Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 07 November 2022

Mahasiswi IAIN Cirebon Juara 1 Hafal Hadits dan Sanad

 

FOKUS CIREBON, FC - Mahasiswi IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Khilda Minhatul Maula, dari Fakultas Ushuluddin dan Adab, Jurusan Ilmu Hadits, sukses menyabet juara 1 pada ajang bergensi MTQ ke 48 tingkat Kabupaten Cirebon, yang diselenggarakan di Kaliwedi, dari tanggal 1-6 Nopember 2022.

Khilda Minhatul Maula mengaku kesuksesan itu diraihnya di cabang kejuaraan Haifdzul Hadits. 

Mahasiswi semester 5 ini, mampu menggeser lawan-lawannya dengan motivasi dan kemampuan yang dimilikinya. 

"Alhamdulillah dari perlombaan cabang Hifdzul Hadits ini saya dinobatkan sebagai juara 1, dan ini adalah hasil yang menggembirakan, baik bagi keluarga maupun almamater, kampus saya," katanya, Senin, (7/11/2022).

Menurut Khilda Minhatul Maula, saat berjuang hingga menjadi juara, persiapannya yang dilakukan seperti lomba pada umumnya. 

"Saya hanya banyak mengulang hafalan di tengah banyak sekali tugas kuliah, termasuk menyempatkan menghafal  setelah shalat. Terutama menghafal di waktu sebelum subuh, karena jam-jam segitu, otak kita masih fresh otak untuk  menghafal," ujarnya.

Sebagai juara, dirinya ingin membagikan tip kepada para mahasiswa yang akan dan sedang mengikuti perlombaan. Kata Khilda Minhatul Maula, jangan terlalu terjebak dengan juara atau tidak, yang terpenting justru harus bisa mencintai dari bidang yang akan dilombakan.

"Kalau belum bisa mencintai, maka akan sulit, sama halnya dengan menghafal Qur'an. Selalu berdo'a, merenung setiap kita menghafal apakah bisa manfaat khususnya bagi diri sendiri, orang lain, dan keluarga. kemudian jangan pernah gugup untuk maju, lakukanlah semaksimal mungkin dengan passion/gayamu sendiri, dan jangan pernah berhenti di jalan," tandasnya menutup perbincangan dengan fokus cirebon. (din)

Wapres Berharap Universitas Darunnajah Jadi Rujukan Islam Moderat

NASIONAL - Wakil Presiden Mar’ruf Amin mengharapkan Universitas Darunnajah menginspirasi Islam moderat. Melalui pendidikan tinggi yang berproses di dalamnya, perguruan tinggi pesantren tersebut harus melahirkan generasi Muslim yang menyebarluaskan narasi Islam yang moderat, menggerakkan pembangunan dan kemajuan negara, dan menjadi pemersatu bangsa yang kaya dengan keragaman budaya.

“Mereka harus menjadi orang-orang yang memahami agama, yang berpaham moderat, sehingga Indonesia dapat menjadi rujukan Islam wasathiyah bagi dunia,” ujar Kiai Ma’ruf dalam sambutannya dalam acara grand launching Universitas Darunnajah di Jakarta pada Senin 9 November 2022.

Dia menjelaskan, menjadi moderat dapat ditempuh dengan memperdalam ilmu-ilmu keislaman. “Al-Ulum as-Syar'iyyah dalam rangka i'dadul mutafaqqihiina fid diin,” kata dia. 

Selain itu, Kiai Ma’ruf juga mengharapkan empat hal lain dari universitas yang dikelola melalui wakaf tersebut. Pertama, dia mendambakan dukungan universitas tersebut untuk mengembangkan ilmu pengetahuan di bidang ekonomi dan keuangan syariah. Bidang ini merupakan cita-cita besar yang membutuhkan kontribusi pemikiran dari banyak ahli. 

Pihaknya memiliki cita-cita, negara ini akan menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah. Banyak pihak akan datang ke sini nantinya untuk mengetahui bagaimana mengembangkan ekonomi syariah di tengah keragaman tradisi.

Kedua, pihaknya meminta Universitas Darunnajah menjalankan pendidikan yang inklusif dan berkualitas untuk semua. 

Ketiga, universitas berfungsi untuk mengembangkan keahlian dan bakat individu yang sesungguhnya dipersiapkan untuk memajukan perekonomian dan mengurangi kemiskinan negara. Individu - individu yang dihasilkan dari universitas harus menjadi angkatan kerja yang mumpuni dan lincah dalam menghadapi aneka tantangan di dunia kerja. 

“Saat ini visi kita bukan saja di tingkat nasional, melainkan kita ingin mewujudkan tenaga kerja yang kompetitif di tingkat global. Saya harap Universitas Darunnajah menjadi salah satu institusi yang mampu memenuhi target ini. Dari Universitas Darunnajah akan lahir profesional dan ahli yang dibutuhkan oleh negeri,” ujar Kiai Ma’ruf.

Keempat, universitas adalah tempat mengembangkan pengetahuan dan teknologi baru melalui penelitian. Universitas memiliki akses paling banyak terhadap ilmu pengetahuan global yang diambil dan dimanfaatkan untuk kemajuan di dalam negeri. Oleh sebab itu, Universitas Darunnajah harus mengoptimalkan fungsi ini agar menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta melakukan inovasi secara terus menerus. 

“Universitas Darunnajah harus mengembangkan kerja sama seluas-luasnya dengan institusi lain baik di dalam maupun luar negeri,” imbuh Wakil Presiden.

