Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 05 Februari 2021

Tax Center IAIN Cirebon Bekerjasama DJP Jabar 2 dan KPP Cirebon 1 Terbuka Untuk Umum

Ketua Tax Center IAIN SNJ Cirebon tengah memberikan pelatihan pajak bersama KPP Cirebon 1, di Kampus setempat. (Foto/Nurudin)


FOKUS CIREBON, (FC) - Lembaga yang bergerak di pengurusan pajak bernama Tax Center, kini ada di IAIN SNJ Cirebon, yang dikelola langsung oleh Fakuktas Syariah. Tax Center IAIN Cirebon ini bekerjsama dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Barat 2 dan Kantor Pratama Pajak (KPP) Cirebon 1.

Ketua Tax Center, Nining Wahyuningsih SE MM, yang juga Ketua Prodi Akutansi Syariah pada Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Cirebon mengatakan, saat ini Teks Center tengah mengadakan pelatihan kelas pajak yang pesertanya adalah peserta baru tahun 2021 yakni mahasiswa dan relawan pajak yang pernah ikut pada pelatihan relawan pajak pada tahun 2020.

Pada kegiatan tersebut, peserta dibagi kedalam dua kelas dengan jumlah 40 peserta dengan tetap menjalankan Prokes dan instruktur atau pelatih dari Kantor Pratama Pajak Cirebon.

"Pelatihan kelas pajak pesertanya adalah relawan pajak Tax Center IAIN Cirebon, di mana kegiatan ini dilakukan untuk persiapan nanti relawan pajak turun ke lapangan untuk membantu wajib pajak, yakni laporan SPT," kata Nining, Kamis (5/2/2021) di lokasi kegiatan.

Nining juga menegaskan bahwa Tax Center sendiri merupakan lembaga yang bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), yakni DJP Jawa Barat 2 di Bekasi. Sedang di Cirebon dengan Kantor Pratama Pajak (KPP) Cirebon 1.

Dijelaskan, bahwa Tax Center IAIN Cirebon merupakan satu dari 13 Teks Center Perguruan Tinggi yang ada di Jawa Barat. 

Tax Center sendiri berdiri sejak Februari 2020, berarti sudah berjalan satu tahun dan ini adalah kegiatan yang kedua kelas pajak, yang mana pada tahun 2020 pihaknya sudah merekrut relawan pajak yakni mahasiswa IAIN SNJ Cirebon, khususnya mahasiswa syariah.

"Untuk relawan yang tahun 2020, memang sebelumnya sudah diberikan pelatihan, tapi karena terkendala cobid 19 sehingga tidak semua relawan pajak ini diturunkan ke lapangan. Namun kegiatan tetap dilakukan secara online," paparnya.

Ditegaskan, bahwa Tax Center ini juga bukan untuk mahasiswa syariah saja, tetapi juga bisa untuk mahasiswa seluruh fakultas yang ada di IAIN SNJ Cirebon serta CPNS, dan masyarakat umum, dengan perbandingan 80% mahasiswa dan 20% masyarakat umum.

Nining juga menjelaskan, bahwa relawan tax center ini melalui proses perekrutan untuk relawan pajak dan ini sesuai ketentuan DJP Jabar 2. 

Sedangkan peran tax center sendiri, kata Nining, selain memberikan pembekalan dan pelatihan juga menjadi sosialisasi literasi masyarakat tentang pajak.

"Artinya gini, kita membantu SPT nya orang di lingkungan kampus IAIN SNJ Cirebon, yakni yang wajib pajak terdiri dari dosen, karyawan dan staf itu kita bantu dan tax centernya ada di Fakuktas Syariah," terangnya.

Sementara tujuan kegiatan pelatihan pajak ini, tentu diharapkan adanya output. "Untuk itu kami memberikan bekal terlebih dan nantinya diharapkan memiliki kemampuan dalam hal meneliti, merisset dan mengelola perpajakan," ucapnya diakhir perbincangan dengan www.fokuscirebon.com (din)




Tax Center IAIN Cirebon Gelar Pelatihan Pajak


FOKUS CIREBON, (FC) - Sebanyak 40 peserta pada Jum'at (5/2/2021), mengikuti pelatihan pajak yang digelar di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Kegiatan tersebut digelar bekerjasama dengan Kantor Pratama Pajak (KPP) Cirebon 1 dengan Tax Center IAIN SNJ Cirebon.

