Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 08 Juli 2023

Mahasiswa IAIN Cirebon Aplikasikan Pengabdian Pada Pelaksanaan KKN Mandiri Kelompok 122 di Desa Tenjo Layar

Sesi foto bersama usai pembukaan KKN Mandiri Inisiatif Kelompok 122 dengan Tema "Belajar Bersama Masyarakat" di Desa Tenjo Layar, Sabtu, (8/7/2023).


KUNINGAN, FC - Kelompok 122 KKN Mandiri Inisiatif dengan bangga mengumumkan pembukaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tenjo Layar, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan. 

Acara pembukaan ini diadakan pada hari Jumat, tanggal 8 Juli 2023, bertempat di Desa Tenjo Layar. 

Program KKN ini diinisiasi oleh mahasiswa dari kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan tahun ini mereka mengangkat tema "Belajar Bersama Masyarakat" sebagai fokus utama kegiatan.

Pada acara pembukaan ini, hadir beberapa tokoh setempat yang memberikan dukungan dan hadir untuk memberikan sambutan.

Kepala Desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta kepala dusun dari Tenjolayar Labak dan Tonggoh turut hadir dan memberikan ucapan selamat serta memberikan dukungan penuh terhadap program KKN Mandiri Inisiatif Kelompok 122.

Program KKN Mandiri Inisiatif Kelompok 122 dengan tema "Belajar Bersama Masyarakat" bertujuan untuk mendorong mahasiswa untuk terlibat aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat dan belajar langsung dari pengalaman bersama dengan masyarakat. 

Desa Tenjo Layar dipilih sebagai lokasi pelaksanaan KKN ini karena keunikan dan potensi yang dimiliki serta kebutuhan masyarakat yang mendesak.

Selama pelaksanaan KKN, para mahasiswa akan bekerja sama dengan aparatur desa, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat dalam merancang dan melaksanakan program-program yang berfokus pada pengembangan ekonomi, kesehatan, pendidikan, lingkungan, serta aspek-aspek sosial lainnya. 

Para mahasiswa akan melibatkan diri secara aktif dalam kegiatan lapangan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat desa, sehingga mereka dapat mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang kondisi sosial dan budaya yang ada di Desa Tenjo Layar.

KKN Mandiri Inisiatif Kelompok 122 sangat mengharapkan dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat desa, tokoh setempat, dan aparatur desa dalam menjalankan kegiatan ini. 

Melalui kerjasama yang erat, diharapkan program KKN ini dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat serta menjadi momen berharga bagi mahasiswa untuk belajar dan berkontribusi secara langsung dalam pembangunan masyarakat. (din)

Jumat, 07 Juli 2023

HIMMAKA Cirebon Gelar Kegiatan Bakti Sosial di Desa Sagara Majalengka

MAJALENGKA, FC - Himpunan Mahasiswa Majalengka Cirebon mengadakan pengabdian kepada masyarakat dengan bakti sosial.

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sagara Kecamatan Argapura kabupaten Majalengka selama sekitar dua minggu dari tanggal 26 Juni hingga 07 Juli 2023.

Kegiatan yang diikuti oleh pengurus dan anggota Himpunan Mahasiswa Majalengka (HIMMAKA) Cirebon ini, berasal dari berbagai kampus yang ada di wilayah Cirebon. 

Kegiatan dengan tema 'Berbakti dan memberi edukasi dengan dedikasi' ini  dibuka langsung oleh Bupati Kabupaten Majalengka yang diwakili oleh Sekretaris Kecamatan Argapura. 

Ketua Pelaksana, Dhoifullah Fakhry mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian dan kepedulian Kader HIMMAKA terhadap kemajuan Kabupaten Majalengka. Oleh karena itu, dengan konsisten HIMMAKA selalu mengadakan kegiatan Bakti sosial ini.

Adapun titik fokus Bakti sosial tahun 2023 pada perekonomian masyarakat yaitu terkait pengembangan UMKM yang ada di Desa Sagara khususnya umumnya di Kecamatan Argapura.

"Dalam kegiatan baksos tahun ini, kami berfokus pada bidang ekonomi, yang mana kita mencoba mengembangkan UMKM yang ada di masyarakat," paparnya. 

Demikian juga disampaikan oleh Ketua Umum HIMMAKA Cirebon Otis Ridiana, bahwa Bakti sosial ini merupakan ajang untuk latihan hidup bermasyarakat. 

"Agenda baksos merupakan agenda rutinan HIMMAKA, yang mana kita belajar bermasyarakat, belajar bersama masyarakat," terangnya 

Menurut Otis Ridiana, ilmu yang dipelajari di kampus dan realita yang ada di masyarakat jauh berbeda. Hidup di masyarakat tidak semudah yang kita bayangkan. 

