Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 05 Januari 2020

Tingginya Sedimentasi Sungai Di Kota Cirebon, Walikota : Harus Segera Dilakukan Normalisasi


FOKUS CIREBON - Tingkat sedimentasi sejumlah sungai yang melintas di Kota Cirebon tinggi. Normalisasi aliran sungai diperlukan agar air bisa mengalir dengan lancar ke daerah hilir tanpa menggenangi rumah warga.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH, usai melakukan kerjabakti bersama dengan satuan kerja perangkat daerah dan masyarakat di Sungai Pengampaan, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Minggu, 05 Januari 2020.

“Kemarin saya meninjau Sungai Kedungpane, “ungkap Azis. Dari sekitar 8 hingga 10 meter lebar sungai jalur airnya tinggal sepertiga saja. Bahkan tidak hanya di sungai Kedungpane, sungai-sungai lainnya yang melintas di Kota Cirebon ini tingkat sedimentasinya juga cukup tinggi.

Dijelaskan Azis, ada sejumlah titik yang rawan banjir di Kota Cirebon. Diantaranya di Kalijaga, Kedung Pane dan di Kali Kriyan. “Karena itu alirannya harus diperlancar agar tidak ada hambatan,” ungkap Azis.

Caranya dengan melakukan pengerukan terhadap sedimentasi yang ada di aliran sungai. Karena sungai merupakan wewenang dari BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Senin esok, lanjut Azis, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan BBWS Cimanuk-Cisanggarung.


Selain melakukan pertemuan dengan BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Azis juga meminta kepada masyarakat untuk senantiasa berupaya menjaga kebersihan di lingkungan mereka. Termasuk dengan tidak menjadikan sungai sebagai tempat sampah besar.

“Mari kita jaga dan lestarikan sungai kita,” ungkap Azis. Sehingga saat hujan deras turun, sungai mampu menampung air dan jumlah yang besar dan tidak akan meluap hingga masuk ke pemukiman warga.

Sementara itu menyinggung banjir yang selalu menggenangi ruas jalan di Terusan Pemuda, Azis mengungkapkan disebabkan adanya penyempitan saluran drainase dan selokan.

“Tahun ini segera kita normalisasi. Termasuk di ruas Jalan Siliwangi juga. Satu persatu kita selesaikan untuk menjadikan Kota Cirebon lebih baik lagi,” ungkap Azis. (nur)

Presiden Joko Widodo Instruksikan Panglima TNI, Menteri PUPR Dan Kepala BNPB Segera Buka Jalan Akses Menuju Sukajaya


FOKUS CIREBON - Presiden Joko Widodo telah memberikan instruksi kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Kepala BNPB Doni Monardo agar akses menuju Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat yang tertutup akibat longsor segera dibuka.
Pernyataan ini disampaikan Presiden saat meninjau lokasi bencana banjir dan longsor di Kecamatan Sukajaya dari udara sebagaimana disampaikan Kepala BNPB Doni Monardo kepada Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.
Rombongan Presiden yang terdiri dari tiga helikopter lepas landas dari Pangkalan TNI AU Atang Sendjaja, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat pada pukul 08.15 WIB.
Pada pukul 08.30 WIB, dua helikopter yang ditumpangi oleh perangkat kepresidenan dan membawa bantuan logistik untuk pengungsi berhasil mendarat terlebih dahulu di helipad Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.
Prosedur pendaratan ini sudah sesuai dengan prosedur tetap penerbangan VVIP di mana helikopter VVIP mendarat setelah dua helikopter lainnya mendarat.
Pada saat akan mendarat, cuaca berubah sangat ekstrem dan berkabut tebal, sehingga mengakibatkan berkurangnya jarak pandang yang tidak memenuhi standar penerbangan VVIP dan ditambah kondisi sekitar yang merupakan daerah perbukitan. Akhirnya pilot helikopter yang membawa Presiden, Letkol Pnb Yosep Frits memutuskan untuk tidak mendarat.
Pilot helikopter Letkol Pnb Yosep Frits masih berusaha menunggu perubahan cuaca dengan memutari daerah tersebut, namun yang terjadi kabut semakin tebal dan akhirnya pilot memutuskan untuk kembali ke Pangkalan TNI AU Atang Sendjaja, Kabupaten Bogor dan tiba pada pukul 09.05 WIB.
Adapun bantuan Presiden disampaikan secara simbolis oleh Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono kepada pengungsi dan Camat Sukajaya.
Sementara itu, setibanya di Pangkalan TNI AU Atang Sendjaja, atas perintah Presiden, Menteri PUPR langsung menuju Kecamatan Sukajaya melalui jalur darat untuk memastikan peralatan berat berfungsi optimal sehingga akses menuju dan ke Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor dapat dibuka.
Berdasarkan informasi dari Kementerian PUPR terdapat enam desa di Kecamatan Sukajaya terisolir akibat jalan akses tertutup longsor yakni Desa Kiarasari, Kiara Pandak, Urug, Cisarua, Cileuksa dan Pasir Madang.
Adapun Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sejak kemarin (Sabtu, 4/1) sesuai arahan Presiden telah mengirimkan 6 alat berat ke lokasi longsor di Kecamatan Sukajaya, yaitu 6 execavator, 1 loader, dan 1 buildozer.
Sumber: Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

TNI-Polri Evakuasi Korban Longsor dan Banjir Di Desa Kiara Pendek, Kabupaten Bogor


FOKUS BOGOR - Warga bahu-membahu bersama TNI-Polri melakukan evakuasi korban di lokasi banjir dan tanah longsor di Desa Kiara Pandak, Sukajaya, Kabupaten Bogor, Sabtu (4/1). 

Di wilayah ini, sebanyak 255 rumah rusak berat dan 600 warga mengungsi ke kantor desa, SD, SMA dan pondok pesantren, akibat bencana itu. 

Salah satu yang diselamatkan ialah Gopal (30), warga Kampung Babakan Lebak. Korban dievakuasi dengan digotong warga dibantu TNI-Polri, karena kakinya terluka cukup parah. 

"Saat kita temukan, kondisinya sudah lemah tak berdaya. Korban sudah sempat kejang. Ada luka infeksi di kaki yang sudah menghitam dan membiru, serta mulai membusuk," kata Iptu Dicky Anggi Pranata, Minggu (5/1). 

Gopal terluka karena menghindari material yang terbawa longsor akibat hujan deras dan banjir. Karena Desa Kiara Pandak merupakan daerah terisolir akibat bencana, korban sempat menahan sakit tanpa pengobatan cukup lama, sebelum akhirnya berhasil diselamatkan. 