Nining Wahyuningsih SE MM, Ketua Tax Center IAIN Cirebon menjelaskan bahwa pada kegiatan pelatihan pajak ini, peserta dibagi kedalam dua kelas, yakni masing-masing kelas berisikan 20 peserta. 

Di mana 20 peserta merupakan relawan pajak hasil rekrutmen dan pelatihan tahun 2020, sedangkan satu kelas berikutnya adalah peserta tahun 2021.

Pada kegiatan pelatihan ini, narasumber atau pelatihnya dari Kantor Pratama Pajak Cirebon 1. Dan diharapkan nanti outputnya mereka dapat membatu di lapangan untuk membantu wajib pajak yakni laporan SPT dan lainnya. 

Sementara itu, H.Muhamad Arifin M.Pd.I, Pranata Humas IAIN SNJ Cirebon menyatakan bahwa dengan adanya kegiatan pelatihan pajak tersebut diharapkan para mahasiswa memiliki pengetahuan tambahan yang nantinya berguna bagi dirinya sendiri ataupun IAIN Cirebon secara institusi maupun nanti pada dunia kerja yang sesungguhnya.

"Ya, patut diapresiasi dan tentunya kegiatan ini memiliki nilai tambah bagi mahasiswa untuk bekal nanti, sehingga diharapkan momentum pelatihan tersebut dapat diikuti dengan serius dan dimanfaat dengan sebaik mungkin," tandasnya. (din)

Kamis, 04 Februari 2021

IAIN Syekh Nurjati Cirebon Menjadi Yang Pertama Cetak Al Quran dengan Terjemahan Bahasa Cirebon


Focus Group Discussion  (FGD) LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon tengah berdiskusi tentang penerjemahan Al-Qur'an dalam Bahasa Cirebon bekerjasama dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi, Balitbang-Diklat, Kemenag RI di Ruang Prabayaksa Keraton Kacirebonan. 


FOKUS CIREBON, (FC) - Pertemuan Tim peneliti dan penerjemah Al Quran ke Bahasa Cirebon, IAIN Syekh Nurjati Cirebon maupun dari tim Puslitbang Lektur, Kemenag RI Jakarta, Kamis (4/2/2021), bertemu dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Ruang Prabayaksa Keraton Kacirebonan. 

Ketua Program Pelaksana Penerjemahan Al Quran ke Bahasa Cirebon, Dr H Ahmad Yani M.Ag mengatakan, program penerjemahan Al Quran Bahasa Cirebon ini kerjasama IAIN Cirebon dengan Puslitbang Lentur,  Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi Kemenag RI.

Program ini, kata Yani, sudah diinisiasi IAIN Cirebon sejak tahun 2020. "Penerjemahan Al Quran  bahasa Cirebon ini mungkin baru yang pertama di wilayah III Cirebon dan ini bisa menjadi monumental," paparnya.

Yani juga menyambut baik kerjasama ini, pihaknya berharap kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Bangsal Keraton Kacirebonan ini dapat menghasilkan input dan auput dari pencarian (diskusi) iluminasi bahasa daerah (Cirebon) yang digunakan pada penerjemahan Al Quran nanti.

Maka, untuk itu, di kegiatan FGD ini terdapat dua fokus pembahasan  yang membutuhkan masukan tim Puslitbang Lektur. Pertama menyangkut progress sepanjang tahun 2020 yakni apa yang harus segera diselesaikan dengan Puslitbang Lektur, baik soal pakem, prosedur ataupun soal standardisasinya.

"Terutama tata kelola penerjemahan tersebut seperti apa prosedurnya, jadi kami akan ikut standar versi Puslitbang Lektur," kata Ketua LPM IAIN SNJ Cirebon Dr H Ahmad Yani M.Ag.

Sedang menurut penerjemah, Muchtar zaidin menyatakan bahwa penerjemahan alquran ke bahasa daerah atau Bahasa Cirebon, karena ini ada sebuah kesepakatan, di mana hasilnya sepakat untuk kebaikan.

Mukhtar Zaidin juga mencontohkan sejumlah perbandingan penerjemahan bahasa dari sejumlah buku yang dibawanya. Dirinya menjelaskan ada perbedaan antara soal bahasa tutur dan bahasa tulis yakni pada buku yang dirilis pada tahun 1700, 1800 dan seterusnya.

