak pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak muda. Menurutnya, selama ini pergaulan anak-anak muda lebih banyak negatifnya ketimbang positifnya. Sehingga, film ini juga bercerita tentang anak muda yang ikut-ikutan menjadi geng motor.

"Perilaku geng motor memang sangat meresahkan, sehingga dengan film ini, diharapkan para orang tua bisa mendidik anaknya dengan baik. Karena, anak-anak ini nantinya menjadi generasi penerus kepemimpinan kedepan," katanya.

Lebih lanjut, Faisal mengatakan, pada film SISKA juga Bupati Cirebon dan Wakil Bupati Cirebon ikut berperan. Hal tersebut dilakukan, karena ini merupakan media publikasi Prokompim yang dikemas menjadi sebuah film.

"Pak Bupati berperan sebagai kuwu atau kepala desa, sedangkan Ibu Wakil Bupati berperan sebagai kepala sekolah," lanjutnya.

Disinggung soal mengapa mengambil judul film SISKA, Faisal menjelaskan, selain diambil dari kisah nyata dari sebuah judul lagu Rumput Laut Band, yang notabene band tersebut juga memiliki fans yang cukup banyak.

"Fans Rumput Laut Band cukup banyak, bahkan lagu SISKA juga viral, banyak orang yang mendengarkan. Sehingga setidaknya, ketika kita membuat film dengan judul tersebut bisa lebih menarik penonton dan kita bisa mengenalkan sekaligus mempromosikan Kabupaten Cirebon itu sendiri," jelas Faisal.

Terkait anggaran, lanjut Faisal, pembuatan film SISKA tidak menghabiskan anggaran yang banyak, seperti halnya pembuatan film yang profesional. Bahkan, pihaknya mendapatkan beberapa support dari berbagai pihak, baik materi maupun tenaga.

"Untuk anggaran Rp45 juta dari Prokompim, ada tambahan dari sponsor sebesar Rp25 juta, jadi total Rp70 juta. Kami juga dibantu oleh Dapur Film yang dimiliki Hanung Bramantyo untuk bisa tembus ke bioskop," tambahnya.

Dari film tersebut, pihaknya menargetkan penjualan 500 ribu tiket. “Kita targetkan 500 ribu tiket, kalau dalam dua hari antusiasme penonton membludak, film SISKA bisa ditayangkan di bioskop-bioskop di seluruh Indonesia," sambungnya.

Di tempat yang sama, Kepala BKAD Kabupaten Cirebon, Sri Wijayawati mengatakan, pihaknya menyambut baik inovasi yang dilakukan oleh Prokompim dalam mengenalkan Kabupaten Cirebon melalui film. 

Selama ini, promosi yang dilakukan hanya sebatas di media massa dan media sosial, kini dengan ditayangkan di bioskop. "Ini inovasi yang cukup bagus, saya juga kaget, pembuatan film ini anggarannya kecil," ujarnya.

Ia berharap, dari film tersebut bisa melakukan kerjasama agar bisa menghasilkan pendapatan untuk Pemerintah Kabupaten Cirebon.

"Mudah-mudahan nanti bisa kerjasama dan bisa menghasilkan PAD dari film tersebut," harapnya. (din)

Jumat, 11 Agustus 2023

Mahasiswa KKN IAIN Cirebon Bangga, Sindangheula Menjadi Penghasil Kopi Robusta

FOKUS CIREBON, FC - Sindangheula adalah desa yang terletak di Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sindangheula memiliki topograpi bukit dan kawasannya berbatasan langsung dengan hutan. 

“Selain memiliki pemandangan alam yang indah dengan pesona curug tonjong yang sangat menarik untuk dikunjungi, sindangheula juga termasuk penghasil kopi Robusta yang sejak dulu menjadi keunggulan Desa Sindangheula,” kata Izzul Munna, Mahasiswa KKN di sana. 

Izzul Munna mengatakan, salah satu produk kopi robusta Sindangheula adalah kopi B’heula dan Kopi Karuhun yang terletak di Dusun Sindangsari. 

Menurut Izzul, sangat disayangkan jika desa yang memiliki potensi  bagus tapi tidak dikembangkan.  

“Masyarakat  masih semangat menjaga dan melestarikan kekayaan alam sekaligus melanjutkan warisan nenek moyang,” ungkapnya.

Demikian juga menurut Riki, pengelola kopi karuhun, awalnya roasting kopi ini hanya menggunakan wajan dan proses roastingnya sekitar 2 jam lebih. 

“Seiring waktu berjalan alat untuk roasting kopi ini beralih menggunakan roasting manual yang memakan waktu lebih sedikit. Kini,alat untuk roasting kopi ini sudah menggunakan mesin roaster yang lebih canggih,” ujarnya.

Sebagai pengusaha kopi lokal, Riki tentunya memiliki berbagai masalah yang ada, seperti sertifikasi halal yang belum terbuat sehingga jangkauan pemasarannya belum luas dan terbatas.

“Harapannya, pemerintah bisa membantu terkait dengan perizinan sertifikasi halal agar mempermudah pemasaran dan tentunya kopi lokal sindangheula ini semakin banyak peminatnya,” terangnya.