Kiai Ma’ruf menyampaikan apresiasi atas ikhtiyar keluarga besar Yayasan Darunnajah yang berperan aktif memajukan dunia pendidikan dan keagamaan dengan mendirikan universitas Darunnajah. Hal ini dilakukan untuk merespons tuntutan perkembangan zaman serta memenuhi kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan akses pendidikan, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Ketua Dewan Masjid Indonesia HM Jusuf Kalla menjelaskan, universitas pesantren harus mampu melahirkan pengusaha andal. Mereka adalah orang yang nantinya membangun umat dari jalur ekonomi yang berlandaskan nilai Islam. 

“Saya mengapresiasi adanya Universitas Darunnajah. Terlebihi di dalamnya ada fakultas ekonomi dan bisnis. Nanti lulusannya akan menginspirasi dunia usaha negeri ini, bahkan mengharumkan dunia usaha Indonesia di negara lain,” ujar JK.

Di tempat yang sama, Presiden Universitas Darunnajah DR KH Sofwan Manaf bersyukur, rencana mendirikan universitas terwujud. “Alhamdulillah kita berjuang tujuh tahun untuk pendirian universitas. Alhamdulillah sudah turun SK-nya 10 Juni kemarin, namanya Universitas Darunnajah. Sekarang ini ada 3 fakultas dan 10 prodi,” jelas putra pewakaf KH Abdul Manaf Mukhayyar tersebut.

Perguruan tinggi tersebut dikelola melalui wakaf yang manfaatnya diberikan kepada umat Islam. Universitas ini memiliki tiga fakultas: pertama, Fakultas Agama Islam (FAI), mencakup Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Hukum Keluarga Islam (HKI), Pendidikan Islam Usia Dini (PIUD), dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyyah (PGMI).  

Kedua, Fakultas Bisnis terdiri dari Program Studi Bisnis Digital, Kewirausahaan, dan Administrasi Bisnis. Ketiga, Fakultas Sains Dan Teknologi yang melingkupi Program Studi Sains Aktuaria, Rekayasa Perangkat Lunak, dan Sistem dan Teknologi Informasi.

Acara peluncuran Universitas Darunnajah dihadiri ratusan ulama pengasuh pesantren dari berbagai daerah di Indonesia. “Kami memohon doa kepada semuanya agar dapat terus mendidik generasi bangsa dan berkhidmah kepada umat,” kata Kiai Sofwan.

Kamis, 03 November 2022

IQTAF FEST X: Opening Hari Lahir Ke-10 Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

FOKUS CIREBON, FC - Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (HMJ IQTAF) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan acara Opening IQTAF FEST X dan Seminar Al-Qur'an dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-10 Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir pada 3 November 2022.

Acara tersebut mengusung tema "Al-Qur'an Sebagai Pedoman Menata Masa Depan" dengan jargon acara "Menata Masa Depan Berorientasikan Al-Qur'an".

Ketua Pelaksana, Fahmi Jauharudin, menyampaikan bahwa acara tersebut bertujuan sebagai pengoptimalan peran umat muslim sebagai khalifah di bumi untuk bisa memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.

"Hidup kita yang berdampingan langsung dengan masyarakat harus bisa mengoptimalkan peran sebagai khalifah di muka bumi ini. Maka dari itu, kita selaku umat muslim harus menjadi pribadi yang unggul yang bisa menguasai pengetahuan dan keterampilan sehingga dapat memberikan kemaslahatan bagi masyarakat," ucap Fahmi.

Dalam Harlah ini, lanjut Fahmi, ada beberapa rangkaian acara, di antaranya adalah seminar Al-Qur'an yang dibawakan oleh Ust. Nurul Ain Akyas, Lc., Dipl, sebagai Dewan Pendiri Yayasan Al-Hikmah Cirebon dan dimoderatori oleh saudara Acep Pahmi Lutpi. 

Kemudian rangkaian kegiatan yang kedua adalah perlombaan-perlombaan, di mana perlombaan ini diambil dari tingkat wilayah 3 Cirebon. Adapun perlombaannya adalah MHQ, MSQ, MQK, dan MTQ. Rangkaian acara yang ketiga yakni Puncak Harlah yang akan dilaksanakan pada 12 November nanti," tambahnya.

Dalam kesempatan yang lain, Alfath Pangestu Danar selaku Ketua Umum HMJ IQTAF, menyampaikan bahwa acara tersebut merupakan hal terpenting dalam setiap tahunnya.

"Harlah ini merupakan hal penting bagi jurusan. Dalam kesempatan ini, saya berharap semoga kedepannya IAT lebih unggul dibandingkan sebelumnya dan bisa meningkatkan kualitas ke-IAT-annya untuk dapat bersaing di ranah internal maupun eksternal," ucap Alfath.

Selanjutnya, perwakilan dari Korwil FKMTHI Jabar, Sakinah Nurkholifah menyampaikan salam dari pengurus FKMTHI Jabar dan pesan-pesan untuk acara tersebut.

"Saya ingin menyampaikan salamnya dari pengurus Jawa Barat atas terselenggaranya IQTAF Fest X dan untuk memperingati Harlah IAT yang ke-10. Mereka mengucapkan selamat Harlah untuk IAT," tuturnya.

Kemudian, untuk memperingati Harlah ini pasti ke depannya ada perlombaan-perlombaan. "Untuk memeriahkannya teman-teman bisa memeriahkan lewat Instagram dengan mention FKMTHI jawab Barat atau FKMTHi Nasional. Agar IAT ini eksistensinya bukan hanya di lingkup Cirebon saja, tapi bisa di wilayah Jawa Barat bahkan nasional," ucapnya.

Demikian disampaikan Ketua Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, H. Muhammad Maimun, M.A., M.S.I, bahwa rangkaian kegiatan ini jika dilihat dari lombanya bisa bertujuan sebagai sosialisasi kepada masyarakat dan calon mahasiswa baru IAT kedepannya. 

