Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 28 Desember 2021

Bupati Cirebon Lantik Kuwu Gamel Plered dan Kuwu Wanakaya Gunungjati

KAB CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag melantik Kuwu Antar Waktu Desa Gamel, Kecamatan Plered dan Desa Wanakaya, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon di Ruangan Nyimas Gandasari Kantor Setda, Selasa (28/12/2021). 

Dalam kesempatan tersebut,  H. Abdul Gani dilantik sebagai kuwu Desa Gamel Kecamatan Plered dan Waci sebagai kuwu Wanakaya Kecamatan Gunungjati. 

Imron berpesan, agar kuwu yang baru dilantik bisa memberikan inovasi untuk kemajuan desanya. 

Menurutnya, perlu ada gebrakan dari kuwu untuk kemajuan di wilayahnya. 

"Mereka (Kuwu, Red) harus mampu menjalankan roda pemerintahan desa serta harus bisa menjadi motivator dalam pembangunan di desa. Program-program yang sudah baik dilanjutkan," katanya.

Imron mengatakan, kuwu harus bisa menggali potensi yang ada di desanya. Sebab, hal tersebut bisa meningkatkan perekonomian warga di wilayahnya. 

"Potensinya apa di desa? Kuwu harus bisa mengelolanya sehingga itu bisa membantu perekonomian warga," katanya.

Ia berharap, Kuwu Desa Gamel dan Kuwu Desa Wanakaya ini mampu dalam semua hal. Sebsb, mereka seorang pemimpin di desanya. Sehingga kepentingan masyarakat di atas segalanya. 

"Kuwu harus bisa membuka cakrawala untuk pembangunan di desa. Mereka juga harus bisa menjamin keamanan di wilayahnya sehingga kuwu harus melakukan koordinasi dengan Forkopimcam serta harus bisa menjamin kesehatan, pendidikan dan lainnya untuk masyarakat," kata Bupati Imron. (din)

Perusahaan yang Sudah Salurkan CSR Pemkab Berikan Penghargaan

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon memberikan penghargaan kepada perusahaan swasta, BUMN dan BUMD yang selama ini sudah membantu pembangunan dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) yang disalurkan kepada masyarakat. 

Penghargaan tersebut diberikan saat acara Anugerah CSR Kabupaten Cirebon tahun 2021 di Hotel Patra Kecamatan Kedawung, Selasa (28/12/2021) malam.

Dalam kegiatan tersebut hadir Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si dan unsur Forkopimda, para SKPD serta para  perusahaan yang berkontribusi di Kabupaten Cirebon melalui program CSR. 

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, CSR merupakan kontribusi kemitraan pelaku usaha yang ada di Kabupaten Cirebon. 

Oleh karena itu, Imron minta agar CSR ini bisa mendayagunakan potensi yang ada serta memberi manfaat untuk kepentingan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cirebon. 

"Kepada para pelaku usaha yang telah berpartisipasi aktif dalam program CSR saya ucapkan banyak terima kasih. Saya juga  memberikan apresiasi dan penghormatan setinggi tingginya karena program CSR ini bisa membantu pemerintah daerah untuk pembangunan," katanya. 

Selain itu, kata Imron, pembangunan daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah. Namun, membutuhkan peran dan kontribusi seluruh elemen masyarakat termasuk dunia usaha. 

"Salah satu wujud kontribusinya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi yang sehat serta memperhatikan aspek sosial pemberdayaan lingkungan sehingga itu menjadi kunci konsep pembangunan usaha yang berkelanjutan," ujarnya. 

Ia mengungkapkan, saat ini banyak perusahaan swasta, BUMN dan BUMD yang melakukan kegiatan CSR yang berkelanjutan.

Imron mengajak pelaku usaha yang ada di Kabupaten Cirebon yang belum menyalurkan CSR segera menyalurkannya. Sebab, CSR ini bisa membantu pemerintah daerah untuk kehidupan masyarakat Cirebon menuju mandiri dan sejahtera.