Sementara itu, Daddy Suparman selaku Kepala Desa Sindangheula sangat mengapresiasi warganya untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas kopi robusta Sindangheula sehingga bisa membantu ekonomi warga. (din)

Kolaborasi BSA IAIN Cirebon dengan BSA UniSHAMS Malaysia Tingkatkan Kualitas Menulis Mahasiswa

FOKUS CIREBON, FC - Semangat kolaboratif antar universitas, para mentor dari Jurusan Bahasa dan Sastra Arab IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan Fakultas Bahasa Arab, Universitas Islam Intenasional Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah (UniSHAMS), Malaysia, melaksanakan pertemuan daring pada kamis 10 Agustus 2023 untuk merencanakan teknis pendampingan dalam pelaksanaan program “Kelas Menulis Kolaboratif”. 

Pertemuan strategis ini diadakan sebagai tahap persiapan yang penting sebelum dimulainya program yang diharapkan akan memperkaya keterampilan menulis mahasiswa dari kedua institusi.

Kelas Menulis Kolaboratif ini merupakan inisiatif berdampak tinggi yang melibatkan mahasiswa dari berbagai jurusan dalam sebuah lingkungan belajar yang saling memberi inspirasi. 

Dengan para mentor  yang memiliki keahlian dan pengalaman dalam bidang penulisan, program ini bertujuan untuk melampaui batas-batas institusi dan mendukung pertukaran ide yang produktif.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh para mentor dari kedua universitas, mereka membahas rencana program, kurikulum, serta pendekatan pengajaran yang akan digunakan. 

Diskusi pun difokuskan pada cara terbaik untuk membimbing mahasiswa dalam memahami struktur penulisan yang efektif, pengembangan gagasan yang kuat, dan penggunaan bahasa yang tepat.

Rijal Mahdi, MA yang merupakan salah satu mentor dari BSA IAIN Syekh Nurjati Cirebon, berharap bahwa melalui pendekatan kolaboratif ini, para mahasiswa akan merasakan manfaat dari paparan kepada sudut pandang beragam. 

"Ini akan membantu mereka tidak hanya mengembangkan keterampilan menulis, tetapi juga membuka pikiran mereka untuk pandangan-pandangan baru,” jelasnya.

Sementara itu, Dr. Mohammad Zaki bin Mustafa Masoh, dosen dari UniHAMS, menambahkan, kolaborasi antar universitas dalam program ini memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar tentang tantangan dan peluang dalam dunia penulisan di era global seperti sekarang.

"Pertukaran ide dengan teman-teman dari universitas mitra adalah pengalaman yang tak ternilai harganya,” terangnya.

Pertemuan ini juga menjadi kesempatan bagi para mentor untuk saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pembelajaran menulis. 

Mereka bertukar pandangan tentang strategi evaluasi, memberikan umpan balik yang efektif, dan merancang aktivitas yang akan menghidupkan suasana kelas dengan interaksi yang kaya dan dinamis.

Dengan semangat yang dihasilkan dari pertemuan ini, para mentor dan dosen berkomitmen untuk memberikan pengalaman pembelajaran menulis yang menginspirasi dan membuka jalan bagi kolaborasi lebih lanjut antara kedua universitas.

Program Kelas Menulis Kolaboratif yang akan datang diharapkan akan menjadi langkah menuju peningkatan kualitas penulisan mahasiswa dan pengembangan kreativitas lintas batas. (din)

Wisata Kura-kura Belawa Akan Dikembangkan Menjadi Wisata Edukasi

 

KABUPATEN CIREBON -- Kelompok Sadar Wisata Kuya Asih Desa Belawa, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon menggelar sejumlah lomba dan kegiatan untuk mengenalkan wisata konservasi kura-kura tersebut kepada masyarakat yang lebih luas.

Tempat wisata ini rencananya akan lebih dikembangkan menjadi wisata edukasi, yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh para pengunjung, terutama pelajar agar bisa mendapatkan pengetahuan secara langsung.

“Sehingga pengetahuan tersebut bukan hanya melalui buku saja, tapi bisa diperoleh secara langsung,” ujar Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE., M.Si, Kamis (10/8/2023).

Ayu, sapaan akrab Wabup Cirebon, juga mendukung kegiatan lomba karaoke yang sedang dilaksanakan oleh pengelola wisata Kuya Asih ini. 

Menurutnya, untuk menarik animo masyarakat agar berkunjung, memang butuh digelar sejumlah kegiatan, salah satunya melalui lomba karaoke ini.

Selain itu, ia juga mendorong kepada pengelola wisata agar bekerjasama dengan instansi pendidikan, untuk bisa mengenalkan tempat wisata yang akan dikembangkan menjadi tempat wisata edukasi ini. 

“Saya sangat mendukung apa yang dilakukan oleh Pak Kuwu dan juga pengelola Wisata Kuya Asih ini, yaitu menyelenggarakan kegiatan untuk menarik minat masyarakat berkunjung,” kata Ayu.

Ayu menyebut, saat ini di Kabupaten Cirebon, terdapat sejumlah lokasi wisata. Bukan hanya wisata religi saja, namun juga terdapat destinasi wisata kuliner, sejarah, belanja, alam dan lainnya. Salah satunya, yaitu Wisata Kuya Asih ini.

