Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 21 Maret 2023

Setiap Tahun Jumlah Pendaftar Mahasiswa Batu Pada PTKIN Terus Meningkat


CIREBON, FC - Kenaikan jumlah pendaftar mahasiswa baru pada  Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) setiap tahunnya terus meningkat secara signifikan. Hal itu disampaikan langsung oleh Koordinator Pokja Humas Panitia Nasional PMB PTKIN, Dr. Mukhamad Rikza Chammami, M.Si, saat acara press conference di Grand Orcardz. Selasa, 21 Maret 2023

Pendaftaran melalui seleksi prestasi akademik nasional (SPAN) tercatat 176.413 siswa melakukan finalisasi pendaftaran oleh sekolah pada tahun 2023 ini. 

Jumlah tersebut naik dari tahun lalu, pada tahun 2022 lalu jumlah siswa yang melakukan finalisasi pendaftaran sejumlah 172.971 siswa . 

Dijelaskan, bahwa seleksi masuk perguruan tinggi keagamaan islam negeri digelar serentak bersama-sama. 

“58 PTKIN Seluruh Indonesia di bawah naungan Kementerian Agama melakukan seleksi bersama lewat jalur SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN”, ujarnya.

Menurutnya, pada tahun 2023 ini terdapat 177.135 kuota mahasiswa baru di PTKIN yang terbagi pada dua jalur seleksi nasional (SPAN dan UM PTKIN) dan jalur mandiri oleh masing-masing PTKIN. 

“Kuota mahasiswa baru di PTKIN sebanyak 177.135, terbagi 33% ada di jalur SPAN-PTKIN, 44% UM-PTKIN dan 20% Jalur mandiri”, jelasnya.

Saat ini seleksi yang sedangkan proses penilaian adalah jalur SPAN-PTKIN, dimana proses penilaian digunakan menggunakan skor nilai rata-rata mata pelajaran, nilai rata-rata mata pelajaran pendukung, dan prestasi lainnya.

"Dokumen pendaftaran oleh siswa sedang dilakukan proses penilaian dan akan diumumkan pada 3 april mendatang”, katanya.

Adapun jalur UM-PTKIN akan diselenggarakan pada tanggal 10 April 2023 – 15 Mei 2023, ketentuan syarat pendaftaran dapat dilihat secara berkala pada laman um-ptkin.ac.id (din)

Terbatasnya Jumlah SDM Pariwisata Halal, IAIN Cirebon Siap Menjawab Melalui Prodi Pariwisata Syariah

CIREBON, FC - Prodi Pariwisata Syariah IAIN Syekh Nurjati Cirebon berkomitmen mencetak SDM unggul dalam industri pariwisata halal. Hal itu sejalan dengan pembentukan prodi, yakni meningkatkan mutu industri pariwisata halal.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Dr Didi Sukardi MH menjelaskan, saat ini jumlah SDM pariwisata halal masih terbatas. Sebab, belum banyak institusi yang mengembangkan Prodi Pariwisata Syariah.

Sehingga peluang bagi lulus Prodi Pariwisata Syariah IAIN Cirebon dalam meniti karir terbuka lebar. Lebih lagi di Cirebon yang merupakan kota tujuan wisata masyur di Jawa Barat. Dipastikan kebutuhan SDM profesionalnya pun besar.

Selain itu, lanjut Didi, lulusan Prodi Pariwisata Syariah juga diproyeksikan mengisi kebutuhan SDM pemandu ibadah haji dan umroh asal Indonesia. Prodi Pariwisata Syariah punya standar khusus terkait aspek halal dalam pelaksanaan teknisnya.

“Lulusan kita bisa menyiapkan fasilitas yang halal, makanan yang halal, dan fasilitas rombongan. Itu yang menjadi keunggulan prodi kita,” ujar Didi.

Sadar akan kebutuhan SDM pariwisata halal yang tinggi, Prodi Pariwisata Syariah pun terus dikembangkan. Tahun ini, pihak kampus mengembangkan kelas untuk kuliah mahasiswa baru. Tujuannya ialah mencetak SDM pariwisata halal yang mencukupi. (din) kebutuhan dunia kerja. Pun di samping itu, mendorong para alumni agar mampu berdikari membuat usaha di bidang pariwisata halal.



“Kita pun mendorong mereka para alumni ini menjadi wirausahawan atau wirausahawati yang berkah. Artinya kemaslahatan yang diterima tidak hanya di dunia juga maupun di akhirat kelak,” kata Didi. (

Ciptakan Lingkungan Bersih dan Nyaman, Warga Angsana Palen dan Vinus Bersama RW dan Anggota BPD Turun Perbaiki Jalan dan Drainase

Anggota BPD Desa Cirebon Girang, RW, Tokoh Masyarakat, dan warga turun bergotong royong memperbaiki jalan dan drainase.


FOKUS CIREBON, FC - Warga Cirebon Girang, yakni Blok Angsana Palem dan Vinus, bersama anggota BPD Desa Cirebon Girang dan RW setempat bergotong-royong melakukan pembangunan (perbaikan) jalan dan drainase. 

