Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 25 September 2023

Wabup Ayu: Program Pemerintah Pusat Membantu Atasi Kemiskinan di Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON - Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, S.E., M.Si mendampingi anggota Komisi IV DPR RI, Ono Surono dan Kementerian Kelautan dan Perikanan saat kunjungan kerja di kampong nelayan Desa Waruduwur, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Minggu (24/9/2023).

Dalam sambutannya, Ayu--sapaan akrab Wabup Cirebon menyebut, Kabupaten Cirebon masuk menjadi salah satu daerah dengan kemiskinan ektrem yang cukup tinggi. Sehingga, segala upaya telah dilakukan oleh pemerintah daerah guna pengetasan kemiskinan tersebut.

"Ada 81 ribu lebih warga Kabupaten Cirebon masuk kategori miskin ektrem, sehingga kita sedang melakukan pendataan ulang," ujar Ayu.

Menurut Ayu, pihaknya sedang melakukan verifikasi dan validasi data, masyarakat mana yang memang miskin ektrem, mana yang tidak. Pasalnya, selama ini bantuan yang disalurkan sering tidak tepat sasaran 

"Karena selama ini, banyak bantuan tidak tepat sasaran, seharusnya yang mendapatkan bantuan malah tidak mendapatkan bantuan dan sebaliknya," ungkapnya.

Ia mengungkapkan, Pemkab Cirebon gencar berupaya melakukan penanganan angka kemiskinan di wilayahnya dengan membuka lapangan pekerjaan maupun program-program lainnya.

"Sekarang, untuk wilayah timur Kabupaten Cirebon, selain pertanian dan perikanan, kita buat Industri untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Artinya, di wilayah industri tersebut bisa mengurangi pengangguran, karena mereka bisa bekerja,” lanjut Ayu.

“Karena mengurangi angka kemiskinan, tidak hanya merupakan tanggung jawab pemerintah saja, melainkan semua stakeholder harus bergerak," imbuhnya.

Lebih lanjut, kata Ayu, bantuan program dari pemerintah pusat juga sangat membantu masyarakat Kabupaten Cirebon. 

"Dulu, banyak program larinya ke Indramayu. Sekarang, porsi bantuan banyak yang digelontorkan di Kabupaten Cirebon. Semoga masyarakat Kabupaten Cirebon lebih sejahtera dan pembangunan lebih merata," tambahnya. 

Di tempat yang sama, anggota Komisi IV DPR RI, Ono Surono mengatakan, perlu ada dorongan agar kampung nelayan, khususnya yang ada di Kabupaten Cirebon untuk menjadi lebih baik. Menurutnya, ada Program Kampung Nelayan Maju (Kalaju) yang merupakan sentra perkampungan di pesisir.

"Kampung nelayan banyak yang kumuh, mulai dari sanitasi, jalan dan air bersih, bahkan fasilitas perikanan. Sehingga, Kampung Nelayan Maju (Kalaju) ini bertujuan untuk bisa membantu membangun wilayah berbasis desa tersebut, dalam rangka menciptakan sebuah kampung yang asri yang bisa memenuhi kelayakan hidup terutama nelayan," jelasnya.

Ia mengungkapkan, keadaan kampung nelayan di Kabupaten Cirebon masih butuh perhatian serta butuh program-program yang bisa mengubah kampung nelayan menjadi lebih baik.

"Ke depan, kami akan dorong lagi anggaran di tingkat pusat, untuk kampung nelayan, khususnya di Kabupaten Cirebon. Sehingga para nelayan bisa sejahtera kehidupannya," imbuhnya. (Aida)

Bagikan Ribuan Sertifikat pada Peringatan HANTARU 2023, Bupati Imron: Manfaatkan Programnya

KABUPATEN CIREBON -- Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Cirebon membagikan 3.725 bidang sertifikat tanah milik pemerintah daerah, maupun masyarakat Kabupaten Cirebon. Ribuan sertifikat tersebut dibagikan usai Upacara Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) 2023 di kantor BPN Kabupaten Cirebon, Senin (25/9/2023).

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, bahwa dalam peringatan Hantaru ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Cirebon. Sebaliknya, Imron juga meminta kepada masyarakat Kabupaten Cirebon agar dapat memanfaatkan program-program dari BPN Kabupaten Cirebon.

"Program PTSL ini agar disambut baik oleh masyarakat Kabupaten Cirebon untuk mensertifikat tanahnya, tujuannya agar hak-hak kita terpenuhi," kata Imron.

Kepala BPN Kabupaten Cirebon, Hesekiel Sijabat, ST mengatakan, dalam peringatan Hantaru, Bupati Cirebon secara simbolis menyerahkan hasil PTSL tahun 2023, yaitu sejumlah 3.725 bidang tanah yang berasal dari 51 desa.