“Disini, merupakan bagian dari wisata alam dan edukasi,” ujar Ayu.

Ia juga menambahkan, bahwa pihaknya sudah menetapkan sebanyak 22 desa wisata di Kabupaten Cirebon. Ia juga menuturkan, bahwa pihaknya sudah berkomitemen untuk memberikan bantuan dana untuk mendukung pengembangan di desa wisata tersebut.

“Anggarannya sudah ada, namun memang kalau tidak salah, baru 6 desa yang sudah dicairkan,” sambung Ayu.

Sementara itu, Kuwu Desa Belawa, Deni Kusuma menuturkan, pihaknya terus berusaha untuk menggelar kegiatan di tempat wisata Kuya Asih ini. Hal ini bertujuan, untuk bisa mengenalkan tempat wisata ini kepada masyarakat luas. 

Sebelum dilaksanakan perlombaan karaoke pada hari ini, pihaknya juga sudah menyelenggarakan lomba menggambar, yang diikuti oleh sejumlah siswa dari berbagai kecamatan di Kabupaten Cirebon. 

Pihaknya juga mengungkapkan, bahwa wisata Kuya Asih ini bukan hanya akan fokus pada konservasi kura-kura saja, namun akan ditambah fasilitas edukasi lainnya. “Nanti akan kita buat taman lalu lintas juga,” singkat Deni. (Aisyah)

Mendapatkan Izin dari Kemendagri, Bupati Imron Lantik Dua Pejabat Disdukcapil

 

KABUPATEN CIREBON -- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag melantik Pejabat Administrator di lingkup Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon. 

Pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut, yakni Sekretaris Disdukcapil yang dijabat oleh Juju Juhariah, SAP., M.A.P dan  Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil dijabat oleh Saripah,  SE., M.Si.

Pelantikan tersebut disaksikan oleh para pejabat Eselon II serta perwakilan Forkopimda dan dilangsungkan di Pendopo Bupati Cirebon, Jum'at (11/8/2023), 

Bupati Imron mengatakan, pengambilan sumpah dan pelantikan ini telah mendapatkan keputusan dari Menteri Dalam Negeri tentang Pengangkatan dalam Jabatan Administrator selaku Sekretaris dan Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil Kabupaten Cirebon. 

"Yang baru dilantik, agar bisa lebih meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan yang berlandaskan pelayanan prima menuju Indonesia Maju," ujar Imron.

"Serta meningkatkan aspek kinerja, dalam rangka menuntaskan perekaman dan pencetakan KTP elektronik, penyajian data kematian penduduk yang akurat, pemutakhiran data pensiunan anggota TNI/Polri, serta pemutakhiran status data penduduk kawin di bawah 17 tahun," tambahnya.

Ia juga meminta kepada pejabat yang baru dilantik, agar segera menyesuaikan diri serta melakukan adaptasi. 

"Pelajari dan pahami terhadap tugas pokok dan fungsi jabatan, serta bangun koordinasi, komunikasi dan kerjasama efektif secara berjenjang, baik dengan pimpinan ataupun dengan atasan," pesan Imron.

"Serta laksanakan tugas dengan penuh integritas dan tanggung jawab, layani masyarakat dengan baik, patuhi aturan yang berlaku," imbuhnya.

Imron berharap, agar para pejabat Disdukcapil harus memiliki data yang akurat. Pasalnya, ini menyangkut program pemerintah, baik pusat maupun daerah.

"Saya ingin program pemerintah tepat sasaran, jangan sampai tidak. Karena banyak masyarakat mengeluh tidak mendapatkan bantuan, karena datanya tidak ada," tandasnya. (Ara)

Kamis, 10 Agustus 2023

Dr. Naeila Rifatil Muna Berhasil Meraih Gelar Doktor di Bidang Ilmu Psikologi

FOKUS CIREBON, FC - Kabar gembira kembali datang dari kampus IAIN Cirebon. Di mana sebuah prestasi diraih dengan kesuksesan yang gemilang. Ini menjadi sebuah tonggak sejarah yang diukir dalam dunia akademis Indonesia saat Sekretaris Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Naeila Rifatil Muna, berhasil meraih gelar Doktor di bidang Ilmu Psikologi. 

Prestasi gemilang ini diraih setelah Dr. Naeila mempertahankan disertasinya berjudul “Konstruksi Instrumen Spesifik Genuine Tet (SAGeT) untuk Identifikasi Masalah Atensi pada Anak dengan Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (Studi terhadap Siswa Sekolah Dasar di Bandung)” dalam sidang terbuka yang digelar pada Kamis, 10 Agustus 2023.

Sidang bersejarah ini berlangsung di ruangan konferensi Fakultas Psikologi Universitas Padjajaran, Jatinangor. Dr. Naeila menghadirkan instrumen SAGeT yang merupakan hasil penelitiannya sebagai bukti inovatif dalam bidang psikologi. Instrumen ini memiliki potensi besar untuk menjadi alat yang berguna bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Dalam pemaparannya, Dr. Naeila menjelaskan bahwa nama “SAGeT” sendiri memiliki makna korelasi dengan bahasa Jawa yang mengartikan “mampu” atau “sanggup”. 

