Tajam, Aktual dan Mencerdaskan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 31 Oktober 2024

UPTD PPA Berkomitmen Lindungi Perempuan dan Anak dari Kekerasan dan Pelecehan

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon berkomitmen untuk melindungi perempuan dan anak dari kekerasan maupun pelecehan. 

Pemkab Cirebon berencana membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Rencana pembentukan UPDT PPA itu dibahas dalam rapat koordinasi para pemangku layanan PPA yang digagas Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon, di Hotel Apita Cirebon. Rapat koordinasi itu dihadiri perwakilan Kementerian Pemberdayaan PPA.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya mengapresiasi sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah terkait kebijakan pembentukan UPDT PPA. 

Wahyu menegaskan, Pemkab Cirebon berkomitmen untuk mengoptimalkan segala sumber daya dalam melindungi perempuan dan anak.

“Kemudian beberapa hal lainnya yang terus bisa kita lakukan, kita coba lakukan pembentukan UPTD PPA. Mudah-mudahan nantinya lembaganya terbentuk, semakin bisa mengoptimalkan perlindungan bagi perempuan dan anak,” kata Wahyu usai menghadiri rapat koordinasi layanan PPA.

Lebih lanjut, Wahyu mengatakan, Pemkab Cirebon mengapresiasi masyarakat yang berani melaporkan kasus kekerasan perempuan dan anak. 

Ia tak ingin kasus kekerasan perempuan dan anak tak terlaporkan, sehingga tidak bisa ditangani oleh Pemkab Cirebon dan pihak yang berwajib.

“Memang yang paling bagusnya adalah tidak ada lagi kasus pelecehan dan kekerasan, atau segala bentuk seperti itu,” ucap Wahyu.

Wahyu lantas menjelaskan soal data kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Secara data, lanjut dia, jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terlapor sepanjang Januari hingga Oktober 2024 mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sepanjang 2024, Pemkab Cirebon menerima laporan sebanyak 31 kasus. Sedangkan, pada 2021 sebanyak 101 kasus, dan 2023 sebanyak 107 kasus.

“Jadi, kalau dilihat dari yang melaporkan, sebetulnya turun. Pada 2022 hingga 2023, rata-rata antara delapan sampai dengan sembilan (kasus) dalam satu bulan. Tahun ini rata-rata tiga kasus dalam satu bulannya,” beber Wahyu.

Ia pun mengapresiasi kinerja DPPKBP3A dan lembaga lainnya yang turut membantu dalam hal penanganan perlindungan PPA. Kebijakan serta inovasi yang dilakukan Pemkab Cirebon, dikatakan Wahyu, berpengaruh terhadap penurunan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Oleh karena itu, sekali lagi kami haturkan terima kasih kepada tim yang bekerja dengan baik. Tetapi, kita juga mewaspadai jangan sampai ada korban yang tidak melaporkan,” tutup Wahyu.

Biro Perencanaan dan Keuangan Kementerian Pemberdayaan PPA, Dwi Budi Prasetyo Supardi mengapresiasi langkah Pemkab Cirebon yang berhasil menurunkan angka kasus kekerasan perempuan dan anak.

Kementerian Pemberdayaan PPA juga mengapresiasi upaya Pemkab Cirebon untuk terus menyosialisasikan kepada masyarakat terkait hak-hak perempuan dan anak.

“Secara survei, Alhamdulillah, Bu Eni (Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cirebon) menyampaikan adanya penurunan (kasus). Pada tahun 2021 ada sekitar 26 persen prevalensi kekerasan, dan di 2024 menjadi 24 persen,” katanya.

Budi menerangkan, bahwa hasil koordinasi dengan DPPKBP3A Kabupaten Cirebon sesuai dengan mandat Undang-undang (UU) Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), Pemkab Cirebon bakal membentuk UPTD PPA.

Di mana unit ini secara langsung melayani penanganan kasus yang menjerat perempuan dan anak di Kabupaten Cirebon.

Ia juga mengapresiasi kebijakan pro perempuan dan anak yang dilakukan Kabupaten Cirebon melalui Pembentukan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), dan (UPTD) Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P5A) Kabupaten Cirebon.

Namun, lanjut dia, untuk memaksimal pemberdayaan dan pelindungan perempuan-anak perlu juga dibentuk UPTD PPA.

Sehingga nantinya, kalau dari sisi penganggaran pemerintah, DAK (Dana Alokasi Khusus) untuk perlindungan perempuan dan anak, baik fisik maupun nonfisik bisa dilakukan. Salah satunya soal shelter, itu bisa didanai secara DAK fisik.

“Memang di 2025, Kabupaten Cirebon tidak mendapatkan alokasi (DAK). Tetapi mudah-mudahan, tahun 2026, tentunya dengan hadirnya UPTD PPA tadi tinggal finalisasi untuk penyusunan Peraturan Bupati (Perbup) dan juga komitmen daerah,” ucapnya.

“Selain ada satgas dan juga Montekar tingkat desa, yang menjadi salah satu kriteria digelontorkannya DAK fisik,” imbuhnya.

Share:

Rabu, 30 Oktober 2024

Kuatkan Kerjasama Di Asia Tenggara, UIN Siber Cirebon Dan KUPU-SB Tandatangani MoU Pengembangan Pendidikan Islam

Bandar Seri Begawan - Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC), Prof. Dr. Aan Jaelani, dalam lawatan hari kedua di Brunei Darussalam, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kolej Universiti Perguruan Ugama Seri Begawan (KUPU-SB), Rabu, 30 Oktober 2024, di kampus KUPU-SB

Penandatanganan ini menandai langkah penting dalam mengukuhkan kerjasama antara dua institusi pendidikan Islam terkemuka di kawasan Asia Tenggara.

Acara tersebut dihadiri oleh Dr. Haji Abang Hadzmin Bin Haji Abang Taha, yang menjabat sebagai Penolong Ra’es atau Wakil Rektor bidang Penyelidikan, Pengantarabangsaan, dan Perkhidmatan, serta sejumlah pejabat KUPU-SB lainnya.

KUPU-SB, sebagai satu-satunya perguruan tinggi di Brunei yang memiliki mandat khusus dari Kesultanan Brunei Darussalam untuk mengeluarkan sertifikat guru agama, menyambut hangat inisiatif kerjasama ini, dengan harapan dapat memperkuat pendidikan Islam di kedua negara.

MoU yang ditandatangani ini mencakup beberapa poin utama, di antaranya adalah pelaksanaan program visiting lecturer, mobilitas mahasiswa dan dosen (International mobility program), serta penyelenggaraan seminar kolaboratif. 

Fokus utama dari kerjasama ini terletak pada penguatan pendidikan, penelitian kolaboratif, dan pengabdian masyarakat yang melibatkan para dosen dan mahasiswa dari kedua lembaga. 

Dalam hal pendidikan, pihak KUPU-SB berkomitmen untuk memfasilitasi mahasiswa UINSSC dalam praktik Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) di sekolah-sekolah yang ada di Brunei. 

Hal ini merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa UINSSC untuk merasakan pengalaman belajar di lingkungan pendidikan Brunei yang unik dan berorientasi Islam.

Penguatan kompetensi kebahasaan juga menjadi topik penting dalam diskusi antara pimpinan kedua lembaga. Kedua belah pihak sepakat bahwa peningkatan kemampuan bahasa asing, terutama bahasa Inggris dan bahasa Arab, sangat penting bagi mahasiswa dari kedua universitas dalam menghadapi tuntutan pendidikan global. 

Penguatan kebahasaan ini akan melibatkan program khusus yang difokuskan untuk memperkaya kemampuan bahasa asing mahasiswa, sehingga mereka dapat lebih siap bersaing di panggung internasional.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Aan Jaelani menyampaikan rasa syukur dan optimisme atas terjalinnya kerjasama ini. Beliau berharap bahwa MoU ini akan menjadi landasan kuat bagi pengembangan pendidikan Islam yang unggul dan berdaya saing global. 

“Kerjasama dengan KUPU-SB ini adalah langkah awal yang sangat berarti bagi UINSSC. Kami percaya, kolaborasi ini akan menghasilkan banyak inisiatif positif yang mendukung kemajuan pendidikan Islam di kedua negara,” ujar Prof. Aan.

Dr. Haji Abang Hadzmin Bin Haji Abang Taha juga menyatakan antusiasmenya terhadap kerjasama ini. 

Menurutnya, kerjasama dengan UINSSC merupakan kesempatan untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam mengembangkan pendidikan Islam yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. 

Ia menekankan pentingnya mobilitas mahasiswa dan dosen, serta pertukaran pengetahuan melalui seminar-seminar kolaboratif yang akan diadakan ke depannya.

Penandatanganan MoU ini menjadi bukti komitmen UINSSC dan KUPU-SB untuk terus berinovasi dan mengembangkan pendidikan Islam berbasis kolaborasi internasional. Dengan MoU ini, kedua lembaga berharap dapat membangun pendidikan Islam yang inklusif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, sejalan dengan visi UINSSC sebagai Cyber Islamic University yang unggul di tingkat global. (din)

Share:

Senin, 28 Oktober 2024

Pemuda Harus Mengambil Peran Dalam Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045

CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96 tahun 2024 di halaman kantor Bupati Cirebon, Senin (28/10/2024). Wahyu Mijaya menyampaikan pesan dan nilai-nilai kepemudaan sesuai dengan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Dalam amanat yang disampaikan, Wahyu bersyukur bisa memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2024. Tepat di hari ini, lanjut dia, Indonesia memperingati peristiwa penting dalam sejarah bangsa, yaitu Sumpah Pemuda tahun 1928. Peristiwa yang menggambarkan kekuatan dan tekad pemuda untuk bersatu di tengah keragaman demi memerdekakan bangsa Indonesia.