"Dengan kondisi anggaran pemerintah daerah yang sangat terbatas, serta menghadapi permasalahan di masyarakat menjadi tanggung jawab kita bersama. Sehingga, pemangku kebijakan dituntut untuk mencari solusi terbaik untuk menyelesaikannya," ujarnya. 

Imron berharap, untuk proses pemerataan percepatan pembangunan daerah agar tidak terfokus pada satu lokasi saja. Sehingga, CSR ini diharapkan dapat menjangkau ke seluruh wilayah Kabupaten Cirebon. 

"Perusahaan atau pelaku usaha tidak hanya membantu masyarakat yang berdomisili di perusahaan itu saja, tetapi bisa  membantu wilayah lain yang tidak ada perusahaan swasta, BUMN dan BUMD. Sehingga masyarakat Kabupaten Cirebon bisa merasakan pembangunan daerah yang merata," pintanya. 

Menurut Imron, pada prinsipnya Anugerah CSR Kabupaten Cirebon tahun 2021 ini merupakan suatu upaya pemerintah daerah untuk menjalin hubungan yang baik dan memberikan penghargaan pada perusahaan swasta, BUMN dan BUMD yang telah berkontribusi untuk masyarakat Kabupaten Cirebon. 

"Semoga ke depan lebih banyak lagi perusahaan swasta, BUMN dan BUMD yang ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah di Kabupaten Criebon, " harapnnya. 

Sementara itu, Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, H. Erry Ahmad Husaeri, SH MM mengatakan, tujuan diadakannya Anugerah CSR Kabupaten Cirebon tahun 2021 ini untuk memberikan penghargaan kepada perusahaan yang memberikan program CSR-nya.

"Kegiatan ini juga untuk meningkatkan kemitraan pembangunan di Kabupaten Cirebon antar pemerintah daerah dan swasta BUMN dan BUMD melalui CSR atau tanggung jawab sosial terhadap lingkungan serta tercapainya akselerasi dan penguatan program CSR melalui penguatan program yang ditawarkan pemerintah daerah," katanya. (din)

PDAM Tirtajati Didorong Tingkatkan Pelayanan


CIREBON -Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon, didorong untuk terus meningkatkan pelayanan. 

Hal tersebut disampaikan langsung Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag saat menghadiri rapat kerja bersama Perumda Air Tirta Jati di Hotel Patra, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (28/12/2021).

"Banyak usulan dari masyarakat harus berinovasi, lantaran adanya banyak keluhan. Ini harus menjadi motivasi untuk perbaikan," kata Imron.

Imron mengatakan, Perumda Air Minum Tirtajati sebagai badan usaha milik daerah (BUMD), jangan hanya berorientasi pada keuntungan semata, melainkan harus mengedepankan pula unsur sosial.

Pada musim kemarau, lanjut Imron, Perumda Air Minum memiliki peran untuk menyuplai air bersih kepada masyarakat di wilayah yang sering dilanda krisis air bersih.

"Di samping memiliki keuntungan dan peningkatan pendapatan asli daerah, PDAM harus mengedepankan pelayanan terbaik kepada masyarakat," katanya.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirtajati Suharyadi mengatakan, dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, pihaknya bakal menambah jumlah pelanggan pada 2022 sebanyak 2.912 pelanggan di delapan cabang.

Saat ini, lanjut Suharyadi, per Desember 2021, jumlah pelanggan di perusahaan tersebut nyaris mencapai 41.000.

Selain menambah jumlah pelanggan, Perumda Air Minum Tirtajati bakal menggaet investor untuk membantu suplai air kepada masyarakat dan kawasan industri yang ada di wilayah timur.