Hal ini mencerminkan esensi instrumen yang dibuat untuk membantu anak-anak melewati tantangan dan membangun kapasitas mereka.

Prof. Juke Roosjati Siregar, ketua tim promotor, saat menyampaikan ucapan selamatnya kepada Dr. Naeila mengungkapkan betapa berharganya temuan ini. Selain itu, tim promotor yang terdiri dari R. Urip Purwono, Ph.D dan Dr. Ratna Jatnika, dengan antusias mendorong Dr. Naeila untuk mematenkan inovasinya ini, mengakui nilai signifikan yang dimiliki oleh instrumen SAGeT.

Dukungan tulus juga mengalir dari para penguji yang hadir dalam sidang tersebut. Dr. Naeila berhasil menarik perhatian dengan dalil-dalil yang kuat dan solusi yang ditawarkan dalam disertasinya. 

Salah satu poin penting yang diungkapkan dalam penelitian Dr. Naeila adalah tentang urgensi memberikan perhatian pada masa depan anak-anak yang menghadapi Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH).

Keberhasilan Dr. Naeila ini dianggap sebagai langkah monumental dalam dunia pendidikan dan kesejahteraan anak-anak berkebutuhan khusus. 

Di lokasi yang berbeda Dekan FUA, Dr. Anwar Sanusi mewakili seluruh Civitas Akademika FUA menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan untuk Dr. Naeila Rifatil Muna atas dedikasinya dalam memajukan pengetahuan psikologi dan kesejahteraan anak-anak. 

Semoga cita-cita dan niat baik yang telah dia tanamkan dapat terus berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat di masa yang akan datang. (din)

Mahasiswa KKN-MI 118 IAIN Cirebon Tutup Kegiatan KKN dengan Menggelar Kegiatan FGD

FOKUS CIREBON, FC -Mahasiswa Kuliah kerja Nyata Mandiri Inisiatif (KKN-MI) 118 IAIN Syekh Nurjati Cirebon 2023 mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD), dengan materi membahas sejarah, seni, dan budaya Desa Mertasinga, Kamis, (10/08/2023).

Acara ini dihadiri oleh kepala desa beserta perangkat desa, pemangku adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda pemudi dan sebagian masyarakat Desa Mertasinga. Acara pun berjalan lancar dan berdiskusi hangat untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

"Hari ini merupakan hari perpisahan  sekaligus laporan selama 40 mahasiswa KKN di Desa Mertasinga, Kami bangga bisa belajar bersama masyarakat Desa Mertasinga sehingga banyak wawasan baru yang kami dapat, terbukti dengan FGD hari ini ksmi mengangkat sejarah, seni, dan budaya Desa Mertasinga yang mana banyak dan beraneka ragam. Selain sebagai bentuk laporan kami, FGD ini diharapkan dapat mengangkat Desa Adat Mertasinga yang ada satu-satunya di jalur pantura," ujar Ketua Kelompok 188, Muhammad Farhan.

Syaeful Badar MA, selaku DPL Kelompok 118 berpamitan untuk membawa kembali mahasiswa ke tempat belajarnya (kampus). Badar mengucapkan terima kasih atas penerimaan dan bimbingan masyarakat mahasiswa yang sudah menyelesaikan tugasnya. 

Badar juga berharap dengan hadirnya mahasiswa bisa dijadikan media penggerak terwujudnya desa adat Mertasinga, hal ini akan berlanjut sehingga mendekati kata sempurna. 

Sementara pemangku adat setempat,  mengapresiasi mahasiswa yang mau berlatih nari dan mengangkat kembali sejarah, seni, dan budaya lokal Desa Mertasinga. Ia juga memberikan spoiler akan pembentukan Lembaga Adat Desa.

Kepala Desa Mertasinga, Nurlaela dalam sambutannya berpesan pertahankan kekompakan, kesopanan, dan pahami karakter orang.

"JIka diterapkan secara berkelanjutan insya Allah apapun akan lancar tanpa kendala. dan saya mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah aktif mengikuti kegiatan-kegiatan yang ada di Desa Mertasinga," katanya.

Sementara FGD yang dimoderatori oleh Hanifah Amini, menghadirkan Zahra Salsabila sebagai pembicara dan menjelaskan terkait sejarah dan situs-situs yang ada di Desa Mertasinga. 

Sedangkan  Muhammad Farhan membahas terkait Kesenian Lokal dan Misbahul Munir  membahas adat atau tradisi kebudayaan.

"Alhamdulillah pemaparan diterima dengan baik oleh tamu undangan, beberapa pertanyaan dan saran masuk dari masyarakat sebagai bentuk kepeduliannya. Begitupun ketika sesi tanggapan dari Pemangku Adat dan Kepala Desa sangat terlihat bentuk kepeduliannya menanggapi serta mengoreksi beberapa hal yang Kami paparkan, sehingga dapat menyempurnakan naskah akademik kami," ujar salah seorang mahasiswa KKN. (din)

Lewat Perda Terbaru, Pemerintah Kabupaten Cirebon Jamin Kemudahan Perizinan Usaha

 

KABUPATEN CIREBON -- Pemerintah Kabupaten Cirebon mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha. Aturan tersebut dikeluarkan berdasarkan amanat dari Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. 

