SMK Presiden Delta Cirebon Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Program B2SA Goes to School dari Badan Pangan Nasional, Ratusan Siswa Antusias Ikuti Program Gizi Seimbang
Saat wawancara, Susanti, S.Pd, Kepala SMK Presiden Delta Cirebon menjelaskan, kegiatan ini berlangsung meriah dan edukatif di salah satu sekolah yang ditunjuk langsung sebagai tuan rumah oleh Badan Pangan Nasional.
Pihak sekolah terpilih hanya bertindak sebagai penyedia tempat, sementara seluruh koordinasi dan pelaksanaan teknis acara dikendalikan langsung oleh pihak Badan Pangan Nasional bersama Kementerian terkait.
Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Badan Pangan Provinsi Jawa Barat serta pejabat dari dinas-dinas pangan kabupaten/kota se-Jawa Barat.
"Ini adalah program nasional yang menyasar pelajar sebagai generasi penerus bangsa. Kita ingin mereka mengenal pentingnya pola makan yang sehat, bergizi, dan seimbang sejak dini," ujar Susanti, S.Pd.
Dijelaskan, awalnya Bupati Cirebon direncanakan hadir, namun karena adanya agenda yang bersamaan, beliau diwakili oleh Sekda dan jajaran asisten daerah.
"Dalam kegiatan ini, siswa diajak mengenal berbagai jenis makanan lokal bergizi seperti olahan singkong, serta diberikan edukasi melalui simulasi porsi makan sehat menggunakan miniatur makanan," jelasnya.
Anak-anak diajak membandingkan kebiasaan makan sehari-hari dengan pola makan ideal. Ternyata, masih banyak siswa yang cenderung memilih makanan instan dan tidak seimbang, seperti mi instan dan jajanan berlemak tinggi.
“Melalui simulasi ini, siswa menyadari bahwa pola makan mereka belum ideal. Kami ingin mereka paham bahwa gizi seimbang bukan hanya soal kenyang, tapi investasi untuk kesehatan dan prestasi belajar,” jelas narasumber dari Badan Pangan Nasional yang disampakian Susanti kepada media.
Menurutnya, program ini menjadi momentum penting bagi Kota Cirebon sebagai lokasi pertama pelaksanaan B2SA Goes to School di Jawa Barat. Penyelenggara berharap kegiatan serupa bisa berlanjut dan menjangkau lebih banyak pelajar di seluruh Indonesia.
"Ini adalah awal yang baik. Kami siap jika ke depan dipercaya kembali untuk berkolaborasi dengan kementerian atau lembaga lain dalam program edukasi pelajar,” paparnya.
Dengan waktu persiapan yang hanya satu minggu, acara ini tetap berlangsung sukses berkat dukungan penuh dari sekolah, panitia, dan para peserta.
"Kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan para pelajar, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini," tandasnya. (udin)