Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 23 Januari 2024

Informasi Jalur Masuk SPAN-PTKIN di IAIN Syekh Nurjati Cirebon

CIREBON, FC - Berdasarkan peraturan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2014 mengenai Penyelenggaraan Pendidikan dan Pengelolaan Perguruan Tinggi, pola penerimaan mahasiswa baru pada UIN/IAIN/STAIN atau PTN dengan Program Studi keagamaan (selanjutnya disebut Perguruan Tinggi) di Indonesia dilakukan secara nasional dan bentuk lain. 

Pola seleksi nasional pada perguruan tinggi dikenal sebagai Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), sedangkan pola seleksi bentuk lain yang dilakukan bersama oleh perguruan tinggi disebut Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN). 

Kedua jenis seleksi ini terbuka bagi calon mahasiswa dari seluruh Indonesia tanpa membedakan jenis kelamin, agama, ras, suku, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi.

SPAN-PTKIN merupakan metode seleksi nasional yang diadakan secara terpadu oleh seluruh perguruan tinggi, diselenggarakan serentak oleh Panitia Pelaksana yang ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia. 

Biaya pelaksanaan SPAN-PTKIN ditanggung oleh pemerintah, sehingga peserta tidak dikenakan biaya pendaftaran. Pelaksanaan SPAN-PTKIN secara nasional yang melibatkan 59 Perguruan Tinggi harus mematuhi prinsip adil, transparan, dan non-diskriminatif, sambil tetap mempertimbangkan potensi calon mahasiswa dan karakteristik PTKIN.

Sebagai lembaga pendidikan setelah MA/MAK/SMA/SMK/Pendidikan Diniyah Formal/Pendidikan Kesetaraan Pondok Pensantren Salafiyah/Mu’adalah Muallimin/Mua’dalah Salafiyah, Perguruan Tinggi berhak menerima calon mahasiswa berprestasi akademik tinggi. 

Keputusan ini didasarkan pada rekomendasi dari Kepala Sekolah/Madrasah. Siswa yang menunjukkan prestasi tinggi dan konsisten berpotensi menjadi calon mahasiswa di Perguruan Tinggi melalui SPAN-PTKIN.

Untuk informasi lebih jelas, silahkan klik di : 

Tujuan SPAN-PTKIN

Ketentuan Umum dan Persyaratan

Tata Cara Pendaftaran

Jadwal Seleksi

Pengumuman

Program Studi dan Jumlah PilihanL

ink Pendaftaran SPAN-PTKIN


Prof Dr Aan Jaelani, M.Ag : Cyber X UINSSC, Menjadi Awal Diterapkannya Layanan Kampus Serba Digital

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag saat membuka kegiatan Cyber X UINSSC di Gedung ICC IAIN Syekh Nurjati Cirebon.


CIREBON, FC - Pagi Selasa, 23 Januari 2024, gedung IAIN Cirebon Center (ICC), tampak meriah oleh para mahasiswa dan siswa SMA serta siswa Aliyah. Mereka datang di acara Cyber X UINSSC (Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon) Expo yang bertema "The World Within Reach".

Kegiatan dua hari, Selasa - Rabu, 23-24 Januari 2024 ini, dibuka langsung oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag, beserta hadir unsur pimpinan rektorat, para dekan dan  dosen, serta staf di lingkungan IAIN Cirebon.

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani MAg menjelaskan, saat ini semua harus digital, layanan offline harus mulai dihilangkan secara bertahap. "Kegiatan ini akan menjadi awal diterapkannya semua layanan di kampus serba digital," papar Prof Aan.

Kata Prof Aan, Universitas siber ini menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang mudah dan terjangkau, maka IAIN Cirebon menjadi pilot project kampus siber atau universitas digital sebagaimana Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 860.

"Tranformasi IAIN Cirebon menjadi UINSSC ini memiliki tiga makna penting, pertama harus menghadirkan sumber daya dan materi perkuliahan yang serba digital. Jadi siapa saja, dari mana saja dan kapan saja bisa mendapat layanan di IAIN Cirebon," tuturnya.

Kedua, kata Prof Aan, IAIN Cirebon juga harus selalu berinovasi yang ujungnya berbentuk multimedia. Lalu ketiga, terang Prof Aan, sistem absensi dan sejumlah layanan lainnya harus serba digital, dimana semua ruangan di IAIN Cirebon harus menggunakan barcode.