Diakuinya, target PTSL PE tahun 2023 setelah dilakukan revisi sebanyak 70 ribu bidang tanah dan peta bidang tanah sebanyak 126 ribu, pihaknya mendapatkan tambahan 12 desa. 

Sedangkan, sisa waktu tanggal 4 Desember 2023, yaitu pemberkasan terakhir. "Kami harapkan, pemilik bidang tanah supaya bisa menghubungi kepala desa," kata Hesekiel. 

Menurutnya, pada fase pertama, pihaknya sudah menyelesaikan 74 desa yang sudah selesai diukur, diantaranya peta bidang tanah sudah terbit, tinggal hubungan hukumnya dan surat-surat hak atas tanahnya per hari ini mencapai 29.000 bidang tanah.

"Kendala kami, mungkin karena pemilik bidang tanah tidak ditemui atau mungkin belum terinformasi atas program ini. Padahal, pemerintah telah menyiapkan anggaran dan masyarakat tinggal mengumpulkan hak atas tanahnya. Dalam program ini, biayanya sangat terjangkau, yaitu Rp150 ribu. Jadi, manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya," jelasnya. (din)

Minggu, 24 September 2023

Serahkan Bantuan Kemensos RI, Pemkab Cirebon Terus Tekan Angka Kemiskinan Ekstrem

KABUPATEN CIREBON -- Pemerintah Kabupaten Cirebon akan melakukan verifikasi dan validasi data penduduk yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem.

Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE., M.Si mengatakan, bahwa ada sekitar 81 ribu lebih warga Kabupaten Cirebon yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem.

"Kalau diprosentasekan, yaitu sekitar 3,7 persen dari jumlah penduduk," ujar Ayu, saat menghadiri penyerahan Bantuan ATENSI dari Sentra Phalamartha Sukabumi Kemensos RI bagi Lanjut Usia dan Disabilitas di Kabupaten Cirebon, bertempat di GOR Ranggajati, Sabtu (23/9/2023).

Menurut Ayu, untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem tersebut, pihaknya akan melakukan verifikasi dan validasi data. Hal tersebut perlu dilakukan, agar langkah yang dilakukan pemerintah daerah bisa tepat sasaran.

Verifikasi dan validasi data itu, nantinya akan digunakan sebagai bahan acuan program intervensi penanggulangan kemiskinan ekstrem.

Karena dengan adanya data yang tepat, maka intervensi yang akan dilakukan juga bisa tepat sasaran. Program yang dilaksanakan juga, bisa sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Sinergi antara Pemkab Cirebon, DPR RI dan pemerintah pusat ini, diharapkan bisa menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Cirebon," lanjut Ayu.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Selly Andriany Gantina, A.Md menuturkan, bahwa pada hari ini dirinya bersama Kemensos RI memberikan bantuan atensi dari Kemensos RI untuk warga Kabupaten Cirebon.

Ia menyebut, ada sebanyak 563 penerima bantuan dengan total bantuan senilai Rp732 juta. Bantuan tersebut berbentuk sembako, bantuan warung untuk usaha penyandang disabilitas, kursi roda serta alat bantu kesehatan lainnya.

Harapannya, bantuan warung untuk penyandang disabilitas ini, setidaknya bisa membantu kemandirian keluarga. Selain itu juga dapat memberikan kemudahan bagi penyandang disabilitas untuk bekerja.

"Bantuan warung ini, agar bisa dijadikan modal untuk ketahanan keluarga," harap Selly. (Ara)

Sabtu, 23 September 2023

Jalin Silaturrahmi, IAIN Cirebon Gelar Olahraga Bersama Forkopimda

  

IAIN Syekh Nurjati Cirebon Jalin Silaturrahmi dan Olahraga bersama Forkopimda Sewilayah III Cirebon


CIREBON, FC - Pertemuan antar Pemerintah daerah (Pemda) Sewilayah III Cirebon, melalui Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berlangsung semarak di GOR Futsal milik IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Kemeriahan tersebut ditandai dengan pemukulan bola tenis meja oleh Dandenpom dan Rektor IAIN Cirebon, Sabtu, (23/9/2023).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Dandenpom, menyampaikan jika kegiatan olahraga bersama ini bertujuan sebagai ajang silaturrahmi. 

"Ini adalah olahraga tenis meja pertama, dan semua bisa mengikuti, sehingga kegiatan ini bisa sukses dan berjalan baik," katanya.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag menyatakan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan olah raga bersama Forkopimda. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin tali silaturahmi dan berkolaborasi, bersinergi untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat di masa mendatang.