Kegiatan ini diprakarsai langsung oleh anggota BPD Desa Cirebon Girang, Kecamatan Talun, Asep Komara bersama RW dan dibantu para warga setempat.

Kegiatan ini juga tidak terlepas dari peran serta pemilik Hanif Mart H.Rahmat yang ikut andil memberikan sumbangsihnya untuk pembangunan ini.

Anggaran diperkirakan menyerap kurang lebih 10 jutaan dari hasil swadaya warga Angsana Palem dan Vinus, yang kompak ingin memperbaiki lingkungannya. 




"Alhamdulillah, dana terkumpul kurang lebih sekitar 10 jutaan, ini hasil swadaya masyarakat, dan langsung digelar dengan cara bergotong royong memperbaiki jalan dan drainase," ujar salah seorang di lokasi kegiatan. (Bam)



Senin, 20 Maret 2023

Ramadhan 2023 Wujudkan Kebersamaan Bangun Persatuan Umat Islam

CIREBON, FC - Pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah (akan) sepakat mengawali bulan Ramadhan tahun ini. Kondisi hilal akhir Sya’ban. Ketinggian hilal dan sudut elongasi di akhir bulan sya’ban (hari ke-29) yang bertepatan dengan hari Rabu, 22 Maret 2023 M.

Sebagai contoh untuk wilayah Cirebon dengan Markaz Hisab, Masjid Al-Jami’ah IAIN Syekh Nurjati Cirebon maka diperoleh data hisabnya sebagai berikut: ketinggian hilal mari’i sebesar 080 12’ 26” dan sudut elongasi (geosentrik) sebesar 100 11’ 40”

Dosen Ilmu Falak IAIN Cirebon, Akhmad Nadirin MH mengatakan, awal Ramadhan akan sama berdasar data hisab mengenai kondisi hilal tersebut, maka akan terpenuhi semua persyaratan kriteria penentuan awal bula kamariah baik menggunakan kriteria wujudul hilal yang digunakan oleh Muhammadiyah maupun kriteria imkanur rukyah MABIMS yang diadopsi oleh Pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU).

Kondisi hilal dalam perspektif kriteria wujudul hilal telah terpenuhi semua syaratnya karena ijtimak telah terjadi sebelum ghurub yaitu pada pukul 00:23:27.90, dan hilal di atas ufuk saat matahari terbenam.

Sedangkan kondisi hilal dalam perspektif NU dan Pemerintah yang menggunakan kriteria imkanur rukyah MABIMS diperoleh bahwa ketinggian hilal berkisar 060 52’ 41” – 090 09’ 05” yang sudah melebihi syarat minimal yaitu 30. Sedangkan sudut elongasi berkisar antara 090 33’ 11” – 100 40’ 27”, lebih besar dari syarat minimal yaitu 6,40.

Berdasarkan kondisi hilal dan terpenuhinya persyaratan kondisi hilal menurut kriteria wujudul hilal dan imaknur rukyah MABIMS, kemungkinan besar awal Ramadhan antara Nahdlatul Ulama (NU), Pemerintah dan Muhammadiyah (akan) sama pada keesokan harinya yaitu hari Kamis tanggal 23 Maret 2023 M.

“Semoga kebersamaan memulai bulan suci Ramadhan tahun ini membawa keberkahan, kebaikan serta persatuan umat Islam di Indonesia dan seluruh dunia. Aamiin ya robbal ‘alamiin. Marhaban ya Ramadhan,” katanya," pungkasnya. (din)

Napak Tilas dan Ziarah ke Makam Wali, Awali Rangkaian Peringatan Hari Jadi ke-541 Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON – Bupati Cirebon dan Wakil Bupati Cirebon beserta jajaran, bersama Forkopimda melakukan napak tilas ke Masjid Kramat Buyut Trusmi dan ziarah ke makam para wali di komplek pemakaman Gunungsembung, Kecamatan Gunungjati, Senin (20/3/2023).

Dalam wawancaranya dengan awak media, Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, kegiatan napak tilas merupakan salah satu upaya untuk terus mengingat proses pendirian Kabupaten Cirebon. Dimana, ada andil besar para leluhur serta peran besar dari Mbah Kuwu Cirebon dan Sunan Gunungjati. 

"Dengan napak tilas ini, supaya kita tidak lupa dengan para pahlawan dan pendiri Cirebon," ujar Imron. 

Kegiatan yang dilaksanakan sekaligus menyambut datangnya bulan Ramadan ini, mengawali rangkaian Peringatan Hari Jadi ke-541 Kabupaten Cirebon Tahun 2023 Sesi Kedua. Dengan harapan, agar memperoleh keberkahan dalam menjalankan roda pemerintahan.

Dalam kesempatan tersebut, Imron memanjatkan doa agar cita-cita yang diharapkan oleh para leluhur bisa terlaksana. Selain itu, dirinya berdoa untuk kelancaran tugas dan amanah yang sedang diembannya saat ini, agar bisa memberikan kemajuan dan kemaslahatan kepada masyarakat Kabupaten Cirebon.