Meski begitu, tak mudah mengevakuasi Gopal. Karena tak bisa dilalui kendaraan bermotor dan medannya terjal, korban digotong oleh Dicky, warga dan anggota TNI, menggunakan kain sarung yang dikaitkan ke bambu. Jarak yang ditempuh dengan berjalan kaki ini tak dekat. 

"Kita bawa ke posko dengan menggotong menggunakan bambu, menuju tempat pengobatan yang berjarak 7 Km," ujarnya. 

Setelah sampai di posko Desa Harkat Jaya, korban sempat ditangani dokter. Tapi karena kondisinya kronis dan luka yang cukup serius, korban akhirnya dilarikan ke RSUD Leuwiliang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. 

"Sudah dirujuk ke rumah sakit. Semoga korban kembali sehat," ungkap Kanit Regident Satlantas Polres Kabupaten Bogor ini. (Ana)

Walikota, Kapolres Dan Dandim 0503 Kerja Bakti Di Lokasi Banjir Terparah


FOKUS JAKARTA-- Walikota Jakarta Barat H Rustam Efendi didampingi Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru dan Dandim 0503/JB Kolonel Kav Valian Wicaksono melaksanakan apel kerja bakti yang dilanjutkan grebek sampah di wilayah RW 02 dan RW 08, Kedoya Utara, Kebon Jeruk Jakarta Barat, Minggu (5/1).

Usai pelaksanaan apel seluruh Personil menempati Zona yang sudah ditentukan dan langsung melaksanakan kerja bakti membersihkan sampah-sampah dan lumpur sisa warga yang terkena dampak banjir.

Walikota Jakarta Barat, H Rustam Efendi mengatakan kegiatan kerja bakti ini diikuti oleh personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Pemkot Jakarta Barat, Satpol PP, Unit Pemadam Kebakaran dan PMI Jakarta Barat.

"Hari kita melaksanakan pembersihan kompak se DKI Jakarta. Wilayah kita di RW 02 dan RW 08 Kelurahan Kedoya Utara Kebon Jeruk ini yang sangat parah Banjirnya dibanding Wilayah yang lain," kata Rustam.

Pelaksanaan Kerja bakti masal ini untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan Sehat. Kegiatan kerja bakti ini juga d7ibagi menjadi 7 titik Lokasi Zona. Kegiatan ini akan kita lanjutkan sampai benar-benar bersih sehingga masyrakat bisa beraktifitas kembali. Masih dikatakannya, dari pantauan di beberapa titik lokasi banjir, ternyata adanya  infrasruktur yang tidak bekerja maksimal.

"Adanya Kali angke dan kali mokevart yang  belum maksimal dikarenakan titik pompa yang generatornya kerendam air, selain itu juga masih banyak drainase yang harus kita betulkan. Berapa posko kesehatan sudah didirikan di beberapa titik lokasi banjir untuk membantu warga korban banjir yang terkena wabah penyakit akibat dampak banjir," ujarnya.

Akibat banjir ini memang sangat rentan sekali terkena penyakit terutama anak-anak seperti panas dan gatal-gatal. Untuk itu, selain dapur umum, kami menyeiapkan posko kesehatan berharal semua yang menderita penyakit dapat kita tangani dengan baik.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru Sik, mengatakan pihaknya beserta jajaran bersama Dandim 0503/JB mendampingi Walikota Jakarta Barat  meninjau langsung kegiatan kerja bakti dan memetakan lokasi sumber banjir, peninjauan rumah pompa air serta memberikan bantuan kepada para pengungsi. Disamping meninjau lokasi, kita juga memberikan bantuan sosial yang diserahkan secara simbolis kepada warga korban banjir. 

"Semoga dengan kegiatan ini dapat mengurangi beban saudara kita yang sedang terkena musibah banjir. Masih di lokasi, salah seorang warga Rupaida mengatakan, tingginya curah hujan yang melanda DKI Jakarta dan sekitarnya yang berakibat banjir di tempat tinggalnya membuat dirinya bersama keluarga mengungsi di salah satu sekolah. Menurutnya, banjir tahun ini melebihi banjir tahun sebelumnya," ujarnya.

Lebih lanjut, kata Kapolres mengungkapkan slama mengungsi, warga mendapatkan bantuan Sembako dan pelayanan kesehatan. Untuk itu ia berharap kepada Pemerintah agar cepat tanggap dalam memberikan bantuan kepada korban banjir seperti air bersih dan juga agar memperbaiki sistem drainase.

"Untuk warga masyarakat juga harusnya sadar agar tidak membuang sampah sembarangan karena dapat menyumbat aliran air sehingga bisa menyebabkan banjir," ungkap Kapolres. (dade)

Sabtu, 04 Januari 2020

Waspadalah.. !! Dampak Cuaca Ekstrem Bagi Kesehatan



FOKUS CIREBON - Hampir Dua bulan ini berbagai daerah tengah terdampak cuaca ekstrim. Bukan saja mendatangkan banjir dan longsor, juga angin puting beliung yang menerjang rumah-rumah warga. 

Tetapi juga menimbulkan berbagai penyakit yang menyerang kesehatan manusia. 

Seperti serangan flu dan batuk, muntaber, sesak nafas dan sejumlah penyakit lainnya. Biasanya ini menyerang anak-anak berusia balita, remaja dan orang tua. 

Maka banyak anjuran yang datang dari para pakar kesehatan dan dokter, agar di saat cuaca ekstrem ini, disarankan untuk memperbanyak mengkonsumsi buah-buahan segar, mineral (air putih), dan makanan atau minuman suplemen yang menyehatkan dan memberikan kekebalan pada tubuh. 

