-->

Notification

×

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Nyaris Sapu Bersih Penghargaan pada Ajang UB Halal Metric 2026

Selasa, 05 Mei 2026 | Mei 05, 2026 WIB Last Updated 2026-05-14T10:32:36Z

 




CIREBON, FC - UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih Platinum Award pada ajang Indonesia Halal Ecosystem Summit & Halal Metric Tahun 2026 untuk kategori universitas. 


Pada ajang tersebut, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon unggul pada empat indikator utama dari lima indikator penilaian, yakni Halal Policy, Halal Education, Halal Infrastructure, dan Halal Ecosystem yang diselenggarakan di Auditorium Algoritma Filkom Universitas Brawijaya, Malang tanggal 5 Mei 2026.


Capaian tersebut semakin menegaskan posisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai salah satu perguruan tinggi yang konsisten dan progresif dalam membangun ekosistem halal di Indonesia, baik dari aspek kebijakan, pendidikan, infrastruktur, maupun penguatan kelembagaan halal.


Kepala Unit Lembaga Penjamin Halal UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Mariyah Ulfah, menjelaskan bahwa perjalanan pengembangan ekosistem halal di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon telah dirintis sejak tahun 2016–2017.


Menurutnya, gerakan halal tersebut lahir sebagai respons terhadap diberlakukannya perjanjian perdagangan bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), di mana sejumlah negara mulai mensyaratkan sertifikat atau label halal terhadap produk yang masuk ke negaranya.


“Secara institusional, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon telah merintis gerakan halal sejak tahun 2016–2017. Saat itu, kampus masih berstatus IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan dimotori oleh Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam yang sekarang menjadi FEBI. Kami mengadakan edukasi sertifikasi halal bagi pelaku usaha yang akan melakukan ekspor,” ujarnya.


Perkembangan ekosistem halal di kampus terus berlanjut. Pada tahun 2019, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menjalin kerja sama melalui penandatanganan MoU dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Kerja sama tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pelatihan tim Pendamping Proses Produk Halal (PPH) dan auditor halal.


Selanjutnya, pada tahun 2021 berdirilah LP3H IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai bagian dari penguatan infrastruktur halal kampus. Upaya tersebut terus berkembang dengan dilaksanakannya visitasi akreditasi LPH IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada tahun 2022, yang kemudian resmi beroperasi pada tahun 2023.


Tidak berhenti di situ, pada akhir tahun 2025 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon juga telah melaksanakan visitasi untuk pendirian LPP-JPH UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Saat ini lembaga tersebut tengah menanti terbitnya Surat Keputusan izin operasional.


Mariyah Ulfah menambahkan bahwa penghargaan pada ajang UB Halal Metric 2026 menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam membangun ekosistem halal yang terintegrasi dan berkelanjutan.


“Penghargaan ini bukan hanya capaian kelembagaan, tetapi juga hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya halal di lingkungan kampus dan masyarakat,” tambahnya.






Ajang UB Halal Metric sendiri merupakan pemeringkatan nasional yang mengukur komitmen dan implementasi pengembangan halal di lingkungan perguruan tinggi. Penilaian dilakukan melalui berbagai indikator strategis yang mencakup kebijakan halal, pendidikan halal, riset dan inovasi, infrastruktur halal, serta penguatan ekosistem halal.


Dengan capaian Platinum Award tersebut, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan halal di tingkat perguruan tinggi sekaligus mendukung visi Indonesia sebagai pusat industri halal dunia. (Ara)



×
Berita Terbaru Update