Aturan terbaru didalamnya mengatur penyelenggaraan perizinan berusaha, manajemen penyelenggaraan, hingga sanksi administratif. Perda Nomor 2 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha itu menggantikan 10 Perda yang sudah ada. 

Sepuluh peraturan tersebut, yaitu Perda Nomor 2 Tahun 2000 tentang Izin Lokasi; Perda Nomor 6 Tahun 2002 tentang Penyelenggaraan Usaha Kepariwisataan; Perda Nomor 10 Tahun 2002 tentang Penyelenggaraan Usaha Perindustrian dan Perdagangan; Perda Nomor 3 Tahun 2003 tentang Penyelenggaraan Izin Usaha Jasa Konstruksi.

Kemudian, Perda Nomor 4 Tahun 2003 tentang Penyelenggaraan Izin Usaha Peternakan; Perda Nomor 6 Tahun 2003 tentang Retribusi Pemberian Fatwa Rencana Pengarahan Lokasi; Perda Nomor 7 Tahun 2014 tentang Penataan, Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern; Perda Nomor 3 Tahun 2015 tentang Bangunan Gedung; Perda Nomor 6 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dan Perda Nomor 11 Tahun 2018 tentang Penanaman Modal. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Dr. H. Hilmy Riva’i, M.Pd yang diwakili oleh Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Agung Hariaji, S.H., MPA menyebutkan, beberapa waktu lalu, proses perizinan usaha seringkali menjadi sesuatu yang melelahkan, karena prosesnya yang terkenal sulit, menguras banyak biaya, dan memakan waktu yang lama. 

Namun saat ini, hal tersebut tidak berlaku lagi, karena semua informasi bersifat transparan. Sehingga, proses perizinan usaha, bahkan untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) jauh lebih mudah. 

"Perizinan usaha tidak hanya penting bagi UMKM, melainkan bagi semua kegiatan usaha. Baik bagi usaha perorangan dengan skala kecil maupun perusahaan besar, perizinan merupakan suatu kewajiban yang perlu untuk dimiliki," kata Agung dalam acara sosialisasi Perda Nomor 2 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha di Hotel Apita Cirebon, Kamis (10/8/2023). 

Menurutnya, terdapat tiga keuntungan bagi pelaku usaha yang memiliki perizinan, yakni legal secara hukum, menjadikan usaha formal yang sudah berlegitimasi ketiga, dan kemudahan mendapatkan pembiayaan. 

"Keuntungannya tentu tidak hanya berhenti sampai disitu, ketika sebuah usaha sudah legal, maka sebuah usaha akan lebih mudah untuk berkembang ke berbagai sisi, salah satunya melalui sisi pembiayaan atau investasi," tutup Agung. (Anisa)

Selasa, 08 Agustus 2023

Peringati HARKOPNAS ke-76, Wabup Ayu: Koperasi Harus Ikuti Perkembangan Zaman

 

KABUPATEN CIREBON -- Pemerintah Kabupaten Cirebon memperingati Hari Koperasi Nasional ke-76 tingkat Kabupaten Cirebon tahun 2023 dengan mengusung tema "Membangun Koperasi Berbasis Kearifan Lokal dan Digital Menuju Ekonomi Kerakyatan yang Adil dan Modern” bertempat di halaman Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon, Selasa (8/8/2023).

Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE., M.Si mengatakan, koperasi yang berdasarkan kekeluargaan dan gotong royong merupakan sosial capital yang dimiliki bangsa Indonesia. Hal tersebut dapat mempertahankan dampak globalisasi dan krisis moneter. 

Oleh karena itu, peran koperasi dalam perekonomian harus terus ditingkatkan, tidak saja karena ketangguhannya dalam menghadapi krisis ekonomi, tetapi secara internal juga telah mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Perlu diketahui, pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia dan hampir seluruh dunia telah berdampak pada seluruh sektor pembangunan, tidak terkecuali sektor ekonomi, yang juga disebut sebagai resesi ekonomi. 

Sebuah lembaga penelitian di AS mendefinisikan, bahwa resesi sebagai indikasi turunnya daya beli masyarakat secara umum dan naiknya angka pengangguran. 

Menurutnya, resesi ekonomi yang melanda Indonesia telah membuat pembangunan dalam sektor ekonomi menjadi menurun drastis, bahkan sampai pada posisi minus. 

Dengan kondisi itu, koperasi diharapkan mampu menjadi daya ungkit untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan sebagai bagian dari ekonomi nasional.

“Menghadapi tantangan tersebut, koperasi dituntut untuk berubah menyesuaikan perkembangan zaman. Apabila tidak, maka koperasi akan ketinggalan dan tergerus perkembangan tersebut,” kata Ayu. 

Oleh karena itu, masih kata Ayu, untuk menyesuaikan dengan teknologi yang semakin canggih pada era revolusi industri sekarang ini, hendaknya koperasi mempertimbangkan untuk menciptakan perubahan yang besar pada bisnis koperasi, antara lain dengan penggunaan aplikasi pencatatan dan pelaporan keuangan, serta bisnis yang efisien dan teruji. 

“Koperasi dapat memanfaatkan teknologi digital dengan menggunakan platform ecommerce, aplikasi retail online dan pengembangan aplikasi bisnis lain, yang juga akan terintegrasi melalui jaringan ke berbagai institusi, baik pemerintah maupun institusi bisnis lainnya,” lanjut Ayu. 