Selain itu, dianjurkan juga untuk berolah raga. Dan tidak mengkonsumsi makanan atau minuman yang malah mendorong mengurangi kesehatan atau kekebalan tubuh kita. "Jagalah terus kesehatan kita, ingat, sakit itu mahal," kata Firdaus, aktivis lingkungan. (nur)

Walikota Bekasi Dampingi Mendagri Tito Karnavian Kunjungi Korban Banjir


FOKUS BEKASI - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang di dampingi Staf Ahli bidang Pemerintahan Kementrian Dalam Negeri, di sambut hangat Walikota Bekasi Rahmat Effendi.
Dalam penyambutan tersebut, Walikota di dampingi oleh Kapolresta Kota Bekasi Kombes Widjanarko, Dandim 0507 Kota Bekasi Letkol Rama Pratama, Asda III Pemerintahan Kota Bekasi, Ka Itko, Kasatpol PP, Ka Bappeda, Camat dan Lurah Se Jati Asih, meninjau korban banjir yang berada di Perumahan Villa Jatirasa RW 11 dan RW 12  Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jati Asih. Jum’at (03/01).
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meninjau lokasi sekitar untuk melihat situasi dan kondisi lokasi berdampak banjir secara real dan menyeluruh dengan pertimbangan kebutuhan yang di butuhkan sesuai dengan apa yang di sampaikan oleh warga tersebut, karena banjir yang melanda wilayah itu tergolong cukup parah.
Walikota Bekasi Rahmat Effendi menyampaikan debit airnya sudah berkurang dan menurun, lumpur yang ada akan dibantu untuk membersihkan oleh DISDAMKAR, air bersih 24 jam dan pelayanan kesehatan.
“Sekarang debit air nya sudah berkurang dan menurun yang dari semula dengan ketinggian 3 meter nah sekarang sudah surut tinggal lumpur bawaan dari air bah yang meluap, nanti lumpur-lumpur ini akan kita bersihkan dengan bantuan dari DISDAMKAR Kota Bekasi, dan kita menjamin ketersediaan air bersih 24 jam dan obat-obatan juga layanan kesehatan dari puskesmas yang ada di Kecamatan Jatiasih,” kata Walikota.
Lebih lanjutnya ia mengatakan akan merelokasi dan menata kembali dengan baik dan seksama dari pengalaman banjir saat ini seperti daerah-daerah yang di lintasi aliran sungai, pengerukan sedimen dan menturap agar meminimalisir jikalau debit air yang datang dalam jumlah besar.
“Bisa lewat tanpa menggangu sekitar aliran sungainya dan allhamdulillah Kementrian PUPR telah mengalokasikan dana sebesar 4 trilliun rupiah untuk merenovasi tanggul-tanggul yang jebol karena diterjang air bah,” ujarnya.
Kementerian Dalam Negeri Tito Karnavian akan membantu dari segi logistik, serta sandang dan papan dan juga akan membuat modifikasi cuaca.
“Dimana siklus  awan curah hujan rendah dan tinggi akan distabilkan, ini sedang dilakukam oleh panglima TNI dan KASAU. Serta warga yang berkas kependudukannya hilang atau rusak berdampak banjir jangan khawatir segeralah datang dan urus ke ABRI (Arsip Nasional Republik Indonesia) di jamin gratis,” ungkapnya.(dani)

Diapresiasi Sekolah Penuh Karya, Wali Kota Cirebon Beri Penghargaan Kepada Santa Maria


FOKUS CIREBONKetua Yayasan Santo Dominikus sebagai pengelola Sekolah Santa Maria, Suster Albertin, mengaku sangat bersyukur sekolah mereka mendapatkan penghargaan secara personal dari Wali Kota Cirebon. “Bagi kami ini hadiah besar, kami merasa disupport,” ungkap Albertin.

Wali Kota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis  SH menyatakan, bahwa Kebhinnekaan diminta untuk terus dijaga. Sekolah Santa Maria juga diminta untuk tak pernah bosan menyuarakan bhinnekaan tersebut.

Pernuataan tersebut disampaikan usai memberikan penghargaan dari Pemda Kota Cirebon kepada Yayasan Santo Dominikus, Santa Maria Kota Cirebon usai terselenggaranya konser Kebhinnekaan Suluh Nusantara, Kamis, 2 Desember 2019.


“Penghargaan ini sebagai bentuk rasa salut dari Pemda Kota Cirebon terhadap karya yang telah diberikan oleh sekolah Santa Maria,” ungkap Azis.

Apa yang telah dilakukan sekolah tersebut dalam Konser Kebhinnekaan Suluh Nusantara dengan melibatkan seluruh civitas akademika, mulai dari TK hingga SMA merupakan sesuatu yang luar biasa.

Pada kesempatan itu Azis juga mengingatkan jika Indonesia merupakan negara yang kaya dengan keberagaman. Baik itu bahasa, suku, agama, budaya dan lainnya
.”Namun karena keberagaman itu juga Indonesia lahir,” ungkap Azis.

Keberagaman dipersatukan melalui semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti beraneka ragam suku, budaya, bahasa, agama dan lainnya namun tetap satu dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Ini yang harus kita jaga hingga akhir hayat,” ungkap Azis.

Sekolah Santa Maria, lanjut Azis telah membuktikan dirinya sebagai penjaga semboyan Bhinneka Tunggal Ika tersebut.

Bahkan lebih dari itu, menurut Azis mereka telah membuktikan dirinya sebagai penjaga persatuan dalam keragaman melalui kegiatan yang telah mereka selenggarakan. 

“Ke depan saya berharap Santa Maria tetap terus berkarya, berjuang tiada henti untuk menjaga persatuan dan kesatuan di Indonesia,” ungkap Azis.


Sebagai bentuk dukungan, Azis berjanji tahun depan Konser Kebhinnekaan Suluh Nusantara akan mendapatkan sokongan penuh dari Pemda Kota Cirebon. "Sehingga segala bentuk hambatan yang terjadi pada konser pertama tidak terulang kembali di konser kedua," kata Azis. (nur) 