“Nilai-nilai agung yang ditampilkan oleh generasi Sumpah Pemuda 1928 ini harus selalu didengungkan berkali-kali di setiap waktu, untuk menguatkan kesadaran dan karakter bangsa Indonesia dalam menghadapi pelbagai perubahan situasi dan kondisi yang sangat cepat, yang bisa menjadikan kekuatan bangsa terdegradasi hingga melemahkan daya kekuatan bangsa Indonesia. Tentunya, untuk menjaga eksistensi kebangsaan Indonesia secara lestari,” ucap Wahyu.

Lebih lanjut, Wahyu menyampaikan tentang momentum Sumpah Pemuda pada 2024 yang berbarengan dengan masa transisi pemerintah baru. Pemuda tentu harus mengambil peran dalam mewujudkan target pembangunan jangka menengah. Sehingga, menjadi landasan untuk mewujudkan target pembangunan jangka panjang, yakni Indonesia Emas 2045.

“Momentum ini merupakan kesempatan bagi bangsa Indonesia untuk memberikan perhatian yang lebih besar kepada agenda-agenda kepemudaan sebagai bagian penting dalam pembangunan Indonesia, baik posisi pemuda dalam subjek maupun objek pembangunan,” ucapnya.

Ia lantas menerangkan soal peran pemuda sebagai subjek pembangunan. Di mana sebagian pemuda Indonesia aktif di berbagai sektor pembangunan, salah satunya agenda Sustainable Development Goals (SDGs), yang merupakan agenda Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Kemudian, sebagai objek, tentunya pemuda masih membutuhkan layanan pemberdayaan hingga kebijakan yang pro.

“Harapan pada pemuda untuk lebih berperan dalam pembangunan nasional adalah tepat adanya. Karena pada hakikatnya, pemuda adalah pemilik masa depan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wahyu menjelaskan soal capaian Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Indonesia. Pada tahun ini, IPP mencapai 56,33 persen. Rinciannya, IPP di bidang pendidikan mencapai 70 persen, kesehatan sebesar 65 persen, gender dan diskriminasi sebesar 53,33 persen.

Sementara itu, domain lapangan dan kesempatan kerja sebesar 45 persen, partisipasi dan kepemimpinan sebesar 43,33 persen.

“Capaian IPP perlu ditingkatkan dengan melakukan upaya pengembangan potensi dan keunggulan pemuda secara besar-besaran dan masif. Seluruh pemangku kepentingan, pemerintahan, masyarakat, dunia industri, perguruan tinggi, dan media harus bergerak secara sinergis terpadu serta holistik, sehingga terbangun ekosistem pelayanan kepemudaan yang inovatif,” tukasnya.

Wahyu juga mengatakan, tema yang diangkat dalam peringatan Sumpah Pemuda tahun ini, yakni ‘Maju Bersama Indonesia Raya’ sangatlah tepat untuk menjawab tantangan pemuda ke depan. Ia menyebut, peran pemerintah daerah sangat penting untuk menggerakkan pelayanan kepemudaan.

“Peran ini diwujudkan dalam bentuk kebijakan dan program kepemudaan yang baik, dan berkesinambungan. Serta diwujudkan dalam bentuk rencana aksi daerah layanan kepemudaan yang berorientasi kepada peningkatan IPP, yang disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing,” kata dia.

“Oleh karena itu, setiap upaya untuk memperbaiki kebijakan kepemudaan pada tingkat daerah patut mendapatkan penghargaan setinggi-tingginya. Karena hal ini akan berdampak pada perluasan cakupan dan jangkauan pelayanan kepemudaan semakin luas, sehingga tidak ada satu orang pemuda yang tidak mendapat pelayanan,” imbuhnya.

Ia juga mengingatkan agar pemuda bisa berpartisipasi sesuai dengan kompetensi dan passion (gairah) masing-masing untuk membangun Indonesia. Dan, amanat Menpora yang disampaikan Wahyu itu ditutup dengan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemangku kebijakan yang telah memberikan pelayanan kepemudaan dalam berbagai bidang pembangunan. (din)

Share:

DPW dan TP PKK Kab Cirebon Adakan Kegiatan Bakti Sosial PMT Bagi 12 Anak Stunting

CIREBON, FC- Dalam rangka memperingati HUT ke-25 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Cirebon, DWP bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Cirebon mengadakan kegiatan bakti sosial Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi 12 anak stunting di Puskesmas Ciwaringin.

Ketua TP PKK Kabupaten Cirebon, Risfa Eka Putri Wahyu Mijaya, menyampaikan apresiasinya kepada para ibu yang hadir membawa anak-anak mereka dalam upaya memperbaiki kondisi kesehatan dan gizi.

“Kami memberikan semangat kepada ibu-ibu, karena kondisi stunting ini tidak hanya memengaruhi perkembangan fisik, tetapi juga perkembangan kognitif dan kemampuan sosial anak,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa dengan kerja sama berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, masalah stunting di Kabupaten Cirebon diharapkan dapat ditekan.

Risfa juga mengajak para ibu untuk bersemangat dalam berkonsultasi mengenai kebutuhan gizi anak-anak mereka. “Kader-kader PKK sudah dibekali ilmu tentang gizi dan penanganan anak stunting,” tuturnya.

Senada dengan Risfa, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, dr Hj Neneng Hasanah MM, menegaskan pentingnya penanganan stunting sebagai investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.

“Pemerintah menargetkan pada 2045, anak-anak kita sehat dan cerdas, sehingga mampu menjadi calon pemimpin bangsa. Jangan khawatir jika anak stunting, karena masih dapat ditangani sebelum usia dua tahun,” kata Neneng.

Ia juga menyebutkan, bahwa faktor penyakit menular merupakan salah satu penyebab tingginya angka stunting. 

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan di Posyandu guna mencegah dan menurunkan kasus stunting,” tukasnya.

Share:

Datangi Kantor DPRD, Aliansi Mahasiswa Cirebon Tolak Kenaikan Tarif PPN 12 Persen

CIREBON, FC – Aksi unjukrasa mahasiswa di kantor DPRD Kota Cirebon mendapat perhatian khusus dari sejumlah pihak. Aksi yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Cirebon (AMC) ini  mendatangi kantor DPRD Kota Cirebon untuk menolak kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 12 persen yang diberlakukan mulai 1 Januari 2025.

Di gedung DPRD, mahasiswa langsung melakukan orasi dari masing-masing pesrra. Aksi pada pukul 13.00 WIB kemudian dilanjut dengan audiensi bersama pimpinan DPRD Kota Cirebon.

Wakil Ketua I DPRD Kota Cirebon Harry Saputra Gani SH menemui langsung massa aksi dan mendengarkan dengan saksama aspirasi yang disampaikan di depan gedung DPRD, Senin (28/10/2024).

Menurut Harry, adanya kenaikan tarif PPN sebesar 12 persen berdasarkan UU Nomor 7/2021 tentang harmonisasi dan peraturan perpajakan (HPP).

Kendati demikian, isu kenaikan tarif PPN merupakan hal yang kompleks, mengingat dampak yang ditimbulkan dari aturan tersebut dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat.

“Aksi kali ini berkaitan dengan penolakan mahasiswa terhadap PPN sebesar 12 persen. Memang, pertambahan PPN berada pada kondisi yang diyakini mahasiswa dan sebagian masyarakat dapat berimplikasi pada kenaikan berbagai macam barang,” ujarnya.

Harry juga menyampaikan, isu kenaikan tarif PPN sudah menjadi diskusi di DPRD, bahkan sebelum adanya aksi dari para mahasiswa. Karena itu, ia berharap pemerintah dan DPR dapat mengkaji ulang kebijakan tersebut.

Sehingga, dengan adanya aksi demo mahasiswa semakin menguatkan DPRD untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait keberatannya terhadap kenaikan PPN ke DPR RI.

“Kami tentu akan membantu menyalurkan aspirasi aksi massa ke DPR RI yang menyuarakan penolakan kenaikan tarif ppn sebesar 12 persen,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator aksi Gesang Al-Katiri menuturkan, kenaikan tarif PPN sebesar 12 persen diyakini dapat mempengaruhi komoditas barang lain, khususnya bagi kalangan masyarakat menengah ke bawah.

Menurutnya, masih ada waktu bagi pemerintah dan DPR RI untuk mengubah atau menunda terkait kebijakan tersebut agar tidak merugikan masyarakat.

“Kami hari ini melakukan aksi, menuntut pemerintah lewat DPRD Kota Cirebon menyampaikan aspirasi menolak kenaikan PPN sebesar 12 persen, karena itu jelas memberatkan masyarakat menengah ke bawah,” ujarnya. (Ara)

Share:

Jumat, 25 Oktober 2024

Pj Bupati Cirebon Hadiri Acara Pisah Sambut Kepala ATR/BPN Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, menghadiri acara Pisah-Sambut Kepala Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Cirebon yang berlangsung di Swiss Bell Hotel Cirebon, Kamis (24/10/2024).

Acara ini menjadi momentum penting untuk mengapresiasi kontribusi Hesekiel Sijabat ST yang telah memimpin Kantor ATR/BPN Kabupaten Cirebon, sekaligus menyambut kehadiran Kepala ATR/BPN Kabupaten Cirebon yang baru, Agha Setia Putra Ekasaptadi SH.

Dalam sambutannya, Wahyu Mijaya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Hesekiel Sijabat atas dedikasinya selama 19 bulan bertugas.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Hesekiel Sijabat atas kepemimpinan dan kontribusinya dalam memajukan Kabupaten Cirebon, terutama dalam sektor pertanahan,” ujarnya.

Selama masa kepemimpinan tersebut, berbagai capaian berhasil diraih, termasuk realisasi penerbitan sertifikat untuk 56 ribu bidang tanah pada tahun lalu.

Wahyu berharap, target tahun depan bisa dicapai atau bahkan melebihinya. Ia juga memberikan selamat kepada Agha Setia Putra Ekasaptadi yang kini resmi menjabat sebagai Kepala ATR/BPN Kabupaten Cirebon.

“Semoga beliau cepat beradaptasi dan kita bersama bisa membawa kemajuan lebih baik untuk Kabupaten Cirebon,” kata Wahyu.