"Dalam belajar Al-Qur'an, jangan hanya mempelajari dari satu perspektif saja. Untuk bisa memahami Al-Qur'an perlu pendekatan yang lain agar bisa memahami hal-hal lain di luar perspektif kita. Itulah diperlukan memahami Al-Qur'an dengan pendekatan yang beragam agar kita bisa berdampingan dengan umat Islam yang lainnya," papar Maimun.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag., menyampaikan pesan-pesan kepada panitia pelaksana untuk menyiapkan hasil lomba secara objektif sehingga peserta lomba yang menjadi pemenang bisa membawa namanya untuk ber-eksistensi di tingkat lomba selanjutnya. 

Sekaligus pada kegiatan ini, Dekan FUA, melakukan simbolisasi pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur.

Menurut Anwar, ada beberapa harapan dari kegiatan ini, yakni seluruh mahasiswa  harus pandai berbahasa Inggris, tujuannya agar bisa berdakwah di negeri yang lain dengan menggunakan bahasa internasional.

"Islam sebagai rahmatan lil'alamin di mana tanggung jawabnya adalah Al-Qur'an, maka perspektif inilah yang kemudian harus ditopang oleh kemampuan bahasa," harap Anwar.

Dari harapan ini,  ungkap Anwar,  peningkatan kualitas sudah mulai harus terpola lebih jauh lagi, harus meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk, dan meningkatkan kepada kebiasaan-kebiasaan yang baik dan juga bermanfaat. (Dila)

Pengamat Ekonomi Sigma PHI : Ada 3 Manfaat Besar Pembangunan IKN Untuk Perekonomian Indonesia

NASIONAL - Pengamat Ekonomi SigmaPH Indonesia Hardy R. Hermawan, S.Sos, M.Si mengungkapkan, bahwa ada 3 dampak besar  ekonomi yang bisa dioptimalkan dari pembangunan IKN.

Pembangunan IKN akan berdampak pada pemerataan pembangunan di Indonesia.

"Pertama, menciptakan pemerataan pembangunan di antara kawasan timur dan barat Indonesia serta antara Jawa dan Luar Jawa," ungkap Hardy di Jakarta, Kamis (3/ 11).

Kedua, mewujudkan tata pemerintahan yang baik seiring penciptaan sistem birokrasi baru di ibu kota yang di harapkan terkelola dengan profesional, modern, dan transparan serta akuntabilitas.

Ketiga, memberi kesempatan kepada kawasan Jakarta untuk memulihkan daya dukung lingkungannya yang sekarang ini kian terbebani secara massif.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa penandatanganan kontrak untuk proyek pembangunan istana presiden di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan dilakukan pada pekan ini

"Untuk istana presiden di IKN baru mau kontrak pada pekan ini," ujar Basuki di Jakarta.

Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) memperkirakan anggaran pembangunan proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sampai 2024 bertambah sekitar Rp 15 triliun. Dengan demikian, total anggaran pembangunan IKN hingga 2024 menembus Rp 58 triliun.

"Kalau 2022 sampai 2024 total Rp 43 triliun. Mungkin yang kawasan 1B dan 1C akan ada tambahan sekitar Rp 15 triliun untuk dua jalan produksi,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Hem)

Wakil Wali Kota Cirebon Hadiri Event SAMA-RATHA DAY

CIREBON, FC – Membangun mental entrepreneur perlu dibangun sejak usia remaja. Termasuk bagi kalangan pelajar di tingkat SMA, agar mereka memiliki perspektif luas untuk menyiapkan masa depannya.

Hal itu seperti disampaikan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati usai menghadiri event SAMA-RATHA DAY, di SMA Santa Maria 1 Cirebon Jalan Sisingamangaraja, Kamis (3/11/2022).

“Menumbuhkan jiwa wiraswasta atau entrepreneur memang diperlukan sejak usia sekolah. Event SAMA-RATHA DAY ini sangat baik untuk hal itu,” ungkap Eti.

Menurut Eti, SAMA-RATHA DAY dapat menjadi ajang untuk mengedukasi para pelajar agar memahami dan mengimplementasikan kemampuan berwirausaha.

“Mental untuk berwirausaha akan menjadi bekal mereka kelak. Sehingga akan banyak pilihan untuk menentukan masa depan, tidak hanya pekerjaan formal, tapi bisa juga dengan wirausaha,” tuturnya.

Eti menegaskan, pihaknya mendukung event SAMA-RATHA DAY yang digelar SMA Santa Maria 1 Cirebon melalui kolaborasi dengan Universitas Kristen Maranatha.

“Event semacam ini akan banyak memberikan ilmu dan pengalaman bagi pelajar. Sehingga harapannya nanti bisa dipraktikkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Santa Maria 1 Cirebon, Drs. Ongko Sumedi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan Universitas Kristen Maranatha. Acara berlangsung pada 3-4 November 2022.

“Tema tahun ini Today A Dreamer, Tomorrow A Leader. SAMA-RATHA merupakan kepanjangan dari SMA Santa Maria 1 Cirebon dan Universitas Kristen Maranatha,” kata Ongko.

SAMA-RATHA DAY bukan hanya diikuti pelajar dari SMA Santa Maria 1 Cirebon, namun dari sejumlah sekolah SMA di Kota Cirebon juga diundang. Selama kegiatan SAMA-RATHA DAY, para pelajar dilatih menjadi wirausaha.

Ongko menambahkan, SMA Santa Maria 1 Cirebon sudah menerapkan pendidikan entrepreneur dalam kurikulum sekolah. Sehingga kegiatan ini merupakan bagian dari hal tersebut.