Urai Kemacetan, Menteri Perhubungan Berencana Bangun Elevated Di Cirebon


FOKUS CIREBON - Kemacetan yang kerap terjadi di sejumlah titik jalan kota, terutama pada perlintasan jalur Kereta Api membuat perhatian khusus Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi.
Jika dilihat dari peta wilayak Kota Cirebon, sepertinya perlintasan jalur Kereta Api ini memang membelah wilayah Kota Cirebon. Ada sekitar 8 perlintasan yang harus dilintasi kemdaraan di jalan kota.
Selain itu, Kota Cirebon juga masuk ke dalam salah satu wilayah terpadat dalam lalu lintas kereta api. Dari informasi yang didapat, setiap tujuh menit sekali, kereta melintas di Kota Cirebon.
Kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab terjadinya kemacetan di sejumlah ruas jalan. Seperti di kawasan Kartini Kota Cirebon, pengendara tak hanya harus mengurangi kecepatan, tapi juga ekstra sabar setiap melintas jalur kereta api.
Dari kondisi tersebut, pemerintah berencana membangun jalur kereta api baru di atas jalan raya atau elevated. Rencananya, pembangunan elevated tersebut diintegrasikan dengan rencana proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Surabaya.
Menurut Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, jalur elevated ini dianggap menjadi solusi mengatasi kemacetan khususnya di kota kecil seperti Cirebon.
"Iya tapi saya minta masyarakat harus siap menerima itu jangan ada masalah saat pembangunan berlangsung. Kalau saya tidak ke Cirebon juga saya tidak akan tahu masalah ini," kata dia belum lama ini.
Dia menyebutkan, rencananya proyek pembangunan jalur kereta api cepat Jakarta-Surabaya akan dimulai pada 2021 mendatang. Saat ini, pemerintah mulai melakukan berbagai kajian.
Termasuk, sebut Budi, menghitung total biaya untuk proyek pembangunan jalur kereta api cepat dan elevated yang ada di Cirebon sendiri
"Kajian tahun 2021 dan proyek sendiri rencananya dimulai tahun 2022 dan tahun 2026 rencana kereta api cepat sudah mulai beroperasi termasuk elevated nya. Yang sedang dikaji itu Cirebon dan Semarang jadi kalau ada tim kami orang Jepang dan Perhubungan tolong disambut baik," kata Budi.
Sementara itu, Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis mengaku sangat mengapresiasi upaya pemerintah pusat membangun elevated di Cirebon.
Azis mengaku, sebelumnya usulan mengurai kemacetan dengan memindahkan jalur kereta api tersebut sudah berulang kali, namun tidak pernah mendapat tanggapan baik.
Selain itu kata Azis, wilayah Kota Cirebon juga termasuk daerah kecil yang sangat padat penduduk. Banyak warga luar memilih bekerja di Kota Cirebon.
"Kalau siang warganya bisa sampai 2 juta lebih tapi kalau malam berkurang jadi 300 ribu sesuai data kependudukan asli warga Kota Cirebon," kata dia.
Sebagian besar wilayah yang dilintasi kereta api di Kota Cirebon adalah kawasan niaga. Otomatis, kehadiran kereta api di Kota Cirebon kerap dikeluhkan warga sekitar.
Azis mengaku pernah mengirimkan surat usulan terkait mengatasi kemacetan akibat jalur kereta api. Salah satunya membuat underpass atau fly over.
"Atau kereta apinya yang di atas dan semoga apa yang Pak Menhub sampaikan bisa segera diwujudkan. Kami sendiri akan bersiap meremajakan usulan alias memberi usulan lagi yang ke tiga ini ke Pak Menteri agar konsep bisa disesuaikan dengan apa yang sudah jadi kajian kami di Kota Cirebon," ujar Azis.
Kabar rencana pembangunan elevated di Cirebon juga mendapat tanggapan beragam dari warga. Sutinah (42), misalnya, warga Kesambi ini mendukung langkah Pak Menteri dan Walikota Cirebon ats rencana pembangunan elevated.
"Cirebon ini kota kecil, tapi padat penduduk. Belum lagi di Kota Wali ini banyak tempat-tempat priwisata yang memungkinkan banyaknya pengunjung dari luar kota masuk ke Kota Cirebon. Untuk aktivitas lendaraan warga kota dan sekitarnya saja, lalu lintas di perlintasan kereta api sudah macet memanjang, seperti di Jl RA Kartino dan Jl Lawanggada, Kesambi, tentu ini harus cepat diurai dengan program pembanguan tadi," kata Sutinah, Sabtu (4/01/2019), kepada wartawan. (nur)

Jumat, 03 Januari 2020

Ketua Umum Bhayangkari Dan Ketua Umum Dharma Pertiwi Berikan Bantuan Korban Banjir


FOKUS JAKARTA--- Ibu Ketua Umum Bhayangkari Fitri Idham Azis dan Ibu Ketua Umum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto menyerahkan bantuan untuk korban banjir Jakarta, Kamis (2/1/2020). 

Fitri yang merupakan Ny. Kapolri Jenderal Idham Azis, dan Ny. Nanny pasangan dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, menyerahkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Kebon Pala dan Bidara Cina, Jakarta Timur. 

"Bantuan untuk korban banjir dari Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (Oase KIM) atau organisasi istri para menteri atau setingkat menteri Kabinet Indonesia Maju," kata Karo Multimedia Divisi Humas Polri, Brigjen Budi Setiawan, Jumat (3/2). 

Untuk di Kebon Pala, bantuan diserahkan di posko pengungsian Gereja Katolik St. Agustinus, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Bantuan diserahkan secara simbolis, berupa sembako dan alat kebersihan. 

"Setibanya di posko pengungsian, Ibu Ketum Dharma Pertiwi dan Ibu Ketum Bhayangkari langsung menyapa para pengungsi yang berada di Aula Gereja, dan memberikan bantuan kepada perwakilan pengungsi secara simbolis," ujarnya. 

Seusai memberikan bantuan di Halim Perdanakusuma, rombongan menuju Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur. Setibanya di Kantor Kelurahan Bidara Cina, Ibu Ketum Dharma Pertiwi dan Ibu Ketum Bhayangkara langsung meninjau Posko Pengungsian dan berbincang dengan masyarakat korban banjir di wilayah itu. 

Seperti di Kebon Pala, penyerahan bantuan kepada perwakilan pengungsi kembali dilakukan. Turut hadir dalam penyerahan bantuan Ibu Wakil Ketua Umum Pia Ardhya Garini, Fahru Zaini dan istri Kalemdiklat Polri Komjen Arief Sulistyanto, Niken Arief.

Diketahui, banjir melanda Jabodetabek akibat hujan lebat mengguyur sejak Selasa (31/12/2019) hingga Rabu (3/1/2020). Menurut Kementerian Sosial, total 26 orang meninggal dunia akibat banjir, dan 31.232 jiwa mengungsi. Jakarta Timur menjadi wilayah terdampak banjir paling parah di Ibu Kota. Sebanyak 13.516 warga Jakarta Timur dari sejumlah kecamatan, mengungsi ke Posko Pengungsian. (bam)

Pemkot Cirebon Ikut Peringati HAB Kementerian Agama Ke 74


FOKUS CIREBON - Agama dan negara (pemerintah) itu saling membutuhkan dan mengokohkan ungkap Pj Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Drs. H. Anwar Sanusi, MPd dalam Peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-74 Tingkat Kota Cirebon di Lapangan MAN 1, Jumat (3/1).

Anwar mengatakan Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya.

“Dasar Ketuhanan Yang Maha Esa merupakan fundamen moral yang harus melandasi penyelenggaraan negara, pemerintahan dan pembangunan. Serta menyinari seluruh ruang kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ungkap Anwar yang membacakan sambutan Menteri Agama RI.