Hesekiel Sijabat, dalam pidato perpisahannya, menyampaikan rasa syukur atas pencapaiannya selama bertugas sejak Maret 2023.

Ia menyoroti pentingnya kerja sama dengan berbagai pihak untuk mencapai target penerbitan puluhan ribu sertifikat tanah, yang menjadi program prioritas di Kabupaten Cirebon.

“Dengan koordinasi dan dukungan bersama, program ini berhasil kami laksanakan,” ucapnya.

Sementara itu, Agha Setia Putra Ekasaptadi, yang baru seminggu bertugas di Cirebon, mengakui tantangan yang dihadapi cukup kompleks.

Menurutnya, kolaborasi dan sinergi antar lembaga sangat penting untuk menghadapi tugas-tugas yang berat di bidang pertanahan.

“Kolaborasi erat antar lembaga menjadi kunci untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada,” ujarnya.

Acara pisah-sambut ini diakhiri dengan harapan, agar program strategis di bidang pertanahan dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Kabupaten Cirebon. (din)

Share:

Dr. H. Edy Setyawan, Lc, MA, Di Ajang Internasional Angkat Kearifan Lokal Cirebon


KUALA LUMPUR, FC - Dekan Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Edy Setyawan, Lc, MA, di ajang internasional dengan menjadi salah satu pemateri pada konferensi besar bertajuk “Global and Local Issues of Islamic Law and Family Law in Southeast Asia.” Konferensi yang digelar dalam kolaborasi antara jurnal Samarah, jurnal El-Usrah, Fakulti Pengajian Islam Universiti Kebangsaan Malaysia, dan UIN Ar-Raniry ini merupakan agenda ilmiah bergengsi di bidang hukum keluarga Islam dan hukum Islam di Asia Tenggara. Jum’at, (25/10/2024).

Konferensi yang berlangsung dalam dua sesi, yaitu SICOIFL 3 (Third Samarah International Conference on Islamic Family Law and Islamic Law) dan El-USRAH ICON 1 (The First El-Usrah International Conference), diikuti oleh pakar-pakar hukum Islam dan akademisi dari berbagai negara. 

Dalam kesempatan ini, Dr. Edy Setyawan mengangkat tema menarik tentang kearifan lokal di wilayah Cirebon, dengan judul, “Practice of Pre-Death Property Distribution among Muslim Communities in Cirebon from the Perspective of Islamic Law and Legal System” atau “Praktik Pembagian Harta Sebelum Meninggal di Kalangan Komunitas Muslim Cirebon dalam Perspektif Hukum Islam dan Legal System.”

Dr. Edy membahas bagaimana masyarakat Muslim di Cirebon menerapkan praktik pembagian harta sebelum kematian sebagai bentuk kearifan lokal yang unik. Praktik ini, menurutnya, bukan hanya bertujuan menghindari konflik dalam keluarga setelah pewaris meninggal dunia, tetapi juga memupuk keharmonisan dalam keluarga sesuai ajaran Islam. 

Beliau juga menekankan bagaimana aspek-aspek ini dipandang dari perspektif hukum Islam yang dinamis serta bagaimana hal tersebut selaras dengan hukum positif di Indonesia.

Partisipasi Dr. Edy Setyawan dalam konferensi internasional ini mencerminkan komitmen Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), dalam mendukung internasionalisasi ilmu dan pengembangan kajian hukum Islam yang kontekstual serta relevan dengan tantangan lokal. 

Turut hadir dalam sesi ini para akademisi dari berbagai negara yang memberikan apresiasi terhadap analisis Dr. Edy, khususnya dalam memperkenalkan dimensi kearifan lokal Cirebon yang jarang diangkat di level internasional.

Konferensi internasional ini diharapkan dapat mempererat kerja sama antar universitas di Asia Tenggara dalam menggali berbagai isu kontemporer hukum Islam yang kaya akan perspektif lokal dan global.

Share:

Kamis, 24 Oktober 2024

Pj Walikota Cirebon : Memiliki Andil Besar, Kemitraan Media Dengan Pemkot Akan Lebih Dikuatkan

Awak Media pada acara silaturrahmi 


CIREBON, FC – Penjabat (Pj) Walikota Cirebon menggelar pertemuan silaturahmi dengan para awak media pada Kamis, 24 Oktober 2024. Pertemuan yang berlangsung dengan penuh keakraban ini dihadiri oleh sejumlah jurnalis dari berbagai media di wilayah Cirebon, baik media cetak, elektronik, maupun media online.

Dalam kegiatan ini hadir Pj Walikota Cirebon, Sekda, Asisten, Kabag Umum, Dan Lanal, Kepala OJK dan sejumlah pejabat lainnya.

Dalam perbincangan hangat dengan media, Pj Walikota Cirebon menyampaikan apresiasi atas peran penting media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat serta berkontribusi dalam pengawasan dan transparansi kebijakan pemerintah. Menurutnya, media memiliki andil besar dalam menjaga kestabilan informasi dan membangun citra positif kota Cirebon. 

"Kita berharap, dengan adanya silaturahmi ini, bisa terbangun sinergi dan komunikasi yang lebih erat antara pemerintah dan insan media, khususnya dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik di Kota Cirebon," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, awak media menyampaikan sejumlah harapan dan aspirasi kepada Pj Walikota. Salah satu harapan utama yang diutarakan adalah terjalinnya hubungan kemitraan yang lebih baik antara media dengan seluruh dinas, instansi, serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kota Cirebon.

Para jurnalis menekankan pentingnya keterbukaan informasi dari pihak pemerintah daerah agar masyarakat lebih mudah memahami perkembangan program-program yang dijalankan.

“Kami berharap, ke depan ada akses yang lebih terbuka untuk mendapatkan informasi dari dinas-dinas, instansi, dan BUMD. Dengan begitu, media bisa berperan lebih maksimal dalam memberikan informasi yang akurat dan transparan kepada masyarakat,” ujar salah satu perwakilan jurnalis.

Menanggapi hal tersebut, Pj Walikota Cirebon berjanji untuk mendukung terciptanya hubungan yang lebih erat dan profesional antara pemerintah dan media. Ia menegaskan akan mendorong seluruh jajaran di lingkup pemerintah daerah agar lebih terbuka dan kooperatif dengan media.

"Kami akan melakukan koordinasi agar ke depan seluruh dinas, instansi, dan BUMD di Kota Cirebon dapat lebih responsif dalam menyampaikan informasi publik. Ini sejalan dengan komitmen kita bersama untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," tutup Pj Walikota.

Pertemuan silaturahmi ini diakhiri dengan foto bersama dan obrolan santai antara Pj Walikota, pejabat pemerintah, dan para awak media, yang semakin memperkuat ikatan kemitraan dalam membangun Kota Cirebon yang lebih maju dan transparan di masa mendatang. (din)

Share:

Warga dan Tokoh Masyarakat Padati Acara Acara Tawasul dan Istigosah Kubro


CIREBON, FC – Kampung Wanacala RT 05 RW 08, Kelurahan Harjamukti, Kota Cirebon, berlangsung acara Haul di Situs Karomah Pangeran Surya Negara. Acara yang penuh khidmat ini dihadiri oleh warga setempat serta para peziarah, Kamis, 24 Oktober 2024.

Acara dimulai dengan kegiatan tawasulan dan doa istigasah kubro yang dipimpin oleh para tokoh agama dan sesepuh daerah. Dalam kesempatan tersebut, Rd. Lili Alida selaku juru kunci situs berperan penting dalam memandu rangkaian doa serta memberikan keterangan mengenai pentingnya pelestarian situs keramat ini.

Acara haul ini menjadi momentum spiritual bagi masyarakat setempat untuk mengenang jasa-jasa Pangeran Surya Negara yang dikenal sebagai salah satu tokoh penyebar agama Islam di Cirebon. Selain itu, haul ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para peziarah dan masyarakat sekitar.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya acara serta kekhusyukan dalam menjalani rangkaian ibadah, yang diikuti dengan lantunan zikir dan doa bersama. Acara ini diharapkan dapat terus berlangsung secara rutin, sebagai upaya menjaga tradisi dan nilai-nilai spiritual yang telah diwariskan turun temurun.

Pangeran Surya Negara sendiri dikenal sebagai salah satu tokoh yang memiliki karomah luar biasa, sehingga situs ini sering dikunjungi oleh masyarakat untuk berziarah dan memohon berkah.

Bambang HS, selalu tokoh agama setempat juga menyatakan, kegiatan haul ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan aparat pemerintah, baik TNI, Polri maupun para tokoh agama. 

"Kegiatan haul ini sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kita kepada Allah SWT dan mencari keberkahan. Kegiatan ini sangat diminati masyarakat apalagi Pangeran Surya Negara dikenal sebagai salah satu tokoh yang memiliki karomah luar biasa,' terang Bambang. (din)

Share:

Kota Cirebon Masuk Empat Besar Verifikasi Penilaian Germas, Upaya Menuju Gaya Hidup Sehat

CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon masuk dalam empat besar verifikasi penilaian lapangan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Ketiga kota lainnya adalah Kabupaten Subang, Kota Bandung, Kota Tasikmalaya.

Pj Wali Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi menerima langsung tim verifikasi penilaian lapangan Germas dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Ruang Prabayaksa Gedung Sekretariat Daerah Kota Cirebon, Kamis (24/10/2024).

“Tahun ini, Kota Cirebon patut merasa bangga karena termasuk dalam 4 dari 27 kabupaten/kota terbaik di Jawa Barat yang telah mengimplementasikan Germas,” ujarnya.

Pj Wali Kota mengatakan, Pemerintah Kota Cirebon memandang strategis Germas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang gaya hidup sehat dalam upaya di bawah payung aksi promotif dan preventif serta menurunkan faktor risiko utama penyakit menular dan tidak menular.

“Hari ini, Indonesia secara umum telah mengalami perubahan pola penyakit atau yang sering disebut transisi epidemiologi. Ditandai dengan meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit tidak menular seperti stroke, jantung, kanker, dan lainnya,” jelasnya.