"Supaya mendapat keberkahan dalam memimpin Kabupaten Cirebon dan masyarakatnya bisa sejahtera," harap Imron. 

Imron juga membenarkan, bahwa tingkat kunjungan masyarakat di Makam Sunan Gunungjati mengalami peningkatan menjelang masuknya bulan Ramadan ini. Hal tersebut, dikarenakan adanya tradisi munggahan yang masih banyak dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Cirebon dan masyarakat lainnya di luar Cirebon. 

”Masyarakat juga turut melestarikan tradisi munggahan, menyambut datangnya bulan suci Ramadan dengan melakukan dizikir dan doa bersama di komplek tersebut,” pungkas Imron. (din)

Minggu, 19 Maret 2023

Tumbuhkan Program DAUN, LWP NU Bersama IAIN Cirebon Gelar Seminar Waqaf Uang

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara kegiatan Seminar Literasi Keuangan Syariah dan Waqaf Uang, hasil kerjasama LWP PBNU - IAIN Cirebon, di Gedung Pascasarjana, kampus setempat, Minggu (19/3/2023).




CIREBON, FC - Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H. Aan Jaelani M.Ag membuka secara resmi kegiatan Seminar Literasi Keuangan Syariah dan Waqaf Uang, hasil kerjasama Lembaga Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama (LWP NU) bersama IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Minggu, (19/3/2023), bertempat di Lantai 3, Gedung Pascasarjana IAIN Cirebon.

Kegiatan dengan tema 'Menumbuhkan Dana Abadi Umat Nahdliyyin (DAUN) Membangun Waqaf Produktif' ini diisi oleh sejumlah narasumber, di antaranya Dr H Tatang Astarudin, S.Ag, S.H, M.Si, (Komisioner BWI), H Anas Nasihin, M.Si, (LWP-PBNU), KH Ahmad Zaeni Dahlan, Lc, M.Phil (Ketua BAZNAS Kabupaten Cirebon) dan Dr KH Arwani Syaerozie, MA (Komisi Fatwa Dewan Pimpinan MUI, dengan Keynot Speaker, H Mardini (Ketua LWP PBNU).

Turut hadir pada kegiatan tersebut,  Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang/Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCNU/PCINU) Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU), Pengurus Anak Ranting Nahdlatul Ulama (PARNU), sejumlah tokoh Islam, Direktur Pascasarjana IAIN Cirebon, dosen, Pranata Humas IAIN Cirebon bersama tim, dan tamu undangan lainnya sekita 350 orang.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani M.Ag dalam sambutan pembukaannya mengatakan, bahwa dalam konsep Waqaf, persepsi masyarakat masih melekat soal pemberian atau penyerahan tanah untuk masjid, mushola dan lain-lain. Manset ini yang harus segera dirubah. 

Aan juga mengucapkan terimakasih atas kepercayaan PBNU terkait kegiatan seminar Keuangan Syariah dan Waqaf Uang, di mana IAIN Syekh Nurjati Cirebon dipercaya untuk menjadi tempat pada kegiatan seminar ini.

"Mengenai upaya menumbuhkan Program DAUN dan membangun Waqaf produktif, pihaknya akan berkoordinasi dengan Wakil Rektor 2," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Suteja, M.Ag, menyatakan bahwa mengenai program menumbuhkan DAUN ini merupakan cara menggelorakan semangat baru kepada umat Islam untuk wakaf uang. 

Literasi wakaf ini, menurutnya, harus ditinjau pada segi manfaatnya, agar perubahan pola pikir yang berkutat pada  wakaf Masjid, Musholla dan Makam, menjadi lebih produktif dan memberikan manfaat bagi umat. 

Kemudian, literasi wakaf uang ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat. Ketika masyarakat sudah paham arti dari wakaf uang NU diharapkan akan menumbuhkan minat wakaf uang.  

Sebab, sebagian orang belum mengenal akan wakaf uang. Sebagian orang hanya mengerti jika penggunaan uang hanya untuk sedekah, padahal bisa untuk wakaf.


Sedangkan wakaf uang itu barang yang diwakafkan tidak boleh berkurang, maka uang wakaf ini menjadi Dana Abadi Umat NU (DAUN).

Prof Suteja juga berharap, pasca seminar ini, khususnya di internal IAIN Cirebon, mulai dari dosen hingga ke atas bisa memulai menumbuhkan DAUN dan membangun Waqaf uang. (din) 

Kuwu Desa kecomberan, Ikut Mendonorkan Darah di Kegiatan Kemanusiaan di RW 05 Sumber Asri

Kuwu Desa Kecomberan, Mastur, hadiri kegiatan donor darah di RW 05 Sumber Asri, sekaligus ikut mendonorkan darahnya pada kegiatan kemanusiaan ini, Minggu, (19/3/2023).


FOKUS CIREBON, FC - Sukses, mungkin itu kata yang patut dialamatkan kepada para pengurus RW 05 Sumber Asri, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. 