Anwar menambahkan negara secara aktif melindungi hak dan kewajiban beragama dalam masyarakat serta kemerdekaan beribadat bagi setiap pemeluk agama. Dalam masyarakat serta kemerdekaan beribadat bagi setiap pemeluk agama.

“Tentunya dalam mengucapkan selamat memperingati Hari Amal Bhakti Kementerian Agama. Kami berharap Kementerian agama dapat menyejukan semua,” kata Anwar.

Kementerian Agama dapat mengurangi paham-paham yang mengajarkan kekerasan. Sehingga peranan kementerian agama dapat mewakili pemerintah untuk menjalankan berbagai kegiatan keagamaan.


Kepala Kementerian Agama Kota Cirebon, Drs. Mulyadi, MAg mengatakan Peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama merefleksikan rasa syukur kita kepada Allah SWT. Dan penghargaan terhadap jasa-jasa para perintis dan pendiri Kementerian Agama.

“Alhamdulillah telah dilaksanakan puncak peringatan Hari Amal Bakti Kementerian ke 74. Dalam kegiatan melibatkan semua komponen termasuk ASN Pemerintah Kota Cirebon,” ujar Mulyadi.

Hal ini, tambah Mulyadi merupakan bukti nyata adanya kekompakan antara Kementerian Agama dengan Pemerintah Daerah Kota Cirebon. 

Pemerintah Daerah Kota Cirebon juga pada peringatan Hari Bakti 2020 telah menghibahkan dua bidang tanah kepada Kementerian Agama. Lokasi tanah hibah yakni Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon dan kantor KUA Harjamukti.


“Ini kado yang terindah bagi Kami dari Pemerintah Daerah Kota Cirebon,” tandasnya.

Dua Dosen IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dikukuhkan Sebagai Instruktur Nasional


FOKUS CIREBON - Bertepatan dengan peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama RI ke 74, IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyambut baik inisiatif berdirinya rumah moderasi beragama.

Seperti dilansir pada pemberitaan sebelumnya, PTKIN satu-satunya di Wilayah III Cirebon tersebut mengutus dua orang dosennya untuk mengikuti Pendidikan Instruktur Nasional Moderasi Beragama (PIN-MB) pada 27-31 Desember lalu.

Dr Hajam MAg, Dekan Fakultas Ushuluddin Adab Dawkah (FUAD) dalam pertemuan terbatas dengan Instruktur dan Rektor menuturkan bahwa kedua dosen yang resmi dikukuhkan sebagai Instruktur Nasional adalah Mohammad Andi Hakim dari Jurusan BSA dan Hasbiyallah dari Jurusan SKI. 

“Keduanya telah dikukuhkan dan menerima mandat dari Kementerian Agama untuk mewujudkan program-program moderasi beragama di Kampus dan wilayah Cirebon, salah satunya dengan membentuk Rumah Moderasi sesuai arahan Dirjen Pendidikan Islam pada melalui surat edaran pada 29 Oktober 2019,” ungkap Hajam.

Senada dengan gagasan tersebut, Sumanta Rektor IAIN Syekh Nurjati menyambut baik dan mendukung penuh.

Menurutnya, Rumah Moderasi menjadi kebutuhan yang mendesak bagi PTKIN sebagai wadah melakukan pengkajian, penelitian dan advokasi masalah-masalah keberagamaan khususnya di Cirebon.

Pihaknya merasa kontribusi IAIN Syekh Nurjati yang sudah baik harus ditingkatkan melalui program-program yang transformatif dan solutif bagi kemajuan kehidupan beragama. 

“Rekomendasi ini segeraakan kami bahas dan matangkan melalui agenda Rapat Pimpinan terdekat, agar memiliki payung hukum dan dapat berkontribusi dengan optimal. 


Lebih khusus harapan saya rumah moderasi ini berbasis pada nilai-nilai kearifan lokal Cirebon yang amat kaya,” tegas Sumanta.

Hal tersebut dikuatkan oleh Mahrus Elmawa, Kasi Penelitian Dirjen PendisbKemenag RI yang menganggap pentingnya rumah moderasi. 

Menurut Mahrus, rumah moderasi Cirebon and Moderation Studies dapat bersinergi dengan Cirebonese Corner, pusat kajian dan penelitian tentang Cirebon yang telahada di IAIN Syekh Nurjati. 

Mahrus yang pernah menjabat sebagai Kapus Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati tersebut menambahkan bahwa lembaga ini harus mampu menggali nilai-nilai moderasi melalui local genius masyarakat Cirebon. 

Pengkajian dan penelitian tentang Cirebon dalam konteks moderasi beragama harus dikerjakan secara sistematis, terstruktur dan berkesinambungan. 

“Cirebon Era abad ke-14 sesungguhnya meliputi wilayah se-Nusantara, sehingga sangat kaya akan tradisi dan nilai-nilai moderasi, bukti-bukti tersebut dapat kita saksikan dalam berbagai sumber peneltian yang otoritatif,” tegasnya.

Dalam kesempatan lain Andi Hakim, salah satu instruktur nasional merasa bersyukur atas dukungan para pimpinan. 

Menurutnya, fungsi instruktur adalah membantu lembaga dalam upaya mempersiapkan dan menjalankan program-program moderasi beragama, khususnya melalui rumahbmoderasi. 

Melalukan sinergi dengan para senior yang memiliki kepakaran sebagai resources dalam konsep danbaktualisasi. 

“Moderasi Beragama menjadi salah satu agenda utama dalam RPJM Nasional 2020-2024, artinya keniscayaan program ini menuntut kerjasama lintas Kementerian danbLembaga, Kampus dan Masyarakat dalam mengawal kehidupan moderasi beragama di Indonesia. 

Senada denganbRektor, harapanya IAIN Syekh Nurjati dapat menjadi rujukan utama dalam pengkajian, penelitian dan advokasi moderasi beragama di Cirebon dan Indonesia” pungkas Andi. (nur)

Kamis, 02 Januari 2020

Semarak HAB Ke 74, Ratusan Peserta Jalan Santai Digoyang Hiburan Dan Hadiah "Doorprize"


FOKUS CIREBON - Ratusan peserta jalan santai HAB Ke 74, Kementerian Agama, IAIN Syekh Nurjati Cirebon digoyang hiburan dan banyak hadiah doorprize. Peserta yang sudah menunggu satu persatu mendapatkan hadiah, dari hadiah utama sebuah Kulkas dua pintu, Sepeda Gunung dan TV Led, hingga hadiah hiburan.