Untuk diketahui, Kota Cirebon telah melaksanakan Germas sejak tahun 2017. Dimulai dengan penggalangan komitmen dan kegiatan-kegiatan yang mendukung 5 kluster Germas, diantaranya peningkatan aktivitas fisik, penguatan edukasi dan perilaku hidup sehat, penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi, peningkatan kualitas lingkungan, dan peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit.

Pj Wali Kota berharap kehadiran tim juri yang akan menilai sekaligus mengevaluasi implementasi Germas di Kota Cirebon melalui verifikasi lapangan ke RW 04 Kebon Benteng Tengah, Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, dapat menyaksikan secara riil implementasi Germas di Kota Cirebon.

“Dengan harapan dari verifikasi ini dapat memberikan nilai yang baik untuk Kota Cirebon dan menjadikan Kota Cirebon sebagai Kota Germas terbaik di Jawa Barat,” harapnya.

Sementara itu, tim verifikasi yang dipimpin Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Provinsi Jawa Barat drg Ema Rahmawati MKM mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Cirebon yang telah berhasil masuk dalam nominasi verifikasi penilaian lapangan serta menjadi salah satu dari empat besar 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat.

Ia menjelaskan, verifikasi penilaian lapangan Germas ini bertujuan untuk memperkuatkan keterlibatan yang sinergis seluruh perangkat daerah.

“Keterlibatan ini sangat penting untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dalam konteks ini, peran aktif semua elemen pemerintah, mulai dari pusat hingga daerah, sangat diperlukan untuk mewujudkan visi kesehatan yang lebih baik,” jelasnya.

Keberlanjutan pelaksanaan program ini, kata Ema, di tingkat kabupaten dan kota menjadi tantangan yang perlu dihadapi secara bersama-sama, mengingat bahwa kesehatan masyarakat tidak hanya bergantung pada sektor kesehatan saja, tetapi juga pada faktor sosial, ekonomi, dan lingkungan.

“Pemerintah juga menetapkan transformasi layanan kesehatan dengan fokus pada Germas, yang menitikberatkan pada aspek promotif dan preventif. Ini merupakan langkah strategis dalam pembangunan kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan mencegah penyakit,” tuturnya.

Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan berpartisipasi aktif dalam program-program yang mendukung gaya hidup sehat.

Share:

Kementerian Agama RI Gandeng Kominfo Gelar Munaqosah Verifikasi Jabatan Fungsional Pranata Humas

JAKARTA, FC - Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), menggelar kegiatan Verifikasi dan Validasi Faktual atas usulan kebutuhan Jabatan Fungsional Pranata Humas (JFT Prahum) di lingkungan Kementerian Agama RI. 

Kegiatan ini berlangsung mulai 22 hingga 25 Oktober 2024 di Hotel Novotel Gajah Mada, Jakarta, dan saat ini telah memasuki babak akhir atau munaqosah.

Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan dan mengembangkan karir fungsional Pranata Humas di berbagai satuan kerja (satker) PTKIN se-Indonesia. 

Sebagai peserta munaqosah, diambil perwakilan dari berbagai institusi, termasuk dua STAIN, tiga IAIN, dan empat UIN. Berikut adalah daftar lengkap peserta:

1. Ahmad Akbar, M.Pd./ Masnur,S.Sos – STAIN Majene

2. Luluk Fatimah, M.Pd./ Marta Saputra, S.E – STAIN Sultan Abdurrahman Siddik Kepri

3. Mustajab, M.Pd.  – IAIN Madura

4. Metta Aquarista, S.Pd./ Normasari,S.Sos – IAIN Palangka Raya

5. Komarul Hadi IAIN Bangka Belitung

6. Hanna Mairita, S.Pi./ Andriyani, S.Si – UIN Syarif Kasim Riau

7. Dra. RTM. Maharani,M.M/ Wahyu Santoso, S.M. – UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

8. Ely Faozatun Ni’mah, S.Ag, MM. / Fahmi Jauhari, SE. M.Si. – UIN Walisongo Semarang

9. H. Mohamad Arifin, S.Pd.I., M.Pd.I. / Bekti Sugiyono, S.Kom. – UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Salah satu delegasi, H. Mohamad Arifin, S.Pd.I., M.Pd.I., Pranata Humas Ahli Muda dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang dikenal juga sebagai Cyber Islamic University (CIU), menyampaikan pentingnya kegiatan ini dalam konteks karir Pranata Humas di lingkungan Kementerian Agama.

 "Amanat yang kami emban sungguh berat, tetapi ini merupakan ikhtiar penting untuk mempertahankan usulan yang telah diajukan oleh satker PTKIN se-Indonesia. Harapan kami adalah kegiatan ini dapat membuahkan hasil yang maksimal, sehingga formasi JFT Prahum di berbagai tingkatan dapat direalisasikan," ujar Arifin.

Arifin juga mengungkapkan apresiasi kepada Akhmad Fauzin, S.Ag., M.Si., Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Data, dan Informasi, serta Moh. Khoeron, S.Ag., M.A., Kepala Bagian Strategi Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan, yang telah menginisiasi kegiatan ini bersama tim dari Kominfo. 

"Ini bukan hanya soal karir pribadi, tetapi juga tentang masa depan generasi penerus Pranata Humas di lingkungan PTKIN," tambahnya.

Kegiatan Verifikasi dan Validasi Faktual ini merupakan bagian dari langkah strategis Kementerian Agama dan Kominfo untuk memformalkan berbagai tingkatan dalam Jabatan Fungsional Pranata Humas, mulai dari Tingkat Terampil, Tingkat Pertama, Tingkat Ahli Muda, hingga Tingkat Ahli Madya. 

Dengan kolaborasi ini, diharapkan karir Pranata Humas di Kementerian Agama dapat berkembang lebih optimal di era digitalisasi dan modernisasi komunikasi publik.

Share:

Rabu, 23 Oktober 2024

Pemkab Bersama Polresta Cirebon Berikan Makanan Bergizi Gratis Di Sekolah Terpencil

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Polresta Cirebon memberikan Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada para siswa SDN 3 Cipanas yang berlokasi di Kampung Pagar Gunung, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Rabu (23/10/2024).

Sekadar diketahui, Kampung Pagar Gunung merupakan daerah yang langsung berbatasan dengan Kabupaten Majalengka.

Oleh karena itu, program ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan dan kesehatan anak-anak di wilayah terpencil.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, turut hadir dalam kegiatan ini. Ia menyampaikan, bahwa pemberian makanan bergizi gratis merupakan inisiatif Polresta Cirebon sekaligus mendukung program nasional.

“Kami berkunjung langsung ke SDN 3 Cipanas dan membagikan makanan bergizi kepada para siswa. Selain itu, saya juga memberikan motivasi, agar anak-anak semakin terbuka wawasan dan semangatnya,” ujar Wahyu usai kegiatan.

Wahyu berharap, meski hanya memiliki 64 siswa, anak-anak di SD tersebut tetap dapat berprestasi dan tidak merasa tertinggal dibandingkan dengan sekolah lain.

Ia melanjutkan, program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi berbagai pihak untuk lebih memperhatikan sekolah-sekolah di wilayah terpencil.

“Kami ingin memastikan bahwa semua anak, di manapun mereka berada, memiliki hak yang sama untuk menerima gizi dan pendidikan yang baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni mengungkapkan alasan pemilihan SDN 3 Cipanas, karena lokasinya yang berada di perbatasan Kabupaten Cirebon dengan Majalengka.

“Sekolah ini merupakan salah satu sekolah terpencil di Kabupaten Cirebon, berada di wilayah paling ujung dan sulit dijangkau,” ujar Sumarni.

Pemberian MBG ini juga selaras dengan program pemerintah pusat untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah untuk mencapai generasi emas 2045.

“Menu yang kami berikan cukup lengkap, mulai dari nasi, daging teriyaki, telur bulat, sayuran, buah jeruk, susu, puding, hingga air mineral,” tukasnya.

“Harapannya, ini bisa memotivasi mereka, agar kelak menjadi anak-anak yang sukses,” imbuhnya. (din)

Share:

Selasa, 22 Oktober 2024

Pemkab Cirebon Apresiasi Pemusnahan Miras Di Polresta Cirebon

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon mengapresiasi kegiatan pemusnahan barang bukti minuman keras (miras) hasil kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dan operasi pekat di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cirebon, Imam Ustadi SSi MSi mewakili Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, hadir dalam acara pemusnahan miras tersebut.

“Pak Pj (Wahyu Mijaya) mendukung pemusnahan barang bukti miras dari hasil KYD dan operasi pekat di wilayah hukum Polresta Cirebon periode September 2024. Semoga ke depan, kegiatan ini berjalan dengan baik,” kata Imam.

Ia menyebut, barang bukti miras yang dimusnahkan itu merupakan kerja keras jajaran Polresta Cirebon dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Imam mengapresiasi Polresta Cirebon, karena sudah memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Cirebon.

“Salah satu progres pemerintah daerah adalah menciptakan kondisi yang kondusif, aman, nyaman dan damai di Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

“Karena itu, Pak Pj selalu bersama kita sebagai pijakan dalam rangka menjalankan seluruh program, dan dapat berjalan dengan baik, sehingga tercipta masyarakat yang sejahtera,” lanjut Imam.

“Jadi, keamanan dan kenyamanan merupakan tanggung jawab bersama. Pemusnahan miras ilegal sebagai wujud komitmen menegakkan hukum dan menjaga kondusifitas Kabupaten Cirebon,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni mengatakan, ribuan botol miras berbagai merek, dan ratusan liter miras tradisional itu berasal dari barang bukti KRYD.

Selain itu, ada juga barang bukti hasil penindakan tindak pidana ringan (tipiring) dari kejaksaan dan pengadilan.

“Jadi, ada 1.678 botol untuk miras berbagai merek. Kemudian, miras tradisional sebanyak 2.213, dan tuak sebanyak 529 liter,” jelasnya.