Betapa tidak, dengan niat tulus ingin  membantu dan meringankan beban masyarakat yang tengah membutuhkan darah, RW 05 pun menggelar kegiatan donor darah yang rutin dilakukan para pengurusnya.

Agung, Wakil Ketua RW 05 Sumber Asri mengatakan, bahwa kegiatan donor darah rutin yang ke 4 di Perumahan Sumber Asri ini berhasil mendapatkan 21 kantong darah.

"Kami mengucapkan banyak terimakasih atas partisipasi warga RW 05 Perumahan Sumber Asri, semoga kesehatan selalu tercurahkan buat kita semua dan menjadi tabungan amal kita semua," ucapnya.

Ujar Agung, pada kegiatan ini, Kuwu Kecomberan, Mastur pun hadir dan ikut mendonorkan darahnya bersama warga RW 05 Sumber Asri lainnya. 

Demikian juga ucapan terimakasih disampaikan Ketua RW 05 Sumber Asri  Didi Supriadi. "Terimakasih kami sampaikan kepada Kuwu Desa Kecomberan, bapak Mastur, yang meluangkan waktunya hadir dan ikut mendonorkan darahnya pada kegiatan kemanusiaan ini. Semoga kegiatan bermanfaat dan semua selalu diberikan kesehatan," tuturnya.

Sementara itu, pantauan di tempat kegiatan, warga terlihat begitu antusias mengikuti kegiatan donor darah ini. Dari hasil donor darah tersebut, terkumpul 21 kantong darah. (din)

Sambut Ramadhan, RW 05 Sumber Asri Gelar Aksi Kemanusiaan Melalui Donor Darah

Aksi Kemanusiaan melalui kegiatan donor darah diselenggarakan pihak RW 05 Sumber Asri, di Bapermas Permukiman Sumber Asri.


FOKUS CIREBON, FC - Warga Perumahan Sumber Asri di Desa Kecomberan, Kabupaten Cirebon, mengikuti kegiatan donor darah, Minggu (19/3/2023). Kegiatan donor darah dilaksanakan bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon.

Didi Supriadi, Ketua RW 05 Sumber Asri  mengatakan, masyarakat yang datang terlihat antusias mengikuti program donor darah ini. Ia juga menjamin bahwa protokol kesehatan juga tetap dijalankan saat donor darah dilakukan. Sehingga warga yang hendak donor darah tidak perlu khawatir.

"Perlu saya informasikan ke masyarakat bahwa Covid-19 tidak ditularkan lewat darah," katanya.

Ketua RW 05 juga menegaskan, bahwa kegiatan ini juga untuk menyambut Ramadhan, dengan harapan aksi sosial ini bisa membantu mereka-mereka yang membutuhkan darah (program kemanusiaan), juga menyehatkan bagi yang rutin mendonorkan darahnya.

"Tentu saja, kami sebagai Ketua dan pengurus RW 05 mengucapkan banyak terimakasih atas kerjasama semua pihak termasuk dukungan para warga pada setiap kegiatan yang diselenggarakan, mudah-mudahan ini bermanfaat bagi warga Sumber Asri," ucapnya.

Sementara itu, di tempat kegiatan tampak  satu persatu masyarakat menunggu giliran untuk dicek kesehatan terlebih dahulu dan jika dinyatakan sehat, maka bisa melanjutkan untuk mendonorkan darahnya.

Salah seorang pendonor, Agung (36) mengaku rutin melaksanakan donor darah. "Kalau ada donor darah yang dilaksanakan pihak RW saya rutin ikut, karena program ini menjadi agenda pihak RW," ujarnya.

Di tempat yang sama, Rudi (55) dan Ali (52) mengaku jika tidak rutin mendonorkan darah, maka sering merasa badan tidak nyaman. Selain itu, tujuan mendonorkan darah untuk kesehatan dan juga memberikan kepada masyarakat yang membutuhkan stok darah.

"Donor darah ini saya lakukan jika kegiatan ini digelar oleh pihak TW,  sebab jika tidak donor suka gak enak ke badan. Semoga kegiatan donor darah ini bermanfaat bagi yang membutuhkan transfusi darah," ujarnya. (din)

Sabtu, 18 Maret 2023

Wacana Tahun 2023 : Pemerintah, NU dan Muhammadiyah Sepakat Akan Mengawali Ramadhan Tahun Ini

Gambar : Simulasi Kegiatan Rukyatul Hilal, Awal Ramadhan 144 H/ 2023
Kriteria Penentuan Awal Bulan
Muhammadiyah menggunakan kriteria wujudkan hilal untuk menentukan awal bulan kamariah termasuk awal bulan Ramadhan. 


CIREBON, FC - Pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah (akan) Sepakat Mengawali Bulan Ramadhan tahun ini. Wacana ini disampaikan oleh dosen Ilmu Falak, IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Akhmad Nadiein, M.H untuk menyambut datangnya bulan ramadhan tahun 1444 H dengan sukacita. 