"Bahasa tutur dan bahasa tulis itu menyangkut perbedaan bahasa yang digunakan di Pondok Pesantren dan yang digunakan di Keraton, kita tinggal mencari kesepakatan, tentunya dimulai dari bahasa kuno, madya dan bahasa modern (milineal), karena hasil penerjemahan ini untuk kebaikan," terangnya.

Sementara menurut Dr Hj Rohmah, peneliti dari Puslitbang Lektur, Kemenag RI, lebih menajamkan pada materi tata kelola atau skema penerjemahan.


Menurutnya, penerjemahan Al Quran ke Bahasa Cirebon ini, harus disesuaikan dengan mekanisme dan aturan yang ada. "Jadi frame  nya harus mengikuti Lektur yang ada. Di mana naskah landasannya adalah alquran terjemah versi Kemenag RI tahun  2019," jelasnya.

Di tengah pemaparanya, Rohmah dihadapan para peneliti dan penerjemah mengapresiasi langkah tim IAIN Cirebon karena sudah merampungkan penerjemahan Al Quran ke Bahasa Cirebon hingga mencapai 10 juz. (din) 





DPRD Kota Cirebon Mendapat Dukungan Untuk Menyelesaikan Rencana Hibah Lahan YPSGJ

Aliansi Ormas, LSM dan OKP Kota Cirebon memberikan dukungan kepada DPRD Kota Cirebon terkait soal hibah lahan YPSGJ


FOKUS CIREBON, FC – DPRD Kota Cirebon mendapatkan dukungan untuk menyelesaikan pembahasan rencana hibah lahan untuk Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ). Pembahasan di panitia khusus (pansus) DPRD sendiri sudah hampir selesai.

Dukungan tersebut disampaikan Aliansi Ormas, LSM, dan OKP Kota Cirebon saat audiensi di ruang Griya Sawala gedung DPRD, Kamis (4/2). Mereka menilai rencana hibah tanah Pemkot Cirebon ke YPSGJ harus didukung semua pihak.

“Langkah yang sangat baik dan sudah tepat dari pemerintah kota. Sekarang tinggal bagaimana persetujuan dari DPRD. Kami mendukung untuk diselesaikan pembahasannya dan bisa disetujui,” ungkap perwakilan Aliansi Ormas, LSM, dan OKP, Reno Sukriano.

Ia menilai, hibah lahan seluas 10,3 hektar untuk pengembangan Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) akan berdampak positif bagi dunia pendidikan. Apalagi yang akan dikembangkan adalah Fakultas Kedokteran.

“Ada komitmen dari UGJ juga untuk beasiswa bagi warga Kota Cirebon. Menurut saya ini kesempatan yang sangat baik, sehingga harus didukung bersama. Nanti anak-cucu kita yang akan merasakan manfaatnya,” kata Reno.

Menanggapi aspirasi yang disampaikan Aliansi Ormas, LSM, dan OKP, beberapa wakil rakyat yang menemui memberikan tanggapan. Seperti disampaikan Ketua Fraksi PAN Dani Mardani SH MH, Ketua Fraksi Partai Golkar Agung Supirno SH, Ketua Fraksi PPP dr H Doddy Ariyanto MM, hingga pimpinan DPRD.

“Prinsipnya kami mendukung upaya pengembangan pendidikan. Sebagai warga Kota Cirebon, kami bangga atas kehadiran UGJ. Apalagi memiliki Fakultas Kedokteran dan memang harus terus dikembangkan,” kata Affiati.

Namun demikian, Affiati menegaskan, pihaknya akan tetap berhati-hati dalam memutuskan terkait persetujuan rencana hibah lahan untuk YPSGJ. “Kedepankan asas kehati-hatian. Agar tidak ada persoalan di kemudian hari,” katanya. (din)

Rabu, 03 Februari 2021

Puslitbang Kemenag RI Ajak Kerjasama IAIN Cirebon


FOKUS CIREBON,  (FC) - Prof. Dr. M. Arskal Salim GP, M.Ag bersama 7 orang tim lainnya mengunjungi kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon,  Kunjungan tersebut dalam rangka monitoring terkait kerjasama yakni pengerjaan mushap Al Quran dengan penerjemahan Bahasa Cirebon serta dialog kebudayaan, Rabu (3/2/2021).

Rombongan Prof. Dr. M. Arskal Salim GP ini diterima langsung oleh Rektor IAIN SNJ Cirebon bersama unsur pimpinan lainnya, seperti Direktur Pascasarjana, Prof Dr H Dedy Djubaedi MA, Warek II Dr Hj Kartimi M.Pd, Warek III Dr H Ilman Nafia M.Ag, Dekan Fakultas FUAD,  Dr H aja M.Ag dan Ketua LPM IAIN SNJ Cirebon, Dr H Ahmad Yani M.Ag.