“Berharap, kegiatan ini mencegah potensi gangguan kamtibmas (keamanan ketertiban masyarakat),” kata Sumarni. (din)

Share:

Ratusan Mahasiswa dan Dosen Meriahkan Kegiatan Cyber Ekspo di Halaman Gedung Siber Milik UIN Cirebon

Rektor UIN Syber Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag sat membuka kegiatan Cyber Ekspo. di halaman gedung Syber milik UIN Syber Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC- Rektor UIN Siber Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag membuka langsung kegiatan Cyber Ekspo atau Cyber-X yang digelar di gedung Syber yang baru saja diresmikan oleh Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, pada 17 Oktober 2024. 

Prof Aan mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian penting untuk mengenalkan dan mensosialisasikan sekaligus menindaklanjuti rangkaian transformasi digital yang sudah membuat perubahan besar.

Menurut Prof Aan, jejak digital ini, kita mengikuti apa yang disebut dengan peta jalan.  "Ini saya kira yang harus disosialisasikan dan diimplementasikan secara masif karena peta jalan atau roadmap yang kita buat ini akan berakhir tahun 20027," jelas Prof Aan.

Prof Aan menjelaskan, peta jalan ini bukan hanya paradigma cara pandang, tetapi cara pikir, cara bekerja kita untuk transformasi digital. Peta jalan yang pertama adalah struktur digital, yakni pengembangan infrastruktur digital dalam konteks gedung dan isinya, prosedur digital disamping pembangunan gedung cyber juga membuat penguatan infrastruktur jaringan akses internet cepat pelayanan. Ini kata Prof Aan, harus didukung oleh seluruh unit. 

"Termasuk di dalamnya para dosen dan mahasiswa. Digitalisasi ini harus terus tersosialisasikan dengan baik kepada semuanya," pintanya. 

Peta jalan berikutnya adalah kapacity buliding yaitu peningkatan kompetensi dosen, tenaga kependidikan dan juga mahasiswa. Dari sini, kapan kita mulai memikirkan untuk meningkatan kapasitas digital mahasiswa. Apakah semuanya berbasis anggaran ?.

Menurut Prof Aan, bisa by anggaran bisa juga non anggaran. Sehingga kapasity buliding yang kita lakukan yakni peningkatan kompetensi dan penyusunan bahan ajar, modul digital kemudian marketing digital, sosial.media dan lainnya beberapa hal.itu sudah kita lakukan.

"Itu tidak mungkin semuanya dilakukan di tingkat rektorat ya, 100 orang Kajur, Sekjur pimpinan unit itu juga bisa memfasilitasi 5 atau 10 orang mahasiswa secara berantai, karena kita akan bergerak untuk kompetensi digital mahasiswa," paparnya.

Begitu pula diperkuat dengan cara pandang dan cara mahasiswa berorganisasi, juga by digital, ini harus mulai dipikirkan, jadi anak anak itu harus disiapkan kompetensi didgutalnya. Belum lagi nanti kewirausahaan digital, enterpreunership digital, termasuk tenaga kependidikan pun kita berikan. Disamping di TPID dan yang lain memberikan pembekalan-pembekalan. 

Sementara itu, Ketua Pelaksana Cyner-X, Erfan Gazali, M.Si dalam sambutannya menyampaikan, rasa terimakasih atas suport yang diberikan Pak Rektor juga dukungan semua pihak dan para panitia sehingga terselenggaranya kegiatan ini.

Menurutnya, kegiatan Cyber Ekspo atau Cyber-X sebagai rangkaian kegiatan ini diisi dengan berbagai program, salah satunya lomba antar sekolah Madrasah dan Pesantren, juga rangkaian persemian Gedung Syber pada 17 Oktober 2024 oleh Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas

Erfan Gazali, M.Si juga menjelaskan, bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk mengenalkan produk digital yang dimiliki oleh UIN Syekh Nurjati Cirebon yang di dalamnya diikuti oleh 5 fakultas ditambah dengan Stan dari Pascasarjana dan 3 dari unit pendukung seperti salah satunya Perpustakaan UIN Siber Cirebon yang kesemuanya berkaitan dengan digital.

"Ketiga unit pendukung tersebut, pertama PTIPD sebagai pangkalan data kita, kemudian kedua Pusat Inovasi Pembelajaran Digital (PIPD), dan ketiga  perpustakaan," terang Erfan kepada media, Selasa, 22 Oktober 2024.

Kemudian tujuan lainnya adalah sosialisasi tentang layanan digital yang kita miliki dan memperkenalkan juga terkait jurusan Prodi (program studi), fakultas yang ada di kita kepada masyarakat khususnya kepada siswa-siswa di wilayah III Cirebon.

Selain itu lanjutnya, Cyber-X ini diawali dengan lomba antar sekolah madrasah dan pesantren yang semuanya berbasis digital. Dan hari ini merupakan acara puncak sekaligus pengumuman kejuaraannya. 

"Jadi acara ini merupakan kelanjutan atau rangkaian sudah dimulai sejak September 2024 lalu. Kemudian hari ini menjadi acara puncak untuk pengumuman dari lomba antara sekolah Madrasah dan Pesantren," ujarnya. 

Mengenai lomba antar sekolah dan Pesantren ini, kata Erfan bertujuan untuk menjaring para siswa-siswa berprestasi khususnya yang di kelas 12 , di mana nanti tahun depan akan melanjutkan kuliah. 

"Nah untuk mereka, peserta ini akan mendapatkan golden tiket dari kampus kita untuk dia dapat masuk ke kampus kita dan memilih jurusan yang dia inginkan," paparnya.

Erfan kembali menjelaskan, jika kegiatan ini didukung oleh 10 booth (stand), yakni 6 booth dari rekanan bank, dan 4 booth dari UMKM. Dan kegiatan ini dilaksanakan dan diisi oleh seluruh civitas akademik UIN Cyber Cirebon.

Saat ditanya kegiatan apa saja  yang akan diselenggarakan pada kegiatan Cyber-X ini, menurut Erfan terdapat sejumlah program kegiatan,  di antaranya ada Talk Show, seni budaya dan juga  tampilan tari seni oleh mahasiswa kita. Selain itu,  juga ada awording (pemberian hadiah) kepada para pemenang.

Selain itu ada game-games juga konjungsi are kemudian nanti ada on the spot jadi langsung melaksanakan kegiatan seperti wawancara segala macamnya dan kegiatan Cyber-X ini dibuka oleh Rektor langsung. (din)

Share:

Pemkab Cirebon Gandeng BBWS Upaya Penanganan dan Antisipasi Banjir Musim.Hujan Tiba

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah kepala perangkat daerah meninjau kondisi sejumlah sungai di wilayah barat, Selasa (22/10/2024).

Tujuannya untuk mengidentifikasi kebutuhan penanganan dan antisipasi banjir saat musim hujan tiba.

Peninjauan sungai di Desa Bayalangu Kidul dan Jagapura Lor, Kecamatan Gegesik, itu didampingi juga pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung.

Wahyu mengatakan, Pemkab Cirebon bersama BBWS akan melakukan normalisasi sungai. “Insyaallah dengan BBWS akan dilakukan normalisasi, tentunya dengan jadwal yang disesuaikan dengan BBWS,” ujarnya.

“Tetapi, kami berharap, tidak hanya dilakukan pemerintah daerah atau pusat saja, tetapi bersama-sama dengan masyarakat juga,” kata Wahyu usai meninjau sejumlah sungai di wilayah barat Kabupaten Cirebon.

“Jadi, antisipasi banjir bukan hanya kewenangan kami, tapi kebersamaan. Tadi juga, kuwu (kepala desa) sama-sama sudah menunjukkan sungai-sungai yang perlu dilakukan normalisasi,” ucap Wahyu menambahkan.

Ia menyebut, Kecamatan Gegesik memiliki pertanian yang luas. Sehingga, lanjut dia, ketika banjir dampaknya menyasar di kawasan permukiman dan persawahan.

“Ini dampaknya ke hasil panen. Jadi perlu kita antisipasi,” tukasnya.

Senada disampaikan Kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Dwi Agus Kuncoro, BBWS bakal berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon untuk melakukan normalisasi sungai di wilayah barat.

“Kami nanti koordinasi dengan PUTR untuk alat berat. Mungkin nanti dilakukan di tiga titik sesuai dengan kondisi,” katanya.

Sementara itu, DPRD Kabupaten Cirebon berharap upaya yang dilakukan Pemkab Cirebon bisa mengurai persoalan banjir yang terjadi setiap tahun.

Ketua sementara DPRD Kabupaten Cirebon, Rudiana pun mengapresiasi upaya Pj Bupati Wahyu Mijaya, yang terjun langsung untuk mengantisipasi banjir melalui normalisasi sungai.

“Apa yang dilakukan Pak Pj (Wahyu Mijaya) ini, tentunya akan jadi perhatian tentang masalah-masalah yang ada di masyarakat, terutama terkait penanggulangan banjir,” ucap Rudiana.

“Apalagi di bulan depan, kan intensitas hujan tinggi. Kita berharap ke depan tidak ada kejadian banjir, setidaknya mengurangi,” singkatnya. (Ara)

Share:

Hari Santri 2024 'Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan'

CIREBON, FC - Sivitas akademika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), melaksanakan upacara Hari Santri di halaman Gedung Rektorat. 

Acara ini merupakan puncak dari rangkaian peringatan Hari Santri 2024 yang mengusung tema “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan,” sesuai dengan Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 04 Tahun 2024 tentang Panduan Pelaksanaan Peringatan Hari Santri.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, yang bertindak sebagai inspektur upacara. 

Dalam pidatonya, Prof. Aan Jaelani membacakan sambutan Menteri Agama RI, yang menekankan pentingnya mengenang jasa para santri yang telah berjuang dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Hari Santri yang kita peringati setiap tanggal 22 Oktober adalah momentum untuk mengenang dan meneladani para santri yang berperan penting dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,” ungkap Prof. Aan.