Ujar Prof Aan, untuk datang ke kampus tidak harus mengisi absen manual, cukup di hp saja. Dan tidak hanya itu,  pihaknya pun tidak memperkenankan ada kerumuman dalam aktivitas layanan di IAIN Cirebon. Jadi kerumunan ini harus dihilangkan.

"Semuanya dilayani secara digital. Semoga ini menjadi inspirasi, bukan hanya mimpi tapi fakta yang harus kita kejar," katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Cyber X UINSSC Expo, Erfan Gazali MSi menerangkan, kegiatan tersebut merupakan puncak acara dari rangkain Hari Amal Bhakti ke 78 Kememterian Agama tahun 2024 di lingkungan IAIN Cirebon.

"Kegiatan ini adalah acara pamungkas HAB di lingkungan IAIN Cirebon. Sebelumnya kami juga menggelar berbagai perlombaan selama dua pekan," katanya.

Erfan menjelaskan, tujuan Cyber X UINSSC Expo ini yaitu untuk mengenalkan berbagai produk dan layanan akademik di fakultas dan pascasarjana di IAIN Cirebon yang serba digital.


"Pameran produk digital ini dibalut dengan podcast guru besar, game educatif, performance dan seni tari," paparnya.

Kegiatan ini, kata Erfan, dihadiri sivitas akademika IAIN Cirebon, siswa SMA dan aliyah di cirebon dan sekitarnya.

"IAIN Cirebon ini pilot project sebagai kampus siber. Kegiatan ini menjadi persiapan kita untuk menyambut secara resmi sekaligus alat ukur sebelum masuk UNSSC," tandasnya. (din/Adv)

Komisi II DPRD Soroti Rencana Program Rutilahu 2024

CIREBON, FC – Rapat Kerja Komisi II DPRD Kota Cirebon menyoroti rencana program kerja Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Tahun Anggaran 2024, Selasa (23/1/2024).

Memimpin jalannya rapat, Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, H Karso mengapresiasi kinerja DPRKP Kota Cirebon. Mengingat dinas tersebut berhasil mencapai target pembangunan, sehingga tidak terjadi tunda bayar.

Namun demikian, Karso menyayangkan pelaksanaan program rutilahu pada 2023 yang baru dilaksanakan di penghujung tahun.

“Kami berharap, realisasi program rutilahu dapat selesai pada triwulan II atau sekitar Juli 2024,” katanya.

Ia juga berharap, untuk anggaran program pelaksanaan rutilahu dapat disamakan dengan provinsi menjadi Rp20 Juta. Ke depan, Komisi II DPRD mengusulkan pagu anggaran dinaikkan untuk rutilahu.

“Serta berkenaan dengan program DPRKP yang bersifat konstruksi atau infrastruktur dapat terlaksana dengan baik,” tambahnya.

Sementara, Kepala DPRKP Kota Cirebon Wandi Sofyan SSTP menyebut bahwa untuk program rutilahu, ada sebanyak 321 yang telah terdata.

“Total tersebut berasal dari aspirasi masyarakat dan juga berasal dari pokok pikiran DPRD,” ujarnya.

Wandi menjelaskan, untuk realisasi kenaikan pagu anggaran rutilahu belum bisa dilaksanakan pada tahun 2024, sebab masih berpedoman pada Perwali Nomor 42/2016 tentang Tata Cara Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari APBD.

“Kami masih merujuk pada Perwali 42 Tahun 2016 pada pasal 36 ayat 1 untuk pagu yang ditetapkan,” katanya.

Ia juga mengimbau, untuk program rutilahu yang masuk dalam pokir DPRD agar diselesaikan kelengkapan administrasi agar segera direalisasikan.

“Kami ingin segera mungkin dilaksanakan, jadi kami meminta kepada dewan agar segera melengkapi administrasi,” ujarnya.

Merespons hal tersebut, Kabid Kawasan Permukiman H Nanang Rosadi SSi MKes berharap tidak ada perubahan dalam program kerja yang telah ditetapkan.

“Selain itu, kami berharap koordinasi dengan dewan dan masyarakat dapat terlaksana dengan baik, sehingga proses rutilahu dan pemugaran dapat lancar terlaksana,” pungkasnya.

Turut hadir Wakil Ketua Komisi II M Noupel SH MH, serta Anggota Komisi II DPRD Kota Cirebon, Ir Watid Sahriar MBA, dan Agung Supirno SH. (din)