“Pendidikan entrepreneur bagian dari kurikulum sekolah, terutama kurikulum merdeka ataupun KTSP 2013, dengan metode pembelajaran mengacu pada pendekatan bakat dan minat,” katanya. (Hafidz)

Wisuda Sarjana, Magister dan Doktor Ke XXV, IAIN Cirebon Siapkan Generasi Unggul Indonesia Emas 2045

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta, M.Ag saat melakukan pemindahan kuncir sebagai tanda syahnya menjadi sarjana dan magister pada wisuda sarjana dan magister ke XXV tahun akademik 2022-2023, di Swiss-Bellhotel, Cirebon.


FOKUS CIREBON, (FC) - Melalui Sidang Senat Terbuka, IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Wisuda Sarjana, Magister dan Doktor ke XXV dengan tema 'Membangun Generasi Unggul Untuk Indonesia Emas 2045', Kamis, (2-3/11/2022), di Swiss-Bellhotel, Kota Cirebon.

Wisuda Ke XXV tersebut dibagi ke dalam 2 (dua) gelombang, gelombang pertama untuk FITK sebanyak 736 wisudawan dan gelombang kedua untuk 4 fakultas, di antaranya Fakultas Syariah sebanyak 175 wisudawan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam sebanyak 199 wisudawan, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam sebanyak 153 wisudawan, dan Fakultas Ushuludin dan Adab sebanyak 166 wisudawan. Kemudian Program Pascasarjana (S2) sebanyak 112 wisudawan dan Program Doktoral (S3) sebanyak 10 wisudawan.

Prosesi Wisuda Sarjana, Magister dan Doktor Ke XXV ini, dibuka dengan lantunan ayat-ayat suci Al Qur'an yang dibacakan langsung oleh Qori internasional. 

Kemudian acara dilanjut dengan pembacaan SK Penetapan jumlah wisudawan oleh Wakil Rektor 1, Dr H Saefudin Juhri, M.Ag dan setelah itu dilanjut pelantikan oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag.  

Wisuda gelombang ke dua ini, dihadiri seluruh wisudawan dan wisudawati, khusus Fakultas  Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Fakultas Ushuludin dan Adab serta dan Program Pascasarjana dan Program Doktoral, dengan jumlah keseluruhan.  (FITK) sebanyak 736 wisudawan.

Berdasarkan SK Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, 4 fakultas yang mewisuda pada gelombang kedua ini, di antaranya Fakultas Syariah terdiri atas Hukum Keluarga 67 wisudawan, Hukum Ekonomi Syariah 79 wisudawan dan Hukum Tata Negara 29 wisudawan.

Sedangkan wisuda pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, di antaranya Perbankan Syariah 105 wisudawan, Ekonomi Syariah 52 wisudawan dan Akutansi Syariah 42 wisudawan.

Selanjutnya, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, di antaranya Komunikasi dan Penyiaran Islam 71 wisudawan, Pengembangan Masyarakat Islam 35 wisudawan dan Bimbingan Konseling Islam 47 wisudawan.

Sedangkan Fakultas Ushuludin dan Adab, di antaranya Sejarah Peradaban Islam 55 wisudawan, Aqidah dan Filsafat Islam 17 wisudawan, Ilmu Al Qur'an dan Tafsir 46 wisudawan, Ilmu Hadis 26 wisudawan, dan Bahasa dan Sastra Arab 22 wisudawan.

Dalam SK Rektor tersebut juga disebutkan khusus wisudawan FITK pada gelombang pertama terdapat sebanyak 736 wisudawan, dengan pembagian Program Studi PAI Sebanyak 153 wisudawan, Bahasa Arab 35 wisudawan, Bahasa Inggris 92 wisudawan, IPS 68 wisudawan, Matematika 107 wisudawan, Biologi 67 wisudawan, PGMI 75 wisudawan, PIAUD 17 wisudawan, Manajemen Pendidikan Islam 72 wisudawan dan Bahasa Indonesia 50 wisudawan. 

"Keseluruhan terdapat 1551 wisudawan program sarjana dan magister tahun akademik 2022-2023," ucap Dr H Saefudin Zuhri, M.Ag saat membacakan SK Rektor tersebut.

Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta, M.Ag dalam pidato wisuda menyatakan, era Industri 4.0 saat ini menuntut pendidikan Islam untuk mampu mengantisipasi penemuan baru dalam kajian keilmuan dan tantangan baru (the new challenges). 

Pendidikan Islam dalam hal ini adalah sistem pendidikan yang mengupayakan dan melatih peserta didik agar mampu mengambil sikap dan tindakan hidup yang dipengaruhi oleh nilai-nilai spiritual berdasarkan nilai-nilai etika Islam.

Pendidikan Islam juga diartikan sebagai proses pengembangan potensi kreatif peserta didik agar menjadi manusia yang bertaqwa kepada Allah SWT, berkepribadian muslim, cerdas, terampil, berbudi pekerti dan juga bertanggung jawab terhadap diri, bangsa dan agamanya.

Manusia sebagai makhluk sosial dan sebagai pribadi tidak terpisah dari pemahaman akan kehidupan intelektual spiritual. Persoalan-persoalan manusia,  masyarakat modern utamanya-tidak terlepas dari hakikat manusia itu sendiri. Esensi manusia kepada substansi immaterial yang terdiri dari term al-qalb, al-ruh, al-'aql dan al-nafs. 