Sambutan tersebut juga mengingatkan tentang sejarah penting Resolusi Jihad yang dikeluarkan oleh Hadratus Syekh Kiai Haji Hasyim Asyari pada 22 Oktober 1945, yang membakar semangat perlawanan santri dan masyarakat dalam mempertahankan kemerdekaan. 

Peristiwa tersebut menjadi pijakan bagi peringatan Hari Santri yang kini terus diperingati dengan penuh semangat oleh berbagai kalangan, termasuk UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Tema “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan” dipilih sebagai bentuk penegasan bahwa santri masa kini memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu. 

Prof. Aan Jaelani menegaskan bahwa santri tidak hanya berperan dalam menjaga nilai-nilai luhur bangsa, tetapi juga harus menjadi agen perubahan yang berkontribusi pada masa depan bangsa, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi.

Dalam pidato tersebut, Rektor juga menekankan bahwa peringatan Hari Santri tidak hanya milik pesantren dan santri, melainkan seluruh elemen bangsa. 

“Hari Santri adalah milik semua golongan yang mencintai bangsa ini. Oleh karena itu, kita semua diajak untuk merayakan dan memaknai Hari Santri dengan semangat perjuangan dan persatuan.”

Upacara diikuti dengan khidmat oleh seluruh sivitas akademika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, termasuk para dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan. 

Acara ini diakhiri dengan pembacaan doa untuk para pahlawan, ulama, dan santri yang telah berjuang demi kemerdekaan dan kemaslahatan bangsa.

Dengan semangat Hari Santri, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap dapat terus melahirkan generasi santri yang cerdas, berilmu, dan berintegritas tinggi, serta mampu merengkuh masa depan dengan membawa Indonesia menuju kemajuan yang lebih gemilang. (din)

Share:

Pemkab Cirebon Ajak Santri Harus Berperan Aktif di Era Modern

 

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon mengajak para santri untuk terus melanjutkan perjuangan dengan berperan aktif dalam menghadapi tantangan zaman modern.

Ajakan ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, dalam sambutannya saat memimpin upacara peringatan Hari Santri 2024 di Kabupaten Cirebon, Selasa (22/10/2024).

Dalam sambutannya, Pj Bupati Cirebon menyampaikan pesan dari Menteri Agama RI, yang menekankan pentingnya para santri memahami peran mereka dalam pembangunan bangsa.

“Santri masa kini harus berjuang melawan kebodohan dan kemunduran, bukan lagi dengan senjata, melainkan dengan pena dan teknologi,” ujar Wahyu.

Ia menjelaskan, peran santri dalam sejarah perjuangan bangsa tidak hanya terbatas pada masa kemerdekaan, tetapi juga harus berlanjut di era modern.

Santri, menurutnya, tidak boleh lengah dan harus terus menimba ilmu pengetahuan untuk dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Wahyu menegaskan, ilmu pengetahuan dan teknologi adalah kunci bagi santri untuk memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan Indonesia.

“Santri harus mampu menguasai teknologi yang terus berkembang dan memanfaatkannya untuk kesejahteraan umat serta kemajuan bangsa,” tuturnya.

Wahyu juga menekankan, perjuangan santri tidak boleh berhenti hanya pada menjaga nilai-nilai tradisi, tetapi juga harus mengantisipasi perubahan di masa depan.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan semangat masa lalu. Perjuangan harus disesuaikan dengan tantangan zaman yang terus berubah,” katanya.

Lebih lanjut, Wahyu mengingatkan, bahwa santri memiliki tanggung jawab besar untuk meneruskan warisan para pendahulu, terutama dalam menjaga keutuhan bangsa dan persatuan nasional.

Santri, lanjut dia, harus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Selain itu, Wahyu menyampaikan bahwa tema Hari Santri 2024, “Menyambung Juang, Merengkuh Masa Depan,” sangat relevan dengan kondisi saat ini.

Tema ini, katanya, mengandung pesan penting bahwa santri harus berperan aktif dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Indonesia.

“Santri memiliki peran penting dalam menciptakan masa depan bangsa. Oleh karena itu, saya berharap, agar semangat perjuangan yang diwariskan para ulama terus dipegang teguh oleh santri di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Ia menyebutkan, perjuangan para santri pada masa lalu, seperti peristiwa Resolusi Jihad 1945, harus dijadikan inspirasi oleh generasi santri saat ini.

Ia menilai, semangat tersebut perlu diterjemahkan dalam konteks masa kini, yakni dengan membangun kecerdasan dan keahlian.

Di akhir sambutannya, Wahyu mengajak seluruh santri untuk meningkatkan rasa percaya diri dan berani mengambil peran lebih besar dalam berbagai bidang kehidupan.

“Nilai-nilai perjuangan santri adalah milik kita semua, mari kita rayakan bersama dan ambil bagian dalam menjaga warisan luhur ini,” tutupnya. (Ara)

Share:

Senin, 21 Oktober 2024

Warga Apresiasi Kerja Kuwu Desa Sampiran KH. Sujito Yang Aktif Turun ke Masyarakat

KH.Sujito, Kuwu Sampiran


KAB CIREBON, FC – Kuwu Desa Sampiran, KH. Sujito, terus menunjukkan dedikasinya dalam membangun desa dan menggerakkan pembangunan dari bawah. Sosoknya kini diapresiasi warga atas kinerja yang dilakukannya sebagai Kuwu Sampiran.

Sebelum pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (MusrenbangDes) dan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes), KH. Sujito kerap turun langsung ke lapangan, mengawasi, serta berinteraksi dengan masyarakat untuk memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan warga.

Menurut Bambang, salah satu tokoh masyarakat Desa Sampiran, KH. Sujito selalu meluangkan waktu untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. 

“Pak Kuwu sangat peduli. Beliau tidak hanya berbicara di atas kertas, tapi turun langsung ke masyarakat, memastikan setiap program pembangunan tepat sasaran,” ujar Bambang.

Keterlibatan langsung KH. Sujito ini membuat warga semakin merasa dekat dan percaya bahwa aspirasi mereka benar-benar didengar. 

"Beliau tak segan hadir di acara-acara sosial kemasyarakatan, mulai dari gotong royong hingga kegiatan keagamaan, semua disempatkan. Itu yang membuat beliau begitu dihormati," tambah Bambang.

Pendekatan ini juga diakui sebagai salah satu faktor kunci kesuksesan Desa Sampiran dalam menyusun program-program yang relevan dan bermanfaat. KH. Sujito tidak hanya berperan sebagai pemimpin administratif, tetapi juga sebagai tokoh masyarakat yang aktif mendorong kebersamaan dan partisipasi aktif warga dalam pembangunan desa.

Kegiatan-kegiatan seperti ini semakin memperkuat hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat, menjadikan Desa Sampiran sebagai salah satu desa yang tumbuh pesat dengan partisipasi masyarakat yang tinggi.

Sikap KH. Sujito yang rajin turun ke lapangan dan aktif dalam kegiatan sosial, diakui sebagai teladan kepemimpinan desa yang mengedepankan kerja nyata dan kepedulian terhadap warganya. (din)









Share:

Jumat, 18 Oktober 2024

Pj Bupati Cirebon Apresiasi Gerakan 1.000 Paket Sembako TNI/Polri

KABUPATEN CIREBON - Pj Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya mengapresiasi kegiatan bakti sosial yang digelar oleh TNI/Polri pada Jumat (18/10/2024).

Ribuan paket sembako dibagikan kepada masyarajat kurang mampu guna mendukung program pemerintah.

Ia menyampaikan, pada kegiatan bakti sosial ini terdapat 1.000 paket sembako yang dibagikan oleh TNI/Polri yang tersebar diseluruh wilayah Kabupaten Cirebon.

“Langkah upaya ini adalah bagian tanggung jawab bersama sebagai satu kesatuan yang sinergis dalam membangun Kabupaten Cirebon,” terangnya.

Sejumlah yayasan panti asuhan pun tidak luput menjadi sasaran dalam pendistribusian paket sembako tersebut. Salah satunya Yayasan Beringin Bhakti yang ada di Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

“Kami hari ini, dari Forkopimda formasi lengkap, punya kesempatan berkunjung ke salah satu panti asuhan. Saya sangat terharu, tadi melihat semangat anak-anak yang ada di panti asuhan ini,” jelasnya.

Dirinya hadir disini secara bersama-sama, menitipkan pesan kepada anak-anak, harus memiliki cita-cita, apalagi pekerjaan hari ini bukan hanya pekerja formal.

Banyak pekerjaan diluar formal, dengan kelebihan yang dimiliki, harus bisa menyusun strategi untuk mencapai cita-cita.

“Insyaallah jika memiliki keyakinan yang kuat, maka allah akan mengabulkan dari apa yang di cita-citakan,” ungkap Wahyu.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni SIK SH MH menyampaikan, kegiatan serupa juga dilaksanakan serentak di 27 Polsek jajaran Polresta Cirebon.

Dalam rangkaian bakti sosial tersebut, sebanyak 1.000 paket sembako yang berisi beras, minyak goreng, telur ayam, susu, dan lainnya dibagikan kepada masyarakat Kabupaten Cirebon.

“Sebanyak 1.000 paket bantuan sosial berupa sembako yang dibagikan kepada masyarakat dalam bakti sosial sinergitas,” ujar Sumarni.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka berbagi kebahagiaan dengan masyarakat Kabupaten Cirebon, juga berbagi keceriaan dengan anak anak disabilitas di yayasan Beringin Bakti,” sambungnya.

Ia mengatakan, jajaran Polresta Cirebon juga siap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, langkah terbaik untuk membantu masyarakat ialah bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai elemen.

“Seperti halnya dalam kegiatan ini, kami bekerja sama dengan jajaran Forkopimda, dan para donatur lainnya untuk menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

“Semoga bantuan yang diberikan juga bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Ara)

Share:

Kamis, 17 Oktober 2024

Menag RI 'Melaunching' UIN Siber Cirebon Sebagai Kampus Digital Pertama di PTKIN Indonesia

FOKUS CIREBON, FC - Diresmikannya UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang dikenal dengan sebutan Cyber Islamic University, oleh Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, memberikan rasa bangga dan bahagian bagi seluruh civitas akademika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Kamis, 17 Oktober 2024. Launching ini menjadikan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menjadi kampus digital pertama di PTKIN Indonesia.