Bulan yang selalu dinantikan oleh seluruh umat Islam di seluruh dunia, termasuk kaum muslimin Indonesia. Bulan suci Ramadhan sebagai bulan penuh rahmat, berkah, dan maghfiroh Allah SWT. 

Banyak keistimewaan bulan ramadhan yang tidak dimiliki oleh bulan-bulan selain bulan Ramadhan. 

Pada bulan ini bagi kaum muslimin diperintahkan untuk menahan diri dari makan dan minum dan lain sebagainya yang dimulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari sebagai implementasi pelaksanaan rukun Islam yang keempat yaitu Puasa di bulan Ramadhan. 

Seluruh kaum muslimin yang telah memenuhi syarat diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa dari awal hingga akhir Ramadhan kecuali bagi yang berhalangan untuk melaksanakannya (adanya udzur syar’i).

"Untuk menentukan awal bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, ada beberapa metode yang digunakan oleh pemerintah dan organisasi keagamaan di Indonesia," ujar Akhmad Nadirin, M.H. 

Dijelaskan, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, sebagai dua ormas terbesar di Indonesia menggunakan metode yang berbeda dalam menentukan awal bulan Ramdlan. 

Muhammadiyah menggunakan metode hisab untuk menentukan awal bulan Ramadhan. Hisab adalah metode perhitungan matematis berdasarkan gerakan benda-benda langit, termasuk matahari, bumi dan bulan. Adapun kriteria yang digunakan adalah kriteria wujudul hilal. 

Sedangkan Pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) menggunakan metode imkanur rukyah, yaitu pengamatan langsung bulan sabit baru setelah matahari terbenam untuk bulan Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah dengan kriteria neo-MABIMS. 

Sedangkan, metode hisab hanya digunakan sebagai data pendukung untuk melakukan kegiatan rukyatul hilal.

Akhmad Nadirin, M.H. juga menjelaskan, dalam buku Pedoman Hisab Muhammadiyah, dijelaskan bahwa awal bulan kamariah ditentukan dengan menggunakan hisab hakiki dan kriteria wujudul hilal. 

Menurutnya, untuk menentukan awal bulan, harus dipenuhi tiga syarat kumulatif pada hari ke-29 ketika matahari terbenam, yaitu (1) terjadi ijtimak, (2) ijtimak terjadi sebelum matahari terbenam, dan (3) pada saat matahari terbenam, Bulan (piringan atasnya) masih terlihat di atas ufuk. 

Jika salah satu dari kriteria tersebut tidak terpenuhi, maka bulan akan dilengkapi menjadi tiga puluh hari dan bulan baru dimulai keesokan harinya.
Adapun Nahdlatul Ulama’ dan Pemerintah menggunakan kriteri MABIMS yang baru (MABIMS merupakan forum Menteri-menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura). 

Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) mengeluarkan kriteria imkanur rukyah hilal Nahdlatul Ulama melalui Surat Keputusan LF PBNU No. 001/SK/LF–PBNU/III/2022 Tentang Kriteria Imkanur Rukyah Nahdlatul Ulama. 

Lembaga Falakiyah dalam lampiran surat keputusannya menyebut ketinggian hilal awal Ramadhan 1443 H minimal 3 (tiga) derajat dan elongasi hilal minimal 6,4 derajat. 

Kriteria ini merupakan pembaruan dari kriteria sebelumnya, yakni 2 derajat dengan sudut elongasi 3 derajat yang mendapat masukan dan kritik dari para pegiata ilmu falak dan astronmi. 

Begitu juga Pemerintah melalui Kementerian Agama, telah mengesahkan penggunaan Kriteria MABIMS yang baru yaitu ketinggian hilal minimal 3 derajat dan elongansi minimal 6,4 derajat, mulai tahun 2022 yang disahkan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. 

Kriteria ini sebelumnya telah disepakati saat sidang MABIMS ke-44 di Singapura yang dilaksanakan pada tanggal 11-14 November 2019.

Kondisi hilal akhir Sya’ban
Ketinggian hilal dan sudut elongasi di akhir bulan sya’ban (hari ke-29) yang bertepatan dengan hari rabu, 22 Maret 2023 M yang menjadi kriteria awal bulan kamariah, bervariasi nilainya di seluruh wilayah Indonesia. 

Berdasarkan hasil hisab diketahui bahwa ijtimak telah terjadi pada pukul 00:23:27.90 WIB pada tanggal 22 Maret 2023. Adapun nilai ketinggian hilal bervariasi dari 060 52’ 41” – 090 09’ 05” di wilayah Indonesia bagian paling timur ataupun barat dan wilayah paling selatan ataupun utara. Sedangkan sudut elongasi nilainya berkisar antara dari 090 33’ 11” – 100 40’ 27”. 

Sebagai contoh untuk wilayah Cirebon dengan Markaz Hisab, Masjid Al-Jami’ah IAIN Syekh Nurjati Cirebon maka diperoleh data hisabnya sebagai berikut: ketinggian hilal mari’i sebesar 080 12’ 26” dan sudut elongasi (geosentrik) sebesar 100 11’ 40”.