Dalam memaksimalkan keempat term tersebut, yaitu al-qalb, al-rult, ol-'aql dan al-nafs, perlu dilakukan suatu pengayaan dan latihan (riyadah) agff seluruh komponen manusia tersebut dapat diimplementasikan pada kehidupan sehari-hari sebagai suatu cerminan dari diri manusia, unggul terkemuka dan berakhlak mulia.

Kata kunci (Key Word) jawaban dari tantangan baru ini adalah paradigma integrasi. "Integrasi sangat diperlukan dalam pendidikan sebagai upaya untuk memadukan ilmu agama (lslamic Studies/Dirasah Islamiyah) dengan ilmu umum (Islamic Science). Dan dalam pengimplementasiannya, proses integrasi ilmu agama dan ilmu umum harus mampu menawarkan muatan nilai kearifan budaya lokal (local wisdont) yang merupakan bagian dari nilai-nilai Islam yang universal," kata Sumanta.

Karena bagaimana pun hubungan lslamic Science dan Dirasah Islamiyah yang integratif memiliki konsekuensi dan implikasi berupa perluasan akses pendidikan ilmu keagamaan sekaligus penyelenggaraan pendidikan yang mampu menjabarkan nilai-nilai universal Islam. 

Hal tersebutlah yang kemudian menjadi spirit transformasi kelembagaan IAIN Syekh Nu{ati Cirebon. Paradigma kemuliaan dapat ditelaah bahwa Allaha adalah sumber pengetahuan manusia, disampaikan melalui wahyu kepada para Nabi dan Rasul-Nya maupun alam semesta sebagai ruh pembelajaran sejati bagi manusia. Sifat keilfahian ini menjadi payung- dasar-thoriq dari manusia untuk menjadi insan kamil.

Pada tataran kelembagaan, secara epistimologis-aksiologis, integrasi diperlukan dalam ranah pendidikan yang lebih luas sebagai upaya untu memadukan ilmu agama- islamic studies Dirasah lslamiyah dengan ilmu umum (lslamic Science).

"Dalam pengimplementasiannya, proses integrasi ilmu agama dan ilmu umum harus mampu menawarkan muatan nilai kearifan budaya lokal (local wisdom) yang merupakan bagian dari nilai-nilai Islam yang universal sebagai upaya dalam menjawab berbagai macam tantangan di era 4.0 ini," paparnya.

Dalam mewujudkan hal tersebut, lanjut Sumanta, IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengupayakan rekonstruksi paradigma keilmuan yang multidimensional dengan menjadikan agama sebagai basis ilmu pengetahuan. 

Tujuannya, IAIN Syekh Nurjati Cirebon mampu mengembangkan bukan sekedar proses pendidikan searah, tetapi proses pendidikan multidimensi yang mampu menyeimbangkan antara akal dan wahyu sehingga mampu mewujudkan pengembangan spiritual, inteleklual, dan sosial dari seluruh sivitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Oleh karena itu, transformasi kelembagaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon harus dibarengi dengan semangat pembangunan yang "Unggul Termuka dan Berakhalq Mulia" sebagai tataran aksiologis pendidikan yang mampu mengintegrasikan ajaran yang bersumber dari ayat qauliyah dengan ayat qauniyah secara utuh.

Dekan FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Farihin, M.Pd menyatakan, pada lulusan, harus memiliki keunggulan dalam berbagai aspek, baik pengetahuan kecerdasan, pengetahuan spiritual dan pengetahuan sosial. Artinya, mereka harus punya sesuatu yang menjadi pembeda dari para lulusan perguruan tinggi lain.

Menurut Farihin, lulusan FITK harus menjadi alumni yang bisa berkiprah di masyarakat dan menampilkan dirinya yang terkemuka dalam arti bisa menjadi suri tauladan bagi masyarakat, yakni bisa menjadi inspirator dan inspirasi masyarakat.

Demikian juga disampaikan oleh Dekan Dakwah dan Komunikasi Islam, Dr Hajam, M.Ag, bahwa menyiapkan generasi unggul untuk Indonesia Emas 2045 ini adalah bagaimana lulusan terus mengejar ilmu pengetahuan dengan melanjukan kuliah ke jenjang pasca guna meningkatkan kualitas, kapasitas dan kompetensi. 

"Dan tentu juga dengan meningkatkan kemampuan skiil keahlian, banyak jaringan serta kemandirian," pungkasnya. 

Kendati begitu Hajam berharap semoga para mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon bisa melanjutkan studi ke jenjang pasca sarjana tidak cukup puas hanya di jenjang S1. Hal ini untuk meningkatkan potensi dan kompetensi keilmuan dalam memenuhi era revolusi industri 5.0 dan diharapkan selesai wisuda hendaknya dekat dengan masyarakat guna mengamalkan ilmunya sebagai kontribusi bagi ummat. 

Demikian juga dinyatakan oleh Dekan Syariah, Dr Edy Setyawan LC, MA, bahwa harapan ke depan adalah perlu dilakukan sosialisasi yang apik dan maksimal terutama untuk jurusan-jurusan baru di lingkungan Fakultas Syariah. 

"Peningkatan mutu bimbingan karir yang lebih terarah sehingga serapan alumninya lebih baik, Ini akan menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa baru," katanya.  (din)

Sekjen PBB Dukung Penuh Presidensi G20 Indonesia

Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan dukungan yang sangat penuh atas penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia. Dukungan tersebut diberikan karena upaya Indonesia yang terus mendorong adanya percepatan pemulihan global di tengah kondisi serba sulit seperti sekarang.

Beberapa waktu lalu, terdapat pertemuan yang diselenggarakan langsung di Headquarters of The United Nations, New York, Amerika Serikat, antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres.

