Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 18 November 2024

Bakesbangpol Kabupaten Cirebon Gelar Rapat Koordinasi Pantau Stabilitas Politik Pilkada 2024

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar Rapat Koordinasi Pemantauan Perkembangan Politik di Daerah Dalam Rangka Menghadapi Pilkada Serentak 2024 di Sutan Raja Hotel Cirebon, Senin (18/11/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas politik yang kondusif di wilayah Kabupaten Cirebon selama proses demokrasi berlangsung.

Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Bakesbangpol Kabupaten Cirebon, Zamroni Alhadi SE, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 61 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemantauan, Pelaporan, dan Evaluasi Perkembangan Politik di Daerah.

“Pemantauan ini penting untuk menciptakan stabilitas politik yang kondusif melalui mekanisme pelaporan dan evaluasi yang terkoordinasi dan berkesinambungan,” ujar Zamroni.

Ia menjelaskan, Kabupaten Cirebon telah membentuk Tim Pemantauan Perkembangan Politik Daerah yang bertugas memantau pelaksanaan Pilkada, situasi politik, serta ketertiban umum.

Tim ini juga bertanggung jawab menyampaikan laporan hasil pemantauan kepada instansi terkait, guna memastikan stabilitas politik daerah agar tetap terjaga.

Tim pemantauan memiliki sejumlah tugas strategis, di antaranya memonitor pelaksanaan pemilihan presiden dan wakil presiden, pemilihan legislatif, serta pemilihan kepala daerah di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.

“Selain itu, tim ini juga bertugas mengevaluasi laporan dari kecamatan di seluruh Kabupaten Cirebon terkait perkembangan politik,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Cirebon, Drs H Mochamad Syafrudin, menegaskan pentingnya koordinasi antarpetugas untuk menyelesaikan setiap potensi permasalahan yang muncul.

“Pemantauan dilakukan secara detail pada setiap tahapan Pilkada, agar tercipta suasana aman dan nyaman bagi masyarakat,” tutur Syafrudin.

Menurutnya, mendekati Pilkada Serentak 2024, dinamika politik di masyarakat berpotensi memanas dan dapat menimbulkan gesekan.

Oleh karena itu, tim diharapkan bekerja maksimal untuk menjaga situasi agar tetap kondusif. Pemerintah daerah juga memastikan dukungan penuh terhadap suksesnya penyelenggaraan Pilkada, sesuai amanat regulasi.

“Kami optimistis dapat menghadirkan stabilitas politik yang kondusif, demi kesuksesan pesta demokrasi serentak di tahun ini,” pungkasnya. (Ara)

Minggu, 17 November 2024

Lewat PkM, Dosen UIN Siber Cirebon di Pattani-Thailand Mulai Selami Empat Isu Utama

PATTANI, THAILAND - Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Kolaborasi Internasional dengan tema “Developing an Integrative Curriculum at Arun Islam Wittaya School in Thailand : A Participatory Action Research for Better Education Quality” di Pattani-Thailand dimulai hari ini. 

Kegiatan PkM dimulai dengan mengadakan FGD yang diikuti sekitar 20 guru pengampu mata pelajaran agama dan umum di sekolah itu. 

Acara dibuka dengan sambutan dari pimpinan pondok Ustaz Abdur Razaq, Lc., MA. Dalam sambutannya, Ustaz Razaq menyambut baik pelaksanaan kegiatan PkM ini. 

“Kami berharap kegiatan PkM Kolaborasi Internasional dosen UINSSC ini dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan di sekolah yang kami pimpin”, ungkap Razaq.  Minggu, (17/11/2024).

Focus Group Discussion (FGD) hari pertama difokuskan untuk menggali empat isu utama. Topik pertama adalah pengetahuan para guru mengenai kurikulum yang diterapkan di sekolah Arun Islam Wittaya School Pattani-Thailand. 

Para guru berbagi pandangan mengenai struktur dan isi kurikulum yang ada. Topik kedua membahas keterlibatan guru dalam penyusunan kurikulum, menilai sejauh mana para guru terlibat dalam merancang kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan siswa. 

Selanjutnya, topik ketiga berkaitan dengan evaluasi kesesuaian kurikulum dengan situasi pendidikan yang ada, serta bagaimana kurikulum tersebut dapat diperbaiki agar lebih efektif. 

Topik terakhir adalah pentingnya pengembangan kemampuan berbahasa asing di sekolah untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan kemampuan komunikasi dalam konteks internasional.

Dalam materinya, Erfan Gazali membuka sesi dengan menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan ini. Menurutnya, “Focus Group Discussion (FGD) ini tidak bertujuan untuk mencari kesalahan dalam pelaksanaan kurikulum, melainkan untuk memahami kondisi nyata yang ada di lapangan” ungkapnya. 

Lebih lanjut, erfan menjelaskan bahwa FGD diadakan untuk menggali berbagai perspektif dan pengalaman para guru terkait implementasi kurikulum di sekolah, serta untuk mengidentifikasi tantangan dan kebutuhan yang perlu diperhatikan dalam pengembangan kurikulum ke depan. 

Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat tercipta solusi yang lebih relevan dan efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan” pungkasnya.

Wakhid Nashruddin, PhD dalam sesi penutup FGD menyampaikan bahwa Tim Abdimas UINSSC hadir untuk menawarkan konsep integrasi kurikulum yang mencakup pengembangan kecakapan mahasiswa dalam hifzul Quran, penguatan kemampuan bahasa asing, serta pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran. 