Awal Ramadhan (akan) Sama
Berdasar data hisab mengenai kondisi hilal tersebut, maka akan terpenuhi semua persyaratan kriteria penentuan awal bula kamariah baik menggunakan kriteria wujudul hilal yang digunakan oleh Muhammadiyah maupun kriteria imkanur rukyah MABIMS yang diadopsi oleh Pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU). 

Kondisi hilal dalam perspektif kriteria wujudul hilal telah terpenuhi semua syaratnya karena ijtimak telah terjadi sebelum ghurub yaitu pada pukul 00:23:27.90, dan hilal di atas ufuk saat matahari terbenam. 

Sedangkan kondisi hilal dalam perspektif NU dan Pemerintah yang menggunakan kriteria imkanur rukyah MABIMS diperoleh bahwa ketinggian hilal berkisar 060 52’ 41” – 090 09’ 05” yang sudah melebihi syarat minimal yaitu 30. 

Sedangkan sudut elongasi berkisar antara 090 33’ 11” – 100 40’ 27”, lebih besar dari syarat minimal yaitu 6,40. Berdasarkan kondisi hilal dan terpenuhinya persyaratan kondisi hilal menurut kriteria wujudul hilal dan imaknur rukyah MABIMS, kemungkinan besar awal Ramadhan antara Nahdlatul Ulama (NU), Pemerintah dan Muhammadiyah (akan) sama pada keesokan harinya yaitu hari kamis tanggal 23 Maret 2023 M. 

"Semoga kebersamaan memulai bulan suci Ramadhan tahun ini membawa keberkahan, kebaikan serta persatuan umat Islam di Indonesia dan seluruh dunia. Aamiin ya robbal ‘alamiin.
Marhaban ya Ramadhan," ucapnya. (Nurudin)


Rabu, 15 Maret 2023

Kemenag Siap Membuka Saran dan Kritik Publik

FOKUS CIREBON, FC - Kementerian Agama Republik Indonesia tengah menyiapkan saluran komunikasi dua arah bagi masyarakat. Ke depan, publik bisa sampaikan pertanyaan, kritik, dan saran melalui saluran yang telah disiapkan.

Staf Khusus Menteri Agama bidang Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Wibowo Prasetyo mengatakan saluran komunikasi dua arah ini disiapkan untuk memudahkan akses publik.

“Ada tiga saluran komunikasi yang kami rilis. Publik bisa memanfaatkan WhatsApp center di nomor 081110683146,” terang Wibowo Prasetyo di Solo, Rabu 15 Maret 2023.

Saluran lainnya berupa Email di alamat [email protected] dan Call Center di nomor 146.

Wibowo menegaskan, penyedian saluran komunikasi ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan keterbukaan Kementerian Agama. Ini juga bagian dari proses transformasi digital yang terus digenjot implementasinya di Kementerian Agama.

Sebelumnya, dalam rangka penyederhaan, Kemenag juga telah lakukan integrasi layanan melalui penyediaan Superapps Pusaka Kemenag.

“Sistem tiga saluran komunikasi ini, baik WA, Email, mapun Call Center sudah jalan. Sementara ini ada untuk informasi seputar layanan pencatatan nikah, haji, dan juga sertifikasi halal,” paparnya.

“Kita akan terus perkaya menunya agar bisa lebih banyak mengcover kebutuhan masyarakat,” sambungnya.

Wibowo menambahkan, melalui saluran komunikasi ini, Kemenag juga telah menyiapkan live agent untuk menerima semua pertanyaan dan permasalahan layanan Kemenag, termasuk di luar masalah penyelenggaraan ibadah haji, pencatatan nikah, dan sertifikasi halal.

Basis menu layanan yang saat ini digunakan adalah semua informasi yang sudah tersedia pada Aplikasi Superapps Pusaka.

“Kalaupun nanti ada informasi yang belum diketahui oleh agent, kita akan eskalasi ke internal Kemenag. Pengguna nanti akan dikasih nomor laporan, dan akan direspon kembali oleh agent ke pengguna bila sudah ada jawaban dari internal Kemenag,” tandasnya.

Dr Ahmad Yani Raih Anugrah Naratama Wiyata Mandala Bidang Pendidikan

CIREBON, FC - Ketua LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dr. H. Ahmad Yani, M.Ag menerima anugerah NARATAMA WIYATA MANDALA Bidang Pendidikan dan Kemasyarakatan dari Sultan Kacirebonan Pangeran Abdul Ghani Natadiningrat, SE pada acara milad Keraton Kacirebonan ke 215, senin, 13 Maret 2023. 

Pemberian tanda kehormatan tersebut diberikan pula kepada para tokoh dari berbagai bidang dan para Duta Besar negara-negara Sahabat dari Timur Tengah, antara lain1).Dubes Qatar Y.M. Fauziya Edrees Al-Sulait; 2). Dubes UAE Y.M. Abdulla Salem AlDhaheri;

3). Dubes Bahrain Y.M. Ahmed Abdulla Ahmed Alharmasi Alhajeri; 4).Dubes Oman lY.M. Mohamad Ahmed Salim Al-Shanfari; 5). CDA Kuwait Mr. Abdullah Yateem Al Fadhli; dan 6). Perwakilan Kedubes Saudi, Dr. Hesham Abdullah Koshak.