"Karena itu, kita sebagai mahasiswa yang mana salah satu peran mahasiswa adalah iron stock atau pemimpin di masa yang akan datang harus bisa menyesuaikan dan mempersiapkan itu," tuturnya.

Sementara menurut Pembina HIMMAKA Cirebon, mengajak kepada seluruh adik-adik HIMMAKA Cirebon di Desa Sagara ini untuk  belajar kepada masyarakat. 

"Kami ke Desa Sagara bukan untuk mengajarkan masyarakat karena masyarakat lebih mengetahui kondisi lapangan seperti apa," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Camat Argapura menyatakan, bahwa kehidupan di dunia perkuliahan dan masyarakat atau dunia kerja jauh berbeda. Oleh karena itu, kita harus memahami akan hal itu.

"Betul sekali, kehidupan di masyarakat tidak seperti yang kita bayangkan. Kita harus bisa survive dan menguasai berbagai hal," ujar Sekretaris Camat kecamatan Argapura,  Hendra.

Demikian juga dinyatakan oleh Kepala Desa Sagara, Rusdo Rustandi, bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan bakti sosia ini, dan pihaknya menyambut baik. 

"Kami dari aparatur desa sangat berterimakasih kepada adik-adik HIMMAKA telah memilih desa kami untuk melaksanakan kegiatan Bakti sosial," ujarnya. 

Oleh karena itu pihaknya berharap adik-adik HIMMAKA bisa belajar dari masyarakat dan memberikan sedikitnya ilmu kepada masyarakat. (Nur)

KKN Kolaborasi Kelompok 108 Gelar Program Pemberdayaan UMKM Desa Gesik

CIREBON, FC - KKN Kolaborasi antara IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melakukan kunjungan dan observasi UMKM di Desa Gesik Kec. Tengah Tani, pada Jum'at, 7 Juli 2023.

Program KKN tersebut merupakan skema baru KKN yang ada di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Mahasiswa yang melakukan KKN di Desa Gesik Kec. Tengah Tani mendapatkan kesempatan untuk melakukan observasi UMKM setempat.

Para mahasiswa bersinergi untuk memberdayakan UMKM, khususnya di Desa Gesik, Kec. Tangah Tani. Kedatangan mahasiswa juga di sambut hangat oleh para aparat desa setempat.

"Kami sangat senang kalau desa kami dipilih untuk menyalurkan program KKN," ujar Kadus Desa Gesik, Pak Emil.

Desa Gesik yang merupakan desa yang terbilang produktif dan banyak berbagai macam UMKM menjadi salah satu alasan para mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menjalankan program kerja mereka.

Salah satu UMKM yang banyak di desa tersebut adalah produksi kerupuk. Pengusaha kerupuk setempat salah satunya Pak Solahuddin.

"Alhamdulillah di desa ini kebanyakan orangnya memproduksi kerupuk,  dan tidak jarang kerupuknya bisa dijual sampai keluar kota, biasanya kami mengirim kerupuk ini bisa sampai Indramayu," ujar Pak Solahuddin.

Di kesempatan yang sama, Imam Maulana, selaku ketua KKN kelompok 108, menyampaikan harap yang tinggi kepada warga Desa Gesik untuk dapat bekerjasama dalam mengembangkan desa.

"Kami selaku mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berharap para warga setempat bisa menerima kami. Dan dengan adanya kami, kami harap bisa membantu produktivitas UMKM di Desa Gesik ini," ujar Imam. (Red/Aghif)

Kuwu Sujito Sambut Kunjungan Kerja Anggota DPRD Provinsi Jabar di Desa Sampiran

 

Kuwu Sujito saat menyambut dan memberikan sambutan atas kunjungan anggota DPRD Provinsi Jabar di Desa Sampiran dalam rangka mensosialisasikan Perda Pembangunan Ekonomi Kreatif.



CIREBON, FC - Kuwu Sampiran, Sujito menyambut kunjungan kerja Anggota DPRD Provinsi Jabar, Daddy Rohanady di desanya dalam rangka mensosialisasikan Perda Pembangunan Ekonomi Kreatif, Jum'at, (7/7/2023)

Kuwu Sujito menyatakan, ekonomi kreatif memang harus tumbuh di masyarakat, apalagi potensi untuk mengembangkannya sudah sangat terlihat di wilayah Talun, hingga kemudian wilayah Talun menjadi salah satu daerah wisata kuliner.

"Di daerah Talun ini sebenarnya masih banyak yang bisa dikembangkan, selain sebagai tempat wisata, di antaranya kuliner, Talun juga menjadi tempat wisata religi, termasuk wisata olah raga, karena memang di Kecamatan Talun memiliki sejumkah saran olah raga, termasuk olah raga Golf," ujarnya.