Banyak hal yang diperbincangkan oleh kedua tokoh tersebut, beberapa diantaranya adalah mengenai bagaimana dinamika geopolitik yang terjadi hingga berdampak pada geoekonomi, termasuk juga dampak krisis global. Tidak lupa, Menko Airlangga menyampaikan seperti apa perkembangan dan persiapan penyelenggaraan KTT G20 di Bali.

Menyambut kunjungan yang dilakukan oleh Menko Perekonomian RI tersebut, Antonio kemudian menyatakan bahwa pihaknya sangat mendukung penuh penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia. Dirinya menjelaskan bahwa PBB memiliki solidaritas yang penuh untuk mendukung bagaimana kepemimpinan Indonesia dalam ajang internasional tersebut. Bahkan, dia juga sempat memberikan apresiasi pada bangsa ini bahwa semua hal yang selama ini sudah dilakukan menjadi pencapaian diplomatik luar biasa bahkan di tengah kondisi global yang serba tidak menentu seperti sekarang.

Bukan hanya takjub dan memberikan apresiasi karena Indonesia mampu memperoleh capaian diplomatik yang besar di tengah kondisi global serba sulit, namun bahkan langkah-langkah dari Tanah Air untuk bisa memimpin forum negara internasional bahkan mempersiapkan untuk bisa menjawab seluruh tantangan dunia yang semakin hari kian kompleks.

Sekjen Guterres juga menyampaikan rasa simpati dan keprihatinan atas berbagai tantangan global yang terjadi dalam masa kepemimpinan Indonesia pada G20, yang saat ini berlangsung dalam instabilitas geopolitik dunia, krisis multidimensi, dan proses pemulihan pasca pandemi COVID-19.

Sekjen PBB menyempatkan diri untuk menyampaikan perkembangan di berbagai sektor mencakup keuangan, perubahan klim, emerging economies dan transisi energi, dimana Indonesia juga terlibat di dalamnya. Sekjen PBB juga meminta dukungan Indonesia dan negara berkembang besar lainnya seperti Brasil, India, dan Afrika Selatan untuk mengambil langkah-langkah strategis dalam mengatasi dampak climate change. Selama ini PBB telah menjalin komunikasi dan memberikan dukungan terhadap isu climate change, dan kedepannya siap memperdalam kolaborasi dengan G20 pada isu penting ini.

Sebagai informasi, Presidensi G20 Indonesia sendiri memang mengawal tiga buah isu yang secara prioritas dibahas; isu pertama yakni mengenai arsitektur kesehatan global karena memang baru saja dunia dihantam oleh badai pandemi COVID-19 sehingga tentu harus ada banyak cara agar pandemi tidak kembali terjadi di kemudian hari. 

Menko Airlangga juga menambahkan bahwa Indonesia bahkan dalam Presiden G20 tersebut berhasil untuk membuat usulan mengenai Financial Intermediary Fund (FIF), yang mana hal tersebut diperuntukkan sebagai dana kesiapsiagaan, pencegahan dan respon terhadap pandemi dengan besaran dana hingga senilai 1,4 miliar US Dollar.

Kemudian isu kedua yang secara prioritas dibahas dalam G20 yakni mengenai transisi energi berkelanjutan karena sejauh ini hampir seluruh negara di dunia masih terus memanfaatkan energi yang berbahan fosil, yang mana sifatnya terbatas dan proses pengolahannya pun bisa memproduksi karbon dioksida sehingga sangat tidak baik untuk keberlanjutan lingkungan.

Lebih lanjut, isu prioritas lainnya yang dibahas adalah terkait dengan transformasi digital dan ekonomi. hal tersebut dinilai menjadi suatu hal yang sangat penting karena memang di jaman saat ini tidak bisa dipungkiri kalau seluruhnya sangat penting untuk bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital modern. Bahkan hampir seluruh aspek kehidupan manusia pasti berperan di dalamnya sektor digital.

Apabila setiap negara mampu melakukan transformasi digital, maka tentu jargon utama dari keberlangsungan Presidensi G20 Indonesia, yakni ‘Recover Together, Recover Stronger’ menjadi lebih mudah untuk diraih karena dengan itu, maka secara otomatis tidak akan ada lagi negara yang tertinggal dan semuanya bisa menyongsong pemulihan secara bersama-sama.

Indonesia pun, menurut Ketua Umum Partai Golkar itu, dalam melaksanakan peran sebagai Presidensi G20, terus melakukan koordinasi kebijakan global yang berkontribusi terhadap tata kelola dunia yang lebih seimbang, mendorong G20 lebih adaptif terhadap krisis, dan memperjuangkan kepentingan nasional di forum global. 

Ternyata masih banyak hal lagi yang bisa dibanggakan oleh Indonesia di mata dunia, khususnya berkaitan dengan KTT G20. Menko Airlangga membanggakan bagaimana keberhasilan bangsa ini untuk terus mempertahankan pasokan pangan yang menunjukkan bahwa memang ketahanan pangan yang dimiliki oleh Indonesia sangatlah kuat.

Meski digempur dengan banyaknya ancaman hingga risiko tingkat dunia termasuk adanya konflik geopolitik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina, nyatanya justru ketahanan pangan yang dimiliki oleh Indonesia dalam kondisi yang surplus. Hal tersebut diakibatkan oleh produksi pangan yang banyak dan juga ketersediaan pupuk ke depan yang sangat melimpah.

Dengan berbagai keberhasilan dan juga upaya keras yang telah dilakukan oleh Indonesia dalam rangka memimpin Konferensi Tingkat Tinggi G20 tersebut, membuat Sekretaris Jenderal PBB memberikan dukungan yang sangat penuh atas berlangsungnya Presidensi G20 Indonesia karena tujuannya terus mendorong pemulihan dunia di tengah kondisi ancaman krisis multidimensional.