Dr H Ahmad Yani M.Ag mengatakan,  inti dari kedatangan Prof. Dr. M. Arskal Salim GP beserta tim ke kampus IAIN Cirebon adalah untuk mengajak kerjasama, yakni dua kegiatan di tahun 2021.

Dua kegiatan tersebut pertama penerjemahan Al Quran dengan Bahasa Cirebon dan kegiatan yang kedua adalah dialog kebudayaan.

"Penerjemahan Al Quran ke Bahasa Cirebon ini sebenarnya merupakan inisiatif pihak kampus dan Rektor IAIN SNJ Cirebon dan hasilnya ingin dipersembahkan kepada pemerintah dan masyarakat. Disamping juga sebagai momentum di masa akhir jabatan pak Rektor," terang Ahmad Yani.

Dia juga menjelaskan bahwa penerjemahan Al Quran ke Bahasa Cirebon sebenarnya saat ini progresnya sudah sampai di 10 juz, dan ini akan terus berpotensi sampai ke penyelarasan hingga pengeditan untuk standardisasi penerjamahan alquran dengan bahasa jawa.

"Prof Dr M.Arskal Salim GP, M.Ag yang saat ini menjabat sebagai Kepala Pusat Litbang Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama mengajak kerjasama IAIN SNJ Cirebon," jelas Yani. 

Bahkan besok, Kamis (4/2/2021), akan mengkaji/membahas soal iluminasi (hiasan) bertempat di Keraton kecirebonan, yang langsung di ketuai oleh Dr H Ahmad Yani M.Ag dan Puslitbang sebagai tim monitoring.

Dialog kebudayaan ini, kata Yani, merupakan gagasan Puslitbang untuk menggali budaya Cirebon, khususnya konsultan Cirebon yang targetnya adalah membuat direktori tentang Kesultanan Keraton Keraton di Cirebon. Kegiatan tersebut direncanakan dua tahun anggaran. 

Yani juga menjelaskan, tim ahli pada  penerjemahan Al Quran ke dalam Bahasa Cirebon, di antaranya Prof Dr H Akshin S.Muhamad MA, drh H Bambang Irianto BA, Dr Hj Eva Nurarofah M. Hum, Dr H Opan Safari Hasim M.Hum (Filolog dan budayawan), H Rizal Mahdi MA, Muhamad Muchtar Zaidin, Dr H Sumanta M.Ag dan Dr Ahmad Yani M.Ag 

"Nama-nama tersebut di atas sebagai tim ahli, sedangkan mushaf terjemah al quran ini tujuannya untuk dakwah yang digali sesuai kearifan lokal dan juga untuk mengembangkan serta melestarikan bahasa daerah," papar Ketua LPM IAIN SNJ Cirebon, Dr H Ahmad Yani M.Ag menutup perbincangan dengan awak media.

Sementara H Muhamad Arifin M.Pd.I, Pranata Humas IAIN SNJ Cirebon menyatakan, dengan progress 10 juz dengan terjemahan Bahasa Cirebon, tentu ini patut diapresiasi, mengingat penerjemahan Al Quran dengan Bahasa Cirebon akan memberikan nilai positif bagi IAIN Cirebon juga bisa menjadi monumental," tandasnya.  (din)

Selasa, 02 Februari 2021

Wali Kota dan Forkopimda Sambut Kedatangan Vaksin Sinovac di Kota Cirebon


FOKUS CIREBON,  (FC) -Kedatangan vaksin sinovac disambut antusias Wali Kota Cirebon bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Namun warga diminta untuk tetap tidak menurunkan kewaspadaan.

Sekitar pukul 13.00 WIB mobil pembawa vaksin covid-19 tiba di halaman UPT Farmasi Jalan Sudarsono, Kota Cirebon, Rabu, 27 Januari 2021.

Vaksin tersebut langsung dibawa menuju gudang vaksin yang ada di UPT Farmasi bersama dengan vaksin lainnya.

Proses distribusi vaksin yang dibawa dari Bandung dilakukan dengan pengawalan ketat jajaran kepolisian.