"Kendala yang saat ini kami hadapi yakni, pada musim kemarau. Kabupaten Cirebon merupakan daerah yang sangat minim sumber air, kami harus terus mencari potensi sumber air baru. Mengundang investor adalah salah satu solusi," katanya. (Bam)

Pemkab Cirebon Berupaya Lakukan Pencegahan Penyakit Menular



CIREBON - Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon terus berupaya untuk melakukan pencegahan penyakit menular di wilayahnya. 

Sambutan Sekda, Drs. H. Rahmat Sutrisno, M.Si yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, H. Asdullah mengatakan, di masa pandemi Covid-19 banyak pelayanan kesehatan yang kurang optimal. Sebab, mereka lebih fokus dalam penanganan pandemi Covid-19. 

"Kita harus tetap waspada terhadap penyakit potensial Kejadian Luar Biasa (KLB). Kita juga harus bisa intervensi agar KLB bisa dicegah. Karena yang terpenting adalah pencegahan sebagai inti dari kesehatan masyarakat Kabupaten Cirebon," kata Asdullah saat Rakor Bidang Kesehatan di Command Center Kantor Setda, Selasa (28/12/2021). 

Asdullah menjelaskan, pengendalian wabah perlu didukung sektor non kesehatan agar lebih komprehensif. Sebab, pembenahaan birokrasi dan transparansi data real juga tidak boleh dilupakan karena sebagai komponen penting dalam penanganan wabah. 

"Wabah pandemi dan yang lainnya sudah pasti terjadi. Akan tetapi kita tidak tahu kapan tiba. Pandemi Covid-19 melahirkan tantangan besar kita. Selain sebagai tantangan,  ini juga mendorong untuk melakukan percepatan dan pembangunan melalui program. Terutama dalam sistem informasi dan teknologi," ujarnya.

Ia mengungkapkan, perlu adanya terobosan dan inovasi untuk mencapai target dalam program pencegahan serta pengendalian penyakit menular di Kabupaten Cirebon. 

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Cirebon sudah memprediksi pada masa penghujan akan datangnya penyakit. 

"Musim penghujan ini kita harus meningkatkan kewaspadaan pada wabah demam berdarah," kata Asdullah. 

Lebih lanjut, kata Asdullah, dalam visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Cirebon 2019-2024 terwujud  berbudaya sejahtera, agamis, maju dan aman yang dijabarkan dalam misi yang kedua yakni sejahtera untuk meningkatkan hidup masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. 

"Butuh ada peningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan kesehatan serta ekonomi.  Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui diskusi ini diharapkan menjadikan landasan persiapan dalam penanganan adanya penyakit menular," katanya. 

Hadir dalam Rakor Kesehatan (Penyakit Menular) Bidang Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, seluruh puskesmas, perwakilan OPD dan instansi terkait. (Heri)

UNUGIRI Dukung Pertamina dalam Meningkatkan Ketahanan Energi Nasional

BOJONEGORO - Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro mendukung Pertamina EP Cepu (PEPC) terus berkembang dan maju dalam meningkatkan ketahanan energi nasional. Demikian disampaikan oleh Rektor UNUGIRI Bojonegoro M. Jauharul Ma'arif dalam kuliah umum yang bertema Peran Industri Hulu Migas Bagi Ketahanan Energi Nasional, yang dilaksanakan secara hybrid di kampus UNUGIRI Bojonegoro, Jawa Timur pada Selasa (28/12).

Kuliah umum ini merupakan sinergi antara akademisi bersama SKK Migas Perwakilan Jawa, Bali, dan Nusa tenggara (Jabanusa) dan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina dengan tujuan memberikan wawasan dan ilmu tentang industri migas kepada para mahasiswa. Menghadirkan narasumber Kepala Departemen Humas SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Indra Zulkarnain dan JTB Site Office & PGA Manager PEPC, Edy Purnomo. 

Dalam sambutannya, Rektor UNUGIRI Bojonegoro, M. Jauhari Ma’arif menyampaikan apresiasi kepada kedua narasumber yang telah hadir di UNUGIRI dalam rangka kuliah umum dan menyampaikan materi yang sangat berharga bagi civitas akademika UNUGIRI. Menurut Jauhari, kegiatan ini sangat penting bagi masyarakat Bojonegoro karena memberikan pemahaman lebih tentang industri migas secara umum.