“Melalui pendekatan ini, diharapkan dapat tercipta kurikulum yang lebih komprehensif dan relevan dengan kebutuhan zaman, yang tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan keterampilan abad ke-21 yang mendukung kualitas pendidikan secara keseluruhan”, tutup Wakhid.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberi kontribusi positif dalam meningkatkan kompetensi guru, memperbaiki kualitas pengajaran, dan mengoptimalkan proses pendidikan di sekolah, sehingga dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik dan berkualitas. (din)

Sabtu, 16 November 2024

Milad Ke 30 Forum Kajian Kitab Kuning dan Malam Menggapai Berkah Gebyar Maulid Nabi SAW 1446 H

CIREBON, FC - Dalam rangka memuliakan Maulid Nabi Muhammad SAW dan menyemarakkan Milad Ke-30 Forum Kajian Kitab Kuning (FK-3), pihaknya mengundang seluruh masyarakat untuk hadir dalam acara yang istimewa :

MALAM MENGGAPAI BERKAH

Acara ini merupakan bagian dari Gebyar Maulid Nabi SAW 1446 H, yang diadakan dengan penuh semangat untuk mempererat ukhuwah, menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, dan menghidupkan syiar Islam.

Detail acara:

📆 Sabtu, 16 November 2024

⏰ Pukul 19.00 WIB s.d selesai

📍 Halaman Ma'had Al-Jami'ah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Acara ini akan menghadirkan :

🌟 Pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW, sebuah tradisi mulia yang mengingatkan kita pada kisah perjalanan hidup Rasulullah SAW sebagai teladan umat.

🌟 Perayaan Milad Ke-30 FK-3, sebagai wujud syukur atas perjalanan panjang FK-3 dalam menghidupkan kajian kitab kuning dan syiar keislaman.

🌟 Closing Ceremony, penutup rangkaian acara yang penuh keberkahan dan kebahagiaan.

Dimeriahkan oleh :

✨ Grup Hadrah Babul Musthofa dari Pekalongan, Jawa Tengah, yang akan menghibur kita dengan lantunan shalawat dan seni islami yang memukau.

Acara ini TERBUKA UNTUK UMUM, siapapun dapat turut hadir dan berpartisipasi dalam momen penuh kemuliaan ini.

Mari bersama-sama memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan keimanan, mempererat silaturahmi, dan meraih keberkahan. 

Jangan lewatkan malam yang penuh cahaya dan doa ini!

Salam Kajian, Fashlun ✊🏻!!!

Jumat, 15 November 2024

Pemkot Cirebon Catat Rekor Investasi 2024, Tembus Rp 1,97 Triliun Hingga Oktober

CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon mencatat realisasi investasi di Kota Cirebon mencapai Rp1,97 triliun hingga Oktober 2024, melampaui target sebesar Rp860 miliar.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cirebon, Drs. Sosroharsono S., menyampaikan bahwa pencapaian ini mencerminkan iklim investasi yang positif di wilayah Cirebon.

Menurut Sosro, realisasi investasi tersebut terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp1,36 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp537 miliar. Tercatat ada 10.018 investor PMDN dan 38 investor PMA yang berkontribusi dalam perekonomian Kota Cirebon hingga saat ini.

“Peningkatan realisasi investasi ini menjadi bukti bahwa Kota Cirebon memiliki daya tarik bagi pelaku usaha, terutama dari sektor UMKM dan industri besar,” kata Sosro Harsono di Cirebon, Jumat, 15 November 2024 di ruang kerjanya.

Sosro menambahkan, investasi ini tidak berupa dana yang masuk ke kas pemerintah, melainkan perputaran biaya operasional yang mendukung perekonomian lokal. Sektor PMDN didominasi oleh pelaku usaha kecil menengah (UKM), sementara PMA berfokus pada industri besar di wilayah tersebut.

Selain itu, DPMPTSP Kota Cirebon juga telah menerbitkan 9.854 Nomor Induk Berusaha (NIB), melebihi target 9.190 NIB. Tingginya jumlah penerbitan NIB ini menunjukkan minat tinggi dari para pelaku usaha untuk berinvestasi di Kota Cirebon.

“Kami optimis iklim usaha di Cirebon akan terus berkembang seiring dengan meningkatnya minat investor,” ujarnya.

Mengacu pada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), Sosro menjelaskan bahwa sektor bisnis unggulan di Cirebon meliputi 4.046 industri produk makanan, 1.263 kedai makanan, 457 industri masakan dan makanan olahan, serta 420 unit perdagangan besar makanan dan minuman.

Untuk mendukung pertumbuhan ini, Pemkot Cirebon terus berupaya mempermudah proses perizinan bagi pelaku usaha lokal maupun asing.

“Kami berkomitmen untuk mempertahankan iklim investasi yang kondusif dan mendorong ekonomi Kota Cirebon semakin maju,” tutup Sosro.

Sebagai informasi, DPMPTSP Kota Cirebon masuk dalam 17 daerah di Jawa Barat dengan capaian melebihi 100 persen target penerbitan NIB. (Rudi)

Beri Tanda Penghargaan dan SK Pensiun, Pj Wali Kota Apresiasi Pengabdian PNS

 

CIREBON – Penjabat (Pj) Wali Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun dan Tanda Penghargaan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki masa pensiun di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon, Jumat (15/11/2024).