Menurutnya, koperasi merupakan organisasi ekonomi yang fungsi utamanya meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat, dengan menyelenggarakan berbagai usaha dan layanan sesuai kebutuhan anggota. 

“Di sinilah inti dari koperasi sebagai perusahaan, dimana anggota sebagai pemilik dan pengguna jasanya. Koperasi tidak hanya untuk mensejahterakan anggotanya, namun lebih kepada memberikan CSRnya," tambahnya.

Ia juga mengatakan, seperti salah satu Koperasi di Kabupaten Cirebon, yaitu Koperasi Cipta Dana yang telah memberikan CSR, diantaranya memberikan CSR berupa pemberian kaki palsu kepada kaum difable Kabupaten Cirebon. 

"Ada 60 kaki palsu yang diberikan, dan baru tahun ini diberikan," kata Ayu. 

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon, Drs. Dadang Suhendra, M.Si menambahkan, pada peringatan Harkopnas yang digelar dengan 15 kegiatan ini, berusaha membantu masyarakat Kabupaten Cirebon. 

Menurut Dadang, koperasi tidak hanya berkutat pada simpan pinjam untuk anggotanya saja, tetapi lebih bermakna untuk masyarakat Kabupaten Cirebon. Salah satunya, yaitu mendampingi koperasi yang memberikan CSR bagi kaum difable.

Selain itu juga, kemitraan kewirausahaan tetap dilanjutkan, seperti pembinaan koperasi dan para pelaku UMKM di Kabupaten Cirebon agar dapat berkiprah di tingkat nasional maupun regional. (Hafid)

IAIN Cirebon Miliki Guru Besar di Bidang Ilmu Sosiologi Hukum Islam

Prof Dr H Achmad Kholik, M.Ag menjadi Guru Besar / Profesor di bidang Ilmu Sosiologi Hukum Islam 



FOKUS CIREBON, FC - Satu lagi, guru besar lahir di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Ia adalah Prof Dr H Achmad Kholik, M.Ag yang sejak 1 April 2023 dinaikan jabatanya menjadi Guru besar / Profesor dalam bidang ilmu Sosiologi Hukum Islam dengan angka kredit sebesar 859,5 kum. 

"Alhamdulilah atas nikmat Allah SWT, saya menjadi Guru Besar di bidang Hukum Islam, secara spesifik sosiologi hukum Islam," ujar Prof Dr H Achmad Kholik, M.Ag. 

Diakuinya, turunnya Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia tersebut memang prosesnya agak panjang  itu sejak tahun 2020. Hal ini mungkin sangat teknis karena banyak hal yang tidak tertangani secara serius.

"Baru pada proses ulang kembali pada tahun 2022 dan kemarin alhamdulillah pada April 2023 mendapat SK, semua ini adalah dalam skenario Allah SWT," paparnya.

Dijelaskan, bahwa spesialisasi bidang keilmuan Prof Dr H Achmad Kholik, M.Ag adalah hukum Islam, dan sertifikasi dosen awal sejak tahun 2009 juga adalah hukum Islam, yakni spesifiknya tentang Peradilan Islam.

Kemudian, Disertasi Prof Dr H Achmad Kholik, M.Ag dan penelitian-penelitiannya,  termasuk jurnal-jurnal yang diterbitkannya, baik nasional maupun internasional banyak berbicara tentang metodologi hukum Islam dan terakhir ketika dirinya mengajukan Scopus, tulisan terakhirnya berbicara tentang aspek sosiologi hukum Islam. "Jadi kental lah sosiologi hukum Islam. 

"Jadi itulah kenapa kemudian Kementerian memberikan surat keputusan bidang sosiologi hukum Islam," kata Prof Dr H Achmad Kholik, M.Ag.

Sementara itu, sebagai guru besar di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Achmad Kholik M.Ag berkomitmen akan  memberikan pengabdiannya dalam bidang keilmuan, terus tentu saja pengabdian untuk kampus dan tentu saja memberikan in life man kepada teman-teman di kampus. Termasuk juga akan banyak melakukan menulis. 

"Alhamdulillah ketika SK guru besar diperoleh, itu dalam proses sedang menulis buku terakhir saya, masih terkait dengan persoalan sosiologi hukum Islam, dan mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terbit lagi," tuturnya.

Terkait kampus IAIN Cirebon, Prof Dr H Achmad Kholik, M.Ag menyatakan, sudah saatnya kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon memasuki era baru, memasuki era di mana sain ilmu pengetahuan dan kekuatan IT menjadi prioritas agar kampus kita bisa bersaing secara global

"Jadi saya teringat satu teori dari Jhon Nasbhit bahwa kita harus berfikir besar walau pun tindakan kita lokal, jadi walau kita ada di IAIN Cirebon tapi pikiran-pikiran besarnya harus menjangkau ke seluruh  kawasan-kawasan global.  Ini saya kira salah satu upaya untuk membangun kampus kita untuk menjadi kampus yang kompetitif," tandasnya. (Nurdin)

Prof Dr H Farihin M.Pd Menjadi Guru Besar di Bidang Ilmu Administrasi Pendidikan IAIN Cirebon

Prof Dr H Farihin, M.Pd


FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon kembali menambah dua guru besar/profesor pada Juni 2023 ini. Keduanya adalah Prof Dr H Farihin M.Pd dan Prof Dr H Ahmad Kholik M.Ag. 

