CIREBON, FC – Setelah sukses digelar pada tahun sebelumnya, Kelurahan Pekalipan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, kembali menggelar Festival Kepatihan 2026 pada 19–20 Juni 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Cirebon ke-599 sekaligus ajang pelestarian budaya dan penguatan kebersamaan masyarakat.
Lurah Pekalipan, Mimin Minarsih, S.Sos, mengatakan Festival Kepatihan telah menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan warga. Beragam kegiatan budaya, keagamaan, ekonomi, hingga hiburan rakyat akan dipusatkan di kawasan Jalan Kepatihan.
“Alhamdulillah, kami kembali melaksanakan Festival Kepatihan dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota Cirebon ke-599. Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus melestarikan budaya daerah,” ujarnya.
Berbagai rangkaian acara telah disiapkan, mulai dari kirab budaya, ziarah dan doa bersama, tabligh akbar, bazar UMKM, pentas seni tradisional, hingga senam massal yang melibatkan masyarakat umum.
Salah satu daya tarik utama festival adalah Kirab Kereta Paksi Naga Liman, pusaka kebanggaan Keraton Kanoman yang sarat nilai sejarah dan filosofi. Kereta yang dibuat pada tahun 1488 tersebut merupakan simbol akulturasi budaya yang memadukan unsur Paksi (burung), Naga, dan Liman (gajah), melambangkan harmoni serta keberagaman budaya yang tumbuh di Cirebon.
Selain menjadi tontonan yang menarik, Festival Kepatihan juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM lokal. Pada pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, ribuan warga memadati sepanjang jalur kirab untuk menyaksikan berbagai pertunjukan budaya yang ditampilkan.
“Antusiasme masyarakat pada pelaksanaan sebelumnya sangat luar biasa. Kami optimistis Festival Kepatihan tahun ini akan semakin meriah dan menjadi kebanggaan bersama warga Kota Cirebon,” pungkas Mimin. (din)