Dalam sambutannya, Pj Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada para PNS yang telah mengabdi selama bertahun-tahun. 

“Hari ini, kita memberikan penghargaan kepada Bapak dan Ibu yang telah mengabdikan diri dengan tulus kepada negara, bangsa, dan khususnya Kota Cirebon tercinta. Anda semua adalah bagian dari sejarah panjang yang telah mencatatkan kontribusi luar biasa bagi perkembangan kota ini,” ujarnya.

Pj Wali Kota menekankan, pensiun bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari babak baru dalam kehidupan. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih Pemerintah Kota Cirebon atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan para pensiunan selama bertahun-tahun, baik dalam pelaksanaan tugas administratif, pembangunan infrastruktur, pendidikan, maupun program sosial yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Selama bertahun-tahun, Bapak dan Ibu telah menjadi bagian integral dari berbagai kebijakan, program, dan kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Cirebon. Kami berharap penghargaan ini bukan hanya simbol administrasi, melainkan pengakuan atas kontribusi dan integritas yang tinggi yang telah diberikan,” tambah Pj Wali Kota.

Pj Wali Kota juga berharap agar semangat pengabdian yang telah ditunjukkan oleh para pensiunan tetap dapat menginspirasi generasi penerus yang masih aktif di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon. 

Meskipun telah pensiun, Pj Wali Kota mengajak para pensiunan untuk tetap memberikan kontribusi dalam pembangunan melalui berbagai bentuk kegiatan sosial.

“Semoga penghargaan ini menjadi kenang-kenangan yang bernilai sepanjang masa. Kita semua harus terus menjaga semangat kebersamaan dalam membangun Kota Cirebon,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kota Cirebon, Dra Sri Lakshmi Stanyawati MSi mengatakan, jumlah pensiunan yang menerima SK Pensiun dan Tanda Penghargaan pada triwulan pertama dan kedua tahun 2025 tercatat sebanyak 117 orang.

“Terdiri dari 22 orang dari jabatan struktural, 56 orang jabatan fungsional tertentu, dan 39 orang pejabat fungsional umum,” ujarnya.

Sri Laksmi menambahkan, berdasarkan Tanggal Mulai Tugas (TMT) Batas Usia Pensiun (BUP), masa pensiun dimulai pada berbagai tanggal sepanjang tahun 2025. Diantaranya, 1 Januari 2025 sebanyak 19 orang , 1 Februari 2025 sebanyak 10 orang, 1 Maret 2025 sebanyak 17 orang, 1 April 2025 sebanyak 18 orang , 1 Mei 2025 sebanyak 29 orang dan 1 Juni 2025 sebanyak 24 orang.

“Mari terus menjalin hubungan yang baik, memberikan inspirasi kepada generasi muda, dan tidak henti-hentinya memberikan kontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara,” tuturnya. (Hafid)

Pemkab Cirebon Tiga Kali Berturut Turut Pertahankan Predikat Kabupaten Informastif

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon meraih penghargaan dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) pada Badan Publik Tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar) di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Kamis (14/11/2024).

Ajang tahunan ini digelar oleh Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Barat dan Pemkab Cirebon menerima kembali penghargaan kategori Kabupaten Informatif selama tiga tahun berturit-turut.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto SH MH menghadiri secara langsung acara Penganugerahan KIP tersebut.

Wahyu juga sekaligus menerima trofi dan piagam penghargaan Anugerah KIP yang diserahkan langsung oleh Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin didampingi Ketua Komisi Informasi Jabar, Ijang Faisal.

Dalam sambutannnya, Bey mengatakan, keterbukaan informasi publik merupakan kewajiban bagi badan publik. Ia juga mengapresiasi kepada seluruh penerima penghargaan dalam ajang ini.

“Berikan yang terbaik, dan ini merupakan sesuatu yang luar biasa. Sudah tidak ada alasan lagi, sekarang era keterbukaan informasi publik,” kata Bey dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua KI Jabar, Ijang Faisal mengatakan, Anugerah Keterbukaan Informasi Publik merupakan bukti kinerja badan publik dalam melaksanakan tugasnya.

Ijang menyebutkan, penghargaan yang diberikan merupakan bagian dari motivasi, agar badan publik di wilayah Jabar menjadi lebih baik lagi.

“Penghargaan ini untuk memberikan motivasi kepada seluruh badan publik yang serius dalam mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” ujarnya.

“Saat ini, era keterbukaan informasi dan nyaris tidak dapat dihindari. Bahwa informasi menjadi energi yang mampu mengakselerasi proses mencerdaskan bangsa, serta menorehkan berbagai perubahan yang tidak terbayangkan,” imbuhnya.

Di tengah situasi perkembangan teknologi dan informasi yang begitu deras, lanjut Ijang, negara harus hadir untuk menguatkan semangat informasi dan akuntabilitas.

Sehingga, menurut Ijang, praktik keterbukaan informasi menjadi ruh dalam melayani masyarakat.

“Keterbukaan informasi bukan hanya kewjiban, tetapi menjadi budaya berbangsa dan bernegara dalam demokrasi,” jelas Ijang.

“Pemerintahan dalam demokrasi yang baik adalah yang dipercayai publik, dan salah satu indikatornya adalah keterbukaan informasi,” ucapnya menambahkan.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto SH MH berterima kasih kepada seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Cirebon atas kerjasamanya dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi publik.