H.M. Arifin MAg, Humas IAIN SNJ Cirebon yang mengatur acara dan pembagian hadiah doorprize, langsung mengangkat tangan pertanda nomor kupon yang keluar berhak  mendapatkan hadiah hiburan, setelah itu, beberapa menit kemudian peserta kembali disuguhkan hiburan, membuat suasana selalu fresh dan menyenangkan.


Sementara  di lokasi acara, suasana peserta yang tengah menunggu giliran mendapatkan hadiah doorprize terlihat begitu familier. Satu sama lain seperti tak terbatas oleh jabatan. Saling guyub dan bercanda ria bak keluarga besar yang tengah bergembira.


"Saya sangat senang dengan acara ini, ini adalah keluarga besar, saya seperti berada di dalam keluarga besar. Apalagi jika nomor kupon jalan santai disebut angkanya, maka banyak suara beriuh tepuk tangan serasa bergembira saat saya maju dan mengambil hadiah," tutur karyawan IAIN yang mendapatkan sebuah hadiah dari kupon jalan santai. 


Sementara itu, peserta jalan santai berkumpul di area finish, yakni di gedung Pascasarjana IAIN SNJ Cirebon. Mereka yang baru baru saja usai berjalan kaki di sepanjang jalan Perjuangan dan Jln Majasem, Kota Cirebon, akhirnya bersantai di tempat finish, sambil menunggu hadiah utama dari periangatan  HAB Ke 74, Kementerian Agama, di IAIN SNJ Cirebon. (din)

Peringati HAB Ke 74, IAIN Syekh Nurjati Cirebon Merajut Kebersamaan


FOKUS CIREBON - Ratusan peserta jalan santai HAB Ke 74, IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamis, (02/01/20) sekitar pukul 07.30 WIB secara resmi dilepas oleh Rektor IAIN  Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim  MAg dan langsung bergerak menuju route jalan yang sudah ditentukan pihak panitia.

Ratusan peserta jalan kaki (jalan santai), semula berkumpul dan start di halaman depan kantor Rektorat IAIN SNJ Cirebon dan mereka merupakan tenaga pendidik dan kependidikan di lingkungan civitas akademika IAIN SNJ Cirebon, baik itu jajaran pimpinan, karyawan maupun dosen bersama keluarganya (anak dan istri).

Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg menyatakan jika HAB ke 74 tahun ini bertujuan merajut kebersamaan. "Kita ingin kebersamaan selalu terbangun di lingkungan civitas akademika IAIN SNJ Cirebon, dimana dengan kebersamaan semua akan nampak harmonis dan kemajuan bisa dibangun secara bersama-sama," ujarnya kepada fokuscirebon.com

Sumanta juga menegaskan, konsep familier bisa dilihat dari keikutsertaannya anak dan istri para karyawan, dosen maupun stakeholder dalam kegiatan HAB ke 74 ini.


Sementara itu, usai dibuka secara resmi, bak semut yang merayap, seluruh peserta langsung bergerak menuju titik-titik route jalan kaki. 

Tampak jajaran pimpinan IAIN SNJ Cirebon, seperti Rektor, Direktur Pasca Sarjana, Prof Dr H Dedi Djubaedi MA,  Prof Dr H Jamali MAg, Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, sejumlah Dekan dan Wakil Dekan, Kepala Biro AUAK, para dosen karyawan dan Kabag Humas serta kru dan lainnya juga ikut bergerak berjalan kaki menuju route yang ditentukan panitia.



"Ya, kami bangga dengan pelaksanaan HAB ke 74 ini, di mana situasi dan kondisinya seperti dengan keluarga sendiri, sangat familier dan terasa kebersamaannya, terimkasih kepada pihak panitia juga Rektor IAIN Cirebon, Bapak Sumanta," kata karyawan IAIN Cirebon di lapangan. (din)

Rabu, 01 Januari 2020

Kapolres Metro Jakarta Barat Tinjau Lokasi Banjir




FOKUS JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi meninjau langsung lokasi banjir di beberapa tempat akibat tingginya curah hujan beberapa hari terakhir.

"Saya langsung meninjau ke lokasi yang terkena banjir seperti di Jalan Tanjung Duren Utara, depan Apartemen Mediterania dan di depan Universitas Tarumanagara. Sudah memerintahkan jajarannya untuk membantu penanganan korban banjir agar tidak sampai jatuh korban," kata Hengki, Rabu (1/1), di Jakarta.

Dalam penanganan bantuan banjir, kami lakukan kerja terpadu antar Polsek, kepada masyarakat untuk bersedia dievakuasi oleh petugas jika debit air bertambah tinggi, mengingat hujan masih menyelimuti wilayah Jakarta Barat dengan intensitas tinggi. “Saya imbau kepada masyarakat yang rumahnya terendam air agar bersedia jika dievakuasi petugas,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Kapolsek mengungkapkan telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Jakarta Barat nantinya untuk menyediakan dapur umum dan mambantu evakuasi korban banjir. (dade)

Kediaman Mantan Balon Gubernur DKI Di Kemang Timur 5, Ikut Terendam Banjir


FOKUS JAKARTA - Banjir melanda sebagian besar wilayah Ibu Kota. Hal, ini terjadi setelah hujan deras sejak Selasa (31/12) yang lalu hingga Rabu (1/1) mengguyur.

Jalan raya, pemukiman padat hingga perumahan mewah terendam banjir. Tak terkecuali rumah 'Wanita Emas' atau Hasnaeni.

Kediaman mantan bakal calon gubernur DKI Jakarta di Kemang Timur 5, Kavling 2, Jakarta Selatan ini, terendam banjir sejak Rabu (1/1) dini hari. "Iya betul, rumah saya kebanjiran. Ketinggian airnya setinggi dada orang dewasa," kata Hasnaeni, Kamis (2/1).

Rumah Hasnaeni kebanjiran, setelah aliran Kali Krukut yang berada di sekitar lokasi airnya meluap. Selain rumah, barang-barang yang salah satunya mobil mewah miliknya pun terendam banjir. Sejumlah barang elektronik, perabotan rumah tangga dan lainnya dipastikan rusak.

Mantan calon anggota legislatif PDI Perjuangan (PDIP) ini mengaku merugi atas kondisi ini, baik materi maupun non-materi. Seperti waktu yang tersita untuk menjaga rumah dan isi, serta membenahinya pasca air surut. "Tentu sangat merugikan, kerugian materi, kerugian waktu dan kerugian perasaan juga," ujarnya.