Jauhari menambahkan, permasalahan energi merupakan permasalahan yang sangat penting untuk dibahas Bersama, karena energi merupakan elemen yang tidak bisa dipisahkan dalam aktivitas sehari-hari. 

“Sebagai warga negara yang baik kita bahu membahu mendukung Pertamina sebagai perusahaan negara yang membidangi energi. Salah satu dukungan itu dengan melaksanakan kajian-kajian ilmiah seperti ini supaya terjadi pemahaman yang baik terkait energi, terutama dalam rangka ketahanan energi nasional,” ungkap Jauhari.

Sementara itu, Indra Zulkarnain dalam sambutannya menyampaikan SKK Migas dan Kontraktor Kontrak  Kerja Sama (KKKS) terus melaksanakan sosialisasi tentang industri migas serta berbagi ilmu kepada adik-adik mahasiswa di berbagai tempat, termasuk di UNUGIRI Bojonegoro. Indra menjelaskan, SKK Migas dan KKKS ingin menjadi tetangga yang baik bagi masyarakat di setiap wilayah kerjanya. Pihaknya kerap melakukan sharing session tentang peluang dan proses kerja di dunia migas. 

“Kami mengharapkan kegiatan seperti ini dapat menjadi forum sosialisasi industri hulu migas kepada masyarakat sehingga menjadi manfaat bagi kita semua,” jelas Indra.

Pada kesempatan yang sama, Edy Purnomo menyampaikan kepada para peserta tentang proyek gas Jambaran Tiung Biru (JTB) yang menjadi kebangaan warga Jawa Timur dan Indonesia secara umum. Edy berharap para mahasiswa dapat terpicu semangatnya untuk terus meningkatkan wawasan pengetahuan dan kompetensinya karena tantangan dan peluang kedepan semakin banyak. 

“Teman-teman harus terus mengembangkan kemampuan dalam berbagai bidang, supaya kedepan tidak mudah kalah dalam berkompetisi,” pesan Edy.

Kegiatan kuliah umum yang dilaksanakan secara hybrid ini diikuti oleh peserta baik offline (luring) maupun online (daring) dengan tujuan agar bisa diikuti oleh banyak peserta. Terbukti dengan jumlah kehadiran kuliah umum yang mencapai lebih dari 450 peserta.

Dalam kuliah umum kali ini peserta mendapatkan uraian tentang proses bisnis pada industri hulu migas. Mulai dari proses pencarian atau eksplorasi, proses produksi, hingga pendistribusian hasil minyak dan gas juga tentang efek berganda industri hulu migas dalam pemenuhan energi nasional dan mendukung peningkatan pembangunan serta perekonomian daerah. 

Peserta secara khidmat menyimak materi yang disampaikan oleh para narasumber. Sesi tanya jawab dengan narasumberpun terjalin aktif dan dinamis. Selama kegiatan berlangsung, para peserta offline tetap mematuhi protokol kesehatan secara baik. (Wid)

Minggu, 26 Desember 2021

Pemkab Cirebon Gelar Vaksinasi Anak di SDN 1 Kebarepan Plumbon



KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar Gebyar Vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun di SDN 1 Kebarepan Kecamatan Plumbon, Sabtu (25/12/2021). 

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si, Sekda, Drs. H. Rahmat Sutrisno, M.Si, Pihak Polresta Cirebon, Perwakilan dari Polda Jabar, Kepala DPPKBP3A, Hj. Eni Suhaeni, SKM, M.Kes, Kadisdik, Deni Supdiana dan Plt. Kadinkes, dr. Bambang Sumardi dan pihak Kecamatan Plumbon. 