Oleh : Panji Saputra )*

)* Penulis adalah Ruang Baca Nusantara 

Rabu, 02 November 2022

Bupati Cirebon Resmikan Ekowisata Mangrove Desa Pengarengan

KAB CIREBON -- Kabupaten Cirebon kembali memiliki obyek wisata baru. Kali ini, tempat wisata yang baru saja diresmikan oleh Bupati Cirebon, yaitu ekowisata Mangrove Desa Pengarengan Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Rabu (2/11/2022). 

Tempat wisata ini, menghadirkan wisata hutan mangrove yang dikombinasikan dengan wisata susur sungai, karena lokasinya yang harus ditempuh dengan menggunakan perahu. Rimbunnya hutan mangrove, akan menjadi pemandangan tersendiri yang menarik untuk dinikmati selama menyusuri sungai. 

Pengunjung pun bisa melihat langsung sejumlah burung khas pesisir yang memiliki habitat disana. Selain dilengkapi dengan berbagai spot untuk berswafoto, pengunjung juga bisa memanfaatkan walking track sepanjang 100 meter di lokasi ini. 

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag mengapresiasi kehadiran obyek wisata baru di Kabupaten Cirebon ini. Menurutnya, ada beberapa hal yang harus dipenuhi, agar sebuah lokasi wisata bisa menjadi rujukan dan kunjungan masyarakat. 

"Yang perlu diperhatikan, yaitu akses jalan, kebersihan, keamanan dan kenyamanan," kata Imron. 

Oleh karena itu, Imron meminta kepada masyarakat, pemerintah dan sejumlah perusahaan yang ada disekitarnya, untuk bisa berperan dalam pengembangan wisata mangrove ini. Pihaknya juga siap untuk berkoordinasi dengan instansi-instansi terkait lainnya. 

"Kami akan koordinasi dengan BBWS dan kami juga akan mencoba menganggarkan untuk bisa mendukung tempat wisata ini," ujar Imron. 

Sementara itu, Hafid Saptandito, Community Development Manager Cirebon Power mengatakan, bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan dalam rangka mengembangkan wisata mangrove ini.

Menurutnya, perusahaan pembangkit listrik itu sejak tahun 2019 telah cukup lama berperan dalam perencanaan obyek wisata ini, bersama-sama dengan komunitas Penggerak Wisata Pengarengan (Pespa), juga pemerintah Desa Pengarengan.

"Kami ingin potensi wisata ini tidak mubazir, kita desain bersama konsep dan kemasannya agar daya tariknya semakin menonjol, bisa jadi kebanggaan di kawasan Cirebon Timur,” ujar Hafid. 

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, M. Lutfi juga mengapresiasi kolaborasi Cirebon Power (PLTU Cirebon) dengan masyarakat, yang telah berhasil melahirkan obyek wisata yang menarik di kawasan Cirebon Timur. 

"Ini contoh hasil karya CSR dari Cirebon Power untuk wisata ini, kalau bisa perhatiannya terus ditambah," ujar Lutfi. 

Menurut Lutfi, jika hanya mengandalkan anggaran dari pemerintah saja, maka pengembangan wisata ini akan terhambat. Hal tersebut dikarenakan, adanya keterbatasan anggaran yang dimiliki. 

Oleh karena itu, ia berharap ada kolaborasi yang lebih nyata dalam pengembangan wisata mangrove ini, baik itu dari dana desa, dari pemkab Cirebon ataupun dari CSR perusahaan yang ada disekitarnya. (Anisa)

Forum R20 Diharapkan Mampu Menghadirkan Solusi Masalah Global

NASIONAL - Forum Religion Twenty (R20) adalah salah satu rangkaian kegiatan KTT G20 yang akan dilaksanakan di Nusa Dua Bali pada 2-3 November 2022. Pertamuan ini menghadirkan beberapa tokoh-tokoh agama dunia yang membahas peran serta kontibusi agama dalam menyelesaikan krisis global.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin mengatakan, forum R20 diharapkan mampu menghadirkan solusi bersama dalam menghadapi persoalan bersama yang sedang dihadapi dunia.

"Berharap forum ini bisa melahirkan gagasan bersama, langkah bersama dalam rangka mencari solusi bersama terkait sejumlah masalah global," kata Kamaruddin

"Agama-agama dunia harus menjadi solusi terhadap sejumlah masalah global. Berharap forum ini menemukan formulasi bersama," Lanjut Kamaruddin.

Selanjutnya , Ketua Lembaga Komunikasi dan Informasi PBNU, Ishaq Zubaedi Raqib mengatakan, forum R20 ini akan mengundang tokoh-tokoh agama dunia untuk membahas solusi serta kontribusi agama dalam menyelesaikan krisis global.

Ishaq juga mengatakan bahwa pihaknya juga mendorong Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia untuk  menjadi ketua bersama forum R20  tersebut.

"Dengan mengakui adanya tantangan di Indonesia sendiri, NU dan Center for Shared Civilizational Values (Sekretariat R20) mengundang Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia yang berbasis di Makkah, Syaikh Muhammad bin Abdul Karim al-Issa, untuk menjadi ketua bersama dalam acara R20," kata Ishaq.

Sementara itu , Sekjen Liga Muslim Dunia (MWL) Syekh Mohammed Al-Issa  yang telah tiba di Bali dan berkunjung ke rumah jabatan Gubernur Bali I Wayan Koster..

Dalam kesempatan tersebut  Sekretaris Jenderal (Sekjen) Liga Muslim Dunia (MWL) Syekh Mohammed Al-Issa berharap agar Forum Religion of Twenty (R20) memiliki pengaruh yang besar dalam perkembangan dan pembangunan perdamaian dunia.