Kang Yani, sapaan akrab Ahmad Yani mengaku terkejut ketika dirinya dihubungi Panitia milad Keraton Kacirebonan akan mendapatkan anugerah kehormatan. Bagi kang Yani yang motto hidupnya “khoirunnas anfa’uhum linnaas/Sebaik-baiknya manusia adalah yang mampu memberi manfaat bagi sesama” selalu berusaha di mana pun dirinya berada dapat bermanfaat bagi orang lain tuturnya. 

Dari motto hidup inilah Kang Yani mengabdikan dirinya menjadi aktivis Remaja Masjid At-Taqwa semenjak tahun 1995, ketika dirinya kuliah di IAIN Cirebon dan nyantri di Ponpes Al Istiqomah Kanggraksan Cirebon sampai saat ini mengabdi di almamaternya menjadi Ketua LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Kang Yani meniti karir dalam dunia pendidikan dimulai menjadi Guru PAI di SMP Islam Al-Azhar 05 Cirebon (2001-2005); Guru bantu di SD Islam Al-Azhar 03 Cirebon (2003-2005); Dosen Luar Biasa Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) di STAIN Cirebon (2001-2005) sampai menjadi Dosen tetap dari tahun 2005-sekarang. Semenjak menjadi Dosen tetap di almamaternya. 

Jiwa pengabdian Kang Yani menyebabkan dirinya banyak berkiprah di P3M/LP2M sebagai Kepala Unit PkM, Sekretaris LPM sampai dengan Ketua LP2M. Kang Yani juga pernah menjabat Kajur PIAUD/PGRA (2013-2015); dan anggota Senat Institut (2015-2019). 

Kang Yani banyak menginisiasi model pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk KKN Mahasiswa (PAR, Posdaya berbasis Masjid (2007-2013), Tematik IPM (2012-2014, dan yang terbaru Gemmar Mengaji (2021). 

Kang Yani juga aktif di organisasi sosial keagamaan sebagai Pengurus Wilayah DMI Jabar; Ketua Harian LPTQ Kota Cirebon (2019-2024); Ketua Harian At-Taqwa Centre (2018-2023); PCNU Kota Cirebon (2022-2027); Pimpinan Ponpes Pemberdayaan El-Husna! Direktur Titian Mulia Institut, Founder Laziswa Attaqwa. 

Dari aktivitas pengabdiannya, Kang Yani mendapatkan Penghargaan sebagai Tokoh Pemuda Bidang Keagamaan dari Wali Kota Cirebon (2018); Menjadi Nominee Tokoh Inspiratif Pengabdian kepada Masyarakat dari Diktis Kemenag RI dalam International Conference on University Community Engagement (ICON UCE) ke-4 Tahun 2022; dan Penerima Program Hibah Kompetitif Pengabdian kepada Masyarakat Kolaborasi Internasional di Kinabalu, Sabah Malaysia Tahun 2022, inisiator penerjemahan Alqur’an ke Dalam Bahasa Cirebon, KKN Gemmar Mengaji.

Dalam dunia pendidikan keagamaan dan kemasyarakatan Kang Yani dkk dipandang berhasil membawa masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon dengan motto: Makmur, Melayani dan Mencerahkan” menjadi lebih maju dan mandiri dengan manajemen langit berbasis jama’ah. 

Masjid At-Taqwa di bawah kepemimpinan Kang Yani mampu melakukan diversifikasi program sesuai dengan perkembangan zaman dan tuntutan jama’ah, antara lain selain tentang pelaksanaan layanan Ibadah rutin yang lebih tertib, juga layanan pendidikan dan sosial keagamaan: RA Reguler, RA Tahfizh Qur’an; Rumah Tahfizh Qur’an dan Ponpes Tahfizh Berbasis Life Skills, TKQ/TPQ Kuliah Subuh At-Taqwa sepanjang tahun, penguatan Remaja Masjid.

Selain it juga Kajian Islam Tematik, Lembaga filantrofi/LAZISWA, Gerakan Cinta Marbot, Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji, Pemberian Jaminan Sosial dan Umrah Gratis bagi Marbot. Gerakan Subuh Berjama’ah, At-Taqwa Language Centre, bimbingan ibadah haji dan umroh mandiri, Radio Dakwah At-Taqwa, Biro Konsultasi Keluarga Sakinah dan layanan sosial kemasyarakatan lainnya.

Staf Khusus Menteri Agama Nyatakan Pentingnya Media Publikasi Bagi Kemajuan Sebuah Kampus

 

Pranata Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H.M.Arifin saat berdialog dengan Staf Khusus Menteri Agama RI, Wibowo Prasetyo pada acara Rakornas Pranata Humas di Surakarta, Jawa Tengah.


