KKN Kelompok 80 Bantu DKM Al Muhajirin Bangkitkan Ekonomi Berbasis Masjid dan Keumatan

Mahasiswa KKN Kelompok 80 tengah foto bersama pasca penerimaan dan pembukaan KKN bersama Ketua RW 05 Sumber Asri dan pengurus DKM Al Muhajirin.
 


CIREBON, FC - Warna rumput hijau berbalut putih hitam, bak ombak laut menyapu semua tempat. Hal itu yang dilakukan para mahasiswa IAIN Cirebon yang tengah melaksanakan tugas Kuliah Kerja Nyata (KKN) lengkap dengan pakaian seragamnya sebagai penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat.

Mahasiswa KKN 80 ini tak sungkan untuk menyapa dan bertemu warga, mulai dari sudut-sudut kampung Sumber Asri hingga ke bagian tengah. Dengan perasaan senang dan gembira warga pun menyambutnya.

Terlebih anak -anak dan remaja, bak bertemu kakak atau saudara yang lama tak bertemu, langsung saling berkenalan dan bersalaman. 

Rasanya anak-anak dan para remaja ini merasa begitu teduh dengan kedatangan para mahasiswa KKN 80 di kampung Sumber Asri, Desa Kecomberan.

Menyambut hangat sambutan warga, para mahasiswa KKN 80 pun langsung membuat sejumlah program kerja di RW 05 Sumber Asri. Seperti Maghrib mengaji, belajar pelajaran umum di sekolah, solat rawatib berjama'ah, kegiatan lomba-lomba menyambut tahun baru Islam 1 Muharam dan program lainnya.

Tak hanya itu, para mahasiswa pun turut menggerakan unit usaha ekonomi berbasis masjid bernama Gerai La Tahzan. Mereka secara bergilir dan terjadwal bergantian standby di Gerai dan mahasiswa lainnya melakukan pendekatan kepada warga agar bersama mendukung dan membangkitkan kemajuan Gerai Lahtazan sebagai usaha ekonomi milik Masjid Al Muhajirin ini.

Selain itu, pertemuan-pertemuan kecil dan besar pun kerap dilakukan para mahasiswa KKN 80, baik bertempat di masjid maupun di Sekretariat KKN, termasuk pertemuan dengan warga dan para mahasiswa KKN juga mengikuti kajian subuh di masjid dan Ratiban Al Hadad di rumah salah satu tokoh masyarakat 

Ro'sin, Ketua KKN 80, Sumber Asri, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon menyatakan, KKN 80 mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Hal ini sesuai dengan tema besar KKN yakni 'Belajar Bersama Masyarakat Berbasis Masjid'.

Ro'sin mengaku sangat senang dan bangga dengan para anak-anak dan remaja Sumber Asri RW 05 yang begitu antusias saat mengikuti kegiatan Maghrib mengaji maupun pada kegiatan-kegiatan lainnya.

"Kami bangga dan senang, mereka begitu antusias dan kami semampu mungkin dengan keilmuan yang kami miliki ingin membaginya kepada anak-anak dan remaja juga kepada warga  pada kegiatan KKN di Sumber Asri Desa Kecomberan ini. Kami juga akan belajar banyak dengan warga terkait berbagai hal yang ada di masyarakat," kata Ro'sin didampingi Denis dan Adi Habib Kurniawan.

Sementara menurut Sembagi Arutala bersama rekannya Nurul Inayah menjelaskan, bahwa selain program Maghrib mengaji juga terdapat sejumlah program lainnya, seperti kegiatan 1 Muharam, 17 Agustusan dan kerja bakti bersama Ketua RW 05 serta kegiatan PKK dan kegiatan-kegiatan lainnya bersama warga.


Selain itu, juga ingin meningkatkan UMKM di Sumber Asri, di mana usaha-usaha ekonomi milik warga ingin kita carikan solusinya, terutama potensi-potensi untuk mengembangkan dan memajukannya. Sehingga nantinya akan ada ciri khas tersendiri dari usaha ekonomi warga yang bisa menjadi icon di Sumber Asri.

"Program KKN yang sudah kita rilis akan kita jalankan di Kampung Sumber Asri ini, tapi tentu saja kita akan buat skala prioritasnya, agar semua bisa berjalan dengan baik, termasuk peningkatan ekonomi berbasis masjid dan juga ekonomi berbasis keumatan atau sosial," terang Sembah dan Nurul yang diiyakan oleh teman-temannya, Nur Shinta Amelyan, Devina, Evi Sugiarti dan lainnya. (Nur)

   


Terkini