Peresmian yang dilangsungkan di Gedung Siber, lantai 8, Jalan Kandang Perahu, Kota Cirebon ini, dihadiri Dirjen Pendis Kemenag Prof Dr H Abu Rokhmad, Direktur Pendis Prof Ahmad Zainul Hamdi, para Staf Ahli, Staf Khusus dan Tenaga ahli, serta Pj Walikota Cirebon dan tamu undangan lainnya.

Menteri Agama, Yaqut saat memberikan sambutan menyatakan bahwa kehadiran UIN Siber Cirebon ini dapat memberi kemudahan akses Pendidikan Tinggi bagi santri dan guru madrasah.

Peresmian ini tentu menjadi momen bersejarah bagi transformasi kelembagaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, di mana PTKIN satu-satunya di Ciayumajakuning ini telah paripurna bertransformasi dari IAIN menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

Dengan keberadaan universitas Siber ini, kata Yaqut, siapa pun bisa sekolah di sini dan tidak harus datang dan tidak harus biaya banyak dan tetap bisa melanjutkan studinya dengan cara-cara yang lebih murah, maka lahir UIN Siber Syekh Nurjati.

"Pak Rektor sudah menyampaikan kemajuan-kemajuan yang sudah dicapai dan saya minta tidak berhenti sampai disitu karena digital itu lebih cepat dari kita berfikir. Saya meyakini suatu saat nanti jika ini dilakukan serius, ke depan UIN Siber ini akan menjadi pilihan utama bagi anak anak kita," terangnya.

Sementara menurut Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag pada sambutannya,  pihaknya bersyukur jika hati ini sudah dilangsungkan peresmian gedung SBSN atau Siber, pendidikan jarak jauh. Gedung Siber ini diperuntukan untuk penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat, khususnya penyelenggaran universitas berbasis Siber atau digital.

Ini sesuai dengan keputusan Menteri Agama No 860 tahun 2022 bahwa IAIN sudah dipilih menjadi pilot projek universitas siber. Ini pun kemudian di dorong sekaligus berubah bertransformasi dari IAIN ke UIN dan itu sudah ditetapkan sesuai Peraturan Presiden RI No 60 tahun 2024, tanggal 21 Mei 2024 tentang UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dari regulasi tersebut ini negasi dari Kementerian Agama, khususnya Gusmen adalah pertama universitas Siber menyelenggarakan pendidikan di garda terdepan yang berparadigma pendidikan berbasis teknologi.

Ini diharapkan menjadi frontir advokasi penyelenggaraan, penyediaan pendidikan Islam secara terbuka yang bisa diakses oleh seluruh masyarakat di mana saja dan kapan saja.

Yang kedua melakukan inovasi pengetahuan dan pembelajaran untuk menginisiasi beragam materi atau konten pembelajaran yang dibuat dalam bentuk multimedia digital.

"Ini untuk mendukung percepatan pembelajaran bagi para mahasiswa yang secara mudah memperoleh materi dan konten pembelajaran yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi terkini," ucapnya.

Yang ketiga adalah menyelenggarakan pendidikan jarak jauh untuk jalur akademik vokasi dan profesi. Tahun ini baru diselenggarakan untuk jalur pendidikan akademik dengan memiliki 6 program studi pendidikan jarak jauh.

Seluruh program studi pendidikan jarak jauh ini membuka peluang bagi seluruh warga negara indonesia, khususnya sebagaimana disampaikan oleh Menteri Agara RI khususnya madrasah para santri di manapun berada yang memiliki keterbatasan waktu, keterbatasan akses dan biaya sehingga bisa belajar di mana saja, termasuk bagi kelompok warga negara yang berada di daerah 3T itu dapat mengakses, dapat belajar, mereka masih tetap dapat bekerja dan sekaligus kuliah dengan nyaman, karena perkuliahan full dilaksanakan secara online.

Begitupun diinisiasi untuk membuka peluang kepada seluruh warga Indonesia yang ada di luar negeri, yang mungkin bekerja, yang kemudian berkesempatan untuk kuliah di luar negeri karena pembelajarannya dilakukan secara full online. (din)

Share:

Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas Resmikan Gedung Siber UIN Cirebon

 

Menteri Agama RI, resmikan Gedung Siber UIN Syekh Nurjati Cirebon 


FOKUS CIREBON, FC - Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas meresmikan Gedung Siber Islamic University dan Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Nurjati Cirebon, Kamis, 17 Oktober 2024. Peresmian berlangsung di ruang Auditorium Gedung Siber IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Dalam peresmian tersebut, hadir Pj Walikota Cirebon, Dirjen Pendis RI, Kasubdit, para Kepala Biro, Kakanwil Propinsi Jawa Barat, para Kepala Kantor Kementerian Agama di wilayah III Cirebon, guru besar, dosen dan tamu undangan lainnya.

Menteri Agama, Yaqut dalam sambutannya mengungkapkan bahwa sejak diberi amanah oleh Presiden untuk memimpin Kementerian Agama, langkah pertama yang diambilnya adalah “belanja masalah”, yakni mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan. 

Dari belanja masalah tersebut, salah satu masalah mendasar yang ditemui adalah keterbatasan akses pendidikan tinggi yang dirasakan oleh para santri di pesantren dan guru-guru madrasah.

Sehingga UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses pendidikan tinggi yang murah dan berkualitas bagi para santri dan guru madrasah. 

Menurut Yaqut, peresmian gedung baru ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan mewujudkan cita-cita pendidikan yang inklusif dan terjangkau, khususnya bagi komunitas pesantren yang sering kali menghadapi keterbatasan biaya dan akses pendidikan.

Yaqut juga menyampaikan bahwa untuk menjawab masalah tersebut, lahirlah gagasan tentang UIN Siber Syekh Nurjati. Universitas ini dirancang untuk menjadi solusi bagi para santri dan guru madrasah yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan aktivitas mengajar atau terbebani oleh biaya yang besar.

“Kami ingin menciptakan universitas di mana siapapun bisa sekolah tanpa harus datang ke kampus, tanpa biaya yang besar, namun tetap mendapatkan kualitas pendidikan yang baik. Ini adalah perjuangan selama empat tahun untuk merealisasikan gagasan UIN Siber ini,” tambahnya.

Kemajuan yang Telah Dicapai dan Harapan ke Depan

Menteri agama, Yaqut juga memaparkan berbagai kemajuan yang telah dicapai oleh universitas tersebut. Gedung baru yang representatif, fasilitas digital yang canggih, serta program pendidikan yang inklusif menjadi bukti nyata perkembangan universitas ini.

“Saya yakin, ke depan, UIN Siber akan menjadi pilihan utama bagi anak-anak kita yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi, terutama bagi santri dan guru madrasah. Saya minta kualitas harus tetap ditingkatkan dan jangan hanya puas dengan peresmian ini,” tegas Menteri Agama.

Yaqut juga menekankan bahwa selain program studi keagamaan, UIN Siber harus mengembangkan program-program vokasi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. “Prodi vokasi juga penting, jangan hanya fokus pada studi keagamaan. Saya berharap UIN Siber bisa menjadi universitas yang lengkap dan fleksibel,” imbuhnya.

Mengakhiri sambutannya, Menteri Agama menyampaikan harapannya agar perjuangan ini terus dikawal, khususnya oleh Dirjen Pendidikan Islam yang kini menjabat sebagai Sekjen Kemenag. “Gedung ini sudah menghabiskan anggaran 100 miliar, jadi tolong dikawal terus agar cita-cita kita bisa terwujud,” tutupnya dengan penuh harap.

Peresmian ini bukan hanya simbol kemajuan, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam upaya pemerataan akses pendidikan tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama bagi mereka yang berada di lingkungan pesantren dan madrasah. (din)

Share:

Rabu, 16 Oktober 2024

Rektor UIN Siber Cirebon Kirim Delegasi Workshop Nasional Campus Waste Solution UI Green Metric 2024 di Mataram

Dua delegasi UIN Siber Cirebon : H. Mohamad Arifin, S.Pd.I, Pranata Humas Ahli Muda, dan Oktavianus Bere, S.Sos., Pranata Humas Ahli Pertama.


MATARAM, FC – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, mendelegasikan dua Pranata Humas (JFT Prahum) untuk menghadiri Workshop Nasional Campus Waste Solution UI Green Metric 2024, yang akan berlangsung dari Senin hingga Kamis, 14-17 Oktober 2024 di Universitas Islam Negeri Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Dalam pernyataannya, Prof. Aan menekankan pentingnya kegiatan ini dalam mendukung upaya UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk menerapkan solusi ramah lingkungan di kampus. 

“Kegiatan ini sangat penting bagi universitas untuk menyerap ilmu dan strategi terkait pengelolaan sampah kampus. Kami berharap, kedua delegasi yang kami kirim dapat membawa pulang pengetahuan yang dapat langsung diterapkan di kampus kami,” ujar Prof. Aan.

Dua Pranata Humas yang didelegasikan adalah H. Mohamad Arifin, S.Pd.I., Pranata Humas Ahli Muda, dan Oktavianus Bere, S.Sos, Pranata Humas Ahli Pertama. 

Keduanya merupakan garda terdepan dalam bidang dokumentasi, publikasi, dan kehumasan di UIN Siber Cirebon, yang bertugas mem-branding dan mempublikasikan seluruh kegiatan kampus. Prof. Aan menambahkan.

H. Mohamad Arifin menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam workshop ini tidak hanya berfokus pada penanganan sampah kampus, tetapi juga pada upaya membangun citra UIN Siber Cirebon sebagai kampus yang peduli lingkungan. 

“Misi kami adalah membawa solusi inovatif terkait pengelolaan sampah, yang tidak hanya berdampak bagi lingkungan kampus, tetapi juga menciptakan kesadaran di kalangan sivitas akademika mengenai pentingnya keberlanjutan dan pelestarian lingkungan,” ujarnya.