Bahkan saat 4.600 vaksin tersebut sudah masuk ke cold room dengan suhu 2-8 derajat celcius, penjagaan ketat juga dilakukan oleh jajaran kepolisian dan TNI. Tidak semua orang diperbolehkan untuk masuk.

Selanjutnya proses penyuntikan disiapkan dan rencananya penyuntikan vaksin covid-19 akan dilakukan mulai Jumat, 29 Januari 2021.

Dengan adanya vaksin ini Azis yakin akan menambah imun dan rasa percaya diri warga Kota Cirebon. Terutama rasa percaya diri dalam menghadapi pandemi covid-19 yang terjadi saat ini.

“Tapi kewaspadaan tidak boleh dikendorkan,” tegas Azis. Ini dikarenakan belum semua masyarakat bisa mendapatkan vaksin karena jumlahnya yang terbatas.

Untuk itu Azis tetap meminta protokol kesehatan (prokes) seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumuman tetap dijalankan.

Sementara itu Kepala Dinkes Kota Cirebon, dr. Edy Sugiarto,M.Kes., menjelaskan ada 4.600 vaksin yang hari ini datang di Kota Cirebon.

“Targetnya sih dua hari selesai,” ungkap Edy. Proses vaksinasi nantinya dilakukan di 22 puskesmas dan rumah sakit yang ditunjuk di Kota Cirebon. (Maulana)

Senin, 01 Februari 2021

Kapolresta Cirebon Pimpin Langsung Apel PTDH di Lapangan Mapolresta Cirebon


FOKUS CIREBON - Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi, SIK. MSi pimpin langsung Upacara Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH), di lapangan Mapolresta Cirebon, Senin (1/2/21) pagi.

Upacara PDTH ini terkait dua Bintara Anggota Polresta Cirebon berinisial DR dan DS yang diberhentikan dengan tidak hormat dari kedinasan Polri dikarenakan melanggar kode etik profesi sebagai anggota Polri. 

Sementara pada Upacara Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) ini Inabsensia atau tidak dihadiri keduanya dan langsung dipimpin Kapolresta Cirebon. 

Prosesi upacara dilaksanakan melalui perwakilan mengusung foto keduanya, tidak dilakukan pemasangan baju batik namun dilakukan pencoretan foto kedua Brihadir yang memakai pakaian Polri tersebut.

"Perlu diketahui bersama bahwa upacara PTDH ini merupakan salah satu wujud dan realisasi komitmen pimpinan Polri dalam memberikan sanksi hukuman bagi anggota yang melakukan pelanggaran baik disiplin maupun kode etik kepolisian," kata Syahduddi dalam amanat upacara tersebut.

Syahduddi mengungkapkan rasa berat dan sedih untuk melakukan upacara itu, karena imbasnya bukan hanya kepada yang bersangkutan saja, tetapi juga kepada keluarga besarnya. Namun untuk diketahui bahwa hal itu telah dilaksanakan melalui proses yang sangat panjang, penuh pertimbangan dan senantiasi berpedoman kepada koridor hukum yang berlaku.

"Prosesnya mulai dari pemanggilan dengan maksud yang bersangkutan bisa berubah lebih baik lagi dan disiplin dalam berdinas. Kemudian pemerijsaan ole Siepropam, sidak kode etik Polri sampai akhirnya yang bersangkutan dipandang tidak layak untuk dipertahankan sebagai anggota Polri," ungkapnya.

Kepada kedua orang tersebut dimanapun berada, Kapolres berpesan semoga dapat menerima keputusan ini dengan lapang dada. Dan walaupun sudah tidak menjadi anggota Polri diharapkan tetap menjadi Mitra Polri dalam mewujudkan Kamtibmas yang kondusif di tengah-tengah masyarakat.

"Semoga kedepannya dapat menjalani hubungan yang lebih baik sehingga menjadi orang yang lebih sukses dalam keluarga maupun di tengah masyarakat," pesannya.

Terhadap seluruh personel Polres Tanggamus dan Polsek Jajaran sebagai pribadi-pribadi maupun pimpinan pastinya berharap tidak lagi ada upacara seperti itu dilain waktu (PTDH).

"Untuk itu diharapkan personel Polres Cirebon dapat mengambil hikmah serta pelajaran dari PTDH ini, maka jadikan ini interopeksi diri dan cerminan agar menjadi pribadi yang baik dalam menjalankan tugas secara profesional dan melaksanakan tugas dengan baik serta bertanggung jawab sesuai peraturan yang berlaku," pungkasnya. (Heri)