Sebenarnya, rumah Hasnaeni sudah berkali-kali terendam banjir. Ia pun pernah berniat menjual rumahnya itu. (dade)

Bersama Warga, Satgas Yonif MR 411 Kostrad Laksanakan Karya Bakti


FOKUS MERAUKE-- Sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas tempat ibadah yang ada di perbatasan, Satgas Yonif MR 411 Kostrad Pos Bupul 13 bersama warga melaksanakan karya bakti di Masjid Darussalam, Kampung Kirely, Distrik Ulilin, Rabu (1/1).

Komandan Pos (Danpos) Bupul 13 Letda Inf Yusri Khoirudin, S.Tr. (Han)., disela-sela kegiatan pengecoran jalan setapak dan pemasangan keramik di Masjid Darussalam bersama 7 anggotanya dan masyarakat, kegiatan karya bakti tersebut sebagai upaya Satgas untuk membantu meringankan beban masyarakat terkait dengan pembangunan fasilitas di masjid sebagai pusat ibadah bagi umat muslim yang ada di Kampung Kirely.

“Semangat dan kebersamaan masyarakat bersama personel Pos Bupul 13 dari mulai pengecoran jalan setapak, pemasangan keramik dan pembersihan di sekeliling masjid dari pagi hingga selesai sangat luar biasa,' kata Letda Inf Yusri.

Sementara itu, Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411 Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., menyampaikan sangat mengapresiasi kebersamaan Satgas dan masyarakat dalam kegiatan karya bakti yang di gelar di awal tahun 2020 tersebut. Ini bagian dari wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat secara bersama-sama bahu membahu bergotong royong untuk kepentingan bersama.

Mayor Inf Rizky juga telah memerintahkan kepada seluruh personel Satgas yang tersebar di 22 Pos sektor selatan Kab.Merauke, untuk secara rutin melaksanakan komukasi sosial dengan warga binaan sehingga mengetahui secara pasti kondisi yang dihadapi warga dan minimal solusi yang bisa ditawarkan. "Semoga kebersamaan seperti ini bisa kita jaga dan ditingkatkan lagi dalam berbagai kesempatan dan kegiatan teritorial di medan tugas ini, sehingga kedepan slogan TNI kuat bersama rakyat benar adanya,” ungkap Rizky.

Pak Samsudin (49) selaku takmir masjid Darussalam mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak TNI dari Satgas Yonif MR 411 Kostrad Pos Bupul 13. “Dengan kepeduliannya personel Pos Bupul 13 ini kita sangat terbantu, sehingga pembangunan fasilitas di masjid Darussalam cepat selesai," katanya. (dade)

Inilah Prakira'an BMKG, Wilayah Yang Berpotensi Cuaca Ekstrem


FOKUS JAKARTA-- Potensi cuaca ekstrem sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau masih terdapat indikasi peningkatan "Potensi Cuaca Ektrem", di beberapa wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, Rabu (1/1), saat pers riliis, di Jakarta.

"Kondisi tersebut dipicu oleh adanya fenomena atmosfer skala regional hingga lokal, yaitu aktifnya Monsun Asia yang menyebabkan terjadinya peningkatan pasokan massa udara basah di wilayah Indonesia, terbentuknya pola konvergensi dan terjadinya perlambatan kecepatan angin di beberapa wilayah, suhu permukaan laut di sekitar wilayah perairan yang cukup hangat sehingga menambah pasokan uap air cukup tinggi untuk mendukung pembentukan awan hujan, serta diperkuat dengan adanya fenomena gelombang atmosfer (Equatorial Rossby Wave dan Kelvin Wave) yang signifikan di sekitar wilayah Indonesia," kata Deputi Bidang Meteorologi, Drs. R. Mulyono R. Prabowo M.Sc.

Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan dalam sepekan ke depan potensi cuaca ekstrem, curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang ber potensi terjadi di beberapa wilayah sebagai berikut ini, yaitu

Periode 01 - 04 Januari 2020 :

- Lampung

- Banten

- Jawa Barat

- DKI Jakarta

- Jawa Tengah

- Jawa Timur

- D.I. Yogyakarta

- NTB

- NTT

- Kalimantan Timur

- Kalimantan Tengah

- Sulawesi Utara

- Sulawesi Tengah

- Sulawesi Barat

- Sulawesi Selatan

- Sulawesi Tenggara

- Maluku

- Papua

Periode 05 - 07 Januari 2020 :

- Bengkulu

- Jawa Barat

- Jawa Tengah

- Jawa Timur

- D.I. Yogyakarta

- NTB

- NTT

- Kalimantan Barat

- Sulawesi Selatan

- Maluku

- Papua Barat

- Papua

"Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin," ujarnya.

Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui:

- http://www.bmkg.go.id;

- follow media sosial @infoBMKG;

- atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat. (dade)

Malam Pergantian Tahun Baru, Bekasi Direndam Banjir


FOKUS BEKASI - Hujan deras disertai angin kencang tengah melanda wilayah bekasi. Membuat sejumlah ruas jalan dan permukiman warga terendam banjur. Kondisi ini tentu tak seindah denvan daerah lain yang masih  bisa merayakan malam pergantian tahun. Di bekasi malam pergantian tahun malah  direndam banjir.
Hujan yang terus mengguyur wilayah Bekasi sejak, Selasa(31/12/2019) pukul 16:30WIB sampai Rabu (01/01/2020) hujan belum juga berhenti, sampai-sampai sebagian wilayah Kota Bekasi kebanjiran.
Lalu wilayah mana sajakah  yang terendam air, berdasarkan sumber di lapangan, wilayab yang terdem air di antaranya Bekasi Timur, Mastikajaya, Perumahan Mutiara Gading dan perumahan Kodam Mustikajaya Kota Bekasi, terendam air yang diperkirakan ketinggian air mencapai 1 meter setengah.


“Hujan dari semalam belum juga reda, air sudah sedada orang dewasa,” kata salah satu warga perumahan Mutiara Gading Timur Mustikajaya.
Humas Pemerintahan Kota Bekasi  memberikan No kontak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi :


  • Kasi Rehabilitasi Rekonstruksi Edi Sukamto no HP. 08128400102.
  • Kasi Darurat Logistik Emi Trianingsih no HP. 08128543865
  • Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Abdul Kadir Jaelani no HP. 0818758829

Sejak 2017 Hingga 2019, Polairud Tindak Dan Tangkap Pelaku Illegal Fishing Di Kawasan Laut Natuna


FOKUS JAKARTA-- Perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dikawasan laut Natuna Provinsi Kepulauan Riau merupakan lokasi favorit penangkapan ikan secara illegal (Illegal Fishing) karena posisinya yang sangat strategis dan berhadapan langsung dengan laut cina selatan dan berbatasan dengan beberapa negara.