Bambang juga mengapresiasi Komisi Informasi Daerah (KID), yang terus bersinergi dengan Pemkab Cirebon, menjadikan keterbukaan informasi publik sebagai budaya.

“Terima kasih kepada seluruh SKPD dan KID yang telah berkerja sama, serta berkolaborasi dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon,” ucap Bambang. (din)

KPU Jabar Bakal Gelar Debat Kedua Pilgub 2024 Di Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON — Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat (KPU Jabar) akan menggelar debat putaran kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2024 di Kabupaten Cirebon pada Sabtu (16/11/2024) mendatang.

Debat tersebut akan berlangsung di sebuah hotel di Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung. Dengan mengusung tema “Budaya Inovatif” yang akan berfokus pada isu toleransi agama, lingkungan hidup, dan inovasi.

Komisioner KPU Jawa Barat, Hedi Ardia mengungkapkan, beberapa perubahan dalam format debat kali ini. Durasi bagi pasangan calon (paslon) dalam menjawab pertanyaan ditambah menjadi 60 detik dari sebelumnya 45 detik.

Selain itu, mekanisme pengambilan pertanyaan, kini akan dilakukan oleh panelis. Berbeda dari debat pertama, di mana pasangan calon yang mengajukan pertanyaan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan paslon dan Forkopimda terkait perubahan ini. Durasi menjawab pertanyaan ditambah menjadi satu menit, dan kini panelis yang mengajukan pertanyaan,” ujar Hedi usai rapat koordinasi di Patra Hotel Cirebon, Rabu (13/11/2024).

Debat ini akan disiarkan langsung oleh salah satu stasiun televisi swasta, sehingga masyarakat Jabar dapat menyaksikan dari rumah.

“Tema debat kali ini budaya inovatif dengan subtema seperti toleransi agama, lingkungan hidup, dan inovasi,” tambah Hedi.

Melalui debat ini, KPU Jabar berharap, masyarakat mendapatkan referensi dalam memilih pemimpin untuk lima tahun ke depan.

Dalam acara tersebut, tampak hadir kepala perangkat daerah mewakili Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, di antaranya Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat), Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dan lainnya. (din)

Disbudpar Kabupaten Cirebon Ajak Generasi Muda Kenali Budaya Lewat Pameran Dan Lomba

KABUPATEN CIREBON — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon menyelenggarakan pameran museum dan lomba kebudayaan untuk mengajak generasi muda mengenal lebih dalam tentang warisan budaya daerah.

Pameran yang berlangsung dari tanggal 5 hingga 14 November 2024 ini menampilkan berbagai koleksi bersejarah, seperti keris, batik, dan benda purbakala.

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Kabupaten Cirebon, Sumarno SPd mengatakan, pameran ini merupakan upaya untuk menarik minat generasi muda terhadap sejarah dan budaya lokal.

Menurutnya, kehadiran koleksi benda-benda warisan diharapkan bisa membangun rasa bangga dan ingin tahu generasi muda akan kekayaan budaya Cirebon.

“Kami ingin mengenalkan budaya Cirebon kepada generasi muda, agar mereka bisa menghargai dan melestarikan kekayaan warisan kita,” ujar Sumarno, Kamis (14/11/2024).

Selain pameran, Disbudpar juga mengadakan lomba cerdas cermat, baca puisi, dan story telling yang mengusung tema budaya lokal dan bahasa daerah.

Sumarno menambahkan, bahwa lomba-lomba tersebut dirancang agar para pelajar bisa lebih dekat dengan nilai-nilai budaya Cirebon melalui pendekatan edukatif dan interaktif.

Lomba kebudayaan ini disambut antusias oleh peserta, terutama para pelajar SMP. Beberapa siswa menyebut kegiatan ini membuat mereka lebih mengenal budaya lokal dengan cara yang kreatif dan menyenangkan.

Guru-guru pendamping juga menilai bahwa pendekatan melalui lomba efektif untuk menumbuhkan kesadaran budaya di kalangan siswa.

Di era globalisasi, ia menyebutkan, bahwa penting untuk memperkenalkan budaya lokal secara menarik agar dapat diterima oleh generasi muda.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap anak-anak lebih menghargai budaya kita dan menjaganya,” tuturnya.

Disbudpar juga berencana menjadikan pameran dan lomba ini sebagai kegiatan tahunan, dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan komunitas pemuda. Langkah ini diambil, agar budaya Cirebon semakin dikenal dan dicintai oleh generasi muda.

Melalui kegiatan ini, Disbudpar Kabupaten Cirebon berharap warisan budaya Cirebon tidak hanya dikenal, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi generasi muda yang akan meneruskannya ke masa depan. (din)

Kamis, 14 November 2024

Dua Mahasiswa UIN Siber Cirebon Juara Pertama di Kompetisi Karya Tulis Ilmiah Internasional

SUMATERA BARAT – Dua mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dede Al Mustaqim dari Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Alfiyah Makarrim dari Jurusan Tasawuf & Psikoterapi Fakultas Ushuluddin dan Adab, berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) tingkat internasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Studi Pemikiran Politik Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. 

Kemenangan ini diumumkan pada Sabtu, 09 November 2024, mengukuhkan prestasi gemilang UIN Siber Cirebon, atau yang dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), di kancah akademik internasional.

Kompetisi yang digelar sejak 1 Oktober hingga 9 November 2024 ini diikuti oleh 89 peserta dari berbagai universitas ternama di Indonesia. 