Workshop Nasional Campus Waste Solution UI Green Metric 2024 menjadi bagian dari upaya besar perguruan tinggi di Indonesia dalam mencapai standar keberlanjutan global melalui program UI Green Metric. 

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, dengan keikutsertaannya, berkomitmen untuk turut serta dalam memajukan inisiatif hijau dan ramah lingkungan di dunia pendidikan tinggi. (din)

Share:

Sabtu, 12 Oktober 2024

Pj Bupati Cirebon Harapkan Pilkada 2024 Berjalan Tertib dan Kondusif

 


KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menghadiri rapat koordinasi bersama stakeholder terkait Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilu Serentak 2024 di Kabupaten Cirebon.

Wahyu Mijaya menyampaikan harapannya saat memberikan sambutan pada kegiatan yang digelar di Hotel Apita Cirebon pada Jumat (11/10/2024), agar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Cirebon tahun 2024 dapat berjalan dengan tertib dan kondusif.

Wahyu mengatakan, penting untuk berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di saat masa kampanye. Sekadar diketahui, masa kampanye pada Pilkada Serentak 2024 dimulai sejak 25 September dan berakhir pada 23 November 2024.

Dirinya mengingatkan, agar peserta Pilkada beserta timnya dapat memanfaatkan masa kampanye dengan sebaik-baiknya tanpa melanggar aturan.

“Di sini kita sama-sama mengingatkan kembali, agar kampanye Pilkada menggunakan cara-cara yang baik dan benar. Dari mulai penggunaan alat peraga kampanye (APK) dan berbagai hal lainnya agar diingatkan kembali,” kata Wahyu usai rapat koordinasi.

Ia berharap, penyelenggaraan hingga pengawasan di lapangan berjalan maksimal. Sehingga, lanjut dia, masa kampanye berjalan kondusif.

“Sehingga keamanan di Kabupaten Cirebon terjaga. Berbagai hal dan aktivitas masyarakat terlaksana dengan baik,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cirebon, Sadaruddin Parapat mengatakan, kegiatan rapat koordinasi itu sejatinya mengingatkan partai politik (parpol) dan tim kampanye untuk taat regulasi selama masa kampanye.

Ia juga mengingatkan tentang penertiban APK yang sudah dikoordinasikan dengan berbagai pihak, seperti kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan lainnya.

“Penertiban ini sebenarnya kewenangan parpol untuk melakukan pembersihan,” kata Sadaruddin.

Kegiatan tersebut juga dihadiri berbagai pihak, seperti perwakilan parpol, pihak kepolisian, TNI, Bawaslu Provinsi Jawa Barat, dan lainnya. (din)

Share:

Tausyiah KH.M.Arif Suhartono Tekankan Keutamaan Bersolawat

FOKUS CIREBON - Alun-alun Balai Desa Sindangjawa dipenuhi seribuan jamaah pada Sabtu malam (11/10), dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara yang bertajuk Sindangjawa Bersholawat ini menghadirkan KH. M. Arif Suhartono sebagai pembicara utama, yang menyampaikan tausyiah penuh makna dan hikmah.

Dalam tausyiahnya, KH. M. Arif Suhartono mengingatkan umat untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW, terutama dalam kehidupan sehari-hari. Beliau menekankan pentingnya mencintai dan mengenal lebih dalam sosok Nabi Muhammad SAW, serta mengamalkan ajaran-ajarannya.

"Rasulullah SAW adalah teladan terbaik. Setiap langkah hidupnya adalah pelajaran bagi kita. Dengan mencontoh perilaku beliau, kita akan mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat," ujar KH. Arif dengan penuh semangat.

Beliau juga mengajak para hadirin untuk memperbanyak sholawat sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah. "Sholawat adalah bentuk kedekatan kita kepada Nabi, dan dengan sering bersholawat, kita akan mendapatkan syafaat beliau di hari kiamat," lanjutnya.

Acara Sindangjawa Bersholawat ini dimeriahkan dengan lantunan sholawat dari Hadroh Al Badriyah Cirebon, yang semakin menambah kekhusyukan suasana. 

Selain tausyiah, acara juga diisi dengan pembacaan maulid, zikir, dan doa bersama untuk memohon keberkahan dan keselamatan bagi seluruh umat.

Kepala Desa Sindangjawa, H.Yayat Supriyatna, S.Pd dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini dan berharap agar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

Kuwu Sindangjawa juga berharap kita semua dapat meneladani akhlak Rosulullah SAW. "Mari kita teladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam pergaulan kita di dalam masyarakat agar tercipta keteraturan dalam hidup, yakni hidup rukun dan damai," paparnya.

Acara ini berakhir dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. M. Arif Suhartono, yang kemudian disambut dengan antusiasme dan rasa syukur dari para jamaah yang hadir. (din)

Share:

Jumat, 11 Oktober 2024

Peringati Maulid Nabi, Ribuan Warga Padati Sindangjawa Bersholawat


FOKUS CIREBON - Ribuan jamaah dari berbagai tempat memadati Alun-alun Desa Sindangjawa, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Mereka datang untuk menghadiri acara Sindangjawa Bersholawat yang digelar pada Jumat malam Sabtu, (11/10/2024).

Kegiatan Sindangjawa Bersholawat, selain diiringi Hadroh, acara ini juga diisi tausyiah oleh KH. Muhamad Arif Suhartono, seorang ulama kharismatik yang dikenal sebagai penggerak dakwah melalui sholawat dan pengajian.

Pada kegiatan ini, semua menyatu dalam suasana yang penuh keberkahan dan nuansa spiritual, jamaah yang datang dari berbagai tempat, baik dari dalam maupun luar Sindangjawa, bersatu dalam lantunan sholawat yang dipimpin langsung oleh Hadroh Al Badriyah Cirebon. 

Kuwu Sindangjawa, H Yayat Supriyatna, S.Pd dalam sambutannya  mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW dan menjaga persatuan serta kedamaian di tengah masyarakat.

"Mari kita teladani akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk pergaulan kita di masyarakat agar Sindangjawa selalu berada dalam kerukunan dan kedamaian," ucapnya.


Kuwu Sindangjawa juga menekankan  bahwa dengan menjaga akhlak yang baik dan menjadikan sholawat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, menjadikan bagi kita jalan mendapatkan syafa'atnya Nabi Muhammad dan kebaikan dari Allah SWT.

Demikian juga sambutan yang disampaikan Camat Dukupuntang yang menyambut baik acara ini sebagai ajang silaturahmi sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah-tengah masyarakat. 

Menurut Camat Dukupuntang, acara ini bisa menjadi agenda tahunan yang dapat terus mempererat kebersamaan umat Islam dan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui lantunan sholawat serta tausiyah yang menyejukkan hati.

Sementara itu, acara yang berlangsung meriah dan khidmat, dengan jamaah yang terus memenuhi seluruh alun-alun hingga ke area sekitar, sementara jama'ah terus menikmati acara demi acara hingga selesai. (din)

Share:

Bangun Kolaborasi, SMSI Kabupaten Cirebon Gelar Konsolidasi dan Silaturrahmi

 

Puluhan Media Online yang tergabung di SMSI Kabupaten Cirebon 


FOKUS CIREBON - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan konsolidasi dan Silaturahmi bersama Pimpinan Media Online melalui kolaborasi untuk mendorong mutualisme karya-karya jurnalis sebagai bentuk penguatan Kabupaten Cirebon lebih dinamis dan maju, Jumat, 11 Oktober 2024.

Kegiatan konsolidasi tersebut juga dalam upaya memperkuat dan meningkatkan kualitas media di Kabupaten Cirebon, SMSI Kabupaten Cirebon membuka kesiapan mereka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak. 

Ketua SMSI Kabupaten Cirebon, Toto menyatakan, digelarnya kegiatan konsolidasi dan silaturahmi bersama para pemimpin media online lokal, sebagai langkah SMSI dan ini merupakan bagian dari upaya SMSI untuk mendorong pertumbuhan media yang lebih berkualitas serta memperkuat posisi Cirebon di kancah media nasional.

Ketua SMSI juga menjelaskan, bahwa kegiatan ini diinisiasi untuk membangun hubungan yang lebih erat antara SMSI dan para pemimpin media online. “Kami ingin memastikan bahwa media di Cirebon tidak hanya menjadi sumber informasi yang tepercaya, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam mempromosikan potensi daerah ini,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan konsolidasi ini  banyak membahas berbagai strategi untuk menghadapi tantangan di era digital, termasuk peningkatan kualitas jurnalisme, pengembangan teknologi media, serta kolaborasi dalam penyajian berita yang objektif dan berimbang. Selain itu, SMSI juga akan mendorong peningkatan kesejahteraan dan profesionalisme jurnalis di wilayah Cirebon.

Dalam kesempatan yang sama, para pemimpin media online diharapkan dapat saling bertukar ide dan pengalaman, serta menemukan solusi bersama untuk mengatasi permasalahan yang sering dihadapi oleh industri media lokal, seperti keterbatasan sumber daya dan akses terhadap informasi.

"Dengan kolaborasi yang kuat antara SMSI dan media online di Cirebon, kami optimis bahwa Kabupaten Cirebon dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memajukan industri media, serta mendorong pembangunan daerah yang lebih inovatif dan kompetitif," tambah Toto.

Silaturahmi dan konsolidasi ini diharapkan dapat membuka pintu bagi berbagai peluang kerja sama di masa depan, yang tidak hanya akan menguntungkan media, tetapi juga masyarakat Cirebon secara keseluruhan.

Dengan semangat kebersamaan dan visi yang jelas, SMSI Kabupaten Cirebon optimis dapat mewujudkan media yang lebih kuat, profesional, dan berdaya saing, yang pada akhirnya akan berkontribusi dalam mempercepat kemajuan Kabupaten Cirebon di era digital. (din)

Share:

Definition List

Unordered List

Support