Untuk Prof Dr H Farihin M.Pd, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, pihaknya per 1 Juni 2023, dinaikan jabatannya sebagai Profesor/Guru Besar dalam bidang ilmu Administrasi Pendidikan dengan angka kredit sebesar 884, 50. 

Mengenai ilmu administrasi pendidikan, kata Prof Dr H Fairin M.Pd, dirinya melihat bahwa ilmu administrasi pendidikan adalah sesuatu hal yang penting untuk membekali para pimpinan di berbagai lembaga pendidikan, hal ini supaya yang dilakukan bisa melaksanakan tata kelola kelembagaan.

Menurut Prof Farihin, dari pengetahuan bidang administrasi pendidikan inilah para pengambil keputusan bisa mengambil langkah-langkah strategis dari pengetahuan  program studi yang diambilnya itu. 

"Jadi ini adalah hal penting, ilmu ini perlu mendapatkan tempat dan untuk saat ini perlu mendapatkan porsi pengembangannya yang luas lagi, karena sekarang masuk ke era digital di mana semua orang harus memiliki untuk bisa memenej, karena bisa saja suatu saat nanti SDM itu berkurang akan tetapi kapasitas pengetahuan yang dimiliki orang-orang yang tersedia itu tetap mumpuni untuk menggerakan roda-roda organisasi atau roda-roda kelembagaan," terangnya.

Prof Dr H Farihin M.Pd mengaku dalam waktu dekat ini, langkah pasca pengambilan sumpah sebagai guru besar, dirinya ingin memberikan manfaat yang seluas luasnya untuk pengembangan lembaga IAIN Cirebon, dan lebih profesional dalam memberikan pelayanan kepada civitas akademika, serta kepada masyarakat secara luas. 

Untuk itu, Prof Dr H Farihin M.Pd berpesan kepada lembaga di mana dirinya mengajar dan bekerja agar  hendaknya hadir untuk mendorong dosen-dosen terutama yang sudah saatnya mereka untuk maju ke guru besar atau juga dari Lektor ke Lektor kepala diberikan porsi, kemudian diberikan anggaran yang mencukupi.

Selain itu, katanya, juga mesti ada satu treatmen khusus, seperti halnya menghadirkan para ahli, para narasumber yang mereka secara praktis sudah biasa mengelola kenaikan jabatan fungsional dosen. 

Jadi bukan hanya semata seminar-seminar, tapi juga ada pengetahuan-pengetahuan bersifat praktis yang nanti akan menjadi bekal bagi dosen-dosen untuk melangkah untuk memberi berproses kenaikan jabatan fungsional akademiknya.

"Karena ini kan perjuangan yang tidak ringan, terutama untuk guru besar.Jd lembaga harus harus hadir dan dosen juga konsen, serta dosen bisa mengupgrade dirinya untuk bisa maju lagi," ujarnya. (din)

Polres Cirebon Kota Buka Kerjasama dengan IAIN Cirebon di Bidang Kamtibmas

Penandatanganan Kerjasama antara Polres Cirebon Kota dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon di bidang Kamtibmas.


FOKUS CIREBON, FC - Polres Cirebon Kota bersama IAIN Syekh Nurjati Cirebon melakukan penandatangan kerjasama (MoU) di bidang Kamtibmas. Kegiatan tersebut dihadiri para Wakil Eektor, para Dekan, dan para pejabat di lingkungan Rektorat serta dari jajaran Polres Cirebon Kota, Senin, (8/08/2023).

Menurut Kapolres Cirebon Kota, AKBP Muhammad Rano Hadiyanto, apa yang dilakukan pada hari ini adalah salah satu dari bentuk ibadah, karena yang pertama kita dianjurkan untuk silaturrahim, saling kenal mengenal antara kami dari Polres dengan dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Kemudian yang kedua, yang akan kita lakukan pada hari ini adalah berupa kegiatan MoU, yaitu penandatanganan naskah kerjasama, dan isi dari MoU tersebut berupa sinergitas kegiatan, pencegahan perbuatan yang berpotensi melanggar atau yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

"Kami pihak kepolisian sebagai garda terdepan dalam rangka pencegahan terjadinya gangguan Kamtibmas sangat mengucapkan terimakasih kepada Pak Rektor dan jajarannya yang hari ini berinisiatif memperpanjang kontrak dari MoU ini," katanya.

Kapolres menyatakan bahwa pihaknya tidak bisa berdiri sendiri dalam menjaga Kamtibmas di Kota Cirebon, khususnya di lingkungan IAIN Syekh Nurjati, sehingga perlu adanya dukungan dari semua cinitas kampus dan seluruh mahasiswa yang ada di lingkungan IAIN Cirebon.

Selain itu, program-program yang diatur dalam MoU tentu saja merupakan suatu hal yang sangat positif karena sesungguhnya adalah sifatnya pencegahan.