CIREBON, FC -  Pranata Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H.M.Arifin, mengikuti kegiatan rapat kerja nasional (Rakornas) Pranata Humas se-Indonesia selama 3 hari, 14-16 Maret 2023 di Surakarta, Jawa Tengah.

Kegiatan besutan Kementerian Agama Republik Indonesia ini, menjadi penting mengingat Pranata Humas di lingkungan Kementerian Agama berada pada posisi strategis dalam membangun stigma dan paradigma pada kemajuan sebuah kampus.

Staf khusus (Stafsus) Menteri Agama, Wibowo Prasetyo, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan ajang silaturrahmi untuk saling kenal antar sesama pranata Humas seluruh Indonesia, dimulai dari tingkat pusat sampai daerah, mulai dari Kanwil sampai PTKN. 

"Ini semoga menjadi ajang atau pertemuan dari para Pranata Humas untuk bersama-sama menyatukan visi dan misi Pranata Humas dalam rangka menjaga marwah kementerian agama," terangnya.

Dijelaskan Wibowo, bahwa kita harus mampu mentransformasikan nilai nilai baru karena kita ada di perkembangan jaman. Ini semua sendi-sendi kehidupan yang sudah tergitalisasi. 

Oleh sebab itu, katanya, diperlukan langkah langkah konkrit dalam melakukan komunikasi publik kepada masyarakat, bagaimana agar kita satu komando, satu persepektif, satu pemahaman bahwa komunikasi kepada publik itu terus menerus dilakukan sesuai dengan arah dan tujuan dari Kementerian Agama, salah satunya memberikan edukasi program-program kerja maupun menyampaikan kegiatan Kementerian agama.

"Namun yang paling penting adalah bagaimana kita mampu memberikan layanan terbaik kepada seluruh masyarakat," jelasnya.

Masih menurut Wibowo, dalam rakornas ini kita memiliki tagline Be Smart, jadilah humas-humas yang smart. Smart itu akronim atau kependekan dari Sinergis, Moderat, Adaptif, Responsif, dan Transformatif.

Nilai-nilai smart ini diharapkan juga ada di dalam tubuh Pranata Humas, sehingga langkah-langkah Pranata Humas dalam mengkomunikasikan semua, mulai dari kebijakan atau policy dari Kementerian agama searah dan satu persepektif, sehingga goalnya menjadi satu atau tujuannya satu yakni menjadikan Pranata Humas satu unsur yang paling penting dalam menjaga wajah Kementerian Agama sehingga lebih baik ke depan. 

Wibowo juga menegaskan, bahwa Rakornas ini tidak berhenti di sini, kita masih ada beberapa pertemuan untuk mengkonsolidasikan berbagai macam agenda.

Untuk itu, kata Wibowo, untuk mengkonsolidasikan agenda kerja ini, maka  salah satunya adalah kita ingin membuat satu organ yaitu komunitas sahabat religi di mana akan diisi oleh para pegiat kerukunan umat, pegiat toleransi, pegiat keagamaan di mana seluruh agama bisa bersatu langkah, satu tujuan untuk menjaga kerukunan antar umat beragama, terutama di dalam tahun politik.

"Tidak hanya tahun politik, ke depan juga organ atau komunitas atau apapun namanya itu akan terus berjalan, karena menjaga kerukunan umat beragama ini penting sekali tidak hanya untuk momentum-momentum tertentu, dan kerukunan umat beragama ini menjadi tugas kita semua, tidak hanya Kementerian agama, tetapi seluruh komponen atau elemen atau unsur masyarakat agar kehidupan keagamaan kita di antara sesama anak bangsa tetap terjaga harmonis, rukun damai sehingga Indonesia ini akan baik dan damai, dan nanti ujungnya adalah kesejahteraan," jelasnya.

Sementara itu, disinggung soal pentingnya sindikasi media, Wibowo menjelaskan, bahwa ini dicetuskan atau merupakan usulan dari Direktur Diktis, Pendidikan Tinggi Islam, ini langkah baik, karena sindikasi media sangat berperan dalam menyatukan berbagai kepentingan kepentingan yang ada di kampus.

"Jadi tidak hanya di Kampus A yang akan menonjol tapi kita menginginkan semua kampus memiliki peran yang sama dan diberikan ruang yang cukup untuk mengkomunikasikan segala kebijakan, termasuk program maupun hasil-hasil karya ilmiah di teman-teman di kampus," tandasnya.

Sementara itu, H.M.Arifin, Pranata Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon saat dikonfirmasi melalui handphone genggamnya menyatakan, kehadirannya di Rakornas ini banyak hal yang dibahas. Bahkan juga menemukan hal-hal baru bagi penguatan Pranata Humas dalam posisinya sebagai penjaga marwah Kementerian Agama. 

"Banyak hal yang dibahas, termasuk pentingnya media sebagai salah satu piranti publikasi yang efektif dengan jangkauannya yang dimiliki bagi eksistensi perguruan tinggi yang dihadirkan ke tengah masyarakat," tandasnya. (din)