Untuk itu, lanjut Kuwu Sujito, dengan sosialisasi  Perda Pembangunan Ekonomi Kreatif ini, masyarakat bisa lebih pro aktif dan tergugah, dan termotivasi untuk membangkitkan ekonomi  kreatifnya, khususnya di Sampiran.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Drs Daddy Rohanady, berkunjung ke Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. Kunjungan kerja ini dalam rangka mensosialisasikan Perda Provinsi Jabar Nomor 15 Tahun 2017 tentang Pembangunan Ekonomi Kreatif, Jam'at, (7/7/2023).

Sosialisasi Perda ini, kata Dady sangat tepat disosialisasikan mengingat Kecamatan Talun menjadi salah satu tempat kuliner. 

"Ini sangat tepat, maka saya ambil Desa sampiran yang berada di Kecamatan Talun sebagai tempat untuk mensosialisasikan Perda tentang pembangunan ekonomi kreatif ini," kata Daddy. 

Daddy juga berharap, dengan kunjungan kerja ini, diharapkan dapat masyarakat dapat mengembangkan usaha dan karya-karya lainnya  sebagaimana Perda Pembangunan Ekonomi Kreatif ini.

Sementara itu, warga Sampiran sangat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi Perda tentang Pembangunan Ekonomi Kreatif ini. Hal itu dapat dilihat saat dialog antar masyarakat dengan anggota DPRD Provinsi Jabar ini.

Dalam dialog tersebut, warga menanyakan soal pembangunan jalan poros, termasuk sanitasi air bersih dan lainnya. Keinginan warga tersebut disampaikan langsung kepada anggota DPRD, Daddy Rohanady dan direspon baik olehnya, termasuk keinginan warga mengenai penataan dan pemeliharaan dari hasil-hasil pembangunan.

Sebagai wakil rakyat, Daddy tentu saja  sangat merespon apa yang menjadi aspirasi warga. Keinginan ini akan dilanjutkan ke Provinsi Jabar termasuk juga melakukan komunikasi dengan Pemkab Cirebon. 

Sementara dalam kegiatan ini, hadir pada kegiatan sosialisasi Perda tersebut, Kuwu Sampiran, Bhabinmas, Babinsa serta unsur masyarakat, mauki dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh agama. (din)

Kamis, 06 Juli 2023

Pemkab Cirebon Optimis Capai Target Penanganan Stunting di Tahun 2024

 

KABUPATEN CIREBON -- Pemerintah Kabupaten Cirebon terus melakukan upaya untuk menekan angka stunting yang masih cukup tinggi di Kabupaten Cirebon.

Prosentase stunting di Kabupaten Cirebon pada tahun 2022 lalu masih cukup tinggi, yakni hingga mencapai 18%.

Jumlah tersebut sudah mengalami penurunan secara signifikan dibandingkan dengan angka stunting pada tahun 2021 lalu.

"Pada 2021 lalu, angka stunting berada pada angka 26 %," kata Wakil Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih, SE., M.Si saat melaksanakan kegiatan monitoring posyandu di Desa Cisaat Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Kamis (6/7/2023).

Menurut Ayu, pihaknya sangat optimis untuk bisa menekan angka stunting sesuai target yang ditetapkan oleh pemerintah pusat, yaitu pada kisaran 14 %.

Ayu mengatakan, bahwa angka stunting sebesar 14 % itu bisa tercapai, dikarenakan melihat angka penurunan stunting pada tahun lalu yang cukup besar.

Ia menyebut, pada tahun lalu, penurunan angka stunting di Kabupaten Cirebon bisa mencapai 7,9 %. Sedangkan saat ini, untuk bisa mencapai angka 14 %, hanya membutuhkan penurunan stunting sebesar 4 % saja.

"Kami optimis, pada tahun 2024 nanti bisa mencapai target penurunan angka stunting," ujar Ayu.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemkab Cirebon, yaitu dengan menggandeng seluruh pihak, baik itu swasta maupun akademisi.

Seperti yang dilakukan saat ini, pihaknya bekerjasama dengan Alfamart membagikan bingkisan makanan tambahan untuk balita yang ada di Desa Cisaat.

Menurut Ayu, penanganan stunting itu multisektoral, tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja, namun juga ada peran dari instansi dan unsur lainnyya.

Ia menambahkan, bahwa pihaknya juga bekerjasama dengan Universitas Gunung Jati (UGJ) untuk melibatkan mahasiswanya, dalam mengedukasi masyarakat Kabupaten Cirebon terkait pola asuh.

"Karena mayoritas penyebab stunting di Kabupaten Cirebon adalah pola asuh," imbuhnya. (Nisa)