Kegiatan ini juga dibentuk menjadi kegiatan bersama berupa lomba tenis meja untuk sama-sama bersemangat menjalankan program masing-masing dan untuk mempererat ikatan seluruh pimpinan yang sama-sama sesuai dengan tugasnya untuk membangun daerah.

IAIN Cirebon yang sedang bertransformasi menjadi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ini memiliki program untuk pengembangan pendidikan tinggi. Salah satu program pendidikan tinggi itu, harus bersama-sama dengan mitra, baik dari pemerintah daerah, lembaga-lembaga daerah, bahkan seluruh komponen masyarakat yang dapat memberikan masukan terkait dengan pengembangan dan inovasi perguruan tinggi di IAIN Cirebon.


Pentingnya kerjasama dan kolaborasi ini, karena IAIN Cirebon juga memiliki Tridharma yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. seperti mahasiswa magang, kemudian ada dosen dan mahasiswa yang melakukan riset, serta anak anak kita yang belajar di pemerintahan setempat atau lembaga-lembaga yang ada di sekitar masyarakat dan jalinan komunikasi ini harus dibangun yang outputnya bisa bersinergi bersama.

Untuk itu, kalangan civitas akademik bisa lebih mengembangkan, berinovasi dan berkarya. Kontribusi ini untuk menghasilkan karya-karya terbaik untuk  masyarakat.

Hadir pada kegiatan ini, di antaranya Dandenpom, Dandim, Danlanal, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan Negeri, Kapolres dan Kapolresta, Sekda, para Kepala Dinas dan lainnya. 

Sementara itu, IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada olahraga tenis meja Forkopimda ini dinobatkan sebagai juara 2, setelah bertanding mengalahkan tim-tim lainnya. (din)





Selasa, 19 September 2023

Dede Al Mustaqim Raih Juara Di Ajang Islamic Internasional dan Karya Tulis Ilmiah Al Qur'an Nasional.

 

PRESTASI GEMILANG : Dede Al Mustaqim, raih dua pretasi sekaligus dalam ajang bergengsi tingkat nasional.


FOKUS CIREBON, FC - Dede Al Mustaqim, mahasiswa semester 5, Jurusan Hukum Ekonomi Syariah IAIN Cirebon sukses mendulang dua prestasi sekaligus di ajang bergengsi tingkat nasional. 

Kepada Fokus Cirebon, Dede Al Mustaqim menjelaskan, dua kejuaraan yang diikutinya itu pertama juara 2 Karya Tulis Ilmiah dalam ajang Islamic International Talent yang diselenggarakan oleh Jurusan Al Ahwal Asyaksiyah UIN Batusangkar dengan judul karya "Peran Istri Sebagai Pencari Naflah Dalam Kesejahteraan Ekonomi Keluarga Perspektif Qira'ah Mubadalah dan Maqashid Syariah".

Kedua yaitu Juara  Karya Tulis Ilmiah Al Qur'an Tingkat Nasional di STAI As-Syukriyyah dengan judul "Strategi Qira'ah mubadalah dalam mendorong politik perempuan di Indonesia.

Dalam ajang kompetisi tersebut dipertemukan dengan para peserta yang hebat dari berbagai kampus ternama di Indonesia, akan tetapi hal tersebut justru memberikan semangat kepada diri saya sendiri untuk bisa membuktikan bahwasanya IAIN pun bisa bersaing dengan berbagai macam kampus di tanah air ini.

Dalam kompetisi ini melewati banyak rintangan dan juga persiapan yang cukup panjang yang dimulai dari observasi langsung, mencari narasumber dan juga informan yang sesuai dengan topik penelitian, setelah itu dilakukan seleksi naskah oleh para panitia untuk dipilih 6 besar terbaik. Setelah itu masuk ke tahap presentasi untuk mempresentasikan hasil penelitian dan berusaha mempertahankan argumentasi.

"Ketika saya masuk tahap 6 besar malam nya saya ga bisa tidur, memikirkan dan mengatur strategi agar bisa mendapatkan hasil yang terbaik," ujarnya kepada Fokus Cirebon.

Menurut Dede, sapaan akrabnya, dalam perlombaan ini dirinya mendapatkan bimbingan dan mentor dari dosennya. "Tanpa bimbingan dan arahan dari guru saya tidak bisa mendapatkan ini. Kemudian pihak jurusan HES pun sangat mengapresiasi atas pencapaian ini dan terus mendorong saya untuk terus berkarya," ucapnya.

Kata Dede, prestasi itu dapat diraih siapa saja, namun dengan tekad dan spirit yang kuat, sehingga kita bisa menggapai impian kita menuju juara. Untuk itu, pesannya, agar teman-temannya untuk terus berkarya dan bisa turut mengharumkan nama baik kampus tercinta, baik di tingkat nasional maupun internasional. (din)