"Mudah-mudahan kegiatan yang positif ini bisa diikuti oleh seluruh civitas akademika IAIN Cirebon," ujarnya.

Sementara dalam sambutannya, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag, mengatakan bahwa hari ini kita sama-sama bersyukur bisa bersilaturrahim dan melaksanakan kegiatan penandatangan MoU antara IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan Polres Cirebon Kota, 

Kemudian yang kedua, kata Prof Aan, IAIN Cirebon saat ini sedang melakukan transformasi perubahan kelembagaan dan mudah-mudahan tahun ini bisa berubah menjadi Universitas Islam Negeri karena  menjadi pilot project dari Kementerian Agama dan ada platform yang ditambahkan yaitu bernama UIN Siber Syekh Nurjati Indonesia.

Maka harapan terbesar pemerintah, salah satunya prioritas program dari Kementerian Agama yakni menjadikan IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai perguruan tinggi yang diberikan amanah menyelenggarakan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). 

Pendidikan PJJ ini salah satunya ditunjang dengan kemampuan dan kapasitas teknologi yang harus dimiliki dan pihaknya sangat bersyukur karena pada tahun ini diberikan amanah juga untuk membangun gedung Siber. 

Gedung ini menjadi harapan civitas akademik sebagai gedung yang nanti memiliki IT untuk pengembangan pendidikan jarak jauh tetapi juga untuk kecepatan akses atau pemerataan pendidikan khususnya di provinsi-provinsi Indonesia, terutama di daerah-daerah tertinggal.

Mengenai MoU ini tentu saja kita bisa bersama dengan Polres Cirebon Kota mengimplementasikan Tridharma perguruan tinggi yakni, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. 

Demikian juga dengan rekan-rekan di program studi sedang mengembangkan kurikulum belajar kampus merdeka. Termasuk bisa menyelenggarakan kegiatan-kegiatan lainnya, terutama dalam menyangkut bidang ketertiban dan keamanan. 

"Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi awal kegiatan kita untuk berkonstribusi dan keguatan- kegiatan yang dapat memperluas akses perguruan tinggi," pintanya. (Nurdin)

RMB Sejati IAIN Cirebon Gelar Kegiatan Orientasi Penguatan Moderasi Beragama Angkatan I

KUNINGAN, FC - Rumah Moderasi Beragama IAIN Syekh Nurjati Cirebon (RMB Sejati) menyelenggarakan Orientasi Penguatan Moderasi Beragama Angkatan I sekaligus meresmikan website fihimafihi.id. Kuningan, (08/08/2023).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat paradigma keislaman moderat bagi sivitas akademika sekaligus dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri Agama Nomor 93 tahun 2022 tentang Pedoman Penyelenggaraan Penguatan Moderasi Beragama bagi Pegawai Negeri Sipil Kementerian Agama.

Saat menyampaikan materi, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Aan Jaelani, menyayangkan sikap sebagian Muslim Indonesia yang masih terpapar faham keagamaan yang rigid, kaku, sekaligus ekstrem. Menurutnya, Islam adalah agama ramah dan akomodatif terhadap tradisi.

“Beberapa literatur keislaman yang saya kaji menyatakan bahwa Islam menolak ekstremisme beragama karena tidak sesuai dengan nilai keadilan, setidaknya terwujud pada tiga sikap, yaitu adil pada diri sendiri, adil pada manusia lain dan masyarakat secara umum, serta adil terhadap pemerintah,” ungkapnya.

Lebih jauh Aan menjelaskan, basis ideologi Islam moderat sejalan dengan epistemologi yang dalam literatur keislaman dikenal dengan doktrin al-mashlahah al-‘ammah (kepentingan publik). Dalam locus masyarakat Cirebon, doktrin maslahat telah sejak lama termanifestasi dalam konstruk sosial budaya yang lekat dengan nilai toleransi, adil, seimbang, dan moderat.

“Pada aspek kebijakan, kami menerjemahkan program prioritas Kementerian Agama ini pada tiga aspek kebijakan strategis yang telah kami susun sebagai program prioritas Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Tahun 2023–2026, yaitu kurikulum berbasis Moderasi Beragama, ruang akademik, serta pelayanan berbasis moderasi beragama,” pungkasnya.

Di saat bersamaan, Direktur RMB Sejati, Mohamad Yahya, menyampaikan tidak kurang dari 672 pegawai yang tercatat di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, baik yang berlatar belakang ASN maupun Non-ASN. Angka ini belum ditunjang dengan jumlah mahasiswa yang mencapai 12.500 orang.

“Dengan jumlah sivitas akademika yang demikian besar, bukan tidak mungkin jika sebagian di antaranya terpapar faham radikalisme dan ekstrimisme beragama. Karena itu, kegiatan ini perlu dilaksanakan secara berkesinambungan karena dampaknya yang sangat signifikan untuk mencegah hal-hal yang mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara di ruang akademik,” tegasnya.

Kegiatan ini akan menghadirkan Marzuki Wahid (staf khusus Wakil Presiden RI), Imam Safei dan Sahiron sebagai narasumber, dan diikuti 50 peserta yang terdiri atas Dekan, Ketua dan Sekretaris Jurusan, hingga kepala Lembaga dan Unit, serta akan diselenggarakan hingga empat hari ke depan. (din)