Wabup Ayu sapaan akrabnya mengatakan, kegiatan vaksinasi untuk anak 6-11 tahun ini pertama digelar di wilayah Kabupaten Cirebon. Sebab, Kabupaten Cirebon sudah masuk level 1 PPKM Jawa-Bali. 

"Untuk dosis pertama capaian vaksinasi untuk umum sudah 74 persen, begitupun lansia hampir 90 persen, sehingga kita bisa melakukan vaksinasi untuk anak 6-11 tahun," katanya. 

Ayu mengungkapkan, butuh peran serta orang tua dan guru dalam pelaksanaan vaksinasi untuk anak 6-11 tahun ini. Sebab, merekalah yang bisa memberikan edukasi kepada anak-anak supaya mau untuk divaksin. 

"Hari ini target vaksinasi untuk anak 6-11 tahun 230 anak. Sehingga dibutuhkan peran semua pihak agar capaian vaksinasi hari ini tercapai," ujarnya. 

Ia menjelaskan, ke depan vaksinasi untuk anak akan dilakukan setelah mereka masuk sekolah. Sebab, sekarang sudah memasuki masa libur sekolah, sehingga sedikit kesulitan untuk melakukan vaksinasi. 

"Nanti kita akan lanjutkan setelah anak sekolah masuk tanggal 10 Januari 2021, sehingga capaian vaksinasi untuk anak bisa maksimal. Karena Target Pemerintah Kabupaten Cirebon 207. 852 usia 6-11 tahun sudah tervaksin," katanya. 

Terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM), kata Ayu, pihaknya akan menyesuaikan serta menunggu rujukan dari Pemerintah Pusat. 

"Mudah- mudahan bisa full PTM di Kabupaten Cirebon kalau anak-anak sudah divaksinasi. Kalau lewat online banyak sekali kendalanya, mulai dari sinyal tidak bagus dan pembelajaran tidak maksimal," katanya. 

Sementara itu, Plt. Kadinkes Kabupaten Cirebon, dr. Bambang Sumardi mengatakan, berdasarkan aturan dari Kementerian Kesehatan bahwa vaksinasi untuk anak 6-11 tahun dapat dilaksanakan kalau cakupan vaksinasi di daerah mencapai 70 persen dosis pertama dan lansia sudah 60 peren. 

"Alhamdullilah berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Cirebon dibantu jajaran TNI-Polri sehingga capaian vaksinasi telah mencapai 74 persen, dan lansia sudah 90 persen lebih," katanya. 

Bambang menjelaskan, banyak kendala yang dihadapi dalam capaian vaksinasi di Kabupaten Cirebon. Akan tetapi berkat kerjasama berbagai pihak semuanya berjalan dengan lancar. 

"Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama TNI-POLRI terus melakukan pendekatan sosial kepada masyarakat agar mereka mau divaksin," ucapnya. (Bam)

Kamis, 23 Desember 2021

Sepanjang Nataru, Masyarakat Diimbau Ikuti Kebijakan Pemerintah dengan Disiplin

FOKUS CIREBON - Wakil Wali Kota Cirebon, Hj Eti Herawati membuka kegiatan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral OPS Kepolisian Terpusat ‘Lilin Lodaya 2021’, Rabu (22/12).

Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan pengamanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 di Wilayah Hukum Polres Cirebon Kota.

Polri bersama instansi terkait lainnya akan melakukan pengamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan menggelar Operasi Lilin 2021 pada akhir Desember 2021 hingga awal Januari 2022 mendatang. 

Dalam Operasi Lilin 2021 tersebut, Polri akan mendirikan pos pengamanan dan pos pelayanan selama Nataru.

Melalui Operasi Lilin 2021 ini, Pemda Kota Cirebon mengimbau masyarakat agar dapat mengikuti kebijakan pemerintah dengan baik dan disiplin. 

"Ini semata-mata dilakukan agar angka kasus Covid-19 selama Nataru dapat dikendalikan dengan baik," ujar Wakil Wali Kota Cirebon. (din)