,
CIREBON, FC - Pelaksanaan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Program Studi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Pendidikan Agama Islam (PAI) S2 Pascasarjana Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon yang digelar pada Sabtu (4/4/2026) menunjukkan komitmen kuat kampus dalam menghadirkan sistem seleksi yang profesional, transparan, dan berbasis teknologi. Kegiatan ini dipusatkan di Pustikom sebagai pusat Computer Based Test (CBT).
Kepala UPT PJJ , Dr. Muslihudin, M.Ag., menegaskan urgensi pelaksanaan PMB PJJ PAI sebagai langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi berbasis digital.
“Program ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan pendidikan yang fleksibel, tanpa mengurangi kualitas dan standar akademik,” ungkapnya.
Ketua Program Studi PJJ PAI S2, Dr. Moh Ali,M.Pd., menjelaskan secara rinci tahapan seleksi yang cukup kompetitif. Dari total sekitar 800 pendaftar, setelah melalui proses verifikasi dan validasi (perval), sebanyak 278 peserta dinyatakan berhak mengikuti tes CBT.
“Dari jumlah tersebut, kuota yang akan diterima sebanyak 180 mahasiswa. Ini menunjukkan seleksi dilakukan secara ketat untuk menjaga kualitas lulusan,” jelasnya.
Dari sisi teknis, Kepala Pustikom, Riyanto, S.Kom., M.Kom., memastikan kesiapan penuh infrastruktur pendukung pelaksanaan CBT.
“Sebanyak 14 personel bertugas sebagai PIC CBT dan 30 orang sebagai pewawancara. Secara umum, seluruh fasilitas pendukung seperti bandwidth, laptop, dan sistem jaringan dalam kondisi aman dan siap digunakan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Bagian Umum dan Akademik, Zainal Arifin, S.Ag., yang menegaskan bahwa sarana dan prasarana yang dimiliki UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon telah disiapkan secara optimal untuk memberikan layanan terbaik bagi calon mahasiswa.
Sementara itu, Sekretaris UPT PJJ, Listiana Ikawati, M. Hum., memaparkan secara detail tugas dan tanggung jawab pengawas CBT. Ia menekankan pentingnya disiplin dan ketelitian pengawas dalam memastikan ujian berjalan tertib dan bebas dari kecurangan.
Pengawas diwajibkan hadir minimal 30 menit sebelum ujian dimulai, memastikan kesiapan perangkat peserta, mengawasi jalannya ujian secara aktif, serta mencatat setiap kejadian penting selama pelaksanaan. Selain itu, pengawas juga bertugas memberikan arahan teknis, memastikan peserta mematuhi tata tertib, hingga mendokumentasikan kegiatan pengawasan sebagai bentuk akuntabilitas.
Melihat ketatnya proses seleksi ini, menjadi sinyal kuat bahwa Program PJJ PAI S2 diminati secara luas sekaligus menuntut kesiapan serius dari para calon mahasiswa. Persaingan yang tinggi menuntut calon pendaftar untuk lebih proaktif dalam menyimak setiap informasi resmi yang disampaikan oleh kampus agar tidak tertinggal dalam setiap tahapan seleksi.
Dengan sistem seleksi yang terstruktur, dukungan teknologi yang memadai, serta keterlibatan tim profesional, PMB PJJ PAI S2 Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan mampu menjaring calon mahasiswa terbaik yang siap berkontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam di era digital. (dim)