"Pertemuan R20 akan menginspirasi semua umat beragama di dunia, tidak saja pertemuan yang bersifat formalistik, normatif, tetapi agar hasil pertemuan ini bisa diwujudkan dalam kehidupan nyata bagi masyarakat dunia, Pertemuan R20  ini betul-betul menjadi acara yang berkesan, acara yang berdampak, acara yang akan memiliki pengaruh besar dalam pengembangan dan pembangunan perdamaian dunia,” Jelasnya.

Kemudian Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan sangat mendukung dan mengapresiasi inisiatif Pertemuan  R20 dalam rangka  KTT G20. 

"Ini merupakan pertemuan yang sangat penting, yang memiliki dimensi spiritual keagamaan, karena pemimpin umat beragama se-dunia bisa  berkumpul di Bali, hal ini sangat relevan dengan materi Presidensi G20 yang akan membahas 3 tema, yaitu: pertama, arsitektur kesehatan global; kedua, percepatan teknologi digital; dan  ketiga, transisi energi bersih."

Oleh karena itu, Pertemuan R20 yang membahas kerukunan, toleransi, persatuan dan kesatuan, kedamaian dan kemanusiaan memiliki makna dan pesan kuat secara Niskala. 

"Pembangunan itu, hendaknya tidak hanya dimaknai membangun kehidupan aspek duniawi saja, tetapi juga membangun kehidupan spiritual dan kerohanian masyarakat dunia. Kalau Pertemuan Presidensi G20 membahas materi yang terkait dengan kepentingan dan kebutuhan yang bersifat duniawi, maka Pertemuan R20 membahas materi yang bersifat spiritual dan kerohanian. Sehingga pembangunan kehidupan masyarakat dunia menjadi seimbang dan lengkap secara Niskala – Sakala." Tutup Gubernur Wayan Koster. (Hem)

Ekonom CORE Indonesia: Presidensi G20 Menjadi Peluang Besar Prospek Ekonomi Indonesia

NASIONAL - Indonesia secara resmi memegang mandat sebagai Presidensi G20 2022 untuk pertama kalinya. Sejak penetapan tersebut, Indonesia langsung mempercepat persiapan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 ke-21 yang akan dihelat di Nusa Dua Bali pada 15-16 November mendatang. 

Menurut Hendri Saparini, S.E, M.Phil, yang merupakan Pendiri dan Ekonomom CORE Indonesia. Kesempatan Indonesia menjadi tuan rumah atau Presidensi G20 merupakan sebuah peluang besar bagi kemajuan ekonomi Indonesia, bahkan dapat memberikan pengaruh positif pada sektor lainnya.

“Terdapat kesempatan Indonesia untuk mengenalkan tidak hanya ekonomi dan kemajuan Indonesia, tetapi juga pandangan Indonesia terhadap ketidakpastian ekonomi dunia dalam memasuki fase recovery atau pemulihan,” Kata Hendri.

Tidak hanya mendorong negara-negara G20 memiliki pemahaman yang sama dalam pemulihan ekonomi, Hendri menambahkan semestinya perhelatan ini dapat mendorong negara-negara maju untuk memberikan keleluasaan bagi setiap negara untuk memilih kebijakan yang terbaik, baik secara global ataupun untuk kepentingan dalam negeri.

“Sebagai contoh kesepakatan untuk memasuki ekonomi dunia yang lebih hijau, bukan berarti harus menyepakati kebijakan, roadmap atau pilihan teknologi. Sebab, setiap negara G20 memiliki perbedaan struktur ekonomi, sosial, politik, dan lain-lain,” ungkap Hendri.

Maka dari itu, Kata Hendri, mendorong pemahaman negara-negara dalam KTT G20 merupakan salah satu hal yang sangat penting.

Dirinya pun berharap penyelenggaraan yang telah dilakukan pemerinta dalam setahun terakhir berjalan lancar dan dapat menutup mandat sebagai Presidensi G20 dengan memberikan kesan yang positif sebagai tuan rumah pertemuan Pucak KTT G20 ke-21.

“Selain itu juga mampu mempromosikan potensi ekonomi untuk industri dan perdagangan di Indonesia, sehingga negara maju mau berinvestasi di Inonesia,” harapnya.

Hendri pun berpesan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk melihat sisi positif dari penyelenggaraan KTT G20 tersebut. Masyarakat bisa ikut menyumbangkan pemikiran dan dukungan, serta yang terpenting memberikan masukkan kepada pemerintah.

“Sebab, pada dasarnya pekerjaan rumah yang ditinggalkan dari pertemuan nanti jauh lebih penting agar Indonesia mendapatkan manfaat yang lebih besar dan jangka panjang untuk kemajuan yang lebih inlusif,” tutup Hendri.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani pun turut menyampaikan hal yang sama. Ia meyakini bahwa forum G20 yang dilaksakan nantinya dapat membawa harapan sekaligus navigasi ketika terjadi krisis.  

“Kami percaya G20 bisa menjadi sinyal harapan yang sangat positif, khususnya ketika terjadi krisis. Kepercayaan itu berdasarkan kenyataan sejarah ketika G20 bisa mengatasi krisis keuangan global,” ungkap Sri Mulyani.

Dirinya juga mengatakan bahwa sebagai tuan rumah Indonesia akan terus berupaya terus menularkan semangat kerja sama, kolanorasi, dan consensus bersama yang bermanfaat “Hal ini kami lakukan guna mencari solusi untuk mengatasi isu global dalam konteks semangat multilateral,” katanya. (Hem)