Berdasarkan fakta tersebut, maraknya aksi pencurian ikan oleh Kapal Ikan Asing (KIA) terutama berbendera Vietnam merupakan pelaku terbanyak dilanjutkan KIA dari Malaysia dan KIA dari Thailand. 

"Modus dari kapal-kapal ikan berbendera Vietnam tersebut masuk ke wilayah ZEE Indonesia dengan dikawal Kapal perikanan Vietnam. Dengan maraknya aksi illegal Fishing tersebut Polairud sudah melakukan penindakan, penangkapan pelaku-pelaku IUUF sejak tahun 2017 sampai 2019 Polairud melalui kapal-kapal patrolinya berhasil menangkap 51 Kapal Ikan Asing (KIA) terutama di perairan Natuna," terang Subdit Gakkum, Kakorpolairud Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, S.H., M.Hum., Selasa (31/12), di Jakarta

Dijelaskan, bahwa kapal ikan asing yang berhasil ditangkap, terbanyak melakukan penangkapan ikan secara ilegal berasal dari negara Vietnam dengan total tangkapan 35 KIA sedangkan KIA yang berasal dari Malaysia berjumlah 14 KIA, dari Thailand 1 KIA dan dari Philipina 1 KIA. KIA berasal dari Vietnam sebanyak 21 KIA yang ditangkap tahun 2017, Tahun 2018 ditangkap 12 KIA, sedangkan tahun 2019 ditangkap 2 KIA.

KIA yang ditangkap saat melakukan pencurian ikan di perairan Indonesia, tanpa dilengkapi dokumen sah. 

"Bahkan, tidak memiliki satu dokumen pun, baik dokumen kapal, dokumen muatan, maupun dokumen personel pengawak kapal. Kami akan tetap bersinergi dengan KKP, TNI AL dan Bakamla untuk menjaga 

perairan indonesia, cara paling efektif adalah menggelar kekuatan dalam waktu yg tepat karena masing-masing mempunyai tantangan dan permasalahan yang sama sehingga 

masalah illegal fishing tidak dapat dihadapi sendiri-sendiri, oleh karenanya untuk mencapai tujuan sesuai tugas masing-masing maka kita harus bekerja sama dan bersinergi demi terciptanya keamanan laut dan perairan indonesia," ujarnya. (dade)

Kelulusan LPTKIN Syekh Nurjati Cirebon, Menempati Urutan Ke 3 Terbaik Se Indonesia


FOKUS CIREBON - Terbaiknya Kelulusan di LPTKIN Syekh Nurjati Cirebon di atas rata-rata dan menempati urutan ke 3 Se-Indonesia mendapat penjelasan langsung dari Ketua pelaksana PPG, Dr Muslihudin MAg, Wakil Dekan II FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, bahwa dari 3 bidang itu kita berhasil meluluskan Alquran Hadist 24 peserta dan PAI 70 dari 88 peserta jadi persentasenya sekitar 77,9 persen lulus.

Jadi secara keseluruhan tingkat kelulusan di LPTKIN Syekh Nurjati Cirebon ini di atas rata-rata dan menempati urutan ke 3 terbaik se Indonesia yang pesertanya lulus murni.

Dr Muslihudin MAg juga menjelaskan bahwa pelaksanaan PPG sendiri terbagi menjadi 2 jenis. Pertama, PPG Pra Jabatan yang diperuntukan bagi guru yang sudah memiliki kualifikasi S1 akademik sarjana profesi guru.

Sehingga mereka harus memiliki lisensi yang disebut dengan sertifikasi melalui PPG. Jika lulus, maka mereka akan mendapat lisensi tersebut dan berhak menyandang guru yang professional.


Kemudian, lanjut dia, yang kedua adalah PPG Dalam Jabatan. Yaitu pendidikan profesi guru bagi mereka yang telah melaksanakan tugas mengajar di sekolah. Baik guru honorer maupun guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mendapatkan lisensi sertifikasi.

“PPG pertama ini dilaksanakam LPTKIN Syekh Nurjati Cirebon berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 606 Tahun 2018 tentang LPTKIN penyelenggara PPG Dalam Jabatan. Ini adalah salahsatu bentuk program yang dilaksanakan untuk meningkatkan status guru sebagai guru profesional yang bersertifikat. Kebijakan sertifikasi guru ini adalah amanah undang-undang,” ungkap Muslihudin.


Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) RI mengadakan kegiatan Pendidikan Instruktur Nasional Moderasi Beragama (PIN-MB) di Pusdiklat Kemenag RI selama lima hari sejak 27-31 Desember 2019. Dosen PTKIN se-Indonesia sebanyak 58 orang menjadi peserta mulai dari PTKIN di ujung barat yaitu UIN Ar-Raniry Banda Aceh hingga ujung timur yaitu IAIN Fattahul Muluk Papua.

Mohammad Andi Hakim dosen Bahasa dan Sastra Arab (BSA) dan Hasbiyallah dosen Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati turut hadir sebagai peserta inti dalam kegiatan tersebut. Selain para dosen, sebanyak 100 mahasiswa diundang pula untuk mengikuti kegiatan PIN-MB tersebut.

Ruchman Basori selaku Kepala Subdirektorat Sarana, Prasarana dan Kemahasiswaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, menyampaikan, urgensi pelaksanaan PIN-MB di tingkatan dosen dan mahasiswa untuk tangkal radikalisme di kampus-kampus Islam negeri. Karena menurutnya, agama dan negara adalah hubungan mutualisme yang saling membutuhkan. Kehidupan bernegara membutuhkan nilai-nilai agama sebagai pemandu serta acuan di tengah kehidupan bangsa Indonesia yang plural.


“Cara pandang, sikap dan perilaku yang tidak berlebihan atau tidak ekstrem (moderat) adalah kunci mencapai kehidupan yang damai dalam beragama di negara Indonesia yang majemuk. Di tengah isu radikalisme yang memiliki kecenderungan meningkat, menjadi penting untuk meneguhkan kembali nilai-nilai toleran dalam beragama atau kita sebut moderasi beragama,” tegas Ruchman. (nur)