Karya ilmiah Dede dan Alfiyah yang berjudul "Tinjauan Prinsip Non-Discriminatiebeginsel terhadap KPU dalam Pemenuhan Hak Pilih Penyandang Disabilitas pada Pilkada 2024" berhasil menyingkirkan berbagai karya lain dalam tema besar isu politik dan hukum, sehingga mereka meraih penghargaan tertinggi.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada karya terbaik lainnya. Juara kedua diraih oleh Novita Sari dan Budiman Dasrizal dari Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang dengan karya "Revitalisasi Kepemimpinan Profetik Sebagai Refleksi Mewujudkan Politik Well Being." Juara ketiga disabet oleh Arvan Gafar, Shindi Ardila Yusria, dan Velisa Andini Yusria dari Universitas Negeri Padang dengan karya berjudul "Sistem KPUV: Media Pendukung Pemilihan untuk Mewujudkan Kemudahan Persiapan dan Pelaksanaan Pilkada 2024."

Dekan Fakultas Syariah, Dr. H. Edy Setyawan, Lc., MA., menyatakan kemenangan ini adalah bukti dedikasi dan kerja keras mahasiswa dalam mengharumkan nama universitas di kancah internasional. 

Ia berharap prestasi ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk terus berinovasi di bidang akademik.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag., juga turut bangga dan mengapresiasi usaha kedua mahasiswa tersebut. 

Menurutnya, capaian ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi fakultas, tetapi juga seluruh sivitas akademika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Ia berharap prestasi ini akan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain dalam mengejar prestasi akademik di tingkat global.

Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan bukti komitmen universitas dalam mendorong mahasiswa untuk aktif berkontribusi di bidang akademik dan penelitian. 

Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika UIN Syekh Nurjati Cirebon untuk terus berinovasi dan berperan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat. (din)

Pemkot Cirebon Raih Penghargaan Kategori Kota Informatif 2024

 

CIREBON – Kota Cirebon kembali membuktikan komitmennya dalam mengedepankan keterbukaan informasi. Hal tersebut dibuktikan dengan penghargaan Kategori Kota Informatif yang diterima oleh Pj Wali Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik pada Badan Publik tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2024 di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Kamis (14/11/2024).

Acara yang dihadiri oleh berbagai pejabat daerah dan instansi terkait ini bertujuan untuk mendorong badan publik agar lebih terbuka dalam memberikan informasi kepada masyarakat. 

Keterbukaan informasi dianggap sebagai salah satu kunci utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. Hal tersebut disampaikan Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin.

Ia menegaskan bahwa badan publik harus memenuhi kewajiban keterbukaan dengan sebaik-baiknya, bukan hanya untuk sekadar memenuhi regulasi, tetapi juga untuk memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

“Transparansi informasi bukan hanya sekadar menyediakan data dan angka, tetapi bagaimana kebijakan-kebijakan pemerintah dapat dijelaskan dengan jelas dan dapat mengantisipasi pertanyaan masyarakat. Hal ini menjadi kunci dalam menciptakan pemerintahan yang responsif dan akuntabel,” ujarnya.

Bey kembali mengingatkan bahwa penghargaan yang diterima bukanlah akhir dari upaya, melainkan justru awal dari tantangan yang lebih besar untuk terus berkomitmen dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Keterbukaan informasi adalah tanggung jawab kita bersama, dan manfaatnya harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas penghargaan yang diterima oleh Kota Cirebon. 

Ia menegaskan bahwa penerimaan penghargaan ini bukan hanya simbol prestasi, tetapi juga merupakan tantangan bagi Kota Cirebon untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan transparansi informasi.

“Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami, namun lebih dari itu, ini merupakan tantangan untuk terus mempertahankan dan meningkatkan capaian ini, mengingat tuntutan masyarakat yang semakin besar terhadap akses informasi yang cepat, tepat, dan akurat,” ujarnya.

Pemerintah Kota Cirebon, menurut Pj Wali Kota, berkomitmen untuk selalu memenuhi kebutuhan informasi masyarakat dan menjunjung tinggi prinsip keterbukaan dalam setiap aspek penyelenggaraan pemerintahan.

Pj Wali Kota menyadari bahwa tantangan untuk terus meningkatkan keterbukaan informasi publik tetap ada. Seperti yang diketahui, masyarakat saat ini semakin kritis dan melek teknologi menuntut informasi yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan mudah diakses.

“Pemkot Cirebon bertekad untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjunjung tinggi prinsip transparansi, dan membangun kepercayaan publik sebagai dasar dari terciptanya pemerintahan yang akuntabel, dan responsif,” tuturnya. (Nisa)

Gebyar Satu Dekade Al-Alawiyah Pesantren Gedongan Cirebon : Lomba Tingkat SD/MI se-Jawa


CIREBON, FC - Dalam rangka memperingati satu dekade berdirinya sekolah Al-Alawiyah Pesantren Gedongan di Cirebon, Jawa Barat, pondok pesantren ini mengadakan acara spektakuler bertajuk "Gebyar Satu Dekade Al-Alawiyah." Acara ini ditujukan untuk siswa SD/MI se-Jawa yang akan diselenggarakan secara online. 

Beberapa cabang lomba yang dipertandingkan antara lain Baca Puisi Bahasa Indonesia, Adzan, dan Pidato Cilik (Pildacil).

Pendaftaran peserta dibuka mulai 6 hingga 19 November, dengan biaya pendaftaran sebesar Rp30.000. 

Semua peserta akan mendapatkan e-sertifikat, sedangkan bagi juara terbaik dan prestasi mendapatkan jutaan rupiah, yaitu uang binaan dan uang binaan bernilai jutaan rupiah dan juara harapan mendapat hadiah uang beasiswa. 

Agenda Kegiatan :

6-19 November : Pendaftaran

23 November : Technical Meeting

26 November : Opening Ceremony

28-29 November : Pengumpulan Video

30 November - 10 Januari: Penilaian Lomba

13 Januari : Pengumuman 10 Terbaik

15 Januari : Babak Final (10 Peserta Terbaik)

26 Januari : Closing Ceremony & Pembagian Juara.

Dengan hadiah jutaan rupiah dan beasiswa, acara ini turut disponsori oleh berbagai pihak dan didukung oleh media partner lokal. 

Bagi yang berminat, informasi lebih lanjut dapat menghubungi panitia di nomor yang tercantum atau mengunjungi kanal media sosial Sirojussu'adai Channel.

Acara ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk semakin berprestasi dan berkontribusi dalam mengembangkan bakatnya. (Ara)

Rabu, 13 November 2024

Pemkot Cirebon Raih Penghargaan Peringkat 1 Terbaik Penyelenggaraan Penataan Ruang

BANDUNG – Pj Wali Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi menghadiri Peringatan Hari Tata Ruang (Hantaru) tingkat Provinsi Jawa Barat yang berlangsung di Hotel Mason Pine, Bandung, Rabu (13/11/2024). 

Acara tahunan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, serta masyarakat dalam mengelola tata ruang secara berkelanjutan di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat.

Pada kesempatan tersebut, Pj Wali Kota yang hadir bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon, Rachman Hidayat ST menerima penghargaan sebagai Peringkat 1 Kategori Pemerintah Daerah Kota Terbaik dalam Penyelenggaraan Penataan Ruang Tingkat Provinsi Jawa Barat. Penghargaan tersebut diberikan oleh Pj Gubernur Jawa Barat, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman.

Pj Wali Kota Cirebon, mengungkapkan rasa terima kasih atas penghargaan yang diterima. Ia menekankan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh pihak yang terlibat, baik pemerintah daerah, masyarakat, maupun pemangku kepentingan lainnya.

“Penghargaan ini bukan hanya milik kami, tetapi juga milik seluruh elemen yang telah bekerja sama dalam mewujudkan tata ruang yang lebih baik di Kota Cirebon. Kami berkomitmen untuk mengelola tata ruang dengan prinsip-prinsip yang berkelanjutan dan melibatkan semua pihak dalam setiap tahap perencanaan dan pelaksanaan,” ujarnya.

Pj Wali Kota menilai bahwa penyelenggaraan tata ruang merupakan instrumen yang sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penataan ruang yang baik, menurutnya, akan mendukung tercapainya program-program pembangunan yang berkelanjutan dan memastikan kualitas hidup masyarakat terjaga dengan baik.

Selain itu, Pj Wali Kota berharap agar penghargaan ini dapat menjadi semangat bagi daerah lainnya untuk meningkatkan kualitas tata ruang di wilayah masing-masing. Ia menegaskan bahwa pengelolaan tata ruang yang baik harus menjadi prioritas bagi setiap pemerintah daerah, karena hal tersebut akan berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi Pemerintah Kota Cirebon untuk terus meningkatkan kinerja dalam penyelenggaraan penataan ruang,” tuturnya.

Sementara itu, Sekda Jawa Barat Herman Suryatman menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja dan dedikasi pemerintah daerah dalam mengelola tata ruang dengan baik dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Herman menilai bahwa pemberian penghargaan ini bukan hanya sekadar pengakuan atas keberhasilan, tetapi juga sebagai dorongan bagi seluruh pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan tata ruang di wilayah masing-masing.

“Pengelolaan tata ruang yang baik tidak hanya akan berdampak pada keberlanjutan pembangunan, tetapi juga akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan,” terangnya. (sin)

Ratusan Pelajar SMP di Kabupaten Cirebon Ramaikan Pameran Museum Cakrabuana

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar pameran Museum Cakrabuwana dari tanggal 5 hingga 14 November 2024.

Berbagai perlombaan juga digelar selama pameran, seperti lomba baca puisi, lomba cerdas cermat, dan lomba bercerita atau story telling yang diikuti siswa se-Kabupaten Cirebon.

Perlombaan tingkat pelajar itu digelar sejak 11 hingga 14 November. Lomba puisi diikuti 50 siswa. Kemudian, lomba bercerita diikuti 50 siswa. Dan, lomba cerdas cermat diikuti 120 siswa.

Peserta berasal dari 40 SMP atau MTs di Kabupaten Cirebon. Para peserta merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan.

Acara pembukaan pameran dilaksanakan pada tanggal 5 November 2024 diawali dengan pemotongan pita secara langsung sebagai tanda dimulainya kegiatan pameran koleksi.

Kemudian, pada Selasa (12/11/2024) kemarin, secara resmi kegiatan lomba cerdas cermat, baca puisi, dan bercerita dimulai.

“Kegiatan ini merupakan salah satu cara Disbudpar melalui Bidang Kebudayaan untuk mempromosikan, melestarikan, dan mengembangkan seni budaya yang ada di wilayah Kabupaten Cirebon,” kata Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon, Drs Abraham Mohamad MSi dalam sambutannya.

Abraham menyampaikan, ke depan tak hanya siswa SMP yang menjadi sasaran. Disbudpar Kabupaten Cirebon berharap semua jenjang pendidikan dari PAUD hingga SMA atau SMK bisa mengikuti lomba.

“Ke depan nantinya, kita berusaha untuk bisa menyelenggarakan secara lebih luas. Agar maksud dan tujuan penyelenggaraan pelestarian, pembinaan dan pengembangan seni budaya bisa lebih maksimal,” tukasnya.

“Dengan harapan, dapat menumbuhkan rasa bangga dan apresiasi masyarakat terhadap keragaman budaya di Kabupaten Cirebon,” imbuhnya.

Sekadar diketahui, tari topeng dan kesenian lainnya juga ikut memeriahkan pembukaan Pameran Museum Cakrabuwana.

Kemudian, rencananya dilanjutkan dengan penyerahan pemenang lomba, dan juga sekaligus penyerahan SK penetapan cagar budaya pada empat kecamatan yang akan dilaksanakan pada hari Kamis, 14 November 2024. (din)

Selasa, 12 November 2024

Memastikan Kesiapan KPPS, KPU Kabupaten Cirebon Gelar Simulasi P2S

KABUPATEN CIREBON - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara (P2S) di Lapangan Kelurahan Babakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Selasa (12/11/2024).

Hal ini dilakukan guna memastikan kesiapan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan masyarakat dalam menghadapi Pilkada 2024.

Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati mengatakan, simulasi ini menjadi bagian penting dalam persiapan teknis Pemilu.

Proses yang dijalankan mencakup tahapan-tahapan pemungutan suara secara keseluruhan, untuk memastikan setiap petugas memahami peran dan tugasnya masing-masing.

“Simulasi ini kami gelar untuk memberikan gambaran nyata pelaksanaan pemungutan suara pada 27 November 2024, mulai dari pemanggilan pemilih hingga penghitungan suara,” ujar Esya.

“Kami ingin memastikan KPPS siap menjalankan tugasnya secara optimal,” sambungnya.

Esya menambahkan, melalui simulasi ini, KPU dapat mengevaluasi kesiapan logistik Pemilu, termasuk surat suara, kotak suara, dan kelengkapan lainnya.

KPU memastikan tidak ada kekurangan atau kerusakan yang dapat mengganggu kelancaran pemungutan suara.

Dalam simulasi ini, ia menekankan akan pentingnya pengelolaan daftar pemilih yang tepat.

“Kami ingin memastikan klasifikasi Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Tambahan, dan Daftar Pemilih Khusus, sudah sesuai. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya Pemungutan Suara Ulang (PSU),” katanya.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Sudiharjo SAP MPd, menyatakan bahwa Pemkab Cirebon mendukung penuh upaya KPU dalam memastikan kesiapan Pemilu.

Ia menilai bahwa simulasi ini sangat penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan Pemilu yang lancar dan aman.

“Kami dari pemerintah daerah, mendukung penuh langkah KPU dalam mempersiapkan Pilkada 2024. Simulasi ini penting, agar masyarakat semakin yakin bahwa Pemilu nanti akan berjalan tertib dan profesional,” ujar Sudiharjo.

Ia menambahkan, bahwa pemerintah daerah siap membantu KPU dalam menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan Pemilu, termasuk memastikan ketersediaan fasilitas umum yang memadai di lokasi pemungutan suara.

Menurutnya, kerja sama antara pemerintah daerah dan KPU menjadi kunci dalam menyukseskan Pilkada 2024.

“Pemerintah Kabupaten Cirebon akan terus berkoordinasi dengan KPU demi kelancaran pelaksanaan Pilkada, karena ini merupakan tanggung jawab kita bersama untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tukasnya. (Ara)

Pj Bupati Cirebon Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke-60

KABUPATEN CIREBON – Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, memimpin upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 di halaman Kantor Bupati Cirebon, Selasa (12/11/2024).

Dalam acara tersebut, Wahyu juga meluncurkan program Integrasi Layanan Primer dan Mal Pelayanan Publik (MPP) Digital untuk pelayanan perizinan tenaga kesehatan di Kabupaten Cirebon.

Pada kesempatan itu, ia membacakan amanat dari Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, bahwa momentum ini menjadi kesempatan untuk mengapresiasi tenaga kesehatan yang berperan besar dalam pencapaian kesehatan nasional.


Selain itu, ia juga mengingatkan, bahwa keberhasilan Indonesia kembali masuk kategori upper middle income country setelah pandemi COVID-19, yang menunjukkan bahwa bangsa ini memiliki daya juang tinggi.

“Namun, kita tidak boleh lalai. Periode bonus demografi yang sedang kita jalani hanya terjadi sekali dalam sejarah sebuah negara. Momentum ini harus kita manfaatkan untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045,” ujar Wahyu.

Ia menekankan bahwa untuk mencapai visi tersebut, pertumbuhan ekonomi nasional harus terus berada di kisaran 6-7 persen per tahun mulai 2025. Dengan target pembangunan, yang meliputi peningkatan pendapatan per kapita, penurunan kemiskinan hingga 0 persen, pengurangan ketimpangan, peningkatan daya saing, serta pengurangan efek rumah kaca menuju net zero emission, semua sektor harus bersinergi untuk mencapai target ini.

Wahyu menambahkan, bahwa faktor utama yang menentukan keberhasilan pencapaian Indonesia Emas 2045 adalah manusia Indonesia yang sehat dan cerdas.

Untuk itu, tema HKN ke-60 tahun ini, yaitu “Gerak Bersama, Sehat Bersama” harus menjadi tujuan bersama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat secara menyeluruh.

Pasca disahkannya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, pemerintah tengah memaksimalkan penerapan Rencana Induk Bidang Kesehatan (RIBK) sebagai panduan dalam pengembangan kesehatan nasional.

“RIBK harus menjadi dasar dalam perencanaan, penganggaran, dan implementasi program kesehatan di setiap wilayah,” jelas Wahyu.

Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh elemen masyarakat untuk mendukung transformasi kesehatan yang bertujuan mencapai perubahan yang lebih baik. Transformasi ini menjadi dasar penting dalam perjalanan Indonesia menuju bangsa yang maju.

Pemerintah juga fokus pada tiga program utama di bidang kesehatan, yaitu pemeriksaan kesehatan gratis, penurunan kasus tuberkulosis (TB), serta pembangunan rumah sakit berkualitas di daerah terpencil dan tertinggal.

“Saya berpesan kepada seluruh jajaran kesehatan, untuk berkontribusi maksimal dalam mencapai program pemerintah ini,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga kesehatan, tenaga medis, LSM, pihak swasta, media, profesional, dan akademisi yang telah mendukung pembangunan kesehatan di Indonesia.

Di akhir sambutannya, Wahyu mengajak masyarakat untuk membangun budaya hidup sehat, mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

“Mari kita bangun budaya sehat, demi terwujudnya Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (din)

Kerjasama UIN Siber Cirebon dan Polres Ciko Perkuat Tri Dharma dan Keamanan Nasional

CIREBON, FC – Pada Selasa, 12 November 2024, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), sukses menyelenggarakan acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Polres Cirebon Kota. Bertempat di ruang rapat senat lantai 2 Gedung Rektorat, acara tersebut dihadiri jajaran pimpinan UIN Siber Cirebon dan Polres Cirebon Kota. 

Hadir Rektor, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., beserta para wakil rektor, kepala biro, para dekan, kabag, dan kasubbag. Dari Polres Cirebon Kota, Kapolres AKBP M. Rano Hadiyanto, S.I.K., M.M., didampingi oleh beberapa kapolsek dan jajarannya.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Aan Jaelani, menyampaikan pentingnya MoU ini dalam mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi. 

Ia juga menekankan peran UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai pilot project PTKIN berbasis siber di bawah Kementerian Agama, berdasarkan KMA 860 Tahun 2022 dan Perpres No. 60 Tahun 2024. 

Dalam sambutannya, Prof. Aan menjelaskan bahwa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki perbedaan signifikan dengan UIN lainnya di Indonesia karena memiliki pendidikan jarak jauh (PJJ), termasuk program beasiswa PAI dan PJJ PAI Magister.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP M. Rano Hadiyanto, S.I.K., M.M., menyambut baik kerja sama ini. Ia menyatakan, ini merupakan kehormatan bagi kami dapat bersinergi dengan perguruan tinggi negeri seperti UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

AKBP Rano juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas keamanan menjelang pemilihan kepala daerah yang akan datang dan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban nasional.

Kerjasama antara UIN Siber Cirebon dan Polres Cirebon Kota diharapkan tidak hanya memperkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga menciptakan kontribusi nyata dalam menjaga keamanan dan stabilitas di wilayah Cirebon. (din)

TP PKK Kabupaten Cirebon Gelar Pelatihan Lima Program Unggulan PKK

KABUPATEN CIREBON – Dalam rangka melaksanakan Program Kerja TP PKK Kabupaten Cirebon Tahun 2024 tentang Peningkatan Kapasitas Pengurus TP PKK kabupaten dan kecamatan, TP PKK Kabupaten Kabupaten Cirebon menggelar pelatihan dengan narasumber dari TP PKK Provinsi Jawa Barat, Selasa (12/11/2024).

Pelatihan tersebut mengenai lima program unggulan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, yakni Tertib Administrasi dan Kelembagaan, Paaredi Cekas, Gelari Pelangi, Aku Hatinya PKK, dan 9 Pilot Project Gerakan Keluarga Sehat Tanggap Tangguh Bencana (GKSTTB).

Di mana terbagi dalam lima kelas, yakni di Aula Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon.

Dalam sambutannya, Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Kabupaten Cirebon, Risfa Eka Putri Wahyu Mijaya SSos, mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang telah hadir dan mengikuti pelatihan, serta kepada para narasumber yang telah berkenan hadir dan berbagi ilmu.

Risfa mengatakan, pelatihan ini merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pengurus/kader TP PKK Kabupaten Cirebon.

“Pelatihan ini merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, khususnya di bidang pemberdayaan keluarga,” ujar Risfa.

Melalui pelatihan ini, lanjut Risfa, diharapkan para peserta dapat memperoleh wawasan yang lebih luas untuk meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan program-program PKK.

Selain untuk mewujudkan keluarga dan masyarakat yang mandiri, sehat, dan sejahtera, ia juga berharap, agar ilmu dan pengetahuan yang diperoleh dapat bermanfaat dan diaplikasikan.

“Dengan adanya pelatihan ini, saya berharap, semoga ilmu yang diberikan dapat bermanfaat dan diaplikasikan, baik di masing-masing kecamatan maupun di desa atau kelurahan